Anda di halaman 1dari 1

Dikeheningan Malam | ayub.

khan@kaskus Langkah gontai menelusur tepian Membelah kesunyian malam Meniti bayangan diri Menapaki bercak bercak dosa Dalam heningnya malam Ketika tak ada lagi pintu terbuka Ketika tak ada lagi canda tawa Semua jiwa merasuk dlm nikmatnya mimpi Kuketuk pintu rumahMu Ingin kuadukan semua deritaku Ingin kutumpahkan kegundahan sukmaku Disela mihrabMu yang tak berpintu Luluh segala deritaku Padam semua kedukaanku Hilang . Hanyut . Masuk dalam keheningan cintaMu Duhai Dzat yang memiliki semua hati Duhai Dzat yang menghunjam setiap jiwa Duhai Dzat yang tidak pernah tidur Sapa aku Belai aku Kecup ubun ubunku Kuatkan persendianku Agar aku kuat menapaki jalan hidupku Agar aku seperti sangkaanMu Tiada beban dariMu yang tak sanggup aku pikul Griya Bandung Indah pukul 00:08 18 September 2011