Anda di halaman 1dari 41

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


Nama Sekolah : SMA Negeri 11 Kota Jambi
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Program : XI (Sebelas) / IPS
Semester : Ganjil

Kompetensi Dasar : 1.2 Menyajikan data dalam bentuk tabel dan
diagram batang, garis, lingkaran, dan ogive
serta penafsirannya.

Indikator : 1. Menyajikan data dalam berbagai bentuk tabel
daftar distribusi frekuensi tunggal dan daftar
distribusi frekuensi berkelompok, dan daftar
distribusi frekuensi komulatif berkelompok.
2. menyajikan data dalam bentuk histogram,
poligon frekuensi dan ogive.
3. menafsirkan data-data dalam bentuk
histogram, poligon frekuensi dan ogive

Alokasi Waktu : 5 jam pelajaran (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menentukan data terbesar, terkecil untuk data tunggal
dan data berkelompok.
b. Peserta didik dapat membaca sajian data dalam bentuk tabel daftar
distribusi frekuensi (data berkelompok), dan daftar distribusi frekuensi
kumulatif data berkelompok).
c. Peserta didik dapat membaca sajian data dalam bentuk histogram, poligon
frekuensi, dan ogive.

B. Materi Ajar

a. penyajian data tunggal dan data berkelompok
- pengertian tabel distribusi frekuensi adalah suatu tabel yang
menyajikan data yang telah dikelompokkan pada kelas-kelas beserta
frekuensi kelasnya.
b. jenis jenis tabel distribusi frekuensi
- tabel distribusi frekuensi relatif adalah tabel distribusi yang mempunyai
frekuensi relatif dalam bentuk persentase.
- Tabel distribusi frekuensi komulatif adalah tabel frekuensi yang
berisikan frekuensi komulatif. Frekuensi komulatif disini adalah
frekuensi yang dijumlahkan.
c. menggambar tabel distribusi frekuensi
- histogram adalah diagram kotak yang lebarnya menunjukkan interval
kelas, sedangkan batas-batas tepi kotak merupakan tepi bawah dan tepi
atas kelas, dan tingginya menunjukkan frekuensi pada kelas tersebut.
- Poligon adalah hubungan titik-titik tengah sisi atas dari histogram satu
sama lain oleh ruas-ruas garis.
- Ogive adalah grafik yang digambarkan bedasarkan data yang sudah
disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi komulatif. Ogive
positif, untuk data yang disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi
komulatif kurang dari dan ogive negatif, untuk data yang disusun dalam
bentuk tabel distribusi komulatif lebih dari.
Contoh :
1. Pada percobaan melempar sebuah dadu sebanyak 30 kali, diperoleh data
permukaan mata dadu yang muncul sebagai berikut.
2 6 3 3 5 6 4 2 4 3
5 3 2 1 4 1 6 5 3 4
4 6 4 3 2 5 1 1 3 2
Susunlah data diatas kedalam tabel distribusi frekuensi tunggal.

Penyelesaian:
untuk memudahkan kita dalam menentukan jumlah frekuensi dari data maka
kita bisa urutkan data tersebut dari mulai data terkecil sampai dengan data
terbesar.
1 1 1 1 2 2 2 2 2 3
3 3 3 3 3 3 4 4 4 4
5 5 5 5 5 6 6 6 6 6
Baru kita masukan data tersebut kedalam daftar distribusi tunggal.

Mata dadu
(x
i
)
Frekuensi
(f
i
)
1
2
3
4
5
6
4
5
7
6
4
4
Jumlah 30


1. Nilai ujian semester matematika 40 Siswa kelas XI IPS 3 SMA 3 Batang Hari
adalah sebagai berikut :
67 68 69 73 66 78 60 55 63 46 51 40 72 86 32 65
62 54 69 68 61 60 52 79 54 67 62 66 87 65 72 64 60 71 75 67 91 47 53 63
Tentukan :
a. Tabel distribusi frekuensi dengan menggunakan aturan sturges dari nilai
matematika tersebut
b. jumlah anak yang mendapat nilai antara 60 sampai 69
c. jumlah anak yang mendapat nilai tertinggi
d. tabel distribusi frekuensi relatif
e. tabel distribusi frekuensi komulatif yang (komulatif kurang dari dan
komulatif lebih dari)
penyelesaian :
a. langkah pertama data diurutkan dari yang terkecil ke data terbesar :
32 40 46 47 51 52 53 54 54 55 60 60 60 61 62 62 63 63 64 65 65 66 66 67 67
67 68 68 69 69 71 72 72 73 75 78 79 86 87 91
- kita tentukan banyak kelas pada tabel distribusi dengan menggunakan
aturan sturges
k = 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 log 40
= 1 + 5,29
= 6,28 dibulatkan 7
- kita tentukan interval kelas nya
I =


Dimana :
I adalah interval kelas
R adalah jangkauan ( data tertinggi data terendah)
K adalah banyak kelas
I =


= 9,23 dibulatkan 10
- kita tetapkan batas bawah kelas pertama 30. Jadi tabel distribusi nya
adalah

Nilai Frekuensi
30 - 39
40 49
50 59
60 69
70 79
80 89
90 99
1
3
6
20
7
2
1


b. dari tabel diperoleh jumlah anak yang mendapat nilai 60 69 adalah
20 orang
c. dari tabel didapat informasi nilai tertinggi antara 90 99 adalah 1
orang
d. fr =

x 100%
dimana :
fr = frekuensi relatif
fi = banyaknya frekuensi


Fr =

x 100%
Untuk kelas ke 1
=

x 100%
= 2,5%
Kelas 2
=

x 100%
= 7,5%
Kelas 3
=

x 100%
= 15 %
Kelas 4
=

x 100%
= 50%
Kelas 5
=

x 100%
= 17,5%
Kelas 6
=

x 100%
= 5%
Kelas 7
=

x 100%
= 2,5%

Nilai Frekuensi Frekuensi relatif
Persen rasio
30 39
40 49
50 59
60 69
70 79
80 89
90 99
1
3
6
20
7
2
1
2,5%
7,5%
15%
50%
17,5%
5%
2,5%
1/40
3/40
3/20
1/2
7/40
1/20
1/40

e. distribusi frekuensi komulatif
- kurang dari ( menjumlahkan frekuensi secara berurutan dari frekuensi
kelas terkecil kekelas yang terbesar.
Kelas 1 = 1
Kelas 2 = 1+3 = 4
Kelas 3 = 4 + 6 = 10
Kelas 4 = 10 + 20 = 30
Kelas 5 = 30 + 7 = 37
Kelas 6 = 37 + 2 = 39
Kelas 7 = 39 + 1 = 40


