Anda di halaman 1dari 17

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

PUTUSAN

NOMOR: 226-K/PM II-08/AD/VIII/2012

Pengadilan Militer II-08 Jakarta yang bersidang di Jakarta dalam memeriksa dan mengadili perkara pidana pada tingkat pertama telah menjatuhkan Putusan sebagaimana tercantum dibawah ini dalam perkara Terdakwa: Nama lengkap Pangkat/NRP. Jabatan Kesatuan Tempat tgl. Lahir Jenis kelamin Kewarganegaraan Agama Tempat tinggal : : : : : : : : :

gu

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

ah k

PENGADILAN MILITER II-08 JAKARTA tersebut diatas:

Membaca

: Berita Acara Pemeriksaan pendahuluan dari Pomdam Jaya Nomor: BP-03/A-03/2012 bulan Januari 2012.

ah

ka

. 3. Surat Penetapan dari :

ah

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 1

b. Hakim Ketua tentang Penetapan Hari Sidang Nomor : TAP-226/PM II-08/AD/ IX/2012 tanggal 04 September 2012.

ng

es

a. Kadilmil II-08 Jakarta tentang Penunjukan Hakim Nomor : TAP-226/PM II-08/ AD/IX/2012 tanggal 03 September 2012.

ep

2. Surat Dakwaan Oditur Militer pada Oditurat Militer II-08 Nomor : Dak/143/VII/2012 tanggal 8 Agustus 2012.

ub

1. Surat Keputusan tentang penyerahan Perkara dari Komandan Paspampres selaku PAPERA Nomor: Kep/274/VII/2012 tanggal 12 Juli 2012.

lik

Memperhatikan :

In do ne si

A gu ng

Terdakwa dalam perkara ini ditahan sejak tanggal 6 Desember 2011 sampai dengan tanggal 25 Desember 2011 berdasarkan Keputusan Penahanan Sementara dari Komandan Yonwalprotneg Paspampres selaku Ankum Nomor : Kep/12/XII/2011 tanggal 14 Desember 2011. Kemudian dibebaskan penahanan sementara sejak tanggal 26 Desember 2011 berdasarkan Keputusan Pembebasan Penahanan Sementara dari Komandan Yonwalprotneg Paspampres selaku Ankum Nomor :Kep/13/XII/2011 tanggal 26 Desember 2011.

ep

Heru Santoso Pratu/31071194000585 Taru 3 Ton 2 Ki Walis Yonwalprotneg Paspampres Grobokan, 16 Mei 1985 Laki-laki Indonesia Islam Perumahan Kompas Jl. Palem Blok C5 No. 15 Rt.01/01 Kel. Mekar Sari Kec. Tambun Selatan Bekasi.

ah

am

ub lik

In do ne si a

putusan.mahkamahagung.go.id PENGADILAN MILITER II-08 JAKARTA

ng

ep u

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id 4. Relaas penerimaan surat panggilan untuk menghadap sidang kepada Terdakwa dan para Saksi serta surat-surat lain yang berhubungan dengan perkara ini.

ep u ep R

b
Mendengar : Memperhatikan :

gu

ah

ng

1. Pembacaan Surat Dakwaan Oditur Militer Nomor : Dak/143/ VIII/2012 tanggal 8 Agustus 2012 didepan sidang yang dijadikan dasar pemeriksaan perkara ini. 2. Hal-hal yang diterangkan oleh Terdakwa di persidangan dan keterangan para Saksi di bawah sumpah.

1. Tuntutan pidana (Requisitoir) Oditur Militer yang diajukan kepada Majelis Hakim yang pada pokoknya Oditur Militer menyatakan bahwa :

Penganiayaan.

am

Sebagaimana diatur dan diancam dengan pidana dalam Pasal 351 Ayat (1) KUHP . b. Oleh karenanya Oditur Militer mohon agar Terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 3 (tiga) bulan, dikurangkan selama dalam masa penahanan sementara. c. Membebankan Terdakwa untuk membayar biaya perkara ini sebesar Rp. 7500,- (tujuh ribu lima ratus rupiah).

ah k

d. Memohon agar barang bukti berupa : Surat-surat :

- 1 (satu) lembar Visum Et Revertum an. Kasworo yang dikeluarkan oleh RS. Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Nomor : 02/VER/RSUD/XII/2011 tanggal 5 Desember 2011 yang ditandatangani oleh dr. Yeni Jamilah / 197801062006041005, tetap dilekatkan dalam berkas perkara.

ah

Menimbang

ka

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 2

Bahwa Terdakwa pada waktu-waktu dan di tempat-tempat sebagaimana tersebut di bawah ini yaitu pada tanggal lima bulan Desember tahun dua ribu sebelas, atau setidak-tidaknya dalam bulan Desember tahun dua ribu sebelas, atau setidak-tidaknya dalam tahun 2011 di Paspampres atau setidak-tidaknya ditempat-tempat yang termasuk wewenang hukum Pengadilan Militer II-08 Jakarta, telah melakukan tindak pidana :

ah

ep

: Bahwa Terdakwa berdasarkan surat Dakwaan Oditur Militer pada Oditurat Militer II-08 Jakarta Nomor : Dak/143/VIII/2012 tanggal 8 Agustus 2012 telah didakwa melakukan tindak pidana sebagai berikut:

ub

2. Permohonan Terdakwa yang menyatakan bahwa ia telah menyadari kesalahannya dan sangat menyesal, berjanji tidak akan berbuat lagi, dan oleh karena itu memohon supaya dijatuhi pidana seringan-ringannya.

lik

es

In do ne si

A gu ng

ub lik

a. Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana :

In do ne si a

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id penganiayaan.

ep u ep R

b A gu
1. Bahwa Terdakwa Heru Santoso masuk menjadi prajurit TNI Ad melalui pendidikan secata PK tahun 2007 di Kodam Jaya/ Jayakarta, setelah lulus dilantik dengan Pangkat prajurit Dua, kemudian melanjutkan pendidikan kejuruan di Pusdikpom selanjutnya ditempatkan di Yonwal Paspampres. Dan sampai saat melakukan perbuatan yang menjadi perkara ini dengan pangkat Praka NRP. 31071194000585.

am

ka

ah

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 3

6. Bahwa yang menyebabkan Terdakwa melakukan pemukulan terhadap Saksi-1 karena Terdakwa tidak terima kendaraan yang di tumpanginya diarahkan oleh Saksi-1 untuk mengambil jalur lurus dan

es

5. Bahwa Terdakwa melakukan pemukulan terhadap saksi-1 dengan tangan kanan kosong mengepal, mengenai telinga sebelah kiri saksi-1 sebanyak 1 (satu) kali, namun pada saat itu saksi-1 tidak melakukan perlawanan terhadap Terdakwa.

ep

ub

4. Bahwa setelah itu Terdakwa masuk kedalam mobil taksi dan mengambil alih sopir mobil taksi tersebut, kemudian Saksi-1 mengatakan, Brengsek sambil memukulkan senter lalin ke mobil taksi tersebut. Setelah itu mobil taksi tersebut tetap berjalan namun saksi-1 tetap mengikuti mobil taksi tersebut dengan Ojek sampai pada saat di rel kereta api, mobil taksi tersebut terjebak macet, karena saksi-1 mengikuti dari belakang sehingga Terdakwa keluar dari dalam taksi kemudian mendatangi saksi-1 sehingga terjadi cek cok mulut yang kedua. Melihat kejadian tersebut, Saksi-3 merasa Khawatir terhadap keselamatan saksi-1 sehingga menghubungi Polsek Tambun melalui telepon untuk memberitahukan tentang kejadian yang terjadi.

ah

lik

In do ne si

A gu ng

3. Bahwa pada saat Saksi-1 menyuruh taksi untuk lurus, mobil taksi yang di kemudikan Saksi-2 berhenti sebentar kemudian Terdakwa membukia kaca mobil yang berada di bagian kanan belakang sambil berkata, Saya mau buruburu, lagi ada perlu, setelah itu saksi tetap melarang Saksi-2 untuk tidak boleh belok ke kiri. Mendengar larangan dari Saksi-1, Kamu tidak tahu saya, saya ini Anggota lalu mendorong dada Saksi-1 dan memukul sebanyak 1 (satu) kali dengan tangan kosong mengepal mengenai telinga sebelah kiri tetapi Saksi-1 tidak melakukan perlawanan hanya diam saja. Kemudian karena macet maka Saksi-2 menjalankan dan memindahkan taksi menunggu di pinggir jalan.

ah k

ub lik

2. Bahwa pada hari senin tanggal 5 Desember 2011 sekira pukul 16.00 Wib, Terdakwa mengenakan pakaian Preman naik mobil taksi Bluebird milik saksi-2 dari Mangga Besar sebelah Jakarta Barat dengan tujuan menuju daerah Tambun Kab. Bekasi. Kemudian sekira pukul 19.30 Wib mobil taksi Bluebird berada di Jl. SKU pertigaan Kompas Kec. Cibitung Kab. Bekasi dan Saksi-2 akan membelok ke arah kiri ke jalan Kompas. Tetapi karena pada saat itu jalan dalam kondisi macet, maka Saksi-1 yang sedang bertugas mengatur lalu lintas, menyuruh agar mobil Taksi tersebut yang di tumpangi Terdakwa tidak di perbolehkan untuk belok ke kiri tetapi diarahkan lurus ke jalan memutar untuk memperlancar arus lalu lintas.

ah

ng

Dengan cara-cara sebagai berikut :

In do ne si a

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id tidak di perbolehkan belok ke kiri untuk menghindari macet yang lebih parah.

ep u ep
: : : : : : : : :

b
Telah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan oleh Oditur Militer atas dirinya dengan memberikan keterangan yang sertai dengan uraian yang cukup jelas untuk menjadi bahan pertimbangan lebih lanjut. : Bahwa di dalam persidangan Terdakwa Penasihat Hukumnya. tidak didampingi oleh Menimbang Menimbang

ah

ah k

am

: Bahwa para Saksi yang dihadapkan dipersidangan menerangkan dibawah sumpah sebagai berikut : Saksi-1 : Nama lengkap Pangkat/NRP Jabatan Kesatuan Tempat dan tanggal lahir Jenis kelamin Kewarganegaraan Agama Tempat tinggal Kasworo Aiptu/68060400 Kapospol Matland Tambun Polresta Bekasi Kabupaten Banyumas, 7 Juni 1968 Laki-laki Indonesia Islam Perum Puricendana Blok D5 No.20 Rt.03/11 Kel. Sumber Jaya Kec. Tambun Selatan, Bekasi.

ah

Pada Pokoknya menerangkan sebagai berikut :

1. Bahwa Saksi-1 tidak kenal dengan Terdakwa dan tidak ada hubungan keluarga. 2. Bahwa pada hari senin tanggal 5 Desember 2011 sekira pukul 19.30 Wib Saksi-1 sedang melaksanakan pengaturan lalu lintas di jl. Raya Sku Tambun yang dalam keadaan keadaan macet total. Kemudian ada sebuah mobil taksi yang akan berbelok ke kiri namun oleh Saksi-1 diarahkan untuk lurus dikarenakan kondisi jalan dalam keadaan macet, tetapi ,mobil taksi dan berkata kepada kepada Saksi-1, Kamu tidak tahu saya ini anggota, kemudian Terdakwa kembali lagi kedalam mobil taksi tersebut dan kemudian mobil taksi tersebut berjalan dan diikuti oleh Saksi-1.

ka

ah

ep

ub

lik

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 4

es

In do ne si

A gu ng

ub lik

Menimbang

gu

7. Bahwa akibat pemukulan yang dilakukan oleh Terdakwa tersebut sesuai Visum Et Revertum yang dilakukan oleh RS Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Nomor : 02/VER/RSPUD/XII/2011 tanggal 5 Desember 2011 a.n. Kasworo yang di tandatangani oleh dr. Yeni jamilah/197801062006041005, menerangkan bahwa terdapat luka lecet ditelinga kiri dengan ukuran diameter 1 Cm X 1 Cm dan luka tersebut tidak mengakibatkan penyakit/halangan dalam menjalankan pekerjaan. .-----Berpendapat : Bahwa perbuatan-perbuatan Terdakwa tersebut telah cukup memenuhi unsur-unsur tindak pidana yang tercantum dalam Pasal 351 Ayat (1) KUHP. : Bahwa atas Dakwaan tersebut Terdakwa menerangkan :

In do ne si a

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id 3. Setelah itu mobil taksi berhenti dan Terdakwa keluar dari dalam mobil taksi dan mendorong Saksi-1 lalu memukul Saksi-1 sebanyak 1 (satu) kali dengan tangan kosong mengepal mengenai telinga sebelah kiri Saksi-1. Setelah itu Terdakwa masuk kedalam mobil taksi dan mengambil alih kemudi sopir mobil taksi tersebut, kemudian Saksi-1 mengatakan, Brengsek sambil memukulkan senter lalin ke mobil taksi tersebut. Setelah itu mobil taksi tersebut tetap berjalan namun Saksi-1btetap mengikuti mobil taksi tersebut dengan ojek sampai pada saat rel kereta api mobil taksi tersebut terjebak macet dan Terdakwa keluar lagi dari dalam taksi kemudian mendatangi Saksi-1 sehingga kembali cekcok mulut.

ep u ep

b A gu
5. Bahwa Saksi-1 dipukul oleh Terdakwa sebanyak 1 (satu)kali menggunakan tangan kosong sebelah kanan mengepal pada pipi sebelah kiri. 6. Bahwa Saksi-1 tidak melakukan perlawanan hanya diam saja pada saat Terdakwa melakukan pemukulan terhadap Saksi-1.

ah

ah k

am

A gu ng

Saksi-2 : Nama lengkap Pekerjaan : Tempat dan tanggal lahir Jenis kelamin Kewarganegaraan Agama Tempat tinggal

: Efendi Sopir Taxi : Tegal, 25 Oktober 1979 : Laki-laki : Indonesia : Islam : Pademangan II Gg.24 Rt.01/02 Pademangan Jakarta Utara.

ah

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 5

3 Bahwa ketika pada saat diperintahkan lurus oleh anggota polisi yang mengatur lalu lintas, Saksi-2 berhenti sebentar kemudian Terdakwa membuka kaca mobil yang berada di bagian kanan belakang sambil

ng

es

2. Bahwa pada hari Senin tanggal 5 Desember 2011 sekira pukul 18.00 Wib, Terdakwa dengan mengenakan pakaian preman naik taksi Saksi-2 sendirian dari Mangga Besar sebelas Jakarta Barat dengan tujuan Tambun Kab. Bekasi. Kemudian sekira pukul 19.30 Wib berada di Jl. SKU pertigaan Kompas Kec. Cibitung Kab. Bekasi dan Saksi-2 akan membelok ke arah kiri ke jalan Kompas, tetapi karena pada saat itu jalan dalam kondisi macet maka oleh anggota polisi lalu lintas yang sedang bertugas mengatur lalu lintas tidak diperbolehkan untuk belok ke kiri.

ka

ah

ep

ub

1. Bahwa Saksi-2 tidak kenal dengan Terdakwa dan Saksi-1 serta tidak ada hubungan keluarga.

lik

Pada Pokoknya menerangkan sebagai berikut :

In do ne si
Kel.

Atas keterangan Saksi-1 tersebut Terdakwa membenarkan seluruhnya.

ub lik

4. Bahwa Saksi-1 mengetahui yang menyebabkan Terdakwa melakukan penganiayaan dikarenakan Terdakwa tidak terima kendaraan yang dinaikinya oleh Saksi-1 diarahkan lurus untuk menghindari kemacetan yang sedang terjadi.

In do ne si a

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id berkata, Saya mau buru-buru, lagi ada perlu, setelah itu Saksi-1 tetap melarang Saksi-2 untuk belok kiri. Kemudian Terdakwa turun dari mobil taksi lalu mendorong dada Saksi-1 dan terjadi pertengkaran mulut. Kemudian karena macet maka Saksi-2 menjalankan dan memindahkan taksi menunggu di pinggir jalan.

ep u ep R

b
5. Bahwa setelah kejadian tersebut, taksi yang Saksi-2 kemudikan diperintahkan dibawa ke Polsek Cibitung oleh orang yang berpakaian preman sedangkan Terdakwa ke Koramil Cibitung Kab. Bekasi. Atas keterangan Saksi-2 tersebut Terdakwa membenarkan seluruhnya. Saksi-3 : Nama lengkap Pekerjaan : Tempat dan tanggal lahir Jenis kelamin Kewarganegaraan Agama Tempat tinggal

ah

ah k

am

Pada Pokoknya menerangkan sebagai berikut :

ah

ah

2. Bahwa pada hari Senin tanggal 5 Desember 2011sekira pukul 20.00 Wib, Saksi-3 sedang membantu Saksi-1 mengatur lalu lintas di pertigaan SKU Jl. Kompas Cibitung Bekasi. Selanjutnya meluncur taksi bluebird yang akan membelok ke kiri kearah perumahan Kompas. Namun dikarenakan pada saat itu keadaan jalan sedang macet dan untuk menghindari kemacetan semakin parah maka oleh Saksi-1, taksi tersebut tidak diperbolehkan belok ke kiri kearah Jl. Kompas dan dialihkan ke jalan memutar untuk memperlancar arus lalu lintas.

ka

ep

ub

lik

1. Bahwa Saksi-3 tidak kenal dengan Terdakwa dan Saksi-3 kenal denga Saksi-1 karena sering melihat Saksi-1 mengatur lalu lintas dipertigaan SKU Jl. Kompas Kab. Bekasi dan tidak ada hubungan keluarga dengan Terdakwa dan Saksi-1.

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 6

3. Bahwa mobil taksi bluebird tersebut memaksa masuk belok kearah kiri ke Jl. Kompas ketika kondisi jalan sedang macet, tetapi tidak diperbolehkan oleh Saksi-1. Kemudian Tedakwa turun dari mobil taksi bluebird dengan berpakaian preman dan mendatangi Saksi-1 sehingga terjadi perang mulut/cekcok kemudian Terdakwa memukul pipi saksi-1

ng

es

In do ne si

A gu ng

: Agus Deni Hermansyah Wiraswasta : Jakarta, 12 Agustus 1974 : Laki-laki : Indonesia : Islam : Pondok Tanah Mas Blok. D51 No.22 Kel. Cibitung Kec. Cibitung Kab. Bekasi.

ub lik

4. Bahwa setelah memindahkan taksi dan menunggu di pinggir jalan, 5 (lima) menit kemudian Terdakwa datang dan duduk di belakang. Ketika Saksi-2 akan melanjutkan perjalanan kemudian Saksi-1 datang lagi dan menghalangi taksi Saksi-2 tidak boleh jalan. Kemudian Terdakwa mengambil alih kemudi taksi dan Saksi-2 duduk disamping kiri Terdakwa. Kemudian pada saat taksi akan berjalan, Saksi-1 memukul kaca depan taksi dengan menggunakan senter lalin sambil mengatakan, Brengsek. Setelah itu Terdakwa menghentikan taksi lalu turun menghampiri saksi-1 yang posisinya berada di belakang samping kanan taksi dan Saksi-2 tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh Terdakwa terhadap Saksi-1 di belakang taksi.

In do ne si a

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id bagian kanan dengan menggunakan tangan kanan mengepal dan saksi-1 tidak melakukan perlawanan terhadap Terdakwa. Kemudian Saksi-3 berusaha melerai dan menenangkan Terdakwa sehingga masuk lagi kedalam mobil taksi bluebird tersebut kemudian melanjutkan perjalanan memaksa masuk ke jalan Kompas. Kemudian saksi-1 mengejar dari belakang taksi bluebird tersebut dan ke jalan Kompas. Kemudian Saksi-1 mengejar dari belakang taksi bluebird tersebut dihentikan oleh Saksi-1.

