Anda di halaman 1dari 1

Ketika Malam Memagut Sukma | ayub.

khan@kaskus Berbisiklah wahai malam bisikan aku betapa indahnya rembulanmu Belailah aku duhai malam Dengan anginmu yang meniup syahdu Berhiaslah wahai malam Selubungi aku dari aibku Karena engkau adalah pakaianku Rebahkan aku Terbaring dlm belaianmu Tidurkan aku dalam dekapanmu Karena tidurku adalah istirahatku Ketika mata mulai terpejam dan sukmapun melayang menuju arasy tak ada lagi rembulan Tak adalagi kehangatan pakaian karena cahaya diatas cahaya telah hadir dihadapannya menyilaukan segala yg berca haya karena kehangatan rangkulan rabbnya telah membius segalanya Hingga tiba saatnya adakah ia diam bersamaNya ataukah kembali menjalankan ritualnya Ciwastra, 13 September 2013