Nilai Frekuensi Frekuensi
komulatif
(fk)
30 39
40 49
50 59
60 69
70 79
80 89
90 99
1
3
6
20
7
2
1
1
4
10
30
37
39
40
- lebih dari ( mengurangkan frekuensi secara berurutan mulai dengan
total frekuensi dengan kelas data terkecil)
kelas 1 = 40
kelas 2 = 40 1 = 39
kelas 3 = 39 3 = 36
kelas 4 = 36 6 = 30
kelas 5 = 30 20 = 10
kelas 6 = 10 7 = 3
kelas 7 = 3 2 = 1

Nilai Frekuensi Frekuensi
komulatif
(fk)
30 39
40 49
50 59
60 69
70 79
80 89
90 99
1
3
6
20
7
2
1
40
39
36
30
10
3
1

2. dari data 40 nilai siswa diatas berdasarkan jawaban no 1 bagian d
dan e buatlah gambar
a. histogram dan poligon frekuensi
b. ogive

C. Metode Pembelajaran

Ceramah ( penjelasan ), tanya jawab, diskusi.

D. Langkah-langkah Kegiatan

Pendahuluan
Kegiatan Awal :
1. Memberi salam Religius
2. Berdoa Religius
3. Mengabsen siswa
4. Memotivasi Siswa disiplin, mandiri dan kerja keras

Apersepsi :
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik
diharapkan dapat mengetahui cara memperoleh data,
menentukan jenis dan ukuran data, memeriksa,
membulatkan, dan menyusun data untuk menyelesaikan
masalah dat berkelompok.
Kegiatan Inti
a. Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru
mencari materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, yang
berhubungan dengan lingkungan, atau pemberian contoh-contoh materi
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb)
mengenai cara memperoleh data, menentukan jenis dan ukuran data,
memeriksa, membulatkan, dan menyusun data untuk menyelesaikan
masalah, serta menentukan data terbesar, terkecil, untuk data berkelompok,
kemudian antara peserta didik dan guru mendiskusikan materi tersebut
(Bahan: buku paket, yaitu buku Matematika SMA dan MA IPS Kelas XI
Semester Ganjil, karangan prof,Jozua Sabandar,M.A.,Ph.D hal. 11-17
mengenai penyajian data berkelompok.
b. Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
mengenai cara memperoleh data, menentukan jenis dan ukuran data,
memeriksa, membulatkan, dan menyusun data untuk menyelesaikan
masalah, serta menentukan data terbesar, terkecil, untuk data berkelompok.
c. Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku
paket.
d. Peserta didik mengerjakan beberapa soal latihan dalam buku paket hal. 18
sebagai tugas individu.
Penutup
a. Peserta didik membuat rangkuman dari materi mengenai data berkelompok
serta penentuan data terbesar, terkecil, daftar distribusi frekuensi dan
menggambar tabel distribusi frekuensi.
b. Peserta didik dan guru melakukan refleksi.
c. Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) berkaitan dengan data
berkelompok hal 18.













E. Alat dan Sumber Belajar

Sumber :
- Buku paket, yaitu buku Matematika SMA dan MA IPS Kelas XI Semester
Ganjil, karangan Prof,Jozua Sabandar,M.A.,Ph.D hal.11-17).
Alat :
- Laptop

F. Penilaian

Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : uraian singkat











Jambi, 2 september 2013
Mengetahui,
Kepala SMA N 11 Kota Jambi Guru Pamong




Drs. Zul Asri, M.Pd Rida Noprida,S.Pd, M.Si
NIP.19630726 199003 1004 Nip. 19821130 200604 2009


Mahasiswa PPL





M.Isnaini
Npm. 1000884202020




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Nama Sekolah : SMA Negeri 11 Kota Jambi
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Program : XI (Sebelas) / IPS
Semester : Ganjil

Kompetensi Dasar : Menghitung ukuran pemusatan, ukuran letak, dan
Ukuran penyebaran data serta penafsirannya.

Indikator : a. Menghitung rataan, median, dan modus.
b. Memberikan tafsiran terhadap ukuran
pemusatan.

Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran ini siswa mampu:
1. Menghitung rataan, median, dan modus.
2. Memberikan tafsiran terhadap ukuran pemusatan.

MATERI PEMBELAJARAN
a. Rataan data tunggal dan data berkelompok
1. Rataan ( x )
Rataan data tunggal merupakan jumlah nilai semua data dibagi ukuran
data tersebut, atau dapat dirumuskan

=
=
+ + +
=
n
i
i
n
x
n n
x x x
x
1
2 1
1 ....

