Anda di halaman 1dari 15

REHABILITASI MEDIK

Referat

Oleh: IHSANUR RIDHA 0818011067

SMF REHABILITASI MEDIK RSUD DR. H. ABDOEL MOELOEK 2013

DEFINISI REHABILITASI MEDIK


WHO Ilmu pengetahuan kedokteran yang mempelajari masalah atau semua tindakan yang ditujukan untuk mengurangi atau menghilangkan dampak keadaan sakit, nyeri, cacat dan atau halangan serta meningkatkan kemampuan pasien mencapai integrasi sosial. Depkes Proses pemulihan untuk memperoleh fungsi penyesuaian diri secara maksimal atau usaha mempersiapkan penderita cacat secara fisik, mental, sosial dan kekaryaan untuk suatu kehidupan yang penuh sesuai dengan kemampuan yang ada padanya Pelayanan Rehabilitasi Medik pelayanan kesehatan terhadap gangguan fisik dan fungsi yang diakibatkan oleh keadaan/kondisi sakit, penyakit atau cedera melalui paduan intervensi medis, keterapian fisik dan atau rehabilitative untuk mencapai kemampuan fungsi yang optimal.

SEJARAH REHABILITASI MEDIK


Pada tahun 1916 terdapat wabah polio yang menyerang New York -> mengakibatkan kecacatan sementara bahkan seumur hidup jika tidak cepat ditangani -> dibentuklah Georgia Warm Springs Young Foundation pada 1924 sebagai tanggapan terhadap wabah polio ini untuk menanggulangi akibat buruk yang ditimbulkan.

Pelayanan Kedokteran Rehabilitasi di Indonesia dikenal sejak tahun 1947, saat Prof.Dr.R.Soeharso mendirikan Pusat Rehabilitasi untuk penderita disabilitas, yaitu penderita buta, tuli dan cacat mental di Surakarta.

Karena tuntutan kebutuhan yang meningkat, maka pada tahun 1973, Menteri Kesehatan mendirikan Pelayanan Rehabilitasi di RS. Dr.Kariadi Semarang, yang merupakan suatu pilot project yang disebut Preventive Rehabilitation Unit (PRU).

RUANG LINGKUP PELAYANAN REHABILITASI MEDIK

Berdasarkan pengertian rehabilitasi yang menekankan kepada fungsional, maka rehabilitasi medis tidak bisa terlepas dari cabang ilmu lain seperti : Neuromuskular, Muskuloskeletal, Psikologi, Anatomi, Kenisiologi, Fisiologi, Etika Profesi, dan lain-lain.

Pelayanan Rehabilitasi Medik di Rumah Sakit meliputi seluruh upaya kesehatan pada umumnya, yaitu upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

FILOSOFI REHABILITASI MEDIK

Rehabilitation is a bridge spanning the gap between uselessness-usefulness, hopelessness hopefulness

Rehabilitation is not only to add years to life but also add life to years

BENTUK PELAYANAN REHABILITASI MEDIK

Bentuk Pelayanan Rehabilitasi Medik, antara lain:


Mengembalikan fungsi pasien pasca stroke

Mencegah kontraktur dan mengembalikan fungsi pasien pasca operasi dan patah tulang.
Senam nafas sehat, senam hamil Memberikan alat bantu jalan, ortesa, protesa, splint, korset, dll. Melatih bicara dan gerak motorik anak dengan CP, autism, keterlambatan perkembangan Mengurangi nyeri, kaku diberbagai bagian tubuh. Dan lain-lain

TUJUAN REHABILITASI MEDIK


Mengatasi keadaan/kondisi sakit melalui paduan intervensi medic, keterapian fisik, keteknisian medic dan tenaga lain yang terkait.

Mencegah komplikasi akibat tirah baring dan atau dampak penyakitnya yang mungkin membawa kecacatan.

Memaksimalkan kemampuan fungsi, meningkatkan aktifitas dan partisipasi pada difabel.

Mempertahankan kualitas hidup dan mengupayakan kehidupan yang berkualitas.

TIM REHABILITASI MEDIK

Dokter rehabilitasi medik Perawat rehabilitasi Fisioterapist Okupational Terapist

Pekerja sosial medik


Speech therapist (terapi wicara) Psikologi Ortotik prostetik Penderita dan keluarga

Rohaniwan

GANGGUAN FUNGSI
Bila ada gangguan fisik atau organ tubuh seperti luka otak, orgam mata atau organ telinga rusak, atau anggota tubuh tertentu lumpuh, yang menyebabkan bagian tersebut terganggu.

Impairment

Akibat adanya impairment mengakibatkan gangguan fungsi sehingga berkurangnya kemampuan fisik

Akibat impairment dan disability maka, hubungan sosial ataupun kegiatan sosial masyarakat mengalami hambatan.

Disability

Handicap

PELAYANAN DALAM REHABILITASI MEDIK

Pelayanan Fisioterapi Pelayanan Terapi Wicara Pelayanan Terapi Okupasi Pelayanan Ortotis Prostetis

PRINSIP REHABILITASI MEDIK


Menurut Harsono (1996) Rehabilitasi dimulai sedini mungkin, bahkan segera sejak dokter melihat penderita untuk pertama kalinya. Tidak ada seorang pun yang boleh berbaring lebih lama dari yang diperlukan, karena dapat mengakibatkan komplikasi. Rehabilitasi merupakan terapi multidisipliner terhadap seorang penderita Faktor yang terpenting adalah kontinuitas perawatan Perhatian untuk rehabilitasi diutamakan kepada sisa kemampuan yang masih dapat diperbaiki dengan latihan Fungsi lain rehabilitasi adalah pencegahan serangan berulang Penderita merupakan subjek rehabilitasi, bukan sekedar objek.

PRINSIP REHABILITASI ANAK


Ditinjau dari tujuan rehabilitasi
Prinsip menyeluruh Prinsip pelayanan segera atau pelayanan dini Prinsip prioritas Kegiatan berpusat pada anak Prinsip konsisten Prinsip efektivitas dan penghargaan Prinsip pentahapan. Prinsip kesinambungan, berulang dan terus menerus. Prinsip terintegrasi

Ditinjau dari jenis dan macam kelainan


Orientasi pada pengembalian fungsi Pinsip individualisasi Orientasi pada jenis kecacatan dan kasus

Prinsip kerja tim


Ditinjau dari kemampuan pelaksana ( provider )

Prinsip kerja atas dasar profesi.

Prinsip integritas

Prinsip keluwesan tempat dan waktu


Ditinjau dari tempat, waktu dan sarana rehabilitasi

Prinsip kesederhanaan Prinsip keterlibatan orangtua dan masyarakat

KESIMPULAN

Rehabilitasi Medik adalah upaya pelayanan medik komprehensif, terkoordinasi yang bersifat medik, sosial, edukasional, vokasional untuk melatih seseorang mencapai kemampuan fungsional yang maksimal, produktif, memerlukan waktu lama dan dilaksanakan terus-menerus untuk mencapai tujuan yang diharapkan.