Anda di halaman 1dari 21

RANCANG BANGUN LIFT

BERBASIS PLC

RANCANG BANGUN LIFT BERBASIS PLC


A. PENGERTIAN LIFT
Lift adalah alat pengangkat yang ditujukan khusus untuk
mengangkat/memindahkan barang atau orang secara vertical didalam
sangkar yang begerak pada rel penuntun tetap.
1. Metode Pengoperasian Lift
a. Pengoperasian Manual
b. Pengoperasian Otomatis
1. Simplex, lift bekerja secara individual & tidak terpengaruh
oleh lift yang lain.
2. Duplex, 2 lift yang bekerja dalam 1 kontrol
3. Group control, beberapa lift yang bekerja dalam 1 kontrol.
Kriteria tersebut sangat mempengaruhi dalam penetapan
kapasitas, kecepatan dan jumlah lift yang akan dipakai dalam
suatu gedung.
2. Bagian Mekanik Lift
a. Batang peluncur
b. Sangkar Lift
c. Kabel baja telanjang lemas berinti banyak
d. Pada lift juga ada satu lagi kabel baja yang melingkari roda
piringan (disk),.
3. Konstruksi Lift

Gambar 8. Konstruksi lift


Keterangan gambar 8. Konstruksi lift
1. PT : Piringan traksi untuk 3 kabel baja
2. PP : Piringan pengatur jalannya sangkar sangkar (tempat beban)
3. TP : Kabel baja pengatur juga menggerakkan mekanik
pengaman
4. PPN : Piringan penegang
5. KM : Kamar mesin tepat di atas lorong lift
6. DC : Cakar pengaman yang dapat mengait keras tonggak
peluncurm sebagai rem
7. BP : Batang peluncur
8. TP : Tonggak pengaman
9. A : Kawat baja dimasukkan tabung besi cor B
10. B : Tabung besi cor
11. C : Kerangka sangkar bagian atas (frame atas)
12. D : Pegas (pir) penyerap getaran
13. KB : Kabel baja
4.

Bagian Utama Lift

Gambar 9. Bagian Utama Lift type penthouse mechine rooms


Komponen utama peralatan lift yang ditempatkan dibagian atas
sangkar lift adalah sebagai berikut:
1. Mesin lift

Gambar 9. Mesin lift

5
2. Rem Lift

.
Gambar 10. Rem lift
3. Lemari panel
Lemari panel merupakan tempat sebagian besar peralatan listrik
(komponen komponen control) disambungkan seperti relay,
transformator dan penyearah. Tiap unit lift memiliki masing masing
satu buah lemari panel.
4. Governor
Governor adalah merupakan pengaman kecepatan lebih (Over
Speed). Prinsip kerjanya adalah berdasarkan gaya sentrifugal. Tali
(Rope) governor dihubungkan kebagian atas dan bawah sangkar
melalui dua buah pulli governor.
Komponen utama peralatan lift yang ditempatkan dibagian
terowongan adalah sebagai berikut:
1. Saklar pembatas
Saklar pembatas berfungsi untuk menghubungkan atau
memutuskan rangkaian dari system listrik dari sumbernya tanpa
campur tangan operator, akan tetapi diaktifkan oleh sentuhan
mekanik dari suatu material.
2. Sangkar lift
a. Rangka sangkar elevator
Dibuat dari profil baja yang dicat anti karat
Pada rangka ini terdapat paling sedikit empat buah sliding type
guide shoes, dimana dua buah terletak pada bagian atas

6
sangkar dan yang lain pada bagian bawah sangkar tepat
guide rail.
b. Lantai sangkar
Terbuat dari plat baja yang dicat anti karat.
Bagian bawah dilapisi peredam suara.
Ukuran dan kekuatan sesuai kapasitas angkut.
c. Dinding sangkar
Terbuat dari plat baja dicat, stainless Steel Hairline Finish atau
bahan lain yang dipakai & dibuat sesuai disain Arsitektur.
Bagian luar dilapisi peredam suara.
d. Langit-langit sangkar

Terbuat dari plat baja yang dicat anti karat.

Ketinggian tidak kurang dari 2300 mm dimana


terdapat pintu darurat yang hanya bisa dibuka dari atas
sangkar dan dilengkapi safety switch sehingga lift tidak
beroperasi selama pintu tersebut dibuka.

Terdapat penerangan normal & darurat dengan


sumber daya dari batere yang akan menyala pada saat listrik
utama padam.

Terdapat Exhaust Grille dengan Exhaust Fan untuk


ventilasi.

Bagian atas dilapisi peredam suara.


e. Pintu sangkar

Terbuat dari plat baja dicat, stainless Steel Hairline Finish


atau bahan lain yang dipakai & dibuat sesuai disain Arsitektur.

Terdiri atas dua panel side opening.

Penggerak pintu sangkar adalah motor listrik yang


dilengkapi dengan alat pengatur kecepatan.
f. Indikator Sangkar, Integrated dengan Sangkar Operating Panel
dilengkapi dengan penunjuk arah pergerakan sangkar. Indikator
posisi sangkar dan bel.
g. Sangkar operating sistem

Terbuat dari SS plate dengan hairline finish atau sesuai


pesanan.

Terdiri atas peralatan sebagai berikut :

Pushbutton untuk setiap lantai


Pushbutton untuk membuka pintu
Pushbutton untuk emergency stop
On-Off switch untuk lampu penerangan
On-Off switch untuk exhaust fan
Key-switch untuk indipendent operation
Lampu dan atau buzzer tanda kelebihan penumpang
Pushbutton untuk intercom
Plat nama pabrik pembuat
Pada bagian dalam sangkar lift terdapat tombol tombol pengatur
arah tujuan dan indicator posisi lift, lampu penerangan, push
button, oper door, close door, ear phone, dan tombol stop
hand/auto

Gambar 11. Tata letak dan tombol operasi didalam sangkar


3. Beban pengimbang
Beban Pengimbang adalah beban pemberat untuk mengimbangi
berat sangkar lift. Gerakan beban pengimbang berlawanan arah
dengan sangkar lift. Dengan demikian secara tidak langsung beban
pengimbang akan mengurangi daya yang harus disediakan oleh
hoisting motor.
4. Tali
Tali digunakan sebagai penghubung sangkar lift dengan beban
pengimbang melalui pulli mesin lift, disamping itu juga digunakan
untuk menghubungkan sangkar lift dengan governor sebagai sensor
kecepatan lebih (Over Speed)

Gambar 12. Lapisan serat tali baja

Gambar 13. Konstruksi serat tali baja


5. Rel penuntun
Sangkar lift bergerak didalam lorong pada rel penuntun yang
terpasang tetap. Untuk keperluan ini kedua sisi sangkar pada bagian
atas dan bawah diberi dua penuntun yang bentuknya sesuai dengan
rel penuntun.

Gambar 14. Penuntun untuk lift


6. Alat pengaman lift
Sangkar lift harus dilengkapi dengan alat pengaman khusus,
yaitu penahan yang akan menghentikan sangkar secara otomatis bila
tali putus atau kendur.
a. Pegas penahan
Pegas penahan adalah merupakan suatu alat yang ditempatkan
pada bagian dasar terowongan. Alat ini berfungsi untuk
mengamankan sangkar lift agar tidak membentur landasan (dasar

9
terowongan) apabila suatu saat tali pengikat lift dengan beban
pengimbang putus.

Gambar 15. Pegas penahan


b. Penahan penggerak
Penahan gerak berfungsi untuk menghentikan lift secara otomatis,
sebelum kecepatan lebih (over speed). Gerak dari penahan lift
dikontrol oleh governor.

Gambar 16. Lift dan penahan geraknya


5.

K3 pada Instalasi Lift


a. Pengunci kabel
Hampir semua katrol lift memiliki beberapa kabel totalnya
antara empat sampai delapan. Bahkan jika satu kabel terputus, kabel
yang tersisa akan mampu mempertahankan lift tetap beroperasi dan
pada kenyataannya, hanya satu kabel saja sudah cukup.

10

Gambar 17. Pengamanan pada kabel


b. Pengamanan dan pengaturan Governur
Governur adalah katrol yang berputar ketika lift bergerak, ketika
governur berputar terlalu cepat, gaya sentrifugal akan
mengaktifkan sistem pengereman.

Gambar 18. Pengamanan dan pengaturan Governur


c. Pengamanan pada bagian bawah lift
Jika pengaman lift gagal, sangkar akan jatuh dengan cepat, tetapi
Anda tidak akan benar-benar berada dalam keadaan jatuh bebas.