( x ) (dibaca x bar) = rataan dari data
n = banyak data yang diamati (ukuran data)
x
i
= nilai data ke -i
notasi (dibaca sigma) menyatakan penjumlahan suku suku.
Jawab:
Banyak data yang diamati adalah n = 8.
Jumlah semua datanya adalah


( x )=

(60) = 7,5
Jadi, nilai rataannya adalah 7,5
Rataan dari tabel distribusi frekuensi
Rataan yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi (tunggal
atau kelompok) dapat ditentukan dengan rumus :
( x ) =


Dengan : f
i
menyatakan frekuensi untuk nilai data ke-I

= n menyatakan ukuran data


Untuk data yang disajikan dalam bentuk tabel tabel distribusi frekuensi
berkelompok, maka x
i
menyatakan nilai titik tengah dan n menyatakan
banyak kelas.
Untuk data tunggal
Contoh :
Tentukan rataan dari data yang disajikan dengan tabel distribusi frekuensi
tunggal berikut ini.
Nilai ulangan
x
i
Frekuensi
f
i
f
i
x
i
2
3
4
5
6
7
8
2
4
5
8
11
6
4
4
12
20
40
66
42
32
Jumlah f
i
= 40 f
i
x
i
= 216

Jawab :
f
i
= 40 dan f
i
x
i
= 216
Rataan ( x ) =


=

= 5,4
Jadi, nilai rataannya adalah 5,4


Untuk data berkelompok :
Contoh :
Tentukan rataan dari tabel dibawah ini :

Nilai Frekuensi ( Titik tengah (x
i
) f
i
x
i

40 49 4 44,5 178
50 59 6 54,5 327
60 69 10 64,5 645
70 79 4 74,5 298
80 89 4 84,5 338
90 99 2 94,5 189


=30 = 1.975

( x ) =

= 65,83
Jadi, rata ratanya adalah 65,83
Menghitung rata rata dengan menggunakan rata rata sementara
Pada contoh soal diatas rataan suatu data yang disajikan dengan tabel
distribusi berkelompok dihitung dengan cara menentukan jumlah data yaitu


kemudian membaginya dengan banyaknya data yaitu
.
Ketika
dihitung nilai tersebut maka akan menghasilkan nilai yang besar. Untuk
menghindari nilai bilangan yang besar dan mempermudah perhitungan suatu
rataan dapat ditentukan dengan menggunakan nilai rataan sementara. Sebagai
pedoman, nilai rataan sementara ditetapkan nilai titik tengah yang memiliki
frekuensi terbesar. Setelah rataan sementara ditetapkan, rataan yang
sebenarnya dapat ditentukan dengan metode simpangan rataan.

( x ) = x
s
+



di = x
i
- x
s



Nilai Frekuensi (fi) Titik Tengah
(xi)
Simpangan
di = x
i
- x
s

40 49
50 59
4
6
44,55
54,5
-20
-10
-80
-60
60 69 10 64,5 0 0
70 79
80 89
90 99
4
4
2
74,5
84,5
94,5
10
20
30
40
80
60


=30

= 40


( x ) = x
s
+



=
64,5

+


= 64,5 + 1,33
= 65,83

2. Median
Data tunggal
Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan, atau dapat
dirumuskan :
Letak median (Me) pada data urutan ke 1
2
1
+ n

Contoh :
Tentukan median dari data berikut ini.
4,5,7,9,10
Jawab :
Nilai nilai data itu sudah terurut dengan ukuran data n = 5 ( ganjil)
Dalam bentuk bagan, median dari data itu dapat ditentukan sebagai
berikut :
4 5 7 9 10


x1 x2 x3 x4 x5




Data berkelompok
Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan, dirumuskan
sebagai berikut
I
f
f k n
Tb Me .
2
1
|
|
|
|
.
|

\
|

+ =

Keterangan :
Tb = tepi bawah kelas yang memuat median
n = jumlah seluruh frekuensi
fk = frekuensi komulatif kurang dari dibawah kelas yang memuat
median
f = frekuensi kelas median
I = interval kelas
Tinggi Frekuensi ( f
i
) Frekuensi kumulatif (fk)
150 154
155 159
160 164
165 169
170 174
175 179
3
5
10
13
7
2
3
8
18
31
38
40


=40
Kita tentukan kelas yang memuat median, yaitu dengan menghitung nilai

n =

(40) = 20
Data yang ditengah,median
= x
3 = 7
Berarti kelas median terletak pada kelas 165 169
Tb = 164,5 ; fk = 18; f = 13 ; I = 5

I
f
f k n
Tb Me .
2
1
|
|
|
|
.
|

\
|

+ =


5 .
13
18 20
5 , 164 |
.
|

\
|
+ =
= 165,27
Jadi, mediannya adalah 165,27
3. Modus
Modus data tunggal adalah nilai data yang paling sering muncul atau
nilai data yang mempunyai frekunsi terbesar.
Contoh :
a. Data 3,4,4,5,5,6,6,6,7,7 mempunyai modus 6. Sebab data 6 paling
sering muncul yaitu 3 kali.
b. Data 4,5,6,7,7,8,8,9,10 mempunyai modus 7 dan 8.
c. Data 9,10,10,11,11,12,12,13,14,15 mempunyai modus 10,11,dan 12
sebab data 10,11 dan 12 secara bersamaan paling sering muncul yaitu
3 kali.
d. Data 2,3,4,5,6,7,8,9,10 tidak mempunyai modus sebab data ini tidak
mempunyai data yang paling sering muncul.
Dari contoh a dan b tampak bahwa
ada data yang mempunyai 1 modus disebut unimodus dan ada
pula data yang mempunyai 2 modus disebut
bimodus.selanjutnya ada pula data yang lebih dari 2 modus
disebut multi modus.
Ada data yang sama sekali tidak mempunyai modus
Dengan demikian,nilai modus kurang dapat dipercaya sebagai
ukuran pemusatan data untuk data yang berukuran
kecil.modus berguna untuk data yang berukuran besar.


b. Data berkelompok
Langkah langkah untuk menentukan modus data berkelompok
adalah :
Tentukan tepi bawah dan atas kelas modus
Tentukan panjang kelas modus
Hitung selisih frekunsi kelas modus,baik dengan kelas
sebelumnya maupun kelas sesudahnya.
Hitung modus dengan rumus :
I
d d
d
tb Mo .
2 1
1
|
|
.
|

\
|
+
+ =

Keterangan :
tb = Tepi kelas bawah modus,
D
l
= selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sebelumnya,
D
2
= selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sesudahnya,
C = panjang kelas modus.
Contoh :
Tentukan modus dari data yang disajikan dalam tabel dibawah
Ini?
Nilai Frekuensi
55 59
60 64
65 69
70 74
75 79
80 - 84
6
8
16
10
6
4



Jawab :
Dari tabel diperoleh kelas modusnya adalah 65 69 (yaitu mempunyai frekuensi
Terbesar 16), tepi bawahnya tb = 64,5, panjang kelas I = 69,5 64,5 = 5, selisih
frekuensi kelas modus dengan kelas sebelumnya d
1
= 16 8= 8 dan selisih frekuensi
kelas modus dengan kelas sesudahnya d
2
= 16 10 = 6.

