Anda di halaman 1dari 33

SCADA dalam Sistem Tenaga Listrik

Zakki Mubarok 2211038001 D3 Teknik Elektro

HIGHLIGHTS
2.2 Comparison of the terms SCADA, DCS, PLC and smart instrument
- 2.2.1 SCADA system
- 2.2.2 Distributed control system (DCS)

3.2 The components of a SCADA system


- 3.2.1 SCADA key features

Page 2

SCADA systems, hardware and firmware

2.2 Perbandingan istilah SCADA, DCS, PLC dan instrumen cerdas


2.2.1 Sistem SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) Pengertian : Sebuah sistem yang Ada kerancuan antara definisi sistem terdiri dari sejumlah unit remote SCADA dan pengontrolan proses. terminal (RTU) yang SCADA berkonotasi operasi remote mengumpulkan data lapangan jarak jauh (jarak antara lokasi dan lokasi yang yang terhubung kembali ke stasiun pengendali dikendalikan sedemikian rupa induk melalui sistem komunikasi. sehingga kontrol secara langsung Manfaat sistem SCADA : Data kawat tidak praktis). yang akurat dan tepat waktu (realtime) memungkinkan untuk Sistem SCADA tidak hanya didukung optimalisasi operasi pabrik dan oleh kinerja kelancaran RTU, link proses; lebih efisien, handal dan, komunikasi dan stasiun master operasi lebih aman; biaya yang (semua dalam sistem SCADA) tetapi lebih rendah dibandingkan dengan juga perangkat lapangan (baik transduser dan perangkat kontrol). operasi sistem non-otomatis.
Page 4

Komponen-komponen SCADA(1)

Master Terminal Unit

Remote Terminal Unit (RTU) Sensor dan Aktuator (Field Devices) Sistem komunikasi
Page 5

Komponen-komponen SCADA(2)

1) Sebuah host pusat atau master dari sistem pemantauan dan kontrol industri, secara garis besar desain dari sebuah master station terdiri atas: 1. Server 2. Workstation 3. Historikal data 4. Projection mimic, dahulu masih menggunakan mimic board 5. Peripheral printer, logger 6. Recorder
Page 6

7. Global Positioning System untuk referensi waktu, dahulu masih menggunakan master clock 8. Dispatcher training simulator 9. Aplikasi SCADA Management System dan Energy

10. Uninterruptable Power Supply (UPS) untuk menjaga ketersediaan daya listrik 11. Automatic Transfer Switch (ATS) dan Static Transfer Switch (STS) untuk mengendalikan aliran daya listrik menuju master station.

pendukung,

seperti

Komponen-komponen SCADA(3)

2) Unit-unit pengumpul dan kontrol data lapangan untuk mengendalikan, mengakuisisi data, mensupervisi, dan mengirimkan data ke MTU, RTU tersebut harus dilengkapi dengan panel, transducer, dan wiring, biasanya digunakan PLC merupakan pengendali dari plant (field device) 3) Peralatan dilapangan yang dikontrol oleh sistem SCADA, plant yang terdiri dari obyek yang memiliki berbagai sensor dan aktuator
Here comes your footer Page 7

Komponen-komponen SCADA(3)

4) Sebagai jalan komunikasi data maupun suara antara control center dengan site (lokasi) dapat menggunakan :
a. RS 232 b. Private Network (LAN/RS-485) c. Switched Telephone Network d. Leased lines e. Internet f. Wireless Communication systems Wireless LAN

GSM Network
Page 8

Radio modem

Fungsi Sistem SCADA secara umum

Penyampaian data Proses kegiatan dan monitoring Fungsi kontrol

Penghitungan dan pelaporan


Animasi SCADA yang tipikal

Page 9

Fungsi Sistem SCADA dalam Sistem Tenaga Listrik(1)


