Budidaya Belut

November 24, 2006 by trimudilah Empat Bulan Panen Belut Membesarkan belut hingga siap panen dari bibit umur 1-3 bulan butuh waktu 7 bulan. Namun, Ruslan Roy, peternak sekaligus eksportir di Jakarta Selatan, mampu menyingkatnya menjadi 4 bulan. Kunci suksesnya antara lain terletak pada media dan pengaturan pakan. Belut yang dipanen Ruslan rata-rata berbobot 400 g/ekor. Itu artinya sama dengan bobot belut yang dihasilkan peternak lain. Cuma waktu pemeliharaan yang dilakukan Ruslan lebih singkat 3 bulan dibanding mereka. Oleh karena itu, biaya yang dikeluarkan Ruslan pun jauh lebih rendah. Selain menekan biaya produksi, panen dalam waktu singkat itu mampu mendongkrak ketersediaan pasokan, ujar Ruslan. Pemilik PT Dapetin di Jakarta Selatan itu hanya mengeluarkan biaya Rp8.000 untuk setiap kolam berisi 200 ekor. Padahal, biasanya para peternak lain paling tidak menggelontorkan Rp14.000 untuk pembesaran jumlah yang sama. Semua itu karena Ruslan menggunakan media campuran untuk pembesarannya. Media campuran Menurut Ruslan, belut akan cepat besar jika medianya cocok. Media yang digunakan ayah dari 3 anak itu terdiri dari lumpur kering, kompos, jerami padi, pupuk TSP, dan mikroorganisme stater. Peletakkannya diatur: bagian dasar kolam dilapisi jerami setebal 50 cm. Di atas jerami disiramkan 1 liter mikroorganisma stater. Berikutnya kompos setinggi 5 cm. Media teratas adalah lumpur kering setinggi 25 cm yang sudah dicampur pupuk TSP sebanyak 5 kg. Karena belut tetap memerlukan air sebagai habitat hidupnya, kolam diberi air sampai ketinggian 15 cm dari media teratas. Jangan lupa tanami eceng gondok sebagai tempat bersembunyi belut. Eceng gondok harus menutupi ¾ besar kolam, ujar peraih gelar Master of Management dari Philipine University itu. Bibit belut tidak serta-merta dimasukkan. Media dalam kolam perlu didiamkan selama 2 minggu agar terjadi fermentasi. Media yang sudah terfermentasi akan menyediakan sumber pakan alami seperti jentik nyamuk, zooplankton, cacing, dan jasad-jasad renik. Setelah itu baru bibit dimasukkan. Pakan hidup Berdasarkan pengalaman Ruslan, sifat kanibalisme yang dimiliki Monopterus albus itu tidak terjadi selama pembesaran. Asal, pakan tersedia dalam jumlah cukup. Saat masih anakan belut tidak akan saling mengganggu. Sifat kanibal muncul saat belut berumur 10

bulan, ujarnya. Sebab itu tidak perlu khawatir memasukkan bibit dalam jumlah besar hingga ribuan ekor. Dalam 1 kolam berukuran 5 m x 5 m x 1 m, saya dapat memasukkan hingga 9.400 bibit, katanya. Pakan yang diberikan harus segar dan hidup, seperti ikan cetol, ikan impun, bibit ikan mas, cacing tanah, belatung, dan bekicot. Pakan diberikan minimal sehari sekali di atas pukul 17.00. Untuk menambah nafsu makan dapat diberi temulawak Curcuma xanthorhiza. Sekitar 200 g temulawak ditumbuk lalu direbus dengan 1 liter air. Setelah dingin, air rebusan dituang ke kolam pembesaran. Pilih tempat yang biasanya belut bersembunyi, ujar Ruslan. Pelet ikan dapat diberikan sebagai pakan selingan untuk memacu pertumbuhan. Pemberiannya ditaburkan ke seluruh area kolam. Tak sampai beberapa menit biasanya anakan belut segera menyantapnya. Pelet diberikan maksimal 3 kali seminggu. Dosisnya 5% dari bobot bibit yang ditebar. Jika bibit yang ditebar 40 kg, pelet yang diberikan sekitar 2 kg. Hujan buatan Selain pakan, yang perlu diperhatikan kualitas air. Bibit belut menyukai pH 5-7. Selama pembesaran, perubahan air menjadi basa sering terjadi di kolam. Air basa akan tampak merah kecokelatan. Penyebabnya antara lain tingginya kadar amonia seiring bertumpuknya sisa-sisa pakan dan dekomposisi hasil metabolisme. Belut yang hidup dalam kondisi itu akan cepat mati, ujar Son Son. Untuk mengatasinya, pH air perlu rutin diukur. Jika terjadi perubahan, segera beri penetralisir. Kehadiran hama seperti burung belibis, bebek, dan berang-berang perlu diwaspadai. Mereka biasanya spontan masuk jika kondisi kolam dibiarkan tak terawat. Kehadiran mereka sedikit-banyak turut mendongkrak naiknya pH karena kotoran yang dibuangnya. Hama bisa dihilangkan dengan membuat kondisi kolam rapi dan pengontrolan rutin sehari sekali, tutur Ruslan. Suhu air pun perlu dijaga agar tetap pada kisaran 26-28oC. Peternak di daerah panas bersuhu 29-32oC, seperti Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi, perlu hujan buatan untuk mendapatkan suhu yang ideal. Son Son menggunakan shading net dan hujan buatan untuk bisa mendapat suhu 26oC. Bila terpenuhi pertumbuhan belut dapat maksimal, ujar alumnus Institut Teknologi Indonesia itu. Shading net dipasang di atas kolam agar intensitas cahaya matahari yang masuk berkurang. Selanjutnya 3 saluran selang dipasang di tepi kolam untuk menciptakan hujan buatan. Perlakuan itu dapat menyeimbangkan suhu kolam sekaligus menambah ketersediaan oksigen terlarut. Ketidakseimbangan suhu menyebabkan bibit cepat mati, ucap Son Son.

ujarnya. Pantas suami Kastini itu berani melepas pekerjaannya sebagai konsultan keuangan di Jakarta Pusat.000/kg. Bila waktu itu tiba. Dengan cara itu bibit belut tumbuh cepat. Keuntungan itu akan semakin melambung karena pada saat yang sama Roy membuat 75 kolam di Rancamaya. dapat diganti dengan menanam eceng gondok di seluruh permukaan kolam. Selama ini ia hanya mengandalkan pasokan belut dari alam yang terbatas. Pakan itu dirajang dan diberikan sebanyak 5% dari bobot tubuh/hari. total pendapatan yang diraup Rp16-juta. eksportir di Tangerang yang jauh-jauh hari menginden akan menampung seluruh hasil panen. Alumnus Universitras Padjadjaran Bandung itu memang kelimpungan memenuhi permintaan belut dari eksportir. Jika tidak bisa membuat hujan buatan. ujar Ruslan. Jepang. Roy-panggilan akrab Ruslan Roy-memperkirakan seminggu setelah peringatan Hari Kemerdekaan ke-61 RI semua Monopterus albus yang dibudidayakan di kolam seluas 25 m2 itu siap panen. Ir R. Ia tetap awas melihat kesibukan pekerja yang memilah belut ke dalam 100 boks styrofoam. Malaysia. diperoleh laba bersih Rp14-juta. Untuk mengejar ukuran konsumsi.5 ton dari permintaan Hongkong yang mencapai 60 ton/hari. Dengan harga Rp40. Pancaran matahari begitu terik membuat Ruslan Roy berteduh. Oleh karena itu demi menjaga . Sebab itu pula ia mulai merintis budidaya belut dengan menebar 40 kg bibit pada Juli 1989. potongan ikan laut. Son Son Sundoro. Roy menghitung 4-5 bulan setelah menebar bibit.Hal senada diamini Ruslan. Cina. Itu setelah ia dan temannya sukses memasok ke beberapa negara. ia bakal memanen 400 kg belut. Sampai kapan pun tidak bisa memenuhi permintaan. M. hanya dalam tempo 4 bulan sudah siap panen. Setelah dikurangi biaya-biaya sekitar Rp2-juta. Perluas areal Nun di Bandung. Korea. Bogor. (Hermansyah) Mari Rebut Pasar Belut Siang itu Juli 2006 di Batutulis. dan Thailand. lebih dahulu menikmati keuntungan hasil pembesaran belut. dan keong mas. masing-masing berukuran sekitar 25 m2 berkedalaman 1 m. ujar Ruslan Roy. Bogor. Ukuran yang diminta eksportir untuk belut konsumsi sekitar 400 g/ekor. peternak di Jakarta Selatan itu memberi pakan alami berprotein tinggi seperti cacing tanah. Taiwan. Itu baru 3. Dengan asumsi tingkat kematian 5-10% hingga berumur 9 bulan. Sebut saja Hongkong. Menurut Son Son pasar belut mancanegara tidak terbatas.

