P. 1
Modul Keterampilan Klinik

Modul Keterampilan Klinik

|Views: 17|Likes:
Dipublikasikan oleh Yulius Deddy Kristianto

More info:

Published by: Yulius Deddy Kristianto on Oct 31, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2014

pdf

text

original

BUKU PANDUAN LATIHAN KETERAMPILAN KLINIS

KODE KUB 351 SEMESTER V

SISTEM NEFRO-URINARIUS

Materi: Anamnesis & Pemeriksaan Fisik Sistem Nefro-Urinarius Pemasangan Kateter urinaria & Pungsi Supra Pubik Sirkumsisi

FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN 2 12

Lab. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012

ANAMNESIS & PEMERIKSAAN FISIK
A! ANAMNESIS DAN PEMERIKSAAN FISIK SISTEM NU a! T"#"a$ Pe%&e'a#ara$ 1. Mahasiswa dapat melakukan anamnesis terarah sistem Nefro-Urinarius (NU 2. Mahasiswa dapat melakukan pemeriksaan fisik umum dan lokal akibat gangguan sistem NU &! Pe$(a)"'"a$ Untuk menegakkan diagnosis kelainan pada sistem urinarius! seorang dokter harus dapat melakukan pemeriksaan dasar dengan seksama dan sistematis" Kelainankelainan pada sistem urinarius mempun#ai kaitan erat dengan organ-organ lain serta seringkali memberikan manifestasi klinis pada keadaan umum sehingga pasien dengan kelainan tersebut harus dihadapi se$ara keseluruhan baik anamnesis maupun pemeriksaan fisik" *! A$a%$e+i+ 1. I(e$tita+ ,a+ie$ %dentitas pasien merupakan salah satu komponen penting pada anamnesis karena identitas tersebut dapat mengarahkan diagnosis berdasarkan epidemiologin#a" 2. Ke'")a$--e'")a$ ,a(a .a$.."a$ +i+te%a "ri$ari"+ • Nyeri Nyeri ginjal adalah n#eri #ang ter&adi akibat regangan kapsul gin&al #ang biasan#a sifatn#a terlokalisir di area sudut kosto'ertebra" N#eri ini dapat ter&adi karena infeksi (glomerulonefritis atau pielonefritis akut #ang menimbulkan edema! obstruksi saluran kemih (batu atau tumor #ang mengakibatkan hidronefrosis atau tumor gin&al" Nyeri kolik ter&adi akibat spasme otot polos ureter karena peristaltikn#a terhambat oleh batu! bekuan darah atau benda asing lainn#a" N#eri ini sangat sakit! dirasakan hilang timbul dan biasan#a men&alar dari sudut kosto'ertebra ke dinding depan abdomen! regio inguinal! testis bahkan dapat sampai ke tungkai bawah" Nyeri vesika adalah n#eri akibat distensi 'esika urinaria #ang dirasakan di daerah supra pubik akibat keradangan atau retensio" Nyeri prostat disebabkan oleh adan#a keradangan atau abses #ang dirasakan di area perineum sampai ke daerah lumbosakral" Nyeri testis adalah n#eri pada daerah testis #ang seringkali dirasakan hingga abdomen" N#eri akut dan ta&am sering ter&adi akibat trauma! torsio testis atau epididimitis(orkitis akut" Sedangkan n#eri tumpul dapat disebabkan oleh 'arikokel" Nyeri penis adalah n#eri pada daerah penis #ang biasan#a didapatkan pada parafimosis! dan keradangan pada glans penis" Sedangkan n#eri pada saat ereksi disebabkan oleh pen#akit pe#ronie)s atau priapismus"

Page 2 of 29

Lab. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012

Keluhan miksi Urgensi adalah rasa sangat ingin ken$ing akibat hiperakti'itas atau iritasi 'esika" *iasan#a disebabkan oleh keradangan! obstruksi atau neurogenik bladder" Hesitansi adalah sulit untuk memulai ken$ing sehingga perlu menge&an" *iasan#a ter&adi akibat obstruksi infra'esika (batu! tumor saluran kemih(prostate " Pancaran melemah/mengecil pan$aran melemah merupakan obstruksi infra'esika! sedangkan pan$aran menge$il dan menun&ukkan adan#a pen#empitan uretra (striktur " ge&ala deras

Terminal dribbling adalah didapatkann#a tetesan-tetesan urin pada akhir miksi #ang disebabkan oleh obstruksi infra'esika" Intermitensi adalah terputus-putusn#a pan$aran urin pada saat miksi #ang merupakan ge&ala obstrusi atau gangguan nerogenik" Residual urin adalah masih terasa ada sisa urin #ang belum tuntas setelah miksi (dapat terlihat dengan pemeriksaan radiografi " Retensio urin adalah ketidakmampuan 'esika untuk mengeluarkan urin #ang telah melampaui batas maksimaln#a" Polakisuria/frekuensi adalah peningkatan signifikan frekuensi ken$ing karena iritasi 'esika urinaria (perlu dibedakan dengan poliuri dari 'olume urin " Poliuria adalah peningkatan frekuensi dan 'olume urin" isuria adalah perasaan n#eri saat ken$ing karena iritasi pada 'esiak urinaria" !nuresis adalah keluarn#a urin se$ara tidak disadari pada saat tidur" +ika ter&adi pada usia lebih dari , tahun merupakan keadaan patologis" Inkontinensia urin adalah ketidakmampuan seseorang untuk menahan urin #ang keluar dari 'esika baik disadari maupun tidak disadari" -erdapat beberapa ma$am inkontinensia urin! #aitu paradoksa inkontinensia #ang keluar pada saat 'esika penuh (akibat obstruksi infra'esika ! stress inkontinensia #ang keluar pada saat tekanan intra abdominal meningkat (akibat kelemahan otot panggul ! urge inkontinensia #ang keluar pada saat ingin ken$ing (akibat sistitis atau neurogenik dan true inkontinensia (pada fistula 'esiko(ureto-'agina! ureter ektopik atau kerusakan sfinkter eksterna " Nokturia adalah frekuensi ken$ing #ang sering pada malam hari karena iritasi 'esika"

Page 3 of 29

Lab."a$ +i+te%i.'ai$ Pucat biasan#a ter&adi pada gagal gin&al kronik karena kegagalan fungsi gin&al menghasilkan eritropoetin" Penurunan berat badan dapat ter&adi karena adan#a keganasan atau gagal gin&al kronik" %esak biasan#a ter&adi karena adan#a timbunan $airan! gangguan keseimbangan asam basa atau anemia" Hipertensi dapat ter&adi akibat gangguan s#stem renin angiotensinaldosteron" #eluhan uremia seperti badan lemas dan gangguan gastrointestinal (mual dan nafsu makan menurun Page 4 of 29 . /00 ml(hari sedangkan oliguria pada dewasa .. 100 ml(hari " Keadaan ini dapat disebabkan oleh faktor prerenal! renal dan postrenal" #iluria adalah urin berwarna putih seperti $airan limfe" Hematuria adalah didapatkan darah di dalam urin" Keadaan ini harus dibedakan dengan bloody urethral discharge #aitu keluarn#a darah dari metaus uretra eksterna tanpa melalui proses miksi" 2ematuria dapat ter&adi pada awal miksi #ang mengindikasikan adan#a lesi pada uretra anterior (hematuri inisial ! keseluruhan proses miksi #ang mengindikasikan adan#a lesi pada 'esika atau saluran kemih di atasn#a (hematuri total dan akhir proses miksi #ang menun&ukkan adan#a lesi pada area prostat (hematuri terminal " Pneumaturi adalah adan#a udara #ang ter$ampur saat miksi" Keadaan ini dapat ter&adi pada pasien diabetes atau fistula rekto-'esika" $loudy urin adalah urin keruh dan berbau busuk akibat infeksi saluran kemih" Hematospermia adalah adan#a darah pada e&akulat akibat adan#a keradangan pada prostat atau 'esika seminalis" 2ematospermia inisial menun&ukkan adan#a gangguan pada prostat sengkan hematospermia terminal menun&ukkan adan#a gangguan di 'esika seminalis" 3! Ke'")a$ "%"% /a$. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 "nuria/oliguria adalah minimaln#a produksi urin (anuria pada dewasa .-a*engkak biasan#a ter&adi pada kedua tungkai atau di wa&ah (pelupuk mata dan &arang ter&adi di perut" Keadaan ini dapat ter&adi karena kegagalan fungsi gin&al mengeluarkan $airan! kehilangan protein! kelebihan intake garam atau pengehntian obat-obatan diuretik" 3dema &uga dapat ter&adi pada salah satu tungkai #ang menun&ukkan adan#a obstruksi pada aliran limfatik #ang mungkin ter&adi akibat keganasan" • 0a$. (ira+a-a$ • Be$.

