Anda di halaman 1dari 12

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU

A. PENGERTIAN Ruang terbuka hijau adalah bagian dari ruang-ruang terbuka (open space) suatu wilayah perkotaan yang diisi dengan tumbuhan, tanaman dan vegetasi (endemic, introduksi) guna mendukung manfaat langsung dan tidak langsung yang di hasilkan oleh RTH dalam kota tersebut yaitu keamanan, kenyamanan, kesejahteraan, dan keindahan bentuk RTH tersebut. Klasifikasi bentuk RTH terbagi 2 yaitu : 1. RTH alami ( Habitat liar atau alami, kawasan lindung) 2. RTH non alami atau RTH binaan (pertanian kota, C. MAKSUD / TUJUAN PERENCANAAN 1. Memenuhi perkembangan kebutuhan tempat masyarakat dan golongan yang membutuhkan 2. Menunjukan kawasan kota yang ditata secara lebih rekreasi bagi pertamanan kota, lapangan olahraga, pemakaman) Klasifikasi sifat dan karakter RTH : 1. RTH kawasan (areal, non linear) 2. RTH jalur (koridor, linear), Berdasarkan penggunaan lahan atau kawasan fungsionalnya diklasifikasi menjadi : 1. RTH kawasan perdagangan 2. RTH kawasan perindustrian 3. RTH kawasan permukiman 4. RTH kawasan pertanian 5. RTH kawasan-kawasan khusus, seperti pemakaman, hankam, olah raga, alamiah. B. LATAR BELAKANG

1. Adanya perkembangan pembangunan wilayah kota yang


mengacu pada gedung-gedung atau fasilitas public di ruang kota, semakin menuntut adanya suatu RTH sebagai paru-paru kota sekaligus untuk sarana rekreasi.

2. Mendesaknya kebutuhan RTH di tengah kota, sebagai alternatif


sarana rekreasi didalam kota yang murah meriah dan sejuk

sebagaimana dengan fungsinya yang di tetapkan dalam rencana tata kota

ARSITEKTUR KOTA

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU


Tapak terletak di pada pusat kota Palu. Lahan tersebut merupakan bagian dari lingkungan perdagangan dan permukiman, dimana lahannya berada di bantaran sungai.

D. LOKASI

ARSITEKTUR KOTA

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU

ANALISIS TAPAK

ARSITEKTUR KOTA

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU

Aksesbilitas menuju tapak sangat padat kendaraan. Agar tata guna lahan tidak terlalu mempengaruhi aktivitas kendaraan, kecepatan di jalur ini dikurangi dengan pemberian tanda. Terdapat jalur pedestrian, namun berdasarkan teori kondisinya belum memenuhi standar kenyaman bagi pengguna.

ANALISIS Untuk itu direncanakan pedestrian yang TAPAK nyaman bagi pengguna

Tata guna lahan sebagai sarana olahraga, kegiatan ini tetap dipertahankan dan ditambah elemen penunjang agar berfungsi maksimal. Adapun fasilitas penunjang yang direncanakan : 1. Gazebo 2. Parkir 3. Landmark

ARSITEKTUR KOTA

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU

Kondisi entrance belum dilakukan perkerasan sehingga saat hujan jalanan becek, dan saat panas berdebu. Sehingga melakukan direncanakan untuk perkerasan pada area

Saat terjadi hujan kondisi tapak tergenang air dan Sangat minimnya vegetasi pada tapak, untuk itu penambahan vegetasi pada tapak untuk mereduksi panas dan penyerapan air saat hujan. Serta penambahan drainase agar tidak terjadi genanganb

TATA GUNA LAHAN

ARSITEKTUR KOTA
PERMUKIMAN JL. TAPAK KIMAJA JEMBATAN SUNGAI 3

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU


Tapak ini akan direncanakan menjadi taman Rekreasi yang bersifat umum dengan beberapa failitas yang menarik.

Sungai sebagai emenen tapak dengan lebar 75 M nantinya direncanakan sebagai tempat pemancingan. Sungai ditata dengan baik tanpa merusak potensi alam yang ada

Tapak di isi dengan Fasilitas seperti : Sarana Olahraga Taman Bermain Taman Terbuka Hijau Gazebo Parkir Landmark Toilet Umum

ARSITEKTUR KOTA

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU

TAMAN TERBUKA HIJAU

PENZONINGAN
LANDMARK TOILET UMUM GAZEBO

AREA PARKIR

PERMUKIMAN SUNGAI

TEMPAT PEMANCINGAN

TAPAK

ARSITEKTUR KOTA
JL. KIMAJA JEMBATAN 3

TAMAN BERMAIN

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU


SIRKULASI DALAM TAPAK

PERMUKIMAN SUNGAI

AREA MENUJU TAPAK

JEMBATAN 3

SARANA OLAHRAGA
TAPAK

JL. KIMAJA

ARSITEKTUR KOTA

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU

SIRKULASI KENDARAAN

SIRKULASI PADA TAPAK HANYA DIPERUNTUKAN UNTUK PEJALAN

ARSITEKTUR KOTA

PERMUKIMAN

SUNGAI

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU

TAPAK

JEMBATAN 3

JL. KIMAJA

ARSITEKTUR KOTA

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU

ARSITEKTUR KOTA

PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI BANTARAN SUNGAI PALU

ARSITEKTUR KOTA