Anda di halaman 1dari 5

Amalia Firdaus et al., Template untuk Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa UNEJ.........

U$UN=AN >AMAN?A MENDE*ITA DIA$ETE) ME>ITU) TIPE 2 TE* ADAP TIN=+AT DEP*E)I PADA PA)IEN P!>I PEN?A+IT DA>AM *)D Dr. )!E$ANDI JEM$E*
Amalia Firdaus$ dr. Ali! Mardijana$ +p. #4$ dr. #ristianningrumDian +o!iana Pendidikan Dokter 1mum$ Fakultas #edokteran$ 1ni:ersitas 4ember (1234) 4ln. #alimantan /;$ 4ember (<*&* E<mail8 DP1=unej.ac.id

Abstrak
Kata Kunci: $e%k&s Depression In'entor(, Diabetes Melitus 9ipe &$ Depresi

Abstract
The authors is asked to suppl( abstra%t both in Indonesian and En"lish. Untuk penulisan A$)T*A+ diatur seba"ai berikut, -./udul Abstrak dan Abstra%t ditulis dan diletakkan di posisi ten"ah 0%enter. den"an men""unakan 1ront Times New *oman ukuran -2 point tebal se%ara Title 3ase di bawah alamat den"an /arak 4 spasi5 2.naskah dibuat di bawah /udul den"an /arak - spasi dan dalam dua bahasa, (aitu bahasa Indonesia dan bahasa In""ris5 4.naskah dalam bahasa Indonesia ditulis den"an huru1 te"ak6lurus dan dalam bahasa In""ris ditulis den"an huru1 mirin"5 7.naskah dibuat dalam bentuk para"ra1 dan han(a terdiri atas satu para"ra1 0berbeda den"an rin"kasan. dalam bentuk kalimat penuh (an" terdiri atas -88 9 -:8 kata, serta ditulis dalam - halaman dan - kolom5 :.naskah ditulis den"an men""unakan 1ront Times New *oman ukuran -8 point tebal den"an /arak - spasi dan ditulis lebih sempit 0- tab. baik dari sisi kiri maupun sisi kanan dari teks utama5 ;./arak antara abstrak dalam bahasa Indonesia dan dalam bahasa In""ris - spasi. Keywords: $e%k&s Depression In'entor(, Diabetes Melitus T(pe 2, Depression

Pendahuluan
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit yang akhir-akhir ini semakin banyak dijumpai. Penyakit Diabetes Melitus juga sering disebut dengan istilah kencing manis atau penyakit gula darah. Penyakit ini termasuk jenis penyakit kronis yang tanda awalnya yaitu meningkatnya kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh. rgan tubuh yang terganggu adalah pankreas yang mana sudah tidak ber!ungsi sebagaimana mestinya. Pankreas sudah tidak mampu memproduksi hormon insulin dalam memenuhi kebutuhan tubuh. "nsulin adalah sejenis hormon jenis polipeptida yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Fungsi utama insulin ialah untuk menjaga keseimbangan glukosa dalam darah dan bertindak meningkatkan pengambilan glukosa oleh sel badan. #egagalan tubuh untuk menghasilkan insulin$ atau jumlah insulin yang tidak mencukupi akan menyebabkan glukosa tidak dapat masuk ke dalam tubuh dan digunakan oleh sel-sel dalam tubuh (tidak terserap oleh sel-sel dalam tubuh). Dengan demikian glukosa meningkat di dalam darah menyebabkan berlakunya penyakit kencing manis juga dikenal sebagai DM sehingga banyak pakar 1234 4152A6 777777777 &'*&$ " (1)8 *-.

menyebutkan bahwa DM merupakan gangguan metabolik yang secara genetis dan klinis termasuk heterogen dengan mani!estasi berupa hilangnya toleransi glukosa (Price dan %ilson$ &''(). Diabetes Melitus tipe & merupakan salah satu tipe dimana terjadi resistensi atau kekurangan insulin yang terjadi akibat dari gangguan sekresi insulin bersama resistensi insulin disertai de!inisi insulin relati!. )erbeda dengan Diabetes Melitus tipe *$ dimana tidak terjadi destruksi sel beta (+udoyo$&'',). )eberapa peneliti menunjukan jumlah peningkatan tertinggi pasien DM ternyata terdapat di asia tenggara$ dimana salah satunya adalah "ndonesia. World ealth !r"ani#ation (%- ) memperkirakan pada tahun *,,.$ jumlah pengidap DM yang berusia di atas &' tahun adalah sebesar */.$/ juta orang dan diperkirakan akan bertambah pada tahun &'&. menjadi /'' juta orang. "ndonesia sendiri diprediksi menjadi peringkat ke lima sedunia pada tahun &'&. dengan jumlah penyandang DM sekitar *&$0 juta orang (+udoyo$&'',). Diabetes Melitus tipe & mendapat perhatian lebih dari para klinisi di "ndonesia. -al ini dikarenakan sebagian besar penyandang DM di "ndonesia kebanyakan adalah penyandang DM tipe &. "ndonesia

Amalia Firdaus et al., Template untuk Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa UNEJ.........
sendiri telah memasuki epidemi Diabetes tipe & dimana peningkatan pasien DM tipe & ini nampaknya disebabkan oleh perubahan gaya hidup dan urbanisasi (Perkeni$ &'**). Depresi adalah suatu perasaan kesedihan yang psikopatologis$ yang disertai perasaan sedih$ kehilangan minat dan kegembiraan$ berkurangnya energi yang menuju kepada meningkatnya keadaan mudah lelah yang sangat nyata sesudah bekerja sedikit saja$ dan berkurangnya akti:itas. Depresi dapat merupakan suatu gejala$ atau kumpulan gejala (sindroma)$ sedangkan tingkat depresi merupakan derajat kondisi emosional berkepanjangan yang mempengaruhi proses berpikir$ berperasaan$ dan berperilaku seseorang (#usmanto$ *,<*). +alah satu dari penyebab dari depresi adalah !aktor psikoanalitik dan psikodinamik dimana Freud menyatakan suatu hubungan antara kehilangan objek dan melankolis. "a menyatakan bahwa kemarahan pasien depresi diarahkan kepada diri sendiri karena mengidenti!ikasikan terhadap objek yang hilang. Depresi sebagai suatu e!ek yang dapat melakukan sesuatu terhadap agresi yang diarahkan kedalam dirinya. Apabila pasien depresi menyadari bahwa mereka tidak hidup sesuai dengan yang dicita-citakannya$ akan mengakibatkan mereka putus asa (#usmanto$ *,<*). -al ini juga yang terjadi pada penderita DM tipe & dimana DM dapat menimbulkan perubahan psikologis antara lain perubahan konsep diri dan depresi. +tres psikologis dapat timbul pada saat seseorang menerima diagnosa DM. Mereka beranggapan bahwa DM akan banyak menimbulkan permasalahan seperti pengendalian diet serta terapi yang lama dan kompleks. +elama ini pasien diabetes sering tidak terdiagnosis mengalami depresi. Menurut data$ di Amerika +erikat *. juta orang menderita depresi dan &/$. juta orang menderita diabetes. +eperempat pasien diabetes juga menderita depresi$ yang berarti jumlahnya dua kali lipat dibanding orang yang tidak menderita diabetes. Penyakit diabetes dapat mempengaruhi keseimbangan sistem monoamine di otak. "ni adalah suatu sistem yang mengatur kerja neurotransmitter di otak yang bernama dopamin$ serotonin dan norephinephrine. #etidakseimbangan serotonin dalam otak inilah yang dapat membuat pasien diabetes menjadi sangat rentan terhadap depresi. Pasien yang sudah menderita diabetes sejak usia kanak-kanak mungkin lebih tahan depresi dibandingkan dewasa. -al ini dikarenakan penderita sudah terbiasa dan menerima kenyataan dirinya menderita diabetes sejak kecil. +ementara pada sebagian orang dewasa proses adaptasi berjalan lambat (Andry$&'*/). #enyataan harus mengonsumsi obat sepanjang hidupnya juga membuat sebagian pasien menjadi depresi. Depresi pada penderita diabetes akan mempengaruhi pengobatan dan sulitnya mengubah pola hidup. Penderita depresi cenderung tidak antusias dalam pengobatan. Akibatnya$ penderita depresi mengalami kemajuan pengobatan yang lambat (9arigan$ &''/). )erdasarkan permasalahan dan !akta- !akta yang telah diuraikan di atas$ penulis tertarik untuk meneliti tentang> -ubungan 6amanya Menderita Penyakit Diabetes Melitus 9ipe & 9erhadap 9ingkat Depresi Pada Pasien Poli Penyakit Dalam 5+D Dr. +oebandi 4ember ?.

