Anda di halaman 1dari 12

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

PEMBENTUKAN MINDSET YANG SESUAI DENGAN LINGKUNGAN BISNIS

KELOMPOK 4

ANGGOTA KELOMPOK
Syifa Fauziah Yusuf Detty Agustin Riscal I Dewa Gede Agung Oka Mahendra Fachrurozi Fruca Elba Fitri Nur Awwalunnisa Adam Rokos Ni Nyoman Triliana Bayangkari (A1B110005) (A1B110009) (A1B110006) (A1B110041) (A1B110046) (A1B110063) (A1B110065) (A1B110074)

KERANGKA PEMBENTUKAN MINDSET


Pembentukan mindset dilaksanakan melalui dua langkah : 1. Perumusan mindset 2. Pengomunikasian mindset Mindset seseorang menentukan sikapnya, sikap seseorang menentukan tindakannya. Jika mindset personel secara individual tidak sejalan dengan mindset organisasi, ada tiga kemungkinan yang timbul:
1. Personel melaksanakan tindakan setengah hati, atau bahkan tanpa hati. 2. Personel memerlukan pengawasan dari orang lain untuk memastikan bahwa tindakannya dilaksanakan berdasarkan mindset yang semestinya. 3. Personel dapat melakukan sabotase karena ketidaksesuaian antara mindsetnya dengan mindset yanbg semestinya yang di perlukan untuk melaksanakan tindakan.

Perumusan mindset dilaksanakan melalui empat langkah berikut ini:


1. Trendwatching 2. Envisioning 3. Perumusan paradigma 4. Perumusan mindset

Pengomunikasian mindset yang telah dirumuskan dilakukan melalui dua cara:


1. Melalui perilaku pribadi manajemen puncak 2. Melalui perilaku operasional.

CUSTOMER VALUE MINDSET

Empat penyebab yang mengubah secara radikal lingkungan bisnis sekarang adalah :
1. Proses globalisasi 2. Pemanfaatan smart technology dihampir semua arena kehidupan masyarakat 3. Pengadopsian strategic quality management 4. Revolusi manajemen

PANDANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CUSTOMER

Berbagai pernyataan yang mengungkapkan berbagai pandangan perusahaan terhadap customer mereka antara lain yaitu : Customer adalah orang yang paling penting dalam kantor kami,baik ia datang sendiri maupun melalui surat. Customer tidak tergantung kepada kita,kita tergantung kepadanya Customer bukan merupakan gangguan bagi pekerjaan kita,ia dalah tujuan pekerjaan kita.Kita tidak berbuata baik dalam melayaninya,ia berbuat baik kepada kita dengan memberikan kesempatan kepada kita untuk melayaninya. Customer bukan orang yang menjadi tumpahan bantahan kita.Tidak ada orang yang dapat memenangkan perbantahan dengan Customer. Customer adalah orang yang membawa keinginannya kepada kita.Tugas kita adalah menangani keinginannya secara menguntungkan,baik untuknya maupun untuk kita.

CUSTOMER DITEMPATKAN PADA PERINGKAT PERTAMA DI ANTARA BERBAGAI PEMANGKU KEPENTINGAN ORGANISASI
Pemangku kepentingan yang menyebabkan perusahaan ada dan memampukan perusahaan melakukan ekspansi Pemangku kepentingan yang memacu bisnis perusahaan self propelling

PEMEGANG SAHAM (SHAREHOLDERS) PERSONEL PERUSAHAAN

CUSTOMER

investasI Investasi hanya dilakukan oleh pemegang saham jika bisnis perusahaan menjanjikan profittable customers

Gambar 4.1 peran stakeholders utama perusahaan

Pemangku kepentingan yang menjadikan perusahaan sebagai wealth-creating institution

KEYAKINAN DASAR UNTUK MEWUJUDKAN PARADIGMA CUSTOMER VALUE

SPPM

KEYAKINAN DASAR 1.BISNIS MERUPAKAN SUATU MATA RANTAI YANG MENGHUBUNGKAN PEMASOK DENGAN CUSTOMER 2.CUSTOMER MERUPAKAN TUJUAN PEKERJAAN 3.SUKSES MERUPAKAN HASIL PENELITIAN TERHADAP SUARA CUSTOMER NILAI DASAR 1.INTEGRITAS 2.KERENDAHAN HATI 3.KESEDIAAN UNTUK MELAYANI

PARADIGMA CUSTOMER VALUE STRATEGY

SPPM

Gambar 5.1 Building Blocks yang Membentuk Continuous Improvement Mindset


Keyakinan Dasar (1) kita harus mengetahui fakta, (2) alasan dan belajar, (3) selalu ada cara yang lebih baik, (4) kita harus selalu berusaha untuk sempurna
Nilai Dasar (1) kejujuran, (2) kerendahan hati, (3) kerja keras, (4) kesabaran, (5) keterbukaan, (6) keberanian.

Paradigma Improvement Berkelanjutan

OPPORTUNITY MINDSET

PROBLEM SOLVING MINDSET OPPORTUNITY MINDSET PERBEDAAN KARAKTERISTIK ORANG YANG MEMILIKI PROBLEM SOLVING MINDSET DENGAN KARAKTERISTIK ORANG YANG MEILIKI OPPORTUNITY MINDSET PENGARUH MINDSET TERHADAP RENCANA STRATEGIK MEMBANGUN OPPORTUNITY MINDSET

EMPLOYEE EMPOWERMENT
Perwujudan mindset pemberdayaan karyawan ke dalam struktur SPPM
1. 2. 3. 4. 5. Organisasi masa depan Organisasi semakin datar Organisasi sebagai destabilizer De jobbed organization Virtuality

CROSS-FUNGCIONAL MINDSET
Organisasi Sebagai Suatu Sistem TIM Pendekatan Lintas Fungsional dalam Membangun Struktur Organisasi Cross-Fungcional Mindset Keyakinan Dasar untuk Mewujudkan Paradigma Lintas Fungsional Perwujudan Cross-Fungcional Mindset Ke Dalam Sistem Pengendalian Manajemen

TERIMAKASIH

KELOMPOK 4