e+i4iPemeriksaan fisik spesifik pada saluran kemih men&adi bagian #ang tidak terpisahkan dengan pemeriksaan fisik abdomen mengingat organ-organn#a terletak intraabdomen" Persiapan harus dilakukan baik untuk pemeriksa dan pasien" Posisikan pasien telentang di atas me&a pemeriksaan sen#aman mungkin" Posisikan pemeriksa di sebelah kanan pasien" *antu pasiem membuka pakaiann#a agar lapangan pandang pemeriksa terbuka" Inspeksi abdomen se$ara keseluruhan" Perhatikan ada tidakn#a perubahan pada bentuk abdomen" Perut bun$it #ang simetris biasan#a menun&ukkan adan#a $airan intraabdominal(asites (sudah dipela&ari " Sedangkan perut bun$it asimetris biasan#a disebabkan oleh adan#a pembesaran organ intraabdominal" a" 5in&al Perut bun$it asimetris pada upper abdomen mungkin dapat disebabkan oleh adan#a kelainan gin&al seperti tumor wilms atau gin&al polikistik" b" 6esika urinaria Perut membun$it pada hipogastrik dapat disebabkan oleh distensi 'esika urinaria" Palpasi dapat dilakukan dengan menggunakan kedua tangan (bimanual atau satu tangan (monomanual " Pastikan tangan hangat agar memberikan Page 5 of 29 .Lab.e$/a-it 'ai$3 ri2a/at . Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 emam ter&adi pada infeksi" 1! Ri2a/at .a • 4iwa#at pen#akit lain(riwa#at pen#akit dahulu #ang pernah diderita sangat penting untuk diketahui mengingat gangguan gin&al seringkali berkaitan dengan pen#akit sistemik lain seperti hipertensi! diabetes mellitus! gangguan kronis hepar atau faringitis (infeksi streptokokal " • 4iwa#at pen#akit keluarga terutama berkaitan dengan pen#akit infeksi" 4iwa#at pen#akit keluarga perlu diketahui mengingat seperti haln#a pada pen#akit %MS! infeksi saluran kemih seringkali sulit disembuhkan karena adan#a fenomena ping-pong pada pasangan suami istri" Kehidupan seksual &uga perlu diketahui! seperti pada pengantin baru #ang sering menderita honeymoon cystitis" (! Pe%eri-+aa$ Fi+i• Kea(aa$ "%"% a" Ukur tinggi dan berat badan pasien" b" Periksa tanda-tanda 'ital pasien meliputi tekanan darah! nadi! pernafasan dan suhu tubuh" $" Periksa kon&ungti'a dan sklera mata pasien (anemis(tidak dan ikterik(tidak " d" Adakah edema pada wa&ah! tungkai bawah atau seluruh tubuh (anasarka " +ika terdapat edema! tekan($ubit menggunakan &ari untuk menentukan pitting atau non-pitting edema" • Pe%eri-+aa$ +.e$/a-it (a)"'" (a$ ri2a/at .e$/a-it -e'"ar.

Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 ken#amanan kepada pasien" Pastikan keadaan hepar dan lien untuk mempermudah pemeriksaan gin&al" a" 5in&al kanan -angan kiri pemeriksa diletakkan di bagian posterior tubuh sedemikian rupa sehingga u&ung &ari telun&uk berada di sudut kosto'ertebra untuk mempresentasikan gin&al dengan $ara mendorongn#a ke depan" -angan lainn#a diletakkan di dinding anterior abdomen tepat di bawah kosta" Pasien diminta untuk inspirasi dalam kemudian raba ballottement gin&al di antara kedua tangan" Perhatikan permukaan! ukuran! bentuk! konsistensi dan ada tidakn#a rasa n#eri pada perabaan" b" 5in&al kiri Posisikan diri di sebelah kiri penderita" 5unakan tangan kanan untuk mempresentasikan gin&al dan tangan kiri untuk meraba" 7akukan seperti pada palpasi gin&al kanan" $" 6esika urinaria 4aba hipogastrik dengan menggunakan tangan kanan kanan" 4asakan ballottement 'esika urinaria" Palpasi dapat menimbulkan rasa n#eri pada 'esika urinaria #ang penuh" Perkusi dapat dilakukan pada pasien dalam keadaan terlentang dan telungkup" a" 5in&al Perkusi pada gin&al terutama bertu&uan untuk mengetahui adan#a n#eri ketok" Pemeriksaan ini dilakukan dalam posisi telungkup" .Lab.Apabila tidak timbul n#eri $obalah gunakan kepalan tangan untuk menumbuhkan n#eri ketok gin&al" Posisikan tangan kiri seperti pada perkusi! kemudian pukul tangan tersebut menggunakan sisi unler tangan kanan dengan hati-hati" b" 6esika urinaria Perkusi pada 'esika urinaria merupakan bagian dari perkusi abdomen se$ara keseluruhan" 7akukan perkusi dari area umbilikus ke arah distal menu&u hipogastrium" 6esika #ang terisi menimbulkan suara pekak" -erdengarn#a suara redup menun&ukkan adan#a massa padat" Auskultasi upper 8uadrant abdomen dapat terdengar bruit sistole pada penderita dengan stenosis arteri renalis atau malformasi arterio'ena" Page 6 of 29 .7etakkan satu tangan sedemikian rupa sehingga &ari kelingking se&a&ar dengan $ostae terakhir! sedangkan u&ung-u&ung &ari di sudut kosto'ertebra" Kemudian ketok dengan &ari tengah tangan lainn#a" Adan#a rasa n#eri menun&ukkan adan#a keadaan patologis gin&al" .

