Anda di halaman 1dari 23

trombositopenia

Keperawatan medikal bedah II Kelompok VI


Adel- Bella- Desy- Febty- Juzri- Novi- Septi

10/30/2013

kasus
Ny. T datang ke klinik dengan keluhan terkadang sering lemas, sering muncul bercak-bercak merah seperti memar. Hasil pengkajian: kesadaran CM, TD: 120/80 mmHg, N: 98x/menit, sclera: non ikterik, konjungtiva: ananemis, purpura positif pada ekstremitas atas dan bawah, plethora: positif, bunyi paru-paru: vesikuler, bunyi jantung: S1/S2, bising usus: 11x/menit. Hasil pemeriksaan lab: Hb 12 gr/dL, eritrosit 4x106/uL, hematokrit 36 %, leukosit 6x103/uL, trombosit 60x103/uL, bleeding Time (BT) 15 menit, Clothing time (CT) 7 menit.

10/30/2013

Definisi istilah
istilah Sclera Non ikterik (anikterik) Purpura arti sclera tidak terlihat kuning pembuluh darah kecil yang pecah, perdarahan dibawah kulit (kecil: Petechie, Besar: ekimosis) darah yang berlebih suara jantung yang tumpang tindih

Pletora Bunyi jantung S1/S2

Bleeding Time
Clotting Time

Pembekuan darah
the time required for a sample of blood to coagulate in vitro under standard conditions.

10/30/2013

trombosit
Merupakan partikel kecil berdiameter 2-4m, terdapat pada sirkulasi plasma darah Jumlahnya 150.000 dan 450.000 /mm3
darah Dibentuk di sel-sel megakariosit, diatur oleh trombopoetin Fungsi: pembekuan darah

10/30/2013

Proses Pembentukan Trombosit

trombopoetin
10/30/2013

Pengertian trombositopenia
Trombositopenia adalah penurunan jumlah trombosit (<100.000/mm3) dalam sirkulasi. Kelainan ini berkaitan dengan peningkatan resiko perdarahan hebat, hanya dengan cidera ringan atau perdarahan spontan.

10/30/2013

Jenis trombositopenia
Trombositopenia primer Terjadi akibat penyakit autoimun yang ditandai oleh pembentukan antibodi terhadap trombosit. Trombositopenia sekunder Terjadi akibat obat atau infeksi virus atau bakteri tertentu. Koagulasi intravaskuler diseminata timbul apabila terjadi trombositopenia akibat pembekuan yang meluas. (Elizabeth J. Corwin)
10/30/2013

Gambar
Trombositopenia primer Trombositopenia sekunder

10/30/2013

Etiologi
Autoimun Obat-obatan antimetabolisme yang dipakai dalam kemoterapi Agen fisik maupun kimia, misal radiasi pengion atau keracunan benzen Gagal ginjal kronik Aspirin Pembedahan berat
10/30/2013

Manifestasi klinik
Riwayat penyakit membantu dlm penegakkan diagnosa Defisit trombosit petekia Memar yang luas/perdarahan dari hidung atau gusi mendadak

10/30/2013

Pemeriksaan Lab
Pada Trombositemia trombosit <100.000/mm3 Anemia ringan dan lekositosis (1500040000/mm3) Apus darah tepi: - Eritrosit: normokrom normositer, dapat hipokrom mikrositer (pada perdarahan kronik) - Leukosit: dapat lekositosis, bergeser ke kiri sampai mielosit, eosinofil, basofil ringan
10/30/2013

Cont..
Trombosit: bergumpal-gumpal, abnormalitas bentuk, ukuran dan struktur (heavy granulation, hipo granular), giant trombocyte, kadang- kadang didapatkan fragmen megakariosit Sumsum tulang: hiperplasia megakariosit, kadang-kadang disertai hiperplasia granulosit atau eritrosit, retikulin meningkat LAP ( leucocyte alkaline phosphatase) meningkat pada 40 % penderita
10/30/2013

Cont..
Trombopoetin normal atau meningkat Pemanjangan waktu perdarahan (pada < 20 % penderita) Abnormalitas agregasi trombosit : - penurunan respon agregasi terhadap kolagen, ADP dan asam arakhidonat (didapatkan pada kurang dari 1/3 kasus) - menghilangnya respon trombosit terhadap epinefrin - hiperagregabilitas
10/30/2013

Penatalaksanaan
Trombositopenia sekunder mengobati penyakit yg mendasarinya - Transfusi trombosit jk gangguan produksi trombosit - penghancuran trombosit yg eksesif, trombosit yg ditranfusi akan dihancurkan dan tidak akan menaikkan trombosit

10/30/2013

Obat- obat sitoreduksi


1. 2. 3. 4. 5. Hidroksiurea Busulfan Interferferon Anagrelide Obat anti trombosit

10/30/2013

Risiko trombositopenia
Risiko rendah: Umur < 60 tahun Tidak ada riwayat trombosis, dan Jumlah trombosit < 100.000 /mm3 Risiko tinggi: Usia > 60 tahun Riwayat trombosis , atau Jumlah trombosit > 100.000/mm3
10/30/2013

pathophysiology of HIT is an immune PFreaction to heparin Ig 4/heparin


Platelet complex G

First, heparin binds to PF4, forming a highly immunogenic complex on the surface of platelets. Then, in susceptible patients, an IgG antibody to the antigenic heparin-PF4 complex develops. The resulting antibody binds with the heparin-PF4 complex, which in turn activates platelets via Fc receptors present on the surface of the platelets. Thrombocytopenia develops as the reticuloendothelial system destroys activated platelets. In addition, platelet activation leads to the generation of procoagulant-rich microparticles, 10/30/2013 which contribute to a thrombotic

Alpha granul PF-4 binds to surface e of platelet after activation

Complexes of heparinIgG binds to the (GAG) PF-4 heparin complex and PF-4 I molecules form

Microparticle s Fc stimulation leads to the generation of procoagulant-rich microparticles

Fc IgG/PFreceptor 4/heparin complex activates via the Fc receptor

Fase mekanisme hemeostasis


Fase vaskuler Mekanism e hemeosta sis Fase trombosit Fase koagulasi berkonstriksi Teragregasi disekitar perdarahan Faktor Intrinsik, ekstrinsik

10/30/2013

Proses Pembekuan Darah


F 1 Trombosit Pecah F 2 melepaskan Trombokinase F 3 Protombin Vit. K Ca2+ Trombin

Fibrinogen

Fibrin

10/30/2013

t r o m b o s i t o p e n i a

Patoflow
Kegagalan produksi Sumsum tulang Peningkatan destruksi

Peningkatan megakariosit dan produksi trombosit yang normal

Peningkatan pemakaian

10/30/2013

Nursing care plan..


Diagnosa Intoleransi aktivitas b.d kelemahan Tujuan & KH Setelah diberikan asuhan keperawatan dalam 2x24 jam toleransi aktivitas mengalami peningkatan KH: - peningkatan toleransi aktivitas -Berpartisipasi aktif dalam aktivitas seharihari sesuai kemampuan Intervensi evaluasi laporan kelemahan, perhatikan ketidakmampuan beraktivitas sehari-hari berikan lingkungan tenang dan istirahat tanpa gangguan, dorong istirahat sebelum makan implementasikan teknik penghematan energi, bantu ambulasi sesuai indikasi rencanakan kemajuan aktivitas dengan pasien sesuai toleransi Rasional efek defisit trombosit

DO DS

menghemat energi untuk aktivitas dan penyembuhan jar memaksimalkan sediaan energi untuk perawatan diri meningkatkan secara bertahap tingkat aktivitas sampai normal

10/30/2013

Nursing care plan..


Diagnosa Resiko tinggi kekurangan volume cairan b.d perdarahan DO DS Tujuan & KH Setelah diberikan asuhan keperawatan dalam 7x24 jam angka trombosit meningkat KH: -Volume cairan adekuat -TTV stabil Intervensi awasi masukan dan haluaran Awasi TD Rasional penurunan sirkulasi sekunder terhadap destruksi SDM perubahan dapat menunjukkan efek hipovolemia indikator status cairan supresi sumsum tulang dan produksi trombosit jaringan rapuh dan gangguan mekanisme pembekuan

10/30/2013

Evaluasi turgor kulit Inspeksi kulit untuk petekie, perdarahan implementasikan tindakan untuk mencegah cedera jaringan/perdarahan Kolaborasi berikan cairan IV sesuai indikasi awasi pemeriksaan lab mempertahankan keseimbangan elektrolit berikan kortikosteroid pemantauan terhadap perdarahan spontan memperbaiki trombosit

1. obat2 sitoreduksi? 2. Knp (umur 60th)? Degeneratif (asumsi) Pria : lebih cenderung life style (referensi selanjutnya menyusul) 3. Proses penyembuhan : memar (kebiruan) berubah mjd hijau trgantung dari proses penyembuhan
10/30/2013