Anda di halaman 1dari 5

REVALUASI ASET TETAP

Revaluasi Aset tetap Revaluasi aset tetap adalah penilaian ulang aset tetap. Dalam bahasa sehari-hari revaluasi sering dimaknai penilaian ulang yang menyebabkan nilai aset menjadi lebih tinggi, padahal revaluasi sebenarnya dapat menghasilkan nilai yang lebih rendah maupun lebih tinggi dari aset tercatat. Revaluasi aset tetap menurut ketentuan PSAK 1 tahun 1!!" diperkenankan. Standar menyebutkan revaluasi aktiva tetap tidak diperkenankan karena penilaian dengan menggunakan harga perolehan, namun penyimpangan dari ketentuan ini mungkin dilakukan berdasarkan ketentuan pemerintah. Ketentuan pemerintah tentang perpajakan memb#lehkan entitas melakukan penilaian, sehingga revaluasi aset diperkenankan mengikuti revaluasi aset menurut ketentuan perpajakan. $erdasarkan ketentuan PSAK 1 tahun 1!!", entitas melakukan penilaian kembali asetnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan. $iasanya revaluasi aset dilakukan pada saat akan g# publik, menambah m#dal dengan menerbitkan tambahan saham, restrukturisasi, akuisisi atau dalam rangka kuasi re#rganisasi. Salah satu tujuan revaluasi adalah agar nilai aset perusahaan menunjukkan k#ndisi yang sebenarnya, sehingga entitas dapat menjual sahamnya dengan harga yang lebih tinggi, atau memiliki nilai yang tinggi pada saat diakuisisi pihak lain. %enurut PSAK 1 revisi &''(, revaluasi merupakan salah satu met#de penilaian aset tetap. )ika suatu entitas memilih menggunakan met#de revaluasi maka met#de ini harus diterapkan secara k#nsisten #leh perusahaan. Perusahaan tidak b#leh hanya menggunakan met#de revaluasi sesekali untuk tujuan seperti yang disebutkan di atas, tetapi revaluasi harus dilakukan secara reguler. Penerapan met#de revaluasi dilakukan untuk aset tetap dalam kel#mp#k yang sama. *idak ada penjelasan rinci pengertian kel#mp#k yang sama, namun secara implisit dapat dikatakan jika suatu entitas memiliki aset tetap yang disajikan dalam satu kel#mp#k, maka m#del penilaian yang digunakan harus sama. Sebagai c#nt#h jika induk menggunakan met#de revaluasi maka k#nsekuensinya anak perusahaan untuk kel#mp#k aset tanah harus menggunakan met#de revaluasi. +amun untuk peralatan, apakah dianggap satu kel#mp#k atau dapat menggunakan sub kel#mp#k misal kendaraan, mesin, peralatan kant#r, tidak ada ped#man yang mengaturnya. Pada saat melakukan revaluasi, selisih antara nilai tercatat aset dan nilai hasil revaluasi akan dibukukan sebagai surplus revaluasi. Revaluasi tidak diakui dalam lap#ran laba rugi tahun berjalan tetapi merupakan k#mp#nen dalam laba rugi k#mprehensi, yang merupakan bagian dari ekuitas. )ika sebelum revaluasi entitas telah melakukan penurunan nilai maka, akan dilakukan pembalikan penurunan nilai sebelum diakui sebagai surplus revaluasi. )ika revaluasi menghasilkan nilai yang

