Anda di halaman 1dari 10

AVR Studio 4

AVR Studio 4 merupakan software buatan ATMEL corporation yang digunakan sebagai compiler bahasa C dan simulasi microcontroler. Instalasi: Download dan install WinAVR terbaru disini sebagai compiler untuk AVR Studio 4, atau juga dapat menggunakan avr-toolchain dari atmel download disini. Download AVR Studio 4 disini, download yang paling bawah registerlah terlebih dahulu (gratis) disini. Download juga untuk updatenya SP1,SP2,dan SP3. Kemudian Instal bergantian. Memulai Project: Buka Avr Studio 4, kemudian pilih "New Project" . Maka akan keluar tampilan Seperti Berikut:

Pilih AVR GCC, ketikkan nama project. Kemudian "Next", Pilih "Avr Simulator" pada Tab "Debug Platform". Kemudian pilih microcontroller yang kan kita gunakan. Misalnya At-Mega8535. Lalu pilih "Finish".

Akan muncul jendela baru, disanalah kita menulisakan programnya. Configurasi Project: Sebelum Project di build atau compile, project yang kita buat haruslah diconfigurasikan terlebih dahulu. Pilih tab "Project" kemudian pilih "Configuration Option"

Berikut, beberapa konfigurasi dasar yang harus dilakukan: "Device:" Pilih tipe mikrokontroler yang digunakan. "Frequency:" Isikan berapa besar frekuensi yang dibangkitkan oleh crystal (baik internal atau pun dari external) dalam hz. "Optimization:" Pilih -Os Source Files dan Header Files (lebih lanjut)

Pada penjelasan sebelumnya, mengenai pre-processor, telah dijelaskan mengenai header file. Header Files dan Source Files dapat juga di-include-kan dengan cara klik kana pada "Header Files" atau "Source Files" kemudian pilih "Add Existing Header File(s)..."

Project Pertama (Menyalakan Led)

Start "AVR Studio" from Start Menu-> All programs -> Atmel AVR Tools -> AVR Studio 4. Jalankan langkah-langkah sebagaimana pada tutorialsebelumnya sampai Finish. Konfigurasi juga project yang telah dibuat. ketikkan listing program berikut pada code editor. 1. Program Menghidupkan LED //Prog1: Menghidupkan LED di PortC #include <avr/io.h> void main(void) { DDRC=0xff; // inisialisasi PORTC sebagi keluaran PORTC=0xF0; // keluarkan data F0 di PORT C // catatan:F0 hex = 11110000 biner } Next step: Setelah listing program dituliskan, Build Project dengan tekan F7 atau pilih tab "Build" kemudian pillih "Build" atau "Rebuild all" perhatikan "message bar" lihat adakah pesan error atau tidak. Jika tidak ada error, maka akan dihasilkan file *.hex di folder /default (dicontoh ini pada lcd/sample/default/LCDTest.hex)

Programming: Sekarang saatnya mendownload file *.hex tersebut ke mikrokontroler target. Dapat menggunakan usb ISP downloader dengan menggunakan software khazamausbdownloader download disini. 2. Program Menghidupkan LED1,3,5,7 //Prog2: Menghidupkan LED1,3,5,7 #include <avr/io.h> void main(void){ DDRC=0xff; // inisialisasi PORTC sebagi keluaran PORTC=0xAA; // keluarkan data AA(hex) ke PORTC cat: AA=10101010 } 3. Program LED Berkedip (memakai delay) //Prog3: LED berkedip pada Port C #include <avr/io.h> #include <util/delay.h> void main(void) { DDRC=0xff; // inisialisasi PORTC sebagi keluaran while(1) // perulangan yang tidak pernah terpenuhi { PORTC=0x00; _delay_ms(1000); PORTC=0xff; _delay_ms(1000); } } 4. Program LED Berjalan //prog4: LED berjalan #include <avr/io.h> #include <util/delay.h> void main(void) { char urutan[8]={0x01,0x02,0x04,0x08,0x10,0x20,0x40,0x80}; char i; DDRC=0xff; PORTC=0Xff;

while(1){ for(i=0;i<8;i++) { PORTC=urutan[i]; _delay_ms(500); } } } Penjelasan : #include <avr/io.h> : Inisialisasi Mikrokontroller yang dipakai, memanggil library ( mempersiapkan perintah- perintah yang dapat digunakan saat menggunakan mikrokontroler). #include <util/delay.h> : memanggil library delay, dimana terdapat fungsi2 delay/tunda yang dapat kita gunakan, seperti _delay_ms(konstanta) =tunda untuk milisecond. DDRn : Menyiapkan PORTn sebagai Keluaran (0xff) atau masukan (0x00) PORTn : Keluarkan data di PORTn n : mewakili A,B,C,dan D (PORT) Karena LED common Annoda maka pada saat logika 0, lampu LED akan menyala. Untuk penggunaan biner, maka penulisannya adalah 0b10101010. Untuk penggunaan Hexa, maka penulisannya adalah 0xaa.

Cara menggunakan USB In System Programmer


Bila kita menggunakan computer yang tidak ada parallel port atau serial port dan hanya ada USB port maka harus dicari solusi lain agar tetap bisa loading program ke dalam chip IC. Alat yang di gunakan adalah USB Programmer, dimana alat ini berfungsi sebagai perantara antara computer dan programmer. Daftar perangkat / alat yang digunakan : 1. USB In System Programmer 2. Small System ST90S2313 3. Software AVR Studi0 4.18 SP3 Anda bisa saja menggunakan perangkat yang lain. Penekanan kali ini adalah cara menggunakan USB In System Programmer dari sisi AVR Studio 4.18 SP3. Berikut langkah-langkahnya :

Install AVR Studio 4.18 SP3 sampai selesai, perangkat keras jangan disambungkan dulu ke USB port. Setelah selesai install AVR Studio, tancapkan perangkat keras ke USB Port. System akan mendeteksi adanya perangkat yang terhubung ke computer.

Jalankan AVR Studio, klik Tools - Program AVR - Connect (lihat gambar dibawah)

Pilih AVRISP mkII - USB - (klik) Connect

Pastikan ada tampilan Detecting USB (perhatikan dibagian kiri bawah)

klik Settings

Langsung saja klik Read dan Write untuk mendapatkan ISP Freq. Biasanya akan diset ke 125.0 kHz. Disini, jika kita set ke frekuensi berapapun jika tombol Read dan Write di klik akan kembali ke angka 125 kHz. Bila sudah, klik close

Pilih Device yang sesuai dengan chip IC yang terpasang, contoh kali dipilih ATtiny2313. Klik tombol Erase Device dan Read Signature untuk memastikan chip IC-nya bisa dipakai

Masukkan nama filenya dengan meng-klik tombol browse (kanan, tombol kotak titik-titik)

Klik tombol Program untuk langsung men-download program ke IC atau klik tab AUTO, pilih step yang diinginkan dengan men-check list (centang)

Bila sudah, klik Start untuk memulai. Pada contoh diatas berarti akan melakukan secara berurutan Erase Device - Check signature - Program FLASH - Verify FLASH Selesai.