juta. Sejak 1998.500 atau Rp 20. total pasokan meningkat drastis menjadi 50 ton per hari.000 kg belut. Karena bermitra. penggemar travelling itu juga membuka 110 kolam jaring apung masing-masing seluas 21 m2 di waduk Cirata.000 350 300 80 20 10 5 Sumber: Drs Ruslan Roy.000/kg. setara Rp40. itu rutin menyetor 3 ton/hari ke eksportir. ia dan eksportir membuat perjanjian di atas kertas bermaterai. Sumatera Barat. Sarjana filsafat dari IAIN Sunan Gunungjati. Total jenderal 1-juta bibit belut ditebar bertahap di jaring apung agar panen berlangsung kontinu setiap minggu. dan 200 kolam plasma binaan di Jawa Barat. Itu diperoleh setelah pria 39 tahun itu membuka kerjasama dengan para peternak di dalam dan luar Pulau Jawa. dan telah diolah dari berbagai sumber. Bibit-bibit itu kemudian dipelihara di 10 kolam bersekat asbes berukuran 5 m x 5 m.000/kg isi 10-15 ekor. Terhitung mulai Juli 2006. Di Majalengka. Ia mematok harga belut ke eksportir US$4-US$5. 35-40 cm. Sebut saja pada awal 2006 ia membuka kolam pembesaran seluas 168 m2 di Payakumbuh. Ir R. Son Son Sundoro. Berselang 4 bulan. .500/ kg. Rancaekek. Dengan volume sebesar itu. Bandung.kontinuitas pasokan. Di tempat lain.5juta. itu akhir Desember 2005 membeli 400 kg bibit dari seorang plasma di Bandung seharga Rp11. Jawa Barat. alumnus Teknik dan Manajemen Industri di Institut Teknologi Indonesia. MM. Permintaan ekspor belut Negara Tujuan Kebutuhan (ton/minggu) Jepang Hongkong Cina Malaysia Taiwan Korea Singapura 1. ia mendapat harga jual Rp12. Setelah dikurangi ongkos perawatan dan operasional sebesar Rp9. www. Kabupaten Bandung. Itu dipenuhi dari 30 kolam berukuran 5 m x 5 m di Majalengka.000-Rp60. Bagi Ara hasil itu sungguh luar biasa.000 per hari. Maksudnya agar importir mendapat jaminan pasokan. Ciwidey. ayah 3 putri itu memperkirakan keuntungan sebesar US$2.5.500. tabungan Ara bertambah Rp17-juta.com. Dengan persentase kematian dari burayak hingga siap panen 4%. M.eelstheband. Ara bisa menjual sekitar 3.juta dan pembelian bibit baru sebesar Rp11. Muhammad Ara Giwangkara juga menuai laba dari pembesaran belut. sudah bisa dipanen. belut berukuran konsumsi. Sementara harga di tingkat petani plasma Rp20.

bahkan harganya semakin melambung jika sudah masuk ke restoran. ujar Hj Komalasari. Maklum pasokan belut-bibit maupun ukuran konsumsi-sangat minim.sebab dengan pendapatan Rp3. Ia menjual minimal 400-500 kg bibit/bulan sejak awal 1985 hingga sekarang. Ara. pengamat agribisnis di Jakarta. Toh. Menurut Eka. Kalau dulu Rp10. Untuk harga satu porsi unagi-hidangan belut segar-di restoran jepang yang cukup bergengsi di Jakarta Selatan mencapai Rp250. memang belut segar kini semakin dicari. Keuntungan pendeder bermitra: memiliki jaminan pasar yang pasti dari penampung. Dengan demikian boleh jadi banyak yang mengendus peluang bisnis belut yang kini pasarnya menganga lebar. Ruslan. pun bisa menyetor ke penampung dengan harga jual lebih rendah 20-30% daripada bermitra. tergantung kualitas. semua tetap menuai untung. ia sudah bisa melebihi gaji pegawai negeri golongan IV. selain bebas menjual eceran. Bibit meroket Gurihnya bisnis belut tidak hanya dirasakan peternak pembesar. Mereka bisa memilih cara bermitra atau nonmitra. Siapa yang berani menjamin kalau belut booming gampang menjualnya? ujar Eka Budianta. dan Komalasari memproduksi dan memasarkan belut sekarang ini bak bumi dan langit dibandingkan 8 tahun lalu. sedangkan permintaannya membludak.000 (harga yang berlaku di Pulau Jawa) Judul: Budi Daya Belut di Pekarangan Rumah Penulis: Redaksi AgroMedia Ukuran: 15 x 23 cm Tebal: 64 BW + 16 FC . Apalagi kini harga bibit semakin meroket.000. maupun di restoran jepang di kota-kota besar dunia. Peternak pendeder yang memproduksi bibit berumur 3 bulan turut terciprat rezeki. (Hermansyah/Peliput: Lani Marliani) Sumber Trubusonline Budi Daya Belut di Pekarangan Rumah Price per Unit (piece): Rp14.500/kg. Sukses Son Son. Jawa Barat.Rp4-juta per bulan.juta. sekarang rata-rata Rp27. Justru di situlah terbuka peluang mendapatkan laba relatif singkat. penyedia bibit di Sukabumi.000/kg. Pendeder pun tak perlu takut mencari pasar. Osaka. Yang nonmitra. Apalagi bila dibeli di Tokyo.

Namun.Cetakan: 1 ISBN: 979-3702-47-8 Harga: Rp 22. Selain media itu sendiri. Anda tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan. Buku ini menawarkan media belut yang sedikit berbeda dari media yang selama ini ada. Semua harus saling mendukung satu sama lain untuk mencapai produktivitas hasil yang tinggi. hingga tembok sangat adaptif untuk penggunaan di pekarangan rumah. baik terhadap produk segar maupun olahan belut terbilang tinggi. mengingat permintaan di pasaran. terpal. Media belut dituding sebagai sumber kegagalan budi daya. Bagaimana dengan kolam belut? Buku ini mengajak Anda untuk memulai usaha budi daya belut dari pekarangan rumah. kunci lainnya adalah pakan dan pengaturan air. ini peluang emas sebagai sebuah lahan bisnis. terutama bila Anda ingin berangkat dari skala usaha kecil. Selamat mencoba! . knockdown. ironisnya. sumber dayam dan finansial. berbagai kolam yang ditawarkan. bahkan akhirnya banting setir ke komoditas pertanian lainnya. Artinya. seperti kolam bambu. Karena itu. yakni ketersediaan lahan.000 Sinopsis: Budi Daya belut secara intensif belum banyak dikembangkan di Tanah Air. banyak petani yang mengalami kegagalan.

2 cm) daya tampungnya 500 ekor/m2. Dipelihara selama 4 bulan dalam 2 tahapan dengan masing-masing tahapannya selama 2 bulan. Dan untuk kolam belut konsumsi tahap pertama (ukuran 5 . Anak belut yang sudah siap dipelihara secara intensif adalah yang berukuran 5-8 cm.8 hari. Dengan perairan yang bersih dan lebih baik lagi apabila di air yang mengalir.5 . ukuran anak belut berkisar 1.*Pedoman Teknis Budidaya Belut* Perlu diketahui bahwa kolam budidaya ikan belut harus dibedakan antara lain: kolam induk/kolam pemijahan.8 cm. .40 cm. Pemupukan jerami yang sudah lapuk diperlukan untuk membentuk pelumpuran dan pupuk kandang sebagai bahan organik utama.8 cm) daya tampungnya 100 ekor/m2.5 cm) dan kolam pemeliharaan belut konsumsi (terbagi menjadi 2 tahapan yang masing-masing dibutuhkan waktu 2 bulan) yaitu untuk pemeliharaan belut kurang 5 . kolam pendederan (untuk benih belut berukuran 1 . Ukuran kolam induk kapasitasnya 6 ekor/m2.20 cm sampai menjadi ukuran 30 . Setelah telur menetas dan berumur 5 . dan untuk pemeliharan belut dengan ukuran 15 . Pemeliharaan kolam dan tambak yang perlu diperhatikan adalah gangguan dari luar dan dalam kolam agar tidak beracun. Dalam hal ini benih diperlakukan secermat mungkin agar tidak banyak yang hilang. Serta kolam belut konsumsi tahap kedua (ukuran 15 .2 cm). Anak belut dengan ukuran sedemikian tersebut diatas segera ditempatkan di kolam pendederan calon bibit selama 1 (satu) bulan sampai berukuran 5 . Untuk kolam belut remaja (ukuran 2 .20cm) daya tampungnya 50 ekor/m2.5 cm. Waktu pemijahan kira-kira berlangsung 10 hari untuk bertelur. Biasanya belut yang dipijahkan adalah belut betina berukuran 30 cm dan belut jantan berukuran 40 cm. Untuk kolam pendederan (ukuran belut 1 .50 cm. Dengan ukuran ini anak belut sudah bisa diperlihara dalam kolam belut untuk konsumsi selama dua bulan atau empat bulan.8 cm sampai menjadi ukuran 15-20 cm. Bila diperlukan bisa diberi makanan tambahan berupa cacing. Pemilihan bibit bisa diperoleh dari kolam peternakan atau pemijahan.5 cm) daya tampungnya 250 ekor/m2. Bibit bisa diperoleh dari bak/kolam pembibitan atau bisa juga bibit diperoleh dari sarang-sarang bibit yang ada di alam. Pemijahan dilakukan di kolam pemijahan dengan kapasitas satu ekor pejantan dengan dua ekor betina untuk kolam seluas 1 m2. hingga panjang belut pemanenan kelak berukuran 3 . kolam belut emaja (untuk belut ukuran 3 . Perlakuan dan perawatan bibit dari hasil pemijahan anak belut ditampung di kolam pendederan calon benih selama 1 bulan. kecoa. ulat besar (belatung) setiap 10 hari sekali.2.

Pemanenan belut dapat berupa benih/bibit yang dijual untuk diternak/dibudidayakan. *Sumber : Majalah Demersal* *sumber :http://www.php?c=3325* . Cara penangkapan belut sama seperti menangkap ikan lainnya dengan peralatan antara lain: bubu/posong.id/content. dengan pancing/kail dan pengeringan air kolam sehingga belut tinggal diambil saja. Atau juga berupa hasil akhir pemeliharaan belut yang siap dijual untuk konsumsi (besar/panjang sesuai dengan permintaan pasar/konsumen).dkp. jaring/jala bermata lembut.go.

20 cm sampai menjadi ukuran 30 .5 . Dengan perairan yang bersih dan lebih baik lagi apabila di air yang mengalir. Perlakuan dan perawatan bibit dari hasil pemijahan anak belut ditampung di kolam pendederan calon benih selama 1 bulan.5 cm) dan kolam pemeliharaan belut konsumsi (terbagi menjadi 2 tahapan yang masing-masing dibutuhkan waktu 2 bulan) yaitu untuk pemeliharaan belut kurang 5 . 2008 oleh sutanmuda Perlu diketahui bahwa kolam budidaya ikan belut harus dibedakan antara lain: kolam induk/kolam pemijahan. Pemilihan bibit bisa diperoleh dari kolam peternakan atau pemijahan.2 cm) daya tampungnya 500 ekor/m2. Setelah telur menetas dan berumur 5 . kecoa.20cm) daya tampungnya 50 ekor/m2.8 cm) daya tampungnya 100 ekor/m2. Dan untuk kolam belut konsumsi tahap pertama (ukuran 5 .8 cm sampai menjadi ukuran 15-20 cm. kolam pendederan (untuk benih belut berukuran 1 . Atau juga berupa hasil akhir pemeliharaan belut yang siap dijual untuk konsumsi (besar/panjang sesuai dengan permintaan pasar/konsumen). Pemanenan belut dapat berupa benih/bibit yang dijual untuk diternak/dibudidayakan. Ukuran kolam induk kapasitasnya 6 ekor/m2. jaring/jala bermata lembut. Pemijahan dilakukan di kolam pemijahan dengan kapasitas satu ekor pejantan dengan dua ekor betina untuk kolam seluas 1 m2. Waktu pemijahan kira-kira berlangsung 10 hari untuk bertelur. Anak belut dengan ukuran sedemikian tersebut diatas segera ditempatkan di kolam pendederan calon bibit selama 1 (satu) bulan sampai berukuran 5 .2. kolam belut emaja (untuk belut ukuran 3 . ukuran anak belut berkisar 1.5 cm) daya tampungnya 250 ekor/m2. dan untuk pemeliharan belut dengan ukuran 15 . Serta kolam belut konsumsi tahap kedua (ukuran 15 .Pedoman Teknis Budidaya Belut dan Pernak-perniknya Juli 7.50 cm. Untuk kolam pendederan (ukuran belut 1 . Untuk kolam belut remaja (ukuran 2 . Dipelihara selama 4 bulan dalam 2 tahapan dengan masing-masing tahapannya selama 2 bulan.8 cm. Dalam hal ini benih diperlakukan secermat mungkin agar tidak banyak yang hilang.5 cm. Pemupukan jerami yang sudah lapuk diperlukan untuk membentuk pelumpuran dan pupuk kandang sebagai bahan organik utama. Sumber : Majalah Demersal Media belutt Oleh ardyant Disamping ukuran dan persyaratan lahan juga dilengkapi dengan media pemeliharaan dengan urutan dan ukuran antara lain sebagai berikut : .40 cm.8 hari. dengan pancing/kail dan pengeringan air kolam sehingga belut tinggal diambil saja. Bibit bisa diperoleh dari bak/kolam pembibitan atau bisa juga bibit diperoleh dari sarang-sarang bibit yang ada di alam. Pemeliharaan kolam dan tambak yang perlu diperhatikan adalah gangguan dari luar dan dalam kolam agar tidak beracun. hingga panjang belut pemanenan kelak berukuran 3 . Bila diperlukan bisa diberi makanan tambahan berupa cacing. Anak belut yang sudah siap dipelihara secara intensif adalah yang berukuran 5-8 cm. Dengan ukuran ini anak belut sudah bisa diperlihara dalam kolam belut untuk konsumsi selama dua bulan atau empat bulan.2 cm). Cara penangkapan belut sama seperti menangkap ikan lainnya dengan peralatan antara lain: bubu/posong. ulat besar (belatung) setiap 10 hari sekali. Biasanya belut yang dipijahkan adalah belut betina berukuran 30 cm dan belut jantan berukuran 40 cm.

Pupuk Kandang setinggi 5 cm. 6. pancaran matahari terik membuat Ruslan Roy harus berteduh. Ia tetap awas melihat kesibukan pekerja yang memilah belut ke dalam 100 boks styrofoam. Roy-panggilan akrab Ruslan Roy-memperkirakan seminggu setelah peringatan Hari Kemerdekaan ke-61 RI semua Monopterus albus yang dibudidayakan di kolam seluas 25 m2 itu siap panen. Pupuk Urea 5 kg dan NPK 5 kg (kolam berukuran 500 cm X 500 cm atau perbandingannya). Itu baru 3.1. 7. 5.kemudian diamkan sampe kering. Bila waktu itu tiba. 2. Gimana saya bisa dapat pasokan bibit unggul yah untuk daerah medan? ada gak yang supply bibit belut didaerah sumatera utara? Jika tdk ada. Lumpur/tanah setinggi 5 cm. 9. Alumnus Universitras Padjadjaran Bandung itu memang kelimpungan memenuhi permintaan belut dari eksportir. kl udah kering di rendam pake air selama 1 hari. Lumpur/tanah setinggi 15 cm. Selama ini ia hanya mengandalkan pasokan belut dari alam yang terbatas. Pupuk kompos setinggi 5 cm. eksportir di Tangerang yang jauh-jauh hari menginden akan menampung seluruh hasil panen. kana cepet berlumut dan Muantaab kaleee Salam kenal buat kita semua. gimana caranya supaya bisa dapaetin bibit ini via Bapak Ardy? mohon saran donk bagi yang tau. Lumpur/tanah setinggi 5 cm. potongan ikan laut. Sampai kapan pun tidak bisa memenuhi permintaan. 4. ujar Ruslan Roy. Jerami setinggi 30 cm. 3. . kemudian isi dengan kompos dan isi pake air diamkan selama 1 minggu… pastee beresss.com thanks. Air setinggi 3-4 cm.5 ton dari permintaan Hongkong yang mencapai 60 ton/hari. dan keong mas. Sebab itu pula ia mulai merintis budi daya belut dengan menebar 40 kg bibit pada Juli 1989. 8. peternak di Jakarta Selatan itu memberi pakan alami berprotein tinggi seperti cacing tanah. ujarnya.kemudian bilas pake air bilas sampe bersih. Ukuran yang diminta eksportir untuk belut konsumsi sekitar 400 g/ekor. Please email di: welson8 0@yahoo. kemudian air di kuras dan di gosok pake pelepah pisang sampe berbuih. Untuk Kolam barudari semen. Saya lokasinya dimedan tepatnya di pinggiran kota (Tanjung Morawa) pengen coba untuk membudidayakan belut.. welson Medan hp: 081163 9746 Sekedar informasi dari kami Beluters Banyumas… PASAR BELUT DI HONGKONG 60 TON PER HARI Siang itu Juli 2006 di Batutulis. Bogor. sehingga siap untuk ditaburi bibit/benih belut yang akan dibudidayakan kolam semen yang baru. Cincangan Batang Pisang setinggi 10 cm..com atau di welson @welsindo. Untuk mengejar ukuran konsumsi. Media pemeliharaan ini didiamkan agar terjadi proses permentasi selama kurang lebih dua minggu. Pakan itu dirajang dan diberikan sebanyak 5% dari bobot tubuh/hari.

