Anda di halaman 1dari 10

PetunjukPengerjaan Soal Open-ended

MATERI Soal OPEN-ENDED Soal Open-Ended merupakan fitur tes baru yang diperkenalkan dalam tes 1st UMNBO 2013.Soal Open-Ended merupakan soal yang hanya bisa dijawab dengan membuat Naskah Makalah Ilmiah yang isinya merupakan jawaban atau solusi dari permasalahan yang diajukan dalam soal Open-Ended.Soal Open-Ended ini akan diupload pada saat pengumuman peserta yang lolos ke babak Quarter-final. Pada 1st UM-NBO 2013 akan terdapat 5 varian soal Open-Ended yang dapat dipilih. Peserta yang lolos ke Quarter-final diminta memilih salah satu dari kelima soal tersebut untk dikerjakan. Kelima varian soal tersebut meliputi bidang: a. Kanker dan Biomedika Molekuler b. Pathologi Tropis c. Energi Terbarukan d. Rekayasa Teknologi Pangan e. Pengelolaan dan pemeliharaan Lingkungan Dalam menjawab persoalan yang diberikan dalam soal open ended ini, harus mencantumkan hasil studi literatur/pustaka yang diperoleh mengenai persoalan yang ditanyakan dalam bentuk laporan (makalah) dan presentasi power point (ppt).Kerangka penulisan laporan (makalah) dan ppt presentasi hasil penelusuran literatur tersebut meliputi: 1. Pendahuluan/ Introduksi, yang menjelaskan antara lain latar belakang, tujuan dan pentingnya permasalahan yang ada untuk dijawab. 2. Hasil studi pustaka/ penelusuran literatur. 3. Pendapat dan pembahasan anda untuk menjelaskan/menyelesaikan permasalahan. 4. Kesimpulan 5. Daftar pustaka Tata Kepenulisan Makalah Ilmiah Open-Ended a. Persyaratan penulisan dan pengetikan 1. Makalah Ilmiah Open-Ended menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). 2. Naskah diketik di kertas A4 minimal 10 lembar dan maksimal 20 lembar (noncover). 3. Jarak pengetikan dari samping kiri 4 cm, samping kanan 3 cm, batas bawah 3 cm, batas atas 3 cm.

4. Bagian kelengkapan administratif yang meliputi halaman kulit muka, halaman pengesahan, diberi nomor halaman menggunakan angka Romawi kecil dan diketik disebelah kanan bawah (i, ii, dan seterusnya). 5. Bagian inti (naskah) diberi nomor halaman menggunakan angka arab yang dimulai dengan nomor halaman 1 (satu) dan diketik di sebelah kanan atas. 6. Tabel diberi judul dengan penomoran tabel sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul tabel ditulis di atas tabel dengan nomor tabel menggunakan angka Arab. 7. Gambar, baik dalam bentuk grafik maupun foto diberi judul dengan penomoran gambar sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul gambar ditulis di bawah gambar dengan nomor gambar menggunakan angka Arab. b. Sistematika penulisan Sistematika penulisan hendaknya berisi rancangan yang teratur sebagai berikut: 1. Bagian Awal a. Halaman Judul 1. Judul diketik dengan huruf kapital, Times New Roman, ukuran 14, hendaknya ekspresif, menarik, sesuai dan tepat dengan masalah yang ditulis dan tidak menimbulkan penafsiran ganda. Judul maksimal berisi 15 kata. 2. Nama penulis dan nomor induk siswa ditulis dengan jelas. 3. Menyertakan logo sekolah dengan ukuran 3 cm x 3 cm. 4. Nama dan alamat sekolah asal ditulis dengan jelas. 5. Tahun penulisan. 6. Untuk poin nomor 2, 3, 4 dan 5 diketik dengan huruf Times New Roman ukuran 12. b. Kata Pengantar dari penulis c. Daftar Isi dan daftar lain yang diperlukan seperti daftar gambar, daftar tabel, dan daftar lampiran. d. Ringkasan Makalah Ilmiah Open-Ended (abstrak) disusun maksimal sebanyak 200 katadengan huruf Times New Roman ukuran 12 spasi single yang mencerminkan isi keseluruhan karya tulis, mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metode penulisan, pembahasan, kesimpulan dan rekomendasi. 2. Bagian Inti (isi) a. Pendahuluan Bagian Pendahuluan berisi hal-hal sebagai berikut: 1. Latar belakang tentang alasan mengangkat masalah tersebutmenjadi karya tulis (dilengkapi dengan data atau informasi yang mendukung)

