Anda di halaman 1dari 5

UJIAN TENGAH SEMESTER EVALUASI PROYEK

NAMA NPM

: Chyntia Selvi Anggraeni : 1206318792

PROGRAM STUDI : Administrasi Negara Hari/Tanggal : Jumat, 25 Oktober 2013

TIPE A SOAL ESSAY (40%): Pilih dan jawablah 2 (dua) soal dari 4 (empat) soal! 1. Menurut Saudara apakah semua jenis proyek sebelum diputuskan untuk dijalankan harus melalui studi kelayakan terlebih dahulu? Mengapa? Jelaskan dan berikan contohnya!

Jawab : Tentu saja semua jenis proyek sebelum diputuskan untuk dijalankan harus melalui studi kelayakan terlebih dahulu. Studi kelayakan merupakan bahan pertimbangan dalam mengambil suatu keputusan, apakah menerima atau menolak suatu proyek yang direncanakan. Dengan dilakukannya studi kelayakan, kita dapat menilai suatu proyek yang kita kembangkan layak atau tidak untuk tetap dijalankan dengan memperhatikan 7 aspek, yaitu :

1|Page

Setelah dikaji dengan 7 aspek studi kelayakan tersebut kita segera mengetahui apakan proyek yang ingin kita jalankan layak atau tidak untuk lakukan Agar proyek tersebut tidak mengalami kegagalan dan sukses serta dapat mencapai target. Seperti misalnya contoh sebuah perusahaan ingin membangun sebuah perumahan di daerah Depok. Akan melakukan kajian dengan tahapan :

Kemudian sebelum perumahan tersebut dibangun, maka perusahaan itu akan melakukan pengkajian terhadap 7 aspek dalam studi kelayakan proyek agar dapat diketahui sebesar apa keuntungan dan manfaat dari proyek tersebut, seperti : Aspek Pasar : Perumahan tersebut apakah dibangun tepat dimana terdapat banyak orang yang ingin membeli rumah. Harga yang ditawarkan juga harus sesuai dengan keadaan sekitar Aspek Teknis : Bagaimana proses pembangunan perumahan terlaksana.

Perlengkapan bahan baku dan mesin-mesin serta lokasi proyek tersebut apakan tepat atau tidak. Aspek Administratif/Manajerial/Organisasi : Apakah perumahan tersebut dapat jelas hubungannya denfan dinas kebersihan atau institusi lainnya yang berhubungan dengan proyek tersebut. Aspek Finansial : Apakah hasil penjualan perumahan tersebut lebih besar dari biaya produksinya.

2|Page

Aspek Yuridis/Hukum : Apakah perumahan tersebut telah jelas pembebasan tanahnya, izin mendirikan bangunan dan izin-izin lainnya yang berkaitan dengan pembangunan perumahan tersebut.

Aspek Sosial Ekonomi : Apakan dampak sosial ekonomi dari perumahan tersebut berdampak positif bagi masyarakat sekitar, seperti misalnya menjadikan masyarakat sekitar mempunyai sumber penghasilan baru karena berjualan didaerah perumahan.

Aspek Lingkungan : Pengaruhnya apakan membuat banjir atau menghabiskan lahan hijau didaerah tersebut.

2. Dalam studi kelayakan proyek, kajian terhadap aspek pasar dan pemasaran merupakan kajian yang pertama harus dilakukan oleh penyelenggara proyek. Apakah Saudara setuju dengan pernyataan tersebut dan apakah hal tersebut berlaku pula untuk proyek-proyek pemerintah? Kemukakan alasan Saudara!

Jawab : Sangat setuju. Semua proyek yang dilakukan pasti melalui kajian aspek pasar. Tidak hanya pada proyek swasta saja, proyek pemerintah juga melalui proses pengkajian aspek pasar. Aspek pasar pada dasarnya merupakan inti dari penyusunan studi kelayakan

bisnis, karena tidak akan sukses suatu proyek jika hasil output lebih besar dari pada input atau dikatakan mengalami kerugian. Inilah yang menjadi dasar mengapa studi kelayakan aspek pasar sangat penting karena siapapun yang membuat suatu proyek tentu menginginkan laba dan manfaat dari proyek tersebut.

