Anda di halaman 1dari 7

Tips lulus toefl Tes Toefl adalah salah satu syarat untuk lulus dari perguruan tinggi.

Berikut ini Tips Jitu Tes TOEFL Dijamin LULUS : - TOEFL merupakan model yang mempunyai pola-pola tertentu. - Kenali bentuk-bentuk perintah (direction) dalam TOEFL. - Tes TOEFL bukan merupakan bahan yang harus dihindari. - Belajar TOEFL itu entertaining dan meyenangkan. - Biasakan hari-hari anda dengan membaca bacaan apa saja yang berbahasa inggris. - Jangan perna membatasi bacaan anda pada tema-tema tertentu. - Langkan waktu anda untuk membaca tiga kalimat dalam setiap harinya. - Belajar bahasa adalah proses yang memakan waktu. KUNCI-KUNCI DALAM TEST TOEFL Kunci Untuk Listening Comprehension Kunci umum 1. Pahami bentuk-bnetuk perintah (direction) pada masing-masing bagian (part) dengan baik sbelum hari H ujian. 2. Bacalah pilihan pada masing-masing soal sebanyak mungkin ketika narator sedang membacakan direction dan contoh soal (example). 3. Dengarkan dengan penuh konsentrasi dan focuskan perhatian anda pada percakapanyang sedang anda dengarkan. 4. Memaksimalkan kemampuan listening anda pada soal-soal pertama pada masing part. Part A: short conversation 5. Fokuskan pendengaran anda pada orang kedua. 6. Jangan panik jika tidak bisa memahami kata demi kata dalam percakapan secara komplit. Anda hanya perlu menangkap ide atau isi percakapan. 7. Bila anda sma sekali tidak bisa memahami apa yang dibicarakan pembicara kedua, pilihlah jawaban yang paling berbeda dari apa yang anda dengar. 8. Pahami bentuk-bentuk funtional expresion (agreement (persetujuan), uncertainty (ketidakpastian), suggestion (sugesti), surprise(keterkejutan)), idiomatic, expression , dan situasi ketika pembicaraan dilakukan. Part B: longer conversation 9. Ketika narator membacakan direction part B anda sebaiknya membaca pilihan jawaban secara sekilas kemudian merekamnya dan memeperkirakan tema apa yang akan menjadi perbincangan. 10. Ketika menyimak conversation, anda harus mengetahui apa tema/topik yangdibicarakan. 11. Waspadalah terhadap masing-masing pertanyaan. 12. Cermati kondisi dan situasi yang terjadi selama percakapan berlangsung, yakni menyangkut tempat dan waktu pembicaraan, apa dan siapa yang dibicarakan. Part C: talks 13. Bila anda memiliki waktu, lihatlah pilihan-pilihan jawaban yang tertera pada lembar soal dan temukan kata kuncinya. 14. Waspadailah pembicaraan pada kalimat pertama karena biasanya akan menjadi topik bagi kalimat-kalimat selanjutnya. 15. Fokuskan pendengaran anda pada hal-hal yang berkaitan dengan pertanyaan 5 W (what, who, when, where, why ) dan How. 16. Buatlah kesimpulan/inferasi atas situasi yang terjadi saat pembicaraan dilakukan. Structure And Written Expression Kunci umum 1. Pahami bentuk-bnetuk perintah (direction) pada masing-masing bagian (part) dengan baik sbelum hari H ujian. 2. Kerjakan soal-soal struktur terlebih dahulu. 3. Lanjutkan pada soal-soal written expression Kunci structure 4. Pertama-tama perhatikan kalimat yang dipertanyakan dalam soal. 5. Perhatikan masing-masing jawaban yang tersedia, pilihlan yang paling tepat untuk menelngkapi kalimat yang dipersoalkan. 6. Jangan perna mengiliminasi sebuah pilihan jawaban dengan hanya melihat pada jawaban tanpa melihat kalimat soal. 7. Pertama-tama perhatikan kata atau kelompk kata yang digaris bawahi dan temukan secara cepat bagian mana yang tidak tepat. 8. Bila soal yang anda hadapi tidak bis adiidentifikasi hanya melihat kata atau kelompok kata yang bergaris bawah, segeralah membaca kalimat secara lengkap. Reading Comprehension Kunci umum 1. Jangan terlalu lama membaca teks bacaan. 2. Perhatikan semua pertanyaan yang terdapat pada sebuah bacaan dan ingat-ingat kata kuncinya. 3. Jangan panik apabila tema bacaan bukan merupakan disiplin ilmu yang anda kuasai. 4. Lakukan previewing untuk mengetahui topik bacaan.

