Anda di halaman 1dari 8

KELOMPOK 10 KELAS G : Denny Alexandra / 11 03 18738 Stefan Ronni Setiawan / 11 03 18739 Vikas Abdi J.

P / 11 03 18742 Sonny Gunawan / 11 03 18743

Hatta Minta Mentan Selidiki Tingginya Harga Daging Sapi


JAKARTA, KOMPAS.com Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa meminta Menteri Pertanian Suswono mencari tahu penyebab tingginya harga daging sapi di pasaran. Pasalnya, banyak imbas dari tingginya harga daging.

"Saya meminta kepada Mentan untuk cek supply and demand apakah cukup atau tidak? Langkah-langkah harus segera dilakukan. Kalau tidak, harga daging akan terus meningkat," kata Hatta di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/2/2013). Hatta mengatakan, harga daging per kilogram saat ini antara Rp 80 ribu sampai Rp 90 ribu terlalu tinggi untuk masyarakat. Akibatnya, konsumsi daging menurun. Padahal, kata dia, pemerintah perlu meningkatkan konsumsi daging per kapita. Selain itu, tambah Hatta, tingginya harga daging membuat pendapatan pedagang penurun. Ada beberapa kemungkinan penyebab tingginya harga daging, yakni kurangnya suplai. Jika ternyata suplai daging cukup, kata Hatta, kemungkinan ada masalah di distribusi atau tata niaga yang berjalan tidak baik.

Hatta Minta Mentan Selidiki Tingginya Harga Daging Sapi


"Suplai tidak cukup itu bisa diakibatkan oleh karena demand meningkat atau demand per kapitanya tetap, tetapi suplainya kurang. Saya minta ini dicek karena yang hitung ini ada di Kementan. Saya sudah minta untuk dilakukan koordinasi sesegera mungkin," kata Hatta. Ketika ditanya apakah ada dugaan permainan kartel, Hatta menjawab, "Kita jangan menafikan masalah ini. Bisa ada, bisa tidak, apalagi KEN (Komite Ekonomi Nasional) sudah sinyalir ada penemuan di lapangan. Oleh sebab itu, saya minta agar KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) bekerja dan audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) melakukan itu supaya kita sekaligus membenahi," jawab dia.

MASALAH
Masalah finansial memang menjadi masalah yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita karena kita dihadapi oleh berbagai macam masalah ekonomi yang membuat kita harus memandang secara spesifik supaya dapat menanganinya dengan baik. Apabila masalah keuangan tidak mendapat solusi yang serius maka akan berdampak besar pada kondisi perekonomian kita. Banyak masalah finansial yang terjadi dinegara kita, namun kita akan membahas mengenai masalah yang masih marak dibicarakan di berbagai media yaitu adalah permasalahan kenaikan harga daging sapi yang terus melonjak. Harga rata-rata daging sapi sebelum mengalami kenaikan adalah Rp 60.000 rupiah per kilonya tetapi hingga sekarang harga tersebut bisa menembus hingga Rp.100.000/kg. Kondisi ini menyebabkan masyarakat mengambil keputusan untuk mengurangi konsumsi daging sapi bahkan ada yang memutuskan untuk membelinya sama sekali. Kondisi kenaikan harga ini membuat menteri koordinator perekonomian meminta kepada menteri pertanian untuk menyelidiki penyebab kenaikan harga tersebut. Hal ini dilihat dari apakah demand dan supply cukup atau tidak supaya dapat segera dilakukan tindakan untuk mengatasi melonjaknya harga tersebut.

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB
Meningkatnya harga daging sapi berdampak pada masyarakat khususnya pedagang yang menjual produk yang berasal dari bahan daging sapi seperti pedagang bakso. Mereka terpaksa tetap membeli daging sapi dengan mengurangi kapasitas untuk menjual baksonya, bahkan ada beberapa pedagang bakso yang terpaksa menutup usahanya karena harga bahan mentah yang terlalu tinggi membuat pedagang tersebut tidak mampu untuk membeli bahan mentah. Masyarakat di Indonesia juga terpaksa mengurangi konsumsi daging sapi dan beralih ke alternatif lain yang lebih murah. Penyebab meningkatnya harga daging sapi dapat ditinjau seperti:
1. 2. 3. 4. 5.

Import daging dari Australia di batasi oleh pemerintah. Kurangnya pasokan daging sapi di tempat pemotongan hewan Tidak adanya sentral produksi sapi di kota-kota besar. Akibat permainan distributor nakal yang melakukan spekulasi menahan stock daging,sehingga mereka memanfaatkan kebijakan pemerintah yang menekan daging import. Karena daging sapi tidak di subsidi oleh pemerintah sehingga harga cenderung mahal.

DASAR TEORI KEUANGAN


Suatu masalah keuangan pasti mempunyai relasi yang erat dengan dasar teori keuangan yang sudah ada. Kami meninjau masalah kenaikan harga daging sapi tersebut kedalam 2 dasar teori keuangan: 1. Teori Self Interest Behavior : Orang akan melakukan tindakan yang akan menguntungkan bagi dirinya sendiri.

Dasar teori keuangan yang pertama adalah self interest behavior dilihat dari tindakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menahan stok daging sapi yang menyebabkan penahan memperoleh keuntungan yang lebih besar bagi dirinya sendiri karena memanfaatkan situasi tersebut untuk menaikan tarif harga seenaknya sendiri. 2. Teori Time Value of Money : Jumlah nilai uang saat ini tidak sama dengan nilai uang dimasa akan datang.

Harga daging sapi sebelum mengalami pelonjakan adalah berkisar Rp 60.000 per kilonya Namun hingga saat ini harga tersebut sudah meningkat sehingga konsumen harus mengeluarkan biaya yang lebih besar hingga Rp 100.000 untuk mendapatkan 1 kilo daging sapi. Nilai uang menjadi kacau dan cukup membuat masyarakat resah karena harus mengeluarkan rata-rata Rp30.000 hingga Rp 40.000 lagi untuk mendapatkan bahan mentah tersebut.

SOLUSI
Jika kita melihat masalah keuangan di Indonesia mengenai meningkatnya harga daging sapi belum teratasi karena secara spesifik dari pihak pemerintah pun belum dapat mengambil solusi yang tepat karena masih membicarakan masalah ini. Padahal, setiap masalah harus ada solusi untuk bisa menjawab berbagai pertanyaan yang muncul mengenai masalah tersebut, jika dilihat masalah kenaikan harga daging sapi adalah masalah yang serius karena berdampak pada kehidupan perekonomian masyarakat. Menurut kami yang harus dilakukan adalah harus ada yang menghentikan pihak-pihak yang merusak harga pasaran yaitu pihak-pihak yang menekan distribusi daging sapi sehingga menimbulkan inflasi yang merugikan masyarakat. Alternatif lain adalah meningkatkan peternakan sapi lokal meskipun tidak langsung berdampak untuk jangka waktu yang pendek, namun untuk jangka waktu yang panjang kedepan diharapkan dapat mengatasi permasalahan kenaikan harga daging sapi ini karena jika dilihat dari permintaan pasar, konsumsi masyarakat mengenai daging sapi di Indonesia cukup terbilang tinggi.

DAFTAR PUSTAKA
Gatra, Sando . 2013 . Hatta Minta Mentan Selidiki

Tingginya Harga Daging. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/02 /14/11275617/Hatta.Minta.Mentan.Selidiki.Tingginya.H arga.Daging.Sapi (diakses tanggal 16 Februari 2013)