Anda di halaman 1dari 4

TUGAS RESUME KE-8 KU-4078 STUDIUM GENERALE

Bandung Awan Pengetahun Building Community Together


Pembicara:
Ridwan Kamil S.T. MUD (Wali Kota Bandung) Prof. Suhono M.S (Guru Besar ITB) Ir. Arief Yahya M.Sc (Direktur Utama Telkom) Oki Setiana Dewi (Aktris Muslimah Indonesia)

Sabtu, 26 Oktober 2013 Aula Barat Institut Teknologi Bandung

Disusun oleh Nama NIM : Nisrina Rizkia : 10510002

Program Studi : Kimia No. HP : 085781912328

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2013

Bandung Awan Pengetahuan Building Community Together Bandung merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Barat dan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Pada tahun 1990 kota Bandung menjadi salah satu kota paling aman di dunia berdasarkan survei majalah Time. Kota kembang merupakan sebutan lain untuk kota Bandung karena pada zaman dulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh. Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung bercita-cita untuk membuat masyarakat Bandung menjadi unggul sehingga dapat menjadi juara dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia. Sebagai Wali Kota Banung terpilih tahun 2013-2018 memiliki 300 program dalam bidang pendidikan selama lima tahun mendatang dan 150 program untuk memberantas penyakit kota misalnya saja banjir dan kemacetan. Program lain yang diusung oleh Wali Kota Bandung ini adalah program yang membuat Bandung sebagai kota yang unggul dengan program Bandung Smart City. Bandung Awan Pengetahuan merupakan gagasan Bandung Smart City pada bidang pendidikan. Program ini diselenggarakan atas kerja sama berbagai pihak diantaranya Pemerintah Kota Bandung, Lembaga Penelitian Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB dan PT. Telkom Indonesia sebagai sponsor tunggal. Bandung Awan Pengetahuan dibuka pada acara seminar yang diselenggarakan di ITB pada tanggal 27 Maret 2013. Bandung Smart City merupakan gagasan untuk menjadikan Kota Bandung sebagai kota yang dapat menghubungkan, mengendalikan dan memonitor berbaai sumber daya yang tersedia untuk dimanfaatkan. Program Bandung Awan Pengetahuan merupakan wujud dari pemanfaatan sumber daya berupa ilmu pengetahuan untuk kota Bandung. Program Bandung Awan Pengetahuan sendiri terdiri dari akses yang berupa jaringan WiFi dan jaringan kabel internet gratis di sekolah yang ada di Kota Bandung, pembagian konten atau materi pelajaran digital secara gratis dan juga portal untuk jual beli materi pelajaran yang dibuat oleh para guru. Program-program lain yang membuat Bandung unggul di mulai dari strategi jangka panjang dan program yang sudah dilakukan contohnya saja pertama, setiap dinas sudah memiliki akun twitter agar masyarakat dapat dengan mudah menyampaikan komplain, dinas akan menjawab seberapa cepat permasalahan akan diatasi dan perbaikan dapat dikatakan berhasil bila sudah mendapat jawaban dari orang yang memberi komplain. Kedua, pemerintah bekerjasama dengan Telkom untuk membuat 1500 hingga 2000 titik WiFi sehingga masyarakat selalu terkoneksi dengan internet. Diharapkan dengan koneksi internet tersebut digunakan untuk kemajuan dan perubahan-perubahan misalnya saja dalam hal berbagi ilmu. Ketiga, membuat taman fotografi, taman interaksi game dan taman lansia gaul yang memiliki tempat refleksi, perpustakaan dan musik. Dengan memperbanyak

taman diharapkan dapat menghijaukan kembali kota Bandung dan dapat digunakan sebagai tempat untuk belajar, mengingat orang-orang Denpasar seringkali mendapat nilai Ujian Nasional tertinggi hal itu dikarenakan banyaknya pohon sehingga oksigen meningkat dan daya hapal pun meningkat. Keempat, mendukung proses belajar mengajar di sekolah berbasis digital dengan menyediakan satu tablet untuk satu kelas. Pada acara Bandung Awan Pengetahuan di Aula Barat ITB pada 26 Oktober 2013 telah dilakukan penandatangan surat perjanjiajan kerjasama antara Direktur Sales Telkomsel Masud Khamid dengan Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Prof. Wawan Gunawan yang disaksikan oleh Wali Kota Bandun Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Direktur Utama Telkom Arief Yahya dan Guru Besar ITB Suhono. Kerjasama tersebut berupa implementasi teknologi massa depan dan peningkatan sumber daya manusia. Ridwan Kamil menyatakan bahwa dirinya memiliki tujuan besar yaitu menjadikan Bandung sebagai kota terbaik se-Indonesia dari segala aspek diantaranya adalah transportasi yang baik, penertiban pedagang kaki lima dan tidak adanya jalan berlubang. Dalam dua tahun pertama kepengurusan Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung pihaknya akan mengurusi jalan-jalan rusak. Kemudian pada tahun ketiga pemerintah akan mengurusi perihal monorail. Salah satu cara untuk mengatasi salah satu masalah kota Bandung yaitu kemacetan adalah dengan menggalakkan program bike to work atau bike to school setiap haru Jumat. Untuk menyukseskan program tersebut maka bagi orang-orang yang telah 50 kali melakukan bike to work atau bike to school akan mendapatkan diskon di Gramedia sedangkan untuk orang-orang yang telah melakukannya sebanyak 100 kali akan mendapatkan doorprize berupa satu buah ipad. Perubahan-perubahan menuju ke arah yang lebih baik sangat diharapkan untuk kemajuan kota Bandung dengan melihat permasalahan yang semakin banyak. Perubahan dapat dilakukan oleh berbagai elemen yaitu pemerintah, bisnis, masyarakat dan media. Dengan adanya kerjasama antara keempat elemen tersebut maka bukan menjadi hal yang tidak mungkin apabila kota Bandung akan menjadi kota yang maju dan unggul. Orang-orang bandung terkenal sebagai orang-orang yang kreatif hal tersebut terbukti pada tahun 2007, British Council menjadikan kota Bandung sebagai pilot project kota terkreatif se-Asia Timur. Kreatifnya orang-orang Bandung dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor cuaca dan seringnya berkumpul. Dengan cuaca Bandung yang sejuk membuat pikiran lebih terbuka, nyaman dan tenang sehingga masyarakat Bandung lebih mudah berpikir dan menuangkan ide-idenya dan mengekspresikan segala hal yang dipikirkan dengan mudah. Karakteristik masyarakat Bandung yang senang berkumpul akan menelurkan banyak ide sehingga kreativitas masyarakat Bandung semakin meningkat.

Setiap kota atau daerah memiliki masyarakat dengan karakter yang khusus sehingga menjadi ciri dari daerah tersebut. Sedangkan orang Bandung ditekankan untuk mempunyai karakter cerdas, memiliki seni dan peduli. Dengan memiliki ketiga aspek tersebut maka kota Bandung dapat mewujudkan cita-citanya sebagai kota yang unggul. Tidak hanya unggul dari segi teknologi dan sains namun juga unggul dalam seni budaya dan kreativitas serta dalam hal bermasyarakat dengan memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap orang lain.