TIPE B SOAL KASUS: 60% a. Menurut analisis Saudara, termasuk dalam kategori jenis proyek apa sajakah proyek pembangunan Jalan Tol Trans Jawa di atas? Mengapa Saudara memasukkannya dalam kategori jenis proyek tersebut? Jelaskan alasan Saudara! Menurut wujutnya adalah pembangunan Proyek Fisik Menurut Pelaksanaan Proyek adalah Proyek Pemerintahan Menurut tujuannya adalah Proyek Sosial Menurut asal dana adalah Proyek PMDN dan PMA
3|Page

Menurut cara pembiayaan proyek adalah Joint Venture Project Menurut hubungan/ sifat aktivitas proyek adalah Dependent Proyek dan Contingent/Conditional Proyek Menurut ukuran/skala proyek adalah Mega Proyek

Alasannya mengapa menggolongkan proyek tersebut ke dalam jenis-jenis tersebut adalah karena Proyek Pembangunan Jalan Tol Trans Jawa merupakan Proyek Fisik yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk menyediakan jasa umum kepada masyarakat dengan demikian proyek tersebut adalah proyek sosial. Asal dana berasal dari dalam dan Luar negeri yaitu 22 perbankan dan Perusahaan Indonesia-Malaysia, kemudian karena cara pembiyaan proyek tersebut ditanggung oleh lebih dari 1 investor maka temasuk ke dalam jenis Joint Venture. Proyek ini bersifat Contingent proyek karena berhubungan atau saling melengkapi dengan ruas tol lainnya. Proyek ini adalah mega proyek karena memerlukan banyak SDM dan memakan dana hingga Rp. 8,8 Triliun.

b. Menurut Saudara, apakah megaproyek pembangunan jalan Tol Trans Jawa tersebut sudah layak apabila dinilai dari aspek pasar? Jelaskan !

Jawab : Sebelum menyimpulkan apakah proyek pembangunan tol tersebut sudah layak apabila dinilai dari aspek pasar melalui proses analisis aspek pasar yaitu : Menilai Situasi Pasar : Pemerintah telah memahami bahwa masyarakat sangat memerlukan Jalan Tol untuk wilayah tersebut. Membuat Program Kajian : Pemerintah jelas sudah mengkaji tentang lingkup usaha dan jelas tidak ada pesaing dalam Proyek Tol Trans Jawa tersebut. Mengumpulkan Data & Informasi : Pemerintah telah melakukan survei dan mengetahui bahwa jalur darat dengan jalanan yang baik sangat diperlukan dikawasan tersebut, maka Proyek pembangunan Tol ini tepat sekali. Melakukan Analisis dan Peramalan:Dalam Megaproyek seperti ini tentu laporan dibuat dan dapat dipertanggungjawabkan, apalagi ini merupakan proyek pemerintah yang tujuannya untuk kepentingan masyarakat.

4|Page

Setelah analisis tersebut dapat dipastikan bahwa Mega Proyek pembangunan Tol Trans Jawa telah layak apabila dikaji dari aspek pasar. Karena Tol tersebut memang diperlukan oleh masyarakat dan input yang didapat dari tarif tol cukup besar untuk mengembalikan pinjaman modal yang digunakan untuk membangun tol tersebut.

c. Megaproyek pembangunan jalan Tol Trans Jawa tidak dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang dijadwalkan pada tahun 2014 karena masih terkendala masalah pembebasan lahan. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Kaitkan jawaban Saudara dengan mengevaluasi proyek tersebut dari aspek teknis, manajemen, sdm, hukum dan politik!

Jawab : Proyek Pembangunan Jalan Tol Trans Jawa tidak dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu karena terkendala dengan masalah pembebasan lahan. Hal ini terjadi karena pihak yang membangun tidak mempersiapkan segala aspek terlebih dahulu. Seperti aspek teknis, manajemen & SDM serta hukum & politik dimana seharusnya pihak yang membangun sudah tau lokasi proyek dan tau mana saja wilayah yang harus dilakukan pembebasan tanah. Mereka seharusnya telah mengurus izin dan berkompromi dengan warga yang mempunyai tanah tersebut sebelum memulai membangun. Mereka juga kurang baik dalam aspek manajemen, seharusnya mereka sudah bisa mengetahui kemampuan staff pelaksananya tentang pembebasan lahan barulah setelah itu menyusun waktu perkiraan terselesaikannya proyek tersebut. Dengan melencengnya perkiraan terselesaikannya proyek tersebut membuat proyek ini berjalan dengan profesionalisme yang rendah. Proyek yang baik adalah proyek yang telah melalui studi kelayakan dan telah dikaji dengan beberapa aspek sehingga yang membuat proyek tersebut dengan jelas mengetahui jumlah biaya, SDM dan waktu terselesaikannya proyek tersebut.

5|Page

Anda mungkin juga menyukai