Anda di halaman 1dari 7

Tugas 2 : Ilmu Sosial Dasar

Definisi Negara Definisi Hukum Permasalahan Solusi

Nama : Ambar Hasbiyatmoko Kelas : 4KA36 NPM : 1A113161

1. TEORI
1.1 Definisi Negara Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent. Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat 1.2

pengakuan

dari

negara

lain.

Warga Negara Warga negara diartikan sebagai orang-orang yang menjadi bagian dari suatu penduduk yang menjadi unsur negara. Istilah warga negara lebih sesuai dengan kedudukannya sebagai orang merdeka dibandingkan dengan istilah hamba atau kawula Negara karena warga negara mengandung arti peserta, anggota, atau warga dari suatu negara, yakni peserta dari suatu persekutuan yang didirikan dengan kekuatan bersama. Untuk itu, setiap warga negara mempunyai persamaan hak di hadapan hukum. Semua warga negara memiliki kepastian hak, privasi, dan tanggung jawab. 1.3 Tugas Negara Negara merupakan alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan manusia dalam masyarakat. Negara mempunyai 2 tugas utama yaitu : 1. Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu dengan yang lainnya 2. Mengatur dan menyatukan kegiatan-kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakan tujuan besama yang disesuaikan dan diarakan pada tujuan Negara. 1.4 Sifat Negara Ada beberapa sifat Negara, diantaranya sebagai berikut : 1. sifat memaksa, artinya Negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal agar tercapai ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarki. 2. sifat monopoli, artinya Negara mempunyai hak kuasa tunggal dan menetapkan tujuan bersama dari masyarakat 3. sifat mencakup semua, artinya semua peraturan perundangan mengenai semua orang tanpa terkecuali.

1.5

Bentuk Negara

1. Negara kesatuan (unitarisem) adalah suatu Negara yang merdeka dan berdaulat, dimana kekuasaan untuk mengurus seluruh pemerintahan dalam Negara itu ada pada pusat Negara kesatuan dengan sistem sentralisasi. Didalam sistem ini, segala sesuatu dalam Negara langsung diatur dan diurus pemerintah pusat. Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi. Didalam Negara ini daerah diberi kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. 2. Negara serikat ( federasi) adalah Negara yang terjadi dari penggabungan beberapa Negara yang semua berdiri sendiri sebagai Negara yang merdeka, berdaulat, kedalam suatu ikatan kerjasa yang efektif untuk melaksanakan urusan secara bersama. 1.6 Hak dan Kewajiban Negara Beberapa contoh hak Negara adalah : 1. Hak negara untuk ditaati hukum dan pemerintahan 2. Hak negara untuk dibela 3. Hak negara untuk menguasai bumi air dan kekeyaan untuk kepentingan rakyat. Beberapa contoh kewajiban negara adalah : 1. 2. 3. 4. 5. 1.7 Negara menjamin sistem hukum yang adil. Negara menjamin hak asasi warga negara. kewajiban negara untuk mengembangkan sistem pendidikan nasional untuk rakyat. Memberi jaminan sosial. Memberi kebebasan beribadah.

Hak dan Kewajiban Warga Negara Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Setiap warga negara memiliki hak yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Berikut ini adalah contoh Hak sebagai warga negara :

1. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum. 2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. 3. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan. 4. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai. 5. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran. 6. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh. 7. Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku.

Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan atau keharusan melaksanakannya.Kita sebagai masyarakat yang tinggal disuatu negara mempunyai kewajiban sebagai warga negara. Berikut ini adalah kewajiban sebagai warga negara : 1. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh. 2. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda). 3. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya. 4. Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara indonesia. 5. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik. 1.8 Definisi Hukum Hukum adalah sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan. dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak, sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antar masyarakat terhadap kriminalisasi dalam hukum pidana, hukum pidana yang berupayakan cara negara dapat menuntut pelaku dalam konstitusi hukum menyediakan

kerangka kerja bagi penciptaan hukum, perlindungan hak asasi manusia dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan di mana mereka yang akan dipilih. Administratif hukum digunakan untuk meninjau kembali keputusan dari pemerintah, sementara hukum internasional mengatur persoalan antara berdaulat negara dalam kegiatan mulai dari perdagangan lingkungan peraturan atau tindakan militer. Filsuf Aristotle menyatakan bahwa "Sebuah supremasi hukum akan jauh lebih baik dari pada dibandingkan dengan peraturan tirani yang merajalela." 1.9 Sifat Hukum 1. Mengatur, karena hukum memuat peraturan-peraturan berupa perintah dan/atau larangan yang mengatur tingkah laku manusia dalam hidup bermasyarakat demi terciptanya ketertiban dalam masyarakat. 2. Memaksa, karena hukum dapat memaksa anggota masyarakat untuk mematuhinya. Apabila melanggar hukum akan menerima sanksi tegas.

1.10 Ciri-Ciri Hukum 1. Adanya perintah dan/atau larangan. Artinya, peraturan hukum itu mungkin berupa perintah dan mungkin pula berupa larangan, atau mungkin pula kedua-duanya. 2. Adanya keharusan untuk menaati peraturan hukum. Kewajiban ini berlaku bagi siapa saja. 1.11 Sumber Hukum

Sumber hukum ada 2 yaitu : 1. Suber hukum materiil : tempat dari mana materi hukum di ambil, jadi merupakan faktor pembantu permbertukan hukum, dapat di tinjau dari berbagai sudut. 2. Sumber hukum formil ada 5 yaitu: 3. UU (statute). 4. Kebiasaan (custom). 5. Keputusan hakim (jurisprudentie). 6. Trakta. 7. Pendapat sarjana hukum (doktrin).

2. PERMASALAHAN
2.1 Korupsi

Korupsi? Sudah tidak asing lagi bukan di telinga kita? Yups, dari media televisi sampai media elektronik sudah banyak yang memberitakan kasus-kasus korupsi mulai dari petinggi-petinggi kita tuh, sampai yang bawah-bawah juga pada ikutan. Saya merasa heran, orang yang berpendidikan (dalam tanda kutip) "Wakil Rakyat" yang seharusnya melayani kepentingan rakyat kok malah korupsi? Sebenarnya apa sih sebabnya kok mereka-mereka pada doyan ngembat uang rakyat? Ternyata ini sebab-sebab mereka gemar berkorupsi : 1. Keserakahan dan tidak pernah puas. 2. Hukum yang kurang tegas, sehingga mereka-mereka tidak takut untuk melakukan korupsi. 3. Kurangnya taat hukum yang sudah menjadi budaya. 4. Sistem birokrasi yang masih korupsi. 5. Pengawasan yang tidak efektif. 6. Para koruptor itu lupa tentang esensi keimanan. Yang mereka inginkan adalah memenuhi nafsu hati dalam segala keadaan hati sebagai pusat perasaan atau emosi: senang, sedih, bahagia, benci, kesal, kecewa, cinta dan sebagainya, yang jauh dari ketenangan jiwa.

3. SOLUSI
Menurut saya, solusi agar Negeri Tercinta kita ini jauh dari korupsi yaitu dengan membuat hukuman yang pantas untuk koruptor. Hukuman yang paling pantas buat para koruptor itu.. hukuman mati. Saya ambil contoh di China, disana mereka menghukum mati siapapun yang tersangkut kasus korupsi tanpa memandang status dan jabatan. Bahkan China bisa menghukum lebih dari 1000 koruptor setahun. Bayangkan ? ? ? apakah efektif hukuman mati bagi China, anda bisa lihat sendiri bagaimana China sekarang, mereka menjadi salah satu negara yang diperhitungkan dunia. Semenjak China bebas dari Koruptor, kini mereka menikmati hasilnya, para pejabat

yang tidak bermoral bakal berpikir 10x sebelum mereka melakukan korupsi. Secara nyawa yang menjadi taruhannya. Negara yang hebat adalah negara yang sigap dan tanggap atas masalah yang menimpa negara tersebut. China tidak mau membiarkan masalah korupsi berlarut larut dan mendarah daging di negara mereka. Aksi nyata dan riil harus segera dilakukan. Begitu prinsip mereka. Nah, kalau di Indonesia diterapkan hukuman mati seperti di China, saya yakin pejabat yang tidak bermoral akan takut untuk korupsi, tentunya dengan syarat hukum di Negeri ini harus benar-benar ditegakkan. sumber : http://jajusuf.blogspot.com/2011/03/warga-negara.html http://windyghodel.wordpress.com/2011/02/12/tugas-negara-dan-warga-negara/ http://gabriellaaningtyas.wordpress.com/2013/05/13/hak-dan-kewajiban-warganegara/ http://indrahalim.blogspot.com/2011/04/tugas-pkn-hak-dan-kewajiban-negara.html http://bayoscreamo.blogspot.com/2011/10/sifat-dan-ciri-ciri-hukum.html http://ilmuhukumuin-suka.blogspot.com/2013/06/sumber-sumber-hukum.html http://hukum.kompasiana.com/2013/07/09/masalah-korupsi-di-indonesia-kita-harusbagaimana--572001.html