5 juta. Itu dipenuhi dari 30 kolam berukuran 5 m x 5 m di Majalengka. penggemar travelling itu juga membuka 110 kolam jaring apung masingmasing seluas 21 m2 di Waduk Cirata. Ciwidey. Total jenderal 1 juta bibit belut ditebar bertahap di jaring apung agar panen berlangsung kontinu setiap minggu. tabungan Ara bertambah Rp17 juta. Bibit meroket . Terhitung mulai Juli 2006. diperoleh laba bersih Rp 14 juta. Setelah dikurangi biaya-biaya sekitar Rp 2 juta. itu akhir Desember 2005 membeli 400 kg bibit dari seorang plasma di Bandung seharga Rp 11. itu rutin menyetor 3 ton/hari ke eksportir.500. Ir R. ayah tiga putri itu memperkirakan keuntungan sebesar US$2. Karena bermitra.000/kg isi 10-15 ekor. Pantas suami Kastini itu berani melepas pekerjaannya sebagai konsultan keuangan di Jakarta Pusat. Son Son Sundoro. Taiwan. Ara bisa menjual sekitar 3. Jawa Barat. Keuntungan itu akan semakin melambung karena pada saat yang sama Roy membuat 75 kolam di Rancamaya. MM. Jepang. Bagi Ara hasil itu sungguh luar biasa. Bogor.000/kg.com. Korea. Dengan persentase kematian dari burayak hingga siap panen 4%. ia dan eksportir membuat perjanjian di atas kertas bermaterai. Berselang empat bulan. lebih dahulu menikmati keuntungan hasil pembesaran belut. setara Rp 40. ia mendapat harga jual Rp12. Oleh karena itu demi menjaga kontinuitas pasokan. Di tempat lain. sebab dengan pendapatan Rp 3 juta-Rp 4 juta per bulan. ia sudah bisa melebihi gaji pegawai negeri golongan IV.Dengan asumsi tingkat kematian 5-10% hingga berumur 9 bulan. Menurut Son Son pasar belut mancanegara tidak terbatas. masing-masing berukuran sekitar 25 m2 berkedalaman 1 m. Sumber: Drs Ruslan Roy. M. total pasokan meningkat drastis menjadi 50 ton per hari. Rancaekek. Sementara harga di tingkat petani plasma Rp 20. Ir R M Son Son Sundoro. Sejak 1998. Malaysia. Awal 2006 ia membuka kolam pembesaran seluas 168 m2 di Payakumbuh.000/kg.5 juta. Sumatera Barat. Bandung. Bibit-bibit itu kemudian dipelihara di 10 kolam bersekat asbes berukuran 5 m x 5 m. Perluas areal Nun di Bandung. Roy menghitung 4-5 bulan setelah menebar bibit. sudah bisa dipanen.000-Rp 60. Kabupaten Bandung.000 kg belut. Sebut saja Hongkong. dan telah diolah dari berbagai sumber.eelstheband. Ia mematok harga belut ke eksportir 4-5 US$. total pendapatan yang diraup Rp 16 juta. Maksudnya agar importir mendapat jaminan pasokan. www.500/kg. Itu setelah ia dan temannya sukses memasok ke beberapa negara. 35-40 cm. dan 200 kolam plasma binaan di Jawa Barat. alumnus Teknik dan Manajemen Industri di Institut Teknologi Indonesia. Muhammad Ara Giwangkara juga menuai laba dari pembesaran belut.500 atau Rp 20. Di Majalengka. Setelah dikurangi ongkos perawatan dan operasional sebesar Rp 9 juta dan pembelian bibit baru sebesar Rp 11. Itu diperoleh setelah pria 39 tahun itu membuka kerja sama dengan para peternak di dalam dan luar Pulau Jawa. Cina. Dengan harga Rp40. Sarjana filsafat dari IAIN Sunan Gunungjati. Dengan volume sebesar itu. dan Thailand. belut berukuran konsumsi. ia bakal memanen 400 kg belut.000 per hari.

mampu menyingkatnya menjadi empat bulan. Berikutnya kompos setinggi 5 cm. Maklum pasokan belut-bibit maupun ukuran konsumsi-sangat minim. Pemilik PT Dapetin di Jakarta Selatan itu hanya mengeluarkan biaya Rp 8. Apalagi kini harga bibit semakin meroket.000 untuk setiap kolam berisi 200 ekor. Peletakkannya diatur: bagian dasar kolam dilapisi jerami setebal 50 cm. bahkan harganya semakin melambung jika sudah masuk ke restoran. kompos. Ruslan Roy.Gurihnya bisnis belut tidak hanya dirasakan peternak pembesar. Di atas jerami disiramkan 1 liter mikroorganisma stater. panen dalam waktu singkat itu mampu mendongkrak ketersediaan pasokan. Sukses Son Son. dan Komalasari memproduksi dan memasarkan belut sekarang ini bak bumi dan langit dibandingkan delapan tahun lalu.000 untuk pembesaran jumlah yang sama. Namun. pun bisa menyetor ke penampung dengan harga jual lebih rendah 20-30% daripada bermitra. Menurut Eka. Kalau dulu Rp 10.000/kg. tergantung kualitas. biasanya para peternak lain paling tidak menggelontorkan Rp 14. Apalagi bila dibeli di Tokyo. Siapa yang berani menjamin kalau belut booming gampang menjualnya. jerami padi. sekarang rata-rata Rp 27. pupuk TSP. Kunci suksesnya antara lain terletak pada media dan pengaturan pakan. Toh. peternak sekaligus eksportir di Jakarta Selatan. Media teratas adalah lumpur kering setinggi 25 cm yang sudah dicampur pupuk TSP sebanyak 5 kg.000. Dengan demikian boleh jadi banyak yang mengendus peluang bisnis belut yang kini pasarnya menganga lebar. dan mikroorganisme stater. Pendeder pun tak perlu takut mencari pasar. Padahal. Oleh karena itu. Osaka. semua tetap menuai untung. Justru di situlah terbuka peluang mendapatkan laba relatif singkat. Yang nonmitra. . Ia menjual minimal 400-500 kg bibit/bulan sejak awal 1985 hingga sekarang. Cuma waktu pemeliharaan yang dilakukan Ruslan lebih singkat tiga bulan dibanding mereka. memang belut segar kini semakin dicari. Peternak pendeder yang memproduksi bibit berumur tiga bulan turut terciprat rezeki. Jawa Barat. sedangkan permintaannya membludak. Media yang digunakan ayah tiga anak itu terdiri dari lumpur kering. belut akan cepat besar jika medianya cocok. selain bebas menjual eceran. biaya yang dikeluarkan Ruslan pun jauh lebih rendah. (Hermansyah/Peliput: Lani Marliani) EMPAT BULAN PANEN BELUT Membesarkan belut hingga siap panen dari bibit umur 1-3 bulan butuh waktu tujuh bulan. Belut yang dipanen Ruslan rata-rata berbobot 400 g/ekor. Itu artinya sama dengan bobot belut yang dihasilkan peternak lain. penyedia bibit di Sukabumi. Semua itu karena Ruslan menggunakan media campuran untuk pembesarannya. ujar Hj Komalasari. Mereka bisa memilih cara bermitra atau nonmitra. Keuntungan pendeder bermitra: memiliki jaminan pasar yang pasti dari penampung. Ara. Ruslan. ujar Ruslan. Media campuran Menurut Ruslan. pengamat agribisnis di Jakarta. ujar Eka Budianta.500/kg. maupun di restoran Jepang di kota-kota besar dunia. Selain menekan biaya produksi. Untuk harga satu porsi unagi-hidangan belut segar-di restoran Jepang yang cukup bergengsi di Jakarta Selatan mencapai Rp 250.

