Anda di halaman 1dari 25

MENJAGA DAN MEMELIHARA STANDAR PENAMPILAN DIRI (PERSONAL PRESENTATION STANDARDS)

Disusun oleh : Arief Susanto

PROGRAM KEAHLIAN USAHA PERJALANAN WISATA SMK NEGERI 3 BANDUNG 2013

MATERI BAHASAN
1. Pentingnya Penampilan Diri (Grooming) 2. Faktor Pendukung Penampilan Diri 3. Menjaga Standar Penampilan Diri

4. Etiket Pergaulan
5. Pembentukan Kepribadian

PENTINGNYA PENAMPILAN DIRI (GROOMING)


Penampilan pribadi erat kaitannya dengan image atau citra. Penampilan pribadi yang baik akan memberikan citra positif bagi perusahaan atau organisasi. ARTI GROOMING Berasal dari kata groom (Bhs Inggris) = mengurus, merawat, memelihara, dan rapi. Grooming dalam pelayanan prima adalah penampilan diri tenaga pelayan pada waktu bekerja, memberikan pelayanan kepada kolega/pelanggan. Jadi pengertian grooming secara singkat adalah penampilan seseorang dimulai dari cara berpakaian sampai dengan cara bertutur kata dan sopan santun.

Jadi kecantikan atau ketampanan bukan hanya dilihat dari luar saja, tapi harus diiringi dari dalam (inner beauty) oleh karena itu perilaku juga harus diperhatikan dalam berpenampilan.

FAKTOR PENDUKUNG PENAMPILAN DIRI:


Dalam melaksanakan standar penampilan diri akan erat kaitannya dengan faktor-faktor sebagai berikut: 1. Memelihara personal hygiene (kebersihan kulit, tangan, kuku, rambut, dan gigi), lingkungan, dan perusahaan

2. Grooming (make up, perhiasan serasi, dan sederhana)


3. Bicara (ucapan lafal, kejelasan, irama, volume suara) 4. Etiket (gaya bahasa, perilaku sosial, menghormati perbedaan) 5. Busana (serasi, sopan, sesuai situasi)

UKURAN KETAMPANAN / KECANTIKAN


Ketampanan seorang pria lebih ditentukan oleh sifat kepribadian yang penuh wibawa, tanggung jawab, percaya diri, siap sedia melindungi, maskulin, sikap sportif/ksatria, kepekaan rasa, dan sikap rela berkorban. Kecantikan seorang wanita tidak ditentukan oleh parasnya yang cantik dan bukan pula karena tubuhnya yang molek, namun lebih pada sifat kepribadiannya yang baik dan menarik, antara lain jujur, setia, ramah, halus tutur bahasa, feminim, percaya diri, mandiri, dan keibuan. Ada ungkapan:

Hati yang sombong adalah pangkal sifat-sifat yang tidak terpuji, sedangkan rendah hati adalah pangkal dari sifatsifat yang anggun dan menarik

MENJAGA STANDAR PENAMPILAN DIRI


Dalam menjaga standar penampilan diri setidaknya ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

1. Tata cara bersolek atau berhias


Cara bersolek atau menggunakan perhiasan perlu sekali diperhatikan agar penampilan kita menarik dan tidak terkesan seronok atau norak. Apabila bersolek hendaknya tidak berlebihan. Bersolek untuk pergi ke tempat kerja, ke sekolah, atau pesta tentu akan berbeda. Dalam hal memakai perhiasan pun jangan terlalu berlebihan agar kita tidak dianggap etalase berjalan. 2. Tata cara berbusana Well groomed (Bhs. Inggris) digunakan untuk menggambarkan seseorang dengan berbusana resmi dengan baik dan menarik. Berbusana yang baik dan resmi itu berarti rapi, sopan, luwes, dan serasi sesuai dengan etiket dan tata krama pergaulan.

NOW ITS YOUR TURN...


BAGIAN 1: Kerjakan secara individu pada kertas selembar (15 menit)! 1. Standar penampilan diri hanya cocok digunakan dan diperhatikan saat kita berada dalam lingkungan kerja/sedang bekerja. (Setuju / Tidak Setuju) Jelaskan alasanmu! 2. Jelaskan menurut pendapatmu mengapa kita perlu menjaga penampilan diri/standar penampilan diri?

