Anda di halaman 1dari 5

KONTRASEPSI PIL PROGESTIN (MINIPILL OR PROGESTIN ONLY CONTRACEPTIVE) Pendahuluan Mini pil adalah pil KB yang hanya mengandung

hormon progesteron dalam dosis rendah. Pil mini atau pil progestin disebut juga pil menyusui. Dosis progestin yang digunakan 0,03-0,05 mg per tablet. Jenis Mini Pil 1. Mini pil dalam kemasan dengan isi ! pil. 2. Mini pil dalam kemasan dengan isi 35 pil. Mini pil dalam kemasan dengan isi ! pil mengandung "5 mikro gram desogestrel. #edangkan mini pil dalam kemasan dengan isi 35 pil mengandung 300 mikro gram le$onogestrel atau 350 mikro gram noretindron.

%ambar. Mini pil kemasan ! pil

%ambar. Mini pil kemasan 35 pil

&ontoh mini pil antara lain' (. Mi)rinor, *+,--D, noriday, norod mengandung 0,35 mg noretindron. . Mi)ro$al, noregeston, mi)rolut mengandunng 0,03 mg le$onogestrol. 3. +urette, noegest mengandung 0,5 mg norgeestrel. .. /0luton mengandung 0,5 mg linestrenol. 5. 1emulen mengandung 0,5 mg etinodial diassetat. Cara Kerja &ara kerja dari kontrasepsi pil progestin atau mini pil dalam men)egah kehamilan antara lain dengan )ara' 1. Menghambat ovulasi. 2. Men)egah implantasi. 3. Mengentalkan lendir serviks sehingga menghambat penetrasi sperma. 4. Mengubah motilitas tuba sehingga transportasi sperma menjadi terganggu. Efektifitas Pil progestin atau mini pil sangat e2ekti2 34!,5 persen5. Penggunaan yang benar dan konsisten sangat mempengaruhi tingkat e2ekti2itasnya. /2ekti2itas penggunaan mini pil akan berkurang pada saat mengkonsumsi obat anti kon$ulsan 32enitoin5, )arben6emide, barbiturat, dan obat anti tuberkulosis 3ri2ampisin5. 7dapun )ara untuk menjaga kehandalan mini pil antara lain' (. Minum pil setiap hari pada saat yang sama. 2. Penggunaan mini pil jangan sampai ada yang lupa. 3. Senggama dilakukan 3- 0 jam setelah minum mini pil.

Manfaat Kontrasepsi pil progestin atau mini pil mempunyai man2aat kontrasepsi dan non kontrasepsi. Man2aat Kontrasepsi Mini pil mempunyai man2aat kontrasepsi sebagai berikut' (. #angat e2ekti2 apabila digunakan dengan benar dan konsisten. . 8idak mempengaruhi 7#9. 3. *yaman dan mudah digunakan. 4. Hubungan seksual tidak terganggu. 5. Kesuburan )epat kembali. :. /2ek samping sedikit. ". Dapat dihentikan setiap saat. 8. 8idak mengandung estrogen. Man2aat *on Kontrasepsi. Mini pil mempunyai man2aat non kontrasepsi sebagai berikut' 1. Mengurangi jumlah darah haid. 2. Mengurangi kejadian anemia. 3. Menurunkan pembekuan darah. 4. Mengurangi nyeri haid. 5. Men)egah kanker endometrium. 6. Melindungi dari penyakit radang panggul. . Penderita endometriosis, ken)ing manis yang belum mengalami komplikasi dapat menggunakan. 8. 8idak menyebabkan peningkatan tekanan darah, nyeri kepala dan depresi. !. Mengurangi ge"ala pre menstrual sindrom. Kerugian Kontrasepsi pil progestin atau mini pil mempunyai kerugian, antara lain' (. Memerlukan biaya. . ;arus selalu tersedia. 3. /2ekti2itas berkurang apabila menyusui juga berkurang. 4. Penggunaan mini pil bersamaan dengan obat tuberkulosis atau epilepsi akan mengakibatkan e2ekti2itas menjadi rendah. 5. Mini pil harus diminum setiap hari dan pada <aktu yang sama. :. 7ngka kegagalan tinggi apabila penggunaan tidak benar dan konsisten. . 8idak melindungi dari penyakit menular seksual termasuk ;B= dan H#$%&#'S. 8. Mini pil tidak menjamin akan melindungi dari kista ovarium bagi (anita yang pernah mengalami kehamilan ektopik. Efek Samping /2ek samping yang ditimbulkan dari penggunaan pil progestin atau mini pil antara lain' 1. )angguan haid 3perdarahan ber)ak, spotting, amenorea dan haid tidak teratur5. 2. Peningkatan>penurunan berat badan. 3. *ayudara tegang. 4. Mual. 5. Pusing. 6. *erubahan mood. ". Dermatitis atau jera<at. 8. Hirsutisme 3pertumbuhan rambut atau bulu yang berlebihan pada daerah muka5, tetapi sangat jarang.

