Anda di halaman 1dari 18

Suatu usaha yang sistematis untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan yang dapat dikomunikasikan dan diuji oleh

peneliti lain.

Cara sistematis dan cermat Pengumpulan data secara obyektif Pemecahan masalah dengan cara mengolah dan menganalisa data Dikemukakan secara logis dan sistematis Mempunyai tujuan untuk menemukan, mengembangkan, atau

menguji kebenaran ilmu pengetahuan.

Tujuan: Eksploratif, pengembangan, dan verifikatif

Tingkat analisis: Deskriptif dan analitik


Kegunaan: Terapan dan dasar Ada tidaknya perlakuan: Eksperimental dan non-eksperimental Aspek pendekatan: Longitudinal dan transversal Waktu kejadiannya: Retrospektif dan prospektif

Populasi subjek: Laboratorik/biomedik, epidemiologik/komunitas, dan klinik


Jenis data (angka atau tekstuler): Kuantitatif dan kualitatif.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Mencari masalah penelitian Menyusun latar belakang masalah Merumuskan masalah dan menentukan judul penelitian Menetapkan tujuan dan manfaat penelitian Menyusun tinjauan pustaka Merumuskan hipotesis Menetapkan metode penelitian (antara lain mencakup jenis penelitian, populasi dan sampel, cara kerja dan alat ukur/pengumpul data, serta rencana analisis data)

8. 9.

Melakukan pengukuran variabel penelitian/pengumpulan data Mengolah dan menganalisis data beserta interpretasi hasilnya

10.
11.

Menarik simpulan
Membuat laporan

Masalah penelitian adalah suatu kesenjangan antara yang seharusnya terjadi dengan apa yang terjadi tentang sesuatu hal

Masalah akan muncul bila ada kesenjangan antara teori dengan kenyataan.
Kesenjangan antara lain dapat berupa: belum dapat dibuktikannya hubungan sebab akibat, belum adanya metode untuk memecahkan masalah, masih adanya kontroversi dalam pemecahan suatu masalah.

Masalah penelitian tidak akan muncul dengan sendirinya harus dicari oleh peneliti. Kemampuan/kepekaan orang berbeda-beda dalam menemukan masalah penelitian dapat dilatih/dipelajari melalui usaha secara aktif mengkaji informasi-informasi dari berbagai sumber seperti:

Perpustakaan Internet Diskusi temu ilmiah Pengalaman dan observasi di lapangan

Memuat tentang: Alasan dilakukan penelitian Temuan atau teori yang mendukung alasan dilakukan penelitian

Misalnya penelitian tentang pengaruh herbal x dalam menurunkan kadar gula darah tikus putih model DM

Angka kejadian DM di dunia di Indonesia Bahaya/komplikasi DM jika tidak terkontrol Penatalaksanaan/pencegahan DM & komplikasinya Penggunaan herbal relatif lebih aman Herbal x mempunyai kandungan zat yang secara teori mempunyai efek hipoglikemia Ingin membuktikan apakah herbal x dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus putih model DM.

Dalam bentuk kalimat pertanyaan inti permasalahan lebih jelas Mengutarakan hubungan antara variabel bebas dan terikat khususnya penelitian eksperimental dan analitik

Dapat diuji secara empiris variabel-variabel yang akan diteliti harus dapat
diobservasi dan diukur Fisibel memungkinkan untuk diteliti (tidak mengalami kendala yang berarti)

Mempunyai manfaat teoritis dan atau aplikatif serta bobot orisinalitas substantif

Manfaat teoritis berhubungan dengan sumbangan terhadap ilmu pengetahuan Manfaat aplikatif/praktis berhubungan dengan kegunaan penerapan hasil penelitian untuk kepentingan masyarakat Bobot orisinalitas substantif berkaitan dengan seberapa jauh permasalahan penelitian belum terjawab oleh ilmu pengetahuan yang ada.

Misalnya penelitian tentang pengaruh herbal x dalam menurunkan kadar gula darah tikus putih model DM

Rumusan masalah: Apakah herbal x dapat menurunkan kadar gula darah tikus putih model DM?

Singkat Lengkap mencerminkan masalah dan tujuan penelitian Terminologi kata sesuai jenis penelitian, misalnya:
~ Penelitian eksperimental gunakan istilah pengaruh ~ Penelitian observasional gunakan istilah hubungan, gambaran

Hendaknya ditetapkan setelah rumusan masalahnya jelas

Apakah herbal x dapat menurunkan kadar gula darah tikus putih model DM?

