Anda di halaman 1dari 25

Erma Normasari Wisnu Adhi Susila Yuni Riawan Muhammad Firdaus Ismail Nuri Muahiddah

PENDAHULU AN

TEKNIS PEMIJAHAN

TEKNIS PEMIJAHAN

Pemijahan menggunakan metode induce spawning.

1. PEMBERSIHAN KOLAM

4. PEMIJAHAN

2. PEMILIHAN INDUK

5. PERAWATAN TELUR

3. PENYUNTIKAN

6. PERAWATAN & PANEN LARVA

Induce spawning adalah ovulasi telur dilakukan dengan bantuan hormon perangsang (Ovaprim), namun proses pemijahan (fertilisasi) terjadi secara alami. Teknisnya, ikan grasscarp disuntik dan kemudian ikan jantan dan betina yang telah disuntik dimasukkan dalam satu bak pemijahan agar terjadi pemijahan secara alami.

Ikan grasscarp (Koan) merupakan jenis ikan konsumsi air tawar. Berasal dari China Timur dan Uni Soviet. Didatangkan ke Indonesia (Sumatera) pada tahun 1915 dan Jawa pada tahun 1949. Jenis ikan herbivor

Kingdom Phylum Class Order Family Subfamily Genus Spesies

: Animalia : Chordata : Actinopterygii : Cypriniformes : Cyprinidae : Squalioharbine : Ctenopharyngodon : Ctenopharyngodon idella

Kolam dibersihkan Dipasangi hapa berukuran 3m x 1m Diisi air sampai kedalaman kolam Kolam diberi aliran air Hapa diisi 3 pasang indukan

Jantan Sehat dan tidak cacat Berat minimal 1 kg, berat yang dianjurkan 1,5 kg. Umur minimal 1 tahun, umur yang dianjurkan 2 tahun.

Betina Sehat dan tidak cacat Berat minimal 1 kg, berat yang dianjurkan 2 kg. Umur minimal 1 tahun, umur yang dianjurkan 2-3 tahun.

Jantan Perut langsing Jika diraba, sirip dada, sirip ekor, dan tubuh bagian belakang kasar Jika perut di urut ke arah belakang akan keluar cairan putih (sperma)

Betina Perut membesar Jika diraba, semua bagian tubuh betina halus Lubang kelamin agak kemerahan Gerakan relatif lambat

betina

jantan

Dosis sebesar 0,2 cc/kg berat induk. Hormon tersebut diencerkan dengan aquabidest hingga volume 1 ml. Hormon yang telah diencerkan tersebut kemudian disuntikkan ke Ikan Grasscarp Penyuntikan dilakukan secara Intramuscular. Jantan disuntik 1 kali ( jam 16.00) sedangkan betina disuntik 2 kali (jam 10.00 dan 16.00). Penyuntikan pertama untuk penyeragaman kematangan gonad, penyuntikan kedua untuk ovulasi telur.

Ikan grasscarp dimasukkan ke dalam plastik agar lebih mudah dalam penyuntikannya. Setelah ikan dimasukkan dalam plastik, ikan dibiarkan terlebih dahulu sampai tenang. Setelah tenang (tidak berontak) ikan disuntik dengan ovaprim. Penyuntikan dilakukan secara cepat dan hati-hati Penyuntikan dilakukan dengan sudut 45 O dengan kedalaman 2-3 cm. Setelah selesai disuntik, ikan dimasukkan ke dalam kolam pemijahan.

Pemijahan dimulai sehabis maghrib (pukul 18.00) sampai dengan pukul 24.00 Jantan akan mengejar betina dan kemudian membelit tubuh betina Jantan akan mengeluarkan sperma dahulu dan sesaat kemudian betina akan mengeluarkan telur. Pengeluaran sperma & telur berlangsung lebih dari satu kali Video pemijahan

Telur bersifat melayang, namun ketika tak ada aliran air telur akan tenggelam di dasar kolam. Selesai memijah, keesokan harinya (jam 5 pagi). indukan diambil dan kemudian telurnya juga diambil untuk ditetaskan dalam ember bervolume 60 L. Tiap ember diisi 2 liter telur ( 10000 butir telur) atau 167 butir telur/L. Sebelum telur dimasukkan, ember dibersihkan, diisi air 4/5 bagian, dan kemudian diberi aerasi sedang. Telur menetas 24 jam kemudian.

Larva dipelihara dalam ember yang sama dengan ember penetasan telur. Dilakukan penggantian air maks. 1/3 bagian air. Penyiphonan pertama dilakukan untuk membuang telur yang tidak menetas. Penyiphonan selanjutnya dilakukan untuk menjaga kualitas air. Larva tidak diberi pakan sampai hari ke-5.

Cara penggantian air dan panen larva

Panen dilakukan dengan cara menyiphon hingga kedalaman air sekitar 10 cm, lalu di masukkan ke plastik pengangkutan. Panen dilakukan saat larva berumur 4 hari Harga jual Rp 4,-/ekor larva

Persiapan kolam

pemasaran

Pemilihan induk

Perawatan telur dan larva

Penyuntikan ovaprim

Pemijahan