Anda di halaman 1dari 29

TUMOR TULANG

KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Tumor tulang adalah istilah yang dapat digunakan untuk pertumbuhan tulang yang tidak normal, tetapi umumnya lebih digunakan untuk tumor tulang utama, seperti osteosarkoma, chondrosarkoma, sarkoma Ewing dan sarkoma lainnya.2 Menurut Errol Untung Hutagalung, seorang guru besar dalam Ilmu Bedah rthopedy Uni!ersitas Indonesia, dalam kurun waktu "# tahun $"%%&'

2##() tercatat (&& kasus tumor tulang yang terdiri dari *2+ kasus tumor tulang ganas $+2,) dan "2- kasus tumor tulang .inak $2-,). /i 012M .enis tumor tulang osteosarkoma merupakan tumor ganas yang sering didapati yakni 22, dari seluruh .enis tumor tulang dan *" , dari seluruh tumor tulang ganas. /ari .umlah seluruh kasus tumor tulang %#, kasus datang dalam stadium lan.ut. 3ngka harapan hidup penderita kanker tulang mencapai 4#, .ika belum ter.adi penyebaran ke paru'paru. 1ekitar +&, penderita bertahan hidup sampai & tahun setelah penyakitnya terdiagnosis. 1ayangnya penderita kanker tulang kerap datang dalam keadaan sudah lan.ut sehingga penanganannya men.adi lebih sulit. 5ika tidak segera ditangani maka tumor dapat menyebar ke organ lain, sementara penyembuhannya sangat menyakitkan karena terkadang memerlukan pembedahan radikal diikuti kemoterapi.2
KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

B. Rumusan Masalah ". 2. *. (. &. 4. Bagaimanakah anatomi dan 6isiologi sistem muskuloskeletal7 3pakah yang dimaksud dengan tumor tulang7 3pa sa.apenyebab ter.adinya tumor tulang7 Bagaimanakah klasi6ikasi dari tumor tulang7 8embahasan dari tumor tulang7 9omplikasi dari tumor tulang7

C. Tujuan Penulisan Makalah Tu.uan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui tentang anatomi : 6isiologi muskuloskeletal, tumor tulang, yang meliputi de6inisi, etiologi, klasi6ikasi, pato6isiologi, mani6estasi klinis, hasil pemeriksaan 6isik, pemeriksaan diagnostik, komplikasi, penatalaksanaanserta tindakan pre!ensi yang dapat dilakukan dalam menghindari penyakit tumor tulang.

D. Manfaat Penulisan Makalah ". Menambah wawasan ilmu kedokteran pada umumnya dan radiologi pada khususnya. 2. 1ebagai bahan pertimbangan dan pembela.aran bagi tenaga kesehatan dari multidisiplin khususnya dalam hal penyakit tumor tulang. *. 1ebagai proses pembela.aran bagi dokter muda yang sedang mengikuti kepaniteraan klinik senior dibagian Ilmu 0adiologi 0umah 1akit Bina 9asih Medan.

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

BAB II TIN AUAN PU!TA"A

A. Anat#mi $an fisi#l#gi muskul#skeletal 1istem muskuloskeletal merupakan penun.ang bentuk tubuh dan bertanggung .awabterhadap pergerakan. 9omponen utama

sistemmuskuloskeletal adalah .aringan ikat.1istem ini terdiri dari tulang, sendi, otot, tendon, ligament, bursae, dan .aringan'.aringankhusus yang menghubungkan struktur'struktur ini.",2 %. Tulang a. Bagian'bagian utama tulang rangka Tulang rangka orang dewasa terdiri atas 2#4 tulang. Tulang adalah .aringan hidup yangakan menyuplai darah. Tulang banyak mengandung bahan kristalin anorganik $terutama garam'garam kalsium) yang membuat tulang keras dan kaku, tetapi

sepertigadari bahan tersebut adalah .aringan 6ibrosa yang membuatnya kuat dan elastis."

b.

;ungsi utama tulang rangka" ") 1ebagai kerangka tubuh, yang menyokong dan memberi bentuk tubuh.

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

2) Untuk memberikan suatu sistem pengungkit yang digerakan oleh ker.a otot'ototyang melekat pada tulang tersebut. *) 1ebagai reser!oir kalsium, 6os6or, natrium, dan elemen' elemen lain. () Untuk menghasilkan sel'sel darah merah dan putih serta trombosit dalam sumsummerah tulang tertentu.

c.

1truktur tulang /ilihat dari bentuknya tulang dapat dibagi men.adi <",2 ") Tulang pan.ang ditemukan di ekstremitas. 2) Tulang pendek terdapat di pergelangan kaki dan tangan. *) Tulang pipih pada tengkorak dan iga. () Tulang ireguler $bentuk yang tidak beraturan) pada !ertebra, tulang'tulang wa.ahdan rahang. =apisan terluar dari tulang $corte>) tersusundari .aringan tulang yang padat, sementara pada bagian dalam di dalam medulla berupa .aringan sponge. Bagian tulang paling u.ung dari tulang pan.ang dikenal sebagaiepiphyseyang Metaphysis merupakan berbatasan bagian dimana

denganmetaphysis.

tulangtumbuh meman.ang secara longitudinal. Bagian tengah tulang dikenal sebagaidiaphysisyang berbentuk silindris."

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

&.

!en$i 3rtikulasi atau sendi adalah tempat pertemuan dua atau lebih tulang. Tulang'tulang inidipadukan dengan berbagai cara, misalnya dengan kapsul sendi, pita 6ibrosa, ligament,tendon, 6asia, atau otot. 1endi diklasi6ikasikan sesuai dengan strukturnya.",2 a. 1endi 6ibrosa $sinartrodial) Merupakan sendi yang tidak dapat bergerak. Tulang'tulang dihubungkan oleh serat'seratkolagen yang kuat. 1endi ini biasanya terikat misalnya sutura tulang tengkorak.",2

b.

1endi kartilaginosa $am6iartrodial) 8ermukaan tulang ditutupi oleh lapisan kartilago dan

dihubungkan oleh .aringan 6ibrosakuat yang tertanam kedalam kartilago misalnya antara korpus !ertebra dan sim6isis

pubis.1endi ini biasanya memungkinkan gerakan sedikit bebas.",2 c. 1endi syno!ial $diartrodial) 1endi ini adalah .enis sendi yang paling umum. 1endi ini biasanya memungkinkangerakan yang bebas $misalnya, lutut, bahu, siku,
KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

pergelangan tangan, dll.) tetapi beberapasendi sino!ial secara relati6 tidak bergerak $mis., sendi sakroiliaka). 1endi ini dibungkusdalam kapsul 6ibrosa dibatasi dengan membran sino!ial tipis. Membran ini mensekresicairan sino!ial ke dalam ruang sendi untuk melumasi sendi. 2airan sino!ial normalnya bening, tidak membeku, dan tidak berwarna atau berwarna kekuningan. 5umlah yangditemukan pada tiap'tiap sendi normal relati6 kecil $" sampai * ml). hitung sel darah putih pada cairan ini normalnya kurang dari 2## sel?ml dan terutama adalah sel'selmononuklear. 2airan syno!ial .uga bertindak sebagai sumber nutrisi bagi rawan sendi.",2

B. Tum#r tulang %. Definisi Tumor adalah pertumbuhan sel baru, abnormal, progresi6 dimana sel'selnya tidak pernah men.adi dewasa. Tumor tulang primer merupakan tumor tulang dimana sel tumornya berasal dari sel'sel yang membentuk .aringan tulang, sedangkan tumor tulang sekunder adalah anak sebar tumor ganas organ non tulang yang bermetastasis ke tulang.& Tumor tulang adalah pertumbuhan sel baru, abnormal, progresi6, dimana sel'sel tersebut tidak pernah men.adi dewasa. /engan istilah lain yang sering digunakan @Tumor TulangA, yaitu pertumbuhan abnormal pada tulang yang bisa .inak atau ganas.2,&
KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

Tumor tulang merupakan kelainan pada sistem muskuloskeletal yang bersi6at neoplastik.Tumor dalam arti yang sempit berarti ben.olan. 1edangkan setiap pertumbuhan yang barudan abnormal disebut neoplasma.2

&.

Eti#l#gi Tulang merupakan organ ketiga yang paling sering diserang oleh penyakit metastatik $penyakit dari suatu organ yang menyebar ke bagian tubuh lainnya).2 9anker yang paling sering menyebar ke tulang adalah kanker payudara, paru'paru, prostat, tiroid dan gin.al. Bila dibandingkan antara karsinoma dan sarkoma, maka .enis kanker yang lebih sering menyebar ke tulang adalah karsinoma. Tulang pertama yang biasanya terkena adalah tulang rusuk, tulang panggul dan tulang belakangB tulang'tulang distal $u.ung tubuh) .arang terkena.2,& 8enyebaran ter.adi .ika suatu tumor tunggal atau sekumpulan sel tumor masuk ke dalam aliran darah dan melalui pembuluh darah di kanalis Har!es sampai ke sumsum tulang, dimana mereka

berkembangbiak dan membentuk pembuluh darah yang baru.8leksus !ena Batson di tulang belakang memungkinkan sel'sel kanker masuk ke dalam sirkulasi tulang belakang tanpa harus melalui paru'paru terlebih dahulu. 3liran darah di dalam pleksus ini sangat lambat sehingga sel'sel

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

kanker bisa bertahan hidup dan mempertinggi angka ke.adian metastase kanker prostat ke tulang belakang.2 8enyebab pasti ter.adinya tumor tulang tidak diketahui. 3khir' akhir ini, penelitian menun.ukkan bahwa peningkatan suatu Cat dalam tubuh yaitu 2';os dapat meningkatkan ke.adian tumor tulang.(,+ a. b. c. 0adiasi sinar radio akti6 dosis tinggi. 9eturunan. Beberapa kondisi tulang yang ada sebelumnya seperti penyakit 8aget $akibat pa.anan radiasi).

'. "lasifikasi Tum#r Tulang 9lasi6ikasi menurut DH ditetapkan berdasarkan atas kriteria

histologis, .enis di6erensiasi sel sel tumor yang diperlihatkan dan .enis intraseluler matriks yang diproduksi. /alam hal ini dipertimbangkan si6at si6at tumor asal usul sel serta pemeriksaan histologis menetapkan .enis tumor bersi6at .inak atau ganas. 1el sel dari muskuloskeletal berasal dari mesoderm tapi kemudian berde6erensiasi mem.adi beberapa sel osteoklas, kondroblas, 6ibroblas dan mieloblas. leh karena itu sebaiknya klasi6ikasi tumor tulang berdasarkan

atas sel, yaitu bersi6at osteogenik, kondrogenik atau mielogenik, meskipun demikian terdapat kelompok yang tidak termasuk dalam kelompk tumor yaitu kelainan reakti6 $reakti6 bone) berpotensi men.adi ganas. atau harmatoma yang sebenarnya

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

"LA!I(I"A!I TUM)R TULAN* BERDA!AR"AN "RITERIA HI!T)L)*I" TUM)R TULAN*

3sal 1el

5inak

Eanas

steogenik

steoma steoid osteoma

steosarcoma 8arosteal osteosarkoma

Eiant cell tumor

steoklastoma

Mielogenik

1arkoma Erwing 1arkoma reticulum =im6osarkoma

Faskuler

Hemangioma

Hemangioma

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

+. Pem,ahasan )ste#ma merupakan tumor .inak yang paling sering ditemukan

$*%,*,) dari seluruh tumor .inak tulang terutama ter.adi pad usia 2# G (# tahun. Bentuknya kecil tapi dapat men.adi besar tanpa menimbulkan ge.ala ge.ala yang spesi6ik. L#kasi 9elainan ini ditemukan pada tulang tengkorak seperti maksila, mandibula, palatum, sinus paranasalis dan dapat pula pada tulang tulang pan.ang seperti tibia dan 6emur. Pemeriksaan ra$i#l#gis pada 6oto rontgen osteoma berbentuk bulat dengan batas tegas tanpa adanya destruksi tulang. 8ada

pandangan tangensial osteoma terlihat seperti kubah. Pat#l#gin /apat ditemukan lesi pada tulang kompak

(compact osteoma) dengan sistem Har!ers atau trabekula tulang dengan sumsumnya disebut spongiosteoma. 1trukturnya terdiri atas .aringan tulang dewasa yang didominasi oleh struktur struktur lamelar dengan pertumbuhan yang sangat lambat. berlokasi pada tulang steoma yang

pan.ang biasanya bersi6at multipel dan

merupakan bagian dari sindroma Gardner. Diagn#sa ,an$ing 8arostistis osi6ikans. steokondroma, 8arosteal osteosarkoma dan

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

10

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

Eambar. steoma

)!TE)ID )!TE)MA *am,aran klinis steoid osteoma adalah tumor .inak,

.arang ditemukan $",-,), terutama pada umur "# G 2& tahun. Tumor ini lebih sering pada laki laki daripada perbandingan wanita dengan

2<". Ee.ala yang paling menon.ol adalah nyeri pada

suatu daerah tertentu dan menghilang dengan pemberian salisilat. L#kasi osteoid osteoma pada 6emur $2&,), tibia $2&,), dan sisanya pada daerah daerah lain, seperti pada tulang belakang. Pemeriksaan ra$i#l#gis 8ada 6oto rontgen ditemukan adanya daerah yang bersi6at radiolusen yang disebut nidus didaerah dia6isis di kelilingi oleh suatu daerah skerosis yang padat, serta penebalan kortikal yang merupakan reaksi pebentukan tulang, kadang kadang

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

11

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

pemeriksaan tomogram diperlukan untuk membantu menegakkan diagnosa. Pat#l#gi 9elainan terdiri atas .aringan seluler dengan tingkat !askularisasi yang tinggi dan .aringan tulang yang belum matang serta .aringan osteoid. Diagn#sa ,an$ing 3sbes brodie, 1arkoma erwing dan 8eriotitis kronis.

Eambar. steoma steoid

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

12

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

)!TE)BLA!T)MA -)!TE)ID )!TE)MA RA"!A!A. *am,aran klinis Tumor ini seperti osteoid osteoma

ditemukan pada dewasa muda dan lebih sering pada laki laki daripada wanita. Ee.ala nyeri yang ditemukan lebih ringan dibanding osteoid osteoma dan lebih .arang ter.adi. 9elainan ini hanya merupakan 2,&, dari seluruh tumor .inak. L#kasi steoblatoma terutama ditemukan pada os !ertebra dan

tulang tulang pendek lainnya seperti os ilium, costa, os phalan> dan os tarsal. Pemeriksaan ra$i#l#gis terlihat adanya daerah osteolitik dengan batas ' batas yang .elas serta adanya bintik bintik kalsi6ikasi. /iameter lesi ber!ariasi bisa sampai beberapa cm. Eambaran patologisnya mirip osteoid osteoma tetapi gambaran sel dan !askularisasinya lebih menyolok. Diagn#sis ,an$ing steoid osteoma.

Eambar. steoblastoma

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

13

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

")NDR)MA /isebut .uga enkondroma, merupakan tumor .inak tulang

dengan 6rekuensi %,-, dari seluruh tumor .inak tulang, biasanya ditemukan pada usia dewasa muda tetapi dapat pula pada setiap umur. Ee.alanya biasanya berupa ben.olan yang tidak nyeri. L#kasi Terutama pada os phalan>s, os tarsal, costa dan tulang tulang pan.ang yang bersi6at soliter tapi dapat .uga multiple sebagai enkondromatosis yang bersi6at kongenital (penyakit Ollier). Pemeriksaan ra$i#l#gis memperlihatkan adanya daerah

radiolusen yang bersi6at sentral $enkondroma) antara meta6isis dan dia6isis. Mungkin dapat ditemukan sedikit ekspansi dari tulang. 8ada tulang yang matur dapat ditemukan adanya bintik bintik kalsi6ikasi pada daerah lusen. Pat#l#gi Terdapat pembentukan tulang rawan yang matur tanpa tanda tanda pleimo6, mitosis, atau ge.ala ge.ala keganasan lainnya. 1ering ditemukan adanya perubahan miksoid pada .aringan lunak, maka kelainan ini disebut sindroma Maffuci. 8erubahan kearah keganasan pada enkondromatosis $enkondroma multiple) lebih sering dari pada enkondroma soliter. Tanda tanda keganasan biasanya

ter.adi setelah umur *# tahun dengan ge.ala ge.ala berupa nyeri, pembesaran tumor yang tiba tiba dan erosi korteks tulang.

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

14

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

Eambar. 9ondroma

)!TE)CH)NDR)MA Merupakan tumor .inak tersering kedua $*2,&,) dari seluruh tumor .inak tulang dan terutama ditemukan pada rema.a yang pertumbuhannya akti6 dan pada dewasa muda. Ee.ala nyeri ter.adi bila terdapat penekanan pada bursa atau .aringan lunak sekitarnya. Ben.olan yang keras dapat ditemukan pada daerah sekitar lesi. L#kasi osteokondroma biasanya pada daerah meta6isis tulang pan.ang khususnya 6emur distal, tibia proksimal dan humerus proksimal. steokondroma .uga dapat ditemukan pada tulang

scapula dan ilium. Tumor bersi6at soliter dengan dasar lebar atau kecil seperti tangkai dan bila multipel dikenal sebagai dia6isis aklasia

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

15

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

$eksosotosis herediter multiple), yang bersi6at herediter dan diturunkan secara dominan gen mutan. Pemeriksaan ra$i#l#gis /itemukan adanya penon.olan tulang yang berbatas tegas sebagai eksostosis yang muncul dari meta6isis tetapi yang terlihat lebih kecil dibandingkan dengan yang ditemukan pada pemeriksaan 6isik oleh karena sebagian besar tumor ini diliputi oleh tulang rawan. Tumor dapat bersi6at tunggal atau multiple

tergantung .enisnya. Pat#l#gi /itemukan adanya tulang rawan hialin didaerah sekitar tumor dan terdapat eksostosis yang berbentuk tiang

didalamnya. =esi yang besar dapat berbentuk gambaran bunga kol dengan degenerasi dan kalsi6ikasi di tengahnya.

Eambar. steochondroma

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

16

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

")NDR)BLA!T)MA INA" Merupakan tumor .inak yang .arang ditemukan dan ter.adi pada umur "# G 2& tahun, sering ditermukan pada laki daripada G laki

wanita. 8ertumbuhan tumor sangat lambat, ge.ala nyeri

sendi merupakan ge.ala utamanya. L#kasi 9ondroblatoma .inak berasal dari daerah epi6isis dan berkembang kearah meta6isis. Tumor terutama ditemukan pada

epi6isis tibia proksimal, 6emur distal dan humerus proksimal. Pemeriksaan ra$i#l#gis 8ada 6oto roentgen terlihat re6raksi yang .elas pada tulang kanselosa yang dapat melebar di luar daru daerah garis epi6isis. Bentuknya eksentrik dengan korteks yang tipis tetapi penetrasi keluar .arang ter.adi. Batas batas tumor terlihat reguler, tidak disertai dengan bintik bintik kasi6ikasi dengan adanya gambaran deposisi kalsium. Pat#l#gi Eambaran patologis ditandai dengan ge.ala ' ge.ala karasteristik dari banyaknya sel sel yang tidak berdi6erensiasi dengan sel sel yang bulat atau poligonal dari sel sel yang menyerupai

kondroblas dengan sel sel raksasa inti banyak dari sel osteoklas yang diatur secara sendiri sendiri atau berkelompok. Hanya ditemukan sedikit .aringan seluler dari matriks .aringan tulang rawan yang disertai kalsi6ikasi 6okal dan .aringan retikulin.

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

17

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

Eambar. 2hondroblastoma

")NDR)MI"!)ID (IBR)MA Tumor ini biasanya didapatkan pada anak'anak dan dewasa muda.8ada tulang pan.ang paling banyak di daerah meta6isis dan lokasinya eksentrik, paling sering pada tulang sekitar lutut. Eambaran radiologik < tumor ini tampak sebagai daerah yang radiolusen di daerah meta6isis tulang pan.ang, letaknya eksentris, berbatas tegas, kadang'kadang dengan pinggiran sklerotik. 9orteks menipis karena ekspansi tumor.Tidak ada reaksi

periosteal.9alsi6ikasi .arang. 9adang'kadang terdapat gambaran menyerupai busa sabun $soap-buble appearance)./iagnosis banding <Giant cell tumor: kista tulang aneurisma $aneurysmal bone cyst).

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

18

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

Eambar. 9ondromiksoid ;ibroma-

*IANT CELL TUM)R Tumor ini biasanya di.umpai pada usia dewasa, setelah ter.adi 6usi tulang. 9ebanyakan di.umpai pada usia *#'(# tahun. 8ada tulang pan.ang, tumor ini lokasinya pada u.ung tulang $subartikuler), paling sering sekitar sendi lutut.Eambaran radiologik < tampak daerah radiolusen pada u.ung tulang pan.ang dengan batas yang tidak tegas. 3da Cona transisi antara tulang normal dan patologik, biasanya kurang dari " cm. =esi biasanya eksentrik, bersi6at ekspansi6 sehingga korteks men.adi tipis. Tidak ada reaksi periosteal. Tumor yang sudah besar dapat mengenai seluruh lebar tulang dan sering ter.adi 6raktur patologik.-

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

19

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

Eambar. Giant Cell Tumor)!TE)!AR")MA Merupakan tumor ganas primer tulang yang paling sering dengan prognosis yang buruk.9ebanyakan penderita berumur antara "#'2& tahun. 5umlah kasus meningkat lagi setelah umur &# tahun yang disebabkan oleh adanya degenerasi maligna, terutama penyakit 8aget.8aling sering ditemukan sekitar lutut, yaitu lebih dari &# ,. Tulang' tulang yang sering terkena adalah 6emur distal, tibia proksimal, humerus proksimal, dan pel!is.8ada tulang pan.ang, tumor biasanya mengenai meta6isis.Earis epi6iser merupakan barrier dan tumor .arang menembusnya. Metastasis cepat ter.adi secara hematogen, biasanya ke dalam paru.Eambaran radiologik < tampak tanda'tanda destruksi tulang yang berawal pada medula dan terlihat sebagai daerah yang radio lusen dengan batas yang tidak tegas. 8ada stadium yang masih dini terlihat
KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

20

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

reaksi periosteal yang gambarannya dapat lamelar atau seperti garis' garis tegak lurus pada tulang $sunray appearance). /engan membesarnya tumor, selain korteks .uga tulang subperiosteal akan dirusak oleh tumor yang meluas ke luar tulang. /ari reaksi periosteal itu hanya sisanya yaitu pada tepi yang masih dapat dilihat, berbentuk segi tiga dan dikenal sebagai segi tiga 2odman.8ada kebanyakan tumor ini ter.adi penulangan $ossi6ikasi) dalam .aringan tumor sehingga gambaran radiologiknya !ariabel bergantung pada banyak sedikitnya penulangan yang ter.adi. 8ada stadium dini gambaran tumor ini sukar dibedakan dengan osteomielitis.Eambar . steosarkoma-

!AR")MA E/IN*

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

21

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

Tumor ganas primer ini paling sering mengenai tulang pan.ang, kebanyakan pada dia6isis.Tulang yang .uga sering terkena adalah pel!is dan tulang iga. 9ira'kira +& , dari penderita dibawah umur 2# tahun, paling sering umur &'"& tahun.Metastasis ter.adi cepat secara hematogen ke paru'paru atau tulang' tulang lainnya di mana gambaran metastasisnya mirip dengan tumor primernya.Tumor ini sensiti6 terhadap terapi penyinaran, tetapi tidak kurabel. 1i6at radio sensiti6 ini penting untuk diagnostik.Eambaran radiologik < tampak lesi destrukti6 yang bersi6at in6iltrati6 yang berawal di medulaB pada 6oto terlihat sebagai daerah daerah radiolusen. Tumor cepat merusak korteks dan tampak reaksi periosteal. 9adang'kadang reaksi periostealnya tampak sebagai garis'garis yang berlapis'lapis menyerupai kulit bawang dan dikenal sebagai onion peel appearance. Eambaran ini pernah dianggap patognomonis untuk tumor ini, tetapi ternyata bisa di.umpai pada lesi tulang lain.Tumor membesar dengan cepat, biasanya dalam beberapa minggu tampak destruksi tulang yang luas dan pembengkakan .aringan lunak yang besar karena in6iltrasi tumor ke .aringan sekitar tulang.9adang' kadang tumor ini pada meta6isis tulang pan.ang sehingga sukar dibedakan dengan osteosarkoma. 5uga tumor ini kadang'kadang

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

22

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

memberikan gambaran radiologik yang sukar dibedakan dengan osteomielitis.-

Eambar. 1arkoma EwingKKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

23

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

!IMPLE B)NE C0!T 9ista tulang ini bukan neoplasma tetapi gambaran radiologiknya mirip dengan tumor .inak tulang.1elalu soliter dan biasanya ditemukan pada meta6isis proksimal humerus, 6emur, atau tibia. Etiologinya tidak diketahui.Eambaran radiologik< tampak bayangan radiolusen pada tulang dengan batas tegas dan tepi sklerotik. 9orteks menipis dan kadang' kadang mengembung keluar. =esi dapat unilokuler atau

multilokuler.-

Eambar. Simple Bone Cyst-

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

24

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

ANEUR0!MAL B)NE C0!T 9elainan ini bukan neoplasma.Etiologinya tidak diketahi, diduga kelainan !askular yang disebabkan oleh gangguan sirkulasi darah. 9ira'kira +# , lesi ini di.umpai pada usia &'2# tahun. 9elainan ini dapat ditemukan pada tiap bagian dari skelet. 8ada tulang pan.ang biasanya di daerah meta6isis.Eambaran radiologik < tampak daerah radiolusen pada tulang yang memberi kesan adanya destruksi tulang. =esi bersi6at ekspansi6, korteks men.adi sangat tipis dan mengembung keluar.Eambaran sangat mirip dengan giant cell tumor. Batas lesi tegas dan seringkali disertai tepi sklerotikB si6at'si6at ini penting untuk membedakannya dari giant cell tumor yang mempunyai batas tidak tegas.-

Eambar. neurysmal Bone CystKKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

25

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

1.

"#m2likasi Berbagai komplikasi yang mungkin timbul adalah <(,+ a. Eangguan produksi antibodi. b. In6eksi akibat kerusakan sumsum tulang. c. ;raktur patologik. d. Eangguan hematologik.

BAB III "E!IMPULAN DAN !ARAN

A. "esim2ulan Tumor adalah pertumbuhan sel baru, abnormal, progresi6 dimana sel' selnya tidak pernah men.adi dewasa. Tumor tulang primer merupakan tumor tulang dimana sel tumornya berasal dari sel'sel yang membentuk .aringan tulang, sedangkan tumor tulang sekunder adalah anak sebar tumor ganas organ non tulang yang bermetastasis ke tulang. Tumor tulang adalah pertumbuhan sel baru, abnormal, progresi6, dimana sel'sel tersebut tidak pernah men.adi dewasa. /engan istilah lain yang sering digunakan @Tumor TulangA, yaitu pertumbuhan abnormal pada tulang yang bisa .inak atau ganas.
KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

26

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

B. !aran 3gar terhindar dari penyakit tumor tulang sebaiknya klien harus menghindari hal'hal yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit tumor tulang.8encegahan serangan tumor tulag dapat dilakukan dengan < ". ;ilter air yang diminum 8enelitian telah menun.ukkan bahwa air yang anda minum langsung dari wasta6el dapat menyebabkan tumor tulang.

2.

Merendam daging yang akan dipanggang Merendam daging sekitar satu .am ditu.ukan untuk mencegah daging yangdipanggang menyebabkan tumor tulang.

*.

Mengkonsumsi kopi 9opi telah dikenal untuk mencegah berbagai .enis kanker termasuk tumor tulang. Mengkonsumsi ('&cangkir kopi sehari dapat membantu mencegah tumor tulang.

(.

Mengkonsumsi banyak air minum 3ir dapat mengurangi risiko kanker dengan minum - gelas air setiap hari.

&.

Mengkonsumsi suplemen kalsium 9alsium membantu memperkuat tulang serta sistem kekebalan tubuh anda.

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

27

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

DA(TAR PU!TA"A

".

1.am.uhidayat : Dim de 5ong. 2##&. Buku 5akarta < EE2

!ar "lmu Beda#. Edisi 2.

2.

0as.ad, 2hoiruddin. 2##*. $engantar "lmu Beda# Ortopedi. Makasar < Bintang =amimpatue

*. (.

2orwin, EliCabeth 5. 2###. Buku Saku $atofisiologi. 5akarta < EE2 Eole, /anielle : 5ane 2horette. "%%%. %encana Onkologi. 5akarta < EE2 su#an &epera'atan

&. 4.

tto, 1hirley E. 2##*. Buku Saku &epera'atan Onkologi. 5akarta < EE2 8rice, 1yl!ia : =oiraine M. Dilson. "%%-. $atofisiologi &onsep &linis $roses $enyakit. Edisi (. 5akarta < EE2

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

28

TUMOR TULANG
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR UNIVERSITAS MALAHAYATI

+.

1meltCer : Brenda E. bare. 2##2. Buku Beda#.Fol III. Edisi -. 5akarta < EE2

!ar &epera'atan Medikal

-.

0asad, 1.ahriar. 2##&. %adiologi (iagnostik. 5akarta < Badan 8enerbit ;9 UI.

KKS ILMU RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIHMEDAN SUMATERA UTARA

29