Anda di halaman 1dari 23

Proklamator Soekarno (01)

Berdiri di Atas Kaki Sendiri


Soekarno (Bung Karno) Presiden Pertama Republik Indonesia, 1945 19!!, menganut ideologi pembangunan berdiri di atas kaki sendiri" Proklamator #ang la$ir di Blitar, %atim, ! %uni 1901 ini dengan gaga$ menge&ek 'merika Serikat dan negara kapitalis lainn#a( )o to $ell *it$ #our aid" Persetan dengan bantuanmu" Ia menga&ak negara nega ra sedang berkembang (baru merdeka) bersatu" Pemimpin Besar Re+olusi ini &uga ber$asil mengge lorakan semangat re+olusi bagi bangsan#a, serta men&aga keutu$an ,KRI" -oko$ pen.inta seni ini memiliki slogan #ang kuat menggantungkan .ita .ita setinggi bintang untuk memba*a rak#atn#a menu&u ke$idupan se&a$tera, adil makmur" Ideologi pembangunan #ang dianut pria #ang berasal dari keturunan bangsa*an %a*a ('#a$n#a bernama Raden Soekemi Sosrodi$ard&o, suku %a*a dan ibun#a bernama Ida '#u ,#oman Rai, suku Bali), ini bila dili$at dari buku Pioneers in /e+elopment, kira kira .ondong menganut ideologi pembangunan #ang dila$irkan kaum ekonom #ang tak mengenal kamus ba$*a membangun suatu negeri $arus mengemis kepada Barat" -api bagi mereka, $aram $ukumn#a meminta minta bantuan asing" Bersentu$an dengan negara Barat #ang ka#a, apalagi sampai meminta bantuan, &ustru men.elakakan si melarat (negara miskin)" Bagi Bung Karno, #ang ketika ke.il bernama Kusno, ini tampakn#a tak ada kisa$ manis bagi negara negara miskin #ang membangun dengan modal dan bantuan asing" Semua tetek bengek mana&emen pembangunan #ang diperbantukan dan arus teknologi modern #ang diali$kan agar si miskin &adi ka#a dan menge&ar Barat $an#ala$ alat pengisap keka#aan si miskin #ang membuatn#a makin terbelakang" Itula$ Bung Karno #ang ber$asil menggelorakan semangat re+olusi dan menga&ak berdiri di atas kaki sendiri bagi bangsan#a, *alaupun belum sempat ber$asil memba*a rak#atn#a dalam ke$idupan #ang se&a$tera" Konsep berdiri di atas kaki sendiri memang belum sampai ke tu&uan tetapi setidakn#a ber$asil memberikan kebanggaan pada eksistensi bangsa" /aripada berdiri di atas utang luar negeri #ang terbukti meng$adirkan ketergantungan dan ketidakberda#aan (noekolonialisme)" 0asa ke.il Bung Karno suda$ diisi semangat kemandirian" Ia $an#a beberapa ta$un $idup bersama orang tua di Blitar" Semasa S/ $ingga tamat, ia tinggal di Suraba#a, indekos di ruma$ 1a&i 2emar Said -&okroaminoto, politisi ka*akan pendiri S#arikat Islam" Kemudian melan&ut di 1BS (1oogere Burger S.$ool)" Saat bela&ar di 1BS itu ia pun tela$ menggembleng &i*a nasio nalismen#a" Selepas lulus 1BS ta$un 1930, ia pinda$ ke Bandung dan me lan&utkan ke -1S (-e.$nis.$e 1ooge s.$ool atau Sekola$

-ek$nik -inggi #ang sekarang men&adi I-B)" Ia ber$asil merai$ gelar Ir pada 35 0ei 193!" Kemudian, ia merumuskan a&aran 0ar$aenisme dan mendirikan P,I (Partai ,asional lndonesia) pada 4 %uli 1934, dengan tu&uan Indonesia 0erdeka" 'kibatn#a, Belanda, si pen&a&a$, men&ebloskann#a ke pen&ara Sukamiskin, Bandung pada 39 /esember 1939" /elapan bulan kemudian baru disidangkan" /alam pembelaann#a ber&udul Indonesia 0enggugat, dengan gaga$ berani ia menelan&angi kebobrokan Belanda, bangsa #ang mengaku lebi$ ma&u itu" Pembelaann#a itu membuat Belanda makin mara$" Se$ingga pada %uli 1950, P,I pun dibubarkan" Setela$ bebas (1951), Bung Karno bergabung dengan Partindo dan sekaligus memimpinn#a" 'kibatn#a, ia kembali ditangkap Belanda dan dibuang ke 6nde, 7lores, ta$un 1955" 6mpat ta$un kemudian dipinda$kan ke Bengkulu" Setela$ melalui per&uangan #ang .ukup pan&ang, Bung Karno dan Bung 1atta memproklamasikan kemerdekaan RI pada 14 'gustus 1945" Sebelumn#a, ia &uga ber$asil merumuskan Pan.asila #ang kemudian men&adi dasar (ideologi) ,egara Kesatuan Republik Indonesia" Ia berupa#a mempersatukan nusantara" Ba$kan ia berusa$a meng$impun bangsa bangsa di 'sia, '8rika, dan 'merika 9atin dengan Kon8erensi 'sia '8rika di Bandung pada 1955 #ang kemudian berkembang men&adi )erakan ,on Blok" Pemberontakan ) 50 S:PKI mela$irkan krisis politik sangat $ebat" Ia pun tak mau membubarkan PKI #ang ditudu$ ole$ ma$asis*a dan -,I sebagai dalang keke&aman pembunu$ para &enderal itu" Suasana politik makin ka.au" Se$ingga pada 11 0aret 19!! ia mengeluarkan surat perinta$ kepada Soe$arto untuk mengendalikan situasi, #ang kemudian dikenal dengan sebutan Supersemar" -api, inila$ a*al ke&atu$ ann#a" Sebab Soe$arto menggunakan Supersemar itu membubarkan PKI dan merebut simpati para politisi dan ma$asis*a serta merebut kekuasaan" 0PR menguku$kan Supersemar itu dan menolak pertanggung&a*aban Soekarno serta mengangkat Soe$arto sebagai Pe&abat Presiden" Kemudian Bung Karno dipen&arakan di ;isma <aso, %akarta" Kese$atann#a terus memburuk" 'k$irn#a, pada $ari 0inggu, 31 %uni 1940 ia meninggal dunia di RSP'/" Ia disema#amkan di ;isma <aso, %akarta dan dimakamkan di Blitar, %a*a -imur di dekat makam ibundan#a, Ida '#u ,#oman Rai" Paduka <ang 0ulia Pemimpin Besar Re+olusi ini meninggalkan = orang anak" /ari 7atma*ati mendapatkan lima anak #aitu )untur, 0ega*ati, Ra.$ma*ati, Sukma*ati, dan )uru$" /ari 1artini mendapat dua anak #aitu -au8an dan Ba#u" Sedangkan dari Ratna Sari /e*i, *anita turunan %epang bernama asli ,aoko ,emoto mendapatkan seorang putri #aitu Kartika" 2rator >lung Presiden pertama RI itu pun dikenal sebagai orator #ang ulung, #ang dapat berpidato se.ara amat berapi api tentang re+olusi nasional, neokolonialis me dan imperialisme" Ia &uga amat per.a#a pada kekuatan massa, kekuatan rak#at"

'ku ini bukan apa apa kalau tanpa rak#at" 'ku besar karena rak#at, aku ber&uang karena rak#at dan aku pen#ambung lida$ rak#at, kata Bung Karno, dalam kar#an#a 0enggali 'pi Pan.asila" Suatu ungkapan #ang .ukup &u&ur dari seorang orator besar" )e&ala berba$asa Bung Karno merupakan 8enomena langka #ang mengundang kagum ban#ak orang" Kema$irann#a menggunakan ba$asa dengan segala ma.am ga#an#a ber$ubungan dengan kepribadiann#a" 1al ini ter.ermin dalam autobiogra8i, karangan karangan dan buku buku se&ara$ #ang memuat sepak ter&angn#a" Ia adala$ seorang .en dekia*an #ang meninggal kan ratusan kar#a tulis dan beberapa naska$ dra ma #ang mungkin $an#a perna$ dipentaskan di 6nde, 7lores" Kumpulan tulisann#a suda$ diterbit kan dengan &udul /iba *a$ Bendera Re+olusi, dua &ilid" %ilid pertama bole$ dikatakan paling menarik dan paling penting karena me*akili diri Soekarno sebagai Soekarno" /ari buku setebal kira kira !50 $alaman tersebut tulisan pertama #ang bermula dari ta$un 193!, dengan &udul ,asionalis me, Islamisme, dan 0ar?isme adala$ paling menarik dan mungkin paling penting sebagai titik tolak dalam upa#a mema$ami Soekarno dalam gelora masa mudan#a, seorang pemuda berumur 3! ta$un" /i tenga$ kebesarann#a, sang orator ulung dan penulis pia*ai, ini selalu membutu$kan dukungan orang lain" Ia tak ta$an kesepian dan tak suka tempat tertutup" /i ak$ir masa kekuasaann#a, ia sering merasa kesepian" /alam autobio gra8in#a #ang disusun ole$ @ind# 'dams, Bung Karno, Pen#ambung 9ida$ Rak#at itu, ber.erita" 'ku tak tidur selama enam ta$un" 'ku tak dapat tidur barang seke&ap" Kadang kadang, di larut malam, aku menelepon seseorang #ang dekat denganku seperti misaln#a Subandrio, ;akil Perdana 0enteri Satu dan kataku, Bandrio datangla$ ke tempat sa#a, temani sa#a, .eritakan padaku sesuatu #ang gan&il, .eritakanla$ suatu lelu.on, ber.eritala$ tentang apa sa&a asal &angan mengenai politik" /an kalau sa#a tertidur, maa8kanla$"""" >ntuk pertama kali dalam $idupku aku mulai makan obat tidur" 'ku lela$" -erlalu lela$" /alam bagian lain disebutkan, /itin&au se.ara keseluru$an maka &abatan presiden tak uba$n#a seperti suatu pengasingan #ang terpen.il""" Seringkali pikiran orangla$ #ang beruba$ uba$, bukan pikiranmu""" 0ereka turut men.iptakan pulau kesepian ini di sekelilingmu" 'nti Imperialisme Pada 14 0ei 195!" Bung Karno mendapat ke$ormatan men#ampaikan pidato di depan Kongres 'merika Serikat" Sebagaimana dilaporkan ,e* <ork -imes ($alaman pertama) pada $ari berikutn#a, dalam pidato itu dengan gigi$ ia men#erang kolonialisme" Per&uangan dan pengorbanan #ang tela$ kami lakukan demi pembebasan rak#at kami dari belenggu kolonialisme, tela$ berlangsung dari generasi ke generasi selama berabad

abad" -etapi, per&uangan itu masi$ belum selesai" Bagaimana per&uangan itu bisa dikatakan selesai &ika &utaan manusia di 'sia maupun '8rika masi$ berada di ba*a$ dominasi kolonial, masi$ belum bisa menikmati kemerdekaanA pekik Soekarno ketika itu" 1ebatn#a, meskipun pidato itu dengan keras menentang kolonialisme dan imperialisme, serta .ukup kritis ter$adap negara negara Barat, ia mendapat sambutan luar biasa di 'merika Serikat ('S)" Pidato itu menun&ukkan konsistensi pemikiran dan sikap sikap Bung Karno #ang se&ak masa mudan#a antikolonialisme" -erutama pada periode 193! 1955, semangat antikolonialisme dan anti imperialisme itu suda$ &elas dikedepankann#a" Sangat &elas dan tegas ingatan kolekti8 dari pa$itn#a kolonialisme #ang dilakukan negara asing #ang ka#a itu" ,amun, kata dan 8akta adala$ dua $al #ang berbeda, dan tak &arang saling bertolak belakang" Soekarno dan para penggagas nasionalisme lainn#a dipaksa bergulat di antara kata dan 8akta politik #ang di.oba dira&ut namun tern#ata tidak muda$, dan tak &arang menemui &alan buntu" Soekarno #ang ra&in berkata kata, antara lain mengenai gagasan besarn#a men#atukan kaum nasionalis, agama dan komunis (193!) menemukan ken#ataan #ang sama sekali bertolak belakang, ketika ia men.oban#a men&adi 8akta" Begitu pula gagasan besarn#a #ang lain( mar$aenisme, atau nasionalisme mar$aenistis, #ang matang dikonsepsikan pada ta$un 1953" Ba$kan, gagasann#a mengenai Pan.asila" Tokoh Kontroversial Sebagai sosok #ang memiliki prinsip tegas, Bung Karno kerap dianggap sebagai toko$ kontro+ersial" 0aka tak $eran &ika dia memiliki la*an maupun ka*an #ang berani se.ara terang terangan mengritik maupun membela pandangann#a" /i mata la*an la*an politikn#a di -ana$ 'ir, ia dianggap me*akili sosok politisi kaum abangan #ang kurang islami" 0ereka ba$kan menggolongkann#a sebagai gembong kelompok nasionalis sekuler" 'kan tetapi, di mata S#eik$ 0a$mud S#altut dari @airo, penggali Pan.asila itu adala$ Baida adCima min Du*ada $arkat al $arir 8ii al balad al Islam (Pemimpin besar dari gerakan kemerdekaan di negeri negeri Islam)" 0ala$an, /emokrasi -erpimpin, #ang di dalam negeri diperdebatkan, &ustru dipu&i ole$ s#eik$ al 'C$ar itu sebagai, lam #akun ila s$uratu min s$ara as# s#uraa allati# &aal$a al Buran s#aana min s#uun al muminin (tidak lain $an#ala$ sala$ satu gambaran dari permus#a*aratan #ang di&adikan ole$ 'l Buran sebagai dasar bagi kaum beriman)" -atkala memun.ak ketegangan antara Israel dan negara negara 'rab soal status Palestina ketika itu, pers sensasional 'rab men#ambut Bung Karno, %uara untuk kepentingan kepentingan 'rab tela$ tiba" Begitu pula, -a$ta Su.i Eatikan memberikan tiga gelar

