Anda di halaman 1dari 11

TAHONGAI Kleinhovia hospita

Nama lain
Makassar : Paliasa Jogja : Timoho Kendari : Tokule Sunda : Tangkele Kalimantan : Tahongai Daun Tahongai sudah sejak lama dimanfaatkan masyarakat Kalimantan Timur untuk mengobati penyakit hati. Para peneliti dari Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, sejak tahun 2007 berupaya mengurai data ilmiah obat alami ini.

Deskripsi Tanaman
Mrp pohon berbelukar Tinggi hingga 20 m Mahkota bunga membulat dan taburan bunga tegak, warna pink muda Daun tunggal, membundar

Habitat Tanaman
Tahongai umum dijumpai di tanah terbuka yang ditinggalkan, padang rumput dan hutan sekunder dari ketinggian 0-200(-500) m. Di Indonesia dan Malaysia, Tahongai terbatas di daerah-daerah dengan musim kering yang nyata. Jenis ini berasosiasi dengan tumbuhan di tepi sungai dimana merupakan komponen hutan sekunder yang kuat.

Kandungan Kimia
Tahongai diketahui mengandung senyawa aktif Eleutherol dan Kaempferol 3-glukosida yang berfungsi sebagai zat antioksidan. Dari penelitian, ekstrak tahongai juga mampu mematikan sel kanker hati, yaitu sel HepG2. Selain itu, mengandung senyawa golongan kumarin, yaitu 7hidroksi-6-metoksi kumarin (skopoletin) yang mampu memberikan efek antihipertensi, antiinflamasi, dan antialergi serta dapat menghambat prostaglandin synthetase, suatu senyawa asam lemak.

Lanjutan....
Berdasarkan penelitian Nunuk Hariani (Guru Besar kimia organik bahan alam, di Fakultas MIPA, Universitas Hasanuddin) pada 2008, ditemukan satu senyawa golongan kumarin, yaitu 7-hidroksi-6-metoksi kumarin (skopoletin). Senyawa ini mempunyai efek antihipertensi, antiinflamasi, dan antialergi dan dapat menghambat prostaglandin synthetase sebagaimana yang pernah diteliti oleh M.H. Farah dan Sauelsson G (1992). Penemuan ini, seperti dikutip dari Tempo, menunjukkan adanya korelasi antara penggunaan tumbuhan K.hospita secara tradisional sebagai obat hipertensi. Hasil uji farmakologi, yang diujicobakan pada tikus yang dibuat hipertensi dulu, infus daun tersebut juga dapat menurunkan tekanan darah.

Kerja Tahongai dalam tubuh


Secara umum, penjelasan kinerja Tahongai untuk mengobati penyakit hati adalah mengeluarkan racun dan mengobati peradangan yang terjadi pada hati. Senyawa golongan kumarin pada tahongai berfungsi mengurangi rasa sakit akibat peradangan hati. Senyawa pada Tahongai mampu memulihkan dan memperkuat hati sehingga bisa menjalankan fungsinya kembali seperti menyimpan mineral, vitamin, dan gula untuk bahan bakar tubuh. Hati juga berfungsi membersihkan racun yang beredar dalam darah serta mengontrol produksi kolesterol dan pengeluaran kolesterol.

Lanjutan....
Untuk mengurangi radang dan rasa sakit, senyawa golongan kumarin, yaitu 7-hidroksi-6metoksi kumarin (skopoletin) yang terkandung dalam Tahongai pun mulai bekerja. Senyawa ini mempunyai efek antihipertensi, antiinflamasi, dan antialergi dan dapat menghambat prostaglandin synthetase.

Cara penggunaan Tahongai


Penggunaan Tahongai secara tunggal yaitu dengan cara menyeduh air daunnya dan telah dikeringkan seperti meminum teh, daun mudanya dapat dijadikan sayur. Jika tidak mau repot sekarang sudah banyak dijual tuh kapsul herbal paliasa ada juga Teh Tahongai.

Lanjutan...
Air rebusan daun Tahongai dipercaya dapat mengobati: Wasir (ambeien, varices haemorrhoidalis), termasuk yang sudah berdarah. Varices vena (ditandai dengan pembuluh balik yang menebal dan berkelok-kelok). Pembesaran prostat (biasanya terjadi pada lakilaki di atas usia 55 tahun, meski pernah ditemui kasus pada usia 34 tahun). Hepatitis (SGOT, SGPT dapat diturunkan dalam beberapa hari saja).

TERIMA KASIH...