Telecontrol, berfungsi melakukan perintah Remote Control (Open/Close) terhadap peralatan yang berada dilapangan. Telesignaling, berfungsi mengumpulkan data status dan alarm (Open, Close, power Supply fault, indikasi relay atau parameter lainnya) yang dianggap Perlu yang dapat dimembantu dispatcher dalam memonitor peralatan yang berada dilapangan. Telemetering, berfungsi mengukur beban yang terpasang pada alat ukur tenaga listrik (Arus, Tegangan, Daya Aktif, Frekuensi dll) dan semua peralatan yang berada dilapangan.
Page 10

Fungsi Sistem SCADA dalam Sistem Tenaga Listrik(2)

Page 11

2.2 Perbandingan istilah SCADA, DCS, PLC dan instrumen cerdas


2.2.2 Distributed control system (DCS) Pengertian : suatu sistem yang mendistribusikan berbagai fungsi yang digunakan untuk mengendalikan berbagai variabel proses dan unit operasi proses menjadi suatu pengendalian yang terpusat pada suatu control room dengan berbagai fungsi pengendalian, monitoring dan optimasi. Sistem DCS dirancang dengan prosesor redundant untuk meningkatkan kehandalan sistem. Untuk mempermudah dalam penggunaan, DCS sudah menyertakan tampilan / grafis kepada user dan software untuk konfigurasi control. Hal ini akan memudahkan user dalam perancangan aplikasi. DCS dapat bekerja untuk satu atau lebih workstation dan dapat dikonfigurasi di workstation atau dari PC secara offline.
Page 12

Komponen Dasar DCS(1)

1. Operator Station

2. Control module

3. I/O Module

Operator Station

Page 13

Komponen Dasar DCS(2)

1) Merupakan tempat dimana user melakukan pengawasan atau monitoring proses yang berjalan. Operator station digunakan sebagai interface dari sistem secara keseluruhan atau biasa juga dikenal dengan kumpulan dari beberapa HIS (Human Interface Station), Bentuk HIS berupa komputer biasa yang dapat mengambil data dari control station. Operator station dapat memunculkan variable proses, parameter control, dan alarm yang digunakan user untuk mengambil status operasi. Selain itu, untuk menampilkan trend data, messages, dan data proses.

Page 14

Komponen Dasar DCS(3)

1) Pusat kontrol atau sebagai otak dari seluruh pengendalian proses, melakukan proses komputasi algoritma dan menjalankan ekspresi logika. Pada umumnya control module berbentuk blackbox yang terdapat pada lemari atau cabinet. Control module biasanya menggunakan mode redundant untuk meningkatkan kehandalan control. 2) Interface antara control module dengan field instrument, berfungsi menangani input dan output dari suatu nilai proses, mengubah sinyal dari digital ke analog dan sebaliknya.
Here comes your footer Page 15

Skema DCS

Page 16

Fungsi DCS

Sebagai alat untuk melakukan kontrol suatu loop system dimana satu loop dapat mengerjakan beberapa proses control. Sebagai pengganti alat control manual dan otomatis yan g terpisah-pisah menjadi suatu kesatuan sehingga lebih mudah untuk pemeliharaan dan penggunaanya Sarana pengumpul dan pengolah data agar didapat output proses yang tepat.
Page 17

Kelebihan DCS

Fungsi control terdistribusi diantara FCS Sistem redundancy tersedia di setiap level Modifikasi interlock sangat mudah dan fleksible Informasi variable proses dapat ditampilkan sesuai dengan keinginan user Maintenance dan troubleshooting menjadi lebih mudah

Page 18

Perbedaan SCADA dengan DCS

SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition)

DCS (Distributed Control System)

Umumnya berupa kontrol loop terbuka


(level supervisor) Daerah jangkauan luas Umumnya menggunakan teknologi

Umumnya berupa kontrol loop tertutup


(continous control) Daerah jangkauan terbatas Menggunakan teknologi komunikasi

komunikasi jarak jauh


Membutuhkan sistem komunikasi dengan kecepatan rendah
Page 19

jarak dekat
Membutuhkan sistem komunikasi dengan kecepatan dan kehandalan

SCADA systems, software and protocols

3.2 Komponen-komponen dari Sistem SCADA

Komponen dasar dari sistem SCADA dengan penekanan pada perangkat lunak SCADA ditunjukkan dalam diagram di bawah ini