peng$argaan kepada presiden dari Republik #ang ma#oritas 0uslim itu" 0emang, pembelaan Bung Karno ter$adap kaum tertindas tidak $an#a untuk negerin#a namun &uga negeri lain" Itula$ sebabn#a, mengapa ia dipu&a $abis ole$ bangsa 'rab #ang tenga$ meng$adapi serangan Israel kala itu" Bung Karno dianggap sebagai pemimpin kaum 0uslim" Pada$al, di dalam negeri sendiri ia kerap dipandang lebi$ sebagai kaum abangan daripada kaum santri" Sebenarn#a, seberapa religiuska$ Bung KarnoA Bukanka$ ia &uga dalam konsepsi Pan.asila merumuskan sila Ketu$anan <ang 0a$a 6saA Sila #ang menun&ukkan ba$*a bangsa Indonesia adala$ bangsa #ang religius" Bangsa Indonesia adala$ bangsa #ang ma&emuk dan mengakui lima agama" Bagaimana mungkin merangkum +isi lima agama itu dalam satu kalimat #ang mendasar itu kalau si pembuat kalimat tidak mema$ami konteks ke$idupan beragama di Indonesia se.ara benarA /alam $al ini elok dikutip pendapat @li88ord )eertC Islam 2bser+ed (19=3)( )a#a religius Soekarno adala$ ga#a Soekarno sendiri" Betapa tidakA Kepada 9ouise 7is.$er, Bung Karno perna$ mengaku ba$*a ia sekaligus 0uslim, Kristen, dan 1indu" /i mata pengamat seperti )eertC, pengakuan sema.am itu dianggap sebagai berga#a ekspansi8 seola$ ola$ $endak merangkul seluru$ dunia" Sebalikn#a, ungkapan sema.am itu pada $emat B% Boland dalam -$e Struggle o8 Islam in 0odern Indonesia (19=3) $an#a merupakan per*u&udan dari perasaan keagamaan sebagian besar rak#at Indonesia, k$ususn#a %a*a" Bagi peng$a#atan spiritual -imur, u.apan itu &ustru merupakan keberanian untuk men#uarakan berbagai pemikiran #ang mungkin bisa ditudu$ para agama*an 8ormalis sebagai bida$" Sistem Politik Soekarno memiliki pandangan mengenai sistem politik #ang didukungn#a adala$ #ang paling .o.ok dengan kepribadian dan buda#a k$as bangsa Indonesia #ang konon mementingkan ker&a sama, gotong ro#ong, dan keselarasan" /alam retorika, ia menge.am indi+idualisme #ang katan#a la$ir dari liberalisme Barat" Indi+idualisme itu mela$irkan egoisme, dan ini terutama di.erminkan ole$ pertarungan antarpartai" 9alu ia men.etuskan /emokrasi -erpimpin" /alam berpolitik Soekarno mementingkan politik mobilisasi massa, ia bersimpati pada gerakan gerakan anti imperialisme, dan mungkin sebagai sala$ satu konsekuensin#a, penerimaann#a pada Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai aktor politik #ang sa$, pendukung konsepsi demokrasi terpimpin" %adi ia men.anangkan sistem politik #ang ber*atak anti liberal dan .uriga pada pluralisme politik" Ia mementingkan persatuan demi re+olusi" Pada ta$un 1950 an, Indonesia memang ditandai ole$ ketidakstabilan politik #ang disebabkan ole$ sistem demokrasi parlementer" Sistem ini bersi8at sangat liberal, dan didominasi ole$ partai partai politik #ang menguasai parlemen" Pemilu 1955 #ang dimenangkan empat kekuatan besar, 0as#umi, Partai ,asional Indonesia (P,I), ,a$dlatul >lama (,>) serta PKI $ingga kini masi$ dianggap sebagai pemilu paling bebas dan bersi$ #ang perna$ dilaksanakan sepan&ang se&ara$ Indonesia" ,amun, di sisi

lain dari sistem parlemen #ang dikuasai partai itu adala$ sering &atu$ bangunn#a kabinet #ang dipimpin ole$ perdana menteri" Selain itu, se&ara$ &uga men.atat ba$*a integritas nasional terus menerus dian.am ole$ berbagai gerakan separatis, #akni /I:-I, PRRI:Permesta, dan sebagain#a" Ken#ataan ini membuat Soekarno makin .uriga pada partai politik karena dia menganggap 0as#umi, dan &uga PSI, terlibat dalam beberapa pemberontakan daera$" Kemudian, Soekarno mendekritkan kembalin#a Indonesia pada >>/ 1945 karena kegagalan Konstituante untuk memutuskan >>/ baru untuk Indonesia, akibat perdebatan berlarut larut, terutama antara kekuatan nasionalis sekuler dan kekuatan Islam mengenai dasar negara" F e-ti/crs, dari berbagai sumber GGG TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

Proklamator Soekarno (03)

B n! Karno se"a!ai # r Ban!sa


2le$ Baskara - ;arda#a /i antara ban#ak predikat #ang tela$ diberikan kepada Bung Karno, patutla$ kiran#a pada peringatan ulang ta$unn#a #ang ke 103 ini ia &uga dikenang sebagai guru bangsa" Sebagai pen.etus maupun komunikator, ban#ak pemikiran penting tela$ men&adi sumbangan pendidikan tak ter$ingga bagi negara bangsa ini" 9a#akn#a seorang guru #ang .akap, ia mampu men#ampaikan gagasan gagasan penting dengan lan.ar, penu$ ima&inasi, dan komunikati8" /i tangann#a, topik topik ba$asan #ang sebenarn#a berat men&adi gampang di.erna, muda$ dipa$ami mas#arakat luas" Ingat, misaln#a, saat se.ara berkala pada ta$un 195= 1959 ia memberikan rangkaian Hkulia$H guna men&elaskan kembali sila demi sila dari Pan.asila sebagai dasar negara, masing masing satu sila setiap kesempatan Htatap muka"H Pada 3! 0ei 195= ia memulai rangkaian itu dengan memberi kulia$ tentang pengertian umum Pan.asila" Setela$ men#ampaikan pen&elasan tentang berbagai bentuk kapitalisme dan perla*anan ter$adapn#a, ia menekankan ba$*a Pan.asila bukan $an#a merupakan pandangan $idup, melainkan &uga alat pemersatu bangsa" Kulia$ pembukaan itu disusul kulia$ kulia$ serupa lain #ang biasan#a diadakan di Istana ,egara dan disiarkan langsung melalui radio ke seluru$ pen&uru -ana$ 'ir" Berbeda dengan pidato pidato Bung Karno di depan massa #ang biasan#a berapi api membakar semangat rak#at, kulia$ kulia$ ini ber&alan lebi$ rileks dan komunikati8" /engan kulia$ kulia$ itu tampakn#a Bung Karno ingin sekaligus mengingatkan, Istana ,egara bukan tempat sangar atau sakral #ang $an#a bole$ dimasuki presiden dan pe&abat ma$a penting negeri ini, tetapi Istana milik rak#at, tempat mas#arakat bela&ar mengenai ban#ak $al, termasuk dasar negara" Ia ingin men&adikan Istana (dan mungkin Indonesia umumn#a) sebagai Hruang kulia$H di mana terselenggara proses bela&ar menga&ar antara mas#arakat dan pemimpinn#a" Teori dan praksis /ari teori teori 8ilsa8at dan politik serta a.uan a.uan $istoris #ang digunakan

