Anda di halaman 1dari 2

Elephantopus scaber L.

Nama Umum : Tapak Liman, Tutup Bumi, Tapak tangan, Talpak tana, Tapak gajah

Nama Lokal

: Tapak liman, Balagaduk, jukut cangcang-cangcang (Jawa), Tutup bumi (Sumatera); Balagaduk, jukut cancang, tapak liman (Sunda) Tampak liman, tapak tangan, talpak tana (Madura) Jawa : tapak liman Cina : Ku di dan, : Ku di dan, di dan cao (China), Scabrous elephants foot, pricklyleaved elephants foot(inggris) : : Plantae (Tumbuhan) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) :Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) :Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) :Asteridae : Asterales : Asteraceae :Elephantopus :Elephantopus scaber L. : Tapak liman merupakan tanaman jenis rumput-rumputan yang tumbuh sepanjang tahun,. : Tanaman herbal ini banyak ditemukan didaerah dengan ketinggian sampai 1200 m diatas permukaan laut. Tanaman ini Tumbuh liar di lapangan rumput, pematang, kadang-kadang ditemukan dalam jumlah banyak, Tanaman ini juga dapat ditemukan dipadang rumput. : berdiri tegak, berdaun hijau-tua Batang tanaman herbal Tapak liman ini berbentuk seperti garpu. batang kaku berambut panjang dan rapat, bercabang dan beralur. Terna tahunan, tegak, berambut, dengan akar yang besar, tinggi 10 cm 80 cm, : Biasanya daun dari tanaman herbal tapak liman ini berbaring ditanah, berwarna hijau tua, berseling dibawah, dan mengumpul seperti akar Daun rendahan berkumpul membentuk karangan di dekat akar-akar, dengan tangkai yang pendek; bentuknya panjang sampai bundar telur, berbulu, bentuknya besar sekitar 4-35 x 2-7cm. Daun akar Berbentuk sudip, yang berada dipangkal seperti biji dan bergerigi. Daun batang Jumlahnya termasuk sedikit Daun tunggal berkumpul di bawah membentuk roset, berbulu, bentuk daun jorong, bundar telur memanjang, tepi melekuk dan bergerigi tumpul. Panjang daun 10 cm 18 cm, lebar 3 cm 5 cm. Daun pada percabangan jarang dan kecil,

Nama Lain

Klasifikasi Kingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies Deskripsi

Habitus

Batang

Daun

dengan panjang 3 cm 9 cm, lebar 1 cm 3 cm. Daun, mengandung zat semacam glukosida , lupeol, stiqmasterol, triacontan-1-ol, dotriacontan-1-ol, lupeol acetate, deoxyelephantopin, isodeoxyelephantopin Ekstrak daun berkhasiat sebagai antibiotik terhadap Staphylococcus, dan pada daunnya juga telah ditemukan suatu zat pahit dan glikosid berupa kristal putih.
Bunga : berwarna merah-ungu, tumbuh dari jantung daun. Bunga majemuk

berbentuk bongkol, letaknya di ujung batang, tumbuh dari jantung daun. berwarna ungu, mekar pada siang hari sekitar pukul satu siang dan menutup kembali pada sore hari. Terbagi menjadi lima bagian, dan mulai muncul sekitar bulan April sampai Oktober. Bunganya mekar antara Jam 13-14 siang, dimana bunganya siap untuk dibuahi oIeh serangga, dan sekitar jam 16 bunga telah tertutup kembali. Pada tumbuhan ini terjadi pembuahan dini. Senyawa deoxyelephantopin inilah yang merupakan senyawa antitumor, terdapat kandungan luteolin-7-glucoside, penghilang radang akibat bakteri, antibiotik terhadap bakteri Staphylococcus, penyebab keputihan. Buah : