Anda di halaman 1dari 1

Puisi Puisi Bajingan | AbdChaniago@kaskus seruputlah udara malam dan dengung kesunyian nyanyikan hening di hati seperti penggembala

yang keletihan berlayarlah di atas samudera kehampaan ditampar deras angin kesendirian nikmati bintang yang bercerita pada mata yang menatap berdiamlah bersama keagungan sunyi ketiadaan hanyutkan amarah dan dendam dalam tenggorokan yang kering telan telan perlahan hingga duri - durinya membekaskan memori dalam tiap tarikan nafas umpatkan kutukan paling terkutuk dan lepaskan amarah dari mantra kemunafikan! lalu simpan keluh simpan peluh dan berbaringlah berbantalkan kesah buka mata lebar - lebar teteskan darah penyesalan di pupil matamu lalu teteskan di jemari lukis syair - syair penuh gelegak sayatan hati lukis ! lukiskan puisi - puisi bajingan yang akan menjadi kitab penyesalan kehidupan lukiskan ! sebelum bintang menghitam !