Page 21

3.2.1 Fitur-fitur Kunci Software SCADA(1)


Arsitektur Client server Waktu dicap alarm untuk 1 milidetik presisi (atau lebih baik) pengakuan jaringan tunggal dan kontrol alarm Alarm dibagi untuk semua klien Alarm ditampilkan dalam urutan kronologis Alokasi Dinamis halaman alarm User-defined format dan warna Menampilkan grafik (Tampilan grafis, Hingga empat disesuaikan perjalanan poin bukan hanya angka, untuk mempermudah untuk setiap alarm analog pengamatan) Penyimpangan dan tingkat pemantauan Pelanggan dapat dikonfigurasi, objek perubahan untuk alarm analog berorientasi dan bit dipetakan Layar Selektif alarm berdasarkan kategori Jumlah halaman tidak terbatas (256 kategori) Resolusi: hingga 1280 1024 dengan alarm Sejarah dan event logging jutaan warna bantuan Context-sensitive Alarm (Alarm untuk memberi warning saat alarm On-line menonaktifkan dan ambang modifikasi sistem dalam kondisi abnormal) User interface (Tampilan yang memudahkan manusia (operator) untuk memahami atau mengendalikan mesin (sistem, plant)) Keyboard Tikus Trackball Layar sentuh
Page 22

3.2.1 SCADA fitur kunci(2)


alarm Event-dipicu Laporan alarm dipicu komentar Operator dapat dilampirkan ke alarm Tren (Trend ialah grafik garis yang menggambarkan kondisi/status suatu device) server arsitektur Client tren cetakan Benar bukan kesedihan layar Band tren Karet zoom Ekspor data ke DBF, file CSV X / Y kemampuan petak Tren berbasis Acara Layar tren Pop-up gridlines Trend atau profil tren grafis Latar Belakang Real-time multi-pena berarah
Page 23

Layar tren jangka pendek dan jangka panjang Panjang penyimpanan data dan frekuensi pemantauan dapat ditetapkan pada basis per-point Pengarsipan data tren historis perubahan On-line waktu-base tanpa kehilangan data pengambilan On-line dari data arsip tren historis nilai Exact dan waktu dapat ditampilkan Trend data dapat direpresentasikan secara grafis secara real-time Antarmuka RTU (dan PLC) (Bagian program yang menghubungkan PLC dengan SCADA software) Semua protokol yang kompatibel disertakan sebagai standar

3.2.1 SCADA fitur kunci(3)

Driver DDE didukung Antarmuka juga memungkinkan RTUs, pengendali lingkaran, pembaca barcode dan lainnya peralatan Driver toolkit yang tersedia Beroperasi pada dasar permintaan bukannya metode scan standar konvensional Optimalisasi permintaan blok data ke PLC Rasionalisasi permintaan data pengguna jaringan Maksimalisasi bandwidth raya PLC Skalabilitas (Program dapat diperluas tanpa mengganggu program lama yang sudah ada) hardware tambahan dapat ditambahkan tanpa mengganti atau memodifikasi yang Page 24 sudah ada peralatan

Terbatas hanya oleh arsitektur PLC (biasanya 300-40 000 poin) Akses ke data (Program memiliki akses pada data tertentu yang diinginkan) Langsung, real-time akses ke data oleh setiap pengguna jaringan akses pihak ketiga ke data real-time, misalnya Lotus 123 dan Excel Jaringan DDE DDE kompatibilitas: membaca, menulis, dan exec DDE untuk semua perangkat IO poin Clipboard Database (Penyimpanan data ke dalam database) dukungan driver ODBC perintah SQL langsung atau pelaporan tingkat tinggi

3.2.1 SCADA fitur kunci(3)


Dapat diaktifkan melalui kotak centang tunggal, tidak ada konfigurasi LAN lisensi didasarkan pada jumlah pengguna login ke jaringan, tidak jumlah node pada jaringan Tidak ada file server diperlukan Sistem multi-user, komunikasi penuh antara operator RAS dan WAN didukung dengan kinerja tinggi PSTN dial up dukungan

