Anda di halaman 1dari 29

PENGARUH UKURAN DAN JARAK NOZZLE PADA PUTARAN SUDU TERHADAP DAYA LISTRIK TURBIN PELTON

Oleh : Rendi Yusuf Dosen Pembimbing : Dr. Rr. Sri Poernomo Sari ST., MT.

Latar Belakang
o Upaya mengurangi penggunaan energi fosil dengan cara menggunakan energi terbarukan (renewable energy).

o Untuk memanfaatkan energi potensial air sebagai energi listrik tenaga air, agar lebih efisien dan ramah lingkungan.

Pembatasan Masalah
o Analisis yang dilakukan adalah menganalisa pengaruh putaran sudu, debit aliran, kecepatan aliran dan laju aliran fluida Turbin Pelton terhadap daya listrik yang dihasilkan. o Gesekan dan getaran yang terjadi antara bearing dengan poros sudu Turbin Pelton serta pada kedua nozzle diabaikan. o Kekarasan, friksi dan kapitasi pada dinding nozzle abaikan.

Tujuan Penelitian
o Mengetahui pengaruh ukuran dan jarak nozzle pada putaran sudu terhadap daya listrik Turbin Pelton dengan menghitung debit aliaran fluida (Q), kecepatan aliran fluida (v), laju aliran fluida (), jenis aliran fluida (Re) dan Arus listrik (A).

Diagram Alir Cara Kerja Turbin Pelton


Bak Penampung Air Pompa Sentrifugal

Pipa saluran air


Bukaan Katup Nozzel

Sudu Turbin

Gambar Desain Perangkat Pengujian Turbin Pelton

Diagram Alir Proses Pengujian dan Analisis Data pada Turbin Pelton
Mulai
Pengambilan Data Secara Langsung Dengan Menggunakan Alat Ukur

Perhitungan Matematis Mengenai : Putaran Poros Sudu (RPM), Volume (V), Debit Aliran (Q), Kecepatan Aliran (v), Laju Aliran Massa (), Jenis Aliran Fluida (Re) dan Daya Listrik (P)
Input Dapat Dari Hasil Perhitungan

Melakukan Analisis Dengan Menggunakan Perhitungan Matematis


TIDAK Hasil Analisis Data YA

Selesai

Pengambilan Data Langsung dengan Menggunakan Alat Ukur

oVolume oPutaran Sudu oArus Listrik

Perhitungan Debit Aliran Fluida


Q = V t = 0,5 L = 0,16 L/s = 0,00016 m3/s 3s Dimana : 1 L = 0,001 m3

Grafik Hubungan Antara Debit Aliran Fluida Terhadap Putaran Sudu Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 3 mm

Grafik Hubungan Antara Debit Aliran Fluida Terhadap Putaran Sudu Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 5 mm

Grafik Hubungan Antara Debit Aliran Fluida Terhadap Putaran Sudu Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 3 dan 5 mm

Perhitungan Kecepatan Aliran Fluida v=Q A Dimana : A = r2 Maka A = 3,14 x (1,5x10-3 m)2 = 0,47x10-5 m2 jadi v = 0,16x10-3 m3/s 0,47x10-5 m2 = 0,34 m/s

Grafik Hubungan Antara Debit Aliran Fluida Terhadap Kecepatan Aliran fluida Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 3 mm

Grafik Hubungan Antara Debit Aliran Fluida Terhadap Kecepatan Aliran fluida Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 5 mm

Grafik Hubungan Antara Debit Aliran Fluida Terhadap Kecepatan Aliran fluida Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 3 dan 5 mm

Perhitungan Laju Aliran Massa Fluida

= air x A x v = 1000 kg/m3 x 0,47x10-5 m2 x 0,34 m/s = 0,00016 kg/s

Grafik Hubungan Antara Kecepatan Aliran Fluida Terhadap Laju Aliran Massa Fluida Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 3 mm

Grafik Hubungan Antara Kecepatan Aliran Fluida Terhadap Laju Aliran Massa Fluida Turbin Pelton Pada Diameter 5 mm

Grafik Hubungan Antara Kecepatan Aliran Fluida Terhadap Laju Aliran Massa Fluida Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 3 dan 5 mm

Perhitungan Nilai Bilangan Reynold


Re = v x D v = 0,34 m/s x 3x10-3 m= 698 (Aliran laminar) 1,46x10-5 m2/s Dimana : Aliran Laminar : Bilangan Reynold < 2300 Aliran Transisi : 2300 < Bilangan Reynold < 4000 Aliran Turbulen : Bilangan Reynold > 4000

Perhitungan Daya Listrik

P =V.I = 12 V x 0,125 A = 1,5 Watt


Dimana : P = daya, watt V = tegangan, volt I = arus, ampere

Grafik Hubungan Antara Daya Listrik Terhadap Putaran Sudu Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 3 mm

Grafik Hubungan Antara Daya Listrik Terhadap Putaran Sudu Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 5 mm

Grafik Hubungan Antara Daya Listrik Terhadap Putaran Sudu Turbin Pelton Pada Diameter Nozzle 3 dan 5 mm

Kesimpulan
1. Pada debit aliran fluida setiap perbedaan ukuran nozzle maka akan memiliki perbedaan pula pada titik maksimal debit aliran dalam hal bukaan katup. Pada diameter nozzle 3 mm diketahui bahwa nozzle dibukaan katup 750 debit aliran fluida yaitu sekitar 0, 32x10-3 m3/s dengan putaran yang dihasilkan sekitar 332 RPM. Untuk diameter nozzle 5 mm, debit aliran tertinggi yang dihasilkan terjadi pada bukaan katup 900 menghasilkan debit aliran sekitar 0,48x10-3 m3/s dengan hasil putaran 640 RPM. Dengan menggunakan kombinasi antara nozzle 3 mm dan 5 mm tersebut debit aliran fluida tertinggi 0,76x10-3 m3/s dihasilkan pada bukaan katup 850 menghasilkan putaran sebesar 1009 RPM. Hal ini membuktikan semakin besar debit aliran fluida semakin besar pula putaran yang dihasilkan untuk memutar sudu Turbin. Untuk kecepatan fluida diketahui bahwa semakin besar diameter nozzel dan debit aliran fluida yang dihasilkan, maka kecepatan aliran fluida tersebut akan semakin kecil.

2.

Kesimpulan
3. Dalam hal laju aliran massa fluida berbanding terbalik

dengan kecepatan fluida, yaitu semakin besar diameter nozzle digunakan dan debit aliran fluida yang dihasilkan, maka semakin besar pula laju aliran massa fluida yang diperoleh. Hasil tertinggi dari laju aliran massa fluida yaitu 0,753 kg/s.
4. Dari nilai bilangan reynold yang ada, hal yang mempengaruhi besar kecilnya bilangan Reynold adalah dari kecepatan fluida dan diameter nozzle. Semakin besar kecepatan aliran fluida & diameter nozzle, maka alirannya cenderung Turbulen, namun hasil pengambilan data pada Turbin Pelton semua jenis aliran fluida bersifat Laminar.

Kesimpulan
5. Daya listrik yang dihasilkan dengan menggunakan nozzle 3 mm terjadi pada bukaan katup 750 dengan daya listrik sebesar 1,6 Watt. selanjutnya

pada nozzle 5 mm daya listrik tertinggi yang dihasilkan terjadi pada


bukaan katup 900 dengan daya listrik sebesar 2,1 watt. Hasil maksimal nya terjadi pada kombinasi nozzle 3 mm dan 5 mm yaitu pada bukaan

katup 850 dengan hasil daya listrik sebesar 2,7 watt. Meskipun memliki
persemakin besar ukuran diameter nozzle berpengaruh terhadap besarnya debit aliran fluida, kecepatan fluida, laju aliran fluida dan putaran poros turbin sehingga semakin besar pula input daya listrik yang akan tercipta pada Turbin Pelton ini.

SEKIAN

DAN
TERIMAKASIH

Beri Nilai