Indikasi Kriteria yang boleh menggunakan pil progestin atau mini pil antara lain' 1. +anita usia reproduksi. 2. +anita yang telah memiliki anak maupun yang belum mempunyai anak. 3. Pas)a persalinan dan tidak menyusui. 4. Menginginkan metode kontrasepsi e2ekti2 selama masa menyusui. 5. Pas)a keguguran. 6. ,ekanan darah kurang dari (!0>((0 mm;g atau dengan masalah pembekuan darah. . 8idak boleh mengkonsumsi estrogen atau lebih senang menggunakan progestin. !. Perokok segala usia. Kontra Indikasi Kriteria yang tidak boleh menggunakan kontrasepsi pil progestin atau mini pil antara lain' 1. +anita usia tua dengan perdarahan yang tidak diketahui penyebabnya. 2. +anita yang diduga hamil atau hamil. 3. 8idak dapat menerima terjadinya gangguan haid. 4. ,i<ayat kehamilan ektopik. 5. ,i<ayat kanker payudara atau penderita kanker payudara. 6. +anita pelupa sehingga sering tidak minum pil. . )angguan tromboemboli akti- 3bekuan di tungkai, paru atau mata5. 8. #kterus, penyakit hati akti- atau tumor hati jinak maupun ganas. !. +anita dengan miom uterus. (0. ,i<ayat stroke. Penanganan Efek Samping Di ba<ah ini merupakan penanganan dari beberapa e2ek samping yang ditimbulkan dari penggunaan mini pil. Efek Samping &menorea Penanganan Pastikan hamil atau tidak, jika tidak hamil tidak perlu tindakan khusus 3)ukup konseling5. Bila hamil, hentikan pil dan berikan penjelasan bah<a mini pil tidak mengganggu pertumbuhan janin. Bila diduga terjadi kehamilan ektopik, rujuk pasien 3jangan berikan obat-obatan hormonal5. Bila tidak menimbulkan masalah kesehatan, tidak perlu tindakan khusus. Berikan alternati2 kontrasepsi lain, bila pasien tidak dapat menerima kondisi tersebut.

*erdarahan tidak teratur>spotting

Waktu Mulai Menggunakan Mini Pil Mini pil mulai dapat digunakan pada hari pertama sampai hari ke lima pada siklus haid 3tidak memerlukan metode kontrasepsi lain5 apabila' 1. ?ebih dari : minggu pas)a persalinan dan pasien telah mendapat haid. 2. Pasien sebelumnya menggunakan kontrasepsi non hormonal dan ingin ganti dengan mini pil.

3.

Pasien sebelumnya menggunakan &.'/ 3termasuk &.'/ yang mengandung hormon5.

Mini pil mulai dapat digunakan setiap saat apabila' 1. Diduga tidak terjadi kehamilan. 2. Pasien mengalami amenorea 3tidak haid5 dan dipastikan tidak hamil 3sebaiknya jangan melakukan hubungan seksual selama hari atau gunakan kontrasepsi lain untuk hari5. 3. Menyusui antara : minggu dan 6 bulan pas)a persalinan dan tidak haid 3bila menyusui penuh, tidak memerlukan kontrasepsi tambahan5. #elain itu, mini pil dapat digunakan saat' 1. Bila sebelumnya pasien menggunakan kontrasepsi hormonal lain dan ingin ganti dengan mini pil. Pil dapat segera diberikan dan tidak perlu menunggu haid berikutnya, apabila penggunaan kontrasepsi sebelumnya digunakan dengan benar dan tidak hamil. 2. Bila sebelumnya pasien menggunakan kontrasepsi suntikan dan ingin ganti mini pil. Pil dapat diberikan pada jadual suntikan berikutnya dan tidak memerlukan metode kontrasepsi tambahan lain. Cara Minum Pil Progestin atau Mini Pil Di ba<ah ini merupakan petunjuk minum pil progestin atau mini pil, yaitu' 1. Mini pil diminum setiap hari pada saat yang sama sampai habis. 2. Pil pertama sebaiknya diminum pada saat hari pertama siklus haid. 3. Metode barier digunakan pada hari ke tujuh atau .-: minggu post partum <alaupun haid belum kembali. 4. Pada pasien 4 bulan post partum sebaiknya beralih menggunakan pil kombinasi karena e2ekti2itas mini pil mulai menurun. 5. Bila pasien muntah dalam <aktu jam setelah menggunakan pil, minum pil yang lain atau gunakan metode kontrasepsi lain jika akan melakukan hubungan seksual pada .! jam berikutnya. 6. Meskipun pasien belum haid, mulai paket baru sehari setelah paket terakhir habis. . Bila pasien mendapat haid teratur setiap bulan dan kehilangan ( siklus 3tidak haid5, atau merasa hamil, maka lakukan tes kehamilan. 8. 7pabila pasien mengalami spotting atau perdarahan selama masa inter$al, tetap minum pil sesuai jadual 3perdarahan biasa terjadi selama bulan-bulan pertama5. !. 7pabila pasien mengalami kram, nyeri perut hebat atau demam maka segera periksa ke pelayanan kesehatan. 10. #arankan pada pasien untuk menggunakan kondom ataupun spermisida selain memakai mini pil apabila kemungkinan terin2eksi penyakit menular seksual 3termasuk ;B= dan H#$%&#'S5 atau lupa minum pil. Aturan Pil Lupa &ara minum pil-pil yang terlupa selama " hari pertama antara lain' 1. Bila lupa minum pil atau terlambat minum pil, segera minum pil saat ingat dan gunakan metode barier selama .! jam. 2. Bila pasien lupa minum ( atau pil, segera minum pil yang terlupa dan gunakan metode barier sampai akhir bulan.

Hal ang Perlu !isampaikan Pada Pasien 9n2ormasi yang perlu disampaikan pada pasien antara lain' 1. Penggunaan mini pil akan merubah pola haid terutama atau 3 bulan pertama. Pada umumnya perubahan pola haid ini hanya bersi2at sementara dan tidak mengganggu kesehatan. 2. Penggunaan mini pil akan menimbulkan e2ek samping seperti mual, pusing, ataupun nyeri payudara. 3. /2ekti2itas penggunaan mini pil akan berkurang, bila pasien mengkonsumsi obat1 obatan tuberkulosis ataupun epilepsi. 4. Bila beberapa bulan mengalami haid teratur kemudian terlambat haid, kemungkinan terjadi kehamilan. 5. Bila mengeluh perdarahan ber)ak disertai nyeri hebat pada perut, kemungkinan terjadi kehamilan ektopik. 6. Masalah penglihatan kabur, nyeri kepala hebat, kemungkinan terjadi hipertensi atau masalah vaskuler. . #egere ke pelayanan kesehatan apabila menjumpai masalah-masalah di atas.