Jaringan (Program ini dapat berjalan dalam suatu jaringan, baik pada LAN maupun internet) Mendukung semua jaringan NetBIOS kompatibel seperti NetWare, LAN Manager, Windows for Workgroups, Windows NT (berubah dari yang sudah ada) Dukungan protokol NetBEUI, IPX / SPX, TCP / IP dan lebih Sentralisasi alarm, tren dan laporan pengolahan - data yang tersedia dari mana saja dalam jaringan Jaringan Dual penuh LAN redundansi Tidak ada jaringan yang dibutuhkan konfigurasi (transparan)

Page 25

3.2.1 SCADA fitur kunci(4)

Toleransi kesalahan dan redundansi (Program memiliki toleransi tertentu terhadap kesalahan yang terjadi. SCADA system juga harus bersifat redundant, dimana saat MTU utama down akan digantikan oleh MTU cadangan) Jaringan Dual penuh LAN redundansi Redundansi dapat diterapkan untuk hardware tertentu Mendukung konfigurasi peralatan primer dan sekunder Cerdas redundansi memungkinkan secondaryequipment untuk berkontribusi beban pengolahan changeover otomatis dan pemulihan Redundant menulis ke PLC tanpa konfigurasi Perangkat Cermin disk I / O Cermin server alarm Cermin tren server redundansi file server yang Tidak ada konfigurasi yang diperlukan, dapat diaktifkan melalui kotak centang tunggal, tidak ada konfigurasi

Page 26

3.2.1 SCADA fitur kunci(5)

Klien / server didistribusikan pengolahan (Pemrosesan data bersifat distributed, dimana Server maupun Client memiliki bagian pemrosesan tersendiri) desain arsitektur Terbuka Real-time multitasking Client / server sepenuhnya didukung tanpa konfigurasi pengguna update proyek Terdistribusi (perubahan tercermin di jaringan) Dukungan Concurrent beberapa node tampilan Mengakses tag dari setiap node Mengakses data (tren, alarm, laporan) dari setiap node

Page 27

Contoh : Layout Wonderware InTouch 10 (SCADA Software)

Here comes your footer Page 28

KESIMPULAN

Sistem SCADA
Hardware
Master Terminal Unit Automatic Transfer Switch (ATS) dan Static Transfer Switch (STS); Recorder; Uninterruptable Power Supply (UPS); Projection mimic; Global Positioning System; Peripheral pendukung, seperti printer, logger

Remote Terminal Unit Panel; transducer; wiring; atau PLC (Programmable Logic Controller)
Field Devices plant di lapangan obyek dilapangan yang memiliki berbagai sensor dan aktuator, seperti cubicle-cubicle

Sistem Komunikasi Power Line Carieer (PLC); radio link; fiber optik; pilot kabel; RS 232; private network (LAN/RS-485); jaringan telefon dari PT Telkom; perangkat wireless

Here comes your footer Page 29

Software
Master Terminal Unit Historikal data; Dispatcher training simulator; Aplikasi SCADA dan Energy Management System Remote Terminal Unit program vendor PLC (Programmable Logic Controller) Field Devices Sistem Komunikasi sistem Internet; sistem jaringan wireless

Here comes your footer Page 30

DCS Hardware
Operator Station HIS (Human Interface Station) komputer biasa yang dapat mengambil data dari control station; alarm Field control station (FCS) CPU; power supply unit, PSU; VL net coupler; IOM Control Module History module (berupa hardisk pada komputer); berbentuk blackbox yang terdapat pada lemari atau cabinet I/O Module transmitter; FCU; actuator

Here comes your footer Page 31

Software
Operator Station Aplikasi DCS, variable proses, parameter control, dan alarm yang digunakan user untuk mengambil status operasi. Field control station (FCS) control unit untuk mengendalikan variabel variabel yang dikendalikan pada proses Control Module Data Historian I/O Module fieldbus

Here comes your footer Page 32

Page 33

www.presentationpoint.com