&

se%tional serta menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode sur:ei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan diagnosis DM 9ipe & yang melakukan pengobatan di Poli Penyakit Dalam 5+D Dr.+oebandi 4ember. )esar sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak /' orang dari seluruh pasien dengan diagnosis DM 9ipe & yang ada pada saat diadakannya penelitian di poli penyakit dalam 5+D Dr. +oebandi$ 4ember. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan +eptember &'*/ . @ariabel independen dalam penelitian ini adalah lamanya pasien menderita DM 9 ipe &. @ariabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat depresi yang diderita oleh pasien DM 9ipe &. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner untuk mengetahui lama menderita DM 9 ipe & dan tingkat depresi (kuisioner )D"A $e%k&s Depression In'entor( ). Analisis statistik diperoleh dengan perangkat komputer menggunakan uji statistik )pearman *ho dengan derajat kemaknaan BC'$'. artinya jika uji statistik menunjukkan p kurang dari sama dengan '$'. maka ada hubungan yang signi!ikan antara akedua :ariabel.

Hasil Penelitian
)erdasarkan hasil uji statistik +pearman 5ho yang dihitung dengan program +P++ && didapatkan )i"ni1i%an%( lama menderita Diabetes Melitus 9ipe & dengan tingkat depresi adalah sebesar '$''& yang menunujukkan p '$'.D'$''& berarti -o ditolak yang mana terdapat hubungan lama menderita Diabetes Melitus 9ipe & dengan tingkat depresi pada pasien poli penyakit dalam 5+D Dr +oebandi 4ember. 2ilai korelasi +pearman sebesar -'$.0/ menunjukkan bahwa arah korelasi negati! dengan kekuatan sedang$ dalam hal ini menunjukkan bahwa semakin lama menderita Diabetes Melitus 9ipe &$ maka gejala depresi akan semakin menurun.

Pembahasan
-asil peneltian yang dilakukan terhadap /' responden di poli penyakit dalam 5+D Dr. +oebandi 4ember pada tanggal *(- &' +eptember &'*/ menunjukkan bahwa responden yang mendertita Diabetes Melitus 9ipe & selama kurang dari * tahun sebanyak ( responden (&'E)$ menderita selama * sampai . tahun sebanyak *0 responden (0; E)$ menderita selama ( sampai *' tahun sebanyak ; responden (&/E)$ dan yang menderita lebih dari *' tahun sebanyak / responden (*'E). -al ini menunjukkan

Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode kuantitati!. Dengan desain penelitian korelasional dan pendekatan %ross 1234 4152A6 777777777 &'*&$ " (1)8 *-.

