Anda di halaman 1dari 16

3

SIANG BERSIHIN KALI,

4
HIDUP MEMPRIHATINKAN,

5
PEMBANGUNAN JAKARTA

MALAM TIDUR DI GORONGGORONG

HANYA TERIMA PENSIUN 800 RIBU

JANDA GUBERNUR DKI JAKARTA

HANYA PEPESAN KOSONG

140 TRIlIUN HAbIS KEmANA?

IR. H. JOKO WIDODO:

Jakarta Baru
KORAN RELAWAN JOKOWI - BASUKI | JULI 2012

eperti tahun-tahun sebelumnya, Kue Ulang Tahun ke-485 masih pahit dirasakan oleh masyarakat Jakarta. Meski dipestakan dengan pertunjukan-pertunjukan hiburan, hakikat ulang tahun sebagai sarana introspeksi mau tidak mau membuat kita merenung. Masih terlalu banyak masalah yang menggerus kualitas hidup masyarakat Ibu kota, mulai dari masalah transportasi, banjir, sampai masalah pelayanan publik. Namun tahun ini agak sedikit berbeda. Meski pahitnya ini masih berasa, Pemilukada DKI Jakarta tahun ini sedikit banyak bisa memberikan harapan baru. Pasalnya, Jakarta sekarang punya kesempatan untuk memiliki pemimpin yang mampu membawa perubahan.

BISA BERAkHIR DI ANGkA 485


Ir. H. Joko Widodo, tidak ada yang meragukan kesederhanaan dan bersihnya ia dari tindakan korupsi. Terbukti berprestasi, bersih, berpengalaman dalam memimpin sebuah kota. Jokowi tidak hanya diakui sebagai terbaik di Indonesia, namun juga didominasikan sebagai Walikota terbaik dunia. Jokowi juga terbukti mampu memberikan pendekatan yang humanis kepada masyarakatnya. Kini Jokowi hadir di Jakarta. Sebuah takdir yang tidak

KUE PAHIT

disangka-sangka. Mungkin alam pun sudah bosan dengan perubahan yang tak kunjung datang di Ibukota. Sehingga dia membawakan putra terbaik untuk memimpin Jakarta. Kita yakin kado pahit ulang tahun Jakarta bisa diputus di angka 485. Jakarta Baru bisa dimulai sekarang! Coblos nomor 3! hmp

Jakarta Baru

editorial

485 dan Nomor 3


Tindakan paling bijaksana di hari ulang tahun bukanlah dengan merayakannya sambil berpesta-pora. Ulang tahun itu sejatinya adalah reeksi dan introspeksi atas apa yang sudah dijalani. Satu tahun bukanlah waktu yang singkat. Ada 364 hari yang bisa digunakan untuk mencapai cita-cita dan keinginan kita. Apalagi jika siklus perayaan hari jadi itu bahkan sudah berkali-kali kita lewati. Jakarta sudah berusia 485 tahun. Meskipun perayaan hari jadi ini baru diselenggarakan sejak tahun 1957, namun tidak akan menutupi fakta bahwa Jakarta sudah melalui sejarah yang panjang. Jika ulang tahun jakarta dimaknai sebagai introspeksi, maka siapa pun nahkoda Jakarta harus mematut diri sangat lama di depan cermin. Di hari ulang tahun Jakarta yang ke 485, apa yang sudah dicapai kota ini; selain jalan berbayar, jalan bertingkat, dan pusat perbelanjaan modern? Jakarta mungkin adalah salah satu kota besar dengan kemampuan mobilitas warga paling lambat di dunia. Rata-rata kecepatan kendaraan di Jakarta terus turun setiap tahunnya, bahkan saat ini tinggal 8 kilometer per jam. Kecepatan mobilitas yang bisa dikejar dengan berjalan cepat atau bersepeda santai. Ayo berkaca dengan jujur, itu artinya tak ada terobosan yang manjur. Pemerintah daerah hanya berpikir linier dengan menambah panjang jalan sebagai konsekuensi bertambahnya jumlah kendaraan. Padahal Jakarta sudah harus diberikan lampu merah, karena jumlah kendaraan pribadi yang melintasi jalan raya sudah lebih banyak daripada jumlah penduduknya. Jika kondisi ini dibiarkan, dan solusi yang dipakai salah arah, diprediksi pada tahun 2014 Jakarta sudah akan mencapai Gridlock. Suatu kondisi macet total, dimana macet sudah dimulai sejak anda membuka pintu pagar Tidak perlu marah berlebihan jika salah satu jaringan televisi internasional menobatkan Jakarta sebagai salah satu kota yang dibenci di dunia. Justru lebih bijaksana kalau yang dilakukan adalah introspeksi diri. Masalah Jakarta memang klasik, itu-itu saja. Kita secara otomatis akan bicara soal yang sama jika mengeluhkan Jakarta, yaitu macet, banjir, kumuh, dan miskin. Ditambah dengan pelayanan dasar yang jauh dari optimal, padahal anggaran pemerintah yang tersedia lebih dari cukup untuk memenuhinya. Pelayanan publik juga begitu. Jaminan pendidikan dan kesehatan gratis seolah hanya berakhir di lembaran spanduk sosialisasi pemerintah, atau iklan di layar kaca. Fakta di lapangan menunjukkan, masih banyak orang miskin yang tidak bisa menjangkau haknya yang telah dijamin konstitusi tersebut. Birokrasi yang rumit memperpendek langkah kelompok miskin untuk mengakses layanan dasar tersebut. Ada juga cerita lain. Terlalu sering kita melihat di lapangan, masyarakat miskin dikejar-kejar. Dengan dalih demi keindahan dan ketertiban kota, para pedagang digusur dan digebuki. Bahkan terjadi bentrokan dan tawuran besar antara masyarakat dengan aparat. Sekalipun tujuannya benar, namun cara kekerasan yang dilakukan tetaplah salah. Semiskin-miskinnya warga kota, ia layak diperlakukan secara manusiawi. Tapi berkaca saja tentu juga tidak banyak manfaatnya. Ada tindakan yang harus diambil agar kejadian-kejadian buruk yang menimpa Jakarta tidak terus berulang. HUT Jakarta yang ke 485 ini jadi lebih istimewa karena bertepatan dengan Pemilukada DKI Jakarta. Jakarta mempunyai kesempatan untuk menemukan arah pembangunan yang benar dengan mengganti nahkodanya. Dan seolah-olah Tuhan menunjukan jalan. Terbukti pada Pemilukada kali ini muncul sosok-sosok yang sudah terbukti bersih, berprestasi, dan berpengalaman dalam menjalankan amanah sebagai nahkoda pembangunan. Ir. H. Joko Widodo, tidak ada yang meragukan kesederhanaan dan integritasnya. Dia berprestasi dan sekaligus bersih dari tindakan korupsi. Dia tidak hanya diakui sebagai pemimpin kota yang terbaik di Indonesia, namun juga diganjar nominasi sebagai Walikota Terbaik di dunia. Jokowi terbukti mampu memberikan pendekatan yang humanis kepada masyarakatnya. Jokowi berpasangan dengan tokoh yang tidak kalah berprestasi. Basuki Tjahaja Purnama, mantan Bupati Belitung Timur yang pernah dinobatkan sebagai tokoh yang mengubah Indonesia. Dia adalah Bupati pertama yang mengasuransikan seluruh warganya, dan itu menjadi legenda bagi warga Belitung Timur. Mereka yang terbukti bersih, teruji, dan berprestasi layak memimpin Ibukota. Sebab di Ibu Kota ini miskin pemimpin yang bisa jadi teladan. Dari mana pun ia berasal, selama bisa membangun Jakarta ke arah yang lebih baik, tentu akan didukung oleh masyarakat DKI Jakarta yang juga sangat beragam. Mereka mengusung Jakarta Baru. Bukan hanya slogan belaka, tetapi kebutuhan kita bersama. Dan Jakarta Baru akan jadi momentum bersejarah, di mana anda semua terlibat sebagai pelakunya. Jangan lupa, tetapkan hati untuk memilih nomor 3! JAKARTA BARU DIMULAI SEKARANG!
FOTO: JAKARTA BARU/abdul aZIZ

Tak Jadi Berita, Maka Tak Jadi Berobat


laim keberhasilan penjaminan kesehatan masyarakat miskin oleh Pemerintah DKI Jakarta terlihat seperti isapan jempol belaka. Minggu kedua bulan Juni lalu, media nasional memberitakan hal yang mengejutkan. Halimah, bocah tiga tahun, warga Penjaringan Jakarta Utara diduga menderita gizi buruk. Tidak seperti anak seusianya, berat badan halimah hanya 9 kilogram, serta belum bisa bicara dan berjalan. Tengkurep sendiri aja baru sekali saya lihat bisa, waktu umurnya 3 tahun. Tapi sampai sekarang nggak pernah lagi. Kalau duduk sih bisa, tapi kita dudukkan, tutur Uum Cahriyah, sang ibu. Ketika Halimah disandingkan dengan adiknya yang berusia dua tahun, perbedaannya sangat terlihat. Penderitaan tersebut bagi Halimah bukan hal baru. Saat usianya masih 4 bulan, Halimah pernah dibawa ke Puskesmas dan dinyatakan menderita gizi buruk. Namun keluarga Halimah tidak sanggup melanjutkan perawatan karena ketiadaan biaya dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Rumah kayu mereka yang berukuran 3x3 meter, serta dikelilingi oleh genangan air yang tak pernah surut seakan jauh dari akses kesehatan gratis yang digemborkan pemerintah DKI Jakarta. SKTM tidak pernah naik ke titian kayu di depan rumahnya. Menurut Uum, untuk pemeriksaan Halimah dan CTScan di RSCM, diperlukan uang sekitar 1,6 juta rupiah. Namun jumlah ini bagi mereka sangat besar. Ditambah dengan pernikahan yang dilakukan di bawah tangan, membuat mereka sangat sulit mendapatkan SKTM. Tak hanya Halimah, di daerah tersebut juga ada dua orang anak lain, Af (7) dan Waida (9) yang mengalami kondisi serupa.

Halimah Hasifah penderita gizi buruk di daerah Penjaringan Jakarta Utara (7/6)

Jakarta Baru
Koran Jakarta Baru Diterbitkan oleh Relawan Jakarta Baru Komplek Villa Pejaten Mas Blok A No. 23 Jalan Pejaten Raya, Jakarta Selatan redaksi@jakartabaru.co www.jakartabaru.co Pemimpin Redaksi Hazhul Mizan Piliang Redaktur Ali Imron Diponegoro Titah Hari Prabowo Eko Dad Aanto Desain Dan Tata Letak Santoso Irfan Reporter Arie Putra Satrio Abdillah Wirataru Fotografer Titah Muhammad Abdul Aziz Sirkulasi Dan Distribusi Amir Maulana Koordinator Relawan Yustian FM Faisal Effendi Fadhli MR

Penyebabnya belum diketahui dengan pasti. Alasannya sama, karena tidak mempunyai biaya memeriksakan diri. Seperti Halimah, keluarga tersebut sebelumnya mengaku tidak mendapatkan Jamkesmas maupun JPK Gakin, untuk meringankan biaya kesehatan. Di saat-sat menjelang Pemilukada, setelah ramai diberitakan di berbagai media, baru ada perhatian dari pemerintah daerah dan dinas terkait mengenai nasib anak-anak yang diduga mengalami gizi buruk ini. Dinas Kesehatan DKI Jakarta langsung turun ke lapangan dan mengadakan konferensi pers yang menyatakan Halimah dan Af bukan penderita gizi buruk murni, namun menderita penyakit lain. Segala biaya pemeriksaan dan pengobatan mereka pun langsung dinyatakan ditanggung pemerintah daerah melalui dana JPK Gakin. ali

