Anda di halaman 1dari 7

PD

H F-XC A N GE

PD

H F-XC A N GE

O W !

bu

to

lic

lic

to

bu

N
.c

O W !
w
.d o

.d o

c u-tr a c k

c u-tr a c k

.c

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan mahkluk hidup, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti.Indonesia merupakan negara di dunia yang paling banyak memiliki gunung berapi (sekitar 137 buah dan 30% masih dinyatakan aktif). Oleh sebab itu Indonesia mudah mengalami pencemaran secara alami. Selain itu adanya kebakaran hutan akibat musim kemarau panjang ataupun pembakaran hutan yang disengaja untuk memenuhi kebutuhan seperti terjadi di Kalimantan dan di Sumatera dalam tahun 1997 dan tahun 1998 menyebabkan terjadinya pencemaran yang cukup menghawatirkan, karena asap tebal hasil kebakaran tersebut Dalam beberapa tahun terakhir pencemaran udara terutama di kota-kota

besar di indonesia merupakan masalah yang serius, beberapa sumber pencemar udara utama indonesia antara lain emisi gas buang kendaraan bermotor, emisi dari pabrik-pabrik, rumah tangga dan kebakaran hutan, data penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 80% pencemaran udara yang terjadi di kota-kota besar di Indonesia di sebabkan oleh kendaraan bermotor.

w
w

w
w

PD

H F-XC A N GE

PD

H F-XC A N GE

O W !

bu

to

lic

lic

to

bu

N
.c

O W !
w
.d o

.d o

c u-tr a c k

c u-tr a c k

.c

Kendaraan bermotor merupakan sumber pencemaran udara yaitu dengan dihasilkannya gas CO, HC, NOx yang merupakan bahan logam timah yang ditambahkan kedalam bensin berkualitas rendah untuk meningkatkan nilai oktan guna mencegah terjadinya letupan pada bensin. Peningkatan polusi udara yang signifikan dari tahun ketahun disebabkan oleh naiknya angka pertumbuhan pemakaian kendaraan. kondisi ini diperparah dengan angka pertumbuhan jalan yang tidak sebanding dengan pertumbuhan kendaraan bermotor yang hanya 2% pertahun, semakin memperburuk kondisi udara diberbagai kota. Sektor transportasi telah dikenal sebagai salah satu sektor yang sangat berperan dalam pembangunan ekonomi yang menyeluruh. Penggunaan bahan bakar minyak secara intensif dalam sektor ini menjadi penyebab utama timbulnya dampak terhadap lingkungan udara terutama didaerah perkotaan.

Gambar 1.1 Polusi Udara Kegiatan transportasi dan pemukiman ternyata masih tetap merupakan sumber-sumber pengemisi pencemar udara yang umumnya dominan.

Peningkatan aktivitas perkotaan di empat kota Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, telah terbukti meningkatkan aktivitas pengemisi pencemar udara

w
w

w
w

PD

H F-XC A N GE

PD

H F-XC A N GE

O W !

bu

to

lic

lic

to

bu

N
.c

O W !
w
.d o

.d o

c u-tr a c k

c u-tr a c k

.c

khususnya di sektor transportasi. Perubahan variabel transportasi dan lalulintas seperti meningkatnya kemacetan-kemacetan didaerah pusat kota dan peningkatan waktu tempuh di jalur-jalur sibuk. Jenis kendaraan yang digunakan sebagai alat transportasi merupakan bagian didalam sistem transportasi yang akan memberikan dampak terhadap lingkungan fisik dan biologi akibat pencemaran udara dan kebisingan. Polusi udara dari gas buang tersebut mengandung unsur-unsur bahan pencemar udara yang berbahaya yaitu : CO (karbon monoksida), HC (hidrokarbon), NOx (nitrogen dioksida), SO2 (sulfur dioksida) dan partikel gas debu melayang. Untuk mengurangi emisi gas buang tersebut ada beberapa cara yang dapat kita lakukan yaitu dengan: Membatasi jumlah kendaraan Pemilihan bahan bakar yang ramah lingkungan,dan Pemasangan alat Catalytic Converter pada sistem gas buang kendaraan motor bensin. Berdasarkan kenyataan diatas maka dapat dipastikan bahwa industri otomotif dunia dituntut untuk menghasilkan motor bakar dengan tingkat efisiensi thermal yang tinggi sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan seekonomis mungkin dan menghindari penggunaan bahan bakar yang mengandung unsur berbahaya serta harus segera melakukan inofasi sistem transportasi yang harmonis.