ep u
Saksi-3

b
Atas keterangan seluruhnya. :

ah

ub lik
tersebut

4. Bahwa setelah dapat diberhentikan oleh saksi-1, kemudian Terdakwa mengambil alih kemudi mobil taksi bluebird dan Saksi-2 duduknya bergeser ke sebelah kiri samping depan. Lalu Terdakwa menjalankan mobil taksi bluebird dan hamper menabrak Saksi-1 yang berada di depan sebelah kanan mobil taksi tersebut. Kemudian Saksi-1 kembali mengejar mobil taksi tersebut, dikarenakan kondisi jalan macet maka Saksi-1 dapat menghentikannya. Setelah itu Saksi-3 dikarenakan khawatir dengan keselamatan Saksi-1 kemudian menelepon ke Polsek Tambun. Terdakwa menyangkal

am

Menimbang

Bahwa didalam persidangan Terdakwa menerangkan sebagai berikut : 1. Bahwa Terdakwa Heru Santoso masuk menjadi prajurit TNI Ad melalui pendidikan secata PK tahun 2007 di Kodam Jaya/ Jayakarta, setelah lulus dilantik dengan Pangkat prajurit Dua, kemudian melanjutkan pendidikan kejuruan di Pusdikpom selanjutnya ditempatkan di Yonwal Paspampres. Dan sampai saat melakukan perbuatan yang menjadi perkara ini dengan pangkat Praka NRP. 31071194000585.

ah k

ep

2. Bahwa pada hari Senin tanggal 5 Desember 2011 sekira pukul 16.00 Wib, Tedakwa keluar kantor menuju daerah Mangga Besar Jakarta Barat untuk mengambil tas Terdakwa yang tertinggal di tempat kost teman Terdakwa yang bernama Sdr. Natam. Setelah itu Terdakwa langsung naik taksi menuju Terdakwa yang berada di daerah Bekasi.

ka

ah

4. Bahwa yang terjadi penyebab Terdakwa melakukan pemukulan terhadap Saksi-1 dikarenakan Saksi-1 mengatakan Terdakwa brengsek. 5. Bahwa Saksi-1 tidak melakukan perlawanan hanya diem saja pada saat Terdakwa melakukan pemukulan terhadap Saksi-1. 6. Bahwa Terdakwa tidak melihat adanya luka ataupun memar akibat pemukulan yang dilakukan Terdakwa terhadap Saksi-1.

ep

ub

3. Bahwa Terdakwa sekira pukul 19.30 Wib sampai dipertigan Kompas kemudian dihalangi oleh saksi-1 yang sedang mengatur lalu lintas, Saksi-1 diarahkan lurus tetapi Terdakwa tidak mau dan akhirnya terjadilah pertengkaran/cekcok mulut. Setelah itu Terdakwa mengambil alih kemudi taksi, kemudian Saksi-1 marah-marah dan memukul kaca depan taksi hingga retak dengan menggunakan senter lalin dan mengatakan Terdakwa brengsek. Kemudian Terdakwa memukul Saksi-1 sebanyak 1 (satu) kali dengan menggunakan tangan kosong dengan cara tangan kanan mengepal mengenai pipi.

ah

lik

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 7

es

In do ne si

A gu ng

In do ne si a

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang : Bahwa barang bukti yang diajungkan oleh Oditur Militer dalam persidangan ini berupa:

ep u ep R

b A gu
Yang semuanya telah diperlihatkan/ dibacakan pada Terdakwa dan para Saksi serta telah diterangkan sebagai barang bukti dalam perkara ini, ternyata berhubungan dan bersesuaian dengan bukti-bukti lain maka oleh karenanya dapat memperkuat pembuktian atas perbuatan-perbuatan yang didakwakan kepada Terdakwa. : Bahwa berdasarkan keterangan-keterangan Terdakwa dan para Saksi dibawah sumpah dan setelah menghubungkan yang satu dangan yang lainnya maka diperoleh fakta-fakta hukum sebagai berikut : 1. Bahwa benar Terdakwa Heru Santoso masuk menjadi prajurit TNI Ad melalui pendidikan secata PK tahun 2007 di Kodam Jaya/ Jayakarta, setelah lulus dilantik dengan Pangkat prajurit Dua, kemudian melanjutkan pendidikan kejuruan di Pusdikpom selanjutnya ditempatkan di Yonwal Paspampres. Dan sampai saat melakukan perbuatan yang menjadi perkara ini dengan pangkat Praka NRP. 31071194000585.

ah

ng

Surat-surat : 1 (satu) lembar Visum Et Revertum an. Kasworo yang dikeluarkan oleh RS. Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Nomor : 02/VER/RSUD/XII/2011 tanggal 5 Desember 2011 yang ditandatangani oleh dr. Yeni Jamilah / 197801062006041005. Tetap dilekatkan dalam berkas perkara.

Menimbang

ah k

am

2. Bahwa benar pada hari senin tanggal 5 Desember 2011 sekira pukul 16.00 Wib, Terdakwa mengenakan pakaian Preman naik mobil taksi Bluebird milik saksi-2 dari Mangga Besar sebelah Jakarta Barat dengan tujuan menuju daerah Tambun Kab. Bekasi. Kemudian sekira pukul 19.30 Wib mobil taksi Bluebird berada di Jl. SKU pertigaan Kompas Kec. Cibitung Kab. Bekasi dan Saksi-2 akan membelok ke arah kiri ke jalan Kompas. Tetapi karena pada saat itu jalan dalam kondisi macet, maka Saksi-1 yang sedang bertugas mengatur lalu lintas, menyuruh agar mobil Taksi tersebut yang di tumpangi Terdakwa tidak di perbolehkan untuk belok ke kiri tetapi diarahkan lurus ke jalan memutar untuk memperlancar arus lalu lintas.

ah

ka

ah

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 8

4. Bahwa benar setelah itu Terdakwa masuk kedalam mobil taksi dan mengambil alih kemudi sopir mobil taksi tersebut, kemudian Saksi-1 mengatakan, Brengsek sambil memukulkan senter lalin ke mobil taksi tersebut dengan ojek sampai pada saat rel kereta api mobil taksi tersebut terjebak macet dan Terdakwa keluar lagi dari dalam taksi kemudian mendatangi Saksi-1 sehingga kembali terjadi cekcok mulut. Setelah itu

ep

3 Bahwa benar ketika pada saat diperintahkan lurus oleh anggota polisi yang mengatur lalu lintas, Saksi-2 berhenti sebentar kemudian Terdakwa membuka kaca mobil yang berada di bagian kanan belakang sambil berkata, Saya mau buru-buru, lagi ada perlu, setelah itu Saksi-1 tetap melarang Saksi-2 untuk belok kiri. Kemudian Terdakwa turun dari mobil taksi lalu mendorong dada Saksi-1 dan terjadi pertengkaran mulut. Kemudian karena macet maka Saksi-2 menjalankan dan memindahkan taksi menunggu di pinggir jalan.

ub

lik

es

In do ne si

A gu ng

ub lik

In do ne si a

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Saksi-3, dikarenakan khawatir dengan keselamatan Saksi-1 kemudian menelpon ke Polsek Tambun.

ep u ep R

b A gu
6. Bahwa benar yang menyebabkan Terdakwa melakukan pemukulan terhadap Saksi-1 karena Terdakwa tidak terima kendaraan yang dinaikinya oleh Saksi-1 diarahkan lurus untuk menghindari kemacetan yang sedang terjadi. Menimbang : Bahwa lebih dahulu Majelis Hakim akan mananggapi beberapa hal yang dikemukakan oleh Oditur Militer dalam tuntutannya dengan mengemukakan pendapatnya sebagai berikut : Bahwa pada prinsipnya Majelis Hakim sependapat dengan Oditur Militer tentang telah terbuktinya unsur-unsur tindak pidana yang didakwakan oleh Oditur sebagaimana yang diuraikan dalam tuntutannya namun mengenai pembuktiannya Majelis Hakim akan menguraikannya sendiri sebagaimana dikemukakan lebih lanjut dalam putusan ini.

ah k

am

Menimbang

: Bahwa dengan tidak adanya ketentuan didalam undang-undang, maka apa yang diartikan dengan penganiayaan ini ditafsirkan didalam doktrin adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan sengaja untuk menimbulkan rasa sakit atau luka pada orang lain. Bahwa apabila dilihat dari Yurisprudensi, yang diartikan dengan penganiayaan itu adalah sesuatu perbuatan yang disengaja sehingga menimbulkan perasaan tidak enak (penderitaan), rasa sakit atau luka.

ah

ka

ah

ng

Menimbang

: Bahwa tindak pidana yang didakwakan oleh Oditur dalam dakwaan tunggal mengandung unsur-unsur sebagai berikut : Unsur Kesatu : Barangsiapa

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 9

es

Menimbulkan rasa sakit itu atau luka kepada orang lain akibat yang dilakukan si pelaku (Terdakwa) dengan bermacam-macam cara antara lain, memukul, menendang, menampar, menusuk, dll.

ep

Bahwa menimbulkan rasa sakit atau luka kepada orang lain itu merupakan tujuan atau kehendak dari si pelaku (Terdakwa), kehendak atau tujuan ini harus disimpulkan dari sifat perbuatannya yaitu perbuatan yang dapat menimbulkan rasa sakit atau perasaan tidak enak kepada orang lain.

ub

lik

In do ne si

A gu ng

ub lik

7. Bahwa benar akibat pemukulan yang dilakukan oleh Terdakwa tersebut sesuai Visum Et Revertum yang dilakukan oleh RS Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Nomor : 02/VER/RSPUD/XII/2011 tanggal 5 Desember 2011 a.n. Kasworo yang di tandatangani oleh dr. Yeni jamilah/197801062006041005, menerangkan bahwa terdapat luka lecet ditelinga kiri dengan ukuran diameter 1 Cm X 1 Cm dan luka tersebut tidak mengakibatkan terjadinya penyakit/halangan dalam menjalankan pekerjaan Saksi-1.

ah

ng

5. Bahwa benar Terdakwa melakukan pemukulan terhadap saksi-1 dengan tangan kanan kosong mengepal, mengenai telinga sebelah kiri saksi-1 sebanyak 1 (satu) kali, namun pada saat itu saksi-1 tidak melakukan perlawanan terhadap Terdakwa.

In do ne si a

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Unsur Kedua Unsur Ketiga

ep u
: :

Menimbang

Bahwa mengenai Unsur Kesatu Barang siapa

ah

am

ah k

ka

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 10

4. Bahwa benar setelah itu Terdakwa masuk kedalam mobil taksi dan mengambil alih kemudi sopir mobil taksi tersebut, kemudian Saksi-1 mengatakan, Brengsek sambil memukulkan senter lalin ke mobil taksi tersebut dengan ojek sampai pada saat rel kereta api mobil taksi tersebut terjebak macet dan Terdakwa keluar lagi dari dalam taksi kemudian mendatangi Saksi-1 sehingga kembali terjadi cekcok mulut. Setelah itu Saksi-3, dikarenakan khawatir dengan keselamatan Saksi-1 kemudian menelpon ke Polsek Tambun.

ah

ep

3 Bahwa benar ketika pada saat diperintahkan lurus oleh anggota polisi yang mengatur lalu lintas, Saksi-2 berhenti sebentar kemudian Terdakwa membuka kaca mobil yang berada di bagian kanan belakang sambil berkata, Saya mau buru-buru, lagi ada perlu, setelah itu Saksi-1 tetap melarang Saksi-2 untuk belok kiri. Kemudian Terdakwa turun dari mobil taksi lalu mendorong dada Saksi-1 dan terjadi pertengkaran mulut. Kemudian karena macet maka Saksi-2 menjalankan dan memindahkan taksi menunggu di pinggir jalan.

ah

ub

lik

es

In do ne si

A gu ng

2. Bahwa benar pada hari senin tanggal 5 Desember 2011 sekira pukul 16.00 Wib, Terdakwa mengenakan pakaian Preman naik mobil taksi Bluebird milik saksi-2 dari Mangga Besar sebelah Jakarta Barat dengan tujuan menuju daerah Tambun Kab. Bekasi. Kemudian sekira pukul 19.30 Wib mobil taksi Bluebird berada di Jl. SKU pertigaan Kompas Kec. Cibitung Kab. Bekasi dan Saksi-2 akan membelok ke arah kiri ke jalan Kompas. Tetapi karena pada saat itu jalan dalam kondisi macet, maka Saksi-1 yang sedang bertugas mengatur lalu lintas, menyuruh agar mobil Taksi tersebut yang di tumpangi Terdakwa tidak di perbolehkan untuk belok ke kiri tetapi diarahkan lurus ke jalan memutar untuk memperlancar arus lalu lintas.

ep

1. Bahwa benar Terdakwa Heru Santoso masuk menjadi prajurit TNI Ad melalui pendidikan secata PK tahun 2007 di Kodam Jaya/ Jayakarta, setelah lulus dilantik dengan Pangkat prajurit Dua, kemudian melanjutkan pendidikan kejuruan di Pusdikpom selanjutnya ditempatkan di Yonwal Paspampres. Dan sampai saat melakukan perbuatan yang menjadi perkara ini dengan pangkat Praka NRP. 31071194000585.

ub lik

Menimbang

gu

Yang dimaksud dengan barang siapa, siapa saja yang sehat baik jasmani maupun rohaninya dan mampu bertanggung-jawab terhadap tindak pidana yang dilakukannya serta tunduk kepada peraturan atau perundang-undangan hukum pidana yang berlaku di Indonesia.

Menurut UU adalah setiap orang yang tunduk kepada perundangundangan RI(dalam hal ini pasal 2-5,7 dan 8 KUHP) termasuk juga diri Terdakwa sebagai anggota TNI. : Bahwa berdasarkan keterangan para Saksi dibawah sumpah, keterangan Terdakwa diperkuat dengan alat bukti lain yang diajukan di persidangan terungkap fakta sebagai berikut :

In do ne si a

Dengan sengaja Menimbulkan rasa sakit atau luka kepada orang lain.

ng

hk am

11

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id 5. Bahwa benar Terdakwa melakukan pemukulan terhadap saksi-1 dengan tangan kanan kosong mengepal, mengenai telinga sebelah kiri saksi-1 sebanyak 1 (satu) kali, namun pada saat itu saksi-1 tidak melakukan perlawanan terhadap Terdakwa.

ep u ep R

b A gu
6. Bahwa benar yang menyebabkan Terdakwa melakukan pemukulan terhadap Saksi-1 karena Terdakwa tidak terima kendaraan yang dinaikinya oleh Saksi-1 diarahkan lurus untuk menghindari kemacetan yang sedang terjadi. Menimbang : Bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas, Majelis Hakim berpendapat Unsur Kesatu Barang siapa telah terpenuhi. : Bahwa mengenai Unsur Kedua Dengan sengaja Menimbang - Menurut M.V.T yang dimaksudkan dengan sengaja atau kesengajaan adalah menghendaki dan menginsafi terjadinya suatu tindakan beserta akibatnya.

ah k

am

Ditinjau dari sifatnyaKesengajaan terbagi:

1. Dolus Molus yaitu dalam hal seseorang melakukan suatu tindakan(tindak pidana)tidak saja ia menginsyafi bahwa tindakannya itu dilarang oleh Undang-Undang dan diancam pidana. 2. Klourloos begrip atau kesengajaan yang tidak mempunyai sifat tertentu yaitu dalam hal seseorang melakukan suatu tindakan(tindak pidana) tertentu, cukuplah jika(hanya) menghendaki tindakannya. 3. Gradasi Kesengajaan terdiri dari tiga diantaranya adalah Kesengajaan sebagai maksud yaitu kesengajaan dengan maksud berarti terjadinya suatu tindakan atau akibat adalah betul-betul sebagai perwujudan dari maksud atau tujuan dan pengetahuan dari Si Pelaku/Petindak.

ah

ka

ah

Kesengajaan tidak perlu ditujukan kepada perbuatan-perbuatan asusila yang menimbulkan kecemasan.Adalah cukup bahwa perbuatan itu dilakukan ditempat yang terbuka untuk umum (HR 25 Maret 1930). Kesengajaan tidak perlu juga ditujukan agar perbuataannya diketahui oleh umum (HR 16 Februari 1928).

ep

ub

lik

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 11

es

In do ne si

A gu ng

ub lik

7. Bahwa benar akibat pemukulan yang dilakukan oleh Terdakwa tersebut sesuai Visum Et Revertum yang dilakukan oleh RS Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Nomor : 02/VER/RSPUD/XII/2011 tanggal 5 Desember 2011 a.n. Kasworo yang di tandatangani oleh dr. Yeni jamilah/197801062006041005, menerangkan bahwa terdapat luka lecet ditelinga kiri dengan ukuran diameter 1 Cm X 1 Cm dan luka tersebut tidak mengakibatkan terjadinya penyakit/halangan dalam menjalankan pekerjaan Saksi-1.

ah

In do ne si a

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang : Bahwa berdasarkan keterangan para saksi dibawah sumpah, keterangan Terdakwa dan diperkuat dengan alat bukti lain terungkap fakta hukum sebagai berikut :

ep u ep R

b A gu
1. Bahwa benar Terdakwa Heru Santoso masuk menjadi prajurit TNI Ad melalui pendidikan secata PK tahun 2007 di Kodam Jaya/ Jayakarta, setelah lulus dilantik dengan Pangkat prajurit Dua, kemudian melanjutkan pendidikan kejuruan di Pusdikpom selanjutnya ditempatkan di Yonwal Paspampres. Dan sampai saat melakukan perbuatan yang menjadi perkara ini dengan pangkat Praka NRP. 31071194000585. 2. Bahwa benar pada hari senin tanggal 5 Desember 2011 sekira pukul 16.00 Wib, Terdakwa mengenakan pakaian Preman naik mobil taksi Bluebird milik saksi-2 dari Mangga Besar sebelah Jakarta Barat dengan tujuan menuju daerah Tambun Kab. Bekasi. Kemudian sekira pukul 19.30 Wib mobil taksi Bluebird berada di Jl. SKU pertigaan Kompas Kec. Cibitung Kab. Bekasi dan Saksi-2 akan membelok ke arah kiri ke jalan Kompas. Tetapi karena pada saat itu jalan dalam kondisi macet, maka Saksi-1 yang sedang bertugas mengatur lalu lintas, menyuruh agar mobil Taksi tersebut yang di tumpangi Terdakwa tidak di perbolehkan untuk belok ke kiri tetapi diarahkan lurus ke jalan memutar untuk memperlancar arus lalu lintas.

ah

am

ah

ka

ah

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 12

7. Bahwa benar akibat pemukulan yang dilakukan oleh Terdakwa tersebut sesuai Visum Et Revertum yang dilakukan oleh RS Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Nomor : 02/VER/RSPUD/XII/2011 tanggal 5 Desember 2011 a.n. Kasworo yang di tandatangani oleh dr.

es

6. Bahwa benar yang menyebabkan Terdakwa melakukan pemukulan terhadap Saksi-1 karena Terdakwa tidak terima kendaraan yang dinaikinya oleh Saksi-1 diarahkan lurus untuk menghindari kemacetan yang sedang terjadi.

ep

ub

5. Bahwa benar Terdakwa melakukan pemukulan terhadap saksi-1 dengan tangan kanan kosong mengepal, mengenai telinga sebelah kiri saksi-1 sebanyak 1 (satu) kali, namun pada saat itu saksi-1 tidak melakukan perlawanan terhadap Terdakwa.

lik

4. Bahwa benar setelah itu Terdakwa masuk kedalam mobil taksi dan mengambil alih kemudi sopir mobil taksi tersebut, kemudian Saksi-1 mengatakan, Brengsek sambil memukulkan senter lalin ke mobil taksi tersebut dengan ojek sampai pada saat rel kereta api mobil taksi tersebut terjebak macet dan Terdakwa keluar lagi dari dalam taksi kemudian mendatangi Saksi-1 sehingga kembali terjadi cekcok mulut. Setelah itu Saksi-3, dikarenakan khawatir dengan keselamatan Saksi-1 kemudian menelpon ke Polsek Tambun.

