Anda di halaman 1dari 8

Amelia Anjarwati 13221005 Fisika dasar .

Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur, dihitung, memiliki nilai dan satuan. Besaran menyatakan sifat dari benda. Sifat ini dinyatakan dalam angka melalui hasil pengukuran. Besaran pokok Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Besaran pokok dalam Sistem Internasional Simbol dalam Simbol Satuan SI Simbol satuan rumus dimensi l, x, r, dll. [L] meter m t [T] detik sekon! s m ["] kilogram kg I, i [$] ampere # T [%] kel&in ' n [)] "ol mol I& [(] 'andela +d

Nama Panjang Waktu "assa #rus listrik Suhu (umlah molekul $ntensitas *ahaya

'eterangan dari ma*am,ma*am besaran pokok itu adalahPanjan

Satuan panjang adalah "meter". Definisi


Satu meter adalah jarak yang ditempuh *ahaya dalam &akum! dalam selang .aktu /0122 321 456 sekon. !assa "assa 7at merupakan kuantitas yang terkandung dalam suatu 7at. Satuan massa adalah 8kilogram8 disingkat kg! 9efinisi Satu kilogram adalah massa sebuah kilogram standar yang disimpan di lembaga Timbangan dan :kuran $nternasional +;P" ke,/, /622! "aktu Satuan .aktu adalah 8sekon8 disingkat s! detik! 9efinisi

Satu sekon adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom sesium,/<< untuk melakukan getaran sebanyak 9 192 631 77 kali dalam transisi antara dua tingkat energi di tingkat energi dasarnya !"#$% ke&13' 1967(

#uat arus listrik Satuan kuat arus listrik adalah 8#mpere8 disingkat #! 9efinisi Satu #mpere adalah kuat arus tetap yang jika dialirkan melalui dua buah ka.at yang sejajar dan sangat panjang, dengan tebal yang dapat diabaikan dan diletakkan pada jarak pisah / meter dalam &akum, menghasilkan gaya 1 = />,3 ne.ton pada setiap meter ka.at. Su$u Satuan suhu adalah 8kel&in8 disingkat '! 9efinisi Satu 'el&in adalah /013<,/? kali suhu termodinamika titik tripel air +;P" ke, /<, /2?3!. 9engan demikian, suhu termodinamika titik tripel air adalah 13<,/? '. Titik tripel air adalah suhu dimana air murni berada dalam keadaan seimbang dengan es dan uap jenuhnya. %umla$ molekul Satuan jumlah molekul adalah 8mol8. Intensitas &a$a'a Satuan intensitas *ahaya adalah 8kandela8 disingkat +d!. 9efinisi Satu kandela adalah intensitas *ahaya suatu sumber *ahaya yang meman*arkan radiasi monokromatik pada frekuensi 54> = />/1 hert7 dengan intensitas radiasi sebesar /0?6< .att per steradian dalam arah tersebut +;P" ke,/?, /232! Besaran turunan Besaran turunan adalah besaran yang didapat dari penggabungan besaran,besaran pokok. +ontoh besaran turunanBesaran 'e*epatan Per*epatan, per*epatan gra&itasi Luas Aolume ;aya, berat, tegangan tali 9ebit Cnergi, usaha Dapat tenaga Tegangan permukaan, tetapan Satuan meter per sekon meter per sekon kuadrat meter persegi meter kubik )e.ton kilogram meter per sekon persegi! meter kubik per detik (oule joule per meter kubik )e.ton per meter Sin katan m0s m0s@ m@ mB kg m0s@ mB0s ( (0mB )0m

