Anda di halaman 1dari 13

KEPEMIMPINAN

OLEH MUKHSALMINA

APAKAH PEMIMPIN DAN KEPEMIMPINAN ITU ?


PEMIMPIN : Seseorang yang mampu menciptakan suasana di mana orang-orang termotivasi dan ingin mencapai tujuan organisasi Seseorang yang menyediakan arahan yang jelas bagi seluruh organisasi Seseorang yang dilihat memiliki kredibilitas oleh orang yang mengikutinya KEPEMIMPINAN : Memenangkan dukungan aktif dari staf dan kompoten lain yang terkait dengan tujuan organisasi.

KRIDEBILITAS seorang pemimpin menurut penelitian Kouzes dan Posner di empat benua :

Jujur Memberikan inspirasi Berpikiran maju, dan Kompeten

TIPE KEPEMIMPINAN DALAM BEKERJA :

BERPIKIR DALAM-LUAR (INSIDE-OUT)

BERPIKIR LUAR-DALAM (OUTSIDE-IN)

Kita tahu permasalahan dalam masyarakat dan solusinya. Kita telah memutuskan apa yang harus kita lakukan untuk mereka. Mereka mungkin tidak menyukai apa yang kita lakukan, tapi mereka perlu mengingat bahwa yang kita lakukan baik untuk mereka. Jika mereka tidak suka dengan yang kita kerjakan, mereka sebaiknya belajar beradaptasi tentang cara kita mengerjakan sesuatu. Kita tahu apa yang terbaik.

Kita ada untuk melayani masyarakat. Masyarakat memiliki keinginan dan kebutuhannya sendiri, yang perlu kita dengar dan mengerti. Kita perlu secara terusmenerus belajar menyediakan layanan yang dibutuhkan masyarakat dengan cara yang seharusnya diberikan sehingga pelayanan kita diterima dengan baik oleh perorangan. Dengan terus-menerus meningkatkan pelayanan kita untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih baik, kita meningkatkan kesempatan untuk meraih sukses.

PIRAMIDA INVERSI: Cara Baru Melihat Kepemimpinan


Kelompok Target/Masyarakat

Staf

Koordinator

Melayani, membantu dan mendukung untuk memastikan Pelayanan yang terbaik bagi kelompok target/masyarakat

Direktur Eksekutif

Seorang pemimpin yang efektif melihat tugasnya sebagai pelayanan bagi masyarakat atau kelompok target

Karakteristik Manusia Profesional

Pengetahuan/Knowledge yang baik ; Apa yang anda ketahui tentang pekerjaan anda. Semua teori dan konsep yang sudah anda pelajari tentang pekerjaan anda

Keterampilan/Skill yang baik ; Kemampuan praktis anda untuk melakukan tugas yang berbeda untuk standar yang tinggi. Prilaku/Attitude positif ; Cara pandang anda terhadap pekerjaan dan hidup secara umum. Apakah anda cenderung melihat sesuatu secara positif atau negatif.

Karakteristik Pemimpin Kuno

Berpikir bahwa orang lain harus hormat kepadanya karena dia adalah seorang pemimpin. Dia juga berpikir karena dia seorang pemimpin maka dia tidak harus bekerja keras seperti orang lain. Dia tidak menaruh hormat kepada stafnya dan cenderung sebisa mungkin memisahkan diri dari staf. Memiliki prilaku kalah menang dan seringkali marah serta emosional terhadap stafnya. Membatasi staf untuk tumbuh dan berkembang. Dia merasa terancam ketika stafnya sukses atau menjadi lebih pintar Tidak pernah mengakui kesalahan kepada stafnya Tidak pernah menunjukkan apresiasi terhadap kerja baik stafnya.

Karakteristik Pemimpin Profesional

Bekerja keras untuk memenangkan rasa hormat stafnya. Dia percaya bahwa dia perlu bekerja lebih keras daripada stafnya karena dia adalah seorang pemimpin. Menghargai staf secara merata dan berusaha memahami mereka sebagai individu Sadar bahwa hubungan dengan staf harus saling menguntungkan. Oleh karen itu ia harus tetap tenang dan rasional, bahkan dalam keadaan yang segenting apapun. Aktif menyemangati stafnya untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan mereka. Mendelegasikan tugas untuk mencapai tujuan lembaga seefektif mungkin. Dia bertanggung jawab apabila melakukan kesalahan dan mampu mengakuinya serta meminta maaf dengan tulus kepada stafnya. Menunujukkan apresiasi terhadap kerja baik stafnya. Percaya bahwa staf dapat dan seharusnya berkontribusi untuk kesuksesan lembaga. Hal ini berarti bahwa dia mengajak dan mendorong staf memberi masukan, ide dan saran. Dia juga melibatkan mereka untuk memikirkan solusi dan menerapkan ide terbaik mereka.

Karakteristik Pemimpin Lemah

Tidak menunjukkan bahwa dia seorang pemimpin. Secara efektif, dia hampir sama dengan anggota staf yang lainnya, karena dia tidak menampilkan peran kepemimpinannya, seperti memberi intruksi dan arahan. Memiliki prilaku kalah-menang terhadap staf dan seringkali terlalu baik dengan mereka, hal ini berarti bahwa dia tidak mempedulikan kesalahan mereka dan sama sekali tidak menanamkan disiplin. Tidak berani memberi instruksi atau petunjuk kepada staf. Sehingga mereka merasa semuanya baik-baik saja dan tidak perlu berkembang atau bekerja keras. Staf seringkali mengambil mengambil keuntungan dari pemimpin yang lemah, dan membuat permintaan yang tidak beralasan. Seorang pemimpin yang lemah seringkali stres dan bingung karen adia menerima terlalu banyak permintaan dan tuntutan dari stafnya, dan dia tidak berani berkata tidak. Tidak memiliki rasa percaya diri untuk memberikan balikan kepada staf atas performa mereka. Dia tidak memuji ataupun memberi peringatan. Sehingga staf tidak tahu, apakah kinerja mereka memuaskan atau tidak.

Lima Kesalahan Yang tidak Dapat Dimaafkan dan Harus

Dihindari Oleh Seorang Pemimpin

Tidak mengikuti peraturan lembaga Diskriminasi Ingkar janji Moody dan tidak bisa ditebak Marah dan emosional berlebihan di hadapan staf.

Sembilan Cara Memberikan Contoh Yang Baik Kepada Staf


Kerja keras Tunjukkan kemampuan dalam merencanakan dan memutuskan sesuatu Terbuka terhadap masukan staf Tetap tenang Dekati dan berkomunikasi dengan staf Seimbangkan antara martabat dan humor. Berpenampilan rapi Tunjukkan bahwa anda dapat berkomunikasi dengan atasan Tunjukkan bahwa anda mampu.

BAGAIMANA MEMBERDAYAKAN BAWAHAN ANDA ?


Beri mereka tanggung jawab yang lebih besar Biarkan mereka membuat keputusan yang mampu mereka lakukan Mintakan ide dan saran serta bekerjasama dengan mereka dalam keputusan anda Libatkan mereka dalam menetapkan dan memutuskan cara mencapai tujuan team Bagi pengetahuan dan keterampilan anda sehingga mereka menjadi lebih dan lebih mampu Tetapkan standar kerja yang tinggi serta dorong/bantu mereka untuk mencapainya.

TIGA CARA MEMPENGARUHI ORANG :


Menetapkan contoh yang baik Membangun hubungan yang baik Memberikan masukan langsung

Cara
3. Memberi Instruksi Yang Jelas 2. Membangun Hubungan Yang Baik 1. Menetapkan Contoh Yang Baik
Pendelegasian, pelatihan, memuji, menjelaskan harapan, mengoreksi Tabungan hubungan, komunikasi terus menerus Prilaku profesional, Intergritas, berpikir positif dan Menangmenang

Dampak
Saya akan ikut karena saya mengerti apa yang anda ingin saya lakukan. Saya akan ikut anda karena saya merasa dekat dengan anda. Saya akan ikut anda karena saya hormat dan percaya kepada anda.