In do ne si

A gu ng

3 Bahwa benar ketika pada saat diperintahkan lurus oleh anggota polisi yang mengatur lalu lintas, Saksi-2 berhenti sebentar kemudian Terdakwa membuka kaca mobil yang berada di bagian kanan belakang sambil berkata, Saya mau buru-buru, lagi ada perlu, setelah itu Saksi-1 tetap melarang Saksi-2 untuk belok kiri. Kemudian Terdakwa turun dari mobil taksi lalu mendorong dada Saksi-1 dan terjadi pertengkaran mulut. Kemudian karena macet maka Saksi-2 menjalankan dan memindahkan taksi menunggu di pinggir jalan.

ah k

ub lik

In do ne si a

ng

hk am

13

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Yeni jamilah/197801062006041005, menerangkan bahwa terdapat luka lecet ditelinga kiri dengan ukuran diameter 1 Cm X 1 Cm dan luka tersebut tidak mengakibatkan terjadinya penyakit/halangan dalam menjalankan pekerjaan Saksi-1.

ep u ep R

b
Menimbang

ah

gu

: Bahwa mengenai Unsur menimbulkan rasa sakit atau luka kepada orang lain

ng

Menimbang

: Berdasarkan uraian tersebut di atas, Majelis Hakim berpendapat bahwa Unsur Kedua dengan sengaja telah terpenuhi.

am

-Mengenai caranya dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam antara lain, dengan adanya sentuhan pada badan ornag lain yang dengan sendirinya menimbulkan rasa sakit atau luka. -Cara itu dapat berupa, memukul,menendang, menampar ,menusuk, menginjak dan sebagainya. -Menimbulkan kerugian pada kesehatan orag lain dapat diartikan melakukan perbutan dengan maksud agar orang lain menderita sakit atau sesuatu penyakit (Zikte).

ah k

Menimbang

ah

A gu ng

-Sedangkan sakit (ziekte) berarti adanya gangguan atas fungsi dari alat didalam badan manusia.

- Selanjutnya apabila dipandang dari sudut lain yaitu menurut yurisprudensi yang diartikan dengan penganiayaan itu adalah sesuatu perbuatan yang disengaja, sehingga menimbulkan perasaan tidak enak(penderitaan),rasa sakit (Pijn) atau luka.

ka

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 13

2. Bahwa benar pada hari senin tanggal 5 Desember 2011 sekira pukul 16.00 Wib, Terdakwa mengenakan pakaian Preman naik mobil taksi Bluebird milik saksi-2 dari Mangga Besar sebelah Jakarta Barat dengan tujuan menuju daerah Tambun Kab. Bekasi. Kemudian sekira pukul 19.30 Wib mobil taksi Bluebird berada di Jl. SKU pertigaan Kompas Kec. Cibitung Kab. Bekasi dan Saksi-2 akan membelok ke arah kiri ke jalan Kompas. Tetapi karena pada saat itu jalan dalam kondisi macet, maka Saksi-1 yang sedang bertugas mengatur lalu lintas, menyuruh agar mobil

ah

ep

1. Bahwa benar Terdakwa Heru Santoso masuk menjadi prajurit TNI Ad melalui pendidikan secata PK tahun 2007 di Kodam Jaya/ Jayakarta, setelah lulus dilantik dengan Pangkat prajurit Dua, kemudian melanjutkan pendidikan kejuruan di Pusdikpom selanjutnya ditempatkan di Yonwal Paspampres. Dan sampai saat melakukan perbuatan yang menjadi perkara ini dengan pangkat Praka NRP. 31071194000585.

ub

lik

: Bahwa berdasarkan keterangan para saksi dibawah sumpah, keterangan Terdakwa dan diperkuat dengan alat bukti lain terungkap fakta hukum sebagai berikut :

es

In do ne si

ub lik

Bahwa menimbulkan rasa sakit atau luka pada/kepada orang lain itu merupaka tujuan atau kehendak dari sipelaku (T). Kehendak atau tujuan ini hrus disimpulkan dari sifat perbuatan yaitu perbutan yang dapat menimbulkan rasa sakit atau perasaan tidak enak kepada orang lain/diri orang lain.

In do ne si a

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Taksi tersebut yang di tumpangi Terdakwa tidak di perbolehkan untuk belok ke kiri tetapi diarahkan lurus ke jalan memutar untuk memperlancar arus lalu lintas.

ep u ep R

b A gu
3 Bahwa benar ketika pada saat diperintahkan lurus oleh anggota polisi yang mengatur lalu lintas, Saksi-2 berhenti sebentar kemudian Terdakwa membuka kaca mobil yang berada di bagian kanan belakang sambil berkata, Saya mau buru-buru, lagi ada perlu, setelah itu Saksi-1 tetap melarang Saksi-2 untuk belok kiri. Kemudian Terdakwa turun dari mobil taksi lalu mendorong dada Saksi-1 dan terjadi pertengkaran mulut. Kemudian karena macet maka Saksi-2 menjalankan dan memindahkan taksi menunggu di pinggir jalan. 4. Bahwa benar setelah itu Terdakwa masuk kedalam mobil taksi dan mengambil alih kemudi sopir mobil taksi tersebut, kemudian Saksi-1 mengatakan, Brengsek sambil memukulkan senter lalin ke mobil taksi tersebut dengan ojek sampai pada saat rel kereta api mobil taksi tersebut terjebak macet dan Terdakwa keluar lagi dari dalam taksi kemudian mendatangi Saksi-1 sehingga kembali terjadi cekcok mulut. Setelah itu Saksi-3, dikarenakan khawatir dengan keselamatan Saksi-1 kemudian menelpon ke Polsek Tambun. 5. Bahwa benar Terdakwa melakukan pemukulan terhadap saksi-1 dengan tangan kanan kosong mengepal, mengenai telinga sebelah kiri saksi-1 sebanyak 1 (satu) kali, namun pada saat itu saksi-1 tidak melakukan perlawanan terhadap Terdakwa.

ah

ah k

am

ah

A gu ng

6. Bahwa benar yang menyebabkan Terdakwa melakukan pemukulan terhadap Saksi-1 karena Terdakwa tidak terima kendaraan yang dinaikinya oleh Saksi-1 diarahkan lurus untuk menghindari kemacetan yang sedang terjadi.

ka

ah

ep

Menimbang

: Bahwa oleh karena semua unsur-unsur penganiayaan telah terpenuhi, dengan demikian Dakwaan Oditur Militer telah terpenuhi, Majelis Hakim berpendapat Dakwaan Oditur Militer telah terbukti secara sah dan meyakinkan. : Berdasarkan hal-hal yang diuraikan di atas merupakan fakta hukum yang diperoleh dalam persidangan. Majelis Hakim berpendapat bahwa terdapat cukup bukti yang sah dan meyakinkan bahwa Terdakwa telah bersalah melakukan tindak pidana : Penganiayaan.

ub

Menimbang

: Bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas, Majelis Hakim berpendapat bahwa Unsur Ketiga menimbulkan rasa sakit atau luka kepada orang lain telah terpenuhi.

lik

7. Bahwa benar akibat pemukulan yang dilakukan oleh Terdakwa tersebut sesuai Visum Et Revertum yang dilakukan oleh RS Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Nomor : 02/VER/RSPUD/XII/2011 tanggal 5 Desember 2011 a.n. Kasworo yang di tandatangani oleh dr. Yeni jamilah/197801062006041005, menerangkan bahwa terdapat luka lecet ditelinga kiri dengan ukuran diameter 1 Cm X 1 Cm dan luka tersebut tidak mengakibatkan terjadinya penyakit/halangan dalam menjalankan pekerjaan Saksi-1.

Menimbang

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 14

es

In do ne si

ub lik

In do ne si a

ng

hk am

15

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Sebagaimana diatur dan diancam dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP.

ep u ep R

b
Menimbang :

ah

Menimbang

gu

ng

Bahwa sebelum sampai pada pertimbangan terakhir dalam mengadili perkara ini, Majelis ingin menilai sifat, hakekat dan akibat dari sifat dan perbuatan Terdakwa serta hal-hal lain yang mempengaruhi sebagai berikut : 1. Bahwa Terdakwa melakukan tindak pidana karena mendengar ibunya di hina oleh Saksi-1 dan juga merasa di tantang oleh Saksi-1. 2. Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, Saksi-1 merasa disakiti.

am

2. Oleh karena itu sebelum Majelis Hakim menjatuhkan pidana atas dirinya Terdakwa dalam perkara ini perlu lebih dahulu memperhatikan hal-hal yang dapat meringankan dan memberatkan pidananya yaitu : Hal-hal yang meringankan : - Terdakwa menyadari kesalahannya. - Terdakwa sangat menyesali perbuatannya. - Terdakwa masih mempunyai anak kecil. - Terdakwa masih ingin berdinas dengan baik.

ah k

Hal-hal yang memberatkan : - Perbuatan Terdakwa telah merusak citra TNI-AD khususnya kesatuan Terdakwa di mata masyarakat. Perbuatan Terdakwa telah merusak sendi-sendi kehidupan disiplin prajurit.

Menimbang

ah

ka

ah

Menimbang

ng

Menimbang

: Bahwa oleh karena Terdakwa harus dipidana maka ia harus dibebani membayar biaya perkara. : Bahwa barang-barang bukti dalam perkara ini berupa surat:

Menimbang

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 15

es

: Bahwa setelah meneliti dan memperhatikan hal-hal tersebut diatas Majelis Hakim berpendapat pidana sebagai mana tercantum pada diktum di bawah ini, adil dan seimbang dengan kesalahan Terdakwa.

ep

ub

Menimbang

: Bahwa Bahwa Majelis Hakim berpendapat pembinaan terhadap Terdakwa akan lebih bermanfaat apabila dilaksanakan di Kesatuan dengan pengawasan langsung dari Komandan satuan sehingga tenaga dan fikirannya dapat dimanfaatkan dari pada harus di laksanakan di Lembaga Pemasyarakatan.

lik

: Bahwa selama dalam persidangan tidak diketemukan adanya alasan pembenar maupun pemaaf sehingga perbuatan Terdakwa dapat dipertanggung jawabkan sebagai subyek hukum tindak pidana dan oleh karenanya Terdakwa harus dihukum.

In do ne si

A gu ng

ub lik

1. Bahwa tujuan pengadilan Terdakwa semata-mata hanya memidana orang-orang yang bersalah melakukan tindak pidana tetapi juga mempunyai tujuan untuk mendidik agar yang bersangkutan dapat insyaf kembali pada jalan yang benar menjadi Warga Negara dan prajurit yang baik sesuai dengan Falsafah Pancasila dan Sapta Marga.

In do ne si a

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id - 1 (satu) lembar Visum Et Revertum an. Kasworo yang dikeluarkan oleh RS. Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Nomor : 02/VER/RSUD/XII/2011 tanggal 5 Desember 2011 yang ditandatangani oleh dr. Yeni Jamilah / 197801062006041005.

ep u ep
HAKIM KETUA

b
Mengingat

gu

Oleh karena barang bukti surat tersebut berkaitan erat dengan tindak pidana yang dilakukan oleh Terdakwa maka perlu ditentukan statusnya. Pasal 351 ayat (1) KUHP Ketentuan Perundang-undangan lain yang bersangkutan. M E N G A D I L I

ah

1. 2.

am

1. Menyatakan Terdakwa tersebut diatas yaitu Praka Heru Santoso, NRP. 31071194000585 telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana : Penganiayaan. 2. Memidana Terdakwa oleh karena itu dengan : Pidana penjara : Selama 2 (dua) bulan, dalam masa percobaan selama 4 (empat) bulan. Dengan perintah supaya pidana tersebut tidak usah dijalani, kecuali apabila dikemudian hari ada Putusan Hakim yang telah berkekuatan hukum tetap Terpidana terbukti bersalah melakukan tindak pidana lain atau Terpidana melakukan Pelanggaran Disiplin sebagaimana tercantum dalam Pasal 5 Undang-undang Nomor 26 Tahun 1997, sebelum masa percobaan tersebut habis.

ah k

3.

Menetapkan barang-barang bukti berupa : Surat-surat : 1 (satu) lembar Visum Et Revertum an. Kasworo yang dikeluarkan oleh RS. Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Nomor : 02/VER/RSUD/XII/2011 tanggal 5 Desember 2011 yang ditandatangani oleh dr. Yeni Jamilah / 197801062006041005. Tetap dilekatkan dalam berkas perkara.

ah

4. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa sebesar Rp. 7500,- (tujuh ribu lima ratus rupiah).

ah

Demikian diputuskan pada hari ini Rabu tanggal 26 September 2012 dalam musyawarah Majelis Hakim oleh Puspayadi, SH Mayor Chk NRP .522960 sebagai Hakim Ketua, serta Immanuel P. Simanjuntak, SH Mayor Sus NRP.520868 dan Agus Budiman Surbakti, SH Mayor Laut (KH) NRP. 12365/P masing-masing sebagai Hakim Anggota I dan sebagai Hakim Anggota II yang diucapkan pada hari dan tanggal yang sama oleh Hakim Ketua di dalam sidang yang terbuka untuk umum, dengan dihadiri oleh para Hakim Anggota tersebut diatas, Oditur Militer Salmon Balubun, SH Kapten Chk NRP.2920016820371, Panitera Agus Handaka, SH Kapten Chk NRP. 2920086530168 serta dihadapan umum danTerdakwa.

ka

ep

ub

lik

ng

Ttd

Puspayadi, SH

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 16

es

In do ne si

A gu ng

ub lik

In do ne si a

ng

hk am

17

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Mayor Chk NRP.522960

ep u
PANITERA Ttd

b
HAKIM ANGGOTA I Ttd HAKIM ANGGOTA II Ttd Immanuel P. Simanjuntak, SH Mayor Sus NRP.520868

Agus Budiman Surbakti, SH Mayor Laut (KH) NRP.12365/P

Agus Handaka, SH Kapten Chk NRP.2920086530168

ah

am

ah k

ep A gu ng R ep ub lik ng gu ik In d on
Halaman 17

ah

ka

ah

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

es

In do ne si

ub lik

In do ne si a

gu

ng