Anda di halaman 1dari 36

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Keperawatan sebagai bagian integral pelayanan kesehatan merupakan suatu bentuk pelayanan professional yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan, berbentuk pelayanan biopsikososio dan spiritual yang komprehensif ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat baik sakit maupun sehat yang mencakup seluruh proses kehidupan manusia. ada hakekatnya keperawatan merupakan suatu ilmu, kiat dan profesi yang berorientasi pada pelayanan. !ebagai ilmu dan seni dalam aplikasinya lebih kearah ilmu terapan dengan menggunakan pengetahuan, konsep dan prinsip serta mempertimbangkan seni didalam melaksanakan asuhan keperawatan. ada perkembangannya ilmu keperawatan selalu mengikuti perkembangan ilmu lain, mengingat ilmu keperawatan merupakan ilmu terapan yang selalu berubah mengikuti perkembangan "aman. !ebagai ilmu yang mulai berkembang, ilmu keperawatan banyak mendapat tekanan, diantaranya adalah adanya tuntutan kebutuhan masyarakat dan industri kesehatan yang senantiasa berkembang dimana keperawatan harus mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional. #ntuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut, keperawatan harus selalu mengembangkan ilmunya berdasarkan pemahaman konsep model dan teori keperawatan yang sudah ada agar tidak terjadi penyimpangan didalam mengaplikasikan ilmu keperawatan, sehubungan dengan hal tersebut maka pada kesempatan ini kami mencoba untuk membahas salah satu teori konsep model yang sudah ada yaitu model keperawatan yang dikembangkan oleh Betty $euman. Model sistem Betty $euman memberikan perspektif keperawatan yang felsibel, holistik dan komprehensif. Model tersebut berfokus pada respon sistem klien terhadap stressor aktual maupun potensial. Model tersebut digunakan dalam

intervensi keperawatan yaitu pencegahan primer, sekunder, dan tersier dalam upaya mencapai dan memelihara sistem kesehatan klien yang optimal. B. %ujuan &. %ujuan #mum %ujuan umum pembuatan makalah ini adalah dalam penerapan pelayanan asuhan keperawatan. '. %ujuan khusus %ujuan khusus pembuatan makalah ini : a.Memahami model konseptual keperawatan menurut Betty $euman b. Menganalisa empat konsep sentral dalam paradigma keperawatan menurut konsep model Betty $euman c.Menganalisis kelebihan dan kelemahan teory Betty $euman mampu menganalisa model keperawatan yang dikembangkan oleh Betty $euman

BAB II TINJUAN TEORITIS MODEL KONSEPTUAL BETTY NEUMAN Pemicu: Conceptual Model and Grand Theories Keperawatan diakui sebagai suatu disiplin, karena memiliki body of knowledge yang dikembangkan melalui proses ilmiah bersifat universal dan diakui kebenarannya secara ilmiah. !uatu disiplin berkembang karena ilmu yang diaplikasikan dalam praktik. Berbagai jenis karya pakar keperawatan diklasifikasikan dalam tingkatan filosofis, conceptual mo el! an "#an t$eo#ie!, theories dan middle range nursing theories.

A% Lata# Bela&an" '#an T$eo#ie! menu#ut Bett( Neuman Betty $euman lahir pada tahun &(') dan dibesarkan di lingkungan petani di *hio. Latar belakang kehidupan di pedesaan membantu dirinya mengembangkan rasa kasih sayang terhadap orang+orang yang membutuhkan , seperti yang dilakukan sepanjang kariernya. ,a telah menyelesaikan pendidikan dari sekolah keperawatan general hospital tahun &()- di Akron, *hio. !ebagai seorang perawat muda ia pergi ke .alifonia dan bekerja dengan banyak peran termasuk sebagai perawat di rumah sakit, di sekolah perawat, perawat di industri dan sebagai klinikal instruktur pada universitas Medical .entre .alifonia selatan /#!.M.0. 1elar sarjana muda di dapat pada tahun &(2- di public health dan psykologi dengan peringkat Los Angelea sangat baik.1elar master diperoleh pada tahun &(33 pada kesehatan mental, konsultasi kesehatan masyarakat dari #niversitas .alifornia /#.LA0. 4ia mendapatkan gelar doktornya dalam klinikal psykologi dari acivic western #niversity pada tahun &(52 /$euman 67awcett, '88' dalam Mc9wen 6 :illis, '88-0 $euman telah menjadi pionir keperawatan yang berkaitan dengan kesehatan mental. Beliau dan 4onna A;uilina, dua orang nurse

mengembangkan peran perawat sebagai konselor dalam community crisis center di Los Angeles. ,a telah membangun , mengajar dan memberbaiki program kesehatan mental komunitas untuk perawat setingkat post master pada #.LA. Beliau telah mengembangkan praktek dan mengajarkan secara ekplisite untuk konsultan kesehatan mental pada akhir tahun &(38 an. ertama kali $euman mempublikasikan modelnya selama awal tahun &(-8 an. Beliau selanjutnya mendefinisikan dan menyaring berbagai aspek dari model dalam menyiapkan edisi pertamanya yaitu the $euman !ystem model < Application $ursing 9ducation and ractice pada tahun &(5'. !elanjutnya dikembangkan dan direvisi model yang digambarkan dalam sub bagian edisinya. / $euman &(5(, &((2, '88'0 B. Konsep 1rand %heories dan Konseptual Model & engertian Menurut 7awcett, '882 dalam Mc9wen 6 :illis, '88-, konseptual model adalah kumpulan filosofi yang berdasarkan realita dalam keperawatan dan lebih abstrak. !edangkan grand %heories sebaliknya merupakan kumpulan dari konseptual model dan lingkupnya lebih kompleks dan luas daripada teori= lebih menjelaskan issue+issue keperawatan yang lebih luas. 1rand %heories berisi konsep+konsep yang abstrak dan kurang sekali definisi operasional. '. Model Konseptual $euman $euman model system didasarkan pada system teori umum dan refleksi kehidupan alami mahluk hidup /manusia0 sebagai system terbuka dalam berinteraksi degan yang lainnya serta dengan lingkungan sekitarnya. Modelnya mengambil dari teori 1estalt, yang menggambarkan keseimbangan sebagai suatu proses dimana organisme /mahluk hidup0 memelihara keseimbangan dan konsekuensinya adalah sehat, dengan berbagai kondisi.