. rapi dan pengontrolan rutin sehari Suhu air pun perlu dijaga agar tetap pada kisaran 26-28oC. dan Mereka biasanya spontan masuk jika kondisi kolam mereka sedikit-banyak turut mendongkrak naiknya pH Hama bisa dihilangkan dengan membuat kondisi kolam sekali. dan jasad-jasad renik. Pakan diberikan minimal sehari sekali di atas pukul 17. dibiarkan tak terawat. Kehadiran hama seperti burung belibis. Pelet ikan dapat diberikan sebagai pakan selingan untuk memacu pertumbuhan.Karena belut tetap memerlukan air sebagai habitat hidupnya. Setelah itu baru bibit dimasukkan. dan Bekasi. belatung. saya dapat memasukkan hingga 9. ujar alumnus Institut Teknologi Indonesia itu. cacing tanah. bibit ikan mas. cacing. seperti ikan cetol.00. Pelet diberikan maksimal tiga kali seminggu. Setelah dingin. “Dalam 1 kolam berukuran 5 m x 5 m x 1 m. pH air perlu rutin diukur. sifat kanibalisme yang dimiliki Monopterus albus itu tidak terjadi selama pembesaran. bebek. ikan impun. Selama pembesaran. pakan tersedia dalam jumlah cukup. Belut yang hidup dalam kondisi itu akan cepat mati. Jika terjadi perubahan.” katanya. Depok. Peternak di daerah panas bersuhu 29-32oC. Bibit belut menyukai pH 5-7. Tangerang. tutur Ruslan. perubahan air menjadi basa sering terjadi di kolam. perlu hujan buatan untuk mendapatkan suhu yang ideal. air rebusan dituang ke kolam pembesaran. Pakan hidup Berdasarkan pengalaman Ruslan. Saat masih anakan belut tidak akan saling mengganggu. pelet yang diberikan sekitar 2 kg. Media dalam kolam perlu didiamkan selama dua minggu agar terjadi fermentasi.” ujar Ruslan. Tak sampai beberapa menit biasanya anakan belut segera menyantapnya. Sifat kanibal muncul saat belut berumur 10 bulan. kolam diberi air sampai ketinggian 15 cm dari media teratas. Hujan buatan Selain pakan. “Pilih tempat yang biasanya belut bersembunyi. Asal. Untuk menambah nafsu makan dapat diberi temulawak Curcuma xanthorhiza. Untuk mengatasinya. Air basa akan tampak merah kecokelatan. Sekitar 200 gram temulawak ditumbuk lalu direbus dengan 1 liter air. segera beri penetralisir. yang perlu diperhatikan kualitas air. ujar peraih gelar Master of Management dari Philipine University itu. Pakan yang diberikan harus segar dan hidup. Media yang sudah terfermentasi akan menyediakan sumber pakan alami seperti jentik nyamuk. Kehadiran karena kotoran yang dibuangnya. ujar Son Son. Jika bibit yang ditebar 40 kg. Sebab itu tidak perlu khawatir memasukkan bibit dalam jumlah besar hingga ribuan ekor. zooplankton. Pemberiannya ditaburkan ke seluruh area kolam. ujarnya. Jangan lupa tanami eceng gondok sebagai tempat bersembunyi belut. Dosisnya 5% dari bobot bibit yang ditebar. Penyebabnya antara lain tingginya kadar amonia seiring bertumpuknya sisa-sisa pakan dan dekomposisi hasil metabolisme. Son Son menggunakan shading net dan hujan buatan untuk bisa mendapat suhu 26oC. berang-berang perlu diwaspadai.400 bibit. dan bekicot. Bibit belut tidak serta-merta dimasukkan. seperti Jakarta. Bila terpenuhi pertumbuhan belut dapat maksimal. Eceng gondok harus menutupi ¾ besar kolam.

Jumlah itu tak seberapa dibanding banyaknya permintaan yang terus mengalir. Pada 2004. Setelah diberi oksigen.’ katanya.000 per kg. Padahal harga beli yang ditawarkan cukup menggiurkan. Jika tidak bisa membuat hujan buatan. lalu diberi 2 liter air.100). Pasokan seret lantaran Ardiyan mengandalkan belut tangkapan alam. Selanjutnya tiga saluran selang dipasang di tepi kolam untuk menciptakan hujan buatan. Ardiyan mengutip laba Rp5. Kabupaten Sleman.000-Rp12. dan Kanada. Budidaya Peluang itulah yang kini dikejar Ardiyan.000 ton/tahun. kantong itu diikat dan dimasukkan ke dalam dus ukuran 70 cm x 70 cm x 60 cm untuk keesokan hari diangkut ke bandara. Ketidakseimbangan suhu menyebabkan bibit cepat mati. (Hermansyah) Bak itu sekadar tempat singgah. Satu kantong plastik berisi 20 kg. Sentra makanan olahan di Kecamatan Godean. ceruk pasar belut dunia yang belum terisi sekitar 69. negara konsumen belut lainnya adalah Jepang. dan Jakarta 2 ton/hari.Shading net dipasang di atas kolam agar intensitas cahaya matahari yang masuk berkurang. Belut kemudian dikemas dalam kantong plastik berdiameter 50 cm. ‘Jumlah peternak belut saat ini masih sedikit. Pasokan selama ini diperoleh dari Cina.5 atau setara Rp40.000/kg kualitas ekspor. Akibatnya. dan Korea 3 ton/hari. ‘Singapura minta dipasok 1 ton/hari.581 kg.000Rp7. Yogyakarta.7-juta/bulan. pasokan yang seret menjadi batu sandungan. selain Hongkong dan Korea. dapat diganti dengan menanam eceng gondok di seluruh permukaan kolam. Setelah dikurangi biaya pembelian belut dari para plasma. dan biaya operasional lain. ucap Son Son. Solo dan Klaten 8 ton/hari. Setidaknya Rp20-juta-Rp35-juta mengalir ke koceknya setiap bulan. Belut kualitas ekspor dipilih berbobot 200-250 g/ekor dan panjang 40-60 cm. Hal senada diamini Ruslan. Negeri Tirai Bambu itu dikenal sebagai produsen belut terbesar di dunia. Harga itu jauh lebih tinggi ketimbang harga di pasar lokal. Ardiyan menerbangkan 4-5 ton/bulan belut ke Singapura.’ tutur alumnus Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Solo itu. hanya dalam tempo 4 bulan sudah siap panen.687 kg. dan Korea. butuh pasokan 7-8 ton/hari. Rp20.000 ton/tahun. Perlakuan itu dapat menyeimbangkan suhu kolam sekaligus menambah ketersediaan oksigen terlarut. Rp9.8-juta-Rp204. Badan Pusat Statistik mencatat. Menurut Pusat Informasi Pasar Asia Pasifik Kedutaan Besar Kanada di Beijing. Cina.950 per kg (kurs 1 US$D=Rp9. Hongkong. Namun. Hongkong 5-10 ton/pekan.000-140. Ardiyan meraup omzet Rp163. volume ekspor hanya 42. Setahun berikutnya melonjak menjadi 106. Setelah 1-2 hari dikarantina. volume ekspor dari tahun ke tahun terus meningkat. Dengan cara itu bibit belut tumbuh cepat. Ardiyan menuturkan pasar lokal juga menantang. ujar Ruslan.000/kg. ongkos kirim. Beberapa negara Uni Eropa seperti Belanda dan Belgia juga menanti pasokan masing-masing 23 ton dan 20 ton per tahun. Artinya.000 ton per tahun. Amerika Serikat. belut yang terkumpul itu disortir. Permintaan belut tak hanya mengalir dari mancanegara. Ia memasok 70% dari total kebutuhan belut dunia yang mencapai 230. ketersediaan pasokan bergantung kondisi . Dari jumlah itu baru sekitar 500-700 kg/bulan yang terpenuhi. Dengan harga jual US$4. Syarat lain: kulit mulus dan lincah bergerak. Jepang terbesar dengan kebutuhan 130.

000V/musim atau Rp894. laba lebih tinggi yaitu Rp4. total omzet Rp6juta. hingga kini belum ada penelitian soal perlakuan yang dapat memacu reproduksi belut. Jawa Timur. Ardiyan membina plasma yang mengelola 300 kolam. Kurangnya pasokan belut membuat PT Budi Menani Agung. total biaya mencapai Rp2.1juta/bulan. Pantas bila para peternak baru bermunculan di berbagai daerah seperti di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Trubus edisi September 2006). Ibu 2 anak itu memperkirakan akan panen pada Mei 2007. dan M Ara Giwangkara juga turut mendorong minat para investor. perbincangan bisnis belut di situs Trubus kian ramai. Selain itu.581. Lahan seluas 60 m 2 di belakang rumah disulap menjadi 8 kolam berukuran 2 m x 3. Nun di Boyolali.000.529.000/kg. ‘Rata-rata hanya 30% yang memenuhi syarat ekspor.250/bulan. Sekali kirim rata-rata mencapai 1 ton. Muharni juga tergiur menggeluti belut. ukuran belut hasil tangkapan alam beragam.alam. ‘Kalau dulu . Dony Fitriandi ST MT. kini berdiri klub budidaya belut yang anggotanya mencapai 105 orang. menghimpun 25 peternak di Sragen.000. Ditambah biaya produksi Rp1. Arsitek alumnus Universitas Negeri Sebelas Maret itu juga membuat 3 kolam seluas 24 m2. Oleh sebab itulah ia rela mengunjungi berbagai daerah untuk menjaring peternak mitra. Selain itu. terpaksa mengurangi frekuensi pengiriman ke Cina. Saat kemarau sebaliknya. Bahkan. total keuntungan mencapai Rp3. Empat di antaranya telah diisi 49 kg bibit. Menurut pengalaman beberapa peternak. investasi awal untuk pembuatan kolam terpal luasan 6 m x 7 m sekitar Rp890. Sarat kendala Sayang.000/kg (harga kualitas ekspor). Pada periode tanam berikutnya. pesatnya laju pertumbuhan peternak belut itu tak diimbangi pasokan bibit yang memadai. Itu keuntungan di awal investasi. Hal itu turut memicu kenaikan harga. Jawa Tengah. kelompok-kelompok pembudidaya belut mulai bermunculan. Begitu juga milis-milis di situs lain. pembibitan belut sulit. menggelontorkan ratusan juta rupiah untuk membangun 24 kolam permanen berukuran 5 m x 5 m. Ardiyan berharap kekurangan pasokan itu dapat dipenuhi para peternak. eksportir belut di Jakarta. (baca: Mari Rebut Pasar Belut.5 m. Menurut hitung-hitungan Ardiyan. Di Magetan. diperkirakan menghasilkan 300 kg setelah 4.’ kata pengusaha periklanan itu. ia menebar 240 kg bibit. Kisah sukses Sonson Sundoro. Bogor.419. Dari 20 kg bibit isi 200-220 ekor/kg. Jawa Tengah. untuk mengelola 100 kolam. ‘Akhir Maret ini diharapkan sudah bisa dipanen. Hj Komalasari.5 bulan pemeliharaan. Mereka lebih dulu mendulang laba dari belut.471. Di beberapa daerah.000. Ruslan Roy. Wajar bibit tangkapan alam diburu.200-Rp1. Dengan harga jual Rp20.’ katanya. Pasokan melimpah saat hujan.200-Rp895. Pengiriman yang semula 3 kali seminggu kini hanya 2 kali. Pelatihan budidaya belut yang diselenggarakan selalu kebanjiran peserta. Kian ramai Sejak diekspose Trubus pada September 2006. Setelah dikurangi biaya produksi. Harga belut kualitas ekspor Rp20.000/musim tebar atau Rp716. Salah satunya Tjandra Warasto di Parung. Ardiyan pun menjamin menampung hasil panen. Pada September 2006.

