Anda di halaman 1dari 9

Mata Kuliah SKS Topik / Sub Topik

: Asuhan Kebidanan I (Kehamilan) : 4 SKS (2 : T, 2 : P) : Perubahan dan adaptasi psikologis dalam masa kehamilan: 1. 2. 3. 4. Pada Kehamilan Trimester I Pada Kehamilan Trimester II Pada Kehamilan trimester III Peran Bidan

Dosen

: Eva Susilawati

OBJEKTIF PERILAKU SISWA (OPS)

1.

Tanpa melihat Hand Out, mahasiswa dapat menjelaskan perubahan dan adaptasi psikologis pada ibu hamil trimester I dengan benar.

2.

Tanpa melihat Hand Out, mahasiswa dapat menjelaskan perubahan dan adaptasi psikologis pada ibu hamil trimester II dengan benar.

3.

Tanpa melihat Hand Out, mahasiswa dapat menjelaskan perubahan dan adaptasi psikologis pada ibu hamil trimester III dengan benar.

4.

Tanpa melihat Hand Out, mahasiswa dapat menjelaskan peran bidan dalam membantu ibu menghadapi perubahan psikologis pada masa kehamilan dengan tepat.

REFERENSI

1.

Varney, Helen. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Volume 1. Jakarta: EGC. 2007. Hal: 501-504

2.

PUSDIKNAKES-WHO-JHPIEGO. Asuhan Antenatal. Jakarta: Depkes RI. 2003. Hal 26-31 Sweet, BR. Mayes Midwifery 12th edition. London: Bailliere Tindall. 2000. Hal: 151-159 PENDAHULUAN

3.

Selama kehamilan kebanyakan wanita mengalami perubahan psikologis dan emosional. Seringkali kita mendengar seorang wanita mengatakan betapa bahagianya dia karena akan menjadi seorang ibu dan dan bahwa dia sudah memilihkan sebuah nama untuk bayi yang akan dilahirkannya. Namun tidak jarang ada wanita yang merasa khawatir kalau terjadi masalah dalam kehamilannya, khawatir kalau ada kemungkinan dia kehilangan kecantikannya, atau bahwa ada kemungkinan bayinya tidak normal. Sebagai seorang bidan kita harus menyadari adanya perubahan- perubahan tersebut pada wanita hamil agar dapat memberi dukungan dan memperhatikan keprihatinan, kekhawatiran, ketakutan dan pertanyaan- pertanyaan. PENDAHULUAN\ POKOK MATERI

Perubahan dan adaptasi psikologis dalam masa kehamilan: 1. 2. 3. 4. Pada kehamilan trimester I Pada kehamilan trimester II Pada kehamilan trimester III Peran Bidan

URAIAN MATERI

PERUBAHAN DAN ADAPTASI PSIKOLOGIS DALAM MASA KEHAMILAN 1. Psikologis ibu hamil trimester I Trimester pertama merupakan periode penyesuaian diri bahwa ibu telah hamil. Segera setelah tejadi perubahan, hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh akan meningkat dan ini menyebabkan timbulnya rasa mual-mual pada pagi hari, lemah, lelah dan membesarnya payudara. Ibu merasa tidak sehat dan seringkali membenci kehamilannya. Banyak ibu yang merasakan kekecewaan, penolakan, kecemasan dan kesedihan. Seringkali pada awal kehamilannya ibu berharap untuk tidak hamil. Pada trimester pertama seorang ibu akan selalu mencari tanda- tanda untuk lebih meyakinkan bahwa dirinya memang hamil. Setiap perubahan yang terjadi pada tubuhnya akan selalu diperhatikan dengan seksama. Karena perutnya masih kecil, kehamilan merupakan rahasia seorang ibu yang mungkin diberitahukannya kepada orang lain atau dirahasiakannya. Hasrat untuk melakukan hubungan seks, pada wanita pada trimester pertama ini berbeda- beda. Walaupun pada beberapa wanita mengalami gairah seks yang lebih tinggi, kebanyakan mereka mengalami penurunan libido selama periode ini. Keadaan ini menciptakan kebutuhan untuk berkomunikasi secara terbuka dan jujur dengan suami. Banyak wanita merasa butuh untuk dicintai dan merasakan kuat untuk mencintai namun tanpa hubungan seks. Libido sangat dipengaruhi oleh kelelahan, rasa mual, pembesaran payudara, keprihatinan dan kekhawatiran. Semua ini merupakan bagian normal dari proses kehamilan pada trimester pertama. Reaksi pertama seorang pria ketika menngetahui bahwa dirinya akan menjadi seorang ayah adalah timbulnya kebanggaan atas kemampuannya mempunyai keturunan bercampur dengan keprihatinan akan kesiapannya menjadi seorang ayah dan menjadi pencari nafkah untuk keluarganya. Seorang