dalam mengurai sila sila Pan.asila, tampak pengeta$uan Soekarno amat luas dan dalam" /alam uraian uraiann#a, tidak &arang ia men#itir pikiran Renan, @on8usius, )and$i, atau 0ar?" /engan begitu, ia seola$ ingin menun&ukkan dan memberi .onto$, tiap *arga negara perlu terus memperluas pengeta$uann#a" 0eski ia sendiri sebenarn#a dididik sebagai orang teknik, namun amat akrab dengan ilmu ilmu sosial, terutama 8ilsa8at, se&ara$, politik, dan agama" /alam sala$ satu kulia$n#a Bung Karno men#inggung kembali pertemuan dan dialogn#a dengan petani miskin 0ar$aen" /ialog sendiri suda$ berlangsung &au$ sebelumn#a, tetapi ia masi$ mampu mengingat dan menggambarkan amat &elas" Ini menandakan, Soekarno menaru$ per$atian pada per&umpaann#a dengan *ong .ilik, rak#at &elata, dan ingin men&adikann#a sebagai titik tolak per&uangan bersama guna membebaskan rak#at Indonesia dari belenggu kemiskinan dan ketidakadilan" Bagin#a retorika memper&uangkan rak#at #ang tidak disertai per&umpaan per&umpaan langsung dengan rak#at adala$ omong kosong" /engan kata lain, sebagai guru bangsa ia tak suka $an#a berkutat di dunia teori, tetapi &uga men.eburkan diri ke realitas ke$idupan se$ari $ari bangsan#a" Bung Karno selalu berupa#a keras mempertemukan HbukuH dengan Hbumi,H menatapkan teori teori sosial politik dengan realitas kese$arian manusia Indonesia #ang sedang ia per&uangkan" Bung Karno terus mempererat kaitan teori dan praksis, re8leksi dan aksi" 0ungkin inila$ sala$ satu 8aktor #ang membedakann#a dari pemimpin lain, baik #ang seCamann#a maupun sesuda$n#a" Perlu diingat, lepas dari apaka$ orang setu&u atau tidak dengan uraian dan gagasann#a, satu $al tak dapat diragukan tentang Soekarno( ia bukan seorang pe&abat #ang korup" Sulit diba#angkan, Soekarno suka menduduki posisi posisi tertentu di pemerinta$an karena ingin men.uri uang rak#at atau menumpuk keka#aan untuk diri sendiri" Per&uangan Soekarno adala$ per&uangan tulus, #ang disegani ba$kan ole$ orang orang #ang tak sepa$am dengann#a" Karena itu, tak meng$erankan betapapun ru*etn#a ekonomi Indonesia di ba*a$ pemerinta$aann#a, tak terli$at ke.enderungan pe&abat pe&abat pemerinta$ di Caman itu #ang tanpa malu korupsi atau berkongkalikong men&ual sumber sumber alam milik rak#at" A"senn$a ! r -! r lain Bagaimanapun &uga, sebagai seorang manusia Bung Karno bukan tanpa kelema$an" /alam kapasitasn#a sebagai pe&abat negara, misaln#a, ia tampak

HmenikmatiH posisin#a se$ingga ada kesan ia tak lagi menempatkan diri sebagai seorang pela#an publik dalam tata mas#arakat demokratis" Sebagai presiden se$arusn#a ia men#adari kedudukann#a sebagai seseorang #ang men&abat se&au$ rak#at memberi mandat padan#a, itu pun disertai batasan masa &abatan tertentu" Rupan#a Bung Karno tidak terlalu meng$iraukan $al itu" Karenan#a ketika ta$un 19!5 diangkat sebagai presiden seumur $idup, ia tidak menolak" Sebagai seorang guru #ang memandang negerin#a sebagai sebua$ Hruang kulia$H raksasa dan rekan rekan sebangsan#a sebagai Hmurid muridH #ang patu$, terkesan Bung Karno tak memerlukan adan#a Hguru guruH lain" Ia tak keberatan akan keberadaan mereka, tetapi sadar atau tidak Hga#a menga&arH n#a mendorong toko$ toko$ lain #ang potensial untuk &uga men&adi guru bangsa terpaksa men#ingkir atau tersingkir" Kita belum lupa ketika pada 1 /esember 195! Bung 1atta mengundurkan diri dari &abatan ;akil Presiden" Kita &uga masi$ ingat bagaimana orang orang dekat Bung Karno seperti S&a$rir, 'mir S#ari8uddin, -an 0alaka, 0o$ ,atsir, dan lainn#a satu per satu men&au$ darin#a" Pada pertenga$an 1950 an rupan#a per$atian Bung Karno #ang begitu besar kepada posisin#a sendiri membuatn#a kurang men#adari ba$*a dampak Perang /ingin tela$ kian &au$ merasuki Indonesia" Kemenangan PKI dalam Pemilu 1955 dan pemilu daera$ ta$un 1954, misaln#a, tela$ benar benar mempengaru$i per$atian dan kebi&akan para pelaku utama Perang /ingin ter$adap Indonesia" /i satu pi$ak, @ina dan >ni So+iet men#ambut kemenangan itu dengan gembira karena menandakan kian meluasn#a komunisme di Indonesia" /i lain pi$ak, bagi 'S dan sekutun#a, kemenangan itu meningkatkan ketakutan mereka ba$*a Indonesia akan HlepasH dari lingkaran pengaru$ Barat" /alam pola pikiran teori domino, lepasn#a Indonesia akan berarti teran.amn#a kepentingan kepentingan Barat di 'sia -enggara" Sedikit demi sedikit panggung ketegangan pun dibangun" -a$un 19!5 19!! panggung itu di&adikan arena pertarungan berdara$ antara PKI dan unsur unsur bersen&ata #ang didukung Barat" Bung Karno sadar, tetapi terlambat" /engan gemetar ia terpaksa men#aksikan ratusan ribu rak#at #ang ia .intai dibantai se.ara teren.ana dan brutal" Sedikit demi sedikit ia di&epit" 'k$irn#a guru bangsa #ang besar ini disingkirkan dari panggung kekuasaan" Ia pun *a8at sebagai seorang ta$anan politik #ang miskin, di negeri #ang kemerdekaann#a dengan gigi$ ia per&uangkan"

'k$ir $idup Bung Karno memang memilukan" -etapi a&aran a&arann#a sebagai guru bangsa tetap rele+an dan penting untuk negara bangsa ini" 2rang dapat bela&ar tidak $an#a dari apa #ang dikatakan, tetapi &uga dari tindakan, berikut keunggulan dan kelema$ann#a" Kita ber$arap kaum muda negeri ini tak &emu untuk terus bela&ar dari se&ara$, termasuk dari Bung Karno sebagai guru bangsa" (GDr Baskara T Wardaya SJ Mengajar di Jurusan Sejarah Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta)" F e-ti GGG TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

Proklamator Soekarno (05)