ETIKET PERGAULAN
Tata = adat, aturan, norma, atau peraturan Krama = sopan santun, kelakuan, tindakan, atau perbuatan

Etiket / tata krama adalah kebiasaan sopan santun yang disepakati dalam lingkungan pergaulan masyarakat setempat. Pada umumnya ruang lingkup tata krama meliputi: 1. Tata krama berkenalan 2. Tata krama bertamu 3. Tata krama berbicara 4. Tata krama bertelepon 5. Tata krama makan 6. Tata krama menggunakan sarana umum

Dalam hubungannya dengan tata krama, dalam kegiatan kita berkomunikasi cenderung kita berkomunikasi dengan menggunakan kata-kata (verbal), namun sebenarnya bahasa tubuh kita pun memliki peranan yang penting dalam berkomunikasi karena selain menggunakan kata-kata, pesan yang kita sampaikan adalah sebangun atau sejalan dengan bahasa tubuh yang kita tampilkan. Dengan menggunakan kontak mata, ekspresi wajah, gerak tubuh, suara, postur tubuh secara efektif maka akan memperkuat penyampaian komunikasi. Bahasa Tubuh = Perilaku / Komunikasi non verbal

1. KONTAK MATA
Kontak mata yan sering dilakukan ketika berbicara akan membangun dan membina jalinan tingkat tinggi dalam berkomunikasi. Pandanglah lawan bicara namun tidak lebih dari tiga detik. Pandangan yang lebih dari tiga detik sering diartikan sebagai tatapan kebenciaan atau kesukaan.

2. EKSPRESI WAJAH
Wajah merupakan alat komunikasi yang sangat kuat, karena dari ekspresi wajah kita bisa tahu kondisi kejiwaan seseorang apakah sedih, gembira, takut, dan lainnya. Ekspresi wajah dapat dilihat dari mata, alis, pipi, mulut, kening, muka. Misalnya saat ekspresi tatapan mata melotot menandakan marah.

3. INTONASI SUARA
Intonasi suara dapat menunjukan komunikasi verbal, seseorang yang sedang marah, sinis, atau meremehkan lawan bicara akan berbicara dengan intonasi atau tekanan suara yang berbeda.

4. GERAK-GERIK TUBUH
Gerak-gerik tubuh termasuk bentuk komunikasi non verbal, setiap gerakan tubuh yang terbentuk dapat diartikan dalam proses berkomunikasi. Sebagai contoh menganggukkan kepala menandakan setuju atau paham, kebalikannya menggelengkan kepala menandakan tidak setuju/tidak paham.

5. POSTUR/POSISI BADAN
Posisi/postur badan dapat menunjukan kejiwaan seseorang, misalnya sikap percaya diri, riang, bingung, stress, atau putus asa. Posisi badan berdiri dengan tegap pandangan lurus ke depan, menandakan percaya diri.

NOW ITS YOUR TURN...


BAGIAN 2: Kerjakan secara individu pada kertas selembar (15 menit)! Dibawah ini beberapa contoh bentuk komunikasi non verbal, jelaskan makna/arti dari masing-masing contoh! 1. Wajah tersenyum 3. Mengernyitkan dahi = ............... = ................ 2. Mengangkat alis mata dengan mulut terbuka = ............... 4. Berdiri dengan sedikit membungkuk dan kepala menunduk = ......... 5. Kepala menengadah ke atas dengan kedua tangan diatas pinggang = ...... 6. Kaki bergoyang-goyang saat sedang duduk = ........

7. Menengokkan kepala ke kiri / kanan terus menerus = ......

Jawaban

PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN
Kepribadian seseorang selain dibentuk oleh faktor dalam (pembawaan), tetapi juga faktor dari luar (lingkungan). Namun pada dasarnya kepribadian itu merupakan gambaran sikap dan perilaku manusia secara umum yang tercermin dari ucapan dan perbuatannya.

FAKTOR PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN


1. Faktor Biologis, merupakan faktor pembentuk kepribadian berdasarkan hubungan sedarah/keturunan. Lebih kepada pembentukan kepribadian secara fisik, seperti tinggi-pendek, warna kulit, jenis/warna rambut, termasuk sebagian kecil berpengaruh pada aspek kecerdasan dan daya nalar.

2.

Faktor Kultural dan Peradaban, merupakan faktor pembentuk yang berdasarakan bagaimana sejarah hidup dalam peradapan dan kebudayaan, terkait dengan kumpulan norma, nilai, konsep, dan kebiasaan yang dilakukan.
Faktor Keluarga, merupakan pondasi dasar dalam faktor pembentukan kepribadian seseorang. Terkait dengan bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain, belajar tentang nilai, norma, kebiasaan dan etika keluarga.

3.

SIMAK DAN AMATI TAYANGAN BERIKUT!

