Anda di halaman 1dari 23

Morfologi Helminths

Ishlahil Akmalia Intan Deviani Natasha Carolina Pelangi Yumita S. Agata Ayu P. 160110120076 160110120077 160110120078 160110120079 160110120080

ASCARIS LUMBRICOIDES

Telur Stadium

Dewasa

Stadium Telur
Berbentuk bulat oval Ukurannya 45 75 mikron x 35 50 mikron Ukuran telur yang telah dibuahi biasanya sekitar 60 x 45 mikron Ukuran telur yang tidak dibuahi biasanya lebih besar yaitu sekitar 90 x 40 mikron Susunan dinding telurnya yang relatif tebal dengan bagian luar yang berbenjolbenjol

Dinding telur tersebut tersusun atas tiga lapisan, yaitu : a. Lapisan luar yang tebal dari bahan albuminoid yang bersifat impermiabel, bergerigi, coklat. b. Lapisan tengah dari bahan hialin bersifat impermiabel (lapisan ini yang memberi bentuk telur),merupakan lapisan kitin (polisakarida). c. Lapisan paling dalam dari bahan vitelline bersifat sangat impermiabel sebagai pelapis sel telurnya, berupa sterol, kuat.

Albuminoid

Kitin

Vitellin

Telur fertil yang belum berkembang biasanya tidak memiliki rongga udara, Pada telur fertile yang telah mengalami pematangan kadangkala mengalami pengelupasan dinding telur yang paling luar sehingga penampakan telurnya tampak halus. Telur yang telah mengalami pengelupasan pada lapisan albuminoidnya tersebut sering dikatakan telah mengalami proses dekortikasi. Pada telur ini lapisan hialin menjadi lapisan yang paling luar. Terapung dalam larutan garam jenuh. Telur infertil; bentuknya lebih lonjong, ukuran lebih besar, berisi protoplasma yang mati sehingga tampak lebih transparan.

Stadium Dewasa
Jenis Nematoda terbesar berwarna putih kekuningan Bulat panjang, bilateral simetris Biasanya jenis betina memiliki ukuran yang relatif lebih besar Sumber : Bagian Parasitologi FKUP, 1999 dibandingkan jantan. Pada bagian kepala (anterior) Bibir Papil terdapat 3 buah bibir yang Dorsal memiliki sensor papillae, satu pada mediodorsal dan 2 buah pada ventrolateral. Bibir Subventral Diantara 3 bibir tersebut terdapat bucal cavity yang berbentuk Sumber :A Colour Atlas of Clinical Parasitology. Yamaguchi T. Alih Bahasa : Lesmana Padmasutra, dkk. trianguler dan berfungsi sebagai mulut.

Jenis kelamin jantan memiliki ukuran panjang berkisar antara 10 30 cm sedangkan diameternya antara 3 5 mm. Pada bagian posterior ekornya melingkar ke arah ventral dan memiliki 2 buah spikula. Sedangkan jenis kelamin betina panjang badannya berkisar antara 22 35 cm dengan diameter tubuh antara 3 6 mm. Bagian ekornya relatif lurus dan runcing.

Sumber :A Colour Atlas of Clinical Parasitology. Yamaguchi T. Alih Bahasa : Lesmana Padmasutra, dkk.

Sumber : Bagian Parasitologi FKUP, 1999

Cacing dewasa keluar setelah diberi pengobatan


Sumber : Color Atlas of Medicine and Parasitology. 1977 Peters W. & Gillers H.M.

TRICHURIS TRICHIURA

Telur Stadium

Dewasa

Stadium Telur

Berukuran 50 x 25 m, seperti tempayan Pada kedua ujung terdapat operkulum, jernih dan menonjol disebut juga mucoid plug Terapung dalam larutan garam jenuh

Stadium Dewasa

Bentuk seperti cambuk, 3/5 anterior seperti benang, diujungnya terdapat kepala Esofagus sempit sepanjang bagian tipis, tidak memiliki bulbus esofagus Anus dibelakang Ukuran Betina lebih besar daripada jantan

JANTAN

Panjang (30-45) mm Bagian posterior melengkung kedepan Terdapat 1 spikulum berbentuk pinset

Sumber : Atlas of Medical Parasitology. Radomyos P., dkk.

Spikulum

BETINA

Panjang (30-50) mm Bagian posterior membulat tumpul Organ kelamin tidak berpasangan Seekor cacing menghasilkan telur 3.000 - 4.000, sampai 10.000

Sumber : Atlas of Medical Parasitology. Radomyos P., dkk.

Ancylostoma duodenale
DEWASA

Menyerupai huruf C
Sumber : Atlas Parasitologi Kedokteran. 1994. Juni Prianto, Tjahaya P.U., Darwanto

Ancylostoma duodenale
DEWASA

Buccal capsule dengan 2 pasang gigi ventral berbentuk segitiga yang runcing (triangular cutting plate)

Cacing Betina : Ukuran (10-13) x 0,6 mm Ujung posterior terdapat spina kaudal Vulva : bagian posterior pertengahan tubuh

Ancylostoma duodenale betina

Cacing Jantan : Ukuran (8-11) x 0,5 mm Bursa kopulasi melebar seperti payung, dorsal ray tunggal Dua spikula berjauhan, ujung runcing

Ancylostoma duodenale jantan dan betina

Ancylostoma duodenale
DEWASA
triangular cutting plate Bursa kopulasi melebar seperti payung, dorsal ray tunggal Jantan

MULUT

Betina spina kaudal EKOR

Buccal capsule dengan 2 gigi ventral berbentuk segitiga yang runcing (triangular cutting plate)

Ancylostoma duodenale
BAGIAN MULUT (BUCCAL CAPSULE)

Dua pasang gigi (triangular cutting plate)

Telur cacing tambang

Enterobius Vermicularis
Cacing dewasa, ujung anterior terdapat ala cephalic lateral. Mulut dikelilingi tiga bibir bulbus esophagus terlihat jelas.

Telur, lonjong asimetris, berisi embrio yang terlipat. Telur-telur jarang didapatkan di dalam tinja