I
d d
d
tb Mo .
2 1
1
|
|
.
|

\
|
+
+ =


5 .
6 8
8
5 , 64
|
.
|

\
|
+
+ = Mo

= 67,36
Jadi, modus datanya adalah 67,36

1. METODE PEMBELAJARAN
Ceramah ( penjelasan materi), tanya jawab, diskusi.
2. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

Pendahuluan
a. Berdoa bersama sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.
b. Mengecek kehadiran siswa. (nilai yang ditanamkan.
Apersepsi : Mengingat kembali mengenai penyajian data dalam berbagai
macam bentuk tabel dan diagram.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik
diharapkan dapat menentukan ukuran pemusatan data pada
data tunggal (meliputi rataan, modus, dan median serta dapat
memberikan tafsiran terhadap ukuran pemusatan data.
Kegiatan Inti
Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi :

a. Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru
mengenai cara menentukan ukuran pemusatan data pada data tunggal
(meliputi rataan, modus, dan median), ukuran penyebaran data pada data
tunggal (meliputi kuartil, desil, jangkauan, simpangan rata-rata, ragam, dan
simpangan baku) serta dapat memberikan tafsiran terhadap ukuran
pemusatan data, kemudian antara peserta didik dan guru mendiskusikan
materi. (nilai yang ditanamkan.
b. Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
mengenai materi yang telah dijelaskan oleh guru. (nilai yang ditanamkan.
c. Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku
paket karangan jozua subandar; hal 19 23 : mengenai rataan ; hal 23 25 :
mengenai median ; hal 25 26 : mengenai modus. (nilai yang ditanamkan.
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi,
a. Peserta didik mengerjakan beberapa soal sebagai tugas individu. (nilai yang
ditanamkan.
b. Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal.
(nilai yang ditanamkan.
c. Peserta didik mengerjakan beberapa soal latihan dalam buku paket sebagai
tugas individu. (nilai yang ditanamkan.
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:
a. Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai yang
ditanamkan.
b. Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai yang ditanamkan.
Penutup
a. Peserta didik membuat rangkuman dari materi. (nilai yang ditanamkan.
b. Peserta didik dan guru melakukan refleksi. (nilai yang ditanamkan.
c. Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) berkaitan dengan materi. (nilai
yang ditanamkan.

3. ALAT DAN SUMBER BELAJAR
- Buku paket, yaitu buku Matematika SMA/MA IPS KELAS XI karangan
JOZUA SABANDAR
- Buku referensi lain yaitu buku Matematika SMA/MA IPS KELAS XI karangan
SARTONO WIRODIKROMO
4. PENILAIAN
Teknik : tugas kelompok, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : uraian singkat.
















Jambi, 2 september 2013
Mengetahui,
Kepala SMA N 11 Kota Jambi Guru Pamong




Drs. Zul Asri, M.Pd Rida Noprida,S.Pd, M.Si
NIP.19630726 199003 1004 Nip. 19821130 200604 2009


Mahasiswa PPL





M.Isnaini
Npm. 1000884202020

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : SMA Negeri 11 Kota Jambi
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Program : XI (Sebelas) / IPS
Semester : Ganjil

Kompetensi Dasar : 1.4 Menghitung ukuran pemusatan, ukuran letak, dan
Ukuran pnyebaran data serta penafsirannya.

Indikator : 1. Menentukan ukuran letak kumpulan data yang
meliputi kuartil, desil, dan persentil.
2. Memberikan tafsiran terhadap ukuran letak
kumpulan data.

Alokasi Waktu : 5 jam pelajaran (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran
a. Peserta didik dapat menentukan ukuran letak kumpulan data yang meliputi kuartil,
desil, dan persentil.
b. Peserta didik dapat memberikan tafsiran terhadap ukuran letak kumpulan data.
B. Materi Ajar
a. Ukuran letak kumpulan data:
- Kuartil.
Adalah ukuran letak yang membagi sekumpulan data tersebut menjadi 4
bagian yang sama. Untuk data yang tidak dikelompokkan (data tunggal) langkah-
langkah menentukan kuartil sebagai berikut.
a) Urutkan data dari data terkecil sampai data terbesar.
b) Tentukan letak kuartilnya dengan rumus.
- Q
1
pada data urutan ke

(n + 1)
- Q
2
pada data urutan ke

(n + 1)
- Q
3
pada data urutan ke

(n + 1)
Contoh : tentukan kuartil pertama Q
1,
kuartil kedua Q
2,
dan kuartil ketiga Q
3
data
berikut.
a. 1, 3, 6, 9, 14, 18, 21
Jawab :
Data sudah berurutan.
x
1
x
2
x
3
x
4
x
5
x
6
x
7

1 3 6 9 14 18 21
Q
1
Q
2
Q
3
- Ukuran data n = 7 (ganjil), sehingga kuartil kedua
Q
2
= X

= x
4
= 9
- Kuartil pertama Q
1
= x
2
= 3
- Kuartil ketiga Q
3
= x
6
= 18
b. 3, 4, 7, 8, 7, 4, 8, 4, 9, 10, 8, 3, 5, 12
Jawab :

x
1
x
2
x

x
4
x
5
x
6
x
7 -
x
8
x
9
x
10
x
11
x
12
x
13

x
14
3

3 4 4 4 5 7 7 8 8 8 9 10
12
Q
1
Q
2
Q
3
- Ukuran data n = 14 (genap), sehingga kuartil kedua
Q
2
=