Soekarno %en!! !at


2le$ 's+i ;arman 'damG -idak ban#ak diketa$ui umum ba$*a ta$un 19!5 19!4 Presiden Soekarno sempat berpidato paling sedikit seban#ak 105 kali" <ang diingat orang $an#ala$ pidato pertanggung&a*abann#a, ,a*aksara, #ang ditolak 0PRS ta$un 19!4" /alam memperingati 100 ta$un Bung Karno, ta$un 3001 tela$ diterbitkan kumpulan pidaton#a" ,amun, $ampir semuan#a disampaikan sebelum peristi*a )50S 19!5" Kumpulan naska$ ini dia*ali pidato 50 September 19!5 malam (di depan 0us#a*ara$ ,asional -eknik di Istora Sena#an, %akarta) dan diak$iri pidato 15 7ebruari 19!4 (pelantikan beberapa /uta Besar RI)" Pidato pidato Bung Karno (BK) selama dua ta$un itu amat ber$arga sebagai sumber se&ara$" Ia mengungkapkan aneka $al #ang ditutupi ba$kan diputarbalikkan selama 2rde Baru" /ari pidato itu &uga tergambar betapa sengitn#a perali$an kekuasaan dari Soekarno kepada Soe$arto" /i pi$ak lain, terli$at pula kegetiran seorang presiden #ang u.apann#a tidak didengar ba$kan dipelintir" Soekarno mara$" Ia memaki dalam ba$asa Belanda" Konteks pidato Periode 19!5 19!4 dapat dili$at sebagai masa perali$an kekuasaan dari Soekarno kepada Soe$arto" /alam +ersi pemerinta$, masa ini dilukiskan sebagai era konsolidasi kekuatan pendukung 2rde Baru (tentara, ma$asis*a, dan rak#at) untuk membasmi PKI sampai ke akarn#a serta pembersi$an para pendukung Soekarno" 0ulai ta$un 199= di -ana$ 'ir dikenal beberapa +ersi se&ara$ #ang berbeda" Selain menon&olkan keterlibatan pi$ak asing seperti @I', &uga mun.ul tudingan ter$adap keterlibatan Soe$arto dalam Hkudeta merangkakH, #aitu rangkaian tindakan dari a*al 2ktober 19!5 sampai keluarn#a Supersemar (Surat perinta$ 11 0aret 19!!) dan ditetapkann#a Soe$arto sebagai pe&abat Presiden ta$un 19!4" HKudeta merangkakH terdiri dari beberapa +ersi (Saskia ;ieringa, Peter /ale S.ott, dan Subandrio) dan beberapa ta$ap" Substansi pidato Setela$ peristi*a )50S, Soekarno berusa$a mengendalikan keadaan melalui pidato pidaton#a"

HSa#a komandokan kepada segenap aparat negara untuk selalu membina persatuan dan kesatuan seluru$ kekuatan progresi8 re+olusioner" /ua, 0en#ingkirkan &au$ &au$ tindakan tindakan destrukti8 seperti rasialisme, pembakaran pembakaran, dan perusakan perusakan" -iga, men#ingkirkan &au$ &au$ 8itna$an 8itna$an dan tindakan tindakan atas dasar perasaan balas dendam"H Ia &uga men#erukan H'*as adu domba antar 'ngkatan, &angan mau dibakar" %angan gontok gontokan" %angan $ilang akal" %angan bakar bakar, &angan ditunggangiH" /alam pidato ia men#inggung -rade @ommission Republik Rak#at -iongkok di %ati Petamburan #ang diserbu massa karena ada isu %uanda meninggal dira.un dokter RR-" Pada$al, beliau *a8at akibat serangan &antung" Soekarno menentang rasialisme #ang men&adikan *arga -iong$oa sebagai kambing $itam" /alam pidato 30 ,o+ember 19!5 di depan keempat panglima 'ngkatan di Istana Bogor BK mengatakan, H'da per*ira #ang bergudul" Bergudul itu apaA 1ei, Bung apa itu bergudulA <a, kepala batu"H -ampakn#a u.apann#a itu ditu&ukan kepada Soe$arto" Pada kesempatan #ang sama Soekarno menegaskan, HSa#a #ang ditun&uk 0PRS men&adi Panglima Besar Re+olusi" -erus terang bukan Subandrio" Bukan 9eimena" Bukan engkau Soe$arto, bukan engkau Soe$arto, dan seterusn#a (berbeda dengan nama toko$ lain, Soe$arto disebut dua kali dan se.ara berturut turut)" 0engapa Soekarno tak mau membubarkan PKI, pada$al ini alasan utama kelompok Soe$arto men&atu$kann#a dari presiden" Karena dia konsisten dengan pandangan se&ak ta$un 1935 tentang ,as (,asionalisme), ' ('gama), dan Kom (Komunisme)" /alam pidato ia menegaskan, #ang dimaksudkan dengan Kom bukanla$ Komunisme dalam pengertian sempit, melainkan 0ar?isme atau lebi$ tepat HSosialismeH" 0eskipun demikian Soekarno bersaksi Hsa#a bukan komunisH" Bung Karno &uga mengungkapkan keterlibatan pi$ak asing #ang memberi orang Indonesia uang Rp 150 &uta guna mengembangkan Ht$e 8ree *orld ideolog#H" Ia berseru di depan diplomat asing di %akarta, H'mbassador &angan sub+ersi"H -anggal 13 /esember 19!5 ketika berpidato dalam rangka ulang ta$un Kantor Berita 'ntara di Bogor, Presiden mengatakan tidak ada kemaluan #ang dipotong dalam peristi*a di 9ubang Bua#a" /emikian pula tidak ada mata #ang di.ungkil seperti ditulis pers" Peristi*a pembantaian di %a*a -imur diungkapkan Soekarno dalam pidato di depan 10I di Bogor 1= /esember 19!5" Soekarno mengatakan pembunu$an itu dilakukan dengan sadis, orang ba$kan tidak berani menguburkan korban"

H'*as kalau kau berani ngrumat &enaCa$, engkau akan dibunu$" %enaCa$ itu diklelerkan sa&a di ba*a$ po$on, di pinggir sungai, dilempar bagai bangkai an&ing #ang suda$ mati"H /alam kesempatan sama, Bung Karno sempat ber.anda di depan ma$asis*a itu, Hsa#a suda$ !5 ta$un meski menurut Ibu 1artini seperti baru 3= ta$un" Sa#a &uga meli$at Ibu 1artini seperti 31 ta$un"H )a#a ba$asa Soekarno memang k$as" Ia tidak segan memakai kata kasar tetapi spontan" Beda dengan Soe$arto #ang memakai ba$asa $alus tetapi tindakann#a keras" /i tenga$ sidang kabinet, di depan para 0enteri, Presiden Soekarno tak segan mengatakan Hmau ken.ing duluH &ika ia ingin ke belakang " Ketika perinta$n#a tidak diinda$kan, ia berteriak Hsa#a merasa dikentutiH" Perna$ pula ia mengutip .erita Sa#uti 0elik tentang kemaluann#a #ang ketembak" ,amun, di lain pi$ak ia ma$ir menggunakan kata kata bernilai sastra, HKami menggo#angkan langit, menggempakan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak &adi bangsa #ang $idup $an#a dari 3 sen se$ari" Bangsa #ang ker&a keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli" Bangsa #ang rela menderita demi pembelian .ita .ita"H /alam pidato 50 September 19!5 ia sempat mengkritik pers #ang kurang tepat dalam menulis nama anak anakn#a" ,ama 0ega*ati sebetuln#a 0ega*ati Soekarnaputri, bukan 0ega*ati Soekarnoputri" /emikian pula dengan )untur Soekarnaputra" /i balik pidato 'pa #ang disampaikan Soekarno dalam pidato pidaton#a merupakan banta$an atas apa #ang ditulis media" 0onopoli in8ormasi sekaligus monopoli kebenaran adala$ .ausa prima dari 2rde Baru" >mar ;ira$adikusuma$ mengumumkan &am malam mulai 1 2ktober 19!5, pukul 1="00 sampai 0!"00 pagi, dan menutup semua koran ke.uali 'ngkatan Bersen&ata dan Berita <ud$a" Koran koran lain tidak bole$ beredar selama seminggu" ;aktu sepekan ini diman8aatkan pers militer untuk mengampan#ekan ba$*a PKI ada di belakang )50S" 0eski masi$ berpidato dalam berbagai kesempatan, pern#ataan BK tidak disiarkan ole$ koran koran" Bila Ben 'nderson di &urnal Indonesia terbitan @ornell mengungkapkan $asil +isum et repertum dokter ba$*a kemaluan &enderal tidak disilet dalam pembunu$an di 9ubang Bua#a 1 2ktober 19!5, &au$ sebelumn#a Soekarno dengan lantang mengatakan, 100 silet #ang dibagikan untuk men#ilet kemaluan &enderal itu tidak masuk akal" /alam pidaton#a terdengar kelu$an" 0isaln#a, di /epartemen P dan K orang orang #ang mendukung BK dinonakti8kan" Sebetuln#a seberapa

