Anda di halaman 1dari 6

Laporan Diskusi Azas Teknik Kimia

Kelompok 11 Ganjil : 1. Christina Dewi Sidauruk (120405111) 2. Oby Vijay Sitorus (120405113) 3. Faris Alanjani (120405115) 4. Melva Ginting (120405117) 5. Florentina Pandiangan (120405119) Genap 1. Veronica Sirait (120405116) 2. Joko Murtono (120405118) 3. Nesta Sophia Dirgantara Gulo (120405120) 4. Askalani Iqbal Pelawi (120405122) 5. Deralisa Ginting (120405124) 6. Fikri Naufal Anwari (120405128)

Latihan 12.15 Senyawa hidrogen merupakan senyawa yang penting bagi beberapa proses, dapat diproduksi dari beberapa reaksi perpindahan : CO + H2O CO2 + H2

Dalam sistem reaktor yang ditunjukkan pada diagram berikut, kondisi konversi telah diatur sedemikian rupa sehingga aliran senyawa H2 dari reaktor sebesar 3% mol. Berdasarkan data : a. Hitunglah komposisi dari umpan! b. Hitunglah besaran mol dari alur daur ulang per mol dari produksi H2?

Perumusan Masalah : 1. Mengapa pada laju keluar separator terdapat CO? Sedangkan produk hasil reaksi tidak terdapat CO? 2. 3 mol % H2 pada keluaran reaktor termasuk apakah dalam analisa derajat kebebasan? 3. Apakah laju alir daur ulang (recycle) termasuk ke dalam neraca total? 4. Bagaimanakah penentuan derajat kebebasan? 5. Bagaimana penyelesaian terhadap persoalan yang diberikan? Pembahasan Masalah : Terhadap Masalah 1 : Mengapa pada laju keluar separator terdapat CO? Sedangkan produk hasil reaksi tidak terdapat CO? Joko Florentina : Tinjau daripada fungsi separator sendiri sebagai pemisah. : Karena zat yang keluar dari reaktor tidak hanya H2, melainkan terdapat zat lain walaupun tidak tertera. Karena tidak semua bereaksi sempurna, maka terdapat produk dan reaktan yang bersisa.

(Pendapat Florentina untuk masalah pertama dapat diterima oleh semua anggota kelompok) Terhadap Masalah 2 : 3 mol % H2 pada keluaran reaktor termasuk apakah dalam analisa derajat kebebasan? Fikri Dera Melva Fikri : H2 keluaran reaktor dari diagram tersebut termasuk dalam hubungan pembantu. : Termasuk ke dalam komposisi. : Termasuk ke dalam komposisi, sebab dapat menentukan besarnya komposisi zat yang lain. : Berdasarkan diktat, adanya suatu konversi itu termasuk dalam hubungan pembantu.

(Terhadap Masalah kedua tidak menemukan jawaban, pembahasan terhadap masalah dua ditunda terlebih dahulu dan lanjut kepada masalah lain) Terhadap Masalah 3 : Apakah laju alir daur ulang (recycle) termasuk ke dalam neraca total? Fikri Christina : Laju alir daur ulang termasuk dalam neraca total, yaitu termasuk proses yang terjadi diluar. : Tidak termasuk, karena laju tersebut terletak didalam proses.

(Pendapat Christina untuk masalah yang ketiga dapat diterima oleh semua anggota kelompok)

Terhadap Masalah 4 : Bagaimanakah penentuan derajat kebebasan?


N4 CO , H2O

N1 (mol) % mol CO % mol H2O

N2

Reactor

N3 3 mol % H2 % mol CO % mol H2O

Separation

N5 48 % mol CO2 48 % mol H2 4 % mol CO

52 % mol CO 48 % mol H2O

Analisa Derajat Kebebasan : Mixer Variabel Bebas Neraca zat Komposisi Laju alir Hubungan Pembantu - Konversi H2 Total Derajat Kebebasan 6 2 1 3 1 3 1 1 5 1 Reactor 5+1 4 3 7 1 Separator 8 4 2 6 0 All 5+1

Awalnya kami tidak mengerti mengapa analisa derajat kebebasan tidak ada yang nilainya 0 (nol), tetapi setelah kami mengumpulkan beberapa informasi dan diberikan arahan dari dosen pengampu mata kuliah, maka komposisi yang terdapat pada alur N1 itu seharusnya terletak pada alur N2. Dan setelah kami hitung kembali, ternyata memang benar demikianlah seharusnya. Terhadap Masalah 2 : Setelah mengumpulkan informasi-informasi terkait permasalahan dua, maka kami menyimpulkan bahwa 3 mol % H2 pada keluaran reaktor termasuk ke dalam hubungan pembantu.

Tujuan Pembelajaran Tujuan dari pembelajaran ini adalah untuk membahas komposisi pada fresh feed dan komposisi pada recycle, serta memahami setiap masalah yang ditentukan pada saat pengerjaan soal.

Terhadap Masalah 5 : Bagaimana penyelesaian terhadap soal yang diberikan? Penyelesaian : a. Hitung komposisi pada umpan! Karena derajat kebebasan pada neraca keseluruhan = 0, maka penyelesaian pertama kali meninjau neraca pada keseluruhan sistem. CO + H2O
N1 Sistem Indeks: (1) CO (2) H2O (3) CO2 (4) H2

CO2 + H2
N5 N51 = 4 N52 = 0 N53 = 48 N54 = 48

N5 = 100 mol Neraca Bahan : CO : CO N1 = 0,04 N5 r H2O : H2O N1 = 0 r H2 : 0 = 0,48 N5 + r CO2 : 0 = 0,48 N5 + r

Eliminasikan persamaan CO dan H2 CO N1 = 0,04 N5 r 0 = 0,48 N5 + r + CO N1 = 0,52 N5 CO N1 = 52

Substitusikan ke persamaan CO CO : CO N1 = 0,04 N5 r 52 = 0,04 (100) r

52 r

=4r = - 48

H2O

: H2O N1 = 0 r H2O N1 = 48

CO N1 H2O N1

= 52 mol = 48 mol

b. Hitunglah besaran mol dari alur daur ulang per mol dari produksi H2?

N4 N3 N34 = 3 % Separator N5 N51 = 4 N52 = 0 N53 = 48 N54 = 48

Neraca Total :

N3 N3 N3 N4

= = =

N4 + N5 N4 + 100 100 mol

Neraca zat H2 :

0,03 N3 0,03 N3 0,03 N3 N3

= = = =

0,48 N5 + 0 0,48 (100) 48 1600 mol

N3 N4 1600 N4 N4

= = =

100 mol 100 mol 1500 mol

Jumlah mol H2 pada N3 :

N34 N34 N34 H2 =

= = = =

x N3 0,03 x 1600 48 mol 48 mol

= 31,25

Jadi, besaran mol daur ulang (N4) per mol H2 pada produksi adalah 31,25