(x

+ x

) =

x
7
+ x
8
=

(7 + 7) = 7
- Kuartil pertama Q
1
= x
4
= 4
- Kuartil ketiga Q
3
= x
11
= 8
Jadi, data diatas mempunyai Q
1
= 7, Q
2
= 4 dan Q
3
= 8
Data berkelompok
Nilai Q
1,
Q
2
(median) dan Q
3
dari databerkelompok dapat dihitung dengan rumus :
Kuartil: Q
j
= Tb
j
+(


I
Keterangan :
Q
j
= kuartil ke-j ( j = 1, 2, 3)
Tb
j
= tepi bawah kelas yang memuat Q
j

n = jumlah seluruh frekuensi
fk
Qj
= frekuensi kumulatif kurang dari dibawah kelas yang memuat Q
j
f
Qj
= frekuensi kelas yang memuat Q
j
I = panjang kelas (interval kelas)
Contoh :
Nilai pelajaran matematika dari 40 0rang siswa seperti pada tabel:

Nilai Frekuensi (f
i
) Frekuensi
kumulatif (fk)
42 46
47 51
52 56
57 61
62 66
67 71
72 76
1
5
5
15
8
4
2
1
6
11
26
34
38
40
= 40
Tentukanlah :
a. Kuartil pertama
Jawab
Cari dulu kelas yang memuat Q
1
yaitu

n =

40 = 10
Berarti kelas yang memuat Q
1
adalah 52 56
(fk = 11) maka Tb = 51,5 ; fk
Qj
= 6; f
Qj
= 5; I = 5
Sehingga kuartil pertamanya :
Q
j
= Tb
j
+(


I

= 51,5

+(

5
= 51,5 + 4
= 55,5
Jadi, kuartilnya pertamanya adalah 55,5
b. Kuartil kedua (median)
Cari dulu kelas yang memuat Q
2
yaitu

n =

40 = 20
Berarti kelas yang memuat Q
2
adalah 57 61
(fk = 26) maka Tb = 56,5 ; fk
Q2
= 11; f
Qj
= 15; I = 5
Sehingga kuartil pertamanya :
Q
2
= 56,5

+(

5


= 56,5 + 3
= 59,5
Jadi, kuartil kedua (median) adalah 59,5
c. Kuartil ketiga
Cari dulu kelas yang memuat Q
3
yaitu

n =

40 = 30
Berarti kelas yang memuat Q
1
adalah 62 66
(fk = 34) maka Tb = 11,5 ; fk
Q3
= 26; f
Q3
= 8; I = 5
Sehingga kuartil pertamanya :
Q
3
= Tb
3
+(


I

= 61,5

+(

5
= 61,5 + 2,5
= 64
Jadi, kuartil ketiga adalah 64

- Desil
Desil data tunggal.
Desil adalah 9 buah nilai yang membagi 10 bagian yang sama dan masing-
masing bagian mengandung 10%.
- Desil
1
letaknya pada data urutan ke

( n + 1)
- Desil
2
letaknya pada data urutan ke

( n + 1)
- Desil
3
letaknya pada data urutan ke

( n + 1)
- Desil
4
letaknya pada data urutan ke

( n + 1),
. . . . ,
- Desil
9
letaknya pada data urutan ke

( n + 1)
Contoh :
Diketahui data 2,1 2,4 2,5 2,7 2,9 3,4 3,5 3,7 4,0 4,3 4,7 4,8 5,1 5,3 5,7
Tentukanlah d
1
dan d
5

Jawab :
- D
1
pada urutan ke

( n + 1) =

( 15 + 1) = 1,6
Karena 1,6 bukan bilangan asli maka D
1
ditentukan dengan interpolasi
D = x
k
+ d(x
k+1
- x
k
)
= 2,1 + 0,6 ( 2,4 2,1)
= 2,28
Jadi, desil pertama D
1
adalah 2,28
- D
5
pada urutan ke

( n + 1) =

( 15 + 1) = 8
Jadi, desil kelima D
5
adalah 3,7.

Desil data berkelompok
Untuk data berkelompok digunakan rumus :
D
j
= Tb
dj
+(


I

Keterangan :

D
j
= Desil ke-j ( j = 1, 2, 3, , 9)
Tb
Dj
= tepi bawah kelas yang memuat D
j

n = jumlah seluruh frekuensi
fk
Dj
= frekuensi kumulatif kurang dari dibawah kelas yang memuat D

f
Dj
= frekuensi kelas yang memuat D
j
I = panjang kelas (interval kelas)
Contoh : skor tes 1000 siswa dari suatu uji coba tercatat seperti pada tabel dibawah
ini :

Skor (x) Frekuensi (f) Frekuensi kumulatif
(fk)
0 9
10 19
20 29
30 39
40 49
50 59
60 69
70 79
80 89
90 99
3
67
205
245
213
147
77
34
8
1
3
70
275
520
733
880
957
991
999
1000
= 1000
Tentukan :
a. Desil ke-3
b. Desil ke-6
Jawab :
a. Desil ke-3
Cari dulu kelas yang memuat D
3
yaitu

n =

1000 = 300
Berarti kelas yang memuat D
1
adalah 30 - 39
maka Tb = 29,5 ; fk
D3
= 275; f
D3
= 245; I = 10
Sehingga kuartil pertamanya :
D
3
= Tb
D3
+(


I

= 29,5

+(

10
= 29,5 + 1,0
= 30,5
Jadi, desil ketiga adalah 30,5
b. Desil ke-6
Cari dulu kelas yang memuat D
6
yaitu

n =

1000 = 600
Berarti kelas yang memuat D
6
adalah 40 - 49
maka Tb = 39,5 ; fk
D3
= 520; f
D3
= 213; I = 10
Sehingga kuartil pertamanya :
D
3
= Tb
3
+(


I

= 39,5

+(

10
= 39,5 + 23,7
= 43,2
Jadi, desil keenam adalah 43,2

- Persentil
Sekumpulan data yang telah diurutkan dari data terkecil sampai data yang
terbesar dab dapat dibagi dengan seratus bagian. Ukuran letaknya yang
membagi sekumoulan data tersebut itulah yang disebut persentil.
Langkah langkah menentukan persentil yaitu:
1. Urutkan data dari terkecil sampai data terbesar
2. Mentukan letak kuartil dengan rumus
P
1
letaknya pada urutan ke

( n + 1)
P
2
letaknya pada urutan ke

( n + 1)
P
3
letaknya pada urutan ke

( n + 1)
.
.
.
P
99
letaknya pada urutan ke

( n + 1)
Jadi, secara umum berlaku,

P
j
letaknya pada urutan ke

( n + 1)
Nb : gunakan interpolasi jika urutan persentil bukan bilangan cacah.