lebih kecil dari nilai aset tercatat maka penurunan nilai ini, pertama akan mengurangi surplus revaluasi -jika ada., setelah tidak ada lagi baru akan mengurangi sald# laba. Dengan pencatatan seperti itu, maka entitas akan mengakui penurunan nilai - impairment., ketika revaluasi menghasilkan nilai aset lebih kecil dari nilai terba/a -carrying value. dengan menggunakan met#de biaya. Surplus revaluasi yang telah disajikan ke sald# laba pada saat aset tersebut dihentikan pengakuan atau disusutkan. Surplus revaluasi akan dipindahkan ke sald# laba selama sisa masa man,aat aset tersebut, jika aset tersebut dihentikan pengakuan pemindahannya dilakukan sekaligus dari sisa surplus revaluasi yang masih ada. Pemindahan dilakukan langsung dengan mendebit surplus revaluasi dan kredit sald# laba tanpa melalui lap#ran laba rugi. Revaluasi harus dilakukan dengan keteraturan yang cukup reguler sehingga nilai tercatat aset tidak berbeda secara signi,ikan dengan nilai /ajarnya. Standar tidak menyebutkan berapa tahun sekali, revaluasi dilakukan tergantung perkembangan nilai /ajar aset tetap. )ika harga tidak berubah signi,ikan mungkin revaluasi dapat dilakukan tiga atau lima tahun sekali, namun jika harga signi,kan berubah revaluasi mungkin dilakukan setiap tahun. +ilai /ajar adalah nilai di mana suatu aset dapat dipertukarkan atau suatu ke/ajiban diselesaikan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi /ajar -arms length transaction). $erdasarkan k#nsep nilai /ajar, harga pasar akti, merupakan nilai /ajar yang ideal dan memiliki keandalan yang tinggi, karena mudah diveri,ikasi. +amun jika tidak ada harga pasar akti,, dapat digunakan nilai pasar terkini, harga pasar dari aset serupa, menggunakan pendekatan nilai kini arus kas di masa depan atau dengan met#de nilai #psi. Khusus untuk menentukan nilai /ajar dalam m#del revaluasi aset tetap, standar secara eksplisit menyebutkan bah/a nilai tanah, bangunan dilakukan #leh penilai independen yang pr#,esi#nal berdasarkan bukti pasar. Sedangkan nilai /ajar pabrik dan peralatan menggunakan nilai pasar yang ditentukan #leh penilai. +ama penilai harus diungkapkan dalam catatan atas lap#ran keuangan. Apabila revaluasi dilakukan, akumulasi penyusutan dapat diberlakukan dengan dengan dua cara yatu met#de eliminasi dan pr#p#rsi#nal. Pertama dengan cara eliminasi, akumulasi penyusutan ditutup sehingga diper#leh nilai buku aset, nilai ini kemudian ditambah atau dikurangi sehingga nilainya menjadi nilai hasil revaluasi aset yang terbaru. Kedua dengan cara pr#p#rsi#nal, dengan met#de ini, nilai aset dan akumulasi penyusutan akan dinaikkan nilainya sebesar rasi# revaluasi -rasi# nilai hasil revaluasi dengan nilai buku.. 0ntuk c#nt#h ilustrasi dan penjelasan rinci mengenai teknik penjurnalan dapat dilihat pada link berikuti 1 http122sta,,.bl#g.ui.ac.id2martani2pendidikan2slide-psak2 Pajak atas revaluasi menurut PSAK 1 dipertanggungja/abkan mengikuti ketentuan dalam PSAK " tentang pajak penghasilan. Atas selisih revaluasi tidak diakui dalam

laba rugi tahun berjalan tetapi diakui dalam laba k#mprehensi,, maka k#nsekuensi pajaknya akan dimasukkan dalam k#mp#nen laba k#mprehensi,. )ika pajak atas revaluasi ini tidak dikenakan menurut peraturan perpajakan maka k#nsekuensi pajaknya akan diakui sebagai aset atau liabiltas pajak tangguhan. Sebagai c#nt#h atas keuntungan revaluasi tanah akan diakui debit beban pajak tangguhan atas surplus revaluasi dan kredit liabilitas pajak tangguhan. Aspek Perpajakan 0ndang-0ndang Pajak Penghasilan dalam pasal menyebutkan bah/a selisih lebih penilaian kembali aktiva tetap merupakan #byek pajak. Ketentuan dalam 00 PPh ini dijabarkan lebih lanjut dalam Peraturan %enteri Keuangan n#m#r 79/PMK.03/2008.

PSAK 16 tahun 1994 dan peraturan dalam PMK sejalan karena pen aturan le!"h deta"l dalam peraturan perpajakan menjad" aturan pelaksana re#aluas" aset tetap $an ada dalam standar akuntans". %e#aluas" d"lakukan &leh ent"tas $an telah memenuh" ke'aj"!an perpajakan dan t"dak termasuk perusahaan $an d"per!&lehkan men unakan pem!ukuan den an d&llar dan pem!ukuan dalam !ahasa (n r"s. )nt"tas $an akan melakukan re#aluas" harus men ajukan perm&h&nan kepada *"rekt&rat +endral Pajak dan atas perm&h&nan terse!ut d"ter!"tkan surat keputusan pen"la"an akt"#a tetap perusahaan. ,e!erapa ketentuan umum re#aluas" menurut aturan perpajakan dapat d"r"n kaskan !er"kut "n"a. %e#aluas" d"lakukan atas seluruh akt"#a tetap perusahaan termasuk tanah den an status hak m"l"k atau hak una !an unan. !. %e#aluas" d"lakukan !erdasarkan n"la" pasar atau n"la" 'ajar akt"#a tetap $an d"tetapkan &leh perusahaan jasa pen"la" atau ahl" pen"la" $an memper&leh "."n dar" Pemer"ntah. +"ka has"l re#aluas" t"dak men/erm"nkan keadaan $an se!enarn$a dapat d"tetapkan &leh *+P. /. Sel"s"h re#aluas" d"kenakan pajak 0"nal se!esar 101. d. Pen"la"an kem!al" akt"#a tetap t"dak dapat d"lakukan se!elum le'at jan ka 'aktu l"ma tahun terh"tun dar" re#aluas" terakh"r. e. 2as"l re#aluas" akan memper!aruh" n"la" ter/atat aset dan menjad" dasar pen$usutan 0"skal. 0. %e#aluas" $an t"dak memper&leh persetujuan *+P untuk pen"la"an kem!al" akt"#a tetap3 maka n"la" re#aluas" $an d"tetapkan t"dak dapat d" unakan se!a a" dasar melakukan pen$usutan 0"skal. . Perusahaan $an menjual aset $an telah d"re#aluas" se!elum masa pen$usutan !erakh"r 4kel&mp&k 1 dan 25 atau se!elum 10 tahun dar" tan al re#aluas" 4kel&mp&k la"nn$a53

