Anda di halaman 1dari 1

Nasi Kuning untuk Kemandirian

Nasi kuning adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah - rempah. Dengan ditambahkannya bumbu - bumbu dan santan, nasi kuning memiliki rasa yang lebih gurih daripada nasi putih. Nasi kuning sering kita nikmati saat merayakan ulang tahun atau merayakan keberhasilan seseorang. Warnanya yang cantik ini dihasilkan dari kunyit yang diambil airnya. Nasi kuning biasanya dilengkapi dengan berbagai macam lauk. Percaya atau tidak. Makan nasi kuning dapat menurunkan berat badan. Seperti yang dilansir live strong, ada beberapa kandungan yang terdapat pada nasi kuning. Jika anda makan nasi kuning lengkapilah dengan buah buahan, susu rendah lemak dan sayur mayur agar mendapat nilai gizi, serat, dan jumlah protein. a. Nutrisi. Menurut allrecipes.com, satu cup porsi nasi kuning memiliki sekitar 300 kalori, 3,5 gram lemak, 330 mg sodiu, 65 karbohidrat, 2 gram serat dan 4 gram protein. b. Bahan bahan yang bergizi. Membuat nasi putih memberikan anda nilai gizi yang tinggi. Sebab bukan hanya beras putih yang digunakan, kunyit, garam, mentega, gula, kayu manis, kismis dan air pun dapat melengkapi nilai gizi kebutuhan haria anda. Jika anda ingin menampilkan rasa gurih. Anda bisa menambahkan bawang merah, sayuran atau sup. c. Menurunkan berat badan. Buatlah nasi kuning dengan mengurangi jumlah mentega. Tambahkan nilai serat dan protein pada nasi kuning, dengan menggunakan beras basmati dan sayuran rebus dalam hidangan anda. Karena hal ini kami memilih nasi kuning sebagai tugas kwu kami. Dikarenakan tugas kami berjualan di pagi hari sehingga kami merasa nasi kuning cocok untuk menjadi sarapan di pagi hari. nasi kuning yang kami jual memiliki banyak kelebihan di bandingkan dengan nasi kuning pada umum nya. Nasi kuning kami memiliki porsi yang besar dan lauk-pauk yang lengkap. Hari pertama kami jualan kami melakukan nya di beberapa komplek dan menawarkan nya kepada setiap orang yang berada di luar rumah. Tujuan komplek berikutnya adalah komplek yang memiliki kost. Berdasarkan berbagai pengalaman yang kami ketahui bahwa anak kost jarang memiliki waktu luang untuk sarapan. Dan untuk itu kami menawarkan kepada anak kost di sekitar kompleks itu. Sesuai dugaan kami nasi kuning yang kami jual habis. Ada beberapa dari mereka yang memesannya untuk besok. Hari kedua kami berjualan, kami berjualan di gor. Walaupun kami tahu untuk berjualan di gor memiliki banyak saingan dan memerlukan tenaga ekstra untuk berjualan karena harus berkeliling gor dan menawarkan nasi kuning kami. Setelah berberapa kali mengelilingi gor akhirnya nasi kuning kami habis. Dari hal ini kami mengetahui bahwa menjual barang/jasa harus memiliki kesabaran ekstra karena tidak semua orang mau membeli atau hanya melihat barang yang kita tawarkan bahkan ada orang yang melihat dengan meremehkan kita. Tetapi dengan ini kita akan lebih bangga memperoleh hasil usaha kita sendiri.