Amalia Firdaus et al., Template untuk Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa UNEJ.........
mayoritas respoden terbilang belum terlalu lama menderita Diabetes Melitus 9ipe & yakni sekitar * sampai . tahun. )erdasarkan tingkat depresi yang diderita$ didapatkan sebanyak *; responden (.( E) tidak mengalami gejala depresi$ ** responden (/;E) mengalami depresi ringan$ & responden (; E) mengalami depresi sedang dan tidak ada yang mengalami depresi berat. -al ini menunjukkan bahwa dari /' responden yang diteliti sebagian besar tidak mengalami gejala depresi. Menurut Andry (&'*/)$ Penderita diabetes sebaiknya mewaspadai depresi. Pasalnya$ mereka yang memiliki penyakit gula sangat rentan terhadap gangguan kesehatan jiwa ini. %alaupun tak memiliki hubungan kausalitas$ diabetes menjadi penyakit endokrin yang paling sering dihubungkan dengan depresi. Penyakit diabetes dapat mempengaruhi keseimbangan sistem monoamine di otak. "ni adalah suatu sistem yang mengatur kerja neurotransmitter di otak yang bernama dopamin$ serotonin dan norephinephrine. #etidakseimbangan serotonin dalam otak inilah yang dapat membuat pasien diabetes menjadi sangat rentan terhadap depresi. 6ama seseorang menderita Diabetes Melitus 9ipe & juga banyak berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari pasien. +esorang yang telah didiagnosis dengan penyakit DM akan secara langsung maupun tidak langsung mengubah pola kesehariannya. )iaya pengobatan yang dikeluarkan akan semakin meningkat dan masalah kesehatan terkait Diabetes yang dideritanya akan bermunculan$ serta kenyataan harus mengonsumsi obat sepanjang hidupnya menyebabkan lama kelamaan sebagian dari penderita diabetes jatuh menjadi depresi (Arjana$ &''<). )erdasarkan !akta dan teori di atas dan pada uji analisis data )pearman *ho di dapatkan nilai signi!ikansi '$''& yang berarti nilai signi!ikansi F'$'. sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara lama seseorang menderita Diabetes Melitus 9ipe & terhadap tingkat depresi yang di deritanya. 2amun pada penelitian ini didapatkan nilai korelasi )pearman sebesar -'$.0/ menunjukkan bahwa arah korelasi negati! yang mana berarti semakin lama responden menderita penyakit Diabetes Melitus maka cenderung responden tersebut tidak mengalami depresi. -al ini berkebalikan dari teori di atas yang menegaskan bahwa semakin lama seseorang menderita Diabetes Melitus maka akan semakin di rentan terhadap depresi. Pada penelitian ini didapatkan responden dengan ( sampai *' tahun menderita DM tipe & sebanyak ; responden (*''E) tidak mengalami gejala depresi$ sebaliknya depresi ringan banyak diderita oleh responden yang baru menderita selama kurang dari * tahun yaitu sebanyak / responden (.'E) dan yang menderita DM selama * sampai . tahun sebanyak ; responden (.' E)$ serta hanya * responden (//$/ E) pada lebih dari *' tahun$ sedangkan depresi sedang dialami responden yang telah menderita DM selama F * tahun. -al ini menjelaskan bahwa depresi lebih banyak muncul pada saat kurang dari * tahun sampai . tahun lama responden menderita Diabetes Melitus 9ipe &. )anyak !aktor yang menyebabkan penderita menjadi depresi pada masa masa awal menderita DM. Pertama$ maraknya in!ormasi yang beredar soal diabetes tak jarang membuat penderitanya yang biasanya baru didiagnosa 1234 4152A6 777777777 &'*&$ " (1)8 *-.

menderita DM merasa bingung seperti$ in!ormasi pengobatan alternati! yang menjanjikan kesembuhan. "n!omasi seperti ini kerap membuat pasien bingung dan akhirnya berakhir menjadi depresi (Andry$ &'*/). #edua$ perubahan pola hidup yang tiba-tiba pada penderita DM juga menjadi pemicu terjadinya depresi. )anyak yang harus diubah ketika seseorang telah terdiagnosa DM$ antara lain pola makan$ pola olahraga dan lain-lain yang mana hal ini bagi sebagian orang dianggap tidak mudah untuk dilakukan. #etiga$ tentu saja biaya pengobatan yang tidak sedikit dikeluarkan penderita per bulannya. #eempat kenyataan bahwa dirinya harus mengonsumsi obat seumur hidup dapat pula menjadi beban tersendiri bagi penderita. Dan yang kelima adalah anggapan diri sebagai beban bagi orang lain munkin tidak dapat terhindarkan. 4ika terdapat !aktor- !aktor di atas yang dialami oleh responden semakin banyak$ maka semakin tinggi pla tingkat depresi yang terjadi dalam diri responden. Peluang pasien diabetes menderita depresi memang besar. 2amun$ hal ini juga berhubungan dengan kondisi psikososial penderita. +emakin mantap kondisi mental penderita diabetes$ kecil kemungkinan dia terkena depresi (Andry$ &'*/). -al tersebut sesuai dengan hasil pada penelitian ini di mana seseorang yang telah menderita DM lama$ dimungkinkan lebih tahan terhadap depresi dikarenakan pasien sudah lebih siap daripada sebelumnya dalam menghadapi penyakit ini. Pasien sudah terbiasa dengan segala pengobatan dan pola kehidupan. 9entunya pengetahuan pasien terhadap penyakit DM yang dideritanya lambat laun akan semakin banyak$ dan pada tahap ini pasien tidak lagi dibingungkan oleh in!ormasi yang simpang siur tentang penyakitnya. -al ini sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa tingkat pendidikan berhubungan dengan depresi$ yaitu gangguan depresi lebih sering terjadi pada orang yang berpendidikan rendah yang mana didapatkan pada penelitiaan ini$ sebanyak < responden dengan tingkat pendidikan akademiA perguruan tinggi dan mereka tidak mengalami gejala depresi$ sedangkan depresi tingkat sedang dialami oleh & responden dengan tingkat pendidikan +MP. #etahanan responden terhadap depresi juga dapat dipengaruhi dukungan sosial dari keluarga. +ecara !isik dukungan sosial (keluarga) berupa bantuan tenaga untuk memenuhi kebutuhan akti:itas sehari-hari pasien$ +edangkan secara psikologis dukungan sosial dapat berbentuk kasih sayang$ membantu mengembangkan konsep diri pasien kearah yang positi! dan menerima pasien sesuai dengan perubahan-perubahan yang dialami saat sakit (5iani$ &'',). Menurut +acco G Hano:er (&''<)$ dukungan sosial yang memadai akan meningkatkan kesehatan !isik penderita DMdengan menurunkan gejala depresi. Dukungan sosial dapat meningkatkan kesehatan !isik terutama terkait dengan kontrol gula darah yang lebih baik dan meningkatkan kepatuhan dalam perawatan diri penderita DM. -al ini akan menurunkan risiko komplikasi pada penderita DM dan meningkatkan kualitas hidupnya (9ang et al$ &''<). )erdasarkan hasil penelitian diketahui pula dari /' responden yang diteliti ternyata perempuan lebih banyak menderita depresi dari pada laki laki yaitu sebanyak ; responden yang mana . responden menderita depresi ringan (//$/E) sedangkan & responden (*/$/E) menderita depresi sedang. 9emuan ini sesuai dengan penelitian

Amalia Firdaus et al., Template untuk Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa UNEJ.........
Peterson yang mana menyatakan bahwa depresi lebih banyak diderita oleh perempuan daripada lai-laki. Menurut +andra %itelson dalam penelitiannya menemukan bahwa 3orpus 3alosum pada laki-laki lebih kecil daripada perempuan$ demikian juga dengan komponen yang disebut 3ommisura anterior. #edua hal tersebut menyebabkan lakilaki tidak begitu berpengaruh terhadap emosi dan stressor yang terjadi padanya. 6aki-laki juga lebih suka menumpahkan masalah dan emosi dengan kegiatan daripada memendamnya serta akan merasa malu jika mereka sampai menangis jika ada masalah$ hal ini jelas berkebalikan dengan sikap perempuan dalam menhadapi masalah yang terjadi di dalam dirinya (+ari$ &'',).

Kesimpulan dan Saran


Kesimpulan 9erdapat hubungan lamanya menderita penyakit Diabetes Melitus 9ipe & terhadap tingkat depresi pada pasien poli penyakit dalam 5+D Dr. +oebandi 4ember. Analisa hubungan kedua :ariabel menunjukkan$ nilai korelasi negati!$ jadi semakin lama pasien menderita Diabetes Melitus 9ipe & maka semakin menurunkan gejala depresi yang dideritanya atau bahkan tidak mengalami gejala depresi sama sekali. Saran +aran-saran yang dapat dapat diberikan dari hasil penelitian adalah perlunya *). sosialisasi penanggulangan depresi bagi penderita DM 9ipe &$ &) rawat bersama di poli psikiatri dengan poli penyakit dalam$ /). in!ormasi ilmiah bagi petugas kesehatan tentang masalah depresi .

dari kolom di mana dia disitasiL jangan meletakkan catatan kaki pada da!tar pustaka (endnotes). Pada bagian akhir dari dokumen ini terda!tar sejumlah contoh penulisan sitasi dalam da!tar pustaka yang diharapkan. +ebutkan nama dari setiap penulis dan jangan menggunakan singkatan ?et al.> atau ?dkk.>. Munakan spasi setelah inisial dari penulis. Makalah yang belum dipublikasikan hendaklah disebutkan ?belum dipublikasikan> I0J. Makalah yang telah diterima untuk dipublikasikan$ akan tetapi belum diketahui nomor publikasinya hendaklah disebutkan ?akan dipublikasikan> I.J. Makalah yang telah dida!tarkan untuk dipublikasikan hendaklah disebutkan ?dida!tarkan untuk dipublikasikan> I(J. -endaklah menyebutkan a!iliasi dan alamat untuk setiap komunikasi yang si!atnya pribadi I;J. -uru! besar hanya pada kata pertama dari setiap judul makalah$ kecuali nama dan simbol elemen. 1ntuk makalah yang dipublikasikan pada jurnal berbahasa selain "ndonesia dan "nggris$ hendaklah menuliskan judul bahasa indonesia terlebih dahulu kemudian diikuti oleh judul aslinya I<J. +eluruh sumber pustaka yang diacu harus dicantumkan pada Da!tar Pustaka$ sebaliknya semua sumber pustaka yang dicantumkan pada Da!tar Pustaka harus diacu. Da!tar Pustaka I,J-I/'J adalah contoh sumber pustaka dalam bentuk-bentuk selain yang sudah disebutkan di atas.

"ontoh Penulisan Daftar Pustaka


I*J I&J I/J I0J I.J I(J I;J I<J M. . Houng$ ?+ynthetic structure o! industrial plastics ()ook style with paper title and editor)$> in Plasti%s$ &nd ed. @ol. /$ 4. Peters$ 3d. 2ew Hork8 McMraw--ill (*,(0) *.K(0. %.-#. Nhen$ >inear Networks and )(stems ()ook style). )elmont$ NA8 %adsworth (*,,/) *&/K*/.. -. Poor$ An Introdu%tion to )i"nal Dete%tion and Estimation . 2ew Hork8 +pringer-@erlag (*,<.) Nh. 0. ). +mith$ ?An approach to graphs o! linear !orms (1npublished work style)$> belum dipublikasikan. 3. -. Miller$ ?A note on re!lector arrays (Periodical styleOAccepted !or publication)$> IEEE Trans. Antennas Propa"at.$ akan dipublikasikan. 4. %ang$ ?Fundamentals o! erbium-doped !iber ampli!iers arrays (Periodical styleO+ubmitted !or publication)$> IEEE J. Buantum Ele%tron.$ dida!tarkan untuk dipublikasikan. N. 4. #au!man$ 5ocky Mountain 5esearch 6ab.$ )oulder$ N $ komunikasi pribadi$ (*,,.$ May). H. HoroPu$ M. -irano$ #. ka$ and H. 9agawa$ ?+tudi elektron spektroskopi pada media optik-pembesar dan antarmuka substrat plastik (gaya jurnal terjemahan)$> IEEE Transl. J. Ma"n.Jpn.$ @ol. & (*,<;) ;0'K;0* IDi". Cth Annu. 3on1. Ma"neti%s 4apan (*,<&) /'*J. M. Houng$ The Te%hin%al Writers andbook. Mill @alley$ NA8 1ni:ersity +cience (*,<,). 4. 1. Duncombe$ ?"n!rared na:igationOPart "8 An assessment o! !easibility (Periodical style)$> IEEE Trans. Ele%tron De'i%es $ @ol. 3D** (*,.,$ 4an.) /0K/,. +. Nhen$ ). Mulgrew$ and P. M. Mrant$ ?A clustering techniQue !or digital communications channel eQualiPation using radial basis !unction networks$> IEEE Trans. Neural Networks$ @ol. 0 (*,,/$ 4ul.) .;'K .;<. 5. %. 6ucky$ ?Automatic eQualiPation !or digital communication$> $ell )(st. Te%h. J.$ @ol. 00$ 2o. 0 (*,(.$ Apr.) .0;K.<<. +. P. )ingulac$ ? n the compatibility o! adapti:e controllers (Published Non!erence Proceedings style)$> in Pro%. 7th Annu. Allerton 3on1. 3ir%uits and )(stems Theor( $ 2ew Hork (*,,0) <K*(. M. 5. Faulhaber$ ?Design o! ser:ice systems with priority reser:ation$> in 3on1. *e%. -CC: IEEE Int. 3on1. 3ommuni%ations, /K<. %. D. Doyle$ ?MagnetiPation re:ersal in !ilms with biaRial anisotropy$> in -CDE Pro%. INTE*MA= 3on1.$ &.&-*K&.&-(. M. %. 4uette and 6. 3. Se!!anella$ ?5adio noise currents n short sections on bundle conductors (Presented Non!erence Paper style)$> presented at the "333 +ummer power Meeting$ Dallas$ 97$ 4un. &&K&; (*,,') Paper ,' +M (,'-' P%5+. 4. M. #rei!eldt$ ?An analysis o! sur!ace-detected 3MM as an amplitudemodulated noise$> presented at the *,<, "nt. Non!. Medicine and )iological 3ngineering$ Nhicago$ "6.

Ucapan Terima Kasih


Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing utama dan dosen pembimbing anggota yang telah meluangkan waktu$ pikiran$ tenaga$ dan perhatiannya dalam pelaksanaan penelitian ini$ kepada seluruh dosen$ karyawanA karyawati dan ci:itas Fakultas #edokteran 1ni:ersitas 4ember atas bimbingan serta bantuannya selama ini$ kepada teman-teman angkatan &'*' dengan segala dukungannya dan tak lupa penulis juga mengucapkan banyak terima kasih kepada segala pihak di Poli Penyakit Dalam dan para subjek penelitian$ atas semua bantuan selama penelitian berlangsung .

I,J I*'J I**J

Daftar Pustaka/ u!ukan


1rutan penomoran rujukan menggunakan angka arab di dalam kurung siku I*J. 9anda titik dari akhir kalimat diletakkan setelah kurung siku I&J. 5ujukan berganda I&J$ I/J harus disebutkan dalam kurung siku terpisah I*JKI/J. #etika mensitasi sebuah bagian dalam buku$ hendaklah menyebutkan halaman yang dimaksud I&J. Dalam kalimat$ cukup merujuk nomor rujukan$ seperti I/J. 4angan menggunakan ?5e!. I/J> atau ?rujukan I/J> kecuali pada awal kalimat8 ?5ujukan I/J menjelaskan... .> 4ika diperlukan$ catatan kaki dapat dibuat secara terpisah dalam supers%ripts (Insert @ Aootnote ) dengan nomer berurutan. 6etakkan catatan kaki pada bagain terbawah 1234 4152A6 777777777 &'*&$ " (1)8 *-.
I*&J I*/J I*0J I*.J I*(J

I*;J

Amalia Firdaus et al., Template untuk Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa UNEJ.........
I*<J 4. %illiams$ ?2arrow-band analyPer (9hesis or Dissertation style)$> Ph.D. dissertation$ Dept. 3lect. 3ng.$ -ar:ard 1ni:.$ Nambridge$ MA (*,,/). I*,J 2. #awasaki$ ?Parametric study o! thermal and chemical noneQuilibrium noPPle !low$> M.+. thesis$ Dept. 3lectron. 3ng.$ saka 1ni:.$ saka$ 4apan (*,,/). I&'J 4. P. %ilkinson$ ?2onlinear resonant circuit de:ices (Patent style)$> 1.+. Patent / (&0 *&$ 4uly *($ (*,,'). I&*J IEEE 3riteria 1or 3lass IE Ele%tri% )(stems (+tandards style), "333 +tandard /'< (*,(,). I&&J >etter )(mbols 1or Buantities$ A2+" +tandard H*'.. (*,(<). I&/J 5. 3. -askell and N. 9. Nase$ ?9ransient signal propagation in lossless isotropic plasmas (5eport style)$> 1+AF Nambridge 5es. 6ab.$ Nambridge$ MA 5ep. A5N56-((-&/0 ("") (*,,0)$ @ol. &. I&0J 3. 3. 5eber$ 5. 6. Michell$ and N. 4. Narter$ ? Rygen absorption in the 3arthTs atmosphere$> Aerospace Norp.$ 6os Angeles$ NA$ 9ech. 5ep. 95-'&'' (0&'-0()-/ (2o:. *,<<). I&.J (-andbook style) Transmission )(stems 1or 3ommuni%ations, /rd ed.$ %estern 3lectric No.$ %inston-+alem$ 2N (*,<.) 00K('. I&(J Motorola )emi%ondu%tor Data Manual, Motorola +emiconductor Products "nc.$ PhoeniR$ AS (*,<,). I&;J ()asic )ookAMonograph nline +ources) 4. #. Author. (year$ month$ day). Title (edition) I9ype o! mediumJ. @olume (issue). A:ailable8 http8AAwww.(156) I&<J 4. 4ones. (*,,*$ May *'). 2etworks (&nd ed.) I nlineJ. A:ailable8 http8AAwww.atm.com I&,J (4ournal nline +ources style) #. Author. (year$ month). 9itle. Journal I9ype o! mediumJ. @olume(issue)$ paging i! gi:en. A:ailable8 http8AAwww.(156) I/'J 5. 4. @idmar. (*,,&$ August). n the use o! atmospheric plasmas as electromagnetic re!lectors. IEEE Trans. Plasma )%i. I nlineJ. 2-04.. pp. <;(K<<'. A:ailable8 http8AAwww.halcyon.comApubAjournalsA&*ps'/:idmar

1234 4152A6 777777777 &'*&$ " (1)8 *-.