dan penjelasan tentang makna penting serta menariknya masalah tersebut untuk ditelaah. Uraian singkat mengenai gagasan kreatif yang ingin disampaikan. 2. Rumusan masalah yang berhubungan dengan latar belakang. 3. Tujuan dapat berupa penemuan teknik/konsep/metode sebagai jawaban atas persoalan yang diajukan. 4. Manfaat yang ingin dicapai melalui penulisan, baik untuk masyarakat, pemerintah maupun bagi penulis. b. Telaah Pustaka Telaah Pustaka berisi: Uraian yang menunjukkan landasan teori dan konsep-konsep yang relevan dengan masalah yang dikaji. 1. Uraian mengenai pendapat terdahulu yang berkaitan dengan masalah yang dikaji. 2. Uraian mengenai pemecahan masalah yang pernah dilakukan. c. Analisis dan Sintesis 1. Analisis permasalahan didasarkan pada data dan/atau informasi serta telaah pustaka. 2. Sintesis untuk menghasilkan alternatif model pemecahan masalah atau gagasan yang kreatif. d. Simpulan dan Saran 1. Simpulan harus konsisten dengan analisis permasalahan dan menjawab tujuan. 2. Saran ditujukan kepada pihak- pihak terkait yang dapat menunjang dan merealisasikan karya tersebut. 3. Bagian Akhir 1) Daftar Pustaka Format perujukan pustaka mengikuti cara Harvard atau caraVancouver. Contoh: Sistem Harvard: Grinspoon L, Bakalar JB. 1993. Marijuana: the Forbidden Medicine. London: Yale Univ Press. Palmer FR. 1986. Mood and Modality. Cambridge: Cambridge Univ Press. Sistem Vancouver: Prabowo GJ, Priyanto E. New drugs for acute respiratory distress syndrome due to avian virus. N Ind J Med.

2005;337:435-9. Grinspoon L, Bakalar JB. Marijuana: the Forbidden Medicine. London: Yale Univ Pr; 1993. 2) Daftar Riwayat Hidup (biodata atau curriculum vitae) peserta dan guru pembimbing, minimal mencakup nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, karya-karya ilmiah yang pernah dibuat, penghargaan-penghargaan ilmiah yang pernah diraih (bila ada).

Soal Open-Ended Universitas Negeri Malang-National Biology Olympiad 2013

Pilihlah salah satu diantara 5 tema berikut: A. Kanker dan Biomedika Molekuler Studi kasus: Meningkatnya Jumlah Penderita Kanker Serviks Di Indonesia WORLD Health Organization (WHO) mencatat penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker penyebab kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks. Sekitar 8.000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian, ujar Ketua Umum Fatayat NU Ida Fauziah dalam keteranganya kepada Okezone di Jakarta, Minggu (13/5/2012). Menurut data WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks tertinggi di dunia. Musababnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut. Ida menjelaskan, kanker serviks disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal ialah virus HPV tipe 16 dan 18. Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital. Karena itu, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Infeksi menetap akan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal yang akhirnya dapat mengarah pada perkembangan kanker. Perkembangan ini memakan waktu antara 5-20 tahun, mulai dari tahap infeksi, lesi prakanker hingga positif menjadi kanker serviks. Guna menekan korban kanker serviks, maka perlu digalakkan langkah deteksi dini. Sebab, biaya pengobatan kanker serviks terbilang mahal. Pengobatan dan terapi pra-kanker/kanker leher rahim(meliputi pembedahan/pengangkatan

rahim, radioterapi, kemoterapi, kolposkopi, dan biopsi) membutuhkan biaya sekitar Rp 60 juta. Jelaskan dalam makalah Anda: a. Bagaimana analisis Anda terhadap permasalahan meningkatnya jumlah penderita kanker serviks di indonesia. b. Menurut pendapat anda, aspek apa sajakah dari negeri ini (Indonesia) yang harus diperbaiki sehingga menekan kemungkinan penyebaran kanker serviks. c. Solusi yang anda tawarkan untuk penderita agar dapat terfasilitasi dengan baik beserta langkah pencegahan.

