Anda di halaman 1dari 16

Kebudayaan Melayu Sambas di Kalimantan Barat

Oleh : Nur Rabiyah

Pendahuluan
Di sini penulis akan memberikan gambaran atau catatan kecil mengenai sejarah Kalimantan Barat, yang lebih khususnya pada Melayu Sambas. Dan Melayu bahasa Melayu! merupakan bahasa utama dan bahasa asal dari "ariasi#"ariasi bahasa Melayu yang tersebar di dunia sekarang ini. $slam termasuk ke Kalimantan diperkirakan pada akhir %bad &$' M, hal itu paling tidak ditandai dengan masuk islam kertanegara. Disusul Raja Brunei pada tahun ()(*, serta Raja +andak, Raden $smahana (),-#(.)-M! juga memeluk agama $slam, kemudian menyusul raja Kerajaan /anjungpura, 0iri Kusuma masuk $slam pada tahun (..*. Berbarengan dengan masuknya $slam, masuklah Melayu ke Kalimantan dari Sumatera dan ja1irah Malaka. Kerajaan islam sambas didirikan pada tahunb (23, 4leh Raden Sulaiman, yang kemudian bergeral Sultan Muhammad Syaiuddin $. melalui pr4ses $slaminasi inilah melayu masuk Kalbar. Dan penulis tertarik dengan interaksi Melayu Sambas. 5ang terkenal dengan s4pan santun, menjaga kebersihan, kasih saying, menekankan kepada kejujuran, dan itu diantaranya karena sebagian besar masyarakat Sambas sangat memegang ajaran islam. Dan etnis Melayu Sambas terkenal 4rang yang ramah dan tidak membedah# bedakan dan $a selalu menerima tamu dengan ikhlas dan menjadikan tamu sebagai raja. $ni tercermin dalam pribahasa Melayu Sambas 6 kecil telapak tangan, nyiru kami tadahkan". %rtinya menunjukkan sikap keikhlasan yang besar. Dan apalagi dengan etnis Dayak dengan 4rang Melayu menganggap mereka adalah saudara. Melayu Sambas dan Melayu Mempa7ah menyebut 8abang9 saudara tua! kepada 4rang

Dayak. :erka7inan campuran antara 4rang Dayak dengan 4rang Melayu sudah la1im tejadi. Dan persebaran Melayu sangat banyak. Baik itu karena mencari ilmu di sek4lah# sek4lah luar. Dan ada juga yang mengikuti suami atau istri pergi dari Sambas dan membuat rumah di tempat yang lain. ;al ini bisa penulis c4nt4hkan dalam hal mencari ilmu. Di Sek4lah /inggi %gama $slam Negeri S/%$N! :4ntianak khususnya di <urusan Dak7ah :r4gram Studi pr4di! K4munikasi :enyiaran $slam K:$!, ada salah satunya dari etnis Melayu Sambas, 6Kiki Supardi6 yang akrap di panggil Kiki. 6$a mahasis7a yang cekatan dan dalam hal interaksi sama teman juga baik, ia tidak memilih#memilih teman dan 4rangnya terbuka, dan $a juga sangat akti= dan tidak salah jika teman#teman menjadikan Kiki sebagai ketua tingkat6. >jar $1a yang juga mahasis7a K:$ semester $$. Dan c4nt4h lain dalam perka7inan campuran antara Melayu Sambas dan Dayak. ;al ini penulis melihat dari desa Sungai Kupah Kecamatan Sungai Kakap, dan sekarang menjadi Kabupaten Kubu Raya. Sebut saja suaminya dari etnis Dayak 6<aka6. Dan istrinya dari etnis Melayu Sambas 6B4ja6. $a sekarang di anugerahi ) 4rang anak dan didalam keluarganya terjalin dengan harm4nis. $ni karena adanya kesamaan dan tujuan yang sama. Dan di didalam hubungan dengan masyarakat terjalin dengan baik. Demiliam pula dengan kemampuan t4leransi dengan perbedaan dalam masyarakat yang di miliki 4leh hampir di semua etnis Sambas, menjadi sirna lantaran terjadi pelangaran nilai hidup, n4rma budaya, dan adat istiadat dari masing#masing etnis. ;al ini utamanya tampak pada etnis Dayak dan Melayu. Dan itu terjadi akibat dari penghambat pr4blem k4munikasi antarbudaya etnis Sambas.

