Anda di halaman 1dari 1

2.

1 Pengertian Transkripsi Transkripsi merupakan proses sintesis RNA menggunakan salah satu untai molekul DNA sebagai cetakan (templat)nya. Pada tahap awal produksi protein, informasi resep yang ada pada gen dikopi satu per satu (basa per basa) dari sebuah rantai DNA di dalam nukleus sel menjadi rantai RNA pembawa pesan (messenger RNA = mRNA). Rantai DNA berfungsi sebagai cetakan (template) yang akan menghasilkan mRNA komplemennya. Bedanya, basa T (thymine) pada DNA digantikan oleh U (uracil) pada mRNA, namun keduanya tetap sama-sama berkomplemen dengan A (adenine). Proses pengkopian DNA menjadi RNA ini dinamakan transkripsi. Mekanisme transkripsi mirip dengan replikasi DNA, terutama dalam penggunaan substrat trifosfat nuclioside dan Sintesis berlangsung dengan arah 5 3 seperti halnya arah sintesis DNA. Dua perbedaan utama adalah sebagaiberikut: (1) Adanya untai molekul DNA sebagai cetakan. Dalam hal ini hanya salah satu di antara kedua untai DNA yang akan berfungsi sebagai cetakan bagi sintesis molekul RNA. Untai DNA ini mempunyai urutan basa yang komplementer dengan urutan basa RNA hasil transkripsinya, dan disebut sebagai pita antisens. Sementara itu, untai DNA pasangannya, yang mempunyai urutan basa sama dengan urutan basa RNA, disebut sebagai pita sens. Meskipun demikian, sebenarnya transkripsi pada umumnya tidak terjadi pada urutan basa di sepanjang salah satu untai DNA. Jadi, bisa saja urutan basa yang ditranskripsi terdapat berselang-seling di antara kedua untai DNA, dan (2) hanya sebagian kecil dariseluruh potensi genetik dari suatu organisme direalisasikan dalam satu sel. Dalam sel eukariotik dibedakan, sangat sedikit dari total DNA yang ditranskripsi. Bahkan dalam organisme bersel tunggal, di mana hampir semua urutan DNA dapat ditranskripsi, jauh lebih sedikit dari setengah dari semua gen mungkin ditranskripsi setiap saat. Oleh karena itu, dengan transkripsi melibatkan mekanisme yang digunakan untuk memilih gen tertentu dan untai template untuk transkripsi, karena ini pilihan sebagian besar mengatur kemampuan metabolisme sel. Mekanisme beroperasi secara luas di tingka tinisias idan terminasi transkripsi, melalui tindakan-tindakan protein yang kontak DNA dalam cara-situs yang sangat spesifik.