Gambar 19. Pengamanan dan pengaturan Governur


Pirant pengamanan pada lift

11
B. Langkah Membuat Program Pada CX-Programer
1. Langkah pertama, buka program CX-Programmer dan CXDesigner
a. Membuka Cx-Programmer
b. Klik start kemudian All program selanjutnya pilih OMRON
tampak seperti gambar dibawah ini

Jika sudah tampil seperti gambar diatas silahkan pilih CXProgrammer, selajutnya akan tampak seperti gambar dibawah ini
lalu klik CX-Programmer

Jika program CX-Programmer sudah berhasil terbuka , maka akan


tampil seperti gambar dibawah ini

12

Klik File pada Task-Bar kemudihan New.. atau bisa juga tekan Ctrl+N
,seperti gambar dibawah ini:

Maka Akan tampil windows komen seperti pada gambar berikut

Device Name silahkan diisi sesuai dengan project yang akan di


kerjakan, misalnya Start-Stop

13

Kemudian Device Type dan Network Type sesuaikan seperti gambar


diatas,
selanjutnya klik OK. Maka jendela pemprogramanpun siap untuk di
program.

Cara membuat Ladder rangkaian START-STOP silahkan klik New


Contac kemudian pindahkan ke Rung dan susun secara seri maupun
parallel sesuai rangkaian yang akan di kerjakan lihat gambar
dibawah ini:

C. Desain Rancangan Lift Sederhana


1.
Rancangan Lift 3 Lantai

14
Pada Rancangan ini, akan membuat lift penumpang 3 lantai dengan
menggunakan PLC.

Gambar 20. Rancagan Lift

Gambar 21. Layout Dalam Lift dan Sensor-sensor

Gambar 22. Kontrol pada lift

15

Gambar 23. Kontrol pada pintu lift


2. Tabel Input output
Tabel 1. Tabel Input Output Lift
Inpu Keterangan
t
X0
Hall Call (HC1 Up)

Outpu
t
Y0

Keterangan

X1

Hall Call (HC2


DW)
Hall Call (HC2 UP)

Y1

Lamp HC2 Dw

Y2

Lamp HC2 Uo

Y3

Lamp HC3 Dw

X4

Hall Call (HC3


Dw)
Car Call (CC!)

Y4

Lamp CC1

X5

Car Call (CC2)

Y5

Lamp CC2

X6

Car Call (CC3)

Y6

Lamp CC3

X7

PB Door Close

Y7

Lamp PB Door Close

X10

PB Door Open

Y10

Lamp PB Door Open

X11

LS Safety

Y11

Seven Segment Lt1

X12

LS Down

Y12

Seven Segment Lt2

X13

LS Up

Y13

Seven Segment Lt3

X14

LS Door Close

Y14

Motor Door Close

X2
X3

Lamp HC1 Up

16
X15

LS Door Open

Y15

Motor Door Open

X16

Y16

Motor Lift Forward

X17

Selector ManAuto
PB Man Up

Y17

Motor Lift Reverse

X20

PB Man DW

3. Pembuatan Program PLC


Setelah kita mendapatkan tabel input output PLC, langkah
berikutnya pembuatan program, dalam membuat program ladder,
kita harus mengimajinasikan deskripsi alat menjadi sebuah bahasa
pemrograman.
Pemanggilan Hall cal dan Car Call

Reset Hall call dan Car Call

17

Direction Lift Up dan Down

18

Evaluasi!
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan tepat!
1. Jelaskan bagian-bagian mekanik dari lift!
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.....................................................................
2.
Jelaskan bagaimana metode pengoperasian lift!
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.....................................................................
3.

Sebutkan dan jelaskan fungsi dari bagian-bagian komponen pada lift


yang anda ketahui! Minimal 5

19
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.....................................................................
4.

Rancanglah kontruksi lift sederhana dan jelaskan prinsip kerjanya!


.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.....................................................................

5.

Sebutkan pengamanan yang harus dipenuhi dalam perancangan


dan pembuatan lift!
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................

20
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.....................................................................

21

DAFTAR PUSTAKA

http://file.upi.edu/Direktori/FPTK/JUR._PEND._TEKNIK_ARSITEKT
UR/, diakses pada Senin 28 Oktober 2013 pukul
21.00 WIB
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/19844/4/Chapter
%20II.pdf, diakses pada Senin 28 Oktober 2013
pukul 21.00 WIB
http://erdon.wordpress.com/2012/03/30/pengenalan-sisteminstalasi-elevator-lift/, diakses pada Senin 28
Oktober 2013 pukul 21.00 WIB
http://f4iqun.wordpress.com/2007/08/01/perencanaan-instalasigedung-bertingkat/, diakses pada Senin 28 Oktober
2013 pukul 21.00 WIB