TIPE KEPRIBADIAN
Berdasarkan fungsinya terdapat empat tipe kepribadian, yaitu: 1. Kepribadian Rasional 2. Kepribadian Intuitif 3. Kepribadian Emosional 4. Kepribadian Sensitif Berdasarkan reaksinya terhadap lingkungan terdapat tiga tipe kepribadian, yaitu: 1. Tipe Ekstrovert 2. Tipe Introvert 3. Tipe Ambivert

NOW ITS YOUR TURN...


BAGIAN 3: Kerjakan secara individu pada kertas selembar (15 menit)! Jelaskan tipe-tipe kepribadian di bawah ini, menurut pemahamanmu! 1. Kepribadian rasional 2. Kepribadian intuitif 3. Kepribadian emosional 4. Kepribadian sensitif 5. Kepribadian ekstrovert 6. Kepribadian introvert

7. Kepribadian ambivert
Jawaban

CARA MENGETAHUI KEMAMPUAN DIRI


APAKAH KITA SEPERTI INI?....

CARA MENGETAHUI KEMAMPUAN DIRI


Salah satu cara untuk mengetahui bakat dan kemampuan diri adalah dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini : 1. Apa hobi saya?

2. Keterampilan apa yang paling saya sukai?


3. Bagaimana prestasi akademik saya? 4. Nilai pelajaran apa yang paling tinggi? 5. Kegiatan apa yang paling diminati? 6. Prestasi apa yang pernah saya capai? 7. Jenis pekerjaan apa yang saya sukai? 8. Program pendidikan apa yang saya minati? 9. Apa kekuatan dan kelemahan dalam diri saya?

CARA MEMBANGKITKAN KEMAMPUAN DIRI


Setiap orang ingin memiliki kepribadian yang baik, kuat, dan menarik. Oleh karena itu kepribadian perlu terus dibina dan dikembangkan. Selalu berpenampilan serasi dan menarik adalah salah satu cara untuk membangun kepribadian yang menarik. Berikut beberapa langkah dan latihan yang dapat ditempuh: 1. Menghindari gaya bicara yang negatif

2. Berani bertanggung jawab


3. Mengembangkan dinamika pribadi 4. Mengembangkan komunikasi verbal dan non verbal

5. Mengembangkan pengetahuan
6. Bersikap terbuka terhadap berbagai perubahan

VIDEO TENTANG OPTIMALISASI KEMAMPUAN DIRI

We are what we repeatedly do. Excellence, is not an act, but a habit


Kita adalah apa yang selalu kita lakukan, keunggulan bukanlah suatu aksi, tetapi kebiasaan. (Aristoteles)

Impossible is a word to be found only in the dictionary of fools


Mustahil / tidak mungkin adalah sebuah kata yang hanya ditemukan di kamus orang-orang bodoh. (Napoleon Bonaparte)

NOW ITS YOUR TURN...


JAWABAN BAGIAN 2: 1. Wajah tersenyum = mengungkapkan keramahtamahan, kasih sayang 2. Mengangkat alis mata dengan mulut terbuka = menunjukan ekspresi heran/kaget 3. Mengernyitkan dahi = menandakan ketakutan/kegelisahan atau ketidakjelasan 4. Berdiri dengan sedikit membungkuk dan kepala menunduk = kurang percaya diri, putus asa 5. Kepala menengadah ke atas dengan kedua diatas pinggang = sombong, atau marah

6.

Kaki bergoyang-goyang saat sedang duduk


= gelisah, bosan

7.

Menengokkan kepala ke kiri / kanan terus menerus = gelisah, ingin segera pergi/mengakhiri pembicaraan

NOW ITS YOUR TURN...


JAWABAN BAGIAN 3: 1. Kepribadian rasional = kepribadian yang dipengaruhi oleh akal sehat 2. Kepribadian intuitif = kepribadian yang dipengaruhi oleh firasat atau perkiraan 3. Kepribadian emosional = kepribadian yang dipengaruhi oleh perasaan 4. Kepribadian sensitif = kepribadian yang dipengaruhi oleh panca indera sehingga cepat bereaksi terhadap lingkungan 5. Kepribadian ekstrovert = kepribadian yang bersifat terbuka, berorientasi kepada dunia luar. Ramah, mudah bergaul, mudah beradaptasi.

6. Kepribadian introvert = kepribadian yang bersifat tertutup, berorientasi pada diri sendiri, pendiam, jarang bergaul, suka menyendiri, dan sulit beradaptasi
7. Kepribadian ambivert = kepribadian campuran dari ekstrovert dan introvert.