maka akan d"kenakan tam!ahan pajak 0"nal se!esar sel"s"h tar"0 terakh"r d"kuran " 101 4261 7 101 8 1615 d"kal"kan den an keuntun an re#aluas" aset. Ketentuan re#aluas" menurut pajak terse!ut telah 10 tahun d" unakan se!a a" dasar pen/atatan akuntans". )nt"tas !an$ak melakukan re#aluas" aset saat (P93 restruktur"sas" dan kuas" re&r an"sas". Standar akuntans" men ak&m&das" ketentuan dalam perpajakan karena standar men$atakan :selama peraturan pemer"ntah men "j"nkan;. )nt"tas mem"l"k" "nsent"0 untuk melakukan re#aluas" karena ada man0aat lan sun $an dapat d"per&leh !erupa har a jual saham dan n"la" aku"s"s" $an le!"h t"n " seh"n a ent"tas memper&leh dana untuk mem!a$ar pajak atas re#aluas" dan jasa pen"la". Kesimpulan Sampa" saat "n" pemer"ntah !elum melakukan re#"s" atas ketentuan re#aluas" 'alaupun KMK d"keluarkan setelah PSAK 16 d"re#"s". Ketentuan dalam perpajakan mas"h memandan re#aluas" d"lakukan sesekal" !ukan se!a a" pr&ses pen"la"an $an d"lakukan se/ara re uler. +"ka re#aluas" menurut akuntans" d"kenakan pajak 0"nal 101 maka dapat d"past"kan ent"tas t"dak ada $an mem"l"h met&de re#aluas" dalam men"la" aset tetap. Ketentuan pajak men haruskan re#aluas" d"lakukan atas seluruh aset tetap $an d"m"l"k" &leh satu 'aj"! pajak !ukan satu kel&mp&k aset suatu ent"tas sepert" dalam ketentuan dalam standar akuntans". Akuntans" men haruskan re#aluas" d"lakukan se/ara re uler namun pajak justru melaran d"lakukan re#aluas" se!elum l"ma tahun. <amun kedua pen aturan re#aluas" men unakan dasar pen"la"an n"la" 'ajar atau n"la" pasar $an d"tetapkan &leh pen"la" "ndependen. ,a " ent"tas re#aluas" akan men"m!ulkan dua !"a$a !esar $a"tu !"a$a jasa pen"la" dan pajak 0"nal $an d"!a$arkan pada saat re#aluas" d"lakukan. Sedan kan menurut akuntans" sel"s"h pen"la"an terse!ut t"dak d"aku" dalam la!a ru " tetap" se!a a" k&mp&nen eku"tas pada akun la!a ru " k&mprehens"0. +"ka peraturan perpajakan t"dak d"ru!ah3 maka ent"tas dapat ju a menerapkan m&del re#aluas" tanpa men "kut" peraturan perpajakan3 karena tujuann$a han$a untuk pen"la"an d" akuntans". Pemer"ntah t"dak mem"l"k" hak untuk menar"k pajak 101 den an alasan re#aluas" terse!ut t"dak d"lakukan tanpa surat perm&h&nan ke *+P dan n"la" re#aluas" t"dak d"jad"kan dasar men h"tun pen$usutan 0"skal. Per!edan n"la" aset tetap antara akuntans" dan pajak akan d"pertan un ja'a!kan se/ara akuntans" sesua" ketentuan PSAK 46 se!a a" pajak tan uhan. <amun ada kemun k"nan p"hak pajak $an t"dak memaham" akuntans" akan men an ap has"l re#aluas" se!a a" &!$ek pajak3 seh"n a akan men enakan pajak 0"nal3 pada saat mem!a/a lap&ran keuan an n"la" aset tetap ent"tas men"n kat. +"ka ent"tas !erpe an pada aturan dalam standar akuntans"3 maka se/ara &t&mat"s t"dak akan ada perusahaan $an akan melakukan re#aluas" menurut ketentuan perpajakan dan d" s"s" la"n perusahaan ju a akan jaran mem"l"h men unakan met&de re#aluas". Prakt"k re#aluas" $an

han$a d"lakukan sesekal" men$alah" standar akuntans" seh"n a ketentuan pajak sul"t d"terapkan. +"ka perusahaan akan melakukan re#alus" menurut ketentuan akuntans" dan pajak men an ap "tu se!a a" re#aluas" $an d""j"nkan maka ent"tas akan ke!eratan mem!a$ar pajak 0"nal 1013 maka ent"tas t"dak akan ada $an melakukan re#aluas" karena !"a$a pajak dan jasa pen"la" t"dak se!and"n den an man0aat $an d"per&leh. =alaupun k&nsep re#aluas" akan mem!uat lap&ran keuan an le!"h rele#an dalam pen am!"lan keputusan3 namun dalam prat"k mas"h sul"t untuk d"lakukan. Pen$aj"an n"la" 'ajar aset tetap den an mem"ndahkan !"a$a pen"la"an aset kepada ent"tas pen$usun d"rasakan mas"h san at mahal3 seh"n a le!"h !a"k mekan"smen$a sepert" prakt"k $an sekaran "n" ada. +"ka pen una "n0&rmas" mem!utuhkan "n0&rmas" n"la" 'ajar aset3 /ukuplah pen una terse!ut $an men$e'a jasa pen"la" untuk melakukan apra"sal namun "n0&rmas" terse!ut untuk keperluan "nternal pen una. *alam prakt"k ent"tas tetap akan mem"l"h men unakan met&de !"a$a dalam men/atat aset tetapn$a. Kesul"tan akan mun/ul saat perusahaan melakukan (P9 dan men "n "nkan p&s"s" keuan ann$a men/erm"nkan k&nd"s" perusahaan3 mun k"n tekn"k pen a!un an usaha dan auk"s"s" dapat d" unakan se!a a" alternat"0n$a.