drastiska$ merosotn#a kekuasaan #ang dipegangn#aA Presiden Soekarno masi$ sempat melantik taruna '>RI dan berpidato dalam peringatan 30 ta$un KK2" Paling sedikit 'ngkatan >dara, 0arinir, dan sebagian besar tentara Kodam Bra*i&a#a masi$ setia kepada Bung Karno" -etapi kenapa ia $an#a sekadar berseru H&angan gontok gontokan antarangkatan bersen&ataH" Kenapa ia tidak memerinta$kan tentara #ang lo#al kepadan#a untuk mela*an pi$ak #ang ingin men&atu$kann#aA Soekarno tidak ingin ter&adi pertumpa$an dara$ sesama bangsa" /alam skala tertentu, #ang tidak di$arapkan Bung Karno itu tela$ ter&adi setela$ ia meninggal " /emikian pula #ang kita li$at $ari ini di '.e$" Sebua$ *ila#a$ #ang pada ta$un 1945 para ulaman#a men#erukan rak#at mereka untuk berdiri di belakang Bung Karno" (GDr Asvi &arman Adam Se&ara*an 9IPI) F e-ti GGG TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

Proklamator Soekarno (04)

'() Tah n B n! Karno


2le$ -&ipta 9esmana( Bertepatan dengan 105 ta$un kela$irann#a $ari ini dan 55 ta$un kematiann#a sebentar lagi, apa kira kira reaksi Ir Soekarno, sala$ satu Proklamator Republik Indonesia &ika ia diberikan kesempatan untuk Hbangkit kembali dari kuburn#aH dan meli$at situasi bangsa dan negaraA

-idak sala$ lagi, air mata Soekarno akan mengu.ur tiada $entin#a" Ban#ak sekali #ang akan ditangisin#a, tetapi #ang utama adala$ $an.urn#a persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia pada saat ini" Soekarno me*ariskan bangsan#a dengan berbagai a&aran #ang digalin#a se&ak ia ber&uang pada usia muda" ,amun, &ika kita teliti se.ara saksama, a&aran pokok #ang selalu didengung dengungkan $ingga men&elang *a8atn#a adala$ persatuan bangsa" -atkala memberikan sambutann#a pada sidang kabinet 15 %anuari 19!! di Istana 0erdeka, Presiden Soekarno ber.erita, H'ku ini dari ke.il mula"""#ang men&adi gandrung sa#a ba$kan #ang sa#a derita untukn#a, #ang sa#a dimasukkan dalam pen&ara untukn#a, #ang sa#a dibuang di dalam pembuangan untukn#a, ba$kan perna$ #ang sa#a $ampir $ampir sa&a didrel mati di Brastagi"""untuk bangsa, -ana$ 'ir, kemerdekaan dan negara"""" Bangsa $arus men&adi bangsa #ang kuat dan besar" 2le$ karena itula$ belakangan ini selalu sa#a menangis, ba$kan donder donder, mara$ mara$" 1e, bangsa Indonesia, &angan gontok gontokanIH Persatuan Indonesia" Itula$ .ita .ita paling mendasar #ang diper&uangkan ole$ Soekarno" Ketika Pan.asila masi$ dalam ta$ap dra8, persatuan Indonesia di&adikan sila pertama" -anpa persatuan, kata Soekarno, suatu bangsa musta$il bisa ma&u membangun dirin#a" Ia kerap men#itir u.apan 'rnold -o#nbee ba$*a H' great .i+iliCation ne+er goes do*n unless it destro# itsel8 8rom *it$inH" 'tau u.apan 'bra$am 9in.oln #ang terso$or itu, H' nation di+ided against itsel8, .annot standH" 0ana ada bangsa #ang bisa berta$an &ika terpe.a$ bela$ di dalamn#aA Disinte!rasi total Ketika kita mengenang 105 ta$un (Soekarno la$ir ! %uni 1901) kela$iran Soekarno, Indonesia sesunggu$n#a sedang ber&alan menu&u ke$an.uran atau disintegrasi total" 7aktor pokokn#a karena bangsa ini $idup dalam situasi anomali atau +alueless state" /i satu sisi kita suda$ meninggalkan Pan.asila sebagai pandangan $idup, *alau teoritis masi$ mengakuin#a sebagai ideologi, di sisi lain nilai penggantin#a belum di8ormalkan" 0emang kita sedang bereksperimen dengan liberalisme (plus kapitalisme sebagai anak

kandungn#a), tetapi ban#ak elemen mas#arakat #ang menolak ideologi tersebut" Soekarno pasti ta$u ba$*a para penggantin#a tela$ mengobrak abrik semua &eri$ pa#a$ #ang diper&uangkann#a lebi$ dari setenga$ abad" Ketika ia HmemberikanH Supersemar kepada %enderal Soe$arto, diktum pertaman#a antara lain berbun#i Hmelaksanakan dengan pasti segala a&aran Pemimpin Besar Re+olusiH" ,amun, Soe$arto dengan bantuan para pemikir dari H0a8ia Berkele#H, segera meninggalkan a&aran -risakti Soekarno dengan merangkul liberalisme dalam pembangunan ekonomi" 'kibatn#a, semakin lama membangun dirin#a, bangsa kita semakin bergantung pada utang luar negeri, suatu realita #ang n#ata n#ata men.ederai HsaktiH kedua dari -risakti" Setela$ Soe$arto &atu$, 1abibie naik panggung" /i mata Soe$arto, 1abibie pun seorang pengk$ianat" Semua orang ta$u kalau 1abibie anak didik Soe$arto" ,amun, Soe$arto kabarn#a menangis karena menilai 1abibie meng$an.urkan apa #ang suda$ dibangunn#a selama 50 ta$un lebi$" /osa paling besar 1abibie di mata Soe$arto iala$ men&alankan konsep otonomi daera$ #ang kebablasan" 0enurut teori negara, dalam suatu unitar# state (negara kesatuan), kekuasaan atau ke*enangan kepada daera$ sepenu$n#a diatur ole$ pemerinta$ pusat" Ketika daera$ tingkat II diberikan otonomi seperti diatur dalam >> 2tonomi /aera$ #ang dibuat pada reCim 1abibie, kendali pusat ter$adap daera$ pun lema$" 'kibatn#a, daera$ kemudian men&adi Hra&a ra&aH #ang setiap saat dapat men#epelekan perinta$ pusat" ,asionalisme kini berganti men&adi regionalisme" Peraturan daera$ (perda) kadang lebi$ berkuasa daripada undang undang sekalipun" Kini tidak kurang 30 daera$, baik tingkat I maupun II, #ang suda$ mengeluarkan perda #ang bernapaskan asas lain dari Pan.asila" -o$, pusat mendiamkan sa&a" Pada era 1abibie itu &uga, persatuan Indonesia mulai digerogoti" Se&umla$ elemen radikal #ang sebelumn#a diburu ole$ Soe$arto diberikan kebebasan untuk kembali ke Indonesia" Satu per satu organisasi kemas#arakatan berasaskan a&aran radikal berdiri" -eror bom mulai bermun.ulan di mana mana" * asi ne!ara +ederal 9iberalisme seola$ men.apai pun.akn#a pada era )us /ur" ,ama Irian %a#a diganti men&adi Papua" )us /ur pun sempat men#atakan persetu&uann#a atas re8erendum di '.e$" Istila$ Hrak#at '.e$H, Hrak#at RiauH, Hrak#at Kalimantan -imurH, dan Hrak#at 0aduraH dipakai bebas tanpa men#adari implikasin#a ter$adap pelaksanaan sila ke 3 Pan.asila" Ironisn#a, 0ega*ati Soekanoputri pun sebenarn#a tela$ mengk$ianati bapakn#a sendiri" /osa paling besar Ibu 0ega, dari perspekti8 Pan.asila dan a&aran Bung Karno, adala$ sikapn#a #ang mendukung amandemen >ndang >ndang /asar 1945" 1asil empat kali amandemen >>/ 1945 adala$ pun.ak kemenangan dari unsur unsur kekuatan, baik lokal maupun global, #ang memang ingin meme.a$ bela$ bangsa Indonesia" /i ba*a$ naungan H>>/ 3003H, Indonesia sesunggu$n#a bukan lagi negara kesatuan,