B. Pathologi Tropis Studi kasus: Patologi Infeksi Tropis Diperkirakan infeksi menyebabkan lebih dari 13 juta kematian per tahun di negara berkembang, terhitung sekitar 50 persen dari semua

kematian. Hanya enam penyakit menyebabkan lebih dari 90 persen kematian yaitu: pneumonia, TBC, diare, malaria, campak, dan HIV / AIDS. Dari jumlah tersebut, hanya pneumonia yang juga merupakan penyebab utama kematian di negara maju. Yang lainnya ditemukan di negara maju, tetapi sekarang dapat dikendalikan dengan baik melalui program vaksinasi (seperti campak) atau dengan obat-obatan yang efektif serta program kesehatan masyarakat. Sayangnya, kurangnya infrastruktur kesehatan yang efektif, ekonomi yang buruk, dan kurangnya akses terhadap obat yang terjangkau membuat infeksi ini akan terus menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas yang signifikan di negara-negara berkembang. Sekitar 2 miliar orang, sepertiga dari populasi dunia, memiliki tuberkulosis laten. Dari jumlah tersebut, 8 juta orang per tahun akan terkena infeksi aktif dan 2 juta orang per tahun akan meninggal akibat infeksi tersebut. Tingkat infeksi dan kematian meningkat di seluruh dunia, dengan wabah baru terjadi di daerah seperti Eropa Timur untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat puluh tahun. Di daerah dengan tingkat HIV yang tinggi, penyebaran tuberkulosis sangat cepat, seperti tingkat kematian

disebabkan oleh TBC. Munculnya strain yang resisten terhadap obat lini pertama yang digunakan dalam pengobatan TB berarti hal ini menjadi lebih sulit, dan lebih mahal untuk berhasil mengobati infeksi. Jelaskan dalam makalah anda: a. Apakah yang menjadi ciri infeksi tropis b. Analisis permasalahan infeksi tropis ditinjau dari aspek keilmuan (biologi), ekonomi, dan lingkungan. c. Solusi yang anda tawarkan untuk mencegah memburuknya kondisi di atas sebagai akibat kontrol yang kurang baik dari SDM. (inovasi dalam bidang pengobatan penyakit infeksi tropis serta program pemerinth yang dapat mendukung untuk penyelesaian permasalahan tersebut.

C. Energi Terbarukan Studi Kasus :Potensi Pengembangan Biofuel di Indonesia Biofuel pertama kali digunakan sekitar tahun 1900-an ketika Henry Ford dan Rudolf Diesel yang memanfaatkan etanol dan minyak nabati untuk menggerakkan mesin-mesin mereka. Namun,dengan ditemukannya minyak bumi sebagai pilihan energi yang sangat murah ketika itu, makaketertarikan terhadap biofuel langsung turun secara drastis dan sektor transportasi didominasioleh bensin dan solar. Akan tetapi, ide penggunaan biofuel tidak mati, dan pada pertengahan tahun 1920-an Brazil telah menggunakan etanol, dan pada tahun 1931 Hukum Federalmemandatkan pencampuran 5% etanol ke dalam semua bensin impor yang digunakan di negaratersebut. Sejak itu, sejumlah negara memproduksi dan menggunakan beberapa macam biofuel seperti: etanol, metanol, alkohol berantai panjang, minyak nabati, biogas, dimetil ether (DME), dan beberapa lainnya. Dorongan untuk menggunakan biofuel bermacam-macam, tergantung pada negaranya.Negara yang berbeda pada waktu yang berbeda memiliki motivasi yang berbeda-beda pula. Jelaskan dalam makalah anda: a. Perlunya Indonesia berswasembada Biofuel dan Biogas b. Potensi pengembangan Biofuel di Indonesia c. Jenis Biofuel yang sesuai untuk dikembangkan di Indonesia

d. Solusi yang anda tawarkan untuk pengembangan biofuel di Indonesia dengan disertai analisis dari segi bioteknologi dan ekonomi

D. Rekayasa Teknologi Pangan Studi Kasus :Kelangkaan Kedelai dan Dampaknya Bagi Ketahanan Pangan Rakyat Indonesia Baru-baru ini, sempat meledak kehangatan seputar isu kelangkaan kedelai yang berujung padanaiknya harga kedelai yang merupakan bahan baku makanan pokok tahu dan tempe, sehinggamenyebabkan tumbuhnya masalahmasalah lain berkaitan dengan ketahanan pangan nasional. Kebutuhan bahan kedelai untuk produksi tempe dan tahu tahun 2012 sebesar 2,2 3 jutaton/tahun, sedangkan dalam negeri hanya mampu menghasilkan 700.000800.000 ton/tahun(hanya 30 persen). Lainnya diimpor dari Amerika Serikat, Brazil dan Argentina.Sejak 2009,pemerintah telah memiliki road map atau arah jalan peningkatan produksi kedelai untuk mencapaiswasembada pada 2014. Namun masih ada dua kendala yang menghalangi

komitmenpemerintah menyediakan bahan baku tahu dan tempe tersebut dari dalam negeri, yaitu luaslahan tanam dan produktivitas. Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Achmad Suryana di Jakarta, Sabtu(28/7) mengakui, untuk mencapai swasembada kedelai pada 2014 mendatang, pemerintah masih kesulitan mencari lahan untuk penanaman. Padahal lahan terlantar yang dimiliki pemerintahsangat luas.Tempe adalah makanan primadona di Indonesia. Seorang ahli tempe asal InggrisJonathan Agranoff mengungkapkan, kualitas kedelai lokal Indonesia lebih baik dariimpordibarengi dengan keterampilan masyarakat dalam

teknologi proses fermentasi tempe,serupa dengan proses teknologi pembuatan keju oleh masyarakat di Perancis. Selama ini, yangmenguasai teknologi dan proses keterampilan fermentasi tempe adalah masyarakat di Jawa. Jelaskan hal berikut dalam makalah anda: a. Solusi yang sudah diterapkan pemerintah sekarang dalam menghadapi kelanggkaan kedelai.

b. Solusi yang Anda tawarkan sebagai ahli biologi guna mencegah agar kelangkaan kedelai tidak terjadi di masa depan (meliputi, langkah-langkah yang harus dilakukan oleh petani untuk meningkatkan potensi kedelai lokal, pemanfaatan bahan lokal yang berpotensi sebagai alternatif kedelai untuk pembuatan tahu dan tempe) c. Kehandalan solusi anda ditinjau dari segi Teknologi Biologi (terapan bioteknologi untuk meningkatkan teknologi fermentasi tahu dan tempe pada agroindustry) ekonomi (efektifitas dan efisiensi modal) dan sosial (dampak implementasi solusi anda pada masyarakat).

E. Pengelolaan dan Pemeliharaan Lingkungan Studi Kasus : Bahaya Penggunaan Dioxin pada Kesehatan Lingkungan dan keanekaragaman Hayati di Sentra Pertanian di Indonesia Dioksin adalah polutan lingkungan yang memiliki spektrum yang luas dari efek toksik yang merugikan pada banyak spesies vertebrata.Dioksin merupakan senyawa yang sangat toksikterhadap perkembangan pada konsentrasi rendah dan dapat mengganggu perkembanganhormon,

reproduksi, sistem kekebalan tubuh dan saraf dari keturunan ikan, burung dan mamalia,dioksin juga dapat menyebabkan kanker.Selain toksisitasnya yang tinggi, dioxin adalahkontaminan lingkungan yang luas, ditemukan di seluruh dunia, bahkan di lokasi terpencil.Merekatahan terhadap degradasi secara biologi dan kimia, dan memiliki kemampuan bioakumulasi di dalam organisme. Sekitar19 jutagalonherbisida Agent Orangedigunakanolehmiliter ASdiVietnam bagianselatanantara1962 dan1971.Sebuah herbisida yang menyebabkan daun-daunpohon berguguran,itudigunakan dalam skala besardi hutan Vietnam untuk memungkinkan pasukanAS untuk menemukan pasukan Komunis lebih mudah. Herbisida tersebut memusnahkan sekitar 15% dari vegetasi Vietnam Selatan, dan menimbulkan masalah kesehatan yang seriusbagiparaprajurit, wargasipildansatwa liar setempatyangterkenaitu.Agent

Orange yang banyakmengandung dioksin, suatu zat yang sangat beracun yang masih terdeteksi dalam tubuh orang Vietnam kini.Dioksin mencemari tanah, dan sungai-sungai, dan melalui rantai makanan, masuk kedalam tubuh ikan, yang merupakan makanan manusia. Jelaskan hal berikut dalam makalah anda: a. Pengaruh dioksin terhadaplingkungan, biodiversitas, dan kesehatan manusia b. Potensi polusi dioksin di Indonesia c. Analisis dampak bahaya penggunaan Dioksin di Indonesia (dampak penggunaan dioksin terhadap keanekaragaman hayati di daerah Sentra Pertanian, dampak penggunaan dioksin terhadap kesehatan masyarakat di sekitar daerah tersebut dan dampak penggunaan dioksin terhadap hasil panen) d. Solusi yang anda tawarkan untuk mencegah memburuknya kondisi lingkungan sebagai akibat dari penggunaan dioksin dalam waktu relative lama (ditinjau dari segi bioteknologi dan segi ekonomi).