000/kg. ‘Karena itu. separuhnya mati. Meski baru beberapa bulan berjalan. Pria 39 tahun itu menampung belut dari para penangkap di seputar Jabodetabek lalu dijual ke pasar lokal. bila beberapa waktu belut tetap di permukaan. Bogor. Tjandra tak mau menyandarkan pasar pada para eksportir. sekarang rata-rata Rp27. Bila belut menelusup ke dalam media. ‘Dari 100 kg bibit yang ditebar. dapat dipanen 75 kg belut berbobot ratarata 100 g/ekor dalam waktu 4 bulan. Cirinya: air di dalam kolam tidak berubah warna dan tidak berbau.’ kata Catur Budiyanto. Bibit alam juga bukan garansi sukses. Ardiyan Taufik (Jakarta dan Solo). Ia memberi kotoran cacing alias kascing pada media. . Pengalaman pahit juga dialami Ganjar Ariacipta. Lihat yang dilakukan Wawan. Harga itu jauh lebih rendah ketimbang janji muluk eksportir Rp20. Ia giat menciptakan pasar sendiri. Masukkan dulu 1-5 bibit. peternak di Bandung. Khawatir belut-belut itu mati. ‘Media yang saya ramu sesuai dengan yang dianjurkan dalam pelatihan. Oleh sebab itu. teori-teori dan praktek di lapangan seringkali berbenturan. Bandung).000. Jakarta). peternak mesti berani bereksperimen.’ ujar Ardiyan. lantas diaduk-aduk hingga mirip lumpur. peternak di Gunungputri.500/kg.’ ujar Wawan. penyedia bibit di Sukabumi. itu. Setelah disiram air. Jakarta). bibit mati akibat penangkapan dengan setrum. pertanda media siap digunakan. pertumbuhannya pasti terhambat.000 kg/bulan.’ ujar Hj Komalasari. Jawa Barat. Suspensi itu kemudian didiamkan 2 hari sampai terpecah menjadi dua bagian: endapan serbuk dan air. Meski Wawan berhasil. Dengan begitu. Lima belas kilogram bibit yang ditebar di kolam berukuran 3 m x 5 m seluruhnya mati. Rona bahagia di wajah Wawan seketika muram saat eksportir yang berjanji menampung panennya susah ditemui. ‘Saya hanya mengantongi Rp825. Kondisi itu melemahkan posisi tawar peternak. Bisa dibayangkan apa yang terjadi bila kelak pasar jenuh dan jumlah peternak kian bertambah. Tetap saja mati. Kalaupun bertahan hidup. Arus listrik menyebabkan belut stres. Alhasil. (Imam Wiguna/Peliput: Hermansyah) Media Instan: Dari Kantong Jadi Belut Akhir Juli 2006 Chrisno Feryadi menabur 20 kg serbuk kehitaman dalam drum berdiameter 50 cm. media belum matang benar. Oleh sebab itu. Oligopsoni Hasil lacakan Trubus. Namun. Jumlah eksportir yang masih sedikit itu dikhawatirkan menciptakan kondisi oligopsoni: pemasok bertambah banyak sementara pembeli terbatas. dan Hidayat Wijaya (PT Budi Menani Agung. Wawan melepas ke pasar becek dengan harga Rp11.Rp10.000/kg. tapi tak mudah memasarkan belut. Bandung. Ardiyan menduga. dari 15 kg bibit berisi 100 ekor/kg. saat ini baru terdapat 4 eksportir belut: Sonson Sundoro (PT Dapetan Eel Farm. Media matang juga penting.’ kata peternak di Sadang Serang. ‘Mungkin airnya kurang cocok. Ardiyan menuturkan.’ kata Catur. kini ia menjual setidaknya 500-1. Hindari penebaran bibit dalam jumlah besar. Tjandra berharap pasar belut tetap melaju.000 kg. Ruslan Roy (PT Dapetin. pilih bibit yang ditangkap dengan bubu.

Saat ditaruh di air.Saat itu pula 75 bibit belut sepanjang 10-15 cm dimasukkan. Yang agak ekstrim. Hasilnya tetap tidak memuaskan. dan kompos dengan komposisi pas. Serbuk itu adalah media instan kering. siram air. Dugaan itu mentah saat ujicoba memakai bibit alam yang sudah beradaptasi di kolam konvensional. Mereka kagum lantaran bibit belut itu bisa ditebar setelah 2 hari kolam diberi media. Campuran abu-abu kehitaman itu lantas dijemur selama 5 hari berturut-turut hingga kadar airnya sekitar 5%. Yang berbeda lama pemeliharaan. sama dengan budidaya di kolam. berwarna hitam pekat. Campuran itu lantas diperam 7-14 hari hingga terfermentasi sempurna. Pupuk kandang dikurangi karena proses penguraiannya terlalu lama. Di sana ditebar pula 2. Awalnya ayah 2 putra itu merajang jerami padi dan pelepah pisang dengan slicersemacam pisau-sampai setebal 1 cm. Karena praktis-tinggal tabur.’ pikir Ipenk. Semua itu berkat serbuk kehitaman andalan Ipenk yang mudah diaplikasi dan ditenteng ke berbagai lokasi. Campuran akhir terlihat seperti serbuk kopi. Drum itu hanya satu contoh.6 bagian. Dari proses pematangan media hingga bibit siap tebar menyita waktu 2-4 minggu.5 bulan lebih lama. Hasilnya bibit belut tumbuh besar. serbuk itu tidak mengeluarkan gas amonia. ‘Bekatul dipakai sebagai perekat. pelepah pisang. tapi 1:2. Jumlah pupuk kandang dikurangi dan kompos tetap. Jawa Tengah.’ ujarnya. pupuk kandang. Demikian pula komposisi B. Sebanyak 120 kg media perdana itu ditabur pada kolam percobaan berukuran 6 m x 3 m. Ganti komposisi Racikan media instan pemangkas waktu tebar bibit itu 70% bahan bakunya sama seperti budidaya konvensional. tunggu mengendap.4 bagian. tertarik. Saat dipanen 5 bulan kemudian hanya diperoleh 40%. Tidak 1:1. 1:2. Enam bulan kemudian belutbelut itu siap dipanen. . ‘Mungkin campuran media yang kurang sesuai. Campuran itu masih ditambah bekatul dan lumpur kering masing-masing sebanyak 0.700 bibit. Media itu lantas diberi stater. Bobot belut yang dipelihara di drum itu rata-rata 200 g/ekor. Yang sulit memperoleh bahan baku dari jerami padi. setara 810 belut yang hidup. Dalam tempo 6 bulan bobotnya mencapai 150 g/ekor. Tandanya saat diremas tangan langsung hancur layaknya kompos. Toh hal itu tidak menjadi persoalan. Hal itu terjadi karena ruang gerak Monopterus albus itu tidak selonggar bila dipelihara di kolam. Belut di drum perlu waktu 2.’ ujar staf sumberdaya manusia PT Garuda Indonesia di Jakarta itu. Ipenk-panggilan akrab Chrisno-pernah mencoba melakukannya di dalam 3 ember plastik berdiameter 25 cm. Sebab itu pula komposisi media awal itu diubah. ‘Mungkin karena adaptasi bibit alam yang kurang. Bandingkan dengan cara konvensional. lalu tebar bibit-maka banyak peternak di Sragen dan Boyolali. Perbandingan antarkomposisi itu dibuat 1:3. konsentrat mikroorganisme sebanyak 0. Hasil itu jauh dari memuaskan bila dibandingkan budidaya konvensional yang tingkat kematiannya berkisar 30%. Campuran itu-sebut saja komposisi A-kemudian ditambah campuran pupuk kandang dan kompos-sebut saja komposisi B. Sejak 8 bulan lalu Chrisno dapat beternak belut di sembarang tempat. Kini komposisi A dibuat perbandingan berbeda.