a(a -e'ai$a$ . I(e$tita+ %dentitas pasien merupakan salah satu komponen penting pada anamnesis karena identitas tersebut dapat mengarahkan diagnosis berdasarkan epidemiologin#a" 2. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 B! PEMERIKSAAN 0ENITALIA EKSTERNA a! T"#"a$ Pe%&e'a#ara$ 1.e$eta'ia Sebagian besar keluhan-keluhan pada kelainan genitalia hampir sama dengan gangguan pada saluran kemih bagian bawah karena letakn#a #ang sangat berdekatan (pada pria men&adi satu saluran ! seperti gangguan pada saat berkemih dan n#eri perut bagian bawah" Keluhan lain #ang sering mun$ul adalah9 • D") t"&") -er&adi karena adan#a infeksi pada genitalia baik pria dan wanita baik infeksi spesifik maupun nonspesifik dan perlu dibedakan kekentalann#a untuk membantu mengarahkan diagnosis • Ke'")a$ .a(a . Ke'")a$ .Lab. Mahasiswa dapat melakukan pemeriksaan fisik normal genitalia eksterna pria dan wanita 2. Mahasiswa dapat melakukan pemeriksaan fisik kelainan-kelainan genitalia eksterna pria dan wanita &! Pe$(a)"'"a$ Pemeriksaan fisik genitalia termasuk prosedur rutin #ang harus diker&akan pada penderita dengan indikasi kelainan genitalia dan traktus urinarius segmen distal" Pada modul ini han#a akan di&elaskan pemeriksaan genetalia eksterna pria dan wanita karena pemeriksaan fisik genitalia interna akan di&elaskan pada pembahasan reproduksi" Sedangkan pemeriksaan Rectal Toucher untuk pemeriksaan prostate telah di&elaskan pada pembahasan digestif" *! A$a%$e+i+ Anamnesis untuk gangguan-gangguan genitalia bukanlah hal #ang mudah karena berkaitan dengan pri'asi seseorang! #aitu kehidupan seksualn#a" Karena itu untuk mendapatkan informasi #ang akurat! anamnesis harus dilakukan dengan tenang! hati-hati! mudah dimengerti dan harus di&aga kerahasiaann#a" 1.e$i+ &engkak dapat ter&adi karena adan#a keradangan atau obstruksi pada 'ena'ena di sekitar penis 'uka dapat disebabkan oleh sifilis! $han$roid! limfogranuloma 'enereum dan herpes genitalis Page 7 of 29 .

i$a &engkak disertai rasa n#eri seringkali menun&ukkan adan#a bartolinitis 'uka dapat disebabkan oleh sifilis! ulkus mole dan herpes genitalis &enjolan dapat disebabkan oleh neoplasma kulit! sifilis! kondiloma akuminata • Ke'")a$ . Ri2a/at +e-+"a' • Kontak seksual baik di dalam maupun di luar pernikahan • Kontak seksual dengan pasangan setelah mengalami ge&ala • Frekuensi dan &enis kontak seksual (homo atau hetero • .ara melakukan hubungan seksual (genitogenital! orogenital anogenital atau Page 8 of 29 . Pe$.a(a 6"'656a."i$a' Keluhan pada inguinal berkaitan dengan pembesaran kelen&ar getah bening atau adan#a hernia #ang mungkin disertai dengan rasa n#eri dan tandatanda keradangan lainn#a" 3. (ira+a-a$ • :emam • Komplikasi %MS seperti erupsi kulit! n#eri sendi! gangguan haid atau gangguan kehamilan • Pembesaran kelen&ar getah bening regional atau general 4.a(a +-r5t"% &uah (akar membesar dapat disebabkan oleh tumor testis! hidrokel! spermatokel! hematokel atau hernia skrotalis" &uah (akar merah dan nyeri dapat disebabkan oleh or$hitis atau abses skrotum" &uah (akar teraba berkelok)kelok disebabkan oleh 'arikokel" &uah (akar di luar kantong disebut dengan kriptorkismus" • Ke'")a$ .a(a i$.5&ata$ /a$. Kea(aa$ "%"% (a$ -e'")a$ 'ai$ /a$. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 &enjolan dapat disebabkan oleh adan#a neoplasma kulit! sifilis atau kondiloma akuminata #emerahan dan nyeri sering ter&adi akibat proses infeksi • Ke'")a$ .Lab. te'a) (i&eri-a$ Perlu diketahui pengobatan apa #ang telah diberikan untuk pasien sebelumn#a baik topi$al maupun sistemik dengan penekanan pada antibiotika" 5.

Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 6. Kea(aa$ "%"% a" Periksa tanda-tanda 'ital pasien meliputi tekanan darah! nadi! pernafasan dan suhu tubuh" b" Adakah lesi pada kulit! mata! mulut atau selaput lendir lainn#a" 2.e+i4iPemeriksaan fisik spesifik pada genitalia eksterna pada pria meliputi pemeriksaan inguinal! perineum! penis dan skrotum sedangkan pada wanita meliputi inguinal! perineum! labia ma#ora dan minora dan 'agina" • Per+ia.a$ Pada pemeriksan genitalia pasien diposisikan tidur telentang di atas me&a pemeriksaan sen#aman mungkin" Pemeriksa berdiri di sebelah kanan pasien" Untuk pemeriksaan 'ul'o-'agina pasien diposisikan litotomi dan pemeriksa berada di distal pasien" *antu pasien melepaskan pakaian sehingga lapang pandang pemeriksaan terbuka" 7akukan pemeriksaan menggunakan sarung tangan steril dengan prinsip bersih Pe%eri-+aa$ i$.e$i+ Page 9 of 29 .Inspeksi daerah inguinal untuk melihat adan#a massa! atau tanda-tanda keradangan" Palpasi daerah inguinal untuk menentukan adan#a massa" +ika ada! tentukan &umlah! ukuran! konsistensi! mobilitas! permukaan! batas dan rasa n#eri" "uskultasi dilakukan pada kasus hernia untuk menentukan adan#a peristaltik usus" • • Pe%eri-+aa$ .e$/a-it -e'"ar. Ri2a/at .eri$e"% . Pe%eri-+aa$ +.Inspeksi daerah perineum dan pubis! amati adan#a edema! pedikulosis atau lesi kulit lainn#a seperti warts! 'esikel! erosi dan ulkus" Palpasi daerah perineum untuk menentukan adan#a massa atau lesi kulit" +ika terdapat massa $atat sifatn#a meliputi &umlah! ukuran! konsistensi! mobilitas! permukaan! batas dan rasa n#eri" +ika terdapat lesi kulit $atat sifatn#a meliputi &umlah! bentuk! permukaan! tepi dan warnan#a" • Pe%eri-+aa$ ."i$a' .e$/a-it (a)"'" (a$ ri2a/at .a (! Pe%eri-+aa$ Fi+i1.Lab.

Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 Inspeksi penis dari pangkal sampai dengan u&ung penis" <" Amati batang penis! adakah pembengkakan! tanda-tanda keradangan atau lesi kulit lainn#a" +ika terdapat lesi kulit $atat sifatn#a" /" Pada pasien #ang tidak disirkumsisi! tarik kulit ke proksimal semaksimal mungkin untuk melihat adan#a balanitis! postitis! warts atau tumor" Perhatikan &uga daerah sulkus koronarius untuk melihat adan#a lesi dan h#giene pasien =" %nspeksi glans penis dan permukaan dalam kulit di atasn#a untuk melihat adan#a lesi kulit" >" *uka glans penis dengan $ara di&epit menggunakan ibu &ari dan telun&uk pada posisi &am 1 dan </ kemudian inspeksi adan#a stenosis meatal atau lesi intrauretral seperti warts" ." %nspeksi meatus eksterna uretra untuk mengetahui adan#a meatitis! duh tubuh! lesi atau kelainan kongenital seperti hipospadia atau epispadia" +ika terdapat duh tubuh! $atat sifatn#a meliputi konsistensi! warna! bau dan 'olumen#a" +ika tidak ditemukan duh tubuh! uretra dipi&at dengan hati-hati dari pangkal sampai ke meatus untuk memastikan adan#a sekret" Palpasi &ika terdapat lesi atau massa dan $atat sifatn#a" • Pemeriksaan skrotum .Lab.aha#a akan ditransmisikan dengan baik melalui struktur kista &inak (hidrokel atau spermatokel tetapi tidak melalui massa padat (tumor atau massa hernia "uskultasi dilakukan untuk menentukan isi skrotum dengan mendengar ada(tidakn#a peristaltik usus" - Page 10 of 29 .Inspeksi skrotum apakah terdapat asimetri! eritema atau lesi seperti kista! hemangioma dan massa lainn#a Palpasi skrotum dengan hati-hati untuk menentukan ukuran! rasa n#eri! indurasi atau massa padat Transiluminasi dilakukan di ruang gelap untuk menentukan isi dari skrotum" 7etakkan sumber $aha#a di belakang skrotum" Amati bagian depan skrotum" .

Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 KETERAMPILAN PUNGSI SUPRAPUBIK a! T"#"a$ Pe%&e'a#ara$ 1. Mahasiswa mampu men&elaskan indikasi pungsi suprapubik 2. Mahasiswa mampu melakukan prosedur pungsi suprapubik 3. Mahasiswa mampu men&elaskan komplikasi pungsi suprapubik &! Pe$(a)"'"a$ Pungsi suprapubik merupakan salah satu tindakan bedah minor berupa pemasangan kateter 'ena melalui area suprapubik #ang bertu&uan untuk pengosongan kandung kemih" -indakan ini dilakukan pada semua pasien dengan retensio urine akut dimana kateter urine tidak tersedia atau pemasangan kateter urine tidak dapat dilakukan akibat obstruksi" Komplikasi #ang mungkin ter&adi adalah hematom! perlukaan pada organ-organ intrapel'is! laserasi usus atau rupture pembuluh darah" *! A'at (a$ Ba)a$  Me&a pemeriksaan  7ampu pemeriksaan  Air mengalir dan sabun  2anduk kering  Me&a instrumen  Sarung tangan steril  Kassa steril  Pinset steril  -empat antisepti$ steril  7arutan antiseptik  :uk lubang steril  :isposable s#ringe = $$  7idokain /? (pe$ahkan leher ampul  Kateter intra'ena no" <1  -empat pembuangan urine (! Pr5+e("r Ti$(a-a$ <" %nformed $onsent  +elaskan prosedur kepada pasien  +elaskan tu&uan tindakan kepada pasien Page 11 of 29 .Lab.

Lab.u$i kedua tangan dengan air mengalir dan sabun kemudian keringkan dengan handuk"  Pasang sarung tangan dengan prinsip steril  Pemeriksa berdiri di sebelah kiri pasien  Ambil kasa steril dengan pinset! $elupkan ke dalam larutan antisepti$ kemudian usapkan ke kulit area suprapubik se$ara melingkar dari dalam kearah luar  7etakkan duk lubang pada area #ang telah diberi antisepti$  Siapkan disposable s#ringe kemudian ambil lidokain untuk prosedur anestesi lokal (infiltrasi kulit  7idokain disuntikkan di garis tengah suprapubik sekitar / $m di atas tulang pubis! sesuai dengan letak 'esika urinaria  -unggu sekitar . Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012    +elaskan bahwa pasien akan merasa tidak n#aman dengan tindakan #ang dilakukan Pastikan pasien telah mengerti dengan apa #ang telah di&elaskan Minta persetu&uan tindakan kepada pasien /" Siapkan alat dan bahan =" Prosedur tindakan  Minta pasien untuk berbaring sen#aman mungkin di atas me&a pemeriksaan  . menit agar anestesi beker&a  -usukkan kateter intra'ena ke 'esika urinaria dengan sedikit men#udut ke arah bawah se$ara hati-hati  Setelah urin keluar! segera lepaskan &arumn#a dan tampung urin #ang keluar  +ika kandung ken$ing sudah kosong! lepaskan kateter kemudian tutup luka pungsi dengan kassa steril #ang telah diberi larutan antisepti$  +elaskan kepada pasien bahwa tindakan telah selesai dilakukan dan pasien boleh duduk kembali  4u&uk pasien ke rumah sakit untuk penanganan lebih lan&ut Page 12 of 29 .

5$e$--5%.5$e$ (i &a2a) i$i: • Kapsul gin&al #aitu lapisan &aringan ikat #ang kuat mengelilingi gin&al • Korteks gin&al! terletak dibawah kapsul gin&al dan terdiri dari tubulus gin&al sebagai sistem filtrasi" Page 13 of 29 . Struktur #ang membangun sistem urinaria terdiri dari9 <" 5in&al /" Ureter =" Kandung kemih >" Urethra 5in&al merupakan organ #ang berbentuk seperti ka$ang! terletak di kedua sisi kolumna 'ertebralis" 5in&al kanan sedikit lebih rendah dibandingkan dengan gin&al kiri karena tertekan ke bawah oleh hati" Kutup atasn#a terletak setinggi kosta keduabelas! sedangkan kutup atas gin&al kiri terletak setinggi kosta sebelas" 0i$#a' ter(iri (ari -5%. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 PEMASANGAN KATETER URIN TUJUAN PELATIHAN: Pada akhir pelatihan ini mahasiswa diharapkan mampu9 <" Men&elaskan &enis-&enis kateter urin /" Mengidentifikasi indikasi pemasangan kateter urin =" Melakukan tehnik pemasangan kateter urin #ang benar TINJAUAN PUSTAKA: REVIE7 ANATOMI DAN FISIOLO0I SISTEM NU Sistem urinaria terdiri dari berma$am-ma$am struktur dengan masing-masing fungsin#a" Struktur ini beker&a selaras untuk mengatur keseimbangan $airan tubuh! elektrolit dan asam basa dengan $ara men#aring darah #ang melalui gin&al! reabsorbsi selektif air! elektrolit dan non elektrolit serta mengekskresi kelebihann#a sebagai kemih" 5in&al &uga mengeluarkan sampah metabolisme (seperti urea! kreatinin dan asam urat dan @at kimia asing" Selain fungsi regulasi dan ekskresi! gin&al &uga mensekkresi renin! bentuk aktif 'itamin : dan eritropoetin" (2all! /00=A Pri$e and Bilson! <CC.Lab.

i$#a' Papila (apeks dari tiap piramid membentuk duktus papilaris *ellini #ang terbentuk dari persatuan bagian terminal dari ban#ak duktus pengumpul" Ka'i-+ Setiap duktus papilaris masuk ke dalam suatu perluasan u&ung pel'is gin&al berbentuk seperti $awan #ang disebut kaliks minor" *eberapa kaliks minor bersatu membentuk kaliks ma#or #ang selan&utn#a bersatu men&adi pel'is gin&al" Pel'is gin&al merupakan reser'oir utama sistem pengumpul gin&al" Ureter menghubungkan pel'is gin&al dengan kandung kemih" Ureter Kedua ureter merupakan saluran #ang pan&angn#a <0-</ in$i! terbentang dari gin&al sampai kandung kemih" Fungsi satu-satun#a adalah men#alurkan kemih ke kandung kemih" Urin mengalir melalui ureter karena adan#a gerakan peristaltik ureter" Sebuah membrane #ang terletak pada sambungan ureter dan kandung kemih berfungsi sebagai katup untuk men$egah aliran balik urin" Ka$("$. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 Ne4r5$ Nefron merupakan unit fungsional gin&al " Setiap gin&al terdiri dari satu &uta nefron #ang pada dasarn#a mempun#ai struktur dan fungsi sama! dengan demikian peker&aan gin&al dapat dianggap sebagai &umlah total dari fungsi semua nefron tersebut" Setiap nefron tersusun dari kapsula bowman #ang mengitari rumbai kapiler glomerulus! tubulus kontortus proksimal! lengkung 2enle dan tubulus kontortus distal #ang berlan&ut sebagai duktus pengumpul" Struktur inilah #ang membuang sisa hasil metabolisme dari darah dan membentuk urin untuk dikeluarkan" -iga fungsi utama nefron dapat disebutkan sebagai berikut9 <" Mengontrol $airan tubuh melalui proses sekresi dan reabsorbsi $airan" /" %kut mengatur p2 darah" =" Membuang sisa metabolisme darah" Me("'a .i'a . $m mulai dari dinding anterior 'agina dan keluar diantara klitoris dan ostium 'agina" Pada pria pan&angn#a sekitar <D-/0 $m! melewati Page 14 of 29 .0 ml urin dalam kandung kemih! pesan berkemih terkirim melalui $orda spinal! sehingga seseorang merasakan ingin berkemih" Pengeluaran urin dikontrol oleh spingter interna dan eksterna" Uret)ra Urethra adalah saluran ke$il #ang dapat mengembang! ber&alan dari kandung kemih sampai keluar tubuh" Pan&angn#a pada wanita =-.i$#a' Medula gin&al terbagi-bagi men&adi ba&i segitiga #ang disebut piramid! tampak ber$orak karena tersusun dari segmen-segmen tubulus dan duktus pengumpul nefron" Piramidpiramid tersebut diselingi oleh bagian korteks #ang disebut kolom bertini" Pa.Lab. -e%i) Kandung kemih adalah satu kantung berotot #ang dapat mengempis! terletak di belakang simfisis pubis" Kandung kemih mempun#ai tiga muara9 dua muara ureter dan satu muara uretra" :ua fungsi kandung kemih adalah 9 (< sebagai tempat pen#impanan kemih sebelum meninggalkan tubuh dan (/ dibantu oleh uretra! kandung kemih berfungsi mendorong kemih keluar tubuh" Kandung kemih dapat menampung sampai dengan <000 ml urin" Ketika men$apai /.

Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 prostate sampai glands penis" Muara uretra keluar tubuh disebut meatus urinarius" (2all! /00= A Pri$e and Bilson! <CC. Je$i+-#e$i+ -ateter "ri$: +enis-&enis kateter urin #ang dikenal antara lain9 <" Kateter Ne'at)5$8 -ateter +trai. adalah kateter #ang digunakan untuk mengeluarkan urin dalam sistem tertutup dan bebas hama! dapat digunakan untuk waktu lebih lama ( ± .a$ Ka$("$.Lab. Kateter &a'5$8-ateter F5''e/3 Kateter I$(2e''i$.)t8 -ateter +e%e$tara adalah kateter urin #ang berguna untuk mengeluarkan urin sementara atau sesaat" Kateter &enis ini mempun#ai berma$am-ma$am ukuran! semakin besar ukurann#a semakin besar diametern#a" Pemasangan melalui uretra" 2.8 Kateter Teta. Pe$. -e%i) Urin #ang terbentuk di gin&al men$apai kandung kemih oleh peristaltik ureter" Setelah terkumpul urin akan dikeluarkan melalui proses miksi #ang dikoordinasi oleh reflek miksi" Proses miksi awali oleh oleh timbuln#a potensial aksi akibat rangsangan pada %tretch receptor di dinding kandung kemih #ang telah terisi urin" Potensial aksi dikirim ke medulla spinalis sakralis melalui saraf aferen" Medulla spinalis sakralis mengirim impuls ke saraf parasimpatis sakral dan ke interneuron" %nterneuron meneruskan inpuls ke talamus" -alamus men#ebarkan impuls ke kortek serebri" -imbulah kesadaran adan#a kandung kemih #ang penuh urin" 4asa ingin miksi timbul bila isi kandung kemih men$apai /00 ml" 4efleks miksi mulai berfungsi bila %tretch receptor mengirimkan impuls #ang adekuat ke neuron parasimpatis preganglion di medula spinalis sakralis" Saraf parasimpatis mema$u kontraksi di m" :etrusor" Kontraksi m" :etrusor meningkatkan tekanan dalam kandung kemih" Miksi ter&adi setelah spingter uretra interna dan eksterna terbuka" Spingter ekterna di bawah kendali saraf pusat" *an#ak hal dapat menggangu proses miksi #ang normal! baik berupa kelainan anatomik maupun fungsional kandung kemih dan uretra maupun kelainan saraf" 5angguan miksi akan menimbulkan komplikasi lebih lan&ut dalam sistem urinaria" Ada beberapa tindakan in'asif untuk mengatasi gangguan miksi ini" -indakan tersebut antara lain kateterisasi uretha! kateterisasi supra pubik! pungsi supra pubik" (martini! /000 KATETER URIN De4i$i+i: Kateter urin adalah sebuah alat berbentuk tabung #ang dipasang pada bagian tubuh manusia untuk mengalirkan! mengumpulkan dan mengeluarkan urin dari kandung kemih (Anonim! /00. hari " Kateter ini terbuat dari karet atau plastik #ang mempun#ai $abang dua atau tiga dan terdapat satu balon #ang dapat mengembang oleh air atau udara untuk mengamankan( menahan u&ung kateter dalam kandung kemih" Kateter dengan dua $abang! satu $abang untuk memasukkan spuit! $abang lainn#a digunakan untuk mengalirkan urin dari kandung kemih dan dapat disambung dengan tabung tertutup dari kantung urin! sedangkan kateter dengan tiga Page 15 of 29 .5+5$.

Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 $abang! kedua $abang mempun#ai fungsi sama dengan kateter diatas! sementara $abang ketiga berfungsi untuk disambungkan ke irigasi! sehingga $airan irigasi #ang steril dapat masuk ke kandung kemih! ter$ampur dengan urin! kemudian akan keluar lagi" Pemasangan kateter &enis ini bisa melalui uretra atau suprapubik" (Senat mahasiswa Uni'ersitas 5ad&ah Mada! <CDDA -im Fakultas %lmu Keperawatan Uni'ersitas %ndonesia! no date =" Kateter +". .Lab. $m Page 16 of 29 .E!./0 $m <. F E!. $m = .> $m 7aki-laki <> ."&i. .-"+ Silver alloy! merupakan kateter paling baru #ang dibungkus dengan perak bagian luar maupun bagian dalamn#a" Perak mengandung antimikroba #ang efektif! tetapi karena penggunaan perak sebagai terapi antimikroba belum sistematik! maka penggunaan &enis kateter inipun masih terbatas dan belum &elas keakuratann#a" Pemasangan kateter! sementara ini baru dapat dilakukan oleh dokter urologi dalam kamar operasi sebagai tindakan bedah minor (Saint! no date UKURAN KATETER • Banita dewasa • 7aki-laki dewasa • Anak-anak Pan&ang urethra Kateter #ang masuk Gang diberi &ell# Kateter no <>(<1 Kateter no <D(/0 Kateter no D(<0 Banita =!E F 1 $m .//!.a$ &"$.(e$.ra. $m .

" Kapas dan $airan sublimate 1" +ell# E" Plester D" Perban C" Spuit dan Steril water a8uadest <0" *engkok tidak steril <<" Alas( Perlak ke$il </" 2anduk ke$il H Baskom isi air hangat H sabun <=" Sampiran <>" 7ampu Page 17 of 29 ." Membantu memenuhi kebutuhan pasien untuk mengosongkan kandung kemih! terutama pada pasien #ang mengalami pen#akit akut! akan operasi! sakit hebat! terbatas pergerakann#a atau pasien dengan penurunan kesadaran" Men&aga agar kandung kemih tetap kosong! pen#embuhan luka! pengobatan beberapa infeksi dan operasi suatu organ dari sistem urin dimana kandung kemih tidak boleh tegang sehingga menekan unsur lain" Men&aga agar pasien dengan keluhan inkontinensia urin ( urin terkumpul di kandung kemih karena tidak dapat dikeluarkan tetap kering bagian perineumn#a ! sehingga kulit tetap utuh dan tidak terinfeksi" Mengukur &umlah produksi urin oleh gin&al se$ara akurat" Membantu melatih kembali atau memulihkan pengendalian kandung kemih se$ara normal" KONTRA INDIKASI PEMASAN0AN KATETER 9KATETERISASI: <" Striktur urethra /" 4uptura urethra =" %nfeksi uretra (relatif ALAT DAN BAHAN <" Kateter urin /" Urin bag =" Sarung tangan steril >" Set bengkok dan pinset steril .Lab. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 TUJUAN PEMASAN0AN KATETER 9KATETERISASI: <" /" =" >" .

" Fiksasi kateter <1" *antu pasien pada posisi #ang n#aman <E" Kumpulkan dan buang alat-alat #ang sekali pakai! bersihkan alat-alat #ang bukan sekali pakai <D" .u$i tangan dengan $ara furbringer C" Pasang sarung tangan <0" 7akukan 'ul'a(perineum h#giene <<" *uka set kateter dan berikan &ell# di u&ung kateter </" Masukkan kateter sampai urin mengalir <=" Ketika urin mengalir! pindahkan tangan #ang tidak dominant dari labia atau dari penis ke kateter" <>" +ika menggunakan indwelling kateter! isi balon kemudian tarik kateter I /!.Lab. $m <.u$i tangan Page 18 of 29 . Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 PROSEDUR TINDAKAN <" %dentifikasi pasien /" +elaskan prosedur kepada pasien =" -arik tirai tempat tidur dan atur posisi a" Pasien anak(pasien sadar butuh bantuan b" Pasien dewasa(wanita 9 posisi dorsal re$umbent dengan lutut fleksi $" Pasien dewasa( laki-laki9 Posisi supine dan kaki abduksi >" Pasang urin bag ." Pasang perlak atau alas pada klien 1" -uangkan $airan antisepti$ E" Sediakan spuit isi a8uadest D" .

3U($ourses($ath(" :iakses < februari /00. %nfeksi saluran kemih 3.atheteri@ation*asi$s" (Jn line " http9((www"nursing$eu"$om(N." 1" 2all!+" /00=" ." /" Anonim"/00.b"htm" :iakses = +anuari /00. E" Senat Mahasiswa Fakultas Kedoktran Uni'ersitas 5ad&ah Mada" <CDD" Penuntun Tindakan *edik bagi okter Umum" Andi Jfset! Gog#akarta" 2al" <-/" D" -im Fakultas %lmu Keperawatan Uni'ersitas %ndonesia" /000" Panduan Praktek Profesi #epera+atan" +akarta" Page 19 of 29 . Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 KOMPLIKASI 1. Striktur urethra REFERENSI <" http9((www"snih$"$om(patient3du$ation" :iakses > Februari /00.apite!-"!A"4i$hards"No :ate"Nosocomial Urinary tract Infection http9((www"2opkins"hei$"org(%nfe$tiousKdiseases(Urinar#Ktra$t"htm" :iakses /0 :esember /00>" >" Saint! S" No date" Prevention of Nosocomial Urinary Tract Infections" (Jn 7ine " http9((ah$pr"go'($lini$(ptsafet#($hap<. 4uptur urethra 2."Urinary $atheter" (Jnline " http9((www"nlm"nih"go'(medlineplus(en$#(arti$le(00=CD<"htm" :iakses < februari /00." .a"htm" :iakses = +anuari /00.Lab. =" :e." Saint! S" No date" Prevention of Nosocomial Urinary Tract Infections" (Jn 7ine " http9((ah$pr"go'($lini$(ptsafet#($hap<.

Lab.y material #ang dinamakan smegma" Sa#angn#a! smegma merupakan media #ang sangat baik bagi perkembangan bakteri" %nflamasi dan infeksi sering ter&adi di daerah ini! khususn#a bila higienitasn#a tidak di&aga dengan baik" Salah satu $ara untuk mengatasi problem ini adalah dengan sirkumsisi" Prosedur sirkumsisi di barat khususn#a USA umum dilakukan segera pada ba#i baru lahir" :ari sisi agama! buda#a dan dukungan data epidemiologi! sirkumsisi dianggap memiliki pengaruh #ang baik bagi kesehatan reproduksi walaupun hal ini masih men&adi perdebatan di kalangan ahli" :i seluruh dunia! diperkirakan sekitar /. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 SIRKUMSISI • TUJUAN Setelah men#elesaikan modul sirkumsisi! mahasiswa diharapkan mampu 9 <" Men&elaskan kepentingan sirkumsisi se$ara medis /" Men&elaskan teknik-teknik sirkumsisi =" Melakukan sirkumsisi dengan benar • TINJAUAN PUSTAKA Sirkumsisi atau #ang dikenal oleh mas#arakat sebagai khitan atau sunat! atau dalam buda#a &awa dikenal dengan istilah LsumpitM pada dasarn#a adalah pemotongan sebagian dari preputium penis hingga keseluruhan glans penis dan $orona radiata terlihat &elas" Penis merupakan organ tubuler #ang dilewati oleh uretra" Penis berfungsi sebagai saluran ken$ing dan saluran untuk men#alurkan semen kedalam 'agina selama berlangsungn#a hubungan seksual" Penis dibagi men&adi tiga regio 9 pangkal penis! korpus penis! dan glans penis" Pangkal penis adalah bagian #ang melekat pada tubuh di daerah simphisis pubis" Korpus penis merupakan bagian #ang didalamn#a terdapat saluran! sedangkan glans penis adalah bagian paling distal #ang melingkupi meatus uretra eksterna" .orona radiata merupakan bagian LleherM #ang terletak antara korpus penis dan glans penis" Kulit #ang menutupi penis men#erupai kulit skrotum! terdiri dari lapisan otot polos dan &aringan areolar #ang memungkinkan kulit bergerak elastis tanpa merusak struktur dibawahn#a" 7apisan subkutann#a &uga mengandung ban#ak arteri! 'ena dan pembuluh limfe superfi$ial" +auh dibawah &aringan areolar! terdapat kumparan &aringan elastis #ang merupakan struktur internal penis" Sebagian besar korpus penis terdiri dari &aringan erektil! $orpora $a'ernosa dan $orpus spongiosum" 7ipatan kulit #ang menutupi u&ung penis disebut preputium" Preputium melekat di sekitar $orona radiata dan melan&ut menutupi glans" Kelen&ar-kelen&ar preputium #ang terdapat di sepan&ang kulit dan mukosa preputium mensekresikan +a.? pria telah disirkumsisi" *ukti epidemiologi #ang kuat menun&ukkan pengaruh sirkumsisi 9 pria #ang telah disirkumsisi (dewasa dan neonatus memiliki resiko lebih ke$il menderita infeksi saluran kemih! pen#akit genitalia ulseratif! karsinoma penis! dan infeksi 2%6 dibandingkan dengan pria #ang tidak disirkumsisi" Balaupun demikian! sirkumsisi pada neonatus tetap men&adi perdebatan" Sirkumsisi dianggap memiliki risiko dan efek negati'e seperti n#eri! perdarahan! trauma penis! dan infeksi postoperasi" *an#ak praktisi medis #ang merasa bahwa prosedur sirkumsisi pada neonatus memiliki efek negati'e #ang lebih besar dibandingkan bila dilakukan pada pria Page 20 of 29 .