SPP GRATIS, YANG LAINNYA TETAP BAYAR

enyataan pahit harus diterima oleh Septiliani (14 tahun). Ia harus meninggalkan bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena tidak bisa membiayai sekolahnya. Meski biaya sekolah katanya telah digratiskan, keluarga Septiliani tidak mampu untuk membiayai pelengkap wajib sekolah yang justru lebih mahal, seperti buku-buku dan seragam sekolah. Saat itu, keluarga saya sangat sedih tidak bisa membiayai saya sekolah, kata Septiliani. Senasib dengan Septiliani, Andini Oktavia (13 tahun) warga Jakarta Barat juga harus putus sekolah. Alasannya juga sama, orang tuanya miskin hingga tak mampu membiayai pendidikannya. Ayah bekerja jadi tukang bersih jalan tol, ibuku sebagai tukang cuci piring, padahal mereka bekerja keras agar aku bisa dapat pendidikan

yang layak, tutur Andini. Selain mereka berdua, masih banyak anak-anak putus sekolah. Sebagian besar dari mereka putus sekolah karena alasan ekonomi. Meskipun saat ini biaya pendidikan di Jakarta gratis sampai tingkat SMP tapi rupanya hal itu tidak menghilangkan fenomena putus sekolah di Jakarta. Tim advokasi calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, bahkan sudah membantu lebih dari seratus siswa yang terancam putus sekolah karena ketidakmampuan ekonomi. Padahal itu sifatnya hanya insidental saja dalam beberapa bulan terakhir. Namun Septiliani dan Andini masih beruntung. Mereka masih dapat melanjutkan sekolahnya di Rumah Belajar yang dikelola oleh Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB). Program itu memang

difokuskan untuk menjadi sarana belajar bagi anak-anak yang putus sekolah. Septiliani dan Andini merupakan siswa program Paket B setingkat SMP di rumah belajar tesebut. Menurut Anton, staf pengajar di Rumah Belajar YCAB, fenomena putus sekolah ini dikarenakan belum terselenggaranya jaminan pendidikan keseluruhan di pendidikan formal. Di sekolah formal siswa masih juga dibebani dengan biaya seragam, buku, gedung, dan hal-hal lainnya. Itulah yang membuat sebagian anak yang putus sekolah memilih melanjutkan sekolahnya di Rumah Belajar. Kalau disini, biayanya sepuluh ribu untuk satu bulan, mereka juga mendapat pelatihan komputer dan bahasa inggris untuk mempermudah mendapat pekerjaan setelah lulus, ujar Anton. wr-jkt48

Jakarta Baru

SIANG BERSIHIN KALI, MALAM TIDUR DI GORONG-GORONG


restasi Jakarta menggondol Adipura di empat kota tahun ini ternyata tidak diikuti dengan penghargaan yang cukup pada pahlawannya, para juru bersih yang sehari-hari berkutat dengan sampah. Abdul Malik contohnya, seorang pria berumur 26 tahun seharihari bekerja untuk Dinas Perairan DKI Jakarta. Bekerja siang hari membersihkan kali dan pinggirannya dari sampah serta mencegah pendangkalan pada sungai, namun malamnya Abdul Malik harus menahan dingin bahkan hujan karena harus tidur di tempat yang tak layak, yaitu di salah satu gorong-gorong air yang tak terpakai. Seorang diri. Sudah setahun lebih Abdul, pria asal Pasuruan ini menjadikan gorong-gorong di Kawasan Rasuna Epicentrum sebagai rumahnya. Upah Abdul, yang hanya Rp. 40 ribu per hari, dibayarkan dua minggu sekali, tidak cukup baginya untuk biaya hidup dan sewa rumah di Jakarta. Abdul juga tidak sanggup membawa serta keluarganya ke Jakarta. Saya punya anak dan istri di Bogor, tapi mereka tinggal di rumah orangtua-nya di Bogor tuturnya. Abdul Malik bukan satu-satunya pekerja disana, namun hanya dia yang harus tinggal di gorong-gorong. yang lain masih beruntung karena punya keluarga di Jakarta yang bisa ditumpangi. Tinggal di gorong-gorong tak jarang membuat Abdul Malik harus meregang sakit. Beberapa bulan yang lalu bahkan ketika buang air mengeluarkan darah. Dan ia harus menanggung sakit sendirian, tidak bisa berbuat apa-apa. Karena sudah tak sanggup kerja, akhirnya saya pulang ke rumah mertua di Bogor, disana dirawat, tapi sayang, berarti kalau pulang tak dapat penghasilan, ungkapnya. Saat ditanyakan akan ketiadaan tunjangan kesehatan, Abdul hanya bisa menggeleng. Meski telah hampir enam tahun di Jakarta, Abdul Malik tidak memiliki KTP DKI Jakarta, karena menurutnya biaya pembuatan KTP mahal. Harus nembak bisa 500 ribuan, jadi mending pakai yang ada saja, ungkapnya. Jika membuat sesuai prosedur pun Abdul Malik tetap kesulitan. Saya tempat tinggal tidak ada alamat jelas, tidak ada yang ditumpangi juga, kalau harus buat surat pindah harus pulang dulu perlu ongkos juga, ujarnya. Kendati keFOTO: JAKARTA BARU/tItah

sulitan, Abdul tetap bersyukur dirinya masih mendapatkan pekerjaan di Jakarta. Ia hanya berusaha menjalankan pekerjaannya sebaik mungkin, ia tidak memikirkan segala macam penghargaan seperti Adipura, karena penghargaan tersebut tidak akan bisa mengubah hidupnya. Bahkan un-

tuk tinggal di gorong-gorong ini-pun sebenarnya Abdul takut diusir. Awalnya sih ditegur sama keamanan sini, tapi karena saya juga kerja disini akhirnya boleh. tuturnya. Terkait makna ulang tahun Jakarta, Abdul juga hanya terdiam. Namun kemudian menyampaikan harapan, Ya pengennya kalau sakit ada tunjangan, ada jaminan kesehatanlah, saya kan disini juga kerja buat orang Jakarta juga, ujarnya. Ia juga mengharapkan tempat yang lebih layak, ya, kalau ada semacam mess, mungkin saya nggak tinggal disini, imbuhnya. Untuk menambah penghasilan, selain membersihkan kali, Abdujl Malik juga men-

gumpulkan botol minuman untuk dijual. Tiga hari sekali saya timbang, kalau dijual bisa dapat 30-40 ribu kan lumayan buat makan, ia menutup. Abdul merupakan salah satu pahlawan yang mungkin bagi sebagian orang, jasanya dianggap kecil. Berkat orangorang seperti Abdul, empat dari lima kota di Provinsi DKI Jakarta meraih penghargaan Piala Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Suatu penghargaan yang juga masih mengundang tanda tanya di banyak kalangan, karena tahun lalu Jakarta tidak satu pun mendapat Adipura. Dan kondisi Jakarta di lapangan, masih terbilang jauh dari bersih dan asri. ali

Bukan Jadi Pengayom, Aparat Malah Jadi Tukang Pukul

Abdul Malik (26 tahun), petugas Layanan Pembersih Saluran Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta membersihkan rumput di Kali Cideng, Kuningan, Jakarta Selatan,(12/6). Minimnya upah yang diterima membuatnya tidak mampu menyewa rumah di Jakarta sehingga memilih untuk tinggal di gorong-gorong air yang tidak terpakai.

GUSURAN BKT,

SEKELUARGA TIDUR DI KOLONG JEMBATAN


nya. Uang itu lebih banyak digunakan untuk menghidupi istri dan delapan orang anaknya. Uang segitu mana bisa untuk ngontrak rumah baru, itupun masih kurang. Saya juga membantu dengan jual minuman untuk orang-orang yang duduk dipinggir BKT tambah Narsa, istri Mikdan. Tinggal dibawah kolong jembatan, meski memiliki KTP Jakarta, membuat hidup Mikdan sekeluarga semakin sulit. Ketua RT-nya meminta Mikdan untuk segera pindah dari kolong tersebut. Bahkan ia sempat mau dipindahkan ke RT lain. Tapi RT lain, RT 6, tidak mau terima, jelasnya. Buntutnya, ketidakjelasan alamat tersebut membuat keluarga Mikdan selalu mendapat kesulitan setiap mau memperpanjang KTP. Ketua RT enggan untuk mengurus pembuatan KTP karena tidak setuju keluarga Mikdan tinggal di bawah kolong jembatan. Akhirnya setelah istri saya marah-marah baru dibolehin, selalu begitu tiap mau buat KTP, keluhnya. Mikdan mungkin hanya salah satu dari sekian kepala keluarga yang ikut menderita dari kurang sempurnanya alih lahan di proyek Banjir Kanal Timur yang dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta. Mengenai hari ulang tahun Jakarta ke-485, Mikdan mengaku tidak terlalu peduli. Kehidupannya sehari-hari disibukkan agar keluarganya bisa makan, dan agar anak-anaknya yang masih kecil bisa melanjutkan sekolah. Tidak seperti anak-anak tertuanya yang putus sekolah. Program dari pemerintah DKI Jakarta juga tak pernah sampai kesini. Yang terakhir itu sudah lama sekali, tutupnya.
imr

SETAHUN TERBARING

ejak tergusur akibat dibangunnya Banjir Kanal Timur (BKT) pada tahun 2008, Mikdan tak perlu lagi cemas rumahnya kebocoran saat hujan. Rumah baru Mikdan kini terlindung lapisan beton tebal jembatan penampang proyek Banjir Kanal Timur (BKT). Sebuah rumah di kolong jembatan. Tidak ada pilihan lain bagi Mikdan sejak ia tergusur akibat pembangunan proyek penyelamat banjir yang dicanangkan pemerintah pusat tersebut. Pendapatannya sebagai pemulung tidak bisa diandalkan untuk mendapatkan hunian layak, sejak digusur Pemda DKI Jakarta yang ditugaskan sebagai pembebas lahan. Ya keadaan saya seperti ini, gak mampu. Kalau mampu saya mau ngontrak ungkapnya. Pendapatannya sebagai pemulung tidak lebih dari empat ratus ribu rupiah setiap bulan-

MENUNGGU SKTM
atur, bocah 3 tahun, terus berbaring di kasur sepanjang sore itu. ia belum bisa melakukan hal yang bisa dilakukan bayi seusianya. Gak bisa jalan, gak bisa merangkak, padahal sudah tiga tahun, kata Narsa, neneknya ketika ditemui @JakartaBaru di bawah kolong Jembatan Penampang Banjir Kanal Timur. Sudah lebih dari setahun Narsa menyadari ada yang tidak beres dengan kesehatan cucunya. Ia pun mencoba membawa Fatur ke puskesmas untuk diperiksa kesehatannya. Puskesmas lalu menyarankan Narsa untuk membawa cucunya ke rumah sakit. Coba bawa ke bagian penyakit saraf di rumah sakit, tutur Narsa menirukan pegawai Puskesmas. Tapi setahun berlalu,

Fatur masih belum bisa dibawa ke Rumah Sakit. Ia khawatir akan biaya yang harus dibayarnya nanti. Kalau gak pegang uang saya gak berani bawa ke rumah sakit, ujarnya. Keluarga Mikdan juga mengaku tidak memiliki Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM). Mikdan merasa enggan untuk membuat SKTM tersebut. Sebab, mengingat pengalaman buruknya yang dipersulit setiap membuat KTP, ia takut mengalami hal yang sama saat mengajukan SKTM. Akhirnya Fatur pun hanya bisa terus berbaring menanti pengobatan bagi dirinya. Keluarga Mikdan juga hanya bisa menanti kemudahan mereka mendapatkan SKTM agar bisa segera mengobati cucunya. elj

udah tiga tahun berlalu tapi luka di kepala Isro, warga Budhi Darma, masih berbekas. Ia masih ingat hari itu, 18 November 2009, saat matahari belum terbit, Isro terpaksa bangun karena suara gaduh; sekitar 3.000 orang Satpol PP menerobos memasuki perkampungan Isro di sebelah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Budhi Darma, Cilincing. Serangan fajar. Kami akan digusur. cerita Isro. Panik, Isro kemudian berinisiatif menyelamatkan barang-barangnya. Beberapa Satpol PP yang memergoki usaha Isro langsung bertindak. Ada dua orang yang memukuli saya dengan pentungan kenangnya meringis sembari menunjukkan bekas luka di kepalanya. Dari peristiwa tersebut, 4 orang mengalami luka berat dan sebagian besar mengalami kerugian harta benda akibat kekerasan yang dilakukan Satpol PP. Cerita lain yang tidak mengenakkan berurusan dengan aparat keamanan Pemerintah Daerah (Satpol PP) juga dialami Dadi Supriadi, pemilik kios kecil di sebelah KFC Lenteng Agung ini juga turut merasakannya. Minggu, 7 April 2012, kiosnya dibongkar oleh Satpol PP. Alasannya sih katanya buat Adipura lah katanya, kata pria yang sudah berdagang di kios ini sejak 2007 tersebut. Satu gerobak yang dimilikinya rusak saat peristiwa tersebut. Ia sendiri mengaku kesal akan tindakan Satpol PP tersebut. Kepengen saya jangan begitu lah Satpol PP itu, (seharusnya) ada ramahnya lah ke pedagang, keluhnya. Padahal sebelumnya ia kerap membayar uang pungutan untuk kelurahan. Sehari tiga ribu, jelasnya. Bagi masyarakat Jakarta, cerita mengenai Satpol PP, atau bagi para pedagang kaki lima biasa disebut Tramtib, memang cerita tentang kekerasan dan penggusuran. Satpol PP sebagai Polisi Peraturan Daerah (Perda) lebih berfungsi sebagai alat pukul ketimbang pengayom masyarakat. Bentrokan antara masyarakat dengan Satpol PP juga kerap terjadi. Yang terbesar, dan tentunya masih segar dalam ingatan kita adalah peristiwa penggusuran Makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara tahun 2010 lalu. Dalam kerusuhan tersebut, 3 orang Satpol PP menjadi korban jiwa dan lebih dari 100 orang lain menderita luka berat dan ringan. nabilah

FOTO: JAKARTA BARU/abdul aZIZ

Jakarta Baru

Kuliah twitter @triomacan2000


18 maret 2012

Jakarta Adalah
# Jakarta adalah satu2nya kota besar didunia yg tidak sediakan trotoar yg manusiawi utk warganya, taman/hutan kota pun minim, parkir apalagi # Jakarta adalah satu2 nya kota besar di dunia yg di jalan protokol utamanya /jl. Sudirman ada lobang besar dan pohon di tengah lubangnya ! # Jakarta juga adaalah kota besar di dunia yg ada Mal di pusat kota yg berjarak hanya 2 meter dari jalan utama ( mal semanggi) # Jakarta adalah satu2nya kota besar di dunia yang halte bisnya termasuk busway rawan perampokan, bau pesing dan jorok # Jakarta adalah satu2nya kota besar di dunia yg punya hutan kota kuramg dari 10% luas kotanya. Standar intenasional 40% # Jakarta adalah kota besar satu2nya didunia yg punya joki 3 in 1 # Jakarat adalah satu2 kota besar didunia yg minim transportasi massal. Hanya busway yg jadwalnya tak teratur, sumpek dan tak manusiawi # Jakarta adalah kota besar satu2nya didunia yg kawasan kotanya selalu dibanjiri rob atau genangan air laut # Jakarta adalah satu2nya kota besar didunia yg bis kotanya bisa berhenti dimana saja selain daripada di halte bis # Jakarta adalah satu2nya kota besar di dunia yg trotoar dan jembatan penyebrangannya dipenuhi pengemis dan orang berjualan # Jakarta adalah kota besar satu2nya didunia yg izinkan pengemis, ojek, pedagang nakring di trotoar dgn imbalan suap 300 ribu/ bln kpd tramtib # Jakarta adalah kota besar satu2nya didunia yg tol ke bandaranya bisa terendam 1 meter dan bikin bandara lumpuh # Jakarta adalah satu2nya kota besar didunia yg kolong jembatan dan tol bisa dijadikan perumahan dan tempat berdagang. # Jakarta adalah kota besar satu2nya didunia yang gubernurnya boleh jalan melawan arus ditengah2 kemacetan lalu lintas # Jakarta adalah kota besar satu2nya didunia yg tak punya transportasi KA dari bandara ke pusat kota # Jakarta adalah satu2nya kota besar di dunia yang jalur busway nya bs dilewati oleh siapa aja. Mulai dari aparat, pejabat, motor atau preman # Jakarta adalah satu2nya kota besar didunia yg tak beradab. Motor bisa naik trotoar atau jembatan penyeberangan, zebracros minim, korban bnyk # Jakarta adalah kota besar satu2nya didunia yg memiliki mal terbanyak dan terus dibangun # Jakarta adalah kota besar yg punya lahan parkir luar ruang terbesar didunia tapi pendapatan parkirnya terkecil # Jakarta adalah satu2nya kota besar didunia yg jalan protokol utamanya berlubang, bergelombang, rawan banjir, &rawan kecelakaan lalu lintas # Jakarta adalah satu2nya kota besar didunia yg gubernurnya ketakutan ketemu wartawan dan selalu marah2 jika ditanya kapan jakarta bebas macet # Jakarta adalah satu2 kota besar di dunia yg lokasi2 sekolahnya banyak di pinggir jalan, ga punya sarana parkir. Jika bubaran sekolah macet # Jakarta adalah kota besar satu2nya di dunia yg ada tiang pancang beton monorel di jalan2 yg sdh berobah jd monumen kegagalan kota # Jakarta adalah kota besar satu2nya didunia yg pintu masuk tolnya mepet2 dengan persimpangan atau pusat keramaian. Bikin macet total # Jakarta adalah satu2nya negara didunia yg paling byk terbitkan izin palsu swalayan mini ( indomart/alpamart). Terdaftar 80an, fakta ribuan # Jakarta adalah satu2nya kota besar di dunia yg gubernurnya larang warga non DKI datang ke Jakarta jika tak punya kerjaan tetap

JANDA GUBERNUR DKI JAKARTA HANYA TERIMA PENSIUN 800 RIBU

HIDUP MEMPRIHATINKAN,

saat itu Rp 1.660.000,-. Karena kebutuhan hidup, Henk juga harus menjual rumahnya dan pindah ke gang Jambu, Jl Dewi Sartika, Cawang. Kita hidup dari hasil menjual lukisan, itu pun seringkali kami m e n jualnya l e b i h karena kebu-

Lulusan Paket B Kesulitan Masuk SMA

etiap akhir tahun ajaran, Anton, staf pengajar Rumah Belajar Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), Jakarta selalu mengkhawatirkan masalah yang sama. Ia khawatir dengan keberlanjutan pendidikan anak didiknya yang mengikuti program Paket B setingkat SMP. Pasalnya pemerintah selalu menetapkan tanggal ujian akhir untuk Paket B berdekatan dengan awal tahun ajaran. Contohnya tahun ini ujian Paket B itu tanggal 16 Juli, itu tahun ajaran sudah mulai buat SMA, kata Anton. Penentuan waktu seperti itu membuat lulusan Paket B kesulitan untuk melanjutkan ke SMA. Cara termudah adalah mereka harus menunggu satu tahun untuk mendaftar di SMA atau ikut program Paket C di Rumah Belajar. SMA udah mulai tahun ajaran, ini (Paket B) baru ujian, padahal untuk ijazah bisa menunggu sampai

tiga bulan, jelas Anton. Beberapa kali Anton menyampaikan aspirasinya ke pihak pemerintah untuk tidak membedakan waktu ujian sekolah formal dengan non formal. Namun pemerintah tak mengubah kebijkannya. Akhirnya agar lulusan Paket B dapat segera melanjutkan sekolah ke SMA, Anton harus melobi SMA tujuan agar mau menerima anak didiknya sebelum mendapat ijazah. Agar bisa diterima, orang tua murid harus memberi uang jaminan sebagai biaya masuk sekolah. Jadi itu sebagai jaminan sampai nanti ijazahnya keluar. Tapi memang tidak semua anak mau menempuh cara itu. Ada beberapa orang tua yang memang tidak bisa memberikan uang jaminan tersebut. Akhirnya anak-anak itu pun melanjutkan program Paket C di Rumah Belajar kami dan tidak memilih sekolah formal, ujar Anton. wir

Jangan Lupa yaaah...!!!

HARI RAbU
Pakai Baju Yaahh...

KoTAk-KoTAk

Buat yang belum punya, bisa beli di jakartabaru.co Atau pake kemeja apa aja Yang Penting Kotak-Kotak!!

Itu Kata Jokowi Lho...

FOTO: JAKARTA BARU/abdul aZIZ

eluarga mendiang mantan Gubernur Jakarta, Hendrik Hermanus Eveline Ngantung, hidup dalam keprihatinan ekonomi. Namun, Hetty Eveline Ngantung, 63 tahun, istri Henk secara tegas menolak santunan dari orangorang yang merasa prihatin. Ia lebih berharap ada kepedulian dari Pemerintah DKI Jakarta terhadap nasibnya. Secara ekonomi, kehidupan Eveline tergolong sulit. Ia tinggal sendirian di sebuah rumah di daerah Gang Jambu, Cawang. Sampai hari ini, ia seringkali tak mampu membayar tagihan listrik, dan mendapatkan surat peringatan pemutusan aliran listrik oleh PLN. Bukannya tidak ada yang peduli. Bulan Mei lalu, Eveline diundang dan diwawancara di acara Kick Andy. Selepas acara tersebut tayang, banyak orang yg bersimpati pada keluarga Henk. Bahkan ada yang berniat memberi bantuan berupa tanah. Tapi itu kan dari orangorang, sementara Pemerintah DKI Jakarta tidak ada respon sama sekali. Saya menolak

bantuan dari perorangan, karena saya memang tidak ingin itu, masih banyak orang yang hidupnya lebih susah dari saya, ungkapnya. Hendrik Hermanus Joel Ngantung atau juga dikenal dengan nama Henk Ngantung adalah seniman lukis yang diangkat jadi Gubernur Jakarta pada 1964. Karya-karyanya masih bisa kita lihat sampai sekarang, Patung Selamat Datang dan Logo Pemda DKI adalah diantaranya. Peristiwa G30S PKI, mengakhiri karir Henk. Henk Ngantung diberhentikan tanpa alasan yang jelas. Henk dianggap menjadi simpatisan organisasi dibawah PKI. Padahal, Pak Henk tidak pernah terbukti, diadili apalagi ditahan. Kalau diperiksa memang pernah, ungkap Evi. Setelah diberhentikan, Henk tidak pernah mendapatkan hak-haknya sebagai mantan pegawai pemerintah. Kami tidak mendapatkan pensiun. Baru pada tahun 80an kami akhirnya dapat uang pensiun, ungkap Evi. Besarnya uang pensiun yang didapat

tuhan. Dulu belinya masih murah, dan semua dari uang pribadi, tidak ada apa pun dari pemerintah, kenang Eveline. Kondisi kesehatan Henk Ngantung memburuk karena penyakit jantung dan glukomanya awal tahun 1990an. Pada tahun 1991 Henk Ngantung meninggal dunia. Setelah Pak Henk meninggal, uang pensiun yang kita dapat cuma 830 ribu, sampai sekarang, ujar Eveline.Yang paling kejam menurut Evie adalah ketika anak-anaknya sulit untuk kuliah, karena selalu ditanyakan surat bebas G30-S PKI. Ketika serah terima jabatan dari Gubernur Sutiyoso kepada Fauzi Bowo, Eveline diundang datang. Eveline datang dengan naik angkot. Ia mendapatkan semacam medali dari emas murni seberat 10 gram. Emas tersebut tidak sempat sampai ke rumahnya, karena langsung ia jual kembali. Di medalinya ada nama toko yang membuatnya, saya jual lagi ke sana karena memang sedang butuh uang, ungkapnya. Ulang tahun Jakarta ke 485 ini, tidak memiliki makna apapun bagi Eveline. Tiap ulang tahun Jakarta, paling saya didatangi wartawan untuk wawancara, setelah itu ya sudah. Banyak acara juga tidak pernah saya datangi, ujarnya. Evi hanya berharap, Henk Ngantung sebagai Gubernur diakui, dan diperlakukan selayaknya mantan Gubernur, atau ada semacam tanda terima kasih. ali