Cara konvensional. bobot 200 g/ekor dapat dicapai dalam tempo 4. fitoplankton. mau beternak belut? Siapkan ember. Kalau dengan cara kita acak-acak medianya. ‘Kolam tidak perlu diberi arus.Saat diuji kembali pada kolam dan jumlah bibit sama. Bau cacing bakar bikin belut mabok kepayang masuk semua ke bubu tanpa kecuali. Istimewanya lagi pemanfaatan eceng gondok Eichornia crassipes sebagai peneduh yang lazim diterapkan peternak konvensional tidak dibutuhkan lagi.’ tambah alumnus Universite De Paris VI di Perancis itu. Upaya keras Chrisno Feryadi menciptakan media instan patut mendapat acungan jempol. sumber pakan alami yang dibentuk media instan tetap perlu disokong pakan alami lain. ikan cetol. Praktis. Peternak konvensional butuh waktu minimal 6 bulan. infusoria. Meski demikian menurut Ardyant Taufik. kecepatan pertumbuhan karena diiringi munculnya pakan alami. ‘Pertumbuhan belut akan makin baik jika diberi anakan ikan mas. ‘Komposisi media itu bisa menumbuhkan cacing. keunggulan lain dari media instan terletak pada sirkulasi air. arus air tetap diperlukan sebagai sumber oksigen terlarut. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.’ ujar Sonson Sundoro. eksportir belut di Bandung. Jadi.’ ujar alumnus Jurusan Hukum. (Hermansyah) Tips : Cara mengetahui apakah belut itu sudah panen atau belum mungkin dengan cara memasang bubu di kolam tersebut secara acak. ‘Penemuan itu sangat membantu peternak pemula yang selalu kesulitan mendapat bahan baku media. protozoa. temuan Ipenk itu terobosan baru.’ ujar peneliti ikan konsumsi dari Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan. dan zooplankton. Ridwan menduga. Bahkan khusus di kolam. peternak di Solo. . Institut Pertanian Bogor itu. Tingkat mortalitas turun hingga di bawah 10%. Saya umpan cacing dibakar sekitar 4-5 ekor untuk satu bubu.’ ujarnya. gastrophoda. ‘Oksigen tetap diperoleh asalkan ketinggian air diatur sekitar 3 cm saja.5 bulan. Menangkap belut • Untuk menangkap belut saya memasang bubu disawah.’ ujarnya. dan cemplungkan belut. Universitas Muhammadiyah Solo yang sudah menerapkan media instan pada plasmanya itu.’ tambahnya. mungkin si belut ( seluruh isi kolam ) bisa stress. Media instan menjadi solusi terbaik. insekta air. Maklum media instan itu sudah dapat melindungi belut dari sengatan matahari. bekicot. pemilik PT Dapetan. dan keongmas. DEA. siram air. media instan baru itu menuai hasil menggembirakan. ‘Selama ini budidaya konvensional dianggap terbaik. ‘Mortalitas pernah mencapai angka nol persen. nah dari belut yang masuk bubu tersebut kita lihat dan ukuran berapa yang terbanyak. Terobosan baru Menurut Dr Ir Ridwan Affandi. Menurut Ipenk. tabur media.

tinggi air diatas media min 3cm maks 4cm. Pembibitan belut • Dalam satu media. • Satu tempat pemijahan 1 jantan dan 4 betina.Medianya .4.7.kompos. Tanya Jawab Belut • 1. • 2.6. menggunakan Jantan : yg panjangnya 40 cm dan betina 25 -30 cm.lumpur lagi paling atas.pupuk kandang. Kalau tinggi air >15cm belut akan tewas.7m3 berarti sebanyak itu media yang kita perlukan.air bersih tdk tercemar tdk ada kaporit.Jerami 5karung kalau sdh ditimbun lumpur langsung mampat cuma bbrp cm tebalnya. • Lihat besok pagi setelah solat subuh. tandanya kalau didalam ular padi di sekitar bubu roboh karena ular setelah kepalanya masuk dan ekornya berontak merobohkan padi disekitar bubu.Pembiak mikro organisme(pupuk kimia ZA.kalau mau diisi 70cm berarti 0. 3.Jerami .alhasil suzuki pick up cuma bisa bawa media untuk kolam 1 x 1m2.NPK atau paling bagus starter organik).mk media hrs bersifat “adem”(dingin dan lumpurnya lembut) dan banyak jasad renik didlmnya untuk makanan belut. Beri jalur pada lumpur untuk jalan masuk.5.• Caranya bubu di masukan cacing bakar kemudian bubu ditanam separo dalam lumpur diantara tanaman padi setelah mahgrib.cacahan batang pisang (sbg tempat hidup cacing).70 cm. Kemudian diisi air bersih. Kalau media tdk disukai belut maka belut akan lari keluar atau lebih baik mati jadi tanah.2.dan anda tdk akan menjumpai bangkainya. tapi hati hati didalam bisa ada ular. Ternak Belut dalam 1mx1mx1m • Kolam 1m2 dg kedalaman 1m berarti volumenya kan 1m3.Lumpur sawah/sungai/rawa yg halus. Tanya : Bgm sistim saluran air dikolam semen ? . Tanya :Media kolam yang bagus yg bgm ? • Ardyant :Media (lumpur & air)adalah tempat hidup belut.tinggi media 60 cm .1.

/pakan buatan berupa pellet udang/lele • 4.tiap 2hr-3hr.Tanya :kalau belut dipelihara 4-5 bl &tdk ada penjarangan bgm menjaga agar media tetap baik kondisinya ? • Ardyant :Krn kotoran belut air akan bnyk mengandung amoniak jadi sebaiknya air diganti setiap seminggu.Media yg dipakai sama dg yg unt pembesaran.ikan2 kecil. Isinya cukup seekor jantan & 4 ekor betina (blm dicoba kalau >4ekor).bisa berupa cacahan bekicot.• Bersambung nanti ya. • 3.Tanya • Ardyant :Untuk pemula bisa 100% gagal dulu.cuma tingginya 15cm-20cm saja unt memudahkan pengontrolan. • 7. • 9.yg ideal kalau air disirkulasi tiap saat & disaring pakai filter spt di aquarium.pembuangan primer didasar kolam unt buang air kolam waktu panen & pembuangan sekunder di bag atas kolam unt kontrol air agar tidak lebih dari 4cm diatas lumpur.Ardyant :Saluran air masuk & 2 sal pembuangan.Sistim saluran air. • 6.seblm seminggu kalau banyak buih juga hrs ganti.ttp pakan boleh diberikan tiap saat.jadi mulailah dengan kecil dulu. Drum cocoknya unt kolam pembibitan.krn hasilnya tdk akan optimal.tetapi media yang lain perlu diperbarui agar jasad reniknya tetap :Berapa % tingkat sukses plasma selama ini ? banyak.Tanya • Ardyant : Apakah setelah belut dipanen lumpurnya bisa dipakai lagi? :Bisa. Tanya : Apa kunci sukses pembibitan di drum ? • Ardyant : Tempat pembibitan bisa pakai drum plastik/besi/buis beton yg diameter 50cm tinggi cukup 50cm. • 5.kodok cacah.10m2 sampai 20m2. • 8.jadi iklim dikolam dibuat spt itu spy belut cepat kawin.Drum plastik tdk cocok dipakai krn tdk rigid.Tanya • Ardyant : Apakah bangkai bisa unt makanan tambahan ? : Pakan tambahan harus diberikan 3hr setelah tebar bibit.belut makan dimalam hari.sholat dulu.Tanya • Ardyant :Bagaimana dengan pembesaran di drum ? :Drum tdk disarankan unt pembesaran.drum yg karatan tdk bisa dipakai.daging kelinci/ikan besar yg sdh direbus.kalau mau nyoba beri bibit 1 kg saja.agar kolam teduh bisa diberi shading net yg 30 %. Dialam perkawinan belut terjadi saat musim panas sampai datang hujan.Tanya : Begitu kolam selesai dibuat nunggu brp lama spy baik dipakai ? .

