Anda di halaman 1dari 13

REFRAT ASFIKSIA NEONATORUM

Pembimbing : dr. Etty Ch, sp.A


Olivia Novianty Loei 11-2011-176

DEFINISI

Suatu keadaan dimana bayi tidak dapat bernafas secara spontan dan teratur setelah lahir

Faktor plasenta

Faktor fetus

Faktor ibu
ETIOLOGI

Faktor neonatus

PATOFISIOLOGI
Transisi dari kehidupan janin intrauterin ke kehidupan
bayi ekstrauterine, menunjukkan perubahan. Alveoli paru janin dalam uterus berisi cairan paru. Pada saat lahir dan bayi mengambil nafas pertama, udara memasuki alveoli paru dan cairan paru diabsorpsi oleh jaringan paru. Pada nafas kedua dan berikutnya, udara masuk alveoli bertambah banyak dan cairan paru diabsorpsi sehingga kemudian seluruh alveoli berisi udara yangmenganding oksigen. Aliran darah paru meningkat.

Menyebabkan ekspansi paru yang membutuhkan


tekanan puncak inspirasi dan tekanan akhir ekspirasi yang lebih tinggi. Ekspansi paru dan peningkatan aliran darah paru setelah lahir. Aliran intrakardial dan ekstrakardial mulai beralih arah yang kemudian diikuti penutupan duktus arteriosus. Kegagalan penurunan resistensi vaskuler paru menyebabkan hipertensi pulmonal persisten pada BBL, dengan aliran darah paru yang inadekuat dan hipoksemia relatif. Ekspansi paru yang inadekuat menyebabkan gagal nafas.

DIAGNOSIS

Anamnesis

Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan penunjang

Gangguan kesulitan bernafsa waktu lahir dan setelah lahir tidak bernafas/ menangis

Skor apgar

Foto polos dada

Laboratorium

PENILAIAN APGAR
SKOR APGAR 710 SKOR APGAR 46 SKOR APGAR 03
VIGOROUS BABY

ASFIKSIA SEDANG

ASFIKSIA BERAT

epinefrin

nalokson

Pemberian obatobatan

bikarbonat

Volume expander

Secara umum
PENCEGAHAN Saat persalinan

Komplikasi

Sistem saraf pusat Kardiovaskular


Pulmonal Ginjal Adrenal Saluran cerna Metabolik Kulit Hematologi

SISTEM ORGAN

KOMPLIKASI YANG MUNGKIN TERJADI

OTAK
PARU-PARU

Apnu Kejang
Hipertensi Pulmonal Pneumonia Pneumothorax Takipnu transien Sindrom aspirasi Mekonium Defisiensi surfaktan hipotensi Nekrosis tubular akut Ileus Enterokolitis nekrotikans Hipoglikemia Hipokalsemia Hiponatremia Anemia Trombositopenia

KARDIOVASKULAR GINJAL GASTROINTESTINAL

METABOLIK/HEMATOLOGIK

TERIMA KASIH