Jakarta Baru

ebagai sebuah kota, Jakarta mendapatkan kado istimewa dari masyarakat internasional dalam ulang tahunnya yang ke-485. Berbagai masalah yang tak kunjung tuntas seperti macet, banjir, kemiskinan dan membanjirnya mall adalah prestasi yang membuat kantor berita CNN menobatkan Jakarta sebagai peringkat ke-7 dari 10 kota yang paling dibenci turis di seluruh dunia. Sebagai etalase bangsa, prestasi Jakarta ini tentunya juga telah mencoreng nama Indonesia di kancah internasional. Padahal, pandangan internasional yang buruk ini sepertinya sudah dipahami oleh pemerintah Indonesia. Setahun yang lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menyadari sekaligus mengingatkan bahwa ada yang salah dengan pembangunan ibukota. Seperti dikutip Tribunnews, dalam Rapat Kabinet yang dilangsungkan di Istana Bogor (21/2/2011), Presiden secara tegas menyatakan kekece-

waannya atas pembangunan di Jakarta. Saya kenyang sekali mendengar banyaknya komitmen. Yang berkomitmen membangun transportasi di Jakarta, infrastruktur di DKI. Semuanya pepesan kosong. Tidak jalan. tukas presiden. Presiden nampaknya memang pantas marah. Tiga tahun sebelum memberikan pernyataan tersebut, presiden sudah mencicipi sendiri masalah Jakarta. Banjir disertai macet total di perempatan Sarinah, jalan protokol Thamrin membuat presiden harus turun mobil dan menumpang mobil Paspampres untuk menuju Istana Negara. Tidak hanya presiden, mantan wakil presiden Jusuf Kalla juga menegaskan hal yang serupa. Seperti dikutip Kompas.com (23/2/12), JK menilai Jakarta belum sukses membangun tata kota. Jakarta, Manila dan Bombay tertinggal di Asia, macet, kumuh sesak. Berbeda dengan Singapura, Kuala Lumpur yang sudah lebih tertata, jelasnya.

JAKARTA
PEPESAN

PEMBANGUNAN

HANYA
KOSONG
PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
ISTANA BoGoR, JAwA BARAT, 21 FEbRUARI 2011

Menurut JK, hal ini dikarenakan Pemerintah Daerah belum mengedepankan kebutuhan warga Jakarta. Pemerintah, kata dia, mengijinkan pembangunan banyak ruko, sementara mengabaikan perumahan layak untuk masyarakatnya. belum lagi sarana hiburan dan aktivitas warga DKI Jakarta yang sangat terbatas, karena diisi bangunan megah. Daerah miskin ya di Jakarta, lebih banyak rumah kumuh di Jakarta. Kenapa banyak orang berkelahi karena orang main di gang, dikit-dikit di gang, bola nya kena kaca rumah orang sampai pecah jadi tambah berkelahi. Mau gimana, kan tempat bermain bola

sudah jadi mall semua, cetus Kalla. Kesemrawutan kota Jakarta, lanjut Kalla, dapat diatasi dengan pemimpin daerah yang menyenangkan, mengikuti apa keinginan warganya, aktif bertindak langsung untuk menyelesaikan masalah perkotaan dan mampu mengurangi kemacetan dan rawan banjir di Jakarta. 10-12 jam kita hidup di jalan karena macet. Bayangkan sepeda motor kalau stres tabrak kiri-kanan di jalanan. Jadi kita butuh membawa Jakarta lebih baik dengan pemimpin yang menyenangkan warga, pungkas Kalla. spl

Jakarta Baru

Makna 485 tahun Jakarta bagi mereka

Testimoni

DIMULAI SEKARANG
Oleh: Basuki T. Purnama
akan mengatasi ini dan itu ketimbang menyatakan telah menyelesaikan beberapa persoalan mendasar DKI Jakarta. Jakarta sebagai sebuah kota modern yang tertata rapi, manusiawi, dan layak untuk ditinggali bukan hanya tempelan yang memperindah visi dan misi Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta. Itu adalah harapan seluruh warga Jakarta saat ini. Namun hanya bisa dicapai jika diarahkan oleh pemimpin yang sudah punya track record sebagai pelayan kepentingan publik. Orang yang sudah teruji saat mengemban amanah sebagai pemimpin dan menggunakan kekuasaannya untuk memperbaiki kualitas daerah yang dipimpinnya. Oleh sebab itu, Jakarta hari ini tidak hanya sekedar membutuhkan pemimpin politik, tetapi juga seorang manager kota yang handal. Pemimpin yang memperlakukan warga kota sebagai pihak yang harus dilayani dan diberikan kepuasan. Seorang yang bisa menggerakkan seluruh sumber daya terbaik kota ini untuk sebuah perubahan. Bagaimana pun, seperti yang pernah diucapkan oleh Bapak Joko Widodo, Jakarta adalah kiblat pembangunan di republik ini. Jika Jakarta menempuh jalan yang salah, niscaya akan diikuti oleh daerah-daerah lain di Indonesia. Namun sebaliknya, jika Jakarta menemukan jalan yang benar, maka dia akan menginspirasi seluruh daerah di Indonesia untuk menempuh jalan yang sama. Belitung Timur, Solo, serta beberapa daerah lain di Indonesia sudah pernah menorehkan prestasi dengan melakukan terobosan pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas. Namun, karena bukan kiblat pembangunan, terobosan-terobosan itu tidak akan menular dan menginspirasi daerah-daerah lainnya di Indonesia. Hampir semua daerah memang memusatkan mata ke Jakarta. Makanya banyak daerah berlomba-lomba membangun pusat perbelanjaan super modern dan jalan tol di dalam kota agar naik derajat menjadi kota metropolitan. Kita tidak boleh lagi sakedar menunggu. Sebab masa penantian itu sudah sangat lama. Usia Jakarta sudah 485 tahun, dan selama pasang surut kehidupan manusia di atasnya, Jakarta lebih banyak mengalami masa suram dibandingkan kejayaan. Mungkin bagian tertentu kota ini memperlihatkan kemegahan dan kejayaan yang luar biasa, namun sepelemparan batu dari sana kita justru lebih banyak menemukan kekumuhan dan kemiskinan. Dua wajah jakarta tetapi didominasi oleh kesuraman tata kelola kota. Perubahan Indonesia harus bermula dari Jakarta, dan ditularkan ke seluruh pelosok republik. Kita harus segera mengubah anganangan menjadi kenyataan. Jakarta masa lalu, yang identik dengan segala macam masalah menahun harus digantikan oleh era baru. Masa di mana warga Jakarta menutup lembaran lama dan bergerak bersama-sama di atas gelombang perubahan baru. Angka 485 bisa jadi peringatan bahwa kita sudah terlalu lama menunggu. Oleh sebab itu, Jakarta Baru yang kami usung bukan hanya sebuah slogan. Jakarta Baru adalah harapan kita semua. Dan yang lebih utama, Jakarta Baru adalah sebuah keharusan sejarah kita hari ini. Saya sangat yakin, seluruh warga Jakarta akan bersatu dan merapatkan barisan, bergabung bersama gelombang perubahan baru. Dan ingat! Jakarta Baru, dimulai sekarang!
FOTO: JAKARTA BARU/tItah

JAKARTA BARU

27 tahun Karyawati, tinggal di Pasar Rebo

Fanny Fajarianti,

Jakarta, kota super crowded yang terkadang seru, terkadang menyebalkan sampai pengen pindah negara! Tapi. sampai sekarang saya masih di sini, mencari nafkah dan mungkin cinta. Jakarta terus berubah, tapi sayang tidak menjadi lebih cantik. Hujan kini menjadi musuh utama Jakarta, yang seharusnya menjadi saat-saat romantis, berubah menjadi kemacetan super parah karena jalanan banjir (eh tergenang), plus lampu lalu lintas mati. Wassalam.... Asa dan harapan saya masih ada untuk Jakarta yang menjadi lebih baik asalkan dipimpin oleh pemimpin yang serius ingin menjadikan Ibukota negara ini menjadi lebih baik. Semoga Gubernur yang terpilih dalam pemilukada ini dapat membawa Jakarta menjadi kota yang jauh lebih baik. Jakarta yang romantis seperti di Eropa karena sungai bersih, Jakarta yang hijau karena banyak taman, Jakarta yang aman karena kemiskinan berkurang, pokoknya menjadi Jakarta idaman semua warganye! Saya percaya suatu saat itu terjadi...Amiin

akarta memiliki seluruh persyaratan untuk menjadi kota terbaik di Indonesia, dan disukai oleh warga dunia, bukan kota yang dibenci seperti hasil lansiran sebuah jaringan televisi internasional baru-baru ini. Jakarta harusnya bisa menjadi teladan bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Seluruh sumber daya dan teknologi terbaik bangsa ini berkumpul di Jakarta. Dana tersedia dan melimpah, teknologi tersedia, dan ahlinya bertebaran di mana-mana. Jika punya kemauan, Jakarta hari ini bisa melakukan apa pun untuk perbaikan. Sehingga Jakarta menjadi yang terdepan dalam mempelopori terobosan pembangunan yang berkualitas. Namun hingga saat ini, itu semua baru sekedar harapan. Kita masih memimpikan Jakarta beranjak dari keterpurukan dan kesemrawutan. Pemerintah daerah ini pun lebih banyak mengakui baru

35 tahun Pedagang Kaki Lima di Pasar Baru Umur Jakarta sudah 485, buat saya biasa saja, nggak ada perubahan sama sekali. Harapannya ingin terus berjualan disini tanpa harus ada penggusuran dan penertiban. Kalau ada penggusuran dan tak boleh berjualan disini mau jualan dimana?. Seandainya digusur adanya relokasi tempat untuk berjualan bagi pedagang. karena ini satu- satunya tempat saya mencari nafkah untuk keluarga. Kalau bisa batasi izin usaha minimarket, karena membunuh pendapatan pedagang kecil seperti kita. Banyak pedagang kecil ulung tikar akibat dari adanya perizinan minimarket dipermudah dan ada dimana-mana, sedangkan pedagang kecil sulit untuk mendapakan izin dan sering sekali ditertibkan.

Mamat Rahmat,

Atin, 27 tahun, Pedagang Bensin Eceran di Johar Baru


Ulang tahun jakarta, buat saya biasa saja. Pemerintahan masih kurang memperhatikan rakyat kecil. Setiap ada pejabat lewat, kita selalu ditertibkan. Harapan ibu, kalau ada gubernur atau pejabat lewat, kita jangan ditertibkan, biar gubernur liat langsung rakyat kecil pada susah nyari uang. Jangan cuma lewat dan yang terlihat sudah rapi

30 tahun Karyawan Bank Swasta, Tinggal di Cengkareng, Jakarta Barat Satu kata untuk gambarkan Jakarta yang umurnya sudah 485 tahun ini, adalah macet. Harapannya semoga bisa jadi nggak macet, mungkin bisa dimulai dari warganya untukk lebih tertib.Karena macet itu terjadi salah satunya karena manusia nya yg nggak tertib. Patuhin saja peraturan lalu lintas yang ada. Selain itu ada, kalau bisa nggak usah dibikin mal atau perumahan mewah lagi lah,bikin saja banyak taman dan ruang terbuka hijau.

Wulan Indah,

24 tahun Pekerja Media, Tinggal di Fatmawati Ulang tahun jakarta sebetulnya cuma penanda waktu untuk reeksi, 485 tahun kita sudah punya pemerintahan dan disebut kota. Sudah jadi seperti apa sih lokasi bernama Jakarta ini. Jakarta lima tahun kebelakang menurut gue yang paling mengerikan soal infrastuktur dan transportasi yang gak ada perbaikan sama sekali. macet nggak ketolong, banjir gak ketolong, nggak ada bagus-bagusnya nih ibu kota negara. Harapan gue, Jakarta pada akhirnya bisa memilih pemimpin yang tepat di Pemilukada Gue berharap banget pemilukada ini berhasil memilih orang yang tahu apa yang mesti dilakukan di kota yang sudah nggak beres ini.

Gayatri,

Leo, 74 tahun, Petugas Keamanan, Tanah Tinggi


Jakarta kurang begitu aman, karena banyak tawuran antar warga. Pemerintahan tidak mengerti rakyat kecil, tidak ada perubahan yang dirasakan langsung di ulang tahun Jakarta.. R akyat butuh ketegasan pemimpin atau gubernur yang memperhatikan rakyat kecil.

Ibu Tarsan, 62 tahun

Penjual Nasi Kuning di Tanah Tinggi Ulang tahun Jakarta, sekarang pembangunan lebih maju dan lebih baik. Harapannya, tidak cuma pembangunan, tapi kita ingin lebih diperhatikan oleh pemerintah. Jakarta kalau hujan jangan banjir lagi. Setiap hujan rumah dan gang selalu banjir, hujan sedikit banjir. Kalau gubernur lewat dan ada acara-acara lain disuruh tutup dagangan kalo gak ditertibkan.

30 tahun Ibu rumah tangga, tinggal di Ciracas, Jakarta Timur 485 tahun usia Jakarta, berarti sudah tua juga ya. Tapi masih saja macet dimana-mana. Harapan saya Jakarta kedepan, tidak lagi macet dan polusi udara berkurang. Biar anak saya bisa jalan-jalan tanpa masker. Selain itu, angkot tolong diperbarui, sama jangan lagi ada premanisme,

Orie Hadiyati,

Jakarta Baru

140 Triliun Habis Kemana?


Dan tentu saja masyarakat harus dilibatkan. Semua masalah masyarakat yang merasakan, solusi juga ada di mereka. Tugas pemimpin itu mendengarkan, untuk kemudian mengambil kebijakan. Jadi jangan merasa pinter sendiri. Jangan sampai masyarakat ingin ke Selatan, pemimpin membawa mereka ke Utara. Inilah hal yang sekarang banyak terjadi. Tiba-tiba ada proyek, tiba-tiba ada penggusuran, masyarakat tidak pernah diajak bicara dan dilibatkan. Berbicara mengenai fokus, apa saja permasalah Jakarta yang akan Bapak fokuskan jika kelak terpilih? Ya tentu saja yang selama ini menjadi masalah banyak orang. Masalah macet dan banjir adalah yang paling utama. Namun yang tidak kalah penting, kita juga harus sasar kebutuhan dasar masyarakat, yaitu pelayanan publik kesehatan, pendidikan, dan revitalisasi pasar tradisional. Dan syaratnya memang harus dilakukan reformasi birokrasi. Untuk pelayanan kesehatan, saya optimis dalam 3 bulan sejak terpilih hal ini bisa kita rampungkan. Untuk masalah kesehatan dan pendidikan , apa yang akan dilakukan? Nanti akan ada yang namanya Kartu Jakarta Sehat. Kartu ini akan dipegang oleh masyarakat dan bisa dibawa untuk berobat ke Puskemas, Rumah Sakit Negeri maupun swasta. Sistemnya seperti kartu kredit, yang paling miskin pegang kartu Gold. Itu semuanya sudah gratis, sampai cuci darah dan operasi sekalipun. Ini membentuk sistem. Jadi masyarakat yang sedang sakit jangan direpotkan dengan mengurus SKTM ke RT, RW segala macam. Jangan sampai mereka meninggal di jalan karena buruknya sistem penjaminan kesehatan. Sedangkan untuk pendidikan, nanti juga ada Kartu Jakarta Pintar. Kartu ini nantinya akan dipegang anak-anak kita. Dengan kartu ini nantinya, masyarakat miskin tidak hanya akan gratis SPP saja. Buku, seragam, sepatu dan baju, termasuk tunjangan transportasi ke sekolah akan diberikan. Jadi tidak hanya sekedar gratis di spanduk. Gratis itu seharusnya kata-kata masyarakat, bukan klaim pemerintah. Apakah ada yang salah dengan birokrasi kita di Jakarta? Tidak sepenuhnya bisa dikatakan begitu. Saya pribadi sangat percaya dengan kualitas personil birokrasi kita. Apalagi di Jakarta, yang pendidikan birokratnya sangat tinggi dan kesejahteraannya lebih terjamin. Yang tidak siap adalah sistem yang belum bisa memaksimalkan dan mereformasi budaya birokrasi tersebut. Hal inilah yang harus dilakukan, buat sistemnya terlebih dahulu. Nanti kalau sistemnya sudah jadi, birokrasi harus ikut dengan sistem baru. Kalau mereka tidak mau ya tidak perlu marah-marah, tinggal copot saja. Kepala Dinas, camat, dan lurah yang tak mau tinggal copot saja, ganti sama yang mau melayani. Awal memerintah di Solo, hal ini terpaksa saya lakukan, terutama dalam pengurusan KTP dan izin usaha. Jika birokrat saja kelihatan tidak ada niat untuk berubah, bagaimana kita bisa mereformasi pelayanan kepada masyarakat? Masyarakat sudah bosan dengan janji-janji, apakah benar hal ini bisa dilakukan? Untuk menjawab itu harus diketahui, disamping Jakarta jauh lebih besar dari Kota Solo, Jakarta itu punya anggaran yang jauh lebih besar. Di Solo, saya hanya pegang 3,5 triliun dan bisa bangun 17 pasar tradisional. Sedangkan Jakarta punya Rp. 140 triliun dalam satu periode Gubernur. Anggarannya habis kemana? Inilah yang kita tidak habis pikir. Anggaran sebesar ini seharusnya bisa diselesaikan untuk menyelesaikan masalahmasalah mendasar di Jakarta. Dan semua adalah sistem yang sudah kami diterapkan dan terbukti berhasil. Mungkin berbeda dengan yang lain, Jokowi-Basuki hanya tinggal mengulang apa yang sudah dilakukan. Di Solo, Kartu Sehat sudah dilakukan selama tujuh tahun. Saat ini, masyarakat Solo yang sakit bisa langsung ke rumah sakit tanpa perlu memikirkan biaya. Kartu Pintar juga telah dilakukan. Jadi ini sudah terbukti, bukan sekedar janji.

IR. H. JOKO WIDODO:

alon Gubernur Jakarta nomor urut 3, Joko Widodo mempunyai perspektif tersendiri dalam memandang masalah yang masih menggerogoti Jakarta di Ulang Tahunnya yang ke 485 tahun ini. Masalah Jakarta, menurut Jokowi, adalah buah dari kegagalan sistem yang dilakukan, pemerintah DKI Jakarta harus berani membuka diri untuk mengubah paradigma. Simak perbincangan Jakarta Baru dengan pria yang baru saja berulang tahun pada 21 Juni yang lalu tersebut. Jakarta di umur yang ke 485 masih banyak dirundung masalah. Sebenarnya apa yang salah dari kota ini? Kota itu tidak mungkin tanpa masalah, namun memang masalah-masalah ini sedapat mungkin tidak menjadikan kota jadi tidak layak, tidak manusiawi untuk masyarakatnya. Saya kira, kita memang harus fokus pada masalah-masalah yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah harus mengubah cara pandang, masyarakat tidak boleh lagi dihitung hanya sebagai angka-angka statistik. Bagaimana melakukan hal tersebut? Syaratnya, pemimpin harus ada di lapangan, harus paham kondisi sebenarnya dari masyarakat. Jangan hanya berdiri di belakang meja di ruangan yang besar, berAC, baca laporan, tinggal tanda tangan. Ini gaya yang salah. Saya ketika di Solo, hanya satu jam saja di kantor, selebihnya di luar. Karena masalah-masalah tersebut itu kan tidak ada di kantor, adanya di jalan, di bantaran kali, di perkampungan penduduk. Pemimpin harus jemput bola.

FOTO: JAKARTA BARU/tItah

Jakarta Baru

PoNdok LAbU KEbANjIRAN


3 April 2012
Hujan dengan intensitas tinggi April lalu telah merendam beberapa kawasan di Jakarta. Pondok labu salah satunya. Kawasan ini teremdam air hingga ketinggian 1,5 meter. Banjir ini disebabkan oleh meluapnya Kali Krukut.

KEbAkARAN T

(17 Juni 2012) tem

Sepanjang tahun kasus kebakaran terjadi 684 keba Terkini di tahun dilanda kebakar

BUSwAY TERBAKAR
2 Juni 2012

4 Maret 2012

DAlAm SATU mAlAm, TERjAdI TIGA TAwURAN

Dalam satu malam, terjadi tiga kejadian tawuran di berbargai wilayah Jakarta. Tawuran antar warga tersebut terjadi di Jalan Dwijaya Radio Dalam, Jakarta Selatan, Bentrokan di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta timur, dan bentrokan di Jalan Raya Bogor depan Mall Cimanggis.

PENYERANGAN olEH GENG MoToR BERpITA KUNING

(13 April 2012) detik.com


Geng motor berpita kuning mengamuk di Jakarta. 7 lokasi menjadi sasaran amuk mereka. Satu orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Sebuah bus Transjakarta meledak di Bundaran Hotel Indonesia. Bus yang melayani rute Blok M Kota itu meledak pada pukul 14. 20 WIB. Beruntung tidak ada korban Jiwa.

(2 Februari 2012) okezone.com


Pemprov DKI mengeluarkan Perda yang mewajibkan bayar pajak bagi warung makan berpenghasilan 200 juta setahun. Perda ini menggerus penghasilan warteg di Jakarta.

PEmdA TARIk PAjAk UNTUk WARTEG

20 12

(25 Desember 2011) kompas.com

WAkIl GUbERNUR DKI JAkARTA MENGUNdURkAN DIRI

Wagub DKI Jakarta, Prijanto mengundurkan diri dari jabatan cawagub. Prijanto kecewa atas kebijakan dan diperlakukan secara tidak adil oleh Gubernur DKI Jakarta. Saya ini layaknya ibu rumah tangga, padahal saya ingin sejajar. ucapnya. Tapi pengunduran diri Prijanto kemudian ditolak DPRD DKI Jakarta.

liM TaH Melawan luP

(20 September 2011) vivanews.com


Setelah terbengkalai sejak tahun 2004, Proyek pembangunan monorel resmi dihentikan oleh Fauzi Bowo. Kini tiang bekas pembangunan monorel menjadi monumen kegagalan pembangunan transprotasi masal.

GUbERNUR RESmI HENTIkAN PRoYEk MoNoREl

(16 September 2011) detik.com


Kasus kriminal perkosaan marak terjadi di angkutan umum. Gubernur DKI menyarankan perempuan untuk tidak pakai rok mini.

PEmERkoSAAN dI ATAS ANGkoT MARAk

2011

(26 Maret 20 Perpustaka di Taman Ism terancam tu kekurangan d Pemprov Jaka dana hibah un perpustakaan juta menjadi 50

ANGGA PERpU HB JAS DIpANG

(19 September 2011) kompas.com

JUmlAH kASUS TAwURAN TERUS MENINGkAT

14 maret 2011

PEmbANGUNAN FlYoVER dIANGGAp SAlAHI ATURAN

Tahun 2009, jumlah kasus tawuran besar di Jakarta ada 16 kasus. Tahun 2010 ada 31 kasus tawuran di Jakarta. Periode Januari sampai September 2011 ada 29 kasus tawuran di Jakarta.