calon ayah mungkin akan sangat memperhatikan keadaan ibu yang mulai hamil dan menghindari hubungan seks karena takut akan mencederai bayinya. Ada pula pria yang hasrat seksualnya terhadap wanita hamil relatif lebih besar. Disamping respon yang diperlihatkannya, seorang ayah dapat memahami keadaan ini dan menerimanya.

2. Psikologis ibu hamil trimester II Trimester kedua biasanya adalah saat ibu merasa sehat. Tubuh ibu sudah terbiasa dengan kadar hormon yang tinggi dan rasa tidak nyaman karena hamil sudah berkurang. Perut ibu belum terlalu besar sehingga belum dirasakan sabagai beban. Ibu sudah menerima kehamilannya dan mulai dapat menggunakan energi dan pikirannya secara lebih konstruktif. Pada trimester ini pula ibu dapat merasakan gerakan bayinya, dan ibu mulai merasakan kehadiran bayinya sebagai seseorang diluar dari dirinya sendiri. Banyak ibu yang merasa terlepas dari rasa kecemasan dan rasa tidak nyaman seperti yang dirasakannya pada trimester pertama dan merasakan meningkatnya libido. Pada trimester kedua aktifitas dan minat ibu hamil berpusat pada kehamilannya itu sendiri, melahirkan anak dan persiapan peran baru. Perhatiannya diarahkan untuk kesejahteraan bayi dan penyambutan dalam kelompok keluarga.

3. Psikologis ibu hamil trimester III Trimester ketiga sering disebut periode menunggu (penantian) dan waspada sebab pada saat itu ibu marasa tidak sabar menunggu kelahiran bayinya. Gerakan bayi dan membesarnya perut merupakan dua hal yang mengingatkan ibu akan bayinya. Kadang-kadang ibu merasa khawatir bahwa bayinya akan lahir sewaktu-waktu. Ini menyebabkan ibu meningkatkan kewaspadaan akan timbulnya tanda dan gejala terjadinya persalinan. Ibu seringkali merasa khawatir atau takut kalau- kalau bayi yang akan dilahirkannya tidak normal. Kebanyakan ibu juga akan bersikap melindungi bayinya dan akan menghindari orang atau benda apa saja yang dianggapnya membahayakan bayinya. Seorang ibu mungkin mulai merasa takut akan rasa sakit dan bahaya fisik yang akan timbul pada waktu melahirkan. Rasa tidak nyaman akibat kehamilan timbul kembali pada trimester ketiga dan banyak ibu yang merasa dirinya aneh dan jelek. Disamping itu ibu mulai merasa sedih karena akan berpisah dari bayinya dan kehilangan perhatian khusus yang diterima selama hamil. Pada trimester inilah ibu memerlukan keterangan dan dukungan dari suami, keluarga dan bidan. Trimester ketiga merupakan saat persiapan aktif untuk kelahiran bayi yang akan dilahirkan dan bagaimana rupanya. Mungkin juga nama bayi yang akan dilahirkan juga sudah dipilih.

Trimester ketiga adalah saat persiapan aktif untuk kelahiran bayi dan menjadi orang tua. Keluarga mulai menduga- duga tentang jenis kelamin bayinya (apakah laki-laki atau perempuan) dan akan mirip siapa.

4. Peran Bidan Peran bidan dalam membantu ibu menghadapi perubahan psikologis pada masa kehamilan: Menjelaskan bahwa apa yang dirasakan ibu adalah sesuatu yang normal Mengungkapkan bahwa setiap pengalaman kehamilan adalah unik Menjelaskan tentang kebutuhan nutrisi, pertumbuhan bayi, tanda-tanda kelahiran, tanda-tanda bahaya kehamilan Mendiskusikan tentang ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu dan cara mengatasinya Mendiskusikan tentang rencana persalinan

KESIMPULAN

1.

Trimester pertama merupakan periode penyesuaian diri bahwa ibu telah hamil. Ibu merasa tidak sehat dan seringkali membenci kehamilannya. Banyak ibu yang merasakan kekecewaan, penolakan, kecemasan dan kesedihan.

2.

Trimester kedua biasanya adalah saat ibu merasa sehat. Tubuh ibu sudah terbiasa dengan kadar hormon yang tinggi dan rasa tidak nyaman karena hamil sudah berkurang. Perut ibu belum terlalu besar sehingga belum dirasakan sabagai beban. Ibu sudah menerima kehamilannya dan mulai dapat menggunakan energi dan pikirannya secara lebih konstruktif.

3.

Trimester ketiga sering disebut periode menunggu (penantian) dan waspada sebab pada saat itu ibu marasa tidak sabar menunggu kelahiran bayinya. Gerakan bayi dan membesarnya perut merupakan dua hal yang mengingatkan ibu akan bayinya. Kadang-kadang ibu merasa khawatir bahwa bayinya akan lahir sewaktu-waktu. Ini menyebabkan ibu meningkatkan kewaspadaan akan timbulnya tanda dan gejala terjadinya persalinan.

4.

Peran bidan dalam membantu ibu menghadapi perubahan psikologis pada masa kehamilan: a. b. c. Menjelaskan bahwa apa yang dirasakan ibu adalah sesuatu yang normal Mengungkapkan bahwa setiap pengalaman kehamilan adalah unik Menjelaskan tentang kebutuhan nutrisi, pertumbuhan bayi, tanda-tanda kelahiran, tanda-tanda bahaya kehamilan d. Mendiskusikan tentang ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu dan cara mengatasinya e. Mendiskusikan tentang rencana persalinan

EVALUASI

1.

Reaksi psikologis yang terjadi pada trimester I adalah... a. b. c. d. Kesedihan dan kecemasan Lebih tenang dan nyaman Was-was dan protektif Merasa canggung dan jelek

2.

Dibawah ini yang bukan merupakan reaksi psikologis ibu hamil pada trimester II, yaitu.. a. b. c. d. Ibu menerima kehamilannya Ibu terlepas dari rasa ketidaknyamanan Ibu menanti dan waspada Ibu mengalami peningkatan libido

3.

Seorang ibu datang ke klinik untuk memeriksakan kehamilannya. Dalam anamnesa anda memperhatikan, ibu begitu gembira dan aktif berbicara. Berdasarkan data pada kasus di atas, berada pada trimester ke berapa kehamilan ibu tersebut?

a. b. c. d.

Trimester I Trimester II Trimester III Trimester I dan II

4.

Penyebab timbulnya morning sickness, lemah, lelah, payudara membesar adalah... a. b. c. d. Hormon estrogen dan progesteron menurun Hormon progesteron dan androgen menurun Hormon androgen dan estrogen meningkat Hormon progesteron dan estrogen meningkat

5.

Dibawah ini yang bukan termasuk peran bidan dalam membantu ibu menghadapi perubahan psikologis dalam masa kehamilan, adalah.... a. b. Menjelaskan bahwa apa yang dirasakan ibu adalah sesuatu yang normal Mendiskusikan tentang ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu dan cara mengatasinya c. d. Mendiskusikan tentang rencana persalinan Membiarkan ibu untuk menyelesaikan masalahnya sendiri