Anda di halaman 1dari 11

DIREKTORAT RISET DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS INDONESIA

PROPOSAL RISET TAHUN ANGGARAN 2012 Jenis Hibah Hibah Riset Awal UI 2012

Judul Penelitian

Pengembangan dan Validasi Produksi Sulphur Colloid dan Labeled Red Blood Cells Perluasan Peman!aatan "edokteran #uklir untuk Pen$itraan Pen%akit &aluran 'erna

Fokus Bidang Riset Unggulan UI

Indigenous &tudies

Abstrak Pen$itraan diagnostik dengan modalitas "edokteran #uklir telah meningkatkan kesuksesan diagnosis gangguan saluran $erna( baik dengan teknik )engosongan lambung mau)un deteksi dan lokalisasi )erdarahan )ada saluran $erna* Pen$itraan "edokteran #uklir da)at mengatasi berbagai kekurangan dan ketidakn%amanan )asien dalam )en$itraan saluran $erna dengan modalitas lainn%a* Pen$itraan ini +arang dilakukan di Indonesia karena harga kit radio!armaka %ang relati! mahal dan teknik )elaksanaann%a belum dibakukan* ,alam riset %ang ber+udul Pengembangan dan Validasi Produksi Sulphur Colloid dan Labeled Red Blood Cells Perluasan Peman!aatan "edokteran #uklir untuk Pen$itraan Pen%akit &aluran 'erna( akan dirintis )eman!aatan )en$itraan "edokteran #uklir untuk )emeriksaan saluran $erna dengan melakukan )roduksi in house kit radio!armaka Sulphur Colloid dan labeled Red Blood Cells( %ang kemudian diu+ikan )ada men$it untuk melakukan -alidasi e!ekti-itas dan )engembangan teknik )en$itraann%a* Pemantauan biodistribusi dan dosis radiasi internal +uga dilakukan sebagai )ertimbangan keselamatan radiasi* "eluaran dari riset ini beru)a )roduk %ang lengka) dengan s)esi!ikasi biodistribusi dan dosimetri internaln%a( +uga Standard Operating Procedure .&/P0 !ormulasi )roduk dan teknik )en$itraann%a* Hasil dari riset ini akan dikembangkan men+adi industri kreati! bidang sains %ang diman!aatkan dalam bidang kesehatan( dengan men%u)lai )roduk %ang berkualitas namun dengan harga relati! rendah dibandingkan kit radio!armaka im)or* "ata kun$i "edokteran #uklir( Sulphur Colloid( labeled Red Blood Cells

Latar Belaka ! 1angguan saluran $erna rentan ter+adi )ada mas%arakat Indonesia( ditandai !akta bahwa gastroentritis dan dis)e)sia menem)ati urutan ke23 dan 4 dari 10 besar )en%akit rawat +alan di Rumah &akit selama tahun 2010 ."ementrian "esehatan Re)ublik Indonesia( 20110* Berdasarkan )enelitian )ada )o)ulasi umum dida)atkan bahwa 132506 orang dewasa )ernah mengalami dis)e)sia dalam bebera)a hari* Belum dida)atkan data e)idemiologi di Indonesia .,+ononingrat( 20010* Untuk gastroentritis( umumn%a ditandai dengan diare disertai atau tan)a muntah dan )eningkatan suhu tubuh( da)at )ula ter+adi )erdarahan akibat in!eksi bakteri .&)iller0* Ban%akn%a +umlah kasus disebabkan oleh ban%akn%a organ %ang terlibat dan !aktor resiko %ang ber-ariasi* 7ani!estasi klinik %ang ter+adi )un $uku) umum untuk kedua )en%akit ini( antara lain n%eri )ada bagian tengah e)igastrum( )enuruan berat badan( dan )erubahan )ola de!ekasi .'orwin( 20080* /leh karenan%a )enentuan +enis )en%akit %ang diderita )asien )erlu suatu )emeriksaan %ang akurat dan s)esi!ik* Pemeriksaan %ang umum disarankan oleh dokter di Indonesia adalah endosko)i( tes darah( radiogra!i saluran $erna dengan kontras barium( dan bio)si* Ada modalitas lain %ang da)at digunakan untuk diagnosis )en%akit ini( %aitu dengan meman!aatkan )en$itraan "edokteran #uklir( namun modalitas ini tidak umum dilakukan di Indonesia* ,ari 12 rumah sakit dengan !asilitas "edokteran #uklir akti!( han%a 1 %ang melakukan )en$itraan saluran $erna* Hal ini $uku) disa%angkan karena sebenarn%a )en$itraan "edokteran #uklir da)at memberikan hasil %ang baik untuk inte)retasi !ungsi sistemik dalam tubuh( termasuk mengenai la+u )engosongan lambung* &ekitar 906 )asien dengan dis)e)sia !ungsional men%ebabkan )erlambatan waktu )engosongan lambung .:uartero( 188;0* ,is)e)sia meru)akan keluhan %ang sering ter+adi dalam dunia klinis* 7aka )enanganann%a harus berdasarkan ge+ala2ge+ala %ang terbukti .,rossman( 20000* ,iagnosis gangguan saluran $erna dengan )en$itraan "edokteran #uklir da)at dilakukan atas 2 metode( %aitu diagnosis )engosongan lambung dan lokalisasi )erdarahan* 'itra dan data %ang di)eroleh dari hasil scanning da)at di+adikan dasar diagnosis oleh ,okter "edokteran #uklir dan Pen%akit ,alam untuk menentukan +enis )en%akit %ang diderita )asien* ,i sam)ing itu )en$itraan "edokteran #uklir untuk saluran $erna memiliki berbagai keunggulan( antara lain tidak in-asi! sehingga lebih n%aman bagi )asien dibandingkan endosko)i atau kolonosko)i( da)at memberikan hasil %ang lebih akurat untuk menentukan la+u )engosongan lambung dibandingkan radiogra!i dengan kontras barium .tentun%a tan)a mengabaikan keselamatan radiasi0( dan memberikan hasil %ang akurat untuk lokalisasi )erdarahan dalam saluran $erna* ,alam melakukan )en$itraan "edokteran #uklir di)erlukan radio!armaka %ang sesuai dengan tu+uan )emeriksaan* Untuk diagnosis )engosongan lambung da)at menggunakan radio!armaka Technetium 88m %ang dilabelkan dengan kit Sulphur Colloid .88m<$2&'0( radio!armaka ini +uga da)at di)akai untuk lokalisasi )erdarahan saluran $erna* &elain 88m <$2&'( labeled Red Blood Cells .88m<$2RB'0 +uga baik digunakan untuk lokalisasi )erdarahan* Permasalahan %ang ter+adi( harga kit Sulphur Colloid dan labeled Red Blood Cells relati! mahal dan harus diim)or* "endala ini men+adi salah satu !aktor %ang men%urutkan )eman!aatan )en$itraan "edokteran #uklir untuk diagnosis saluran $erna*

Pada dasarn%a )roduksi kit radio!armaka ini tidak memakan bia%a besar( baik untuk )eralatan %ang di)erlukan( mau)un bahan %ang digunakan( sehingga da)at di)roduksi in house* Produksi in house radio!armaka sudah umum dilakukan di rumah sakit di luar negeri( se)erti di Australia* Untuk itu )enelitian ini bertu+uan memulai )roduksi in house kit radio!armaka dengan melakukan )engembangan dan -alidasi )roduksi sam)el kit Sulphur Colloid dan labeled Red Blood Cells* Penelitian ini dihara)kan akan menghasilkan( )roduk awal .batch )ertama0 kit Sulphur Colloid dan labeled Red Blood Cells( %ang kemudian diu+ikan )ada hewan sehingga da)at menghasilkan Standard Operating Procedure .&/P0 )embuatan kit Sulphur Colloid dan labeled Red Blood Cells %ang telah teru+i( +uga &/P teknik )en$itraan saluran $erna dengan modalitas "edokteran #uklir( beserta rekomendasi hasil )erbandingan kedua kit %ang di)roduksi* Penelitian terhada) biodistribusi radio!armaka dan )enghitungan dosis radiasi .dosimetri0 internal di)erlukan sebagai -alidasi )roduk %ang lengka) dengan s)esi!ikasin%a* Perhatian terhada) s)esi!ikasi biodistribusi dan dosimetri internal sangat )enting dalam )ertimbangan keselamatan radiasi( mengingat )emeriksaan dilakukan dengan menggunakan sumber radiasi terbuka* Jika memberikan hasil %ang bagus( selan+utn%a )roduk kit Sulphur Colloid dan labeled Red Blood Cells diusahakan untuk disu)lai ke instalasi "edokteran #uklir )ada rumah sakit( terutama %ang di luar Jakarta agar ter+adi )erluasan )eman!aatan modalitas "edokteran #uklir* &e$ara +angka )an+ang semua hasil %ang di)eroleh dari )enelitian ini meru)akan data awal dari )roduksi in house kit radio!armaka %ang diren$anakan akan dilakukan )ada =aboratorium Radio!armasi( Pusat Fisika 7edis( Uni-ersitas Indonesia %ang saat ini masih dalam )roses )eren$anaan )embangunan* Penelitian ini akan diikuti dengan )enelitian untuk )roduksi kit radio!armaka lainn%a dan dihara)kan da)at men+adi industri kreati! bidang sains %ang berman!aat bagi mas%arakat* Produksi in house kit radio!armaka da)at menurunkan bia%a )embelian oleh rumah sakit hingga 10*000 AU, )er )ekan untuk instalasi "edokteran #uklir dengan tingkat oku)ansi %ang tinggi* ,engan dimulain%a )enelitian tentang radio!armaka dan dirintisn%a =aboratorium Radio!armasi )ada Pusat Fisika 7edis( dihara)kan terda)at minat untuk )engembangan dan riset Radio!armasi di kemudian hari( mengingat bidang ini sangat )ros)ektus dan a)likati!*

St"#$ L$terat"r Istilah ulkus )e)tik .peptic ulcer0 meru)akan istilah umum terkait gangguan saluran $erna* &ekitar 102136 )asien ulkus )e)tik mengalami )erdarahan saluran $erna* Perdarahan gastroistentinal ini meru)akan kom)likasi tukak %ang sering ter+adi akibat adan%a erosi ulkus ke arteri .Berardi( 20030* Ulkus )e)tik adalah erosi la)isan mukosa di bagian mana sa+a )ada saluran $erna( teta)i biasan%a ter+adi di mukosa lambung atau mukosa usus dua belas +ari .duodenum0* Ulkus )e)tik +uga da)at dide!inisikan sebagai suatu kum)ulan kelainan ulkus )ada saluran $erna bagian atas %ang disebabkan oleh )embentukan asam klorida dan )e)sin %ang mengerosi la)isan mukosa )ada daerah tersebut .'orwin( 20080* ,is)e)sia sebagai salah satu )en%akit dari gangguan saluran $erna meru)akan masalah )aling umum di dunia .:uartero( 188;0* ,is)e)sia adalah sakit atau rasa tidak n%aman %ang kronis atau berulang %ang ter)usat )ada )erut bagian atas .,rossman( 20000* &elain radiologi( )emeriksaan %ang bisa dilakukan( di antaran%a adalah tes laboratorium( endosko)i( manometri eso)hagus2gastro2duodenum( dan waktu )engosongan lambung .,+ononingrat( 20010* <eknik "edokteran #uklir meru)akan modalitas %ang $o$ok untuk )emeriksaan )engosongan lambung* "eterlambatan )engosongan lambung mengindikasikan ulkus lambung( pyloric stenosis( -agotom%( dan keganasan .&aha( 20090* Sulphur Colloid dilabel dengan sekitar 1 m'i 88m<$ %ang disa+ikan dengan makanan )adat atau diberikan )er oral $o$ok untuk memeriksa la+u )engosongan lambung .&aha( 20090* Sulphur Colloid mengandung natrium tiosul!at sebagai kom)osisi utama( )enambahan gelatin dilakukan sebagai )embentuk koloidn%a* &elain untuk )emeriksaan )engosongan lambung( 88m<$2&' +uga da)at digunakan untuk )en$itraan hati( lim)a( sumsum tulang( sistem lim!atik( dan lokalisasi )erdarahan )ada saluran $erna .&aha( 20090( tentun%a dengan -ariasi teknik )en$itraan* Permasalahan lain )ada gangguan saluran $erna adalah gastroentritis %aitu )eradangan )ada lambung dan usus akibat in!eksi bakteri atau -irus ."amus &aku "edokteran ,orland >disi 23( 188;0* Pada gastroentritis karena in!eksi akibat bakteri da)at ter+adi kom)likasi )erdarahan* Perdarahan saluran $erna bagian atas +uga meru)akan mani!estasi klinik dari -arises eso)hagus( ulkus )e)tik( hemorrhagic( neo)lasma( dan erosi lambung akibat induksi obat* &edangkan )erdarahan saluran $erna bagian bawah meru)akan mani!estasi klinik dari )en%akit di-ertikular( inflammatory bowel disease( dan neo)lasma .&aha( 20090* Pemeriksaan endosko)i atau metode lainn%a sering memberikan hasil %ang tidak maksimal* Pen$itraan dengan modalitas "edokteran #uklir telah meningkatkan kesuksesan deteksi dan lokalisasi )erdarahan )ada saluran $erna* Radio!armaka %ang umum digunakan adalah 88m<$2&' dan 88m<$2RB'* &etelah disuntikan( sebagian besar !raksi radio!armaka akan menu+u ke lokasi )erdarahan dan akan dieliminasi dari sistem sirkulasi* "it radio!armaka labeled Red Blood Cells terdiri dari 5 sediaan( %aitu -ial reaksi untuk melakukan )roses in vitro( -ial I dengan kom)onen utama natrium hi)oklorit( dan -ial II dengan kom)onen utama asam sitrat dan natrium sitrat .7allin$krodt( 188?0* <eknik )en$itraan dengan 88m<$2RB' lebih rumit dibandingkan 88m <$2&' untuk kasus ini karena harus dilakukan se$ara in vitro dan in vivo* @alau)un begitu( 88m<$2RB' da)at mengatasi semua ke)erluan lokalisasi )erdarahan termasuk %ang

tidak da)at dilakukan dengan 88m<$2&'( %aitu hemorrhagic karena waktu klirens &' dalam tubuh sangat $e)at .&aha( 20090*

88m

<$2

Biodistribusi radio!armaka meru)akan )arameter kualitas )roduk kit radio!armaka* @alau)un radio!armaka memiliki organ rese)tor s)esi!ik dalam tubuh( uptake teta) akan ter+adi oleh organ lainn%a %ang bukan men+adi target )emeriksaan dikarenakan adan%a ikatan obat antara radio!armaka dengan kom)onen )en%usun organ .Raabe( 18890* Persentase biodistribusi meru)akan nilai relati! rasio akti-itas radio!armaka )ada organ %ang diukur terhada) akti-itas %ang diberikan( da)at dihitung dengan )ersamaan berikut
6 B = !organ A !0

.10

dengan B adalah )ersentase biodistribusi( !organ dan !" berturut2turut akti-itas )ada organ %ang diukur dan akti-itas radio!armaka %ang diberikan* Untuk tin+auan dosimetri radiasi internal )un biodistribusi sangat )enting( sebab dengan mengetahui kinetika metabolisme radio!armaka dalam hubungann%a dengan )a)aran( intake( uptake( retensi( dan ekskresi radio!armaka( maka dosis radiasi dari )a)aran %ang diberikan da)at dihitung .'ember( 18890* "uanti!ikasi radiasi internal tidak da)at diukur( namun dikalkulasi .'hiesa( 20100* ,osis radiasi %ang diterima oleh +aringan tubuh harus dihitung sebagai )enilaian )otensi kerusakan kesehatan %ang berhubungan dengan )enerimaan )a)aran radiasi .>$kerman( 18890* "alkulasi dosis radiasi internal dilakukan dengan )ersamaan %ang di!ormulasikan oleh komite 7easurement Internal Radiation ,osimetr% .7IR,0( sebagai berikut .&n%der( 18?30
B # . rk 0 =!*S . rk 1*99* !0 *T1 A 2 *S . rk rh 0 = rh 0

.20

dengan #$rk%& '& !"& T()*& dan S$rk+ rh% berturut2turut adalah dosis organ target .&-0( akti-itas kumulati! .m'i +am0( akti-itas %ang diberikan .m'i0( waktu )aruh !isika .+am0( dan konstanta dosis absorbsi )er akti-itas kumulati! dari organ umber ke organ target .&-Am'i +am0*

Met%#%l%!$ R$set ,iagram Alir Penelitian ini dibagi dalam 5 taha)an( %aitu )roduksi radio!armaka( )engu+ian e!ekti-itas )roduk radio!armaka )ada hewan( serta u+i biodistribusi dan )enentuan dosis radiasi )ada organ hewan* ,iagram alir )enelitian ditun+ukan )ada 1ambar 1* Penger+aan )enelitian ini akan dilakukan oleh 2 kelom)ok studi( diawali dengan kelom)ok studi Farmasi dalam )embuatan )roduk kit radio!armaka( dilan+utkan oleh kelom)ok studi Fisika 7edis untuk melakukan )en$itraan dan )enghitungan dosis radiasi .dosimetri0* Analisa akhir setelah )en$itraan akan dilakukan oleh kedua kelom)ok ini untuk mem)eroleh hasil %ang kom)rehensi!*
Persiapan

Produksi Radiofarmaka

Persiapan Hewan Uji

Sulphur Colloid

Labeled Red Blood Cell

Kelompok Sehat

Kelompok Induksi

Uji Kendali #utu " servasi

Efektivitas Produk dan Teknik Pencitraan

Biodistri usi dan !osimetri

Hasil

1ambar 1* ,iagram alir )enelitian

Alat dan Bahan Bahan PVP .Poli-inil )irolidon0 sebagai )engganti gelatin( natrium tiosul!at dihidrat( potassium perrhenate( natrium dihidrogen !os!at dihidrat( natrium hidroksida( &n'l2 dihidrat( natrium sitrat dihidrat( dekstrosa anhidrat( natrium hi)oklorit( asam sitrat( asam asetil salisilat( he)arin( aCua )ro in+eksi( 88m<$ )erteknetat( men$it( kertas )H meter( kertas kromatogra!i I<='( )en%eka alkohol iso)ro)il*

Alat Laminar !ir ,low Cabinet( alat2alat gelas laboratorium( stirer magnetik( water bath( syringe( dose callibrator( kamera gamma beserta kolimatorn%a( -ial( s)atula( !ilter bakteri 0(22 Dm 7etode o Pembuatan Radio!armaka Proses )embuatan 2 +enis radio!armaka( %aitu <$ 88m2Sulphur Colloid dan <$ 88m2 Labeled Red Blood Cells( di+elaskan masing2masing sebagai berikut
88m

1*

2*

5* 9* 3* 4*

<$2Sulphur Colloid PVP ditimbang 300 mg di dalam gelas beaker 23 m=( lalu dilarutkan dalam 8 m= aCua )ro in+eksi dan diaduk di atas stirer magnetik selama 13 menit sam)ai PVP larut* "emudian larutan di)anaskan se$ara )erla+an selama 50 detik )ada suhu 930' di atas hotplate untuk membantu kelarutan* #atrium tiosul!at dihidrat ditimbang 100 mg di dalam -ial steril 10 m=( kemudian potassium perrhenate 29 mg ditimbang di dalam -ial steril %ang sama kemudian dilarutkan dalam 1 m= aCua )ro in+eksi .kemudian tambahkan lagi 1 m= aCua )ro in+eksi untuk men%em)urnakan kelarutan0 =arutan PVP disaring ke dalam -ial steril 20 m= menggunakan !ilter bakteri 0(22 Dm* Prosedur ini harus dilakukan )ada kondisi %ang steril dan se$ara $e)at karena PVP mudah mengeras* =arutan natrium tiosul!at dan potassium perrhenate disaring ke dalam -ial steril 20 m= %ang mengandung larutan PVP gelatin steril( aduk homogen* &emua -ial dan sumbatn%a harus disem)rot dengan larutan alkohol ?06 steril untuk men+amin bagian luar dari setia) -ial dan sumbatn%a bersir dan bebas dari Eat )artikulat* =arutan %ang telah steril tadi dibagikan 1*0 m= ke tia)2tia) -ial( seban%ak 10 -ial* Prosedur ini harus dilakukan )ada kondisi %ang steril dan se$ara $e)at karena PVP mudah mengeras* =arutan ini disim)an )ada suhu 22;0'*

88m

<$2labeled Red Blood Cells 1* Vial reaksi 10 m= mengandung &n'l2 dihidrat F30 Dg minimumG &n'l 2 dihidrat F 84 Dg teoritisG &n'l2 dihidrat F 103 Dg maHimumG natrium sitrat dihidrat F 5*4? mgG dekstrosa anhidrat F 3*30 mg( )H diatur ?*1 to ?*2 dengan natrium hidroksida* 2* Vial I mengandung natrium hi)oklorit 2 0*4 mg dalam aCua )ro in+eksi* <otal -olume dari -ial ini 0*4 m=* #a/H da)at ditambahkan untuk mengatur )H larutan ini hingga 11 F 15* Vial harus terlindung dari $aha%a untuk men$egah degradasi dari larutan natrium hi)oklorit %ang sensiti! $aha%a* 5* Vial II mengandung asam sitrat monohidrat 2 ;*? mgG natrium sitrat dihidrat 2 52*3 mgG dekstrosa anhidrat 2 12*0 mg dalam aCua )ro in+eksi* <otal -olume dari -ial ini 1*0 m=* )H larutan ini diatur 9*3 2 3*3 dengan natrium sitrat atau asam sitrat* Pengu+ian kendali mutu terhada) masing2masing )roduk kit radio!armaka sebelum dilabelkan dengan 88m<$ )erteknetat dilakukan untuk mengetahui dera+at keasaman

)roduk dengan menggunakan kertas )H meter* &etia) )roduk memiliki s%arat a$uan dera+at keasaman* &etelah dilabel dengan 88m<$ )erteknetat( )engu+ian ikatan antara radionuklida dan kit diker+akan dengan kertas kromatogra!i I<=' %ang ditetesi )roduk radio!armaka )ada bagian u+ung bawah( setelah absorbsi ter+adi( )otongan kertas di$a$ah dengan dose callibrator* o Pengu+ian ker+a )roduk radio!armaka )ada hewan <erda)at 2 kelom)ok hewan u+i .men$it0 untuk )engu+ian masing2masing )roduk radio!armaka( kelom)ok )ertama terdiri 4 ekor men$it %ang tidak diinduksi .men$it sehat0( )ada kelom)ok kedua terdiri dari 4 kelom)ok men$it %ang diinduksi hingga mengalami )erdarahan saluran $erna* Pengu+ian )roduk 88m<$2&' untuk )emeriksaan )engosongan lambung diawali dengan )emberian )roduk radio!armaka %ang sudah dikon-ersi dosisn%a( se$ara )er oral ke)ada men$it sehat* Scanning dengan kamera gamma dilakukan 3210 menit kemudian( hingga mem)eroleh 30*000 $a$ahan* &elan+utn%a scanning diulang setia) 10 menit sam)ai akti-itas radio!armaka dalam lambung menurun men+adi setengahn%a* Pengu+ian )roduk 88m<$2&' untuk lokalisasi )erdarahan saluran $erna dilakukan dengan )en%untikan )roduk radio!armaka melalui intra-ena terhada) men$it terinduksi( kemudian scanning dilakukan se$ara dinamik selama 20 menit dengan inter-al waktu 2 menit* Pengu+ian )roduk 88m<$2RB' diawali dengan )engambilan darah hewan u+i diambil seban%ak 1*0 2 5*0 m= menggunakan he)arin sebagai antikoagulan .10 F 13 unit )er m= darah0* ,arah %ang sudah diberikan antikoagulan di)indahkan ke -ial reaksi dan di$am)ur )erlahan* Reaksi dibiarkan selama 3 menit* &elan+utn%a isi dari -ial I ditambahkan dan di$am)ur dengan membalik2balikan -ial reaksi 9 F 3 kali se$ara )erlahan( kemudian isi -ial II +uga ditambahkan dan di$am)ur dengan $ara %ang sama* <$ 88m2)erteknetat ditambahkan seban%ak 10 F 100 m'i .dalam -olume hingga 5 m=0 ke dalam -ial reaksi dan di$am)ur dengan membalik2balikan -ial 9 F 3 kali se$ara )erlahan* Biarkan reaksi selama 20 menit sambil sesekali diko$ok( kemudian seluruh isi dari -ial reaksi disuntikan kembali ke men$it( dan scanning dilakukan segera* Scanning diulang setia) 13 menit selama 1 +am* Untuk )engu+ian )roduk ini( dilakukan terhada) men$it sehat dan terinduksi* * o U+i Biodistribusi dan Penentuan ,osis Radiasi /rgan &etelah )engu+ian e!ekti-itas )roduk radio!armaka terlaksana( u+i biodistribusi dilakukan dengan )engulangan )emberian )roduk radio!armaka )ada kelom)ok men$it sehat( kemudian organ lambung( usus( li-er( +antung( )aru2)aru( lim)a di$a$ah dengan dose calibrator untuk mengetahui )ersentase biodistribusi radio!armaka* Persentase biodistribusi di)eroleh dengan )ersamaan .10* Persentase biodistribusi mere)resentasikan kualitas )roduk radio!armaka dalam berikatan dengan organ rese)tor %ang ditu+u* &elan+utn%a )enentuan dosis radiasi %ang diterima organ da)at dihitung dari )engukuran ini dengan menggunakan metode 7IR, dengan )ersamaan .20* Hasil %ang dihara)kan dari )enelitian ini adalah 1* )roduk beru)a kit radio!armaka Sulphur Colloid dan labeled Red Blood Cells( 2* &/P )embuatan kit radio!armaka Sulphur Colloid dan