Pembangunan yover antasari dan Casablanca dianggap telah menyalahi perda no 6 tahun 1999 tentang rancangan tata ruang dan tata wilayah DKI Jakarta dan aturan RTRW wilayah Jakarta 2010. Pemda DKI menyatakan siap menghadapi gugatan.

mpo.co

TIAdA HENTI
18 Januari 2008.

PASAR BARITo DIGUSUR

Jakarta Baru

tahun 2011, 890 di Jakarta. 2010 akaran di Jakarta. 2012, Sawah Besar ran hebat.

Penggusuran Pasar Barito meledak di media nasional.Penggusuran ini mendapat penolakan keras dan menimbulkan perlawanan dari para pedagang. Puluhan pedagang sempat memblokir jalan untuk menghalangi petugas penggusuran.

(2 Februari 2007) kompas.com


Banjir besar Jakarta tahun 2007 menggenangi wilayah seluas 450 kilometer2. 48 orang meninggal dunia, kerugian ditaksir mencapai Rp. 4,3 triliun.

BANjIR BESAR JAkARTA PRESIdEN SBY TERjEbAk BANjIR PEmdA LARANG MEmbERI SEdEkAH pAdA PENGEmIS

2 Februari 2008

2007

Presiden RI, terjebak banjir di depan Sarinah Jl. Thamrin. Akibat kejadian ini, presiden SBY harus berganti kendaraan dengan mobil Paspampres yang lebih tinggi agar bisa melalui banjir yang menggenang.

(31 Agustus 2009) detik.com

Pemprov Jakarta mengeluarkan Perda yang salah satu aturannya melarang memberikan sedekah kepada pengemis. Aturan itu disertai ancaman pidana kurungan maksimal 60 hari dan denda maksimal 20 juta.

08 20
2009
26 November 2009

Ma Hun elawan luPa

PENGGUSURAN BKT dI PoNdok KopI RICUH.

Penggusuran rumah warga yang terkena proyek Banjir Kanal Timur berlangsung ricuh. Sekitar 100 warga bentrok denagn Buldoser dan sekitar 700 aparat dari satpol PP dan Kepolisian.

14 April 2010

KERUSUHAN MbAH PRIok dI KojA, JAkARTA UTARA

PENGGUSURAN dI RAwASARI

(10 Februari 2011) kompas.com


Pedagang keramik dan rotan di Rawasari digusur paksa dengan alasan dijadikan ruang terbuka hijau. Namun kenyataannya saat ini, kawasan tersebut menjadi Apartemen dan Rumah Susun Milik.

2010
10 oktober 2010.

GUbERNUR TolAk BANjIR, HANYA AkUI GENANGAN


Setelah banjir yang menyebabkan kemacetan sampai tengah malam, Gubernur DKI menyatakan bahwa menolak jika Jakarta dikatakan mengalami Banjir. Menurutnya kejadian tersebut, hanyalah sebuah genangan.

Terjadi bentrokan antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) dengan warga dan ormas hendak menggusur makam Mbah Priuk. Tiga orang Satpol PP meninggal dalam kejadian tersebut, dengan korban luka berat dan ringan mencapai 130 orang. Tak kurang dari 40 mobil satpol PP juga dibakar massa.

ARAN USTAkAAN SSIN GkAS

011) indopos.co.id aan HB Jassin mail Marzuki utup karena dana. Ini karena arta memangkas ntuk operasional HB Jassin dari 950 0 juta rupiah.

SBY MENGATAkAN PEmbANGUNAN JAkARTA PEpESAN KoSoNG

(23 Januari 2011) okezone.com

ANGGARAN PENGGUSURAN LEbIH BESAR dARI ANGGARAN PENGENTASAN KEmISkINAN

(21 Februari 2011) tribunnews.com


Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Indonesia, marah dan kecewa atas pembangunan di Jakarta yang menurutnya tidak sesuai seperti yang diharapkan. Secara tegas beliau menyampaikan bahwa komitmen pembangunan di DKI Jakarta sebagai pepesan Kosong

Pada APBD DKI Jakarta tahun 2011, anggaran untuk pembebasan lahan mencapai 1,2 triliun. Sementara anggaran pelayanan untuk warga miskin hanya 517 miliar.

FOTO-foto dan data: berbagaI sumber

10

Jakarta Baru

SIAPA

JO KO WI
Nama: H.Joko Widodo (Jokowi) Tempat, tanggal lahir: Surakarta, 21 Juni 1961 Pendidikan: SDN 111 Tirtoyoso, Solo SMPN 1 Solo SMAN 6 Solo Fakultas Kehutanan UGM (lulus tahun 1985) Penghargaan Personal 10 Tokoh di Tahun 2008 oleh Majalah Tempo Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta Award Bung Hatta Anticorruption Award (2010) Charta Politica Award (2011) Wali Kota Teladan dari Kementerian Dalam Negeri (2011) Nominasi 25 Besar Walikota Terbaik di Dunia
FOTO: JAKARTA BARU/tItah

okowi lahir 21 Juni, 51 tahun yang lalu. Dia anak keluarga miskin yang tinggal di bantaran kali Bengawan Solo. Pada saat kelas IV SD dia dan keluarga mengalami kekerasan, pentungan serta penggusuran dari aparat tramtib yang ingin mengosongkan bantaran kali. Tapi itu semua tidak mematahkan semangatnya untuk melanjutkan pendidikan. Dia lulus dari Fakultas Kehutanan Unversitas Gajah Mada lalu menceburkan diri ke dalam usaha mebel kayu jati. Selama 23 tahun Jokowi mengembangkan usahanya sebagai eksportir mebel ke luar negeri dan menjadi pengusaha yang paling disegani di Kota Solo. Tujuh tahun yang lalu, dia diminta untuk maju menjadi calon Walikota Solo. Padahal penggemar musik rock ini tidak punya pengalaman politik sama sekali, bahkan belum pernah menjadi menjadi ketua RT sekali pun. Banyak yang sinis dan memandang sebelah mata terhadap Jokowi dan pasangannya, FX Rudy Hadiatmo. Namun, ternyata pasangan ini memenangkan Pilkada Solo tahun 2005. Selama lima tahun memerintah Jokowi menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap perbaikan kehidupan di Kota Solo. Berbagai terobosan ditempuhnya dan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Solo adalah daerah pertama di Indonesia yang berhasil merelokasi hampir 1000 pedagang kaki lima ke pasar yang sudah disediakan, tanpa kekerasan sama sekali. Sebab, jauh-jauh hari Jokowi sudah menggudangkan seluruh perlengkapan pentungan dan tameng milik Satpol PP, mencopot Kepala Satpol PP, dan menggantinya dengan pejabat perempuan berkebaya. Pedagang kaki lima didekati dengan pola intervensi sosial yang memanusiakan mereka. Setelah makan siang dan makan malam sambil berdiskusi sebanyak 54 kali, 1000 pedagang kaki lima tersebut dengan sukarela membongkar lapak-lapak dan pindah ke lokasi yang baru. Selama memerintah, Jokowi hanya memberikan izin satu mall dan 12 minimarket untuk beroperasi di Solo. Sisanya dia membangun 17 pasar yang menampung ribuan pedagang dan menghidupkan perekonomian kota Solo. Jokowi juga berhasil merintis program Kartu Sehat dan Kartu Pendidikan sehingga tidak ada lagi masyarakat yang takut ke rumah sakit atau sekolah karena tidak ada biaya. Pemerintah Kota Solo dengan APBD kurang dari 1 Triliun (Jakarta punya 36 T) mampu memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Dalam lima tahun, Solo menggeliat dari kota kumuh menjadi salah satu tujuan wisata penting di Indonesia. Hotel-hotel berbintang tumbuh menjamur. Selain wisatawan, Solo juga hidup dari even-even internasional, karena kerap menjadi tuan rumah berbagai festival dan pertemuan tingkat dunia. Solo juga merupakan satu-satunya daerah yang memberikan stadionnya sebagai kandang sementara bagi klub sepakbola daerah lain, seperti Persija Jakarta, saat tidak diperbolehkan bertanding di Jakarta. Ketika pemilihan kedua tahun 2010, Jokowi memenangkan Pemilukada dengan angka 91%, tanpa kampaye dan tanpa memajang poster satu pun. Dan kini, lelaki kurus dan sederhana ini masuk 25 besar nominasi Calon Walikota Terbaik Dunia versi The City Mayor Foundation untuk tahun 2012.

KONTROVERSI
J O K O W I - B ASU K I
1. Jokowi dan Basuki Tidak Amanah dan Kutu Loncat
Ini organisasi besar yang bernama Republik Indonesia. Di dalam organisasi, promosi dan rotasi itu hal yang biasa, bahkan wajib dilakukan agar organisasi lebih maju. Gubernur yang diminta oleh presiden untuk menjadi mentri juga harus melepaskan jabatannya walaupun dipilih oleh rakyat untuk masa waktu tertentu. Di dalam bisnis, kepala cabang yang sukses bisa saja dipromosikan sebagai kepala wilayah. Kepala wilayah yang sukses bisa diminta untuk memimpin kantor pusat. Begitu pula dengan sistem pemerintahan kita. Walikota dan Bupati yang sukses layak untuk dipromosikan sebagai orang yang akan memimpin Ibu Kota Negara. Semua calon gubernur dan wakil gubernur hari ini pasti sedang menjalankan amanah dengan menempati jabatan tertentu. Nachrowi Ramli sedang diamanahkan menjadi Anggota DPRD DKI sampai 2014. Hidayat Nur Wahid dapat amanah sebagai anggota DPR RI sampai 2014. Bahkan Faisal Basri harusnya menuntaskan amanahnya sebagai Dosen dan PNS sampai usia pensiun. Namun semua jabatan itu harus mereka tinggalkan jika terpilih menjadi kepala daerah. Jika ada orang yang mengaku tidak meninggalkan amanah apa-apa ketika terpilih menjadi Gubernur/Wakil Gubernur, dipastikan orang itu pengangguran. Jika indikator amanah adalah selesainya masa tugas, maka yang berhak mencalonkan diri jadi Gubernur DKI hanya Fauzi Bowo. Jika orang mendapatkan promosi harus menyelesaikan seluruh masa jabatannya terlebih dahulu, maka kita semua akan punya kepala daerah dari kalangan tua. Sulit berharap generasi muda yang lebih kreatif dan lebih beradaptasi dengan zaman muncul sebagia pemimpin. Tidak heran jika calon-calon pemimpin yang kita temukan sebagian besar berusia hampir sama atau sedikit lebih muda daripada usia Republik Indonesia. Orang-orang yang seharusnya diberi kesempatan untuk istirahat di hari tua tanpa harus dipaksa lagi memikirkan urusan orang banyak.