Pengertian dan Sejarah Melayu Sambas R4nald :r4"encher mengatakan bah7a akar kata Melayu berasal dari 8layu9 yang berasal dari bahasa Melayu <4h4r: +ayar, dan melayu Minang 8lay49, yang berarti layar. Dari kata akar kata tersebut dapat disimpulkan bah7a, kata melayu berarti menunjukkan sebuah kerajaan yang berada di <ambi. %tau bisa pula diartikan terkait dengan istilah 8layar9, mengisyaratkan bah7a 4rang#4rang melayu merupakan sebutan bagi para pelaut, yang n4tabene la1im dilakukan 4leh para nelayan dan pedagang. . Muna7ar M. Saad, -**?:(-! %dapun secara termin4l4gi, kata melayu diartikan sebagai 4rang yang berbahasa Melayu, berprikehidupan dengan budaya Melayu, berprikehidupan dengan budaya Melayu dan beragam $slam. Sebagaimana yang dikemukakan 4leh +e4nard adanya, 8one who speaks Malay habitually, practices melay culture, and is a Moslem; dari penjelasan +e4nard tersebut, yang menarik adalah pengidentikan antara melayu dan silam. Melayu dan islam merupakan dua hal yang sukar untuk dipisahkan. . Muna7ar M. Saad, -**?:(?! Suku melayu di Kalimantan pada hakikatnya terbagi menjadi dua yaitu 4rang melayu 8asli9 yang berasal dari Sumatera atau semenanjung Malaka dan yang berasal dari 4rang Dayak melayu#Dayak!. Kini mereka tidak lagi dapat dibedakan mana yang 8asli9 Melayu dan mana yang bukan. :endapat ini diperkuat 4leh pendapat @hairil A==endy, bah7a melayu Sambas mempunyai hubungan yang sangat erat dengan 4rang#4rang /i4ngh4a. :ada abad &'$#&'$$$, bangsa /i4ngh4a dari @ina diundang masuk Kalbar 4leh kesultanan Melayu Mempa7ah dan Sambas untuk meng4lah penambangan emas. Kehadiran bangsa @ina memberi c4rak baru bagi peradapan dikalimantan Barat. :erdasarkan penuturan cerita#cerita rakyat Melayu di Sambas, 4rang /i4ngh4a ahli dalam hal pertukangan, sedangkan 4rang Melayu sambas ahli dalam ilmu kebatinan. 'ersi kedua, berpendapat bah7a 8sambas9 berasal dari kata samBan sam! artinya dengarkanlahC dan Basmasalah bas! artinya dengan nama %llah. <adi sambas

artinya 8Dengarkanlah dengan nama Allah atau9 dengarkan dan jalankan pemerintah kerajaan Islam hanya karena Allah semata. :endapat ini tampaknya lebih dipengaruhi 4leh ajaran $slam yang dianut 4leh sebagian masyarakat Sambas. %jaran islam yang menekankan pada kejujuran, s4pan santun, kebersihan, kasih sayang, dan tertib hukum sangat berpengaruh dalam pembentukan kepribadian Melayu Sambas. Duarte Barb4sa (.(3M! mengatakan, 8mereka itu bersih dan berketurunan baik, sangat gemar akan musik, dan sangat berkasih sayang9. 'allentiin (,(-M! menyatakan,9 mereka terbuka kepada siapa saja yang datang . ini tercermin dalam pribahasa Melayu Sambas9 kecil telapak tangan, nyiru kami tadahkan9. %rtinya menunjukkan sikap keikhlasan yang besar. 'ersi ketiga menyatakan, K4ta Sambas berasal dari :al4h kecamatan!. Di :al4h terdapat kerajaan 4rang 8kebanaran kerajaan makhluk halus!9. Orang melayu yang pertama kali ka7in dengan 4rang 8kebanaran9 bernama Syamsuddin laki#laki! dan 4rang kedua yang menikah dengan 4rang DkebanaranB bernama Saribas, 4rang Dayak karena sama manusia, Syamsudin dan Saribas bersahabat. Melihat Syam bertingkah sedemikian, istrinya tidak senang dan tidak tampak lagi 4leh manusia. %khirnya syam terus mengikuti kemanapun saribas pergi. Dalam satu perjalanan setibanya disimpang tiga sungai /ibarau kini disebut ulakan!. Syam dan Saribas berjanji bersahabat dan tidak saling menimpa sesamanya dan sama rata, serta tidak b4leh ada pertikaian antara suku Melayu 84rang laut9 dan dayak 84rang darat9. Mereka membuang batu ke sungai dan sama berjanji 8jika timbul batu ini, barulah kami urang darat mela7an 4rang laut9. /empat batu tersebut dibuang membentuk pusaran air yang disebui ulakan kini masih ada dan dinamakan Muare >lakkan!. Sejak itulah syamsudin dan Saribas bersahabat. K4ta sambas diambil dari Sam Syamsuddin! dan Bas Saribas!. Berdasarkan latar belakang sejarahnya, Sambas adalah sebuah kerajaan $slam yang mempunyai masyarakat yang kental dengan nilai#nilai Keislamannya. ;al ini diperkuat lagi dengan lahirnya ulama#ulama terkenal seperti Syekh %hmad Khatib Sambasi, maha raja imam sambas ;. Muhammad Basiuni $mran serta beberapa

ulama lainnya yang menjadi panutan umat islam Sambas dan kerajaan#kerajaan lain di sekitarnya, sehingga sambas saat itu dijuluki 8Serambi Mekkah9. Faktor Pembetukan Identitas Melayu Sambas Ditinjau dari perjalanan sejarah identitas 4rang Melayu Sambas yang terlihat sampai saat ini merupakan hasil interaksi dan akulturasi beberapa kebudayaan besar yang perna hadir dan memainkan perannya di Sambas dalam jangka 7aktu yang cukup lama. Beberapa kebudayaan besar yang memiliki andil dalam pembentukan identitas Melaya Sambas. -**.:E2#E,! :ertama: Kebudayaan :agaruyung, Minagkabau. Di antara k4munitas pendatang yang pertama datang ke Sambas adalah perantau dari :agaruyung. :endatang yang terkenal dengan tradisi merantau dan berlayarnya ini sangat berpengaruh kepada semangat merantau dan berlayar pada 4rang Melayu Sambas sejak 1aman dahulu. Kedua : Kebudayaan <a7a. Budaya ini di pastikan ada pengaruhnya dalam penbentukan identitas Melayu Sambas sebagian besar sisitem religi dan kepercayaan seperti kepercayaan kepada mahluk halus semacam hantu!, p4la dan sikap hidup seperti si=at sabar dan mengalah! serta tradisi tertentu seperti berpapas! mirib dengan budaya <a7a. Ketiga : Kebudayaan Melayu Brunei an Malaka. Kebudayaan ini berc4rak islam dan berpusat di istana. Melayu Sambas perna besar dengan kesultanannya yang gemilang lebih dari tiga abad (2?(#(E)?!. Sejarah kekuasaan di Sambas merupakan simb4lisasi kebanggan yang melenggeda, khususnya di Kalimantan Barat kesultanan Sambas adalah satu#satunya kesultanan tua yang masih dapat disaksikan peninggalannya secara utuh sampai dengan saat ini. Dan sekarang sudah di ren4=asi dan tata letaknya rapi dan teratur. Keempat : Kebudayaan Ar4pa. Kesultanan Sambas perna k4ntak dengan $nggris (3((#(3(?!, dan kemudian tunduk diba7ah penjajahan Belanda sejak (3(3.

Kelima : Kegemilangan Religiusitas. Sambas perna menampilkan dua ulama besar yaitu %hmad Khatib Sambas (3*?#(3,.! diabad ke#(E dan Muhammad Basiuni $mran (33.#(E,2! diabad ke#-*. Keduanya tampil sebagai puncak identitas religi4#intelektualisme Melayu Sambas. +ima macam situasi inilah pembentukan Melayu Sambas sehinggah mereka relati= lebih unggul pada aspek sumber daya manusianya namun cendrung memiliki sikap#sikap :mendahulukan sikap perasaan, mengutamakan p4la hidup santai dan merasa dirinya yang paling unggul. Karena itu tidak mengherankan apabilah mereka terkesan tertutup eksklusi=! yang pada akhirnya tidak lebih unggul dalam bersaing dengan etnis lain. -**.:-3! Agama dan Kepercayaan Kerajaan islam didirikan pada tahun (23, 4leh Raden Sulaiman, yang kemudian bergeral Sultan Muhammad Sya=eiuddin $. terdapat perbedaan pendapat tentang asal usul panamaan k4ta sambas. :aling tidak ada ? "ersi asal usul penamaan tersebut. Menurut "ersi yang umum diketahui bah7a Sambas berasal dari tiga 4rang sahabat, se4rang diantaranya bernama %bas. Bersama mereka terdapat pula se4rang bangsa /i4ngh4a. Orang ti4ngh4a tersebut lalu bekerja sama dengan %bas. am dari bahasa cina yang artinya tiga, dan bas yang berarti bangsa,9 maksunyd bah7a sambas pada a7alnya dibangun dan dihuni 4leh tiga bangsa yakni Melayu, Dayak dan @ina. . Muna7ar M. Saad, -**?:(.! $slam termasuk ke Kalimantan diperkirakan pada akhir %bad &$' M, hal itu paling tidak ditandai dengan masuk islam kertanegara. Disusul Raja Brunei pada tahun ()(*, serta Raja +andak, Raden $smahana (),-#(.)-M! juga memeluk agama $slam, kemudian menyusul raja Kerajaan /anjungpura, 0iri Kusuma masuk $slam pada tahun (..*. Berbarengan dengan masuknya $slam, masuklah Melayu ke Kalimantan dari Sumatera dan ja1irah Malaka. Kerajaan islam sambas didirikan pada tahunb (23,

4leh Raden Sulaiman, yang kemudian bergeral Sultan Muhammad Syaiuddin $. melalui pr4ses $slaminasi inilah melayu masuk Kalbar. %da beberapa karakteristis suku bangsa Melayu, baik yang terkait dengan pandangan keagamaannya maupun 7atak s4sialnya. Dalam hal keagamaan, masyarakat melayu merupakan salah satu pengikut dari ma1hab Suni, yaitu Ma1hab sya=iBi terutama dalam hal =iFh!, salah satu ma1hab yang banyak dianut dan berkembang di $nd4enesia. Muna7ar M. Saad, -**?:E! Disamping itu =igh, masyarakat Melayu juga kuat memegang tradisi tasa7u=. Menurut M.D. +a Ode, dalam buku !iga Muka "tnis #ina$Indonesia %&''(), sebagian besar masyarakat. Melayu adalah pengikut dari /arekat Nagsabandiyah. /arekat ini telah lama dihanyati dan diamalkan suku bangsa Melayu Kalimantan Barat. :engalamannya ditujukan semata#mata untuk mendekatkan diri kepada inti ilmu atau 8hakikat9. %jaran tarekat NaFsabandiyah mulia dikenal di daerah Kalimantan Barat sekitar a7al abad @'$$$, pada saat kesultanan :4ntianak didirikan Sultan Syari= %bdurrahman pada (,,(. %dapun karakteristik lain dari masyarakat Melayu adalah dalam masalah pergaulan s4sial antara etnis, masyarakat Melayu sangat dipengaruhi 4leh keyakinan agama $slam! yang mereka anut. :engetahuan terhadap pembauran etnis yang diintr4dusir dari pemahaman agama dengan tetap mempertahankan nilai#nilai lama, telah berlangsung cukup l,ama. . Muna7ar M. Saad, -**?:((! Disamping itu 4rang Melayu <uga memiliki berbagai macam khana1anah budaya tradisi4nal. Misalnya dalam upara adat perka7inan. Masyarakat melayumempunyai beberapa tradisi atau ucapara adat seperti dengan pendapat, keminang antar barang, duduk bersanding, mandi belulus, makan hadap#hadapan, yang hingga hari masih diperaktekkan. >pacara semacam itu telah berlangsung cukup lama dalam masyarakat melayu. Atnis Melayu mempunyai adat, tradisi dan kesenian yang beragam pula. >mumnya adat, tradisi dan kesenian. Melayu identik dengan tradisi $slam. Orang

Melayu sangat terbuka dengan etnis apa saja. $ni tercermin dalam peribahasa mereka yang terkenal 8kecil telapak tangan, nyiru kami tadahkan9. %rtinya telapan tangan tidak cukup untuk menerima tamu, nyiru alat pembersih beras! yang lebih besar disiapkan. R$/>%+ %N/%R %<>N0 %ntar ajung adalah salah satu budaya masyarakat Sambas, khususnya di Kecamatan :al4h, Kabupaten Sambas. Budaya ini unik dan cukup terkenal. %da beberapa "ersi tentang a7al mula tradisi antar ajung atau mengantar perahu kecil ke laut. %ntar ajung dilakukan setiap tahun. Bagi 7arga, terutama di Kecamatan :al4h, ritual ini dipercaya merupakan upaya agar mendapatkan hasil panen yang melimpah di musim tanam yang baru. /im %npri,-**3:,2#,3! Menurut kepercayaan 4rang Sambas, tradisi ini juga tak bisa dilepaskan dengan kisah Raden Sandhi yang diangkat sebagai menantu raja 4leh 84rang kebenaran9. 8Orang Kebenaran9 adalah sebutan 4rang Sambas untuk makhluk halus. Raden Sandhi bukannya mati, tapi diba7a 84rang kebenaran9 4rang halus, 4rang :al4h. Sampai saat ini, masyarakat masih percaya dengan keangkeran atau hal#hal mistik. Menurut kepercayaan, kalau kita akan pergi ke :al4h, pertama#tama kita tidak b4leh berteriak#teriak atau memekik di dalam hutan. Kedua, bersiul juga dilarang. Ketiga dilarang berkata tidak baik. Dalam menentukan p4h4n, terlebih dahulu dilakukan renungan 4leh tetua untuk mendapatkan petunjuk /uhan 5ang Maha Kuasa le7at pembacaan d4a bersama secara $slam. Bila kayu sudah ditemukan, maka dilakukan pengasapan atau pembersihan kayu dari r4h#r4h jahat, dengan harapan agar kayu tersebut tetap mampu memba7a segala beban yang terdapat dalam ajung tersebut. :embuatan ajung ini dilakukan secara berg4t4ng r4y4ng, mulai mem4t4ng, membelah, bahkan hingga mengecat serta memberi bentuk layar ajung tersebut.

%pabila ajung sudah selesai, maka dilakukan penurunan ajung pada parit kecil sebagai 7ujud adaptasi untuk mengarungi lautan luas. Sebelum ajung dilepas, terlebih dahulu diantar dengan tradisi jiget dan bahkan pencak silat diiringi dengan bunyi#bunyian gendang tradisi4nal masyarakat setempat. :elepasan ajung harus dilakukan secara serentak 4leh pemilik ajung yang merupakan 7akil dari masing#masing dusun. %jung pun digiring ke bibir laut yang selanjutnya akan terba7a arus menuju lautan lepas. :r4ses perjalanan ajung#ajung ini mempunyai arti yaitu, bila 7aktu dilepas mengalami tingkat kesulitan untuk berlayar, maka diasumsikan masih adanya unsur ketidakikhlasan. Begitu juga sebaliknya, bila jung tersebut melaju secara cepat tanpa hambatan, maka diasumsikan bah7a masa tanam akan berhasil. %jung yang didesain seperti layaknya perahu layar ini juga diisi dengan beberapa muatan seperti telur ayam, ratih, beras kuning dan sebagainya. /ujuannya, tradisi ini merupakan pr4ses mengantarkan sementara para penganggu tanaman padi akan ditanam 4leh masyarakat agar dapat pergi sementara 7aktu. :r4ses antar ajung ini terbagi dalam tiga =ase. Gase pertama, masa pemberitahuan dari penghuni ajung. Biasanya ada isyarat sejak enam bulan sebelumnya yang intinya memberitahukan bah7a sudah saatnya musim panen dilakukan, dan ini akan diiringi dengan masa makan emping bersama antar masyarakat secara terbuka. Selanjutnya, memasuki masa mengantar upeti ke istana dengan bahan#bahan seperti beras kuning, beras pulut, retih, emping dan padi yang jumlahnya serba sedikit sebagai syarat, biasanya dilakukan pada akhir tahun atau akhir masa panen padi. Sedangkan kayu untuk membuat ajung, kebanyakan disiapkan dari kayu pelacak atau sejenisnya. Kemudian dibuat menjadi perahu yang berukuran kecil lengkap dengan layarnya. Sehari sebelum ajung diantar, didahului kegiatan yang disebut ratib. Ratib yaitu kegiatan mengagung#agungkan nama#nama %llah disertai d4a selamat dan d4a t4lak bala.

Malam harinya dilanjutkan dengan acara mengisi ajung. %jung diisi dengan bermacam#macam 7abe hama penyakit bahasa Melayu Sambas!, baik penyakit untuk tanaman, ternak maupun penyakit yang bisa menjangkiti manusia. :ada malam itu pula disediakan air untuk mandi benih. Setelah antar ajung, barulah air tersebut dibagikan kepada masyarakat untuk memandikan padi yang akan dise7akan. Kees4kan harinya, ajung lalu diturunkan ke laut. Ritual %ntar %jung sudah dimulai sejak kerajaan Sambas berdiri atau tepatnya semasa pemerintahan Sultan Muhammad Sya=iudin. %ntar ajung dimaksudkan agar raja#raja r4h jahat tidak menganggu tanaman petani, setelah dikumpulkan di dalam satu ajung r4h#r4h jahat tersebut kemudian dikirim ke lautan lepas. Setelah melakukan ritual %ntar %jung masyarakat di7ajibkan mematuhi pantangan, seperti tidak b4leh menebang kayu besar di hutan dan p4h4n sagu. Kalau ada masyarakat yangn melanggar maka akan dikenakan hukuman adat sebesar membuat ketupa sebanyak seratus buah yang dibagikan pada setiap rumah dan membayar sejumlah uang untuk diin=akkan disumbangkan! ke masjid. ;ukuman adat tersebut memang ringan tetapi sanksi m4ral dengan membagikan ketupat ke tiap rumah dinilai sangat memalukan 4leh masyarakat Melayu Sambas. Masyarakat Sambas percaya bah7a kalau tidak dilakukan ritual antar ajung maka hasil panen akan menurun dan akan diserang hama tikus dan 7ereng. Ritual antar ajung ini diikuti dan disaksikan tidak hanya masyarakat Melayu Sambas, tetapi seluruh 7arga dari berbagai etnis yang ada di :al4h dan Sambas. Ketika pelaksanaan ritual antar ajung inilah terjadi hubungan, interaksi masyarakat dari berbagai etnis, agama, tua#muda, laki dan perempuan. Di samping ada sisi budaya dan ritual, antar ajung menjadi pesta syukur rakyat Sambas, khususnya pal4h. M%ND$ S%G%R >pacara mandi Sa=ar banyak dilakkukan 4leh suku bangsa Melayu di daerah Kalimantan Barat dengan segala bentuk dan nama yang berbeda#beda, tetapi

tujuannya sama yaitu membersihkan segala bala dan kemalangan yang mungkin melekat pada diri. . /im %npri,-**3:,E#3*! Mandis sa=ar dapat dilakukan di luar ataupun di dalam rumah. Mandi dilakukan dengan menyiramkan air yang telah dibacakan d4a. /erhindarnya dari bala dan bencana tidak lain karena perlindungan dari %llah SH/, sebagai mansuai 7ajib meminta perlindungan dari yang maha kuasa agar terhindar dari bahaya dan kemalangan. :ermintaan perlindungan ini dilakukan dengan membersihkan diri dengan mandir air t4lak bala sehingga k4t4ran badan dapat disucikan dan dengan memanjatkan d4a diharapkan dijauhkan dari bala bencana. /ujuan lain mandi sa=ar ialah untuk menghilangkan perasaan 7as#7as pada diri sese4rang atau keluarga akan perasaan tidak tenang dan rasa kha7atir yang dapat mengganggu kebahagiaan hidup. Sehari sebelum tibanya rabu bukan sa=ar, persiapan mandi sa=ar dilakukan dengan mempersiapkan ketupat dari pulut dan nasi dengan laut pauknya serta bermacam#macam kue seperti apam, bingke, naga sari kue#kue ini tidak terlalu mengikat kecuali ketupat dan apam!. :ersiapan lainnya ialah menyediakan daun menjuang, daun tumbuhan semak sebagai tanaman hias! lebar dan panjang ber7arna hijau kemerah#merahan. Daun menjuang diba7a kepada 4rang#4rang tua yang pandai baca tulis arab dan %l#FurBan. /ulisan dalam daun menjuang disebut salamun tujuh tujuh kesejahteraan!. Menulisnya dapat mempergunakan dili atau benda sejenisnya yang runcing. Daun ini kemudian akan direndam di dalam air dan kemudian air tersebut dapat dipergunakan untuk mandi sa=ar kees4kan harinya. Mandi sa=ar dilakukan sekali dalam setahun yaitu pada hari rabu terakhir bulan sa=ar. Setiap 4rang atau keluarga dapat memilih 7aktu yang tepat sesuai dengan kepentingan masing#masing, biasanya sejak pagi jam *E.** I (*.** pagi mandi sa=ar dilakukan. Sebelumnya sekitar *,.** I *3.** pagi dilakukan pemanjatan d4a selamat dan d4a t4lak bala. %ir t4lak bala untuk mandi, air d4a selamat untuk diminum.

$N/AR%KS$ M%S5%R%K%/ MA+%5> DAN0%N /$ON0;O% $ntegrasi antara masyarakat Melayu dengan /i4ngh4a sudah mulai terjadi sejak a7al kedatangan 4rang /i4ngh4a ke Kalimantan Barat. Orang#4rang /i4ngh4a ini diperkerjakan di pertambahan emas dan perkebunan kepala dan karet milik kesultanan atau kerajaan Melayu di Mempa7ah dan Sambas. /entu saja sudah terjadi hubungan baik antara buruh dan majikan agar pekerjaan#pekerjaan di pertambangan dan perkebunan bisa diselesaikan dengan baik. . /im %npri,-**3:2*#2(! Selain hubungan sebagai buruh dan majikan, kala itu juga sudah terjadi perka7inan campuran antara 4ranng /i4ngh4a dengan Melayu di 7ilayah Kesultanan Sambas dan Mempa7ah. Karena 4rang#4rang /i4ngh4a ini semuanya laki#laki sehingga mereka menikah dengan perempuan Melayu. Melayu identik dengan agama $slam. <angan lupa, bah7a 4rang#4rang /i4ngh4a lah yang gencar menyebarkan agama $slam di pesisir <a7a dan ke pulau# pulau lain di $nd4nesia. $ni dia7ali dengan kedatangan +aksamana @heng ;4 al4as Sam :4 K4ng pada tahun ()(* dan tahun ()(2 di Semarang. Sebagian besar Hali Sanga sanga artinya sembilan, 7ali artinya penyebar agama! sebagian 4rang /i4ngh4a. Mereka adalah Sunan B4nang B4ng %ng!, Sunan Kalijaga 0an Si @ang!, Sunan Ngampel B4ng S7i ;44!, Sunan 0unung <ati /4h % B4!. Demikian juga Raden :atah alias <in Bun @ek K4 :4!. Sultan pertama kerajaan Demak, adalah putera Kung /a Bu Mi kertabumi!, Raja Majapahit Bra7ijaya '! yang menikah degan putri /i4ngh4a, anak pedagang /i4ngh4a bernama Ban ;4ng Babah Bant4ng!. %rtinya, salah satu jasa besar 4rang /i4ngh4a#lah sehingga $slam semakin berkembang di $nd4nesia dan di Kalbar pada masa itu. ;ubungan silahturahmi antara Melayu dengan /i4ngh4a berjalan baik dari dulu sampai sekarang. /idak pernah ada k4n=lik kekerasan atau kerusuhan antara masyarakat Melayu dengan /i4ngh4a.

Meski pun kini sebagian besar 4rang /i4ngh4a di Kalbar tidak beragama $slam, namun tradisi saling berkunjung ketika hari raya $mlek atau lebaran atau pesta perka7inan masih terjadi dengan baik. $N/AR%KS$ D%5%K, MA+%5>, /$ON0;O%, M%D>R% DAN0%N A/N$S +%$NN5% Secara umum hubungan antara 4rang#4rang Dayak, Melayu, /i4ngh4a, Madura dengan kel4mp4k etnis lainnya seperti <a7a, Bugis, Batak, Banjar, N//, /4raja, Minang, Banten, Sunda, dan lainnya, berjalan dengan baik. Selain hubungan dalam pergaulan sehari#hari di sek4lah, di kant4r maupun di masyarakat, hubungan antar#etnis juga terjadi dalam bentuk perka7inan campuran antar#etnis. Misalnya, 4rang Dayak menikah dengan 4rang <a7aC 4rang Melayu menikah dengan 4rang Bugis, 4rang N// menikah dengan 4rang DayakC 4rang /i4ngh4a menikah dengan BatakC dan masih banyak c4nt4h lainnya yang bisa disebutkan. . /im %npri,-**3:2(# 2-! ;ubungan antar umat bergama juga berjalan dengan baik, malah lebih baik dari hubungan antar etnis karena tidak pernah ada k4n=lik antar agama di Kalimantan Barat. Orang /i4ngh4a juga yang menemukan tenik baru peng4lahan padi dengan sapi, p4mpa berpedal, pemeras kelapa, bajak dan teknik pembuatan garam. Berkat 4rang#4rang /i4ngh4a lah 4rang#4rang di Nusantara mengenal jarum jahit, pakaian kain, mengembangkan tanaman kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, semangka dan nila atau tarum yang dijadikan bahan pe7arna. Dari kacang hijau dan kedelai mereka menghasilkan ta4ge, tahu, tauc4 dan kecap. /ekn4l4gi penyulingan arak yang banyak digunakan 4rang Dayak juga diperkenalkan 4rang /i4ngh4a. $N/AR%KS$ M%S5%R%K%/ D%5%K DAN0%N MA+%5> Sebagian 7arga Melayu ada di Kalimantan Barat ini dulunya adalah 4rang Dayak yang kemudian memeluk agama $slam. Mereka yang masuk $slam 4leh

masyarakat Dayak di Sambas, Bengkayang, :4ntianak dan +andak disebut 84rang laut9. Disebut 84rang laut9 karena umumnya masyarakat Melayu bermukim di tepian sungai atau pantai /im %npri,-**3:..#.2! . Orang Dayak yang tidak memeluk $slam memilih bertahan dengan agama asli mereka dan meninggalkan daerah pesisir untuk menuju daerah pedalaman. Karena pengalaman itulah maka sampai sekarang 4rang Dayak dengan 4rang Melayu menganggap mereka adalah saudara. Melayu Sambas dan Melayu Mempa7ah menyebut 8abang9 saudara tua! kepada 4rang Dayak. :erka7inan campuran antara 4rang Dayak dengan 4rang Melayu sudah la1im tejadi. Singkatnya, sejak jaman dulu hingga kini, hubungan antara 4rang Dayak dengan 4rang Melayu selalu harm4nis. Meskipun di beberapa tempat pada masa lalu ada kerajaan#kerajaan Melayu, Dayak tidak pernah member4ntak terhadap raja#raja Melayu. Bahkan 4rang#4rang Dayak yang diminta para raja Melayu ini untuk membangun istananya. Misalnya di istana kerajaan Mempa7ah yang membuka hutan dan mendirikan bangunannya k4n4n adalah 4rang Dayak. Begitu juga yang menancapkan tiang#tiang Mesjid <ami di Kerat4n :4ntianak k4n4n adalah 4rang# 4rang Dayak dengan upacara 4rang Dayak. Sejumlah 84rang pintar9 4rang yang mempunyai kemampuan berk4munikasi dengan r4h#r4h halus! dari Dayak Kanayatn diminta Sultan :4ntianak kala itu untuk membuka hutan dan mendirikan tiang#tiang Mesjid <ami karena 7aktu itu di l4kasi mesjid itu angker, banyak makhluk halus yang mengganggu. 8Orang :intar9 dari etnis Dayak itu mampu mengusir makhluk halus dan didirikanlah Mesjid <ami. ;arm4nisnya hubungan antara 4rang Melayu dengan etnis lainnya di Kalbar juga dapat dilihat dari tradisi makan saprahan pada masyarakat Melayu Sambas. Makan Saprahan adalah makan bersama duduk melingkar berkel4mp4k, tanpa send4k J sumpit. Satu kel4mp4k terdiri enam 4rang. /iap kel4mp4k saprahan ini tidak dibedakan berdasarkan etnis atau agamaC semuanya membaur.

0%MB%R%N S$N0K%/ A/N$S MA+%5> Secara umum hanya ada satu bahasa Melayu Kalimantan Barat, namun hampir tiap kabupaten memilik dialek atau "arian yang berbeda. Misalnya, dialek :4ntianak menggunakan akhiran DaB yang terbaca DeB sebagaimana Melayu Malaysia, namun dalam dialek sambas DaB ini terbaca DeB hampir mirip dengan Beta7i misalnya kemana I kemane!. Sedikitnya ada delapan "arian bahasa Melayu di Kalbar. Berikut ini delapan "arian bahasa Melayu di Kalbar. N4 ( ? ) . 2 , 3 Kabupaten J Hilayah K4ta :4ntianak Kab. :4ntianak, Kubu Raya Singka7ang, Sambas, Bengkayang Sanggau, Sekadau Sintang, Nanga :in4h Kapuas ;ulu Ketapang +andak 'arian J Dialek Melayu :4ntianak Melayu Mempa7ah Melayu Sambas Melayu Sanggau J Sekadau Melayu Sintang J Nanga :in4h Melayu :utussibau Melayu Ketapang Melayu Ngabang

Kesimpulan Melayu berasal dari 8layu9 yang berasal dari bahasa Melayu <4h4r: +ayar, dan melayu Minang 8lay49, yang berarti layar. Dari kata akar kata tersebut dapat disimpulkan bah7a, kata melayu berarti menunjukkan sebuah kerajaan yang berada di <ambi. %tau bisa pula diartikan terkait dengan istilah 8layar9, mengisyaratkan bah7a 4rang#4rang melayu merupakan sebutan bagi para pelaut, yang n4tabene la1im dilakukan 4leh para nelayan dan pedagang. Kerajaan islam didirikan pada tahun (23, 4leh Raden Sulaiman, yang kemudian bergeral Sultan Muhammad Sya=eiuddin $. terdapat perbedaan pendapat tentang asal usul panamaan k4ta sambas. :aling tidak ada ? "ersi asal usul penamaan tersebut. Menurut "ersi yang umum diketahui bah7a Sambas berasal dari tiga 4rang sahabat, se4rang diantaranya bernama %bas. Bersama mereka terdapat pula se4rang

bangsa /i4ngh4a. Orang ti4ngh4a tersebut lalu bekerja sama dengan %bas. am dari bahasa cina yang artinya tiga, dan bas yang berarti bangsa,9 maksunyd bah7a sambas pada a7alnya dibangun dan dihuni 4leh tiga bangsa yakni Melayu, Dayak dan @ina. DAFTA P!STAKA 5usriadi, Memahami *esukubangsaan,di *alimantan +arat, -**3, S/%$N :4ntianak :ress : :4ntianak. 5usriadi, "tnisitas di *alimantan +arat,-**., S/%$N :4ntianak :ress : :4ntianak. 5usriadi, +udaya Melayu di *alimantan +arat,-**., S/%$N :4ntianak :ress :4ntianak /im %npri,Muatan ,okal -endidikan Multikultural *alimanta +arat,-**3 :Mitra kasih.