5. Perhatikan kalimat pertama dari sebuah bacaan paragraf untuk mengetahui main idea. 6. Pahami konteks yang terdapat pada bacaan untuk mengetahui arti kata tertentu. 7. Lakukan scanning untuk menemukan informasi tertentu yang berkaitan dengan permintaan soal. 8. Kumpulkan fakta dan data dalam bacaan untuk melakukan inferasi/ penyimpulan. 9. Berkonsentrasi selama membaca teks bacaan. 10. Tingkatkan kecepatan membaca anda.
Sebenarnya nilai TOEFL saya pun tidak tinggi karena memang masih dalam tahap belajar. Tes TOEFL yang saya ikuti pun hanya Toefl Prediction Test yang ada di Lembaga Bahasa Unsri, bukan yang ITP karena yang ITP pun jarang dilakukan di Unsri (menunggu kuota). Melakukan tes TOEFL karena nilai TOEFL ini menjadi syarat kelulusan di Fasilkom Unsri yang menyaratkan minimal 500 untuk program Strata 1 (S1) dan alhamdulilah saya sudah lulus dan sekarang lagi cari-cari tempat buat S2. Banyak yang mengatakan untuk menjawab soal TOEFL membutuhkan trik karena memang soal TOEFL tidak didesain untuk dikerjakan semua dalam waktu yang singkat. Jika waktunya lama mungkin bisa dijawab dengan benar semua dan banyak memiliki nilai TOEFL yang tinggi. Setelah mencari referensi dari internet dan buku yang menjanjikan lulus TOEFL diatas 500, saya pun mencoba menulis tips dan trik menjawab soal TOEFL. Tips dan trik menjawab soal TOEFL ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi dan referensi dari buku, buat sobat yang memiliki nilai TOEFL tinggi harap jangan mengejek atau mencela tulisan saya yang tidak sempurna dan jauh dari kata layak untuk dibaca ini, tapi jika tips dan trik menjawab soal TOEFL ini sobat lakukan dengan baik dan tekun, mudahmudahan bisa lulus dan sesuai target yang sobat butuhkan.

Tips menjawab soal TOEFL.


1. Persiapkan Mental

2. Jangan Begadang

3. Persiapkan Alat-alat Penunjang

4. Berdoa

5. Sedekah

Trik Menjawab soal TOEFL


Untuk trik yang sudah masuk ke dalam hal teknis akan saya bagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

1. Trik Menjawab soal TOEFL Listening A. Menyimpulkan Pernyataan Lewat Konteks Perhatikan apa yang disampaikan oleh pembicara kedua dan keterkaitan antara frasa serta kata kunci lainnya yang dapat mengantarkan pada kesimpulan yang benar. Biasanya terjadi pada pecakapan, so sobat mesti fokus di orang kedua tanpa harus melupakan pernyataan orang pertama. Model pertanyaan yang sering ditanyakan adalah: What does the man mean?

What does the woman mean?

Contoh soal listening TOEFL dan trik menjawab soal TOEFL:

(woman) : Why is Bobby felling so happy?

(man) : She just started working in a real estate company.

(narrator) : What does the man say about Bobby?

a. He always liked his word in real estate.

b. He began a new job. c. He just bought some real estate.

d. He bought a real estate agency.

Dari contoh soal di atas kita harus perhatikan pernyataan orang kedua (man) tanpa harus melupakan pertanyaan pertama (woman). Jawaban benar adalah b. B. Menentukan Who, What dan Where Dalam soal TOEFL, para pembuat soal seringkali meminta peserta tes untuk menentukan dan menyimpulkan SIAPA (Who), APA (What) dan DI MANA (WHERE) yang dimaksud dalam percakapan. Pertanyaan yang biasa ditanyakan adalah:

Who is probably talking? What are the speakers discussing? Where does the dialog/conversation probably take place?

Perhatikan kata kunci dan pertalian pembicaraan pertama dan kedua dalam percakapan guna menentukan who, what dan where.

Contoh soal listening TOEFL dan trik menjawab soal TOEFL:

(woman) : Did you get the bread, eggs and milk?

(man) : Now we need to stand in line at the checkout counter.

(narrator) : Where does this conversation probably take place?

a. In a restaurant.

b. At a bakery. c. On a farm.

d. In a market.

Pada pertanyaan di atas menanyakan dimana percakapan itu mungkin terjadi, jawaban yang tepat adalah b. C. Memahami Pernyataan Negatif Menentukan jawaban dari sebuah ungkapan dan pernyataan negatif dalam percakapan dengan pernyataan positif yang memiliki kedekatan makna dengan ungkapan dan pernyataan negatif tersebut.

Contoh soal dan trik menjawab soal TOEFL:

(woman) : I cant seem to get the door unlocked.

(man) : That isnt the right key for the door.

(narrator) : What does the woman mean?

a. The key in the drawer is on the right.

b. The should write the message on the door.

c. The man has the wrong key. d. The right key isnt in the drawer.

Pada soal di atas, ungkapan bermakna negatif is not the right key yang dimaksudkan oleh orang kedua (man) sama arti dengan pilhan jawaban (c) The mas has the wrong key. Frasa is not the right key dalam ungkapan negatif memiliki makna yang sama dengan pernyataan positif has the wrong key. D. Memahami Pernyataan Dengan Idiom Soal TOEFL seringkali menggunakan ungkapan dan pernyataan berupa kontruksi frasa yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna unsurnya. Contoh kata idiom adalah sebagai berikut: Burning the candle at both ends (melakukan terlalu banyak pekerjaan) Putting his foot in his mouth (mengucapkan hal-hal yang memalukan) Killing two birds with one stone (menyelesaikan dua tugas bersamaan) All in days work (tidak ada hal yang istimewa) Two heads are better than one (kerjasama merupakan hal yang lebih baik) be in the same boat (dalam situasi yang sama) E. Memahami 2 Instrumen Negatif Bermakna Positif Apabila pertanyaan disisipi oleh 2 bentuk instrumen negatif maka seringkali pilihan jawaban yang mengarah pada pertanyaan positif. Contoh pertanyaan ini adalah No ones unhappy. No (Instrumen 1) >> Unhappy (Instrumen 2) Kesimpulan pertanyaan di atas adalah Everyone will be happy. F. Memahami Ekspresi Persetujuan Ungkapan persetujuan dengan ekspresi tertentu sering digunakan oleh para pembuat soal TOEFL. Terdapat beberapa bentuk pernyataan persetuujuan, diantaranya adalah:

Ekspresi Persetujuan Positif:

Ill say You can say that again So do I I do to Me, too

Ekspresi Persetujuan Negatif:

Neither do I I dont either

Trik menjawab soal TOEFL model ini:

Apabila sebuah pernyataan berbentuk positif maka bentuk persetujuannya pun berbentuk pernyataan positif. Sebaliknya, apabila pernyataan berbentuk negatif maka bentuk persetujuannya pun berbentuk negatif.

G. Memahami Pernyataan Wish Kata wish kalau diartikan adalah menginginkan atau keinginan. Dalam tes TOEFL, kata wish menyiratkan makna bahwa pembicara menginginkan kondisi yangberlawanan dengan fakta. Contoh pernyataan dengan kata wish adalah sebagai berikut: I wish she would tell the truth (fact: She will not tell me the truth) I wish I knew Japanese (fact: I dont know Japanese) I wish Rama has reviewed his lesson (fact: Rama didnt review his lesson) Jadi, trik menjawab soal TOEFL model ini adalah jawab pilihan yang berisi kondisi yang berlawanan dengan keinganan sang pembicara. 2. Trik Menjawab Soal TOEFL Structure Untuk trik ini, lumayan banyak dan saya mendapatkan referensi dari blog teman. Kurang lebih trik menjawab soal toefl structure adalah sebagai berikut. Untuk menjawab soal structure pada tes TOEFL hal yang pertama yang perlu sobat perhatikan adalah jangan mengartikan dulu. Jadikan proses mengartikan itu adalah alternatif terakhir. Perlu juga diketahui bahwa dalam soal structure, soalnya selalu berupa sentence (Subject + Verb).