$euman menggambarkan bahwa penyesuaian sebagai proses dimana kepuasan dalam mahluk hidup adalah suatu kebutuhan. Banyaknya kebutuhan dan adanya gangguan keseimbangan atau stabilitas. Kemudian proses penyesuaian adalah suatu yang dinamis dan terus menerus. !eluruh kehidupan ditandai oleh adanya saling mempengaruhi antara kesimbangan dan ketidakseimbangan dalam mahluk hidup. Ketika proses stabilisasi gagal pada beberapa tingkatan , atau ketika mahluk hidup berada dalam kondisi yang tidak harmonis dalam waktu lama konsekuensinya yaitu ketidakmampuan memuaskan kebutuhan, timbulnya suatu penyakit. Ketika sakit sebagai proses kompensasi gagal , mahluk hidup dapat meninggal. $euman telah menggunakan definisi !elye>s tentang stress sebagai suatu respon non spesifik tubuh terhadap kebutuhan pada saat itu. !tress meningkatkan kebutuhan untuk menyesuaikan kembali. Kebutuhan ini tidak spesifik, itu membutuhkan adaptasi terhadap suatu masalah. $euman mengadaptasi konsep tahapan pencegahan dari konsep model Kaplan /&(3)0 kemudian menghubungkan tahapan pencegahan ini dalam rimary prevention digunakan oleh mahluk hidup sebelum itu keperawatan.

terjadi sebagai stressor yang berhahaya. encegahan primer meliputi pengurangan pertemuan dari stressor atau memperkuat garis pertahanan normal klien untuk mengurangi reaksi terhadap stressor. encegahan sekunder dan tertier digunakan ketika klien mendapatkan stressor yang berbahya. encegahan sekunder berupaya untuk mengurangi efek atau kemungkinan efek dari stressor melalui early diagnosis dan pengobatan efektif terhadap gejala suatu penyakit. $euman mendeskripsikan hal ini sebagai kekuatan garis pertahanan internal. encegahan tertier berusaha untuk mengurangi efek residual stressor dan mengembalikan pasien ke kondisi sehat setelah pengobatan. !ystem model $euman merefleksikan perawat tertarik terhadap manusia sehat dan sakit sebagai system yang holistic dan lingkungan mempengaruhi kesehatan. Klien dan perawat berpendapat stressor dan sumber+sumber adalah penting, dan klien bertindak sebagi parter perawat untuk menentukan tujuan dan

mengidentifikasi tindakan pencegahan yang relevan. ,ndividu, keluarga, kelompok lain, masyarakat dan isu social semuanya merpakan system klien, dimana digambarkan sebagai gabungan interaksi fisiologi, psikologi, social cultural, perkekembangan dan variable+variabel spiritual. Konsep utama yang teridentifikasi dalam model ini seperti yang dilukiskan pada skema $euman !ystem Model /gambar &+&0 adalah pedekatan holistic, system terbuka /meliputi fungsi, input dan out put, feed back, negentropy, egentropy dan stbilias0, lingkungan, lingkungan yang dibuat, sehat, sakit, system klien /meliputi lima variable klien , struktur dasar, garis pertahanan , garis pertahanan normal, garis pertahanan fleksibel,0, stressor, tingkat reaksi, pencegahan dan intervensi dan reconstitution. Adapun maksud dari konsep+ konsep utama tersebut adalah < Pendekatan Holistik, Klien sebagai suatu system dapat didefinisikan

sebagai orang , keluarga, kelompok, masyarakat atau sosial issu. Klien telah digambarkan sebagai sesuatu yang utuh bagian dari interaksi dinamis. Model ini mempertimbangkan semua variable yang secara simultan mempengaruhi klien < fisiologi, psikologi, sosiokultural, perkembangan dan spiritual. Open System, elemen+elemen system tersebut secara kontinu bertukar informasi dan energi dalam suatu oragisasi yang kompleks. !tress dan reaksi terhadap stress adalah komponen dasar pada suatu system terbuka. Fungsi atau Proses, klien sebagai system bertukar energi , informasi, berbagai hal dengan lingkungannya dan menggunakan sumber energi yang didapat untuk bergerak kearah stabilitas yang utuh. Input dan Out Put, klien sebagai suatu system , input dan output adalah "at+"at, energi, informasi yang saling bertukar antara klien dan lingkungan . Feed Back, sistem out put dalam bentuk "at, energi, dan informasi memberikan sebagai feed back untuk input selanjutnya untuk memperbaiki tindakan untuk merubah, meningkatkan, atau menstabilkan system.

Negentropy, yaitu suatu proses pemanfaatan energi konservasi yang membantu kemajuan system kearah stabilitas atau baik ntropy, suatu proses kehabisan energi atau disorganisasi yang mengerakan sistem ke arah sakit atau kemungkinan kematian Stability, adalah suatu keinginan keadaan seimbang antara penanggulangan system dan stressor untuk memelihara tingkat kesehatan yang optimal dan integritas. n!iromen, kekuatan internal dan ekternal disekitarnya dan mempengaruhi klien setiap saat sebagai bagian dari lingkungan. "reated n!iroment, maksudnya adalah suatu pengembangan yang tidak disadari oleh klien untuk mengekpresikan system secara simbolik dari keseluruhan system. %ujuannya adalah menyediakan suatu arena aman untuk system fungsi klien. 4an untuk membatasi klien dari stressor "lient System, lima variable / fisiologi, psikologi, sosiokultural, perkembangan, dan spiritual0 klien dalam berinteraksi dengan lingkungan bagian dari klien sebagai system. Basic "lien Structure, Klien sebagai system terdiri dari pusat inti yang dikelilingi oleh lingkaran terpusat. usat diagram dari lingkaran menghadirkan factor kehidupan dasar atau sumber energi klien. ,nti struktur ini terdiri dari factor kehidupan dasar yang umum untuk seluruh anggota spesies. !eperti sebagai factor bawaan atau genetic. #ines Of $esistance, !erangkaian yang merusak lingkaran disekitar struktur inti dasar disebut 1aris pertahanan, lingkaran ini menyediakan sumber sumber yang membantu klien mempertahankan melawan suatu stressor. !ebagai contoh adalah respon system imun tubuh Ketika garis pertahanan efektif , klien system dapat menyusun kembali. ?ika tidak efektif maka kematian dapat terjadi. ?umlah pertahanan terhadap stressor ditentukan oleh interrelationship kelima variable pada system klien.

Normal line defence, 1aris pertahanan normal adalah suatu model diluar lingkaran padat. @al itu menghadirkan suatu keadaan stabil untuk individu atau system. ,tu dipelihara dari waktu ke waktu dan melayani sebagai suatu standar untuk mengkaji penyimpangan dari kebiasaan baik klien. ,tu semua meliputi variable system dan perilaku seperti kebiasaan pola koping seseorang , gaya hidup, dan tahap perkembangan. elebaran dari garis normal merefleksikan suatu penigkatan keadaan sehat.pengecilan, suatu penyusutan keadaan kesehatan. %aris Pertahanan Fleksibel, garis lingkaran patah+patah terluar dinamakan garis pertahanan fleksibel. @ai ini dinamis dan dapat berubah dengan cepat dalam waktu yang singkat. @al ini dipersepsikan sebagai penahan yang melindungi terhadap stresor dari pecahnyaA berubahnya kondisi kesehatan yang stabil yang dipresentasikan sebagai garis pertahanan normal. @ubungan antara variabel /fisiologi, psikologi, sosiokultural, perkembangan, dan spiritual0 dapat mempengaruhi tingkat kemampuan individu untuk mengguanakan pertahanan garis fleksibel untuk melawan kemungkinan dari reaksi stressor seperti gangguan tidur.$euman menggambarkan pertahanan garis fleksibel sebagai mekanisme pertahanan sistem pertama. Ketika pertahana garis fleksibel meluas, hal ini akan memberikan pertahanan yang lebih besar dalam waktu yang singkat terhadap invasi stresor. 4emikian sebaliknya, akan memberikan lebih sedikit pertahanan. &ese'ahteraan ()ellness*, Keadaan sejahtera merupakan kondisi ketika tiap bagian dari sistem klien berinteraksi secara harmoni dengan seluruh sistem. Kebutuhan sistem terpenuhi. Sakit (Illness*, !akit terjadi ketika kebutuhan tidak terpenuhi yang mengakibatkan keadaan tidak seimbang dan penurunan energi. Stressor, !resor adalah kekuatan yang secara potensial dapat mengakibatkan gangguan pada system yang stabil. !tresor dapat berupa< Kekuatan intrapersonal yang ada pada tiap individu, seperti respon kondisional seseorang. Kekutan intrapersonal yang terjadi antara satu atau lebih individu, seperti harapan peran.

Kekuatan ekstrapersonal yang terjadi diluar individu, seperti keadaan financial. +ingkat reaksi, %ingkat reaksi merupakan jumlah energi yang diperlukan

oleh klien untuk menyesuaikan terhadap stressor. Pencegahan sebagai inter!ensi, ,ntervensi adalah tindakan yang bertujuan untuk membantu klien menahan, mencapai, atau mempertahankan stabilitas system. ,ntervensi dapat terjadi sebelum dan sesudah garis perlindungan dan perlawanan yang dilakukan pasa fase reaksi dan rekonstitusi. ,ntervensi dimulai ketika stresor dicurigai atau diidentifikasi. ,ntervensi didasarkan pada kemungkinan atau faktual dari tingkat reaksi, sumber daya, tujuan, dan hasil antisipasi. $euman mengidentifikasi tiga sekunder, /B0 tersier. Pencegahan primer, encegahan primer dilakukan ketika stresor dicurigai atau diidentifikasi. Ceaksi belum terjadi tetapi tingkat resiko diketahui. $euman menyatakan sebagai berikut< elaku atau pengintervensi akan berusaha untuk mengurangi kemungkinan pertemuan individu dengan stresor, atau dengan kata lain usaha untuk memperkuat seseorang bertemu dengan stresor, atau menguatkan garis pertahanan fleksibel untuk menurunkan kemungkinan reaksi. Pencegahan sekunder, encegahan sekunder meliputi intervensi atau tretmen awal sesudah gejala dari stress telah terjadi. !umber daya internal dan eksternal digunakan agar sistem stabil dengan menguatkan garis internal resistensi, mengurangi reaksi, dan meningkatkan faktor resistensi. Pencegahan tersier, encegahan tersier terjadi sesudah tretmen aktif atau pencegahan sekunder. encegahan ini difokuskan pada penyesuaian kearah kestabila sistem yang optimal. %ujuan utamanya yaitu meningkatkan resistensi terhadap stresor untuk membantu mencegah terjadinya kembali reaksi atau regresi. roses ini mendorong untuk kembali pada tipe siklus ke pencegahan primer. !ebagai contoh akan dihidarinya suatu stressor yang telah diketahui akan membahayakan klien. level intervensi< /&0 primer, /'0

$ekosnstitusi, Cekosnstitusi terjadi mengikuti tretmen reaksi stressor. @al ini menggambarkan kembalinya sistem stabil dimana tingkat kesejahteraannya lebih tinggi atau lebih rendah dari sebelumnya untuk melawan stresor. @al ini mencakup faktor interpersonal, intrapersonal, ekstrapersonal, dan lingkungan yang berhubungan dengan variabel sistem klien /fisiologi, psikologi, sosiokultural, perkembangan, dan spiritual0. )% Empat Komponen Sent#al Dalam Pa#a i"ma Kepe#a*atan Menu#ut Teo#i Bett( Neuman &. Manusia Manusia sebagai klien atau sistem klien, Model sistem $euman menyatakan konsep klien sebagai sistem yang dapat berupa individu, keluarga, kelompok, komunitas, atau kelompok sosial tertetu. !istem klien adalah gabungan hubungan yang dinamik antara faktor fisiologi, psikologi, sosiokultural, perkembangan, dan spiritual. !istem klien digambarkan sebagai perubahan atau pergerakan konstan yang hidup sebagai system terbuka dalam hubungan timbal balik dengan lingkungan. '. Kesehatan $euman mempertimbangkan kerjanya sebagai model sejahtera. 4ia memandang kesehatan sebagai kondisi yang terus menerus dari sehat menuju sakit yang secara alamiah dinamis dan secara konstan seseorang berubah untuk mencapai kondisi sehat yang optimal atau stabil yang diindikasikan seluruh kebutuhan sistem terpenuhi. Menurunnya kondisi sehat merupakan akibat dari tidak terpenuhi kebutuhan sistem. Klien berada dalam kondisi dinamis baik sehat atau sakit dalam beberapa tahap yang diberikan pada waktu itu. B. Keperawatan $euman menyatakan bahwa keperawatan adalah memperhatikan semua aspek manusia. 4ia juga menggambarkan bahwa keperawatan adalah profesi yang unik yang memperhatikan semua variabel yang mempengaruhi respon individu terhadap stres. ersepsi perawat mempengaruhi terhadap pelayanan

yang diberikan sehingga $euman menyatakan bahwa persepsi antara pemberi pelayanan dan pasien harus dikaji. 4ia mengembangkan instrumen pengkajian dan intervensi untuk membantu melakukan tugas tersebut. ). Lingkungan Lingkungan dan manusia diidentifikasi sebagai dasar fenomena dari model sistem $euman, bahwa hubungan manusia dengan lingkungan adalah hubungan yang timbal balik. Lingkungan didefinisikan sebagai semua faktor internal dan eksternal yang berada disekeliling manusia dan berinteraksi dengan manusia dan klien. !tresor /intrapersonal, interpersonal, dan ekstrapersonal0 adalah signifikan terhadap konsep lingkungan dan digambarkan sebagai kekuatan lingkungan yang berinteraksi dengan dan secara potensial dapat mengubah stabilitas sistem. $euman mengidentifikasi tiga lingkungan yang relevan sebagai berikut< /&0 internal, /'0 eksternal, /B0 lingkungan yang diciptakan. Lingkungan internal adalah intrapersonal dengan semua interaksinya yang terjadi pada klien. Lingkungan eksternal adalah interpersonal atau ekstrapersonal dengan semua interaksinya yang terjadi di luar klien. Lingkungan yang diciptakan adalah perkembangan tidak sadar dan digunakan klien untuk membantu mekanisme pertahanan. @al ini merupakan komponen utama pada intrapersonal. Lingkungan yang diciptakan adalah kondisi dinamis yang diatur atau memobilisasi variabel+variabel sistem untuk menciptakan efek yang ditentukan sehingga dapat membantu klien mengatasi stresor lingkungan yang mengancam dengan melakukan perubahan pada diri sendiri atau situasi. .ontohnya respon menolak /variabel fisiologi0, dan semangat untuk survife pada siklus kehidupan /variabel perkembangan0. Lingkungan yang diciptakan secara terus menerus mempengaruhi dan dipengaruhi oleh perubahan oleh kedaan sehat yang dipersepsikan klien. D% Da!a# A!um!i Si!tem Mo el Neuman +Tome(, -../ 0

&. Klien sebagai individu atau kelompuk merupakan atau karakteristi normal

system yang unik,

setiap sistem adalah gabungan dari faktor+faktor yang umum diketahui, '. Keberadaan stressor baik yang diketahui maupun tidak , masing+masing memiliki potensi untuk merusak tingkat stabilitas klien atau garis pertahanan normal klien. ada dasarnya hubungan antara klien dengan variabel+variabel < fsiologis, psikologis, sosiokulturan, perkembangan dan siritual kadang+kadang mempengari tingkat kemampuan klien untuk melindungi dalam berespon terhadap stress. B. !etiap individu atau klien system telah ditingkatkan respon rentang normalnya terhadap lingkungan yang telah ditunjuk sebagai garis normal petahanan atau stabilitas kondisi sehatnya. ). erlindungan diri muncul sasat menghadapi stressor. komposisi dinamis yang dipengaruhi 2. Klien sebagai bagian dari status kesehatan atau kesakitan sebagai fisio,psiko,sosiokultural,perkembangan dan spiritual. 3. !ecara implicit factor pengetahuan sebagai dasar mekanisme perlindungan -. 5 (. reventif primer berhubungan dengan system pengkajian, intervensi, identifikasi dalam berespon terhadap stressor. reventif sekunder meliputi gejala terhadap stressor dan pengobatan. reventif tersier berhubungan dengan pengalaman sebelumnya. dengan lingkungan. E% Dariabel dan kesehatan &. Analisa data '. Menegakan diagnosa keperawatan B. roritas %ujuan. 1% Dia"no!a &epe#a*atan

&8. klien sebagai system dalam keadaan dinamis, terjadi pertukaran energi

&. Menetapkan data dasar yang meliputi pertimbangan secara simultan interaksi a. dinamis dari variabel+variabel fisiologis, psikologis , siokultural, perkembangan dan spiritual. ,dentifikasi persepsi klien< &. Mengkaji kondisi dan kekuatan faktor+faktor struktur dasar dan sumber daya klien. '. Kaji karakteristik garis fleksibel dan garis normal pertahanan, tingkat B. Kaji faktor internal dan eksternal misalnya < 0a mengancam 0b ,dentifikasi dan intoleransi0 .b .c &0 ,dentifikasi, klarifikasi, evaluasi stressor aktual dan potensial faktor yang berhubungan dengan variabel c Kaji pengaruh lingkungan < ersepsi klien terhadap stressor '0 ,dentifikasi thdp masalah perubahan hidup B0 ,dentifikasi dalam mengatasi masalah )0 ,dentifikasi klien dalam mengatasi masalah 20 9valuasi masalah masa lalu, selama ini, dan yang akan datang 30 ,dentifikasi dan evaluasi gangguan aktual dan potensial yang mengancam '. ,dentifikasi persepsi terhadap petugas kesehatan. B. Bandingkan persepsi terhadap petugas kesehatan a. persamaan dan perbedaan persepsi b Kesadaran akan fasilitas kesehatan c. Mengatasi perbedaan '% Tu2uan &epe#a*atan &. $egosiasi perubahan klien dan kelompok stressor yang mengancam stabilisasi sistem klien /kehilangan, kelebihan, perubahan ,dentifikasi dan evaluasi stressor yang

'. $egosiasi preventif sebagai intervensi Cespon klien dan kelompok. H% Outcome &epe#a*atan & ,mplementasi intervensi a. b. c. rinsip yang utama /,nvasi stressor, dukung koping positif, dll0 reventif sekunder < / erlindungan dasar, 4ukung faktor positif dalam meningkatkan status jari0 reventif %ersier < /Mencapai status kesehatan yang tinggi, dukung untuk mencapai tujuan, Koordinasi dan intregasikan sumber layanan kesehatan0 9valuasi hasil < Konfirmasikan hasil yang dicapai, reformasi tujuan

BAB III KONSEP INTI MODEL BETTY NE3MAN

A% KONSEP DASAR

Konsep utama yang terdapat pada model $euman, meliputi< stresor, garis pertahanan dan perlawanan, tingkatan pencegahan, lima variabel sistem klien, struktur dasar, intervensi dan rekonstitusi /7it"patrick 6 :hall, &(5(0. Berikut ini akan diuraikan tentang masing+masing veriabel < &. St#e!!o# !tressor adalah kekuatan lingkungan yang menghasilkan ketegangan dan berpotensial untuk menyebabkan sistem tidak stabil. $euman mengklasifikasi stressor sebagai berikut a. !tressor intrapersonal < terjadi dalam diri individuAkeluarga dan berhubungan dengan lingkungan internal. Misalnya < respons autoimmun b. !tressor interpersonal < yang terjadi pada satu individuAkeluarga atau lebih yang memiliki pengaruh pada sistem. Misalnya < ekspektasi peran c. !tressor ekstrapersonal < juga terjadi diluar lingkup sistem atau individuAkeluarga tetapi lebih jauh jaraknya dari sistem dari pada stressor interpersonal. Misalnya < sosial politik.

'% 'a#i! pe#ta$anan an pe#la*anan 1aris pertahanan menurut $euman>s terdiri dari garis pertahanan normal dan garis pertahanan fleksibel. 1aris pertahanan normal merupakan lingkaran utuh yang mencerminkan suatu keadaan stabil untuk individu, sistem atau kondisi yang menyertai pengaturan karena adanya stressor

yang disebut wellness normal dan digunakan sebagai dasar untuk menentukan adanya deviasi dari keadaan wellness untuk sistem klien.

!elain itu ada berbagai stressor yang dapat menginvasi garis pertahanan normal jika garis pertahanan fleksibelnya tidak dapat melindungi secara adekuat. ?ika itu terjadi. maka sistem klien akan bereaksi dengan menampakan adanya gejala ketidakstabilan atau sakit dan akan mengurangi kemampuan sistem untuk mengatasi stressor tambahan. 1aris pertahanan normal ini terbentuk dari beberapa variabel dan perilaku seperti pola koping individu, gaya hidup dan tahap perkembangan. 1aris pertahanan normal ini merupakan bagian dari garis pertahanan fleksibel.

1aris pertahanan fleksibel berperan memberikan respon awal atau perlindungan pada sistem dari stressor. 1aris ini bisa menjauh atau mendekat pada garis pertahanan normal. Bila jarak antara garis pertahanan meningkat maka tingkat proteksipun meningkat. *leh sebab itu untuk mempertahankan keadaan stabil dari sistem klien, maka perlu melindungi garis pertahanan normal dan bertindak sebagai buffer. Kondisi ini bersifat dinamis dan dapat berubah dalam waktu relatif singkat. 4isamping itu hubungan dari berbagai variabel /fisiologi, psikologis, sosiokultur, perkembangan dan spiritual0 dapat mempengaruhi tingkat penggunaan garis pertahanan diri fleksibel terhadap berbagai reaksi terhadap stressor.

!edangkan garis perlawanan menurut $euman>s merupakan serangkaian lingkaran putus+putus yang mengelilingi struktur dasar. Artinya garis resisten ini melindungi struktur dasar dan akan teraktivasi jika ada invasi dari stressor lingkungan melalui garis normal pertahanan /normal line of defense0. Misalnya mekanisme sistem immun tubuh. ?ika lines of resistance efektif dalam merespon stressor tersebut, maka sistem depan berkonstitusi, jika tidak efektif maka energi berkurang dan bisa timbul kematian.

4% Tin"&atan pence"a$an %ingkatan pencegahan ini membantu memelihara keseimbangan yang terdiri dari pencegahan primer, sekunder dan tersier. a. encegahan primer < terjadi sebelum sistem bereaksi terhadap stressor, meliputi < promosi kesehatan dan mempertahankan kesehatan. encegahan primer mengutamakan pada penguatan fleEible lines of defense dengan cara mencegah stress dan mengurangi faktor+faktor resiko. ,ntervensi dilakukan jika resiko atau masalah sudah diidentifikasi tapi sebelum reaksi terjadi. !trateginya mencakup < immunisasi, pendidikan kesehatan, olah raga dan perubahan gaya hidup.

b. encegahan sekunder. Meliputi berbagai tindakan yang dimulai setelah

ada gejala dari stressor. encegahan sekunder mengutamakan pada penguatan internal lines of resistance, mengurangi reaksi dan meningkatkan faktor+faktor resisten sehingga melindungi struktur dasar melalui tindakan+tindakan yang tepat sesuai gejala. %ujuannya adalah untuk memperoleh kestabilan sistem secara optimal dan memelihara energi. ?ika pencegahan sekunder tidak berhasil dan rekonstitusi tidak terjadi maka struktur dasar tidak dapat mendukung sistem dan intervensi+ intervensinya sehingga bisa menyebabkan kematian.

c. encegahan %ersier 4ilakukan setelah sistem ditangani dengan strategi+strategi pencegahan sekunder. encegahan tersier difokuskan pada perbaikan kembali ke arah stabilitas sistem klien secara optimal. %ujuan utamanya adalah untuk memperkuat resistansi terhadap stressor untuk mencegah reaksi timbul kembali atau regresi, sehingga dapat mempertahankan energi. encegahan tersier cenderung untuk kembali pada pencegahan primer.

5% Si!tem &lien Model !istem $euman merupakan suatu pendekatan sistem yang terbuka dan dinamis terhadap klien yang dikembangkan untuk memberikan suatu kesatuan fokus definisi masalah keperawatan dan pemahaman terbaik dari

interaksi klien dengan lingkungannya. 9lemen+elemen yang ada dalam sistem terbuka mengalami pertukaran energi informasi dalam organisasi kompleksnya. !tress dan reaksi terhadap stres merupakan komponen dasar dari sistem terbuka.

Klien sebagai sistem bisa individu, keluarga, kelompok, komunitas atau sosial issue /%omey 6 Alligood, &((50. Klien sebagai suatu sistem memberikan arti bahwa adanya keterkaitan antar aspek yang terdapat dalam sistem tersebut. Kesehatan klien akan dipengaruhi oleh keluarganya, kelompoknya, komunitasnya, bahkan lingkungan sosialnya.

$euman meyakini bahwa klien adalah sebagai suatu sistem, memiliki lima variabel yang membentuk sistem klien yaitu fisik, psikologis, sosiokultur, perkembangan dan spiritual. !elanjutnya juga dijelaskan oleh $euman bahwa klien merupakan cerminan secara wholistik dan multidimensional /7awcett, '8820. 4imana secara wholistik klien dipandang sebagai keseluruhan yang bagian+bagiannya berada dalam suatu interaksi dinamis. ernyataan tersebut membuktikan bahwa setiap orang itu akan memiliki keunikan masing+masing dalam mempersepsikan dan menanggapi suatu peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari+ hari. erubahan istilah dari @olistik menjadi :holistik untuk meningkatkan pemahaman terhadap orang secara keseluruhan.

4isamping itu klien atau sistem dapat menangani stressor dengan baik, sehingga sakit atau kematian.tan atau stabilitasasi system. peruba"han dapat mempertahankan kesehatan secara adekuat. Keseimbangan fungsional atau harmonis menjaga keutuhan integritas sistem. Apabila bagian+bagian dari klien berinteraksi secara harmonis, maka akan terwujud jika kebutuhan+kebutuhan sistem telah terpenuhi. $amun apabila terjadi ketidakharmonisan diantara bagian+bagian dari system, hal ini disebabkan karena adanya kebutuhan yang tidak terpenuhi.

6% St#u&tu# a!a# !truktur dasar berisi seluruh variable untuk mempertahankan hidup dasar yang biasa terdapat pada manusia sesuai karakteristik individu yang unik. Dariabel+variabel tersebut yaitu variabel sistem, genetik, dan kekuatanAkelemahan bagian+bagian sistem.

/% Inte#7en!i Merupakan tindakan+tindakan yang membantu untuk memperoleh, meningkatkan dan memelihara sistem keseimbangan, terdiri dari pencegahan primer, sekunder dan tertier.

8% Re&on!titu!i $euman /&((20 mendefinisikan rekonstitusi sebagai peningkatan energi yang terjadi berkaitan dengan tingkat reaksi terhadap stressor. Cekonstitusi dapat dimulai menyertai tindakan terhadap invasi stressor..Cekonstitusi adalah suatu adaptasi terhadap stressor dalam lingkungan internal dan eksternal. Cekonstitusi bisa memperluas normal line defense ke tingkat sebelumnya, menstabilkan sistem pada tingkat yang lebih rendah, dan mengembalikannya pada tingkat semula sebelum sakit. Fang termasuk rekonstitusi adalah faktor+faktor interpersonal, intrapersonal, ekstrapersonal dan lingkungan yang berkaitan dengan variabel fisiologis, psikologis, sosiokultural, perkembangan dan spiritual. Model !istem $euman ini sangat sesuai untuk diterapkan pada pengkajian di masyarakat, karena pendekatan yang dipergunakan adalah pada komunitas sebagai sistem klien. B. Asumsi 4asar Betty $ewman &. Manusia merupakan individu unik yang memiliki rentang respon normal. '. Ada beberapa tipe stressor yang dapat mengganggu keseimbangan individu ( normal line of defence* . !ifat dasar stressor dapat memiliki efek yang luas terhadap manusia yang mungkin dapat mengganggu garis keseimbangan fleksibel.

B. Manusia dapat berada pada rentang respon normal tergantung dari garis pertahanan normal. ). 1aris pertahanan fleksibel adalah sebuah system reaksi yang dapat digunakan sebagai perlawanan seseorang terhadap stressor.Ketika garis pertahanan fleksibel tidak dapat melindungi dari perlawanan stressor maka stressor akan mengganggu keseimbangan seseorang. 2. Beberapa individu memiliki garis internal resisten yang dapat mempertahankan keseimbangan dan dapat mengembalikan individu tersebut ke garis normal.

3. !ehat atau sakit adalah komposisi yang dinamis dan saling berhubungan antara individu baik fisiologis,psikologis,sosiokultural dan status perkembangan. -. encegahan primer adalah suatu usaha untuk mengidentifikasi dan menghilangkan factor resiko yang berhubungan dengan stressor. 5. encegahan sekunder berhubungan dengan gejala dan strategi intervensinya (. encegahan tertier berhubungan dengan adaptasi sebagai proses rekonstruksi .. 9$9CA A$ %9*C, A4A CAK%9K K9 9CA:A%A$

Model $euman memberikan engkajian tersebut di

panduan pada tahap pengkajian bagi perawat. pada pengkajian garis pertahanan

fokuskan

normalAmekanisme koping /neal, &(5&0. erawat dapat mengkaji factor resistensi internal individu, menurut $eal, &(5& kualitas keseimbangan individu tergantung dari pertahanan diri terhadap stressor.Model ini juga dapat diaplikasikan pada praktek keperawatan jiwa /Beitler,%kachuck,Aamodt, &(580. @asil diskusi yang didapatkan adalah stressor dapat diatasi pada tahap primer,sekunder dan tertier. 4alam diskusi mereka tahap pencegahan primer dapat dilakukan perawat dengan memberikan promosi tentang penerimaan kehidupan sebagai suatu cara untuk mencegah terjadinya frustasi. ada tahap sekunder perawat dapat berusaha untuk memberikan bantuan kepada pasien untuk mengekspresikan perasaannya. ada tahap tertier perawat mengusahakan dengan memberikan support lingkungan terhadap pasien dengan krisis. Model system dari $euman juga sering digunakan dalam perawatan kesehatan masyarakat di Amerika dan Kanada karena luas dan struktur terbuka cocok untuk individu, keluarga, kelompok dan masyarakat. Model ditunjang oleh banyak teori dan mempunyai tujuan yang bermanfaat /tool0 pada perawatan kesehatan masyarakat untuk mengorganisasikan data dan bimbingan praktek. erawat

kesehatan masyarakat menekankan pada peningkatan kesehatan dan memperbaiki kesehatan pada kelompok yang luas menghimpun individu

