Anda di halaman 1dari 10

Budi daya Buah Naga ( Dragon Super Red ) Kebun sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru Pendahuluan Latar

belakang Buah Naga atau dragon fruit atau tangloy diklasifikasikan sebagai buah eksotik di Indonesia karena harganya cukup mahal, sekitar Rp. 25.000,-per kilogram dan ketersediaannya masih langka. Buah ini juga dipromosikan sebagai buah yang dapat menurunkan kolesterol, gula darah, mencegah kanker usus dan sebagai bahan kosmetik. Tanaman buah naga bisa digunakan sebagai tanaman hias untuk memperindah halaman rumah ataupun sekolah, sekaligus bisa dinikmati buahnya.. Buahnya dapat dipetik setiap minggu apabila sudah memiliki lebih dari 10 cabang produksi. Dasar pertimbangan lain :
o

Belum semua pelaku usaha pertanian mengenal tanaman ini. masih terbatas pada daerah tertentu. Oleh karena itu membudidayakan merupakan peluang usaha yang kompetitif untuk ditangkap dan dikembangkan. Asalkan daerah pengembangan itu memenuhi persyaratan tumbuh yang dikehendaki buah tersebut. Ditanam di dataran rendah pada ketinggian 20 100 m di atas laut. o Kondisi tanah tidak mengandung liat tinggi sehingga drainage cukup baik (layaknya kondisi tanah yang dikehendaki tanaman kaktus) dengan PH tanah 5 7. o Air cukup tersedia karena tanaman ini peka terhadap kekeringan akan membusuk bila kelebihan air. Membutuhkan penyinaran cahaya matahari penuh untuk mempercepat proses pembuangan o Sebagai kebun untuk observasi bagi siswa-siswi MAN 1 Pekanbaru, o Menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, hijau program Green School Dengan demikian daerah Pekanbaru ataupun Riau pada umumnya sangat cocok untuk budidaya buah naga. Dasar pemikiran Sesuai dengan visi dan misi MAN 1 Pekanbaru ingin manjadi yang terdepan di Riau, mencetak generasi yang berilmu, beriman dan handal, maka anak didik harus dikenalkan dengan dunia usaha, yang selaras dengan praktek langsung. Mengarahkan anak-anak supaya mencintai tanaman dan menjaga lingkungan tempat tinggalnya. Berdasarkan peraturan mentri bahwa sekolah bisa mengembangkan diri, sesuai dengan keadaan daerah masing-masing. Tujuan. Secara khusus kegiatan ini dijadikan sebagai media pembelajaran bagi peserta didik supaya peserta didik termotivasi untuk melakukan observasi dan ingin menciptakan lingkungan yang indah. Menggarahkan peserta didik supaya dapat menggali potensi yang ada dan bisa dikembangkan didaerahnya. Secara umum kedepannya, diharapkan MAN 1 Pekanbaru sudah mempunyai kebun-kebun produksi dan kebun observasi untuk segala jenis tanamam di lokasi lain diluar sekolah yang mempunyai nilai ekonomis. Jenis Kegiatan Memberikan pelatihan tentang budidaya buah naga kepada siswa peserta

Target. Mencetak menimal 20 orang siswa yang betul-betul mengerti tentang budidaya buah naga. Peserta : Siswa MAN 1 Pekanbaru Sumber anggaran/dana : Madrasah Negeri 1 Pekanbaru Struktur organisasi Pembina : Kepala Madrasah Negeri 1 Pekanbaru

Pengawas : - Waka Kurikulum Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru - Waka Sarana dan Prasarana MAN 1 Pekanbaru Kepala Bidang produksi : Drs Happy Trisman Anggota : Siswa siswi Madrasah Negeri 1 Pekanbaru

Jadwal Kegiatan : terlampir Penutup Besar harapan kami supaya kegiatan ini dapat terlaksana, sehingga Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru menjadi sekolah pelopor yang mempunyai kebun-kebun sentral produksi yang tidak hanya dibidang buah naga. Tentu hal ini tidak akan bisa diwujudkan tanpa bantuan bapak/ibu guru dan seluruh civitas Madrasah Negeri 1 Pekanbaru. Mudah-mudahan Allah SWT memberkati segala usaha kita dalam mewujudkan Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru manjadi yang terdepan. Pekanbaru, 5 Juni 2013 Yang mengajukan

Drs. Happy Trisman NIP.196307161996121001

PENGESAHAN NAMA Diajukan oleh Drs. Happy Trisman NIP.196307161996121001 Cholid Spd.MA NIP. 150 326 400 Dra. Hj Rosydiah JABATAN Guru Fisika MAN.1 Pekanbaru Waka Kurikulum MAN 1 Pekanbaru Waka Sarana dan Prasarana Waka Humas MAN 1 Pekanbaru TANDA TANGAN

Diverivikasi oleh

Koordinator

Emhadelima, MPFus

Divalidasi oleh

Dra.Hayatirruh MPd NIP.19680112 1993 03 2 003

Kepala MAN 1 Pekanbaru

Analisa Usaha buah Naga (Dragon Super Red) Berikut ini analisis usaha budidaya buah naga pada lahan terbatas berisi 10 tiang dan 4 tanaman pertiang ( 40 tanaman ). Analisis usaha ini menganut asas maksimal dalam pembiayaan dan minimal untuk pendapatan. PENGELUARAN A. Biaya Investasi - Tiang penyangga Daru-daru B. Biaya Operasional

: 30 x Rp. 17.500 = Rp 522.000,-

- Pembersihan/pengolahan lahan : - Upah membongkar tanaman lain : 1 x Rp 50.000,- = Rp 50.000,- Upah gali lobang/menanam/tiang :30 x Rp 17.500,- = Rp 522.000,- Upah angkat tanah hitam : = Rp 50.000,Pembelian bibit buah naga super red : 120 x Rp. 20.000.- = Rp.2.4000.000,- Pupuk organik 3 zak : 3 x Rp. 110.000,-= Rp. 330.000,- Dolomite 3 zak : 3 x Rp. 38.000,- = Rp. 114.000,- Sarana produksi, dll : Rp. 300.000, Pemupukan 3 x 1 th x 120 x Rp. 15.000 = Rp. 5.400.000,Total biaya yang harus di keluarkan : Rp. 9.166.000,PEMASUKAN

A. Hasil Panen tahun ke 1 : 5 x 120 x 0,4 kg x Rp.15.000,- = Rp.3.600.000,B. Hasil Panen tahun ke 2 : 10 x 120 x 0,5 kg x Rp.15.000,- = Rp. 7.200.000,Total Pemasukan 2 th = Rp.10.800.000,Keterangan : Bibit yang dipakai adalah dari jenis naga merah daging merah ( Hylocereus costaricensis ) yang bisa berbuah pada umur 8 bulan sejak penanamannya. Bibit dalam keadaan sudah berakar sehingga langsung bisa tumbuh. Pada panen tahun pertama diasumsikan jumlah buah hanya 5 biji per tanaman dengan berat hanya 400 gram/ buah, sehingga hasil panennya : 5 x 120 x 0,4 kg = 240 kg. Panen tahun ke 2, diasumsikan dalam satu pohon menghasilkan 10 buah dengan berat 500 gram, sehingga hasil panennya mencapai : 10 x 120 x 0,5 kg = 480 kg Harga jual buah naga merah daging merah lebih tinggi daripada daging putih : Rp. 15.000/ kg. Tahun- tahun berikut produksi akan bertambah sementara biaya produksi/th hanya Rp. 2.400.000,Umur tanaman bisa mencapai 20 tahun. Perhitungan ini hanya pada tahun pertama dan kedua.

Peserta Klub Buah Naga

Pekanbaru, 5 Juni 2013 Koordinator

Drs. Happy Trisman NIP.196307161994121001

Lampiran Foto Kegiatan : 1. Penanaman

2. Buah Naga Usia 4 bulan

3. Buah Naga Usia 1 Tahun

4. Putik Buah naga

3. Pemupukan Pemupukan mengunakan pupuk alami, tidak memakai pupuk kimia, agar daging buah terasa manis. Pupuk alami (kompos) di buat sendiri di sekolah, bekerjasama dengan unit produksi kompos. Komposisi pupuk dengan bahan sampah organik yang ada di lingkungan sekolah ditambah dengan pupuk kandang yang di buat dalam bentuk kompos.

PEMBINA HAPPY TRISMAN

KEMENTERIAN AGAMA MADRASAH ALIYAH NEGERI I PEKANBARU TAHUN 2013