Selanjutnya cari verb (kata kerja) yang tedapat dalam kalimat tersebut. Nah, disini ada aturannya. Aturan pencarian verbnya sebabagai berikut:

Jika terdapat 1 verb saja maka tidak ada conjungtion (kata penghubung) Jika terdapat 2 verb maka ada 1 conjungtion (ingat! conjuntion itu menghubungkan antara kalimat dan kalimat) Jika ada 3 verb maka ada 2 conjangtion, dan begitu seterusnya

Aturan pencariaan ini berlaku untuk verb pada tenses, baik kalimat aktif maupun passif.

A. Ingat! Selalu ingat bahwa sentence (kalimat) itu terdiri dari subject dan predikat (verb) Contohnya: _______ was backed up for miles on the freeway

a. Yesterday

b. In the morning

c. Traffic d. Cars

Jawabannya adalah (c) Traffic. Karena kalimat diatas sudah terdapat verb (was backed) dan tidak ada conjungtion, sehingga berdasarkan aturan maka kita hanya membutuhkan subject. Jawaban (a) dan (b) merupakan kata keterangan, sedangkan jawaban (d) tidak sesuai dengan kalimat. B. Hati-hati dengan present participles (V-ing) Verb + ing akan berfungsi sebagai verb jika to be + V-ing

Contoh: The man is talking to his friends (verb)

The man talking to his friends has a bread (adjective), verb-nya adalah has.

C. Hati-hati dengan past participle (V3) V3 akan berfungsi sebagai verb jika to be + V3

Contoh: The family has purchased a television (verb)

The television purchased yesterday was expensive (adjective), verbnya adalah was

Contoh soal:

The packages ______ mailed at the post office will arrive Monday

a. Have

b. Were

c. Them

d. Just Jawabannya adalah (d) Just. Karena jika kita telusuri kalimat dalam soal terdapat verb (will arrive) dan tidak ada conjungtion. Jadi, kita hanya membutuhkan pelengkap. Jawaban (a) dan (b) merupakan verb, sedangkan jawaban (c) merupakan subject. Jika jawaban (c) dimasukkan dalam kalimat maka akan terjadi double subject dan them tidak memiliki fungsi dalam kalimat. D. Hati-hati dengan Appositive (menjelaskan kata sebelumnya) Appositif (App) memiliki bentuk sebagai berikut:

APP,___________ (jika ada (,) di depan maka di depan koma adalah App) ____,App,__________ (Jika berada ditengah maka akan diapit oleh 2 tanda (,)) ______________,App (Jika ada (,) dibelakang maka App berada setelah tanda (,))

Contoh soal:

__________,George, is attending the lecture

a. Right now

b. Happily

c. Because of the time

d. My Friends Jawabannya adalah (d) my friends. Karena pada kalimat tersebut memiliki 1 verb (is attending) dan tidak ada conjungtion, sedangkan George merupakan Appositife. Jadi, kalimat tersebut membutuhkan subject yaitu My friends. Untuk jawaban (a) merupakan keterangan, (b) merupakan Adverb, (c) merupakan preposisi. 3. Trik Menjawab Soal TPA Reading

Untuk mengerjakan bagian ini dengan baik, maka kita harus memiliki kemampuan teknik membaca yang baik. Dua teknik membaca yang harus dikuasai adalah skimming dan scanning.

Skimming adalah membaca cepat sebuah teks untuk mendapatkan gagasan pokok, ide pokok, atau isi bacaan secara general. Pada skill ini kita tidak mencari informasi yang spesifik, hanya ide pokok bacaan yang kita cari. Sehingga tidak perlu membaca seluruh bagian bacaan. Scanning adalah membaca cepat sebuah teks untuk mencari informasi tertentu. Jadi kita memiliki pertanyaan terlebih dahulu dan mencari jawabannya dengan cara di-scan. Pada scanning, informasi yang tidak relevan dengan apa yang kita cari diabaikan. Sehingga dalam suatu scanning, kita harus memiliki ke words yang hendak kita cari di dalam bacaan. Pada umumnya, skill scanning inilah yang kita gunakan dalam mengerjakan soal-soal Reading Comprehension.