Anda di halaman 1dari 10

K O N S E P TEORI PERTUMBUHAN WILAYAH OLEH : ARIF RAHMAN NUGROHO, S.Pd., M.Sc.

J E L A S K A N , K O N S E P TEORI PERTUMBUHAN WILAYAH ITU?

PERENCANAAN PENGEMBANGAN WILAYAH berkaitan erat dengan : upaya peningkatan kinerja (intra regional) wilayah keseimbangan perkembangan antar wilayah (interregional).

Hakekat PENGEMBANGAN WILAYAH adalah: bagaimana kita memacu pertumbuhan wilayah,


Bagaimana kita menyebarkannya (growth with equity) secara lebih merata sehingga dapat mensejahterakan masyarakat yang ada di dalamnya.

Beberapa Teori Pertumbuhan Wilayah.


1.Teori Resources Endowment atau Resource Base

2.Teori Export Economic Base

Base

atau

3. Teori Pertumbuhan Neoklasik 4.Teori Baru Pertumbuhan Wilayah 5. Teori Pertumbuhan Wilayah Perspektif Geografi

1.Teori Resources Endowment atau Resource Base

PERTUMBUHAN WILAYAH sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sumberdaya dan kemampuannya untuk memproduksinya, untuk keperluan ekonomi nasional dan ekspor.

Dengan kata lain wilayah memiliki Comparative Advantages terhadap wilayah lain (spesialisasi).
Kegiatan ekspor akan memperluas permintaan dan efek multiplier yang berpengaruh pada dinamika wilayah.
Harver Perloff dan Lowdon Wingo, Jr. (1961)

2.Teori Export Economic Base

Base

atau

Teori ini mengatakan bahwa sektor ekspor berperan penting dalam pertumbuhan wilayah, karena sektor impor dapat memberikan kontribusi yang penting, tidak hanya kepada ekonomi wilayah tapi juga ekonomi nasional. Kalau teori pertama lebih berorientasi pada inward looking (strategi ke dalam), maka teori ekspor base mengandalkan pada kekuatan permintaan eksternal (outward looking). Wilayah dengan tingkat permintaan yang tinggi akan menarik investasi (modal) dan tenaga kerja. Douglass C. North Tahun 1964,

3. Teori Pertumbuhan Neoklasik Teori ini mengatakan bahwa pertumbuhan wilayah tergantung tiga faktor yaitu: tenaga kerja, ketersediaan modal (investasi), dan kemajuan teknologi (eksogen, terlepas dari faktor investasi dan tenaga kerja).
Semakin besar KEMAMPUAN WILAYAH dalam penyediaan 3 faktor tersebut, semakin cepat pertumbuhan wilayah.

Harry W. Richradson (1973) dalam bukunya Regional Economic Growth.

4.Teori Baru Pertumbuhan Wilayah


Teori ini percaya pada KEKUATAN TEKNOLOGI (sebagai faktor endogen) dan INOVASI sebagai faktor dominan pertumbuhan wilayah (untuk meningkatkan produktifitas). Kuncinya adalah investasi dalam pengembangan sumberdaya manusia dan research and development. Teknologi tinggi dan inovasi yang didukung oleh sumberdaya manusia yang berkualitas dan riset dan pengembangan adalah syarat MENINGKATKAN PERTUMBUHAN WILAYAH.

Pengalaman di negara lain (maju) menunjukkan bahwa semakin tinggi faktor di atas, maka perkembangan wilayah semakin cepat.

5. Teori Pertumbuhan Wilayah Perspektif Geografi


Pertumbuhan wilayah dipengaruhi oleh faktor internal wilayah (sumberdaya) dan faktor eksternal, khususnya hubungan wilayah tersebut dengan wilayah-wilayah lain. Unsur Internal (Intarregional) in situ, terdiri dari unsur sumberdaya (alam, manusia, buatan), Historis, Lokasi (letak) site and situation, agen perubahan, pengambilan keputusan. Unsur Exsternal (Interregional) ex situ, terdiri dari interrelasi dengan wilayah lain (interaksi, interdependensi), posisi wilayah tersebut terhadap wilayah lain

Davis, WR. 1954. Geographical Essay.Ginn and Co. Boston : Bogor. Gabler, RM cs. 1982. Essentials of Physical Geography, CBS College Publishing; New York. Hamblin, WK. 1980. Physical Geology . Burgess Publishing C. Minnesota. Ripper Man, JE (1971) Mans Physical Word. McGrow Hill Book Co. New York.