pegas PENGUKURAN, BESARAN DAN SATUAN Pen ukuran( Besaran dan Satuan). Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai besaran yang diukur dengan alat ukur yang ditetapkan sebagai satuan. +ontohmengukur panjang meja dengan sebatang pensil panjang meja sebagai besaran, pensil sebagai alat ukur, dan panjang pensil sebagai satuannya!. A. B*SA+AN Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan nilai. (ika ditinjau dari arah dan nilainya, besaran dikelompokan menjadi dua, yaitu/. Besaran skalar, yaitu besaran yang hanya memiliki nilai tanpa memiliki arah. +ontohmassa, panjang, .aktu, energi, usaha, suhu, kelajuan dan jarak. 1. Besaran &ektor, yaitu besaran yang memiliki nilai dan arah. +ontoh- gaya, berat, kuat arus, ke*epatan, per*epatan dan perpindahan. Sedangkan, berdasarkan jenis satuannya, besaran dikelompokan menjadi dua, yaitua. Besaran Pokok Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan lebih dahulu dan tidak tersusun atas besaran lain. Besaran pokok terdiri atas tujuh besaran. Tujuh besaran pokok dan satuannya berdasarkan sistem satuan internasional ,SI) sebagaimana yang tertera pada tabel berikut-abel Besaran Pokok dan Satuann'a Besaran Pokok Satuan SI "assa kilogram kg! Panjang meter m! Waktu sekon s! 'uat #rus ampere #! Suhu kel&in '! $ntensitas +ahaya *andela +d! (umlah Eat mole mol! Sistem satuan internasional S$! artinya sistem satuan yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, yang berlaku se*ara internasional. b. Besaran -urunan Besaran turunan merupakan kombinasi dari satuan,satuan besaran pokok. +ontoh besaran turunan adalah luas suatu daerah persegi panjang. Luas sama dengan panjang dikali lebar, dimana panjang dan lebar keduanya merupakan satuan panjang. Perhatikan tabel besaran turunan, satuan dan dimensi di ba.ah ini. -abel Besaran -urunan dan Satuann'a Besaran -urunan Satuan SI ;aya F! kg.m.s,1 "assa (enis p! kg.m,< :saha W! kg.m1.s,1 Tekanan P! kg.m,/.s,1 Per*epatan m.s,1 Luas #! m1 'e*epatan &! m.s,/

Aolume A! B. SA-.AN

m<

Satuan adalah ukuran dari suatu besaran yang digunakan untuk mengukur. (enis, jenis satuan yaitua. Satuan Baku Satuan baku adalah satuan yang telah diakui dan disepakati pemakaiannya se*ara internasional tau disebut dengan satuan internasional S$!. +ontoh- meter, kilogram, dan detik. Sistem satuan internasional dibagi menjadi dua, yaitu/. Sistem !#S ,!eter #ilo ram Sekon) 1. Sistem /0S ,/entimeter 0ram Se&ond) -abel Satuan Baku Besaran Pokok Satuan !#S Satuan /0S "assa kilogram kg! gram g! Panjang meter m! *entimeter *m! Waktu sekon s! sekon s! 'uat #rus ampere #! statampere stat#! Suhu kel&in '! kel&in '! $ntensitas +ahaya *andela +d! *andela +d! (umlah Eat kilomole mol! mol b. Satuan -idak Baku Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak diakui se*ara internasional dan hanya digunakan pada suatu .ilayah tertentu. +ontoh- depa, hasta, kaki, lengan, tumbak, bata dan langkah. /. A1A- .#.+ #lat :kur adalah sesuatu yang digunakan untuk mengukur suatu besaran. Berbagai ma*am alat ukur memiliki tingkat ketelitian tertentu. Gal ini bergantung pada skala terke*il alat ukur tersebut. Semakin ke*il skala yang tertera pada alat ukur maka semakin tinggi ketelitian alat ukur tersebut. Beberapa *ontoh alat ukur sesuai dengan besarannya, yaitua. Alat .kur Panjan /. "istar Penggaris! "istar adalah ala ukur panjang dengan ketelitian sampai >,/ *m atau / mm. Pada pemba*aan skala, kedudukan mata pengamat harus tegak lurus dengan skala mistar yang di ba*a.

1. (angka Sorong (angka sorong dipakai untuk mengukur suatu benda dengan panjang yang kurang dari /mm. Skala terke*il atau tingkat ketelitian pengukurannya sampai dengan >,>/ *m atau >,/ mm. :mumnya, jangka sorong digunakan untuk mengukur panjang suatu benda,

diameter bola, ebal uang logam, dan diameter bagian dalam tabung. (angka sorong memiliki dua skala pemba*aan, yaitua!. Skala :tama0tetap, yang terdapat pada rahang tetap jangka sorong. b!. Skala )onius, yaitu skala yang terdapat pada rahang sorong yang dapa bergeser0digerakan.

<. "ikrometer Sekrup "ikrometer sekrup merupakan alat ukur panjang dengan ingkat ketelitian terke*il yaiu >,>/ mm atau >,>>/ *m. Skala terke*il skala nonius! pada mikrometer sekrup terdapat pada rahang geser, sedangkan skala utama terdapat pada rahang tetap. "ikrometer sekrup digunakan untuk mengukur diameter benda bundar dan plat yang sangat tipis.

b. Alat .kur !assa #lat ukur yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda adalah nera*a. Berdasarkan *ara kerjanya dan keelitiannya nera*a dibedakan menjadi tiga, yaitu/. )era*a digital, yaitu nera*a yang bekerja dengan sistem elektronik. Tingkat ketelitiannya hingga >,>>/g.