/aggregatesGmengumpulkan0, berbeda dengan dibutuhkan sendiri /solely0 yang difokuskan kepada kesehatan individu. /Beddome,&(5(0. Model system dari $euman didasarkan pada system teori yang memungkinkan perawat kesehatan

menjelaskan paradigm perawatan dalam istilah+istilah yang berlaku pada masyarakat ialah individu, keluarga, kelompok atau masyarakat dapat sebagai target pelayanan. Lingkungan didefinisikan sebagai semua keadaaan internal dan eksternal atau pengaruh yang berdampak kepada masyarakat. 7aktor negative biasanya merujuk sebagai stressors. enekanan kepada dinamika interaksi antara masyarakat dan lingkungan seperti pada gestalt theory /$euman, &(5(0. Kesehatan untuk masyarakat adalah suatu nilai nilai yang optimal atau tingkat yang stabil.Bila system dalam masyarakat menyebabkan lebih bersemangat /energy0 dari biasanya, maka status kesehatan bergerak kedepan negentropy /kesehatan yang ideal0. Bila energy berlebihan digunakan dari produksi, maka masyarakat bergerak kepada entropy atau mati /$euman, &(5( hal BB0. Berdasarkan dari teori tersebut teori model Betty $euman ini dapat diterapkan di ,ndonesia pada keperawatan komunitas dan keperawatan jiwa,hal ini didukung dengan penelitian dan penerapan lebih lanjut. enerapan teori model $euman

adalah pada garis pertahanan diri pada komunitas yang meliputi garis perthanan fleksibel, yaitu ketersediaan dana, pelayanan kesehatan, iklim dan pekerjaan dll.1aris pertahanan normal yang meliputi ketersediaan pelayanan , adanya perlindungan status nutrisi secara umum, tingkat pendapatan, rumah yang memenuhi syarat kesehatan dan sikap masyarakat terhadap kesehatan.1aris pertahanan resisten yang meliputi adanya ketersediaan pelayanan kesehatan, tingkat pendidikan masyarakat, transportasi, tempat rekreasi dan cakupan dari imunisasi didaerah yang ada.,ntervensi keperawatan diarahkan pada garis

pertahanan dengan penggunaan pencegahan primer,sekunder dan tertier. 4engan demikian stabilitas kesehatan klien dan keluarga dalam lingkungan akan optimal.

BAB I9 PEMBAHASAN Model konsep yang dikemukakan oleh Betty $euman adalah model konsep @ealth .are !ystem yaitu model konsep yang menggambarkan aktivitas

keperawatan yang ditujukan kepada penekanan penurunan stress dengan memperkuat garis pertahanan diri secara fleksibel atau normal maupun resisten dengan sasaran pelayanan adalah klien sebagai sistem yang dapat berupa individu, keluarga, kelompok, komunitas, atau kelompok sosial tertetu. 1aris pertahanan diri pada klien sebagi sistem tersebut meliputi garis pertahanan fleksibel, melilputi hubungan antara variabel fisiologi, psikologi, sosiokultural, perkembangan dan spiritual, ketersediaan pelayanan, lingkungan yang sehat, sikap masyarakat terhadap kesehatan, ketersediaan dana pelayanan kesehatan, iklim, dan perkejaan . 1aris pertahanan normal yang meliputi pola koping individu, gaya hidup dan tahap perkembangan, ketersediaan pelayanan, adanya perlindungan status nutrisi secara umum, tingkat pendapatan, rumah yang memenuhi syarat kesehatan dan sikap masyarakat terhadap kesehatan. 1aris pertahanan resisten lingkaran ini menyediakan sumber+sumber yang membantu klien mempertahankan melawan suatu stresor misalnya mekanisme sistem kekebalan tubuh. ,ntervensi keperawatan diarahkan pada garis pertahanan dengan penggunaan pencegahan primer meliputi berbagai tindakan keperawatan seperti mengidentifikasi adanya stresor, mencegah reaksi tubuh karena adanya stresor serta mendukung koping secara konstruktif. encegahan sekunder meliputi encegahan terstier berbagai tindakan keperawatan yang dapat mengurangi atau menghilangkan gejala penyakit sertareaksi tubuh lainnya karena adanya stresor. meliputi pengobatan secara rutin dan teratur serta pensegahan terhadap adanya kerusakan lebih lanjut dari komplikasi suatu penyakit. #ntuk mencapai upaya pencegahan yang maksimal diperlukan adanya pendidikan dan pemeliharaan kesehatan. Betty $euman dalam memahami konsep keperawatan ini memiliki dasar pemikiran yang terkait dengan komponen paradigma yaitu memandang manusia sebagai suatu sistem terbuka, yang selalu mencari keseimbangan dan merupakan satu kesatuan dari variabel yang utuh diantaranya fisiologis, psikologis, sosiokultural dan spiritual, juga memandang pelayanan keperawatan akan dipengaruhi lingkungan sekitar klien serta memandang sehat sebagai kondisi

terbebasnya dari gangguan pemenuhan kebutuhan dan merupakan keseimbangan yang dinamis yang terhindar dari stressor. !ecara umum fokus dari model konsep keperawatan menurut $euman ini berfokus pada respon terhadap stressor serta faktor+faktor yang mempengaruhi proses adaptasi pada pasien. #ntuk itu tidakan keperawatan yang seharusnya dilakukan menurut $eumen adalah mencegah atau mengurangi adanya reaksi tubuh akibat stresor . #paya tersebut dapat juga dinamakan pencegahan primer, sekunder dan tersier.

Anali!i! Ke&uatan an Kelema$an Mo el Kon!eptual Bett( Neuman : A% Ke&uatan &. Kekuatan model ini terletak pada adanya pencegahan, pendidikan kesehatan dan kesejahteraan sebagaimana mengelola sehat sakit dan pendekatan interdisiplin. '. Model keperawatan ini selama perkembangannya telah banyak diterima dan diaplikasikan oleh beberapa pakar+pakar keperawatan

dandiaplikasikan pada berbagai tempat perawatan meliputi intensive care, gawat darurat, perawatan mental, perawatan anak, perawatan dewasa dan keperawatan komunitas. Kemudian peran keperawatan anastesi. B. Model ini banyak digunakan di bidang penelitian dan pendidikan keperawatan ). Model $euman ini fleksibel sehingga dapat bekerja sama dengan tim kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan. 2. $euman menggunakan diagram yang jelas , diagram ini digunakan dalam semua penjelasan tentang teori sehingga membuat teori terlihat

menarik. 4iagram ini mempertinggi kejelasan dan menyediakan perawat dengan tantangan H tantangan untuk pertimbangan 3. %ujuan mudah dicapai pada sistem yang sudah mantap dan solid dan Mekanisme sistem lebih jelas dan terarah -. $euman mengemukakan bahwa lingkungan sebagai kekuatan eksternal dan internal yang berada disekitar klien. 4imana lingkungan diciptakan untuk menjaga homeostasis. Lingkungan sebagai sistem terbuka yang dipengaruhi oleh stressor 5. Adanya pengakuan bahwa individu mempunyai kemampuan belajar dan berkembang (. %ingkat adaptasi klien tinggi, dan adanya kontuinitas serta peningkatan kualitas &8. Model $euman terus menerus dikembangkan oleh lembaga $euman dan mendapatkan umpan balik dari seluruh dunia sehingga Model $euman terus+menerus mengalami perbaikan.

B% Kelema$an &. Model $euman berawal dari sintesis berbagai disiplin ilmu, tidak berdasarkan riset empiris murni keperawatan sehingga perlu teori keperawatan lain sebagai pendukung agar dapat di terapkan didalam keperawatan secara praktis.

'.

Karena $euman dapat digunakan oleh semua profesi kesehatan, teori ini gagal mengidentifikasi kontribusi unik perawat terhadap pelayanan kesehatan

B.

@ubungan antara perawat dan klien

dianggap sebagai domain

keperawatan tidak teridentifikasi, dan peran dari individu sendiri kurang karena lebih banyak melibatkan sistem ). ,ntervensi keperawatan berfokus pada upaya pencegahan / primer, sekunder, tersier 0, yang harus melibatkan orang banyak, penangananya multidimensional dan membutuhkan biaya yang banyak. 2. %eori $euman menganggap manusia lebih mengandalkan kemampuan belajar, sedangkan manusia juga sebagai sistem adaptif memiliki mekanisme koping, atau dengan kata lain manusia dipandang hanya sebagai elemen dalam pelayanan.

BAB 9 PENUTUP

A% Ke!impulan Berdasarkan teori Betty $euman diatas maka dapat kita simpulkan sebagai berikut = &. Keperawatan klien adalah dinamis, mereka mempunyai

karakteristik yang unik dan universal dan berada dalam pertukaran energi yang konstan dengan lingkungan. '. @ubungan antara variable+variabel klien< fisiologis, psikologis, sosio kultural, perkembangan dan spiritual pertahanan klien dan menentukan respon klien. B. Klien berada pada rentang respon yang normal terhadap lingkungan yang diperlihatkan pada keadaan baik dan sehat. ). !tressor menyerang garis pertahanan fleEible kemudian garis pertahanan normal. 2. %indakan perawat difokuskan pada pencegahan primer, sekunder dan tersier. mempengaruhi mekanisme

B% Sa#an .& Model $euman sangat luas sehingga perlu terus menerus melakukan riset yang mendukung Model $euman untuk dapat di terapkan dilapangan keperawatan yang lebih luas baik di lahan praktek, pendidikan, dan riset. .' erlu penjelasan melalui riset

keperawatan tentang peran perawat sesuai dengan Model $euman. .B erlu penjelasan lebih lanjut tentang hubungan antara perawat klien sehingga dalam setiap tahapan pencegahan tugas masing+masing pihak lebih jelas. .) enerapan Model $euman yang

membutuhkan multidisiplin ilmu akan sangat komplek, sehingga keperawatan harus harus menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari disiplin ilmu lain. @al ini dapat dilakukan pada saat keperawatan terus menerus mengembangkan keilmuan melalui penelitian yang terintegrasi.

4A7%AC

#!%AKA

@idayat AA. /'88)0. Pengantar konsep dasar keperawatan. ?akarta< !alemba Medika Mc9wen, Melanie= :ills, 9velyn. /'88-0. %heoretical Basis for $ursing. 'nd edition. hiladelphia. Lippincot :illiams 6 :ilkins. earson A., Daughan B./&(530. Nursing ,odels for Practice. London < :illiam@einemann Medical Books. %omey Ann Marriner, Alligood M.C./'8830. Nursing +heorists and +heir work. 3 9d. #!A < Mosby ,nc. http<AAcurrentnursing.comAnursingItheoryAapplicationIBettyI$euman>sImodel.ht ml0

DA1TAR ISI @alaman BAB , 9$4A@#L#A$ JJJJJJJJJJJJJJ.. A. Latar Belakang JJJJJJJJJJJJJJJ B. %ujuan JJJJJJJJJJJJJJJJJJ. BAB ,, %,$?A#A$ %9*C, JJJJJJJJJJJJJJ A. Latar Belakang Betty $euman JJJJJJJJJ B. Model Konseptual JJJJJJJJJJJJJ.. .. 9mpat Komponen !entral 4alam Keperawatan Menurut Betty $euman JJJJJJJJJJ 4. 4asar Asumsi !istem Betty $euman JJJJJJ.. 9. Dariabel dan Kesehatan JJJJJJJJJJJ.. 7. 4iagnosa Keperawatan JJJJJJJJJJJJ BAB ,,, BAB ,D BAB D K*$!9 ,$%, M*49L B9%%F $9:MA$................. 9MBA@A!A$ JJJJJJJJJJJJJJJ. 9$#%# JJJJJJJJJJJJJJJJJJ A. Kesimpulan JJJJJJJJJJJJJJJJ. B. !aran JJJJJJJJJJJJJJJJJJJ. 4A7%AC #!%AKA JJJJJJJJJJJJJJJJJJJ.. &8 && && && &2 '3 B8 B8 B& B' & & ' B B )

%#1A! !A,$ K9 9CA:A%A$

%* ,K< K*$!9 M*49L B9%%F $9:MA$

*leh < ?um>atina

MA1,!%9C K9 9CA:A$ M94,KAL B94A@ C*1CAM !%#4, ,LM# K9 9CA:A%A$ 7AK#L%A! ,LM# K9!9@A%A$ #$,D9C!,%A! M#@AMMA4,FA@ ?AKAC%A %A@#$ '8&&+'8&'