kalau memang tdk bocor. jadi untuk 100 kg bibit = 2. jadi butuh 100 kg bibit belut .1 kg bibit bisa panen 15 kg.5 m. apakah banyaknya bibit yg disebar sama dengan yg tinggi 1 m? Mana yang lebih berpengaruh terhadap pertumbuhan belut: Lebar dan panjang kolam ato kedalaman kolam? • Jawab: lebarnya lah yang berpengaruh. jadi total uang masuk = 30 juta rupiah!!. BEAYA • Bibit 1 kg = 22.• Ardyant : Kolam baru hrs digosok dulu dg pelepah pisang sampai berbusa. kalo ada kolam 1.8 juta. pakan ? anggap 2.000 rupiah. Tanya Jawab Belut • Tanya: ada kasus nih.000. Margin 30 juta .tinggi air diatas lumpur maks 4cm. karena media yang di pake berkisar di angka 60-70cm aja dan ketinggian air dr atas lumpur maximal 4 cm dan minimal 3 cm… • dan untuk 1 m2 idelanya buat 1 kg bibit belut Perhitungan Kasar • Contoh perhitungan ternak Belut sbb : .1 m2 bisa ditanam 1 kg.5 m tapi tingginya 1. .tunggu kering 1 atau 2 jam bilas dg air. kmd isi dg air. Jadi kalo kita menyebar 100 kg maka potensi panennya bisa 1500 kg.cek dgdi obok2 pakai kayu. Total 5 juta. .5 juta = 25 juta!! Apakah betul asumsi perhitungan diatas?? jika betul cukup mencengangkan lahan 100 m2 bisa menghasilkan 25 juta dalam tempo 4 bulan.langsung bisa diisi media. tunggu sampai 2 minggu.kalau tdk lagi gas yang timbul berarti media sdh jadi..5m x 1.2 juta.bibit bisa dimasukkan ke kolam.harga 1 kg belut panen = 20.luas lahan saya 10 x 10 m = 100 m2 . jadi patokan buat penebaran cuma luas media aja om… kl ketinggian tidak termasuk dan buat budidaya ini cuma butuh tinggi kolam 80-100cm aja.

sehingga harganya tidak terkontrol.. 1 box steofoam ukuran 75×45 bisa muat belut 25-30kg pengiriman mengunakan apa aja deh. • Selama ini jalur distribusi dikuasai oleh pedagang/tengkulak. dan jangan lupaa tutup atas steofoam di kasih lubang sebesar jemari telunjuk sebanyak 20 lubang… so belut siap di kirim ke saya deh.Membangun Jaringan Belut • Saat ini ada keinginan membangun Koperasi Belut Indonesia yang bertujuan mendekatkan petani belut dengan konsumen (pasar) secara langsung. Pengiriman Belut • Gimana • sistem pengiriman hasil panen belut ? Pengiriman hasil panen bisa dengan steofoam yang di lubangi bagian atasnya aja. yang jelas proses sebelum di kirim. trus di kasih air sedikit. bisa juga dengan udara…asal paking bener pasti slamet belut besar tahan luar biasa kok…. bisa dengan perjalanan darat.. belut di cuci bersih dan belut sudah di diemkan di dalam bak yang berisi air aja kurang lebih tingginya 5-7cm aja dan air dibikin mengalir bisa dengan menggunakan jetpum yang biasa di pake di aquarium…kl sudah belut di cuci bersih kemudian di masukan ke dalam box steofoam sebelumnya di timbang dl. (dari berbagai sumber) . kl sudah masuk semua box di isi air bersih… dan buih yang terdapat di dalam box di buang dengan cara di ambil pake tangan/mangkuk… kemudian di beri 1 lembar daun pepaya air di dalam Box pengiriman kurang lebih 3cm dr atas belut paling atas kl sudah di lakban sekeliling… yang rapat.

ujarnya. Media yang sudah terfermentasi akan menyediakan sumber pakan alami seperti jentik nyamuk. katanya. Pemilik PT Dapetin di Jakarta Selatan itu hanya mengeluarkan biaya Rp8.00. Sifat kanibal muncul saat belut berumur 10 bulan. pupuk TSP. Semua itu karena Ruslan menggunakan media campuran untuk pembesarannya. Setelah . Berikutnya kompos setinggi 5 cm. Dalam 1 kolam berukuran 5 m x 5 m x 1 m. Asal. Media dalam kolam perlu didiamkan selama 2 minggu agar terjadi fermentasi. Cuma waktu pemeliharaan yang dilakukan Ruslan lebih singkat 3 bulan dibanding mereka. Eceng gondok harus menutupi ¾ besar kolam. Pakan hidup Berdasarkan pengalaman Ruslan. Bibit belut tidak serta-merta dimasukkan. Itu artinya sama dengan bobot belut yang dihasilkan peternak lain. peternak sekaligus eksportir di Jakarta Selatan. pakan tersedia dalam jumlah cukup. Media campuran Menurut Ruslan. Media teratas adalah lumpur kering setinggi 25 cm yang sudah dicampur pupuk TSP sebanyak 5 kg. Media yang digunakan ayah dari 3 anak itu terdiri dari lumpur kering. sifat kanibalisme yang dimiliki Monopterus albus itu tidak terjadi selama pembesaran. Sebab itu tidak perlu khawatir memasukkan bibit dalam jumlah besar hingga ribuan ekor. belut akan cepat besar jika medianya cocok. Oleh karena itu. biaya yang dikeluarkan Ruslan pun jauh lebih rendah. cacing tanah. panen dalam waktu singkat itu mampu mendongkrak ketersediaan pasokan. jerami padi. kolam diberi air sampai ketinggian 15 cm dari media teratas. bibit ikan mas. Sekitar 200 g temulawak ditumbuk lalu direbus dengan 1 liter air.000 untuk setiap kolam berisi 200 ekor. cacing. Pakan yang diberikan harus segar dan hidup. Jangan lupa tanami eceng gondok sebagai tempat bersembunyi belut. Karena belut tetap memerlukan air sebagai habitat hidupnya. seperti ikan cetol. Untuk menambah nafsu makan dapat diberi temulawak Curcuma xanthorhiza. dan jasad-jasad renik.400 bibit. Namun. kompos. Di atas jerami disiramkan 1 liter mikroorganisma stater. ujar Ruslan. Kunci suksesnya antara lain terletak pada media dan pengaturan pakan. Belut yang dipanen Ruslan rata-rata berbobot 400 g/ekor. belatung. mampu menyingkatnya menjadi 4 bulan. zooplankton. dan mikroorganisme stater. biasanya para peternak lain paling tidak menggelontorkan Rp14. Saat masih anakan belut tidak akan saling mengganggu. Pakan diberikan minimal sehari sekali di atas pukul 17. Ruslan Roy. Peletakkannya diatur: bagian dasar kolam dilapisi jerami setebal 50 cm.000 untuk pembesaran jumlah yang sama. ikan impun. Setelah itu baru bibit dimasukkan.Membesarkan belut hingga siap panen dari bibit umur 1-3 bulan butuh waktu 7 bulan. ujar peraih gelar Master of Management dari Philipine University itu. saya dapat memasukkan hingga 9. dan bekicot. Selain menekan biaya produksi. Padahal.

Dosisnya 5% dari bobot bibit yang ditebar. Ketidakseimbangan suhu menyebabkan bibit cepat mati. Belut yang hidup dalam kondisi itu akan cepat mati. Pelet ikan dapat diberikan sebagai pakan selingan untuk memacu pertumbuhan. Depok. ujar Ruslan. Jika tidak bisa membuat hujan buatan. ujar Ruslan. pelet yang diberikan sekitar 2 kg. dan Bekasi. Bila terpenuhi pertumbuhan belut dapat maksimal.dingin. Tak sampai beberapa menit biasanya anakan belut segera menyantapnya. ucap Son Son. perubahan air menjadi basa sering terjadi di kolam. Jika terjadi perubahan. Hujan buatan Selain pakan. Perlakuan itu dapat menyeimbangkan suhu kolam sekaligus menambah ketersediaan oksigen terlarut. Pilih tempat yang biasanya belut bersembunyi. yang perlu diperhatikan kualitas air. pH air perlu rutin diukur. Tangerang. Jika bibit yang ditebar 40 kg. Selama pembesaran. air rebusan dituang ke kolam pembesaran. ujar Son Son. . Kehadiran hama seperti burung belibis. perlu hujan buatan untuk mendapatkan suhu yang ideal. Bibit belut menyukai pH 5-7. Dengan cara itu bibit belut tumbuh cepat. ujar alumnus Institut Teknologi Indonesia itu. dan berang-berang perlu diwaspadai. segera beri penetralisir. dapat diganti dengan menanam eceng gondok di seluruh permukaan kolam. bebek. Kehadiran mereka sedikit-banyak turut mendongkrak naiknya pH karena kotoran yang dibuangnya. Shading net dipasang di atas kolam agar intensitas cahaya matahari yang masuk berkurang. Peternak di daerah panas bersuhu 29-32oC. Penyebabnya antara lain tingginya kadar amonia seiring bertumpuknya sisa-sisa pakan dan dekomposisi hasil metabolisme. hanya dalam tempo 4 bulan sudah siap panen. Selanjutnya 3 saluran selang dipasang di tepi kolam untuk menciptakan hujan buatan. tutur Ruslan. Pemberiannya ditaburkan ke seluruh area kolam. Untuk mengatasinya. Suhu air pun perlu dijaga agar tetap pada kisaran 26-28oC. Air basa akan tampak merah kecokelatan. Pelet diberikan maksimal 3 kali seminggu. Hal senada diamini Ruslan. seperti Jakarta. Hama bisa dihilangkan dengan membuat kondisi kolam rapi dan pengontrolan rutin sehari sekali. Mereka biasanya spontan masuk jika kondisi kolam dibiarkan tak terawat. Son Son menggunakan shading net dan hujan buatan untuk bisa mendapat suhu 26oC.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful