P. 1
Implementasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo Dalam Mengatasi Dampak Pencemaran Limbah Industri (Studi Pada Masyarakat Di Sekitar PT SASA INTI Gending Kabupaten Probolinggo).

Implementasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo Dalam Mengatasi Dampak Pencemaran Limbah Industri (Studi Pada Masyarakat Di Sekitar PT SASA INTI Gending Kabupaten Probolinggo).

|Views: 45|Likes:
Dipublikasikan oleh deshie_dds

More info:

Published by: deshie_dds on Nov 02, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/22/2014

pdf

text

original

i

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN
PROBOLINGGO DALAM MENGATASI DAMPAK PENCEMARAN
LIMBAH INDUSTRI
(Studi Pada Masyarakat di Sekitar PT SASA INTI Gending
Kabupaten Probolinggo)
SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana
Pada Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya
Oleh:
ANUGERAH YUKA ASMARA
NIM 0510310014
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI
JURUSAN ADMINISTRASI PUBLIK
KONSENTRASI KEBIJAKAN PUBLIK
MALANG
2009
ii
MOTTO
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Apabila engkau telah
selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang
lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”
(QS AL-Insyirah : 6-8)
“Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan
dengan bersukur.” (QS : AD-Dhuha : 11)
GAPAILAH KENYATAAN ITU !
Apa Kenyataan Yang Kita Hadapi Saat Ini dan Esok ?
Di saat kita menghadapi kenyataan di depan mata, muncul
keinginan untuk menggapai kenyataan baru yang jauh lebih baik
dari kenyataan yang kita peroleh sekarang ini. Maka raihlah
kenyataan baru itu semaksimal dan sebaik mungkin sepanjang apa
yang bisa kita lakukan untuk meraih kenyataan tersebut.
Namun saat kita menoleh ke belakang, banyak sekali
orang yang menginginkan kenyataan kita. Maka syukurilah
kenyataan yang kita miliki sekarang. Karena kenyataan ini
merupakan Anugerah Allah SWT yang terbaik bagi kita.
Dualisme kenyataan di depan dan di belakang kita
bukanlah suatu hal yang harus dipertentangkan dan bukanlah
menjadi penghambat bagi kita untuk menggapai kenyataan baru.
Teruslah berupaya raih kenyataan baru itu lebih baik dari
kenyataan kita sekarang. Dengan alasan kebaikan, maka
kendalikan ambisi kita meraih kenyataan-kenyataan baru itu agar
tidak berlebihan. Sebab dalam meraih kenyataan, kita tidak hanya
butuh hasil melainkan juga butuh proses dalam menggapai
kenyataan baru tersebut dengan benar.
Selamat dan Semangat Menggapai Kenyataan Baru……!!!
iii
LEMBAR PERSEMBAHAN
I Present My Skripsi To :
My Parents…..
Bapak Nyamirin & Ibu Nanik Pudji Lestari
My Elder Sisters…..
Punjung Yuka Talita & Mulat Ria Yuka Dela
My Niece…..
Ghita Wihardini
My Big Family Any Where…..
Pakde…Bude…Paklek…Bulek…Mas…Mbak…Adik…
All of My Friends.....
Special To Pandawa Team (Myself, Ali Maskur,
Andreas Y.S, Brasta Prahara, & Chandra Buwana A.U)
And…..
All of The People In The World
iv
TANDA PERSETUJUAN SKRIPSI
Judul : IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH
KABUPATEN PROBOLINGGO DALAM MENGATASI
DAMPAK PENCEMARAN LIMBAH INDUSTRI (Studi
Pada Masyarakat di Sekitar PT SASA INTI Gending
Kabupaten Probolinggo)
Disusun Oleh : Anugerah Yuka Asmara
NIM : 0510310014
Fakultas : Ilmu Administrasi
Jurusan : Administrasi Publik
Konsentrasi : Kebijakan Publik
Malang, 1 April 2009
Komisi Pembimbing
Ketua Anggota
Prof. Dr. Agus Suryono, MS Drs. Mochamad Rozikin, MAP
NIP. 130 704 331 NIP. 131 759 548
v
TANDA PENGESAHAN
Telah dipertahankan di depan majelis penguji skripsi, Fakultas Ilmu
Administrasi Universitas Brawijaya pada :
Hari : Selasa
Tanggal : 28 April 2009
Pukul : 10.00-11.00 WIB
Skripsi atas nama : Anugerah Yuka Asmara
Judul : Implementasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten
Probolinggo Dalam Mengatasi Dampak Pencemaran
Limbah Industri (Studi Pada Masyarakat di Sekitar PT
SASA INTI Gending Kabupaten Probolinggo)
DAN DINYATAKAN LULUS
MAJELIS PENGUJI
Ketua Anggota
Prof. Dr. Agus Suryono MS Drs. Mochammad Rozikin , MAP
NIP. 130 704 331 NIP. 131 759 548
Anggota Anggota
Drs. Heru Ribawanto, MS Drs. Andy Fefta Wijaya, MDA Ph.D
NIP 130 704 33 NIP. 131 646 854
vi
PERNYATAAN ORISINALITAS SKRIPSI
Saya menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa sepanjang pengetahuan saya,
di dalam naskah skripsi ini tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh
pihak lain untuk mendapatkan karya atau pendapat yang pernah ditulis atau
diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini
dan disebut dalam sumber kutipan dan daftar pustaka.
Apabila ternyata di dalam naskah skripsi ini dapat dibuktikan terdapat unsur-unsur
jiplakan, saya bersedia skripsi ini digugurkan dan gelar akademik yang telah saya
peroleh (S-1) dibatalkan, serta diproses sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku (UU No. 20 Tahun 2003, Pasal 25 ayat 2 dan pasal 70)
Malang, 1 April 2009
Anugerah Yuka Asmara
NIM. 0510310014
Materai
Rp.
6000
vii
ABSTRAK
Asmara, Anugerah Yuka. 2009. Implementasi Kebijakan Pemerintah
Kabupaten Probolinggo Dalam Mengatasi Dampak Pencemaran Limbah
Industri (Studi Pada Masyarakat di Sekitar PT SASA INTI Gending Kabupaten
Probolinggo). Skripsi. 1) Prof. Dr. Agus Suryono MS, 2) Drs Mochammad
Rozikin MAP.
Pengalaman hampir di semua negara menunjukkan bahwa industrialisasi
sangat perlu karena menjamin pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Namun di
satu sisi industri menimbulkan pencemaran. Menurut laporan Status Lingkungan
Hidup Indonesia Tahun 2006 menyatakan bahwa di Indonesia pada tahun 2004
sekitar 9.600 industri besar dan menengah berpotensi mencemari air permukaan
dan air tanah. Di Kabupaten Probolinggo industri berskala besar seperti PLTU
Paiton, PT Kertas Leces, PT SASA INTI Gending, PT Bromo Tirta Lestari, tiga
pabrik gula, dan industri lainnya berpotensi menimbulkan pencemaran limbah ke
lingkungan. Dari segi ekonomi PT SASA INTI Gending memberi dampak positif
bagi masyarakat sekitar. Namun sisi negatifnya PT SASA INTI melakukan
pencemaran limbah yang merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar pabrik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana
implementasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mengatasi
dampak pencemaran limbah industri khususnya pada PT SASA INTI Gending
dengan melihat realitanya pada masyarakat di sekitar industri tersebut.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder; teknik
pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi;
instrumen penelitian yang digunakan yaitu interview guides, field notes, dan
human instrument ; metode analisa meliputi domain analysis, taxonomic analysis,
componential analysis, dan discovering cultural theme.
Dalam mengatasi dampak pencemaran limbah industri tersebut, beberapa
produk hukum telah dimiliki Pemkab Probolinggo diantaranya adalah Keputusan
Bupati Probolinggo Nomor 40 Tahun 2000, Keputusan Bupati Probolinggo
Nomor 41 Tahun 2000, Perda Nomor 7 Tahun 2002, Perda Nomor 12 Tahun 2002
Perda Nomor 13 Tahun 2002, Keputusan Bupati Nomor 29 Tahun 2004 Perda
Nomor 07 Tahun 2005, dan Peraturan Bupati Probolinggo Nomor 26 Tahun 2008.
Berbagai regulasi tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai program nyata di
lapangan untuk selanjutnya disosialisasikan kepada masyarakat, industri yang
bersangkutan, media massa, non government organizations, dinas Pemkab
Probolinggo lainnya, serta instansi lain yang terkait. Dalam mengimplementasikan
program-program tersebut tentunya butuh anggaran, aktor pelaksana, target
groups, serta sanksi. Untuk anggaran lingkungan hidup Pemkab Probolinggo pada
tahun 2008, total sebesar Rp. 4.852.795.000. Berbagai upaya telah dilakukan BLH
Kabupaten Probolinggo terhadap PT SASA INTI yang meliputi studi AMDAL,
UKL/UPL, DPPL, sampling air badan air (ABA), air limbah industri, (ALI),
sampling air laut, sampling udara ambien, membantu penilaian proper perusahaan,
penegakan hukum lingkungan, penanganan pengaduan masyarakat, serta
pemantauan kualitas air limbah di Kali Gending.
viii
Meskipun berbagai upaya di atas telah dilakukan BLH, namun realitanya
berbagai pencemaran masih sering ditemukan di masyarakat dan lingkungan
sekitar PT SASA INTI Gending hingga kini. Misalnya pencemaran limbah cair,
udara dan air tanah. Kurang optimalnya upaya Pemkab Probolinggo dalam hal ini
BLH dalam mengatasi dampak pencemaran limbah industri, terutama di PT SASA
INTI Gending disebabkan oleh beberapa hal berikut yaitu; lemahnya sanksi yang
diberikan, adanya toleransi kebijakan antara ekonomi dengan lingkungan, belum
dijalankan beberapa program lingkungan hidup, beberapa program bersifat
formalitas, serta adanya konspirasi antara perusahaan dengan pemerintah. Dalam
mengimplementasikan kebijakan ini, BLH Kabupaten Probolinggo didukung oleh
anggaran, prioritas pembangunan berwawasan lingkungan, kontrak kerja BLH
dengan Bupati, UPT laboratorium, dan perubahan Kapedalda menjadi BLH, peran
aktif masyarakat, kontrol media massa, dan LSM. Sedangkan penghambatnya
meliputi kapasitas dan kapabilitas pegawai BLH, terbatasnya sarana dan
prasarana, jenjang kelembagaan BLH dengan Pemkab Probolinggo, belum
memiliki produk hukum pencemaran udara, industri skala kecil yang belum
memiliki dokumen lingkungan serta rendahnya pengetahuan masyarakat.
Untuk meminimalisasi celah dalam implementasi kebijakan tersebut agar
berjalan optimal, maka diperlukan beberapa langkah konkrit bagi BLH Kabupaten
Probolinggo. Langkah tersebut adalah 1) restrukturisasi dan fungsionalisasi
pegawai BLH yang meliputi peningkatan kuantitas dan kualitas pegawai, 2)
reorientasi kelembagaan seperti otoritas lebih luas pada BLH, political will, dan
membentuk badan khusus penghukum industri polluter, 3) aliansi (kerjasama)
dengan masyarakat, industri, dan pihak lain yang terkait, 4) peningkatan anggaran
di bidang lingkungan hidup, 5) merumuskan dan mengimplementasikan regulasi
tentang pencemaran udara di wilayah Kabupaten Probolinggo, dan 6) rangsangan
bagi perusahaan untuk mengurangi pencemaran/ polusi berdasar insentif ekonomi
atau lazim dikenal dengan nama pigovian tax.
.
Kata kunci :Implementasi kebijakan, lingkungan hidup, pencemaran limbah
industri
ix
ABSTRACTION
Asmara, Anugerah Yuka. 2009. Policy Implementation of Probolinggo Sub-
Province Government in Overcoming Impact Contamination of Industrial
Disposal (Study on Society Around SASA INTI Corporation Sub-Province of
Probolinggo). Skripsi 1) Prof. Dr. Agus Suryono MS 2) Drs Mochammad
Rrozikin MAP
Experience in almost all state indicate that industrialization needed
because it guarantying growth of long-range economics. But in other side of
industrial it generate contamination. According to Status Environment Indonesia
Year report 2006 expressing that in Indonesia in the year 2004 about 9.600 middle
and big industry have potency to contaminate surface water and ground water. In
Sub-Province of Probolinggo big scale industrial like PLTU Paiton, Paper
Corporation of Leces, SASA INTI Corporation of Gending, Bromo Tirta Lestari
corporation, three sugar mill, and other industry have potency to generate
contamination of waste to environment. In economic facet of SASA INTI
Corporation give positive impact to society around the area. But the negative side
of SASA INTI Corporation do contamination of waste which harming
environment and society around factory. This research aim to know and describe
how implementation policy of Government of Sub-Province of Probolinggo in
overcoming impact contamination of industrial disposal specially at SASA INTI
Corporation seen in its impact to society around the industry.
This research use descriptive research type with qualitative approach.
Source of data is primary and secondary data; data collecting technique with
observation, interview, triangulation and documentation; used research instrument
that is guides interview, stain field, and human instrument; analysis method cover
of domain analysis, taxonomic analysis, componential analysis, and discovering
cultural theme.
In overcoming the impact industrial contamination of waste, some
regulation have been owned by Pemkab Probolinggo among others is Decision of
Regent of Probolinggo Number 40 Year 2000, Decision of Regent of Probolinggo
Number 41 Year 2000, local regulation Number 7 Year 2002, local regulation
Number 12 Year 2002. local regulation Number 13 Year 2002, Decision of
Regent Number 29 Year 2004. local regulation Number 07 Year 2005, and
Regulation Of Regent of Probolinggo Number 26 Year 2008. Various regulation
translated into various real program in field then socialized to society, pertinent
industrial, mass media, non organizations government, on duty of other local
government of Probolinggo, and also related/relevant other institution. In
implementation of the programs indeed need of budget, executive actor, target
groups, and also punishment. For the environmental budget of Pemkab
Probolinggo in the year 2008, equal to 4.852.795.000 Rupiahs. Various effort
have been done by BLH Sub-Province of Probolinggo addressed to SASA INTI
Corporation that covering study of analysis concerning environmental impact
(AMDAL), UKL / UPL, DPPL, sampling irrigate water body, industrial disposal
water, sea water sampling, air sampling of ambien, assisting assessment of proper
x
company, straightening of environmental law, handling of denunciating of
society, and also monitoring the quality of water Gending river.
Though various effort above have been done by BLH, but in reality the
various contamination still founded in environment and society around SASA
INTI Corporation up to now. For example contamination of liquid waste, ground
water and air. Less optimal strive of Probolinggo local government in this case
BLH in overcoming impact contamination of industrial disposal, especially at
SASA INTI Corporation caused of several things that is; lack of given
punishment, existence of policy tolerance between economics with environment,
undone of some environmental program, some program have the character of
formality, and also the existence of conspiration between company with
government. In this policy implementation, BLH Sub-Province of Probolinggo
supported by budget, development priority with environmental vision, contract
work BLH with Regent, UPT Laboratory, and change of Kapedalda become BLH,
active role of society, mass media control, and social institute of society (LSM).
While its resistor cover of incapacities and incapabilities officer of BLH, the
limited facilities, ladder institute of BLH with Probolinggo local government, not
yet owned the regulation of air contamination, small scale industrial which not yet
owned environmental document and also the lack of society knowledge.
; To minimalized interpose in the implementation policy so that working
optimally, hence needed some concrete step to BLH sub-province of probolinggo.
The step are: 1) restructuring and functionalization officer of BLH covering the
upgrade of amount and quality officer 2) reorientation institute like broader
authority for BLH, political will, and special taskforce for industrial polluter 3)
alliance with society, industrial, and related other party 4) addition of
environmental budget 5) formulating and implementation of regulation about
contamination of air in sub-province of probolinggo, and 6) excitement to
company to lessen contamination/ pollution based on economic incentive or
recognized by the name of pigovian tax.
Keywords : Policy Implementation, environment, Industrial Disposal
xi
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat ALLAH SWT atas segala limpahan rahmat, karunia
dan hidayah-Nya skripsi ini dapat penulis selesaikan dengan tepat waktu. Dan
tidak lupa semoga salam dan Shalawat selalu tercurahkan kepada Nabi
Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat-sahabat Beliau.
Skripsi ini merupakan serangkaian tugas akhir penulis selama mengikuti
kuliah di FIA Universitas Brawijaya dan sebagai salah satu syarat dalam
mendapatkan gelar sarjana. Tema yang diambil dalam skripsi ini adalah bidang
lingkungan hidup dengan judul Implementasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten
Probolinggo Dalam Mengatasi Dampak Pencemaran Limbah Industri (Studi
Pada Masyarakat di Sekitar PT SASA INTI Gending Kabupaten Probolinggo).
Sengaja penulis mengangkat judul tersebut mengingat masih banyak
permasalahan pencemaran limbah industri di Indonesia, tidak terkecuali di
Kabupaten Probolinggo khususnya wilayah sekitar PT SASA INTI Gending
sendiri, mengingat penulis juga berdomisili di sekitar industri tersebut. Meskipun
sudah ada upaya-upaya Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam hal ini BLH
untuk meminimalisasi dampak pencemaran limbah industri tersebut, namun dalam
prakteknya, kebijakan itu belum diimplementasikan dengan optimal.
Dalam penulisan skripsi ini penulis tidak sendiri, banyak pihak turut
membantu dari awal hingga selesai karya tulis ini. Hanya ucapan seribu bahkan
sejuta terima kasih yang dapat penulis berikan antara lain kepada :
1. Kedua Orang Tua tersayang (Bapak Nyamirin dan Ibu Nanik Pudji L)
yang senantiasa memberi motivasi dan doa saat suka maupun duka.
2. Saudara-saudaraku (Lita, Dela, Ghita) yang telah memberi motivasi
kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini tepat waktu.
3. Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang.
4. Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Administrasi
Universitas Brawijaya Malang.
5. Bapak Profesor Dr. Agus Suryono MS selaku ketua pembimbing skripsi
yang telah memberikan berbagai arahan, ilmu dan dukungannya.
6. Bapak Drs. Mochamad Rozikin, MAP selaku dosen pembimbing skripsi
yang selalu mengarahkan, memberi gagasan-gagasan baru, deadline waktu
xii
serta menularkan sebagian ilmunya kepada penulis guna penyelesaian
karya tulis skripsi ini tepat waktu.
7. Seluruh Pejabat di BLH Kabupaten Probolinggo yaitu Kepala BLH : Ibu
Ir. Dewi Korina MM, Sekretaris : Bapak Samari Kusmayadi, SH. M.Si,
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Kelembagaan : Bapak Isdarwanto,
BA, Kasubbid, Pengkajian Dampak Lingkungan Hidup : Ibu Rusmalina,
S.Si, Kepala Bidang Pelestarian dan Pengendalian Lingkungan hidup :
Bapak Ir. Suprahono, MM, Kasubbid. Pengendalian Lingkungan Hidup :
Bapak Musyafa’, S.Sos serta pejabat lain di BLH Kabupaten Probolinggo
yang tidak bisa disebutkan satu persatu dalam karya tulis ini.
8. Teman-teman seperjuangan saya dan seluruh masyarakat di Desa Gending
yang telah menjadi informan dengan ikhlas dalam skirpsi ini.
9. Tim Pandawa (Ali Maskur, Andreas Yuniar, Chandra Buwana, Brasta
Prahara) juga Kurawa (Bambang Irawan), Deni Cahyo, dan Diggo
Ferdiansyah yang telah berpartisipasi dalam karya tulis ini hingga selesai.
10. Teman-teman di kampus FIA, RSC, dan Fordi Mapelar Universitas
Brawijaya yang telah mendukung dalam menyelesaikan skripsi ini
11. Serta terima kasih kepada seluruh pihak atas bantuan dan dukungannya
terhadap karya tulis ini.
Akhir kata hanya ini yang dapat penulis sampaikan. Semoga karya tulis ini
dapat menambah wawasan kita mengenai lingkungan hidup dan dapat menjadi
referensi bagi pemerintah dalam meminimalisasi dampak pencemaran limbah
industri di Kabupaten Probolinggo khususnya dan di Indonesia pada umumnya.
Malang, 1 April 2009
Penulis
xiii
DAFTAR ISI
COVER............................................................................................................. i
MOTTO ............................................................................................................ ii
LEMBAR PERSEMBAHAN.......................................................................... iii
LEMBAR PERSETUJUAN............................................................................ iv
LEMBAR PENGESAHAN ............................................................................. v
PERNYATAAN ORISINALITAS SKRIPSI................................................. vi
ABSTRAK ........................................................................................................ vii
ABSTRACTION .............................................................................................. ix
KATA PENGANTAR...................................................................................... xi
DAFTAR ISI..................................................................................................... xiii
DAFTAR TABEL ............................................................................................ xviii
DAFTAR BAGAN............................................................................................ xix
DAFTAR GAMBAR........................................................................................ xx
DAFTAR LAMPIRAN.................................................................................... xxi
BAB I PENDAHULUAN................................................................................ 1
1.1 Latar Belakang Masalah......................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah.................................................................................. 9
1.3 Tujuan Penelitian ................................................................................... 9
1.4 Kontribusi Penelitian.............................................................................. 9
1.4.1 Kontribusi Praktis ......................................................................... 9
1.4.2 Kontribusi Akademis .................................................................... 10
1.5 Sistematika Pembahasan........................................................................ 10
BAB II TINJAUAN PUSTAKA...................................................................... 11
2.1 Konsep Good Governance..................................................................... 11
2.2 Kebijakan Publik (Public Policy) .......................................................... 12
2.2.1 Siklus Kebijakan dan Informasi (Policy and Information Cycle). 14
2.2.2 Implementasi Kebijakan Publik (Public Policy Implementation). 17
2.2.2.1 Pengertian Implementasi Kebijakan Publik......................... 17
2.2.2.2 Karateristik Implementasi Kebijakan Publik ....................... 19
2.2.2.3 Faktor-Faktor Pendukung/ Pendorong dan
Penghambat Implementasi Kebijakan Publik ...................... 20
2.3 Pemerintah Daerah................................................................................. 22
2.3.1 Perangkat Daerah.......................................................................... 23
2.3.2 Dinas Daerah................................................................................. 24
2.3.3 Bagian Pokok Pembentuk Struktur dan Fungsi Institusi/
Organisasi Pemerintah Daerah...................................................... 24
2.4 Lingkungan Hidup ................................................................................. 25
2.5 Industri .................................................................................................. 28
2.6 Pencemaran (Pollution).......................................................................... 30
2.7 Limbah Industri ...................................................................................... 32
2.7.1 Pengertian Limbah Industri........................................................... 32
2.7.2 Karateristik Limbah Industri ......................................................... 33
xiv
2.7.3 Limbah Industri Kategori Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) ... 35
2.7.4 Dampak Negatif Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Bagi Lingkungan Hidup dan Masyarakat ..................................... 38
2.8 Kebijakan Pengelolaan Lingkungan Hidup ........................................... 41
2.9 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) ............................ 43
2.9.1 Pengertian AMDAL...................................................................... 43
2.9.2 Pentingnya AMDAL..................................................................... 44
2.9.3 Langkah-Langkah Pelaksanaan AMDAL..................................... 46
2.10 Corporate Social Responsibility (CSR)................................................ 50
BAB III METODE PENELITIAN................................................................. 51
3.1 Pengertian Penelitian.............................................................................. 51
3.2 Jenis Penelitian ...................................................................................... 51
3.3 Fokus Penelitian..................................................................................... 53
3.4 Lokasi dan Situs Penelitian.................................................................... 55
3.5 Sumber dan Jenis Data .......................................................................... 56
3.6 Teknik Pengumpulan Data..................................................................... 57
3.7 Instrumen Penelitian............................................................................... 58
3.8 Teknik Analisis Data.............................................................................. 59
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ......................................................... 62
4.1 Gambaran Umum Kabupaten Probolinggo ............................................. 62
4.1.1 Epitomologi ................................................................................... 62
4.1.2 Semboyan...................................................................................... 62
4.1.3 Visi dan Misi ................................................................................. 63
4.1.4 Kecamatan..................................................................................... 64
4.1.5 Kondisi Fisiografis dan Geografis................................................. 64
4.1.6 Topografi ....................................................................................... 65
4.1.7 Geologi .......................................................................................... 66
4.1.8 Tata Ruang .................................................................................... 66
4.1.9 Keadaan Pantai .............................................................................. 67
4.1.10 Ekosistem Mangrove................................................................... 69
4.1.11 Kependudukan............................................................................. 70
4.1.12 Kesehatan Masyarakat................................................................. 71
4.1.13 Isu-isu Lingkungan Hidup di Kabupaten Probolinggo ............... 72
4.1.14 Kondisi Sumber Daya Air Tanah dan Sungai ............................. 75
4.1.15 Pencemaran Air Permukaan dan Air Tanah................................ 77
4.1.16 Permasalahan Sumber Daya Pesisir dan Laut ............................. 78
4.1.17 Kondisi Kualitas Udara Ambien dan Emisi ................................ 79
4.1.18 Pencemaran Udara....................................................................... 81
4.1.19 Permasalahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) ...... 82
4.2 Gambaran Umum Kecamatan Gending .................................................. 83
4.2.1 Letak Geografis dan Topografi ..................................................... 83
4.2.2 Iklim.............................................................................................. 84
4.2.3 Keadaan Mangrove ....................................................................... 84
4.2.4 Jumlah Desa, RT, RW, dan Dusun................................................ 85
4.2.5 Keadaan Penduduk........................................................................ 85
4.2.6 Perekonomian Penduduk............................................................... 87
xv
4.2.7 Kesehatan Penduduk ..................................................................... 88
4.3 Gambaran Umum Desa Gending ............................................................ 90
4.3.1 Letak Geografis dan Topografi ..................................................... 90
4.3.2 Jumlah RT, RW, dan Dusun.......................................................... 90
4.3.3 Keadaan Penduduk........................................................................ 91
4.3.4 Perekonomian Penduduk............................................................... 92
4.3.5 Sumber Air Penduduk ................................................................... 92
4.3.6 Luas Mangrove dan Tambak......................................................... 92
4.4 Profil Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo........... 93
4.4.1 Sejarah Singkat.............................................................................. 93
4.4.2 Lokasi dan UPT............................................................................. 93
4.4.3 Kedudukan, Tugas, dan Fungsi .................................................... 93
4.4.4 Tugas Pokok dan Fungsi .............................................................. 94
4.4.5 Pelayanan Publik........................................................................... 95
4.4.6 Struktur Organisasi........................................................................ 96
4.4.7 Pejabat Dalam Struktur Organisasi ............................................... 97
4.4.8 Komposisi dan Jumlah Pegawai.................................................... 97
4.5 Pencemaran Limbah PT SASA INTI Gending dan Dampaknya ............ 98
4.5.1 Pencemaran Air PT SASA INTI Gending dan Dampaknya ......... 98
4.5.1.1 Menurut BLH Kabupaten Probolinggo............................... 98
4.5.1.2 Menurut Perangkat Desa Gending ...................................... 98
4.5.1.3 Menurut Masyarakat Sekitar PT SASA INTI Gending ...... 102
4.5.2 Pencemaran Udara PT SASA INTI Gending dan Dampaknya..... 110
4.5.2.1 Menurut BLH Kabupaten Probolinggo............................... 110
4.5.2.2 Menurut Perangkat Desa Gending ...................................... 111
4.5.2.3 Menurut Masyarakat Sekitar PT SASA INTI Gending ...... 112
4.6 Corporate Social Responsibility (CSR) PT SASA INTI Gending .......... 115
4.6.1 Menurut BLH Kabupaten Probolinggo......................................... 115
4.6.2 Menurut Perangkat Desa Gending ................................................ 117
4.6.3 Menurut Masyarakat Desa Gending.............................................. 121
4.7 Data Fokus Penelitian.............................................................................. 124
4.7.1 Produk Hukum Pemerintah Kabupaten Probolinggo Dalam
Pengendalian Lingkungan Hidup.................................................. 124
4.7.2 Upaya Pemerintah Kabupaten Probolinggo Mensosialisasikan
Produk Hukum/ Regulasi Pengendalian Lingkungan Hidup........ 128
4.7.3 Implementasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo
Dalam Mengatasi Dampak Pencemaran Limbah Industri ............ 131
4.7.3.1 Program-Program Pemerintah Kabupaten Probolinggo
Dalam Mengatasi Dampak Pencemaran Limbah Industri 131
4.7.3.2 Upaya Konkrit BLH Kabupaten Probolinggo Dalam
Merealisasikan Program Penanggulangan Dampak
Pencemaran Limbah Industri di PT SASA INTI Gending143
4.7.3.3 Alokasi Anggaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo
di Bidang Lingkungan Hidup............................................ 155
4.7.3.4 Pelaksana/ Aktor Implementasi (implementator)
Kebijakan .......................................................................... 156
4.7.3.5 Kelompok Sasaran (Target Groups)................................. 158
4.7.3.6 Sanksi Bagi Pelanggar ...................................................... 158
xvi
4.7.4 Beberapa Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi
Kebijakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo Dalam Mengatasi
Dampak Pencemaran Limbah Industri di PT SASA INTI
Gending......................................................................................... 164
4.7.4.1 Faktor Pendorong Internal ................................................ 164
4.7.4.2 Faktor Pendorong Eksternal.............................................. 167
4.7.4.3 Faktor Penghambat Internal.............................................. 168
4.7.4.4 Faktor Penghambat Eksternal ........................................... 172
4.8 Analisis Data ........................................................................................... 174
4.8.1 Produk Hukum Pemerintah Kabupaten Probolinggo Dalam
Pengendalian Lingkungan Hidup.................................................. 174
4.8.2 Upaya Pemerintah Kabupaten Probolinggo Mensosialisasikan
Produk Hukum/ Regulasi Pengendalian Lingkungan Hidup........ 177
4.8.3 Implementasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo
Dalam Mengatasi Dampak Pencemaran Limbah Industri ............ 182
4.8.3.1 Maksud Implementasi Kebijakan Semula ........................ 183
A. Program-program......................................................... 184
B. Anggaran Lingkungan Hidup....................................... 186
C. Implementator/ Aktor Pelaksana Kebijakan................. 187
D. Kelompok Sasaran (Target Groups) Kebijakan........... 188
E. Sanksi............................................................................ 190
F. Corporate Social Responsibility (CSR) PT SASA INTI
Gending ........................................................................ 191
G. Tujuan Kebijakan Dalam Mengatasi Dampak
Pencemaran Limbah PT SASA INTI Gending ............ 192
4.8.3.2 Beberapa Pencemaran Limbah PT SASA INTI Gending
dan Dampaknya................................................................. 193
A. Pencemaran Air Permukaan dan Dampaknya.............. 194
B. Pencemaran Air Tanah dan Dampaknya...................... 197
C. Pencemaran Udara dan Dampaknya............................. 197
4.8.3.3 Implementasi Kebijakan Belum Optimal ......................... l98
A. Program-program......................................................... 200
B. Anggaran Lingkungan Hidup....................................... 205
C. Aktor Pelaksana (Implementator) Kebijakan............... 207
D. Kelompok Sasaran / Target Groups Kebijakan ........... 211
E. Sanksi............................................................................ 213
F. Corporate Social Responsibility (CSR)
PT SASA INTI Gending .............................................. 218
4.8.3.4 Kecenderungan Kebijakan Lingkungan Dari Regulatory
Policies Menuju Symbolic Policies.................................. 220
4.8.3.5 Buruknya Implementasi Good Governance di Indonesia. 221
4.8.3.6 Konspirasi Antara Pengusaha Dengan Pemerintah
(Korporatokrasi)................................................................ 222
4.8.4 Faktor-Faktor Pendorong dan Penghambat Implementasi Kebijakan
Pemerintah Kabupaten Probolinggo Dalam Mengatasi Dampak
Pencemaran Limbah Industri PT SASA INTI Gending ............... 231
4.8.4.1 Faktor Pendorong Internal ................................................ 231
4.8.4.2 Faktor Pendorong Eksternal.............................................. 236
xvii
4.8.4.3 Faktor Penghambat Internal.............................................. 238
4.8.4.4 Faktor Penghambat Eksternal ........................................... 245
BAB V PENUTUP............................................................................................ 247
5.1 Kesimpulan.............................................................................................. 247
5.2 Beberapa Saran/ Rekomendasi ................................................................ 253
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................... 256
LAMPIRAN-LAMPIRAN
CURRICULUM VITAE PENULIS
xviii
DAFTAR TABEL
1 Implementation in a Preprogrammed World ................................................. 19
2 Bagian Pokok Organisasi Pemerintahan Daerah ............................................ 25
3 Typical Hazardous Wastes Generated By Selected Industries ...................... 33
4 Klasifikasi Limbah Versi Kementerian Negara Lingkungan Hidup............... 34
5 Skope Penelitian Kualitatif ............................................................................. 52
6 Penggunaan Lahan (Km
2
) di Kabupaten Probolinggo.................................... 67
7 Jumlah Penduduk Pesisir Pantai Yang Mata Pencahariannya Sebagai
Nelayan.......................................................................................................... 69
8 Tutupan dan Kerapatan Mangrove di Kabupaten Probolinggo ...................... 70
9 Sepuluh Jenis Penyakit Penduduk Terbesar di Kabupaten Probolinggo ........ 72
10 Nama dan Panjang Sungai di Kabupaten Probolinggo ................................. 76
11 Rekapitulasi Hasil Uji Laboratorium Udara Ambien di Wilayah Kabupaten
Probolinggo Bagian Barat dan Selatan.......................................................... 80
12 Rekapitulasi Hasil Hasil Laboratorium Udara Ambien di Wilayah
Kabupaten Probolinggo bagian timur............................................................ 80
13 Bahan Pencemar Yang Masuk Ke Pesisir Laut............................................. 82
14 Jumlah Dusun, RT, RWSeluruh Desa di Kecamatan Gending.................... 85
15 Jumlah Penduduk di Kecamatan Gending Bulan Januari Tahun 2009......... 86
16 Banyaknya Industri Menurut Klasifikasi Tiap Desa di Kecamatan
Gending....................................................................................................... 87
17 Industri Rumah Tangga di Kecamatan Gending........................................... 88
18 Jenis Penyakit Ringan Penduduk di Kecamatan Gending ............................ 89
19 Jenis Penyakit Berat Penduduk di Kecamatan Gending ............................... 89
20 Penetapan Kelas Air Sungai dan Afvoor ...................................................... 133
21 Data Perusahaan/ Industri/ Kegiatan Yang Mempunyai IPLC..................... 137
22 Pengenaan Retribusi Pembuangan Air Limbah ............................................ 146
23 Kualitas Air Sungai/ Kali Gending ............................................................... 149
24 Kualitas Air Sungai/ Kali Gending ............................................................... 150
25 Kualitas Air Limbah Industri PT SASA INTI Gending................................ 150
26 Kualitas Udara di Pasar Pajurangan-Gending Tahun 2007........................... 152
27 Rekapitulasi Hasil Laboratorium Udara Ambien di Pasar Pajurangan-
Gending Tahun 2008..................................................................................... 153
28 Peringkat Proper Tahun 2006-2007 .............................................................. 154
29 Anggaran Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo
Tahun 2005-2007 .......................................................................................... 156
30 Ranking Negara di Dunia Yang Melakukan Good Governance................... 221
xix
DAFTAR BAGAN
1 Skema Alur Pikir Pembahasan........................................................................ 10
2 Proses Kebijakan Publik ................................................................................. 13
3 Proses Kebijakan Sebagai Input dan Output................................................... 14
4 Rangkaian Tahap Implementasi Kebijakan .................................................... 19
5 Skema Munculnya Limbah ............................................................................. 33
6 Skema Alur Sederhana AMDAL.................................................................... 47
7 Skema Langkah-Langkah Penyusunan AMDAL............................................ 48
8 Skema Lima Langkah Dalam Melakukan Pendugaan Dampak Lingkungan . 49
9 Proses Penelitian ............................................................................................. 51
10 Teknik Pengumpulan Data Triangulasi......................................................... 57
11 Proses Penelitian dan Analisis Data Menurut Spradley................................ 60
12 Tahapan Teknik Analisis Data Model Spradley ........................................... 61
13 Struktur Organisasi BLH Kabupaten Probolinggo ....................................... 96
14 Eksternalitas Industri PT SASA INTI Gending............................................ 174
15 Pentingnya Produk Hukum Pengendalian Lingkungan Hidup ..................... 175
16 Sosialisasi Produk Hukum Pengendalian Lingkungan Hidup ...................... 177
17 Sosialisasi Kebijakan Lingkungan Kurang Optimal ..................................... 180
18 Upaya Pengendalian Lingkungan Hidup ...................................................... 183
19 Feedback System........................................................................................... 186
20 Kondisi Nyata Pencemaran PT SASA INTI Gending di Lapangan ............. 194
21 Faktor x Dalam Implementasi Kebijakan Pencemaran Limbah Industri ...... 199
22 Korporatokrasi Sebagai Faktor X Dalam Implementasi Kebijakan.............. 222
23 Korporatokrasi Antara PT SASA INTI Gending Dengan Pemkab
Probolinggo ................................................................................................... 224
xx
DAFTAR GAMBAR
1 Segitiga Good Governance ............................................................................. 11
2 Policy and Information Cycle ......................................................................... 15
3 Bagian Pokok Pembentuk Struktur dan Fungsi .............................................. 24
4 Peta Wilayah Kabupaten Probolinggo ............................................................ 64
5 Peta Wilayah Kecamatan Gending.................................................................. 83
6 Wilayah Desa Gending……........................................................................... 91
7 Model Implementasi Kebijakan Grindle......................................................... 182
8 Grafik Ilustrasi Anggaran Lingkungan Hidup Meningkat Maka Pencemaran
dan Dampaknya Menurun ............................................................................. 206
9 Grafik Ilustrasi Anggaran Lingkungan Hidup Meningkat Maka Pencemaran
dan Dampaknya Meningkat........................................................................... 206
xxi
DAFTAR LAMPIRAN
1. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 12 Tahun 2007
Tentang Dokumen Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup
(DPPL) Bagi Usaha dan/ atau Kegiatan Yang Tidak Memiliki Dokumen
Pengelolaan Lingkungan Hidup.
2. Panduan Penyusunan Dokumen Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan
Hidup (DPPL) Berdasar Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup
Nomor 12 Tahun 2007
3. Standar Penilaian Proper Versi Kementerian Negara Lingkungan Hidup
4. Peraturan Bupati Probolinggo Nomor 26 Tahun 2008 Tentang Uraian
Tugas dan Fungsi di Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo
(Bidang Tata Lingkungan dan Kelembagaan serta Bidang Pelestarian dan
Pengendalian Lingkungan Hidup)
5. Skema Persetujuan Dokumen UKL-UPL
6. Skema Pelayanan Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC)
7. Skema Persetujuan Dokumen AMDAL, RKL-RPL
8. Skema Penyelesaian Pengaduan Masyarakat Tentang Kasus Lingkungan
Hidup
9. Bagan Hubungan Fungsional Antar Lembaga
10. Susunan Komisi Pengarah Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan
Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) Kabupaten Probolinggo
11. Susunan Tim Teknis Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup
(AMDAL) Kabupaten Probolinggo
12. Lampiran Susunan Sekretariat Komisi Penilai Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan Hidup (AMDAL) Kabupaten Probolinggo
13. Surat pengaduan warga terkait pencemaran limbah PT SASA INTI
14. Surat Instruksi BLH Kabupaten Probolinggo Menindaklanjuti Pengaduan
Warga terkait pencemaran limbah PT SASA INTI Gending
15. Pedoman wawancara (Interview Guides)
16. Surat Keterangan Telah Melakukan Riset Dari BLH Kabupaten
Probolinggo
17. Brosur Lingkungan Hidup BLH Kabupaten Probolinggo
18. Lampiran Gambar-Gambar :
a. Pemerintah Kabupaten Probolinggo
b. BLH Kabupaten Probolinggo
c. PT SASA INTI Gending
d. Kali Gending Sebagai Pembuangan Limbah Cair PT SASA INTI
e. Tempat Pembuangan Limbah Cair PT SASA INTI Gending dan Titik
Sampling Pemantauan Kualitas Air Limbah PT SASA INTI Gending
Oleh BLH Kabupaten Probolinggo
f. Wilayah Utara PT SASA INTI Gending (Dusun Krajan 2)
g. Daerah Sekitar PT SASA INTI Gending (Dusun Buyut)
h. Dampak Pencemaran Limbah Cair PT SASA INTI Gending Pada
Fasilitas Masyarakat Sekitar
i. Potensi Dampak Pencemaran Limbah PT SASA INTI Gending Pada
Mangrove dan Tambak Sekitarnya

MOTTO

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.” (QS AL-Insyirah : 6-8) “Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan dengan bersukur.” (QS : AD-Dhuha : 11)

GAPAILAH KENYATAAN ITU ! Apa Kenyataan Yang Kita Hadapi Saat Ini dan Esok ?

Di saat kita menghadapi kenyataan di depan mata, muncul keinginan untuk menggapai kenyataan baru yang jauh lebih baik dari kenyataan yang kita peroleh sekarang ini. Maka raihlah kenyataan baru itu semaksimal dan sebaik mungkin sepanjang apa yang bisa kita lakukan untuk meraih kenyataan tersebut. Namun saat kita menoleh ke belakang, banyak sekali orang yang menginginkan kenyataan kita. Maka syukurilah kenyataan yang kita miliki sekarang. Karena kenyataan ini merupakan Anugerah Allah SWT yang terbaik bagi kita. Dualisme kenyataan di depan dan di belakang kita bukanlah suatu hal yang harus dipertentangkan dan bukanlah menjadi penghambat bagi kita untuk menggapai kenyataan baru. Teruslah berupaya raih kenyataan baru itu lebih baik dari kenyataan kita sekarang. Dengan alasan kebaikan, maka kendalikan ambisi kita meraih kenyataan-kenyataan baru itu agar tidak berlebihan. Sebab dalam meraih kenyataan, kita tidak hanya butuh hasil melainkan juga butuh proses dalam menggapai kenyataan baru tersebut dengan benar. Selamat dan Semangat Menggapai Kenyataan Baru……!!!

ii

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->