Pengaruh Herbal X Terhadap Kadar Gula Darah Tikus Putih Model DM

Pengertian tujuan penelitian suatu pernyataan mengenai informasi atau data apa yang akan dicari melalui penelitian Tujuan penelitian disusun berdasarkan masalah penelitian

Apakah herbal x dapat menurunkan kadar gula darah tikus putih model DM?

Untuk mengetahui pengaruh herbal x dalam menurunkan kadar gula darah tikus putih model DM. Tujuan umum dan tujuan khusus
~ Tujuan khusus pada hakikatnya adalah penjabaran dari tujuan umum. ~ Apabila tujuan penelitian tidak perlu dispesifikasikan lagi maka cukup dibuat Tujuan Penelitian

Pengertian manfaat penelitian kegunaan hasil penelitian nanti, baik untuk sumbangan terhadap ilmu pengetahuan maupun untuk dapat diterapkan bagi kepentingan masyarakat. Manfaat teoritis manfaat hasil penelitian bagi pengembangan ilmu pengetahuan Manfaat praktis/aplikatif manfaat hasil penelitian bagi kepentingan masyarakat (sejauh mana hasil penelitian dapat diterapkan untuk kepentingan masyarakat)

Pengaruh Herbal X Terhadap Kadar Gula Darah Tikus Putih Model DM

Manfaat teoritis memberikan sumbangan pengetahuan mengenai pengaruh herbal x dalam menurunkan kadar gula darah tikus putih model DM, sehingga dapat dikembangkan penelitian lebih lanjut yang nantinya diharapkan dapat diterapkan pada manusia. Manfaat praktis/aplikatif memberikan informasi ilmiah pada masyarakat bahwa herbal x dapat menurunkan kadar gula darah pada hewan coba yang dibuat model DM.

Tinjauan pustaka memuat teori-teori/temuan-temuan ilmiah yang relevan dengan masalah penelitian dengan memperhatikan aspek kemutakhiran. Menggunakan teori-teori yang relevan untuk mendeskripsikan variabel-variabel penelitian. Dapat berasal dari buku teks, jurnal, laporan penelitian, atau makalah temu ilmiah. Disusun secara sistematis, logis, dengan menyebutkan sumber pustakanya. Peneliti hanya meninjau atau mereview terhadap teori/temuan ilmiah orang lain, tanpa memasukkan pendapat pribadi. Dengan meninjau temuan ilmiah orang lain akan memperluas pandangan dan pengetahuan peneliti, serta dapat menghindari pengulangan penelitian yang telah dilakukan oleh orang lain (menjaga orisinalitas penelitian).

Dari tinjauan pustaka dapat disusun kerangka teori (rangkuman tinjauan pustaka).

Kerangka teori merupakan dasar untuk mengembangkan kerangka


konsep/kerangka pemikiran. Kerangka konsep/kerangka pemikiran merupakan dasar untuk menyusun hipotesis Hipotesis disusun berdasarkan landasan teori

di tinjauan pustaka yang kemudian dikembangkan menjadi kerangka konsep/pemikiran.

Pengaruh Herbal X Terhadap Kadar Gula Darah Tikus Putih Model DM

Tinjauan pustaka dapat memuat teori/temuan ilmiah:


DM (gambaran secara garis besar) Kadar Gula Darah (faktor-faktor yang mempengaruhi, komplikasi yang timbul bila kadar gula darah tidak terkendali, cara mengendalikan kadar gula darah, cara mengukur kadar gula darah) Herbal X (deskripsi herbal x, kandungan zat-zat kimiawi, khasiat kandungan zat-zat kimiawi, mekanisme kerja zat-zat kimiawi dalam menurunkan kadar gula darah) Hewan coba model DM (berbagai metode pembuatan hewan coba model DM, zat-zat penginduksi untuk membuat model DM dan mekanisme kerjanya)

Arikunto S. 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Edisi revisi VI, cetakan ke-13. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Notoatmodjo S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi revisi, cetakan ke-3. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Taufiqurrahman M.A. 2003. Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Cetakan pertama. Surakarta: Penerbit CSGF.

Anda mungkin juga menyukai