1. )era*a HIGauss, yaitu nera*a dengan tingkat ketelitian hingga >.>/ g.

<. )era*a sama lengan, yaitu nera*a dengan tingkat ketelitian men*apai / mg atau >,>>/ g.

&. Alat .kur "aktu

Satuan internasional untuk .aktu adalah detik atau sekon. Satu sekon standar adalah .aktu yang dibuuhkan oleh atom +esium,/<< untuk bergetar sebanyak 2./21.?</.33> kali. #lat yang digunakan untuk mengukur .aktu, antara lain jam matahari, jam dinding, arloji dengan ketelitian / sekon!, dan stop.at*h ketelitian >,/ sekon!.

Pen ukuran 2ektor dapat dilakukan se*ara grafis menggunakan gambar! dan se*ara analitis menggunakan perhitungan!. Penjumla$an 2ektor se&ara ra3is Penjumlahan &ektor se*ara grafis merupakan penjumlahan &ektor yang dilakukan dengan *ara menggambarkan &ektor,&ektor yang hendak dijumlahkan dan &ektor resultannya, selanjutnya besar &ektor resultan diketahui dengan mengukur menggunakan penggaris. Terdapat beberapa *ara menjumlahkan &ektor se*ara grafis antara lain *ara segitiga, *ara poligon poligon J banyak sudut! dan *ara jajaran genjang. 'etiga *ara ini dinamakan sesuai bentuk gambarnya. Penjumla$an 2ektor den an &ara se iti a 9iketahui &ektor A dan B. Aektor A J < *m berhimpit dengan sumbu K menuju arah timur!. Aektor B J 1 *m membentuk sudut <> o terhadap sumbu K menuju arah timur laut!. (umlahkan A dan B se*ara grafis menggunakan *ara segitiga. a! + J A 4 B b! +JA5B

Penjumla$an den an &ara poli on

2ektor

9iketahui &ektor A, B dan /. Aektor A J < *m berhimpit dengan sumbu K menuju arah timur!. Aektor B J 1 *m membentuk sudut <>o terhadap sumbu K menuju arah timur laut!. Aektor C J / *m membentuk sudut ?>o terhadap sumbu K menuju arah timur laut!. (umlahkan A, B dan / se*ara grafis menggunakan *ara poligon.

a! + J A L B L / b! + J A , B , /

Penjumla$an 2ektor den an &ara jajaran enjan 9iketahui &ektor A, B dan /. Aektor A J < *m berhimpit dengan sumbu K menuju arah timur!. Aektor B J 1 *m membentuk sudut <>o terhadap sumbu K menuju arah timur laut!. Aektor C J / *m membentuk sudut ?>o terhadap sumbu K menuju arah timur laut!. (umlahkan A, B dan / se*ara grafis menggunakan *ara jajaran genjang. a! + J A L B b! + J A M B *! + J A L B L / d! + J A , B , /

Besar &ektor resultan R! diukur menggunakan penggaris. #rah &ektor resultan diukur menggunakan busur derajat. Penjumla$an 2ektor se&ara analitis "enentukan besar dan arah &ektor resultan dengan metode grafis merupakan salah satu pendekatan. 'etepatan hasil yang diperoleh bergantung pada ketepatan dan ketelitian anda dalam menggambar dan memba*a skala. Besar dan arah &ektor resultan lebih tepat diperoleh melalui perhitungan matematis.

Penjumla$an 2ektor men

unakan rumus &osinus

!enjumla$kan dua atau lebi$ 2ektor men

unakan 2ektor komponen

Tinjau sebuah &ektor F yang membentuk sudut tertentu terhadap K, sebagaimana ditunjukkan pada gambar di ba.ah. F6 dan F' merupakan &ektor komponen dari &ektor F.

Tinjau dua &ektor F1 dan F2 yang membentuk sudut tertentu terhadap K, sebagaimana ditunjukkan pada gambar diba.ah. F16 dan F1' merupakan &ektor komponen dari &ektor F1, demikian juga F26 dan F2' merupakan &ektor komponen dari &ektor F2.