Anda di halaman 1dari 4

%

BAB VI PENDINGINAN Dibedakan antara proses pendinginan dan pembekuan. Pendinginan adalah suatu proses peletakan bahan hasil pertanian pada suhu antara 8oC sampai 0oC. Pembekuan adalah peletakan bahan hasil pertanian pada temperatur di ba ah 0oC. Ini mengakibatkan air !ang berada dalam bahan mengeras"membeku. Proses pendinginan ini dilakukan pada suatu tempat !ang temperaturn!a dapat diubah sesuai kebutuhan. Dalam kehidupan sehari#hari unit ini dikenal dengan nama lemari pendingin. Prinsip ker$a lemari pendingin dapat dilihat pada skematik diagram pada Gambar %&. 'erdapat dua daerah !ang dibatasi dengan garis garis terputus#putus. Daerah sebelah kiri disebut daerah tekanan rendah dan di sebelah kanan disebut daerah tekanan tinggi. (ompresor beker$a menekan uap masuk ke dalam re)ei*er. Pada daerah ini tekanan uap amat tinggi karena ker$a kompressor tersebut. (arena tekanan tinggi dan kehilangan panas le at kondensor +!ang berhubungan langsung dengan udara luar, uap berubah men$adi )airan !ang ditampung re)ei*er. (arena tekanan !ang masih tinggi tersebut- )airan terdesak ke bagian ekspansion *al*e. .ele ati ekspansion *al*e tersebut- )airan berubah men$adi uap dengan mengambil panas dari e*aporator +bagian dalam lemari pendingin, sehingga bahan pertanian !ang diambil panasn!a temperaturn!a turun. /ap kemudian dikompressi lagi oleh kompressor dan dimasukkan pada kondensor agar men$adi )airan kembali !ang ditampung re)ei*er. Cairan !ang digunakan dalam sebuah lemari pendingin adalah )airan uang mudah berubah 0ase- dari 0ase )air- kemudian uap atau sebalikn!a +sering disebut $uga sebagai )airan re0rigeran atau gas re0rigeran atau re0rigeran begitu sa$a,. 'erdapat berma)am ma)am )airan pendingin- tergantung +men!angkut kapasitas- temperatur- tekanan ker$a, penggunaann!a. (arakteristik re0rigeran men!angkut & hal pokok. Pertama adalah proses penguapan- kedua kompressi- ketiga pengembunan dan keempat ekspansi.

: 2umber 3 4enderson dan Perr!- %560 Gambar %&. 2kematik diagram lemari pendingin sistem kompressi uap. 'in$aun dari termodinamika proses !ang ter$adi dalam lemari pendingin ditun$ukkan oleh sebuah diagram hubungan antara tekanan#entalpi !ang disebut diagram .ollier. 4al ini terlihat pada Gambar %7. Pada diagram .ollier re0rigeran !ang mengambil panas bahan berada temperatur tinggi- din!atakan dengan titik g8atau a. 'itik tersebut adalah titik perpotongan antara tekanan re0rigeran !ang hendak masuk pada kompressor +besarn!a tekanan din!atakan dengan perpotongan garis horisontal dengan ordinat, dengan temperatur re0rigeran. Garis isotermis pada diagram .ollier di atas tidak digambarkan. 9ika dilihat lebih teliti pada diagram .ollier !ang di dalamn!a terdapat kur*a isotermis maka besarn!a temperatur di titik g8 atau titik a %0oC.

2umber 3 4enderson dan Perr!- %560 Gambar %7. Proses re0rigeran dalam diagram .ollier. Proses kompressi ter$adi dengan anggapan tidak ter$adi perpindahan panas- baik ke luar maupun ke dalam re0rigeran- disebut adiabatik. 9alur !ang ditempuh re0rigeran adalah entropi konstan. Garis isoentropi konstan adalah $alur a#b +diagram .ollier adalah diagram tekanan#entalpi- tapi $uga dilengkapi kur*a dengan isotermis- kur*a#kur*a isoentropi- isobariso*olum- garis )air $enuh dan uap $enuh,. (eluar dari kondensor re0rigeran bertekanan tinggi- tetapi di kondensor panas re0rigeran tersebut dipindahkan ke udara bebas. Akibatn!a temperatur re0rigeran turun. (ini

& re0rigeran berada di titik d +proses b#)#d ter$adi serentak se$ak keluar dari kompressormengembun ketika sampai di re)ei*er tangki )airan Gambar %7. Dari titik d akan menu$u titik e- !akni suatu per$alanan proses !ang berkaitan dengan perbedanaan temperatur kondensasi dengan temperatur saat re0rigeran keluar dari kondensor. 2elisih temperatur tersebut din!atakan sebagai dera$at pendinginan lan$ut +perbedaan temperatur antara titik g dan a disebut dera$at super panas,. ;e0rigeran bertekanan tinggi harus melalui sebuah katub ekspansi- berupa )elah sempit. 'ekanan re0rigeran turun se)ara drastis- dalam diagram .ollier din!atakan sebagai titik 0- re0rigeran berubah u$utn!a men$adi uap. Perubahan uap tersebut membutuhkan panas !ang diambil dari bahan bahan !ang diletakkan di dalam lemari pendingin. (ondisi re0rigeran berada di titik a. Berdasarkan siklus tersebut dapat dilihat bah a pengambilan panas !ang dilakukan oleh re0rigeran ter$adi antara titik 0 dan a. Panas !ang diambail din!atakan dalam entalpi adalah sebesar ha#h0. Input energi !ang dimasukkan dalam sistem pendingin ini adalah ker$a mekanis kompressor !ang $uga dapat din!atakan sebagai besaran energi. Dari kedua bentuk eenrgi ini dapat dihitung besarn!a koe0isien e0isiensi lemari pendingin.