anadian Paediatri$s So$iet# tidak men&adikan sirkumsisi sebagai prosedur rutin pada neonatus! tetapi keduan#a dapat sa&a melakukann#a dengan dukungan dan persetu&uan orang tua berdasarkan e'aluasi medis indi'idu dengan melihat keuntungan dan kerugiann#a" • ALAT DAN BAHAN Alat #ang dibutuhkan dalam sirkumsisi adalah 9 <" Sirkumsisi set /" Spuit = $$ =" +arum &ahit &aringan >" :uk steril .atgut plain C" Plester <0" 2ands$oen Page 21 of 29 . Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 dewasa" Ameri$an A$adem# of Pediatri$s dan ." Jbat anestesi lo$al (lidokain! prokain! bupi'akain 1" Po'idon %odine E" Kasa steril D" .Lab.

Lab. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 Page 22 of 29 .

" Page 23 of 29 .Lab." Meminta pasien membuka $elana(sarung dan menenangkan pasien dengan sopan 1" Melakukan $u$i tangan furbringer E" Memakai hands$oen steril D" :esinfeksi daerah operasi mulai dari preputium sampai pubis se$ara sentrifugal C" Memasang duk steril dengan benar <0" Melakukan anestesi blok n"pudendus <<" Melakukan anestesi infiltrasi sub kutan pada $orpus penis ke arah proNimal </" Melakukan konfirmasi apakah anestesi telah berhasil <=" Membuka preputium perlahan-lahan dan bersihkan penis dari smegma menggunakan kasa betadin sampai $orona glandis terlihat" <>" Kembalikan preputium pada posisi semula <." Pemberian obat dan edukasi pasien • DAFTAR PUSTAKA S#amsuhida&at 4! Bim de +ong" /00>" *uku A&ar %lmu *edah" 3d /" +akarta9 35." Klem preputium pada &am <<! < dan &am 1 <1" 5unting preputium pada &am </ sampai $orona glandis <E" 7akukan &ahit kendali mukosa F kulit pada &am </ <D" 5unting preputium se$ara melingkar kanan dan kiri dengan men#isakan frenulum pada klem &am 1 <C" Jbser'asi perdarahan (bila ada perdarahan! klem arteri('ena! ligasi dengan &ahitan melingkar /0" +ahit angka D pada frenulum /<" 7akukan pemotongan frenulum di distal &ahitan //" Kontrol luka dan &ahitan! oleskan salep antibiotik di sekeliling luka &ahitan /=" *alut luka dengan kasa steril />" *uka duk dan hands$oen! $ek alat dan rapikan kembali semua peralatan /. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 • PR SEDUR TINDAKAN!PELAKSANAAN <" Mempersiapkan dan menge$ek semua alat dan bahan #ang diperlukan /" Menempatkan alat dan bahan pada tempat #ang mudah di&angkau =" Mempersiapkan pasien (men#apa dengan ramah dan mempersilahkan pasien untuk berbaring >" Melakukan anamnesis singkat (identitas! riwa#at pen#akit! riwa#at luka! perdarahan dan pen#embuhan luka! kelainan epispadia dan hipospadia .

Lab. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 KUMPULAN DAFTAR TILIK 1: PENILAIAN KETRAMPILAN ANAMNESIS 2: PENILAIAN KETERAMPILAN PEMERIKSAAN FISIK SISTEM NU 3: PENILAIAN KETERAMPILAN PUN0SI SUPRA PUBIK 1: PENILAIAN KETERAMPILAN PEMASAN0AN KATETER 5: PENILAIAN KETERAMPILAN SIRKUMSISI Page 24 of 29 .

e. (i$i'ai Memberikan salam dan tersen#um pada pasien Memperkenalkan diri kepada pasien Menan#akan identitas pasien (nama! umur! alamat Men&elaskan tu&uan dilakukann#a anamnesis pada pasien Menan#akan keluhan utama Menan#akan onset keluhan utama Menan#akan kuantitas Menan#akan kualitas Menan#akan faktor #ang memperberat Menan#akan faktor #ang memperingan Menan#akan ge&ala lain #ang men#ertai Menan#akan riwa#at pen#akit dahulu Menan#akan riwa#at pen#akit keluarga Menan#akan riwa#at sosial dan lingkungan Men#usun resume singkat hasil anamnesis pasien Men&elaskan langkah berikutn#a #ang akan dilakukan Menan#akan pertan#aan #ang sistematis pada pasien Memberi kesempatan pada pasien untuk bertan#a Mengakhiri anamnesis dengan u$apan salam Ni'ai 1 2 TOTAL SKOR Page 25 of 29 ./a$. <1 <E <D <C A+.Lab. 1 E D C <0 << </ <= <> <. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 1: PENILAIAN KETRAMPILAN ANAMNESIS N5 < / = > .

Lab. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 Page 26 of 29 .

e$eta'ia <= Memakai sarung tangan dengan benar <> %nspeksi dan palpasi batang penis! adakah pembengkakan! tandatanda peradangan atau lesi kulit lainn#a" +ika terdapat lesi kulit $atat sifatn#a" Pada pasien #ang tidak disirkumsisi! tarik kulit ke proksimal semaksimal mungkin untuk melihat lesi" Perhatikan &uga daerah sulkus koronarius untuk melihat adan#a lesi dan h#giene pasien <.Flash light . %nspeksi glans penis dan permukaan dalam kulit di atasn#a untuk melihat adan#a lesi kulit "*uka glans penis dengan $ara di&epit menggunakan ibu &ari dan telun&uk pada posisi &am 1 dan </ kemudian inspeksi adan#a lesi <1 %nspeksi meatus eksterna uretra untuk mengetahui adan#a meatitis! duh tubuh! lesi atau kelainan kongenital seperti hipospadia atau epispadia" +ika terdapat duh tubuh! $atat sifatn#a " +ika tidak Page 27 of 29 .2anduk bersih dan kering .7ampu penerangan .a&(5%e$ E %nspeksi regio abdomen! suprapubik dan kosto'ertebra D Palpasi area sudut kosto'ertebra dan dinding abdomen di atasn#a (kanan dan kiri dengan menggunakan dua tangan" 5in&al diraba pada saat inspirasi dalam C Melakukan palpasi area suprapubik(hipogastrik <0 Melakukan perkusi area suprapubik << Auskultasi kwadran atas abdomen untuk mendengar adan#a bruit </ Palpasi dan perkusi sudut kosto'ertebra kanan dan kiri untuk menentukan adan#a flank pain -nyeri ketok. Minta pasien tidur telentang di atas me&a pemeriksaan sen#aman mungkin 1 Men$u$i tangan dengan sabun kemudian mengeringkann#a dengan handuk Pe%eri-+aa$ 4i+i.Air dan sabun .Sarung tangan steril ..Lab. Pe%eri-+aa$ 4i+i. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 2: PENILAIAN KETERAMPILAN PEMERIKSAAN FISIK SISTEM NU Ni'ai 1 2 N5! Uraia$ Per+ia.a$ < Memberikan salam dan memperkenalkan diri kepada pasien / Memberikan keterangan #ang &elas mengenai prosedur dan tu&uan pemeriksaan #ang akan dilakukan = Meminta persetu&uan segera setelah pasien mengerti prosedur pemeriksaan > Mempersiapkan peralatan .