labeled Red Blood Cells sebagai kit radio!armaka %ang selan+utn%a da)at di)roduksi dan digunakan di rumah sakit( 5* &/P teknik )en$itraan )engosongan lambung dengan 88m<$2Sulphur Colloid dan lokalisasi )erdarahan di saluran $erna dengan 88m<$2labeled Red Blood Cells dan 88m <$2Sulphur Colloid* &tudi kom)arasi +uga dilakukan untuk mengamati hasil dari )enggunaan kit radio!armaka %ang lebih e!ekti! dan e!isien dalam )en$itraan gangguan )ada saluran $erna* Pros)ek lan+utan dari )enelitian ini adalah )erluasan )eman!aatan 2 )roduk ini untuk )en$itraan )en%akit lain dengan modalitas "edokteran #uklir( se)erti li-er( lim)a( lim!oskintigra!i* Te&'at R$set Produksi kit radio!armaka .han%a beru)a ligan Sulphur Colloid dan labeled Red Blood Cell& %ang belum di$am)urkan dengan radionuklida0 akan dilakukan di =aboratorium Formulasi &ediaan &teril ,e)artemen Farmasi( Fakultas 7atematika dan Ilmu Pengetahuan Alam( Uni-ersitas Indonesia* Untuk )engu+ian radio!armaka dilakukan dengan meman!aatkan !asilitas di Instalasi "edokteran #uklir Rumah &akit Pusat Pertamina( Jakarta* &elan+utn%a )engolahan data dan studi kom)arasi dilakukan di =aboratorium Fisika 7edis( ,e)artemen Fisika( Fakultas 7atematika dan Ilmu Pengetahuan Alam( Uni-ersitas Indonesia* (a#)al Pe el$t$a #o* 1* 2* 5* 9* 3* 4* ?* ;* 8* 10* 11* 12* 15* "egiatan Pembelian Bahan Persia)an hewan u+i Pembuatan )roduk kit radio!armaka Induksi )en%akit )ada hewan u+i U+i $oba radio!armaka 88m<$2Sulphur Colloid )ada hewan u+i U+i biodistribusi radio!armaka 88m<$2Sulphur Colloid )ada hewan u+i U+i $oba radio!armaka 88m<$2labeled Red Blood Cells )ada hewan u+i U+i biodistribusi radio!armaka 88m<$2labeled Red Blood Cells )ada hewan u+i Pengolahan data dan analisa >-aluasi hasil )enelitian Pen%usunan out)ut )enelitian Publikasi Pela)oran Bulan 1 2 5 9 3 4 ? ; 8 10

10

Da*tar P"staka Berardi( R* I* .20030* Pe)ti$ ul$er disease* ,alam J* ,i)iro( Pharmacotherapy- ! patophysiologic approach Si.th /dition .hal* 45924530* United &tates o! Ameri$a <he 7$1raw2Hill 'om)anies* 'ember( H* .18890* <he biologi$al Basis !or Radiation ,osimetr%* 0ealth Physics Society Summer School .hal* 912400* @is$onsin 7edi$al Ph%si$s Publishing* 'hiesa( '* .20100* Bacic Planar #osimetry1 2oint 3CTP43!/! School of #osimetry Speciali5ing in 6uclear 7edicine1 <rieste* 'orwin( >* J* .20080* Buku Saku Patofisiologi1 Jakarta Penerbit Buku "edokteran >1'* ,+ononingrat( ,* .20010* ,is)e)sia Fungsional* ,alam &* H* &u%ono( Buku !8ar- 3lmu Penyakit #alam /disi 9etiga .hal* 13521330* Jakarta Balai Penerbit F"UI* ,rossman( ,* A* .20000* Rome 33- The functional gastrointestinal disorders *nd /d1 7$=ean ,egnon* >$kerman( "* F* .18890* #osimetric 7ethodology of the 3CRP1 0ealth Physics Society Summer School1 @is$onsin 7edi$al Ph%si$s Publishing* Indonesia( "* "* .20110* Profil 9esehatan 3ndonesia *"("1 Jakarta "ementrian "esehatan Re)ublik Indonesia* 9amus Saku 9edokteran #orland /disi *:1 .188;0* Jakarta Penerbit Buku "edokteran >1'* 7allin$krodt( I* .188?0* ;ltra Tag RBC1 7issouri 7allin$krodt* :uartero( A* d* .188;0* ,isturbed solid)hase gastri$ em)t%ing in !un$tional d%s)e)sia A metaanal%sis* #ig #is Sci <=$>% ( 202;255* Raabe( /* .18890* 3ntroduction to 3nternal Radiation #osimetry1 0ealth Physics Society Summer School1 @is$onsin 7edi$al Ph%si$ Publishing* &aha( 1* B* .20090* ,undamentals of 6uclear Pharmacy :th /dition1 #ew Jork &)ringer* &n%der( @* &* .18?30* Absorbed ,ose Per Unit 'umulated A$ti-it% !or &ele$ted Radionu$lides and /rgans* 2ournal of 6uclear 7edicine& Pamphlet 6o1(( * &)iller( R* '* .t*thn*0* Post In!e$tious Irritable Bowel &%ndrom* ;6C Center for ,unctional ?3 @ 7otility #isorder*

11