Untuk data yang telah dikelompokkan digunakan rumus :
P
j
= Tb
j
+(

I


Keterangan :

P
j
= Persentil ke-j ( j = 1, 2, 3, , 99)
Tb
Dj
= tepi bawah kelas yang memuat p
j

n = jumlah seluruh frekuensi
fk
Pj
= frekuensi kumulatif kurang dari dibawah kelas yang memuat

f
Dj
= frekuensi kelas yang memuat p
j
I = panjang kelas (interval kelas)
Contoh :
Tentukan persentil ke 10 dari distribusi frekuensi berikut :

Skor (x) Frekuensi (f
1
) Frekuensi kumulatif (fk)
0 9
10 19
20 29
20 39
40 49
3
67
205
245
213
3
70
275
520
733
50 59
60 69
70 79
80 89
90 99
147
77
34
8
1
880
957
991
999
1000
= 1000
Penyelesaian:
Persentil ke-10 (p
10
), j=10
Cari dulu kelas yang memuat p
10,
yaitu dengan menhitung nilai dari

n =

(1000) = 100
Bearti kelas yang memuat p
10
terletak pada kelas 20 29
Maka diperoleh :
Tbp
10
= 19,5 ; fkp
10
= 70 ; fp
10
= 205; I = 10

P
10
= Tb
P10
+(

I




= 19,5

+(

10

= 19,5

+(

10
= 19,5 + 1,5
= 21,0
Jadi, persentil ke-10 adalah 21,0




C. Metode Pembelajaran

Ceramah (penjelasan materi), tanya jawab.

D. Langkah-langkah Kegiatan

Pendahuluan

Kegiatan Awal :
1. Memberi salam Religius
2. Berdoa Religius
3. Mengabsen siswa
4. Memotivasi Siswa disiplin, mandiri dan kerja keras

Apersepsi : Mengingat kembali mengenai penentuan kuartil, desil, dan
persentil untuk data tunggal, dan penyajian data dalam berbagai
macam bentuk tabel dan diagram..
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik
diharapkan dapat menentukan ukuran letak kumpulan data yang
meliputi kuartil, desil, dan persentil, serta memberikan tafsiran
terhadap ukuran letak kumpulan data.

Kegiatan Inti

a. Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi secara garis besar oleh
guru (selain itu tugas mencari materi dari buku paket atau buku-buku penunjang
lain, atau pemberian contoh-contoh materi untuk dapat dikembangkan peserta
didik, dsb) mengenai cara menentukan ukuran letak kumpulan data yang meliputi
kuartil, desil, dan persentil, serta memberikan tafsiran terhadap ukuran letak
kumpulan data (Bahan : buku paket, yaitu buku Matematika SMA dan MA Kelas
XI Semester Ganjil Jilid 2A, karangan jozua sabandar, dkk, hal. 28 - 34 mengenai
ukuran letak kumpulan data, yang mengenai kuartil, desil dan persentil).

b. Dalam pembelajaran, masing-masing peserta didik mencari tahu mengenai:
1. Pendefinisian kuartil dan macamnya (kuartil bawah, kuartil tengah atau
median, dan kuartil atas) untuk data berkelompok.
2. Penentuan rumus kuartil bawah, kuartil tengah (median), dan kuartil atas
untuk data berkelompok.
3. Penghitungan kuartil bawah, kuartil tengah (median), dan kuartil atas untuk
data berkelompok.
4. Penentuan desil dan persentil dari data berkelompok.

c. Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan cara
menentukan ukuran letak kumpulan data yang meliputi kuartil, desil, dan persentil,
serta memberikan tafsiran terhadap ukuran letak kumpulan data.

f. Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
pada hal. 29 mengenai penentuan kuartil pertama, kuartil kedua, dan kuartil ketiga
dari data berkelompok, serta hal. 32 mengenai penentuan desil, dan hal. 34
mengenai persentil dari data berkelompok.

g. Setiap siswa mengerjakan beberapa soal latihan dalam buku paket pada hal. 35
sebagai tugas individu.

Penutup

a. Peserta didik membuat rangkuman dari materi mengenai cara menentukan ukuran
letak kumpulan data yang meliputi kuartil, desil, dan persentil, serta memberikan
tafsiran terhadap ukuran letak kumpulan data.

b. Peserta didik dan guru melakukan refleksi.

b. Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) berkaitan dengan materi mengenai
ukuran letak kumpulan data yang meliputi kuartil, desil, dan persentil, serta
penafsirannya, berdasarkan latihan dalam buku paket pada hal. 35 yang belum
terselesaikan di kelas.




E. Alat dan Sumber Belajar

Sumber :
- Buku paket, yaitu buku Matematika SMA dan MA Kelas XI Semester Ganjil,
karangan jozua sabandar, dkk, hal. 28-34

Alat :
-
F. Penilaian

Teknik : tugas harian.
Bentuk Instrumen : uraian singkat.








Jambi, 2 september 2013
Mengetahui,
Kepala SMA N 11 Kota Jambi Guru Pamong




Drs. Zul Asri, M.Pd Rida Noprida,S.Pd, M.Si
NIP.19630726 199003 1004 Nip. 19821130 200604 2009


Mahasiswa PPL





M.Isnaini
Npm. 1000884202020




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Nama Sekolah : SMA Negeri 11 Kota Jambi
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Program : XI (Sebelas) / IPS
Semester : Ganjil

Kompetensi Dasar : 1.3. Menghitung ukuran pemusatan, ukuran letak, dan
ukuran penyebaran data, serta penafsirannya.

Indikator : 1. Menentukan ukuran penyebaran data, meliputi
jangkauan, simpangan kuartil, simpangan rata-rata,
ragam, dan simpangan baku.
2. Memberikan tafsiran terhadap ukuran penyebaran
data.

Alokasi Waktu : 5 jam pelajaran (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menentukan ukuran penyebaran data, meliputi jangkauan,
simpangan kuartil, simpangan rata-rata, ragam, dan simpangan baku.
b. Peserta didik dapat memberikan tafsiran terhadap ukuran penyebaran data.

B. Materi Ajar

Ukuran penyebaran data:
- Jangkauan (Range)
Jangkauan adalah selisih antara data yang terbesar dan data yang terkecil
dan dapat dirumuskan dengan :
R = X
maks
X
min
Normal atau tidaknya nilai data itu ditetapkan sebagai berikut :
a) Untuk setiap data x
i
yang terletak diantara batas-batas pagar dalam
dan pagar luar (Q
1
L x
i


Q
3
+ L) disebut data normal. Data
disebut normal jika nilai data yang satu dengan nilai data yang lain
tidak jauh berbeda.
b) Untuk setiap nilai data x
i
yang kurang dari pagar dalam (xi Q1
L1) atau lebih dari pagar luar (xi Q3 + L) disebut data yang tak
normal (pencilan adalah data yang tidak konsisten dalam
kelompoknya.
Contoh :
i. Tentukan range dari data berikut.
2, 4, 3, 1, 5, 1, 9, 8, 5
Pnyelesaian
X
maks
= 9, X
min
= 1
Maka range R = X
maks
X
min
=9 1= 8
ii. Tentukan jangkauan (range) dari data distribusi berikut !



Tinggi badan (cm) Frekuensi
140 144
145 149
150 154
155 159
160 164
165 169
170 174
2
4
10
14
12
5
3
Penyelesaian:
Titik tengah kelas terendah =

(140 + 144) = 142



Titik tengah kelas tertinggi =

(170 + 174) = 172


Maka R = 172 142
= 30
Jadi, range dari data tersebut adalah 30.

- Simpangan rata-rata.
Simpangan rata-rata disebut juga deviasi rata-rata suatu ukuran yang
menunjukkan rata-rata dari harga mutlak deviasi setiap data terhadap nilai
rata-ratanya yang meerupakan harga mutlak simpangan-simpangannya.
Untuk data yang tidak berkelompok dapat dihitung dengan rumus :

SR =
| |

dan untuk data yang berkelompok SR =


Keterangan :
SR = simpangan rata-rata (deviasi rata-rata)
x
i
= nilai data pengamatan ke-i
= nilai rata-rata pengamatan
|| tanda aljabar yang menunjukkan nilai mutlak
banyaknya seluruh data pengamatan

= frekuensi kelas ke-i



Contoh :
1. Tentukan simpangan rata-rata dari data 2, 1, 4, 2, 6
Penyelesaian :

=

x
i
-

|

|
1
2
2
4
6
-2
-1
-1
1
3
2
1
1
1
3

|

|

SR =
|

= 1,6
Jadi, simpangan rata-ratanya adalah 1,6

2. Tentukan simpangan rata-rata dari distribusi frekuensi
berikut :

Nilai Frekuensi
(f
i
)
Titik tengah
(x
i
)

|
40 49
50 59
60 69
70 79
80 89
90 99
4
6
10
4
4
2
44,5
54,5
64,5
74,5
84,5
94,5
-20
-10
0
10
20
30
-80
-60
0
40
80
60

`21,33
11,33
1,33
8,67
18,67
28,67
85,32
67,98
13,3
34,68
74,68
57,34

= 30 40

| =
333,3

=

) = (

) = 65,83
SR =

= 11,11
Jadi, simpangan rata-ratanya adalah 11,11

- Simpangan baku.
Simpangan baku (deviasi standar) adalah suatu ukuran yang menunjukkan
deviasi standar data pengamatan terhadap rata-ratanya.
Deviasi standar untuk data yang tidak beerkelompok dapat dihitung dengan
rumus :



1. Untuk sampel (n


S =


2. Untuk sampel (n
S =


Keterangan :
k = banyaknya kelas interval
n = banyaknya data

= nilai data pengamatan ke-i


= nilai rata-rata pengamatan

Deviasi standar untuk data yang berkelompok dihitung dengan rumus
berikut :
1. Untuk sampel yang berukuran besar (n
S =


Keterangan :


= frekuensi kelas ke-i
2.untuk sampel (n
S =


Ragam = S
2

Contoh :
1. Tentukan besarnya standar deviasi dari data : 2, 1, 4, 2, 6
=

= 3


X x
i -


(x
i -


)
2
1
2
2
4
6
-2
-1
-1
1
3
4
1
1
1
9



SD =



=
= 2
Jadi, standar deviasi adalah 2
2. Tentukanlah besarnya standar deviasi dari distribusi frekuensi berikut !
Berat Frekuensi
(f
i
)
Titik
tengah
( x
i
)
f
i
x
i
xi -

(x
i
-
)
2

(x
i
- )
2
35 39
40 44
45 49
50 54
55 59
60 64
1
5
4
7
19
14
37
42
47
52
57
62
37
210
188
364
1.083
868
-18
-13
-8
-3
2
7
324
169
64
9
4
49
324
845
256
63
76
686

= 55
banyaknya data, n = 50 maka dikatakan sampel berukuran besar
( n 30) sehingga


SD =

= = 6,71
Jadi, standar deviasi adalah 6,71

- Simpangan kuartil (Jangkauan Semi Interkuartil).
- Simpangan kuartil adalah setengah selisih antara kuartil atas (Q
3
) dan kuartil
bawah (Q
1
)
yang dirumuskan :
Q
d
=

(Q
3
Q
1
)
Keterangan :
Q
d
= simpangan kuartil
Q
3
= kuartil atas
Q
1
= kuartil bawah
Selisih antara kuartil atas (Q
3
) dan (Q
1
) disebut jangkauan antar kuartil (hamparan)
dirumuskan dengan :
H = Q
3
Q
1

Contoh :
1. Tentukan Jangkauan antarkuartil dari data:
7, 6, 5, 6, 7, 5, 7, 8, 7, 6, 5, 8, 9, 7, 6, 9, 6, 5

Penyelesaian :
5, 5, 5, 5, 6, 6, 6, 6, 6, 7, 7, 7, 7, 7, 8, 8, 9, 9
Q
1
= 5 + 0,5(6-5)
= 5,5

Q
3
= 7 + 0,5 (8-7)
= 7,5
Jangkauan antar kuartil
= Q
3
Q
1
= 7,5 5,5 = 2
2. Tentukanlah simpangan kuartil dari data berikut !

Data Frekuensi (f
i
) Frekuensi
kumulatif ( fk )
1 5
6 10
11 15
16 20
21 25
4
15
7
3
1
4
19
26
29
30




Kita tentukan besarnya kuartil pertama ( Q
1
), yaitu

n =

(30) = 7,5

Q
1
=

+ (

)I

= 5,5 + (

)5

= 5,5 + 1,2
=6,7
Kita tentukan besarnya kuartil atas ( Q
3
)

n =

(30) = 22,5

Q
3
=

+ (

)I
= 10,5 + (

) 5
= 10,5 + 2,5
= 13

Q
d
=

( Q
3
Q
1
)

=

( 13

6,67 ) =

( 6,33 ) = 3,16
Jadi besarnya simpangan kuartil adalah 3,16

C. Metode Pembelajaran

Ceramah(penjelasan materi), tanya jawab.









D. Langkah-langkah Kegiatan

Pertemuan Pertama

Pendahuluan
Kegiatan Awal :
1. Memberi salam Religius
2. Berdoa Religius
3. Mengabsen siswa
4. Memotivasi Siswa ) disiplin, mandiri dan kerja keras

Apersepsi : - Mengingat kembali mengenai penentuan ukuran letak, serta
penyajian data dalam berbagai macam bentuk tabel dan
diagram.

Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik
diharapkan dapat menentukan ukuran penyebaran data, meliputi
jangkauan dan simpangan kuartil. simpangan rata-rata, ragam, dan
simpangan baku, serta memberikan tafsiran terhadap ukuran
penyebaran data.



Kegiatan Inti
Eksplorasi
- Guru memberi penjelasan tentang tentang cara mencari ukuran penyebaran
data yaitu Jangkauan, simpangan kuartil, variansi, dan simpangan baku.








Elaborasi
- Siswa belajar mandiri tentang cara mencari ukuranpenyebaran data yaitu
jangkauan, simpangan kuartil, variansi, dan simpangan baku.
Konfirmasi
- Siswa dan guru menyimpulkan tentang ukuran penyebaran data dan guru
memberikan contoh soal yang berkaitan dengan mencari ukuran penyebaran.
Penutup
a. Peserta didik membuat rangkuman dari materi ukuran penyebaran data (jangkauan,
simpangan kuartil, simpangan rata-rata, ragam dan simpangan baku).
b. Peserta didik dan guru melakukan refleksi.
c. Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) berkaitan dengan materi ukuran
penyebaran data (jangkauan, simpangan kuartil, simpangan rata-rata, ragam dan
simpangan baku) berdasarkan latihan dalam buku paket pada hal. 42.

Pertemuan kedua

Pendahuluan
Kegiatan Awal :
1. Memberi salam Religius
2. Berdoa Religius
3. Mengabsen siswa
4. Memotivasi Siswa ) disiplin, mandiri dan kerja keras

Apersepsi : - Mengingat kembali mengenai penentuan ukuran penyebaran
data, serta penyajian data dalam berbagai macam bentuk tabel
dan diagram.

Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik
diharapkan dapat menentukan simpangan rata-rata, ragam, dan
simpangan baku, serta memberikan tafsiran terhadap ukuran
penyebaran data.
Kegiatan Inti
Eksplorasi
- Guru memberi penjelasan tentang tentang cara mencari ukuran penyebaran
data yaitu
simpangan rata-rata, ragam, dan simpangan baku.

Elaborasi
- Siswa belajar mandiri tentang cara mencari ukuran penyebaran data yaitu
simpangan rata-rata, ragam, dan simpangan baku.

Konfirmasi
- Siswa dan guru menyimpulkan tentang ukuran penyebaran data dan guru
memberikan contoh soal yang berkaitan dengan mencari ukuran penyebaran.

Penutup
a. Peserta didik membuat rangkuman dari materi ukuran penyebaran data (simpangan
rata-rata, ragam dan simpangan baku).
b. Peserta didik dan guru melakukan refleksi.
c. Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) berkaitan dengan materi ukuran
penyebaran data (simpangan rata-rata, ragam dan simpangan baku) berdasarkan
latihan dalam buku paket pada hal. 42.

E. Alat dan Sumber Belajar

Sumber :
- Buku paket, yaitu buku Matematika SMA dan MA Kelas XI Semester Ganjil,
karangan jozua sabandar.
Alat :


F. Penilaian

Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : uraian singkat.
Contoh instrumen :

1. Diketahui data :9 8 7 8 5 6 7 9 10 9. Tentukan
a. Kuartil bawah dan kuartil atas
b. Jangkauan kuartil
c. Simpangan kuartil
d. Ragam
e. Simpangan baku
2. tentukanlah simpangan rata-rata, ragam dan simpangan baku dari tabel dbawah ini ?
nilai 30 39 40 - 49 50 59 60 - 69 70 - 79 80 - 89 90 99
frekuensi 2 4 8 11 7 5 3






Jambi, 2 september 2013
Mengetahui,
Kepala SMA N 11 Kota Jambi Guru Pamong



Drs. Zul Asri, M.Pd Rida Noprida,S.Pd, M.Si
NIP.19630726 199003 1004 Nip. 19821130 200604 2009



Mahasiswa PPL



M.Isnaini
Npm. 1000884202020