Anda di halaman 1dari 18

Kelompok 5 FK UKI

Teori Biologis

Faktor yang mempengaruhi

Teori Sosial

Teori Psikologi

Error Theory / Teori Kesalahan Semakin bertambah usia, terjadi perubahan alami pada sel DNA & RNA yang merupakan substansi pembentuk sel baru Menurut Orgel (1963) : Terjadinya proses penuaan akibat kesalahan pada saat transkripsi sel saat sintesa protein yang berdampak pada penurunan kemampuan kualitas sel.

Hayflick Limit Theory / Teori Keterbatasan Hayflick (1961) Sel-sel mengalami perubahan kemampuan reproduksi dan fungsional sel organ sesuai dengan bertambahnya usia yang akan mempengaruhi kondisi fisik manusia. Human biology time 110-120 tahun

Free Radical Theory / Teori Radikal Bebas Proses menua terjadi akibat kekurang efektifan fungsi kerja tubuh dan hal itu dipengaruhi oleh adanya berbagai radikal bebas dalam tubuh. Menurut D. Harman : Secara normal radikal bebas ada pada setiap individu dan dapat digunakan untuk memprediksi umum individu.

Immunity Theory / Teori Imunitas Proses penuaan yang terjadi akibat penurunan fungsi imun dimana terjadi perubahan pada limfosit-T dan limfosit-B.

Wear and Tear Theory / Teori Pakai dan Usang (Weisman , 1891) Proses menua merupakan proses yang terjadi akibat akumulasi stress dan trauma. Menua merupakan proses fisiologis yang ditentukan oleh sejumlah penggunaan dan keusangan dari organ sasaran yang terpapar dari lingkungan.

Cross Linkage Theory / Teori Ikatan Silang (J. Bjorksten , 1942) Proses menua terjadi sebagai akibat oleh adanya ikatan-ikatan yang ada senyawa-senyawa dalam kimiwawi tubuh. bahwa secara normal, struktur molekular dari senyawa-senyawa berikatan secara bersama-sama membentuk reaksi kimia. Bahwa reaksi kimia sel-sel yang tua menyebabkan ikatan yang kuat, khususnya jaringan kolagen. Ikatan ini menyebabkan kurangnya elastisitas kekacauan, dan hilangnya fungsi sel.

Adanya penurunan fungsional yang meliputi persepsi, kemampuan kognitif, memori, dan belajar pada usia lanjut menyebabkan mereka sulit untuk dipahami dan berinteraksi.

Teori Jung Pada masa menua dapat terjadi krisis usia pertengahan yang dapat mempengaruhi/menghambat proses ketuaan itu sendiri secara psikologis. Adanya sikap ekstrovert maupun introvert sangat berpengaruh sekali terhadap peran dan penyelesaian masalah kehidupan saat usia pertengahan. Jung menilai bahwa seseorang mampu dianggap sukses dalam proses menua manakala mampu mengatasi krisis usia pertengahan serta memiliki kepedulian yang penuh terhadap kehidupan sosial

Teori Tugas Perkembangan Havigurst (1972) menyatakan bahwa tugas perkembangan pada masa tua antara lain adalah :

Menyesuaikan diri dengan penurunan kekuatan fisik dan kesehatan. Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya penghasilan. Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup. Membentuk hubungan dengan orang-orang yang sebaya. Membentuk pengaturan kehidupan fisik yang memuaskan. Menyesuaikan diri dengan peran sosial secara luwes.

Teori interaksi sosial Teori penarikan diri Teori aktivitas Teori kesinambungan Teori stratifikasi usia

Pada lansia, kekuasaan dan prestasinya berkurang sehingga menyebabkan interaksi sosial mereka juga berkurang, yang tersisa hanyalah harga diri dan kemampuan mereka untuk mengikuti perintah.

Bahwa kemiskinan yang diderita lansia dan menurunnya derajat kesehatan mengakibatkan seorang lansia secara perlahan-lahan menarik diri dari pergaulan disekitarnya.

Bahwa penuaan yang sukses, bergantung bagaimana seorang lansia merasakan kepuasan dalam melakukan aktivitas serta mempertahankan aktivitas tersebut, lebih penting dibandingkan kuantitas dan aktivitas yang dilakukan.

Pengalaman hidup seseorang pada saat masa dewasa merupakan gambarannya kelak pada saat ia menjadi lansia.