Untuk saat ini yang bisa kami lakukan dengan melakukan penelitian skala laboratorium, yakni membuat Catalytic Converter dengan bahan katalis Kuningan (CuZn) pada saluran gas buang motor bensin, kemudian katalis

w
w

w
w

PD

H F-XC A N GE

PD

H F-XC A N GE

O W !

bu

to

lic

lic

to

bu

N
.c

O W !
w
.d o

.d o

c u-tr a c k

c u-tr a c k

.c

tersebut dianalisis pengaruhnya terhadap emisi gas buang yang paling dominan yaitu CO (karbon monoksida), HC (hidro karbon) dan NOx ( Nitrogen Oxide ) dengan variasi Jumlah 5 , 10 , 15 buah, yang ditempatkan setelah Exhaust manifold, sehingga laporan tugas akhir ini mengambil judul : PENGARUH PEMAKAIAN CATALYTIC CONVERTER MATERIAL SUBSTRAT

PADUAN CuZn (KUNINGAN) UNTUK MEREDUKSI EMISI GAS BUANG CO, HC DAN NOx PADA MOBIL BENSIN. Pemilihan Kuningan sebagai bahan katalis yaitu : Sebagai pengganti bahan katalis yang mahal dan jarang yaitu : platinum, rodium, palladium. Kuningan memiliki sifat mampu bentuk. Harganya yang relatif murah bila dibandingkan dengan bahan katalis seperti radium mudah didapatkan di pasaran. Tahan terhadap temperatur tinggi dan memiliki ketahanan korositas.

1.2. Tujuan Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut : 1. Menganakisa kemumpuan Katalis Kuningan dalam mereduksi Gas buang CO, HC< dan NOx. 2. Menganalisa konsentrasi CO, HC,dan NOx tanpa katalis dan konsentrasi CO, HC, dan NOx dengan katalis.

w
w

w
w

PD

H F-XC A N GE

PD

H F-XC A N GE

O W !

bu

to

lic

lic

to

bu

N
.c

O W !
w
.d o

.d o

c u-tr a c k

c u-tr a c k

.c

3. Jumlah variasi dari Katalis yang lebih efisien mereduksi Emisi gas buang 5, 10 , atau 15 buah dari exhaust manifold.

1.3. Pembatasan Masalah Pembatasan masalah tugas akhir diperlukan agar pendalaman dan pemahaman materi yang dibahas menjadi lebih baik. Kami hanya membatasi pengujian katalis pada : 1. Permasalahan yang dikaji pada Tugas Akhir ini ditekankan pada pengaruh Kuningan dalam mereduksi gas CO, HC, dan NOx pada kendaraan motor bensin. 2. Tidak menganalisa Performance motor bensin. 3. Tidak menganalisa Life Time Katalis 4. Mengabaikan reaksi kimia yang terjadi di dalam katalis. 5. Tidak menganalisa Air Feul Ratio dan campuran bahan bakar.

1.4. Metodologi Penulisan Penulisan tugas akhir ini menggunakan beberapa metode sebagai berikut : 1. Kaji eksperimental Kaji eksperimental mencakup pengamatan langsung terhadap pengaruh kuningan sebagai katalis dalam mereduksi gas CO, HC dan NOx pada alat uji, dengan berbagai variasi jumlah dan variasi putaran mesin (Rpm). 2. Studi literature

w
w

w
w

PD

H F-XC A N GE

PD

H F-XC A N GE

O W !

bu

to

lic

lic

to

bu

N
.c

O W !
w
.d o

.d o

c u-tr a c k

c u-tr a c k

.c

Studi literature merupakan pendekatan bahan-bahan pustaka yang dipakai sebagai referensi dan landasan teori yang berkaitan dengan uji eksperimental tugas akhir ini. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan tujuan mendapat pengetahuan dan masukan dari dosen pembimbing mengenai pengambilan data, pembuatan dan pemasangan alat, serta pihak lain mengenai informasi yang berhubungan dengan tugas akhir ini. 4. Pengujian Metode ini dilakukan dengan melakukan pengujian secara langsung pada alat uji.

w
w

w
w

PD

H F-XC A N GE

PD

H F-XC A N GE

O W !

bu

to

lic

lic

to

bu

N
.c

O W !
w
.d o

.d o

c u-tr a c k

c u-tr a c k

.c

1.5. Sistematika Penulisan Untuk memudahkan dalam pembahasan, penulisan tugas akhir ini terdiri dari beberapa bab masing-masing sebagai berikut : BAB I : Pendahuluan Dalam bab ini akan dibahas mengenai latar belakang penulisan, tujuan, pembatasan masalah, metodologi penulisan, dan sistematika penulisan. BAB II : Landasan teori Berisi tentang dasar teori tentang pemakaian Catalytic Converter yang di perlukan dalam pengujian dan analisa data. BAB III : Metodologi Penelitian Pada bab ini akan dibahas mengenai instalasi Catalytic Converter, Kuningan dan peralatan yang dipakai pada prosedur pengujian. BAB IV : Analisa Data Meliputi data pengujian, perhitungan dan analisa pengaruh katalis kuningan terhadap emisi gas bung CO,HC dan NOx. BAB V : Penutup Dalam bab ini dibahas mengenai kesimpulan serta saran yang dapat mendukung pengembangan dalam penelitian selanjutnya. Daftar Pustaka Lampiran

w
w

w
w