tetapi Duasi negara 8ederal" /i ba*a$ pemerinta$an 0ega*ati &uga, proses pri+atisasi digen&ot $abis $abisan" 1asiln#a suda$ sama sama kita keta$ui, sebagian besar perusa$aan unggulan kita, baik s*asta mupun B>0,, kini suda$ dikuasai asing" 9agi lagi suatu pengingkaran telan&ang ter$adap HsaktiH kedua dari a&aran -risakti Bung Karno" Proses disintegrasi seola$ men.apai momentum emas pada era pemerinta$an Susilo Bambang <ud$o#ono" -indak anarkis dan mengin&ak in&ak $ukum #ang kerap dilakukan ole$ se&umla$ elemen mas#arakat dibiarkan sa&a" Penegakan $ukum kian lema$" -an.apan pengaru$ asing di bidang ekonomi, antara lain dimani8estasikan dalam kasus Blok @epu dan pen.emaran lingkungan ole$ ,e*mont, semakin koko$" Kedaulatan kita sebagai bangsa &uga merosot" Kita sunggu$ tidak mengerti mengapa bantuan kemanusiaan 'merika untuk korban gempa <og#a $arus dika*al ole$ pulu$an serdadu marinir berseragam #ang bersen&ata lengkap la#akn#a mau bertempur" <a, Soekarno pada usian#a #ang 105 ta$un sedang menangis dari liang kuburn#a karena meli$at a&aran a&arann#a diin&ak in&ak ole$ para penerusn#aI (Kompas, ! %uni 300!, -&ipta 9esmana, 'nggota Komisi Konstitusi dan 0antan /osen Pan.asila di Berbagai >ni+ersitas) F e-ti GGG TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

0'%'9'1 -2K21 I,/2,6SI' 6/ISI 34

Pembangunan di 6ra Bung Karno

#elora Politik ,evol sioner


7ase pertama pemerinta$an Presiden Soekarno (1945 1959) di*arnai semangat re+olusioner, serta dipenu$i kemelut politik dan keamanan" Belum genap seta$un menganut sistem presidensial sebagaimana #ang diamanatkan >>/ 1945, pemerinta$an Bung Karno tergelin.ir ke sistem semi parlementer" Pemerinta$an parlementer pertama dan kedua dipimpin ole$ Perdana 0enteri Sutan S&a$rir" Pemerinta$an S&a$rir dilan&utkan ole$ P0 0u$ammad 1atta #ang merangkap ;akil Presiden" Kepemimpinan Bung Karno terus menerus berada di ba*a$ tekanan militer Belanda #ang ingin mengembalikan pen&a&a$ann#a, pemberontakan pemberontakan bersen&ata, dan persaingan di antara partai partai politik" Sementara pemerinta$an parlementer &atu$ bangun" Perekonomian terbengkalai lantaran berlarut larutn#a kemelut politik" Ironisn#a, meskipun menerima sistem parlementer, Bung Karno membiarkan pemerinta$an ber&alan tanpa parlemen #ang di$asilkan ole$ pemili$an umum" Semua anggota /PR (/P)R) dan 0PR (0PRS) diangkat ole$ presiden dari partai partai politik #ang dibentuk berdasarkan 0aklumat ;akil Presiden, ta$un 1945" /emi kebutu$an membentuk Badan Konstituante untuk men#usun konstitusi baru menggantikan >>/ 1945, Bung Karno men#etu&ui pen#elenggaraan Pemilu ta$un 1955, pemilu pertama dan satu satun#a Pemilu selama pemerinta$an Bung Karno" Pemilu tersebut meng$asilkan empat besar partai pemenang #akni P,I, 0as&umi, ,> dan PKI" >sai Pemilu, Badan Konstituante #ang disusun berdasarkan $asil Pemilu, mulai bersidang untuk men#usun >>/ baru" ,amun sidang sidang se.ara marat$on selama lima ta$un gagal men.apai kesepakatan untuk menetapkan sebua$ >>/ #ang baru" 0en#adari ba$*a negara berada di ambang perpe.a$an, Bung Karno dengan dukungan 'ngkatan /arat, mengumumkan dekrit 5 %uli 1959" Isin#aJ membubarkan Badan Konstituante dan kembali ke >>/ 1945" Se&ak 1959 sampai 19!!, Bung Karno

memerinta$ dengan dekrit, mena8ikan Pemilu dan mengangkat dirin#a sebagai presiden seumur $idup" Pemerinta$an parlementer #ang berpegang pada >>/ Sementara, &uga &atu$ dan bangun ole$ mosi tidak per.a#a" 'kibatn#a, kondisi ekonomi morat marit" Sementara itu, para pemimpin 0as&umi dan PSI terlibat dalam pemberontakan PRRI:Permesta" Kemudian, Bung Karno membubarkan kedua partai tersebut" Pada 8ase kedua kepemimpinann#a, 1959 19!4, Bung Karno menerapkan demokrasi terpimpin" Semua anggota /PR)R dan 0PRS diangkat untuk mendukung program pemerinta$ann#a #ang lebi$ 8okus pada bidang politik" Bung Karno berusa$a keras menggiring partai partai politik ke dalam ideologisasi ,'S'K20,asional, 'gama dan Komunis" -iga pilar utama partai politik #ang me*akili ,'S'K20 adala$ P,I, ,> dan PKI" Bung Karno menggelorakan 0ani8esto Politik >S/6K" /ia menggalang dukungan dari semua kekuatan ,'S'K20" ,amun di tenga$ tinggin#a persaingan politik ,asakom itu, pada ta$un 19!5, bangsa ini ber$asil membebaskan Irian Barat dari .engkraman Belanda" Saat itu #ang men&adi Panglima Komando 0andala (pembebasan Ir&a) adala$ 0a#&en Soe$arto" -a$un 19!4 9!5, Bung Karno kembali menggelorakan semangat re+olusioner bangsan#a ke dalam peperangan (kon8rontasi) mela*an 7ederasi 0ala#sia #ang didukung Inggris" Sementara, dalam kondisi itu, tersiar kabar tentang sakitn#a Bung Karno" Situasi semakin run#am tatkala PKI melan.arkan )erakan 50 September 19!5" -ragedi pembunu$an tu&u$ &enderal 'ngkatan /arat tersebut menimbulkan situasi .$aos di seluru$ negeri" Kondisi politik dan keamanan $ampir tak terkendali" 0en#adari kondisi tersebut, Bung Karno mengeluarkan Surat Perinta$ 11 0aret 19!! kepada %enderal Soe$arto" Ia mengangkat %enderal Soe$arto selaku Panglima Komando Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib) #ang bertugas mengembalikan keamanan dan ketertiban" 9angka$ penertiban pertama #ang dilakukan Pak 1arto, se&alan dengan tuntutan rak#at ketika itu, membubarkan PKI" (Selengkapn#a ba.a( Pak 1arto -erkait ) 50 S:PKIA) Bung Karno, setela$ tragedi berdara$ tersebut, dimintai pertanggung&a*aban di dalam sidang istime*a 0PRS ta$un 19!4" Pidato pertanggung&a*aban Bung Karno ditolak" Kemudian Pak 1arto diangkat selaku Pe&abat Presiden" Pak 1arto dikuku$kan ole$ 0PRS men&adi Presiden RI #ang Kedua, 0aret 19!="

Sementara pembangunan ekonomi, selama 33 ta$un Indonesia merdeka, praktis dikesampingkan" Kalaupun ada, pembangunan ekonomi dilaksanakan se.ara sporadis, tanpa panduan 'PB," Pembangunan dilakukan $an#a dengan mengandalkan dana pampasan perang %epang" /ari dana pampasan perang itu, Bung Karno membia#ai pembangunan 8isik, antara lain, 1otel Indonesia, %embatan Semanggi, )edung Sarina$, Stadion Sena#an, Bendungan %atilu$ur, 1otel Samudra Bea.$, 1otel 'mbarukmo <og#akarta, Bali Bea.$ dan Sanur Bea.$ di Bali" %uga memulai membangun )edung 0PR:/PR, -ugu 0onas dan 0as&id 'gung IstiDlal #ang kemudian dirampungkan dalam era pemerinta$an Pak 1arto" 6mas murni di pu.uk 0onas #ang tadin#a disebut 55 kilogram tern#ata $an#a 5 kilogram, kemudian disempurnakan pada era pemerinta$an 2rde Baru" F e-ti/crs-sh, dari berbagai sumber GGG TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

0'%'9'1 -2K21 I,/2,6SI' 6/ISI 34

Proklamator(

B n! Karno P tra San! -a.ar


'ku adala$ putra seorang ibu Bali dari kasta Bra$mana" Ibuku, Ida&u, berasal dari kasta tinggi" Ra&a terak$ir Singara&a adala$ paman ibuku" Bapakku dari %a*a" ,ama lengkapn#a adala$ Raden Sukemi Sosrodi$ard&o" Raden adala$ gelar bangsa*an #ang berarti, -uan" Bapak adala$ keturunan Sultan Kediri"""

'paka$ itu kebetulan atau suatu pertanda ba$*a aku dila$irkan dalam kelas #ang memerinta$, akan tetapi apa pun kela$iranku atau suratan takdir, pengabdian bagi kemerdekaan rak#atku bukan suatu keputusan tiba tiba" 'kula$ a$li *arisn#a" Ir" Soekarno menuturkan kepada penulis otobiogra8in#a, @ind# 'dam" Putra sang 8a&ar #ang la$ir di Blitar, ! %uni 1901 dari pasangan Raden Soekemi dan Ida '#u ,#oman Rai, diberi nama ke.il, Koesno" Ir" Soekarno, 44 ta$un kemudian, menguak 8a&ar kemerdekaan Indonesia setela$ lebi$ dari tiga setenga$ abad ditindas ole$ pen&a&a$ pen&a&a$ asing" Soekarno $idup &au$ dari orang tuan#a di Blitar se&ak duduk di bangku sekola$ rak#at, indekos di Suraba#a sampai tamat 1BS (1oogere Burger S.$ool)" Ia tinggal di ruma$ 1a&i 2emar Said -&okroaminoto, politisi ka*akan pendiri S#arikat Islam" %i*a nasionalismen#a membara lantaran sering menguping diskusi diskusi politik di ruma$ induk semangn#a #ang kemudian men&adi a#a$ mertuan#a dengan menika$i Siti 2etari (1931)" Soekarno pinda$ ke Bandung, melan&utkan pendidikan tinggi di -1S (-e.$nis.$e 1ooge S.$ool), Sekola$ -eknik -inggi #ang kemudian $ari men&adi I-B, merai$ gelar insin#ur, 35 0ei 193!" Semasa kulia$ di Bandung, Soekarno, menemukan &odo$ #ang lain, menika$ dengan Inggit )anarsi$ (1935)" Soekarno muda, lebi$ akrab dipanggil Bung Karno mendirikan P,I (Partai ,asional Indonesia), 4 %uni 1934" -u&uann#a, mendirikan negara Indonesia 0erdeka" 'kibatn#a,

Bung Karno ditangkap, diadili dan di&atu$i $ukuman pen&ara ole$ pemerinta$ 1india Belanda" Ia di&eboloskan ke pen&ara Sukamiskin, Bandung, 39 /esember 1949"

/i dalam pidato pembelaann#a #ang ber&udul, Indonesia 0enggugat, Bung Karno berapi api menelan&angi kebobrokan pen&a&a$ Belanda" Bebas ta$un 1951, Bung Karno kemudian memimpin Partindo" -a$un 1955, Belanda menangkapn#a kembali, dibuang ke 6nde, 7lores" /ari 6nde, dibuang ke Bengkulu selama empat ta$un" /i sanala$ ia menika$i 7at*amati (1945) #ang memberin#a lima orang anakJ )untur Soekarnoputra, 0ega*ati Soekarnoputri, Ra$ma*ati, Sukma*ati dan )uru$ Soekarnoputri" Soekarno adala$ seorang .endekia*an #ang meninggalkan ratusan kar#a tulis dan beberapa naska$ drama #ang mungkin $an#a perna$ dipentaskan di 6nde, 7lores" Kumpulan tulisann#a suda$ diterbitkan dengan &udul /iba*a$ Bendera Re+olusi, dua &ilid" /ari buku setebal kira kira !50 $alaman tersebut, tulisan pertaman#a (193!), ber&udul, ,asionalisme, Islamisme, dan 0ar?ism, bagian paling menarik untuk mema$ami gelora muda Bung Karno" -a$un 1943, tentara pendudukan Belanda di Indonesia men#era$ pada %epang" Penindasan #ang dilakukan tentara pendudukan selama tiga ta$un &au$ lebi$ ke&am" /i balik itu, %epang sendiri suda$ mengimingi kemerdekaan bagi Indonesia"Pen#era$an diri %epang setela$ dua kota utaman#a, ,agasaki dan 1iros$ima, dibom atom ole$ tentara Sekutu, tanggal ! 'gustus 1945, membuka .akra*ala baru bagi para pe&uang Indonesia" 0ereka, tidak perlu menunggu, tetapi merebut kemerdekaan dari %epang" Setela$ persiapan #ang .ukup pan&ang, dipimpin ole$ Ir" Soekarno dan /rs 0u$ammad 1atta, mereka memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, tanggal 14 'gustus 1945, di %alan Pegangsaan -imur ,o" 53 (sekarang %ln" Proklamasi), %akarta" F e-ti/crs-sh GGG TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)