Lab. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 <E <D <C ditemukan duh tubuh! uretra dipi&at dengan hati-hati dari pangkal sampai ke meatus untuk memastikan adan#a sekret %nspeksi dan palpasi skrotum untuk menentukan ada(tidakn#a lesi Melakukan transiluminasi skrotum Membereskan alat dan dokumentasi Page 28 of 29 .

Mempersiapkan peralatan 1 Minta pasien tidur telentang di atas me&a pemeriksaan sen#aman mungkin E Men#alakan lampu ke area pemeriksaan D Men$u$i tangan dengan sabun kemudian mengeringkann#a dengan handuk Pr5+e("r Ti$(a-a$ C Pasang sarung tangan dengan prinsip steril <0 Pemeriksa berdiri di sebelah kiri pasien << Ambil kasa steril dengan pinset! $elupkan ke dalam larutan antiseptik (po'idon iodine kemudian usapkan ke kulit area suprapubik se$ara melingkar dari dalam kearah luar </ 7etakkan duk lubang pada area #ang telah diberi antiseptik <.Lab. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 3: PENILAIAN KETERAMPILAN PUN0SI SUPRA PUBIK No" Uraian Nilai 0 < / Per+ia.a$ < Memberikan salam dan memperkenalkan diri kepada pasien / Memberikan keterangan #ang &elas mengenai prosedur dan tu&uan tindakan #ang akan dilakukan = +elaskan bahwa pasien akan merasa tidak n#aman dengan tindakan #ang dilakukan > Meminta persetu&uan segera setelah pasien mengerti prosedur tindakan . -usukkan abo$ath ukuran besar (<>!<1!<D ke 'esika urinaria tegak lurus (C0 dera&at ! sedalam < $m! &ika urin sdhkeluar! $abut &arumn#a! dan dorong dengan sedikit men#udut ke arah bawah se$ara hati-hati <1 Setelah urin keluar! segera lepaskan &arumn#a dan dorong kateter ke dalam" <E Fiksasi dengan menggunakan plester! posisi kateter harus dalam kondisi tegak lurus" <D -ampung urin #ang keluar dengan urin bag" <C +ika pen#ebab retensio urin sudah teratasi! lepaskan kateter kemudian tutup luka pungsi dengan kassa steril #ang telah diberi larutan antisepti$ <D +elaskan kepada pasien bahwa tindakan telah selesai dilakukan dan pasien boleh duduk kembali <C Membereskan alat dan dokumentasi Page 29 of 29 .

u$i tangan dengan $ara fuerbringer)s method Memakai sarung tangan dengan benar (prinsip steril 7akukan sterilisasi a" Banita9 di 'ul'a sampai dengan perineum b" Pria9 dari JU3 sampai pangkal penis Arah putaran dari dalam ke luar" *uka set kateter dan berikan &ell# di u&ung kateter! dilakukan oleh asisten Ambil spuit #ang sudah diisi &ell# (=$$ oleh asisten! semprotkan ke dalam JU3 untuk melumasi urethra" Pegang kateter dengan posisi menggulung! lalu masukkan kateter perlahan-lahan sampai pangkal per$abangan kateter a"Pada laki-laki tegakkan penis >. (i$i'ai Memberikan salam dan memperkenalkan diri Men#iapkan alat dan bahan Men&elaskan prosedur #ang akan dilakukan kepada pasien! tu&uan! indikasi! komplikasi Mengatur posisi pasien a" Pasien anak(pasien sadar butuh bantuan b" Pasien dewasa(wanita 9 posisi dorsal re$umbent dengan lutut fleksi $" Pasien dewasa( laki-laki9 Posisi supine dan kaki abduksi Memasang perlak di bokong pasien Men#iapkan urin bag .Lab.e. Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 1: PENILAIAN KETERAMPILAN PEMASAN0AN KATETER N5 < / = > A+. <1 <E <D <C /0 -J-A7 SKJ43 O /0 Page 30 of 29 ./a$.o! masukkan kateter 1-C in$hi! sambil pasien dian&urkan tarik nafas" b"Pada perempuan! pastikan lubang uretra! masukan /-= in$hi +ika urin tidak langsung mengalir! aspirasi dengan menggunakan spuit +ika sudah dipastikan kateter masuk 6U (urin keluar ! kembangkan balon dengan spuit <. $$! kemudian tarik kateter I /!.u$i tangan dan dokumentasi S-5re 1 2 D C <0 << </ <= <> <. $m hingga ada tahanan Menghubungkan kateter dengan urin bag Fiksasi kateter ke bawah abdomen pasien pria atau pada paha depan untuk wanita! bantu pasien kembali ke posisi n#aman Kumpulkan dan buang alat-alat #ang sekali pakai! bersihkan alat-alat #ang bukan sekali pakai .

Ketrampilan Klinik FKIK-UNSOED 2012 5: PENILAIAN KETRAMPILAN SIRKUMSISI N5 < / = > . (i$i'ai Mengu$apkan salam dan memperkenalkan diri Mempersiapkan dan menge$ek semua alat dan bahan #ang diperlukan Men&elaskan prosedur #ang akan dilakukan! indikasi! komplikasi dan meminta persetu&uan Melakukan anamnesis singkat (identitas! riwa#at pen#akit! riwa#at luka! perdarahan dan pen#embuhan luka! kelainan epispadia dan hipospadia Meminta pasien membuka $elana(sarung dan menenangkan pasien dengan sopan Melakukan $u$i tangan fuerbringer)s method Memakai sarung tangan :esinfeksi daerah operasi mulai dari preputium sampai pubis se$ara sentrifugal Memasang duk steril dengan benar Melakukan anestesi blok n"pudendus Melakukan anestesi infiltrasi sub kutan pada $orpus penis ke arah proNimal Melakukan konfirmasi apakah anestesi telah berhasil Membuka preputium perlahan-lahan dan bersihkan penis dari smegma menggunakan kasa betadin sampai $orona glandis terlihat" Kembalikan preputium pada posisi semula Klem preputium pada &am << dan &am < 5unting preputium pada &am </ sampai $orona glandis 7akukan &ahit kendali mukosa F kulit pada &am </ 5unting preputium se$ara melingkar kanan dan kiri dengan men#isakan preputium dan frenulum pada &am 1 7akukan &ahitan terputus mengelilingi $orona glandis (&am = dan &am C +ahit pada frenulum untuk meligasi pembuluh darah di frenulum 7akukan pemotongan frenulum di distal &ahitan Kontrol luka dan &ahitan! oleskan salep antibiotik di sekeliling luka &ahitan *alut luka dengan kasa steril *uka duk dan hands$oen! $ek alat dan rapikan kembali semua peralatan Pemberian obat dan edukasi pasien TOTAL S-5r 1 2 Page 31 of 29 . <1 <E <D <C /0 /< // /= /> /.e.Lab./a$. 1 E D C <0 << </ <= <> <. A+.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->