Anda di halaman 1dari 2

3.

Keramik
Kata keramik berasal dari kata yunani keramos yang berarti peralatan yang terbuat dari tanah. Bahan keramik adalah bahan dasar penyusun kerak bumi yaitu: SiO, AlO,CaO,Mgo,KO,NaO dan lainya. Dari unsur unsur tersebut dapat dilihat terdapat paduan unsur logam dan non logam sehingga dapat dikatakan keramik adalah bahan anorganik. Banyak sekali contoh material keramik mulai dari semen pada beton ,gelas , isolator listrik , dan magnet permanen.

Gambar 3.1 contoh keramik Masing-masing jenis material ini relatif keras dan rapuh.material keramik ini memiliki kekuatan geser yang tinggi dan keuletan yang rendah.oleh karea itu secara alami keramik memiliki kekuatan kompresi (tekan)yang tinggi tetapi kekuatn tarik yang rendah. Berbagai jenis keramik memiliki stabilitas yang sangat baik pada temperatur tinggi karena mempunyai ikatan internal (unsur) yang kuat.oleh karena itu selama bertahun-tahun keraik digunakan sebagai bahan tahan api pada dapur peleburan dan pemurnian logam serta dapur yang menghasikan daya uap. Banyak desain modern mulai dari pesawat antariksa (ulangalik ruang angkasa) , piston ototmotif hingga turbin gas yang membutuhkan pembebanan dinamik pada temperatur yang sangat tinggi untuk operasi yang efisien sering kali diatas kemampuan tahan dari temperatur yang sangat tinggi dari logam yang sudah terkenal dimasyrakat.inilah alsan mengapa kita mengalihkan perhatian kita pada keramik.

(a) . antariksa

(b) Gambar 3.2 (a). Penggunaan material keramik pada busi (b).penggunaan material keramik pada pesawat

Pengunaan material keramik sudah terkenal bahkan dalam bidang otomotif . beberapa contoh dapat kita lihat yaitu penggunaan material keramik pada busi. Busi merupakan alat untuk menimbulkan percikan api ke mesin . peranan keramik didalam pengaplikasian didalam busi ialah menjadi insulator. Keramik pada busi berguna agar percikan bunga api pada center elektroda dengan ground elektroda berada di ujung center elektroda. Keramik jugak mempunyai peran besar didalam pembuatan pesawat antariksa . dimana material keramik dituntut berperan besar untuk menahan temperatur yang sangat tinggi yang diakibatkan pergesekan antara pesawat tersebut dengan atmosfir bumi. Setelah peluncuran pesawat antariksa pertama yang sukses melewati atmosfir tidak diragukan lagi ketahanan keramik pada temperatur yang sangat tinggi.

Sifat Fisik Keramik


Keramik memiliki karakteristik yang memungkinkannya digunakan untuk berbagai aplikasi antara lain : - Kapasitas panas yang baik dan konduktifitas panas yang rendah. - Tahan korosi - Sifat listriknya dapat insulator, semikonduktor, konduktor bahkan superkonduktor - Sifatnya dapat magnetik dan non-magnetik - Keras dan kuat, namun rapuh. Keramik biasanya material yang kuat, dan keras dan juga tahan korosi. Sifat-sifat ini bersama dengan kerapatan yang rendah dan juga titik lelehnya yang tinggi, membuat keramik merupakan material struktural yang menarik. Keterbatasan utama keramik adalah kerapuhannya, yakni kecenderungan untuk patah tiba-tiba dengan deformasi plastik yang sedikit. Ini merupakan masalah khusus bila bahan ini digunakan untuk aplikasi struktural. Perbedaan dan kelebihan diantara keramik dengan logam dan bahan polimer adalah seperti berikut: - Keramik: Bahan bukan organic (bukan metalik), keras, kuat, tidak bertindak balas dengan bahan kimia, titik cair tinggi. - Logam: Bahan-bahan organic (metalik), kekerasan dan kekuatan berbeda-beda, tidak stabil terhadap bahan kimia, Titik cair berbeda-beda. - Polimer: Bahan organic, kebiasaan lembut dan lemah, tidak stabil terhadap bahan kimia, temperatur cair rendah.