Jakarta Baru

11

hok adalah panggilan akrab untuk Basuki Tjahaja Purnama. Keturunan Tionghoa yang lahir di Belitung 46 tahun yang lalu. Matanya sipit, tetapi sangat nasionalis dan cinta Indonesia. Ahok kecil kenyang dengan praktik diskriminasi, bahkan jadi penggerek bendera pun tidak diperbolehkan. Tetapi itu tidak membuatnya benci dengan kampung halamannya, justru makin cinta. Sehabis menamatkan kuliah di Jakarta, Ahok pulang ke kampung halamannya. Padahal kesempatan karir terbentang luas di Jakarta. Sempat membuka bisnis namun tidak lama. Ahok merasa harus masuk ke dalam sistem pemerintahan. Bisnisnya terpaksa gulung tikar akibat permainan pejabat yang korup. Dia juga merasa kebiasaan keluarganya yang dermawan tidak akan bisa menyelesaikan kepahitan hidup warga Belitung Timur yang seharusnya makmur karena timah itu. Pemerintah daerah selalu merasa kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi di sisi lain nyaris seluruh pejabat pemerintahan hidup dalam kemewahan yang tidak masuk akal. Anak sulung dari lima bersaudara ini akhirnya memutuskan masuk ke dalam politik untuk memastikan anggaran negara bisa dipergunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan publik. Karir politik Ahok dimulai dengan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif Kab. Belitung Timur di tahun 2004, dan dia terpilih. Sepak terjangnya selama menjadi anggota DPRD membuat decak kagum warga dan mendorongnya maju sebagai calon Bupati Belitung Timur. Sesuatu yang terlihat sangat janggal, Sebab Ahok adalah warga keturunan Cina, beragama Kristen, dan mencalonkan diri sebagai Bupati di daerah yang 93% penduduknya merupakan generasi penerus masyumi. Namun takdir berkata lain, Ahok memenangkan Pemilukada secara mengejutkan. Ini bukti bahwa masyarakat sudah cerdas dan tidak menjadikan sentimen primordial sebagai pertimbangan dalam memilih pemimpin. Selama 1 tahun 6 bulan Ahok memimpin Belitung Timur, namun buah karyanya menjadikannya sebagai legenda hidup bagi masyarakat Belitung Timur. Pada masa kepemimpinan dia inilah dimulainya transparansi anggaran dengan benar. Seluruh anggaran pemerintah dititikberatkan demi kepentingan publik. Dan di masa kepemimpinannya yang singkat itu pula jalan-jalan diperbaiki, birokrasi ditata dengan baik, serta seluruh masyarakat hingga kini mendapatkan jaminan perlindungan kesehatan melalui asuransi yang diatur dan dibiayai oleh pemerintah kabupaten. Ahok mundur dari posisinya sebagai Bupati Belitung Timur karena diminta oleh masyarakat untuk maju sebagai calon Gubernur Bangka Belitung, walau akhirnya dia kalah. Namun sepak terjangnya di Belitung Timur tetap tidak bisa dilupakan oleh publik. Kini, adiknya, Basuri Tjahaja Purnama terpilih menjadi Bupati di daerah yang sama. Dengan harapan, semua cita-cita luhur Ahok dapat dilanjutkan oleh adiknya. Sebab mereka dibesarkan di keluarga yang sama, keluarga yang memiliki tradisi membantu masyarakat yang mengalami kesulitan hidup tanpa pilih-pilih.

Nama: Basuki Tjahaja Purnama (Zhong Wan Xie/Ahok) Tempat, tanggal lahir: Manggar, Belitung Timur, 29 Juni 1966 Pendidikan : SD Negeri No 3 Gantung, 1977 SMP Negeri No 1 Gantung, 1981 SMA III PSKD Jakarta, 1984 S2 (magister manajemen) dari Jurusan Manajemen Keuangan di Universitas Prasetya Mulya (lulus 1993) S1 (insinyur) Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknologi Mineral Universitas Trisakti, Jakarta (Lulus 1989) Penghargaan: 2007, dinobatkan sebagai Tokoh Antikorupsi dari unsur penyelenggara negara oleh Gerakan Tiga Pilar Kemitraan, Kadin-Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara-Masyarakat Transparansi Indonesia. 2008, dinobatkan sebagai 10 Tokoh yang Mengubah Indonesia oleh Majalah Tempo.

SIAPA

BA SU KI
Jokowi dan Basuki tidak pernah mendaftar ke partai mana pun sebagai Calon Gubernur maupun Calon Wakil Gubernur. Basuki memang pernah berencana maju di jalur independen, tetapi urung karena syarat dukungan KTP.

2. Solo dan Belitung Timur itu Kecil, Tidak Sama Dengan Jakarta
Ketika maju menjadi Walikota Solo di tahun 2005, Jokowi hanyalah seorang pengusaha mebel. Dia tidak pernah jadi ketua RT, apalagi lurah dan camat. Semua orang sinis dan meragukan kemampuannya. Tapi sejarah kemudian membuktikan bahwa dia berhasil mengubah kota Solo dari kota yang suram menjadi salah satu tujuan wisata penting di Indonesia. Dia berhasil menjadikan Solo mendapatkan puluhan penghargaan di level nasional maupun internasional terkait dengan pembangunan dan tata kota. Dan pada pemilihan kedua dipilih oleh 91% warganya. Pemimpin yang gagal tidak mungkin mendapatkan dukungan seperti itu. Kini Jokowi dinominasikan sebagai Salah satu calon walikota terbaik dunia versi The City Mayor Foundation untuk tahun 2012. Seorang manajer yang handal di dalam organisasi akan beradaptasi dengan kompleksitas dan besaran masalah yang dia hadapi. Kepala cabang yang naik pangkat menjadi kepala wilayah akan menemukan beban persoalannya bertambah banyak. Namun jika dia seorang manajer yang handal, kamampuannya akan beradaptasi dengan rumitnya masalah. Apalagi problem dasar semua kota itu relatif sama saja, hanya besarnya saja yang berbeda.

3. Jokowi dan Basuki Haus Kekuasaan


FOTO: JAKARTA BARU/tItah

4. Jokowi Penganut Kejawen dan Basuki Adalah Seorang Kristen


Jokowi adalah seorang muslim yang taat dan bergelar haji. Dia hanya tidak mau mengumbar religiusitas untuk mencari simpati. Jokowi seorang yang sangat taat beribadah. Basuki adalah seorang penganut Kristen. Kedua orang ini diakui keyakinannya di negara Republik Indonesia.

Mereka berdua justru diminta oleh partai untuk menjadi Calon Gubernur/Wakil Gubernur dari partai PDIP dan Gerindra. Sebelumnya, hampir semua orang sinis dan mengatakan bahwa Jokowi hanya diberikan angin surga dan hiburan belaka dengan penyebutan namanya sebagai calon gubernur oleh PDIP. Jokowi pun selalu berada di Solo pada saat hiruk-pikuk pencalonan Gubernur. Jokowi baru ke Jakarta saat diminta oleh partai untuk mengikuti t and proper test. Setelah itu dia kembali ke Solo, bekerja seperti biasa. Dan baru kembali lagi ke Jakarta sehari sebelum diputuskan secara resmi sebagai calon gubernur dari PDIP dan Gerindra. Jadi mereka berdua sama sekali tidak mengejar jabatan. Ini semua keinginan masyarakat yang dituangkan melalui keputusan partai.

5. Jokowi Gagal Memimpin Kota Solo


Sudahkah berkunjung ke Solo hari ini? Jika dia gagal, apakah mungkin dipilih kembali oleh 91% masyarakatnya? Jokowi sama sekali tidak memasang baliho, spanduk, dan sebagainya selama masa kampanyenya pada Pilkada.

12

Jakarta Baru

RElAwAN jAkARTA bARU SIAp mENYERbU

emula, kehadiran Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama dianggap bagai angin lalu oleh sebagian kalangan elit politik. Gaya Jokowi yang sederhana dan sopan dianggap tidak akan mampu untuk menaklukkan hati warga Jakarta, yang sering dianggap keras dan sombong. Namun seiring waktu yang berlalu dan proses yang terus berjalan, pendapat elit tersebut ternyata salah besar. Dalam waktu singkat, dukungan kepada Jokowi dan Ahok terus berlipat. Tidak hanya dukungan lisan, masyarakat dengan sukarela mengumpulkan uang, membeli kemeja untuk biaya kampanye, dukungan melalui media sosial seperti Facebook dan Twitter, serta simpul-simpul relawan yang jumlahnya sangat banyak. Saat ini saja, jumlah relawan yang terdaftar sudah mencapai angka 200.000 orang, yang tersebar di setiap kelurahan. Dengan banyaknya partisipasi aktif masyarakat ini, nyata sudah bahwa Jokowi adalah sosok pemimpin yang diinginkan warga DKI. Miskin-Kaya, Tua-Muda. Jika para elit masih menganggap Jakarta Baru, konsep yang ditawarkan Jokowi sebagai angan-angan, maka Jakarta Baru adalah angan-angan yang kita bagi bersama. Sebuah angan-angan yang akan diwujudkan pada tanggal 11 Juli nanti. Salam 3 Jari, Salam Jakarta Baru! Kita siap memenangkan Jokowi dan Basuki. Jakarta Baru bisa kita mulai tahun ini.
FOTO-foto: JAKARTA BARU/tItah, abdul aZIZ teks: hafIZ

Jakarta Baru

13

14

Jakarta Baru

@jokowi_do2 Selamat ulang tahun Jakarta ke 485 semoga makin Jaya selalu. @kaniamehta Nonton video jokowi 15 menit dr 44 menit! Baru pertama kali tahan nonton ginian. He is cool! @iyo_aniroen Pokoknya klo ampe ada yg nempelin stiker cagub dki selain #Jokowi di depan rumah gw.. Gw lepasin bon2 ama messy .. Biar digigitin!!.. #sikap @wulannamasaya Super LOL RT @wintangdilangit Si @iccaay --> Gue br tau trnyata jokowi trkenal gr2 mau jd gubernur jkt y gue kira finalis indonesia idol @SiCupidCipid seriously? haha @EgiaTarigan: Geeeezzzz!! Adik terbontot aka Si tetong nempelin poster Jokowi dikamarnya!!! Is he the new teens idol??? @MFaizAkbr Jangan ejek jersey MU yang baru.kotak gitu membawa kesuksesan lho~ contohnya aja jokowi yang tiep hari pake baju kotak sukses bgt. @noviantokurnia Saya kalah gaul dgn gub. ini *kece RT @jokowi_do2: malam ini nonton @PowerSlavesBand sampe jumpa dilokasi ya.. @sar_git Jokowi beratnya 54 kilo saja, cuma beda 3 kilo ama gw :D @Mozzeys Ada iklan jokowi di tv. nyokap: ga pantes bgt jd gubernur, badannya aja kecil bgtu trus kayak tukang......
FOTO: kompas.com

FOTO: JAKARTA BARU/abdul aZIZ

Anak-anak bermain bola di gang sempit di daerah Senen, Jakarta Pusat (16/6). Kurangnya lahan terbuka hijau di Jakarta membuat anak-anak tersebut tidak mempunyai tempat bermain yang layak.

INGAT POJOK KANAN ATAS


waktu semakin lama. Kertas suara itu dilipat horizontal tiga kali dan tiga kali vertikal. Di sisi belakang kertas suara terpasang hologram, keterangan TPS, dan peta Jakarta. Selain itu terdapat template braille bagi pemilih tuna netra. Kertas suara kali ini seukuran kertas A4, lebih kecil daripada kertas suara pada pemilihan lima tahun lalu. Pada sisi depan terdapat enam pasangan calon. Foto pasangan calon terdiri dari tiga kolom dan dua baris. Pada pojok kiri atas ada foto pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dengan nomor urut satu, posisi tengah atas dengan nomor urut dua ada Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria. Posisi pojok kanan atas dengan nomor urut tiga ada Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama. Posisi pojok kiri bawah dengan nomor urut empat ada Hidayat Nur Wahid-Didik J. Rachbani. Tengah bawah dengan nomor lima ada Faisal Batubara-Biem Benyamin dan posisi pojok kanan bawah dengan nomor enam ada Alex Noerdin-Nono Sampono. wir

@AdamNoahLevine_ Jokowi. Karena rambutnya belah pinggir, pasti memperhatikan rakyat pinggiran @sonyaprillio Jokowi tang RT @ danishchaniago: Bingung kalo Jakarta ulang tahun mau nyeplokin siapa :( @matdisini Terus gw harus salto gitu tem? RT @pumpkin_itham: Gua tadi salaman dong sama jokowi haha @mailpiero jakarta perlu pemimpin yang selalu turun kebawah, bukan pemimpin yang cuman nerima laporan di balik meja----------> contoh JOKOWI @Robinson21778 seandainya aja gua ulangtahun sebelum bulan juli, trus langsung urus ktp, ikut pilkada jakarta, gua bakalan pilih JOKOWI jadi gubernur DKI @b_oby Kagak, mirip jokowi lu mah RT @MekoW_777: twit pertama, ava baru mirip budi doremi nggak gw? @tioyoga kalo jokowi jadi gubernur jakarta pasti ada acara rock in Jakarta @ryukkunfadhil Nonton jokowi ngasih ceramah. Ada stand up comedynya. Menghibur tetapi berwawasan dan terbuka. @Okkylatte Pak @jokowi_do2 jangan ikutikut nempel poster amburadul ya pak. itu yang lain janji mau bersihin tapi malah ngotorin Jakarta. @VirRizqia Pak @jokowi_do2 when i see your smile,hlng rasa pesimis ttg pemimpin dingr ini,would u be our leader Sir ??

ertas suara dan kartu pemilih untuk Pemilukada DKI Jakarta 2012 sudah mulai dicetak. Kertas suara sebanyak 7.158.284 dan kartu pemilih sebanyak 6.983.692 dicetak oleh PT. Balai Pustaka sebagai pemenang lelang pengadaan. Kertas suara yang dicetak sesuai dengan jumlah pemilih yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah 2,5 persen dari jumlah yang ada, untuk mengantisipasi kerusakan kertas suara, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Dahlia Umar.

Kertas suara yang telah dicetak akan disimpan di gedung KPU Jakarta terlebih dulu. Setelah itu akan diedarkan ke 15.059 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 1 Juli 2012. Hal itu sesuai dengan jadwal dalam Surat Keputusan KPU bahwa distribusi surat suara dilakukan pada 21 Juni hingga 1 Juli 2012. Kertas suara itu dibuat dengan dilengkapi hologram untuk mencegah pemalsuan. Karena itu sebabnya makan waktu lama, kata Dahlia. Selain itu, pelipatan dan pengepakan kertas suara sesuai dengan TPS juga membuat

SUDAH LAPOR, NAMA TETAP TAK MASUK DPT


elly, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tahun ini diyakini tidak bisa ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi di Jakarta. Bersama dengan ibunya, nama mereka tidak terdaftar sebagai pemilih dalam Daftar Pemilih Sementara di lingkungannya. Pasalnya, mereka tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap yang diumumkan di kelurahan. Katanya kita gak punya NIK berdua karena KK (Kartu Keluarga) yang lama, tapi ayah dan kakak-kakak saya ada, padahal kita satu KK, kata Selly. Tak mau kehilangan haknya untuk memilih, Selly dan ibunya datang ke kelurahan untuk mendaftarkan nama mereka agar tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Saya kan tahu ada anjuran untuk daftarkan diri ke kelurahan, kalau gak terdaftar di DPS, jelas Selly. Saat sampai di kelurahan mereka diminta untuk mengisi formulir pendaftaran pemilih tambahan. Setelah mereka mengisi, mereka diberitahu petugas kelurahan bahwa mereka seharusnya masuk menjadi pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 58. Kita udah yakin aja, pasti ada namanya kata petugas. Mereka bilang kita akan masuk daftar pemilih tambahan di TPS 58, ujarnya. Namun ternyata saat DPT diterbitkan, nama Selly dan ibunya tetap tidak ada. Mereka lalu bertanya ke panitia pemilukada di RT. Panitia di RT meminta mereka untuk tenang karena nanti akan ada daftar pemilih tambahan yang akan ditempel. Lalu saya tunggu, berapa hari saya tunggu, itu gak ada juga, kata Selly. Selly merasa sangat kecewa tidak bisa berpartisipasi dalam Pemilukada DKI Jakarta 2012. Padahal di RT-nya ada namanama orang yang sudah meninggal tapi tetap masuk DPT. Sementara ia dan ibunya tidak bisa memilih meski sudah mendaftarkan namanya di kelurahan. Apa yang terjadi dengan Selly adalah pelanggaran Pemilu. Sistem yang dijalankan ternyata mengambil hak demokrasi masyarakat, sehingga bisa dikategorikan sebagai tindakan kriminal. Hak suara saya sudah diambil secara paksa. Urus KTP jalur resmi, semua prosedur sudah diikutin, Tapi kenapa gak ada juga. Kenapa sih mau jadi warga negara yang baik aja susah banget. Mau ikutin proses demokrasi aja kok susah banget, keluh Selly. wir

Jakarta Baru

15

3 9

5 10

TEKA TEKI SILANG JAKARTA BARU


Mendatar: 1 Matahari pagi 4 Angkutan umum 6 BUMN pertambangan 9 Saya 10 Ujian Akhir Nasional 11 Akal sehat 12 Sutradara terkenal 13 Senam kebugaran 14 Menggambar 17 Juri Indonesian Idol 20 Satuan kecepatan 21 Calon Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 3 23 Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 3 26 Komedian Betawi 29 Suku asli Jakarta 32 Pelatih Real Madrid 34 Tempat keluar masuk 37 Suku bangsa di Sumatera Utara 40 Ibukota ASEAN 41 Hal yang dibayangkan 42 Berbagai buah dicocol sambal 43 Accu (dibaca) 44 Indonesia (singkat) 45 Pengguna jasa 46 Baut 47 Sebelah kanan peta Menurun 1 Pertandingan terakhir 2 Jenis burung peliharaan 3 Meluruhkan 4 Kawasan di Jakarta Timur 5 Penutup lubang 6 Nomor 7 Kebawah 8 Monumen Nasional 15 Pesawat alien 16 Organisasi buruh internasional 18 Udara 19 Efek Rumah Kaca (singkat) 20 Kata ganti orang pertama jamak 21 Alat ukur waktu 22 Jadilah (arab) 23 Bapak (betawi) 24 Kakak (minang) 25 Menunjuk sesuatu yang dekat 27 Ayah (arab) 28 Dipakai bayi minum susu 30 Taman Pendidikan Al-Quran 31 Organisasi Tinju Dunia 32 Jakarta Timur 33 Memilah 34 Pelabuhan di Jakarta 35 Keberanian 36 Tes kelulusan 37 270 derajat dari utara 38 Runcing 39 Berotot

11 13 14 15 16 20 21 22 23

12

17

18

19

24

25

Tuliskan aspirasi, harapan, pikiran, dan pertanyaan anda tentang Jakarta Baru kepada Pasangan Kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. Anda bisa mengirimkan ke nomor hp kandidat: Jokowi

SMS ASPIRASI

26

27

28 32 33

29

30

31

34

35

36 40

37

38

39

081282239001
Basuki

081314345975
Ketik:
Nama(sesuai KTP)[spasi] Kota[spasi]Aspirasi/Pertanyaan

41 43 45 46 44

42

47

EO VID BA MK LO PIL ADA JAKARTA


BANTU JAKARTA BARU DAN PANWASLU UNTUK MENGAWASI PEMILUKADA AGAR TERCIPTA PEMILUKADA YANG JUJUR, ADIL, DAN TRANSPARAN.

SAYEMBARA

REKAMLAH PROSES PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA DI TPS DEKAT TEMPAT TINGGAL ANDA MENANGKAN TOTAL HADIAH SYARAT DAN SEBESAR KETENTUAN VIDEO:
1. REKAMAN VIDEO BISA DILAKUKAN DENGAN ALAT APAPUN DAN FORMAT APAPUN (selama bisa diupload/dikirimkan), TERMASUK DENGAN HANDPHONE ANDA. 2. ISI VIDEO MENCAKUP INFORMASI : SUASANA PENCOBLOSAN SUARA, IDENTITAS TPS, DAN HASIL PENGHITUNGAN SUARA. 3. MENANGKAP KECURANGAN PEMILUKADA (JIKA ADA).

TEBAK PEMENANG PEMILUKADA DKI 2012


Kandidat Manakah yang mendapatkah perolehan Angka Tertinggi pada PEMILUKADA DKI 11 JULI nanti?

Rp. 50 Juta untuk 50 orang


3 6

Total Hadiah

Dapatkan

Kuis susun huruF Jakarta Baru


EDISI MEI 2012
2 Televisi 21 Inch 622192280xxx Eddy Heriyadi / Jak-Tim 6287722000xxx Chalify Ardiawan / Jak-Sel 5 Smartphone Android 6281280284xxx 6287888884xxx 6287884426xxx 6285719120xxx 622192129xxx Dema Soraya / Jak-Pus Nina Marianah / Jak-Tim Ratih Puspitasari / Jak-Pus Pandu / Jak-Sel Haryanti / Jak-Sel

PEmENANG

pemenang

1 4

2 5

5 Rice Cooker 6287886864xxx Evie Mayni / Jak-Ut 6285692068xxx Afriany Rahayu / Jak-Pus 6285289450xxx Mimin / Jak-Bar 6283870109xxx Ika Aristianah / Jak-Sel 6289601315xxx Nurina Indany / Jak-Ut 10 Dispenser 628811392xxx Theodore Richard / Jak-Pus 6283806525xxx Roni Syahroni / Jak-Pus 6289601712xxx Okti / Jak-Bar 6287780638xxx Slamet / Jak-Tim 6287882046xxx Munasir / Jak-Ut 6281519231xxx Hasanudin / Jak-Tim 6281809610xxx Rakhmattullah / Jak-Sel 6281807025xxx Waluyo / Jak-Bar 6289602790xxx Rizky Alandi / Jak-Tim 6287877538xxx Asep Hardiyansyah / Jak-Sel 20 Kemeja Kotak-Kotak 6281210399xxx 622191556xxx 622194006xxx 6285695114xxx 6283899140xxx 6281314986xxx 628567488xxx 6282113684xxx 6281388009xxx 6287880470xxx 6285719572xxx 6283879291xxx 6285880064xxx 62817177xxx 622199898xxx 6283897816xxx 6281380010xxx 6285691555xxx 6283813536xxx 6287710214xxx Miyono / Jak-Ut Yunita Arieanti / Jak-Pus Agwan Sakuna / Jak-Bar Noni / Jak-Tim Nugroho / Jak-Sel Ricky / Jak-Ut Reny / Jak-Pus Suyanti / Jak-Bar Mikael Ramos / Jak-Tim Rini / Jak-Sel A.Eko Trisno / Jak-Ut Dian Adiningsih / Jak-Ut Andry / Jak-Bar Bagoes Sunyoto / Jak-Tim Sigit / Jak-Sel Fitriana / Jak-Ut Herry Valdy / Jak-Pus Sukimi / Jak-Bar Delsofa / Jak-Tim Monang Jak-Sel

Rp. 50
JUTA

Kirim SMS Jawaban Anda ke nomor:

VIDEO HASIL REKAMAN ANDA beserta data diri (nama, alamat, nomor hp ) dikirimkan ke alamat email admin@jakartabaru.co atau diunggah di youtube.com, kemudian link video tersebut dikirimkan bersama data pribadi ke alamat email admin@jakartabaru.co

0838 9999 6075

Format SMS : SAYEMBARA (spasi) JAWABAN NOMOR URUT CAGUB/CAWAGUB (spasi) NAMA PESERTA (spasi) USIA (spasi) ALAMAT

Contoh SMS : SAYEMBARA 3 HAJI SANIP 30 JL. PEGANGSAAN TIMUR NO.56 JAKARTA PUSAT
Jawaban paling lambat tanggal 10 Juli 2012, pukul 18.00 Pemenang akan diumumkan di WebSITE www.jakartabaru.co , maksimal 3 hari setelah pengumuman hasil resmi dari KPUD DKI JAKARTA dan akan dihubungi oleh pihak JakartaBaru Satu peserta hanya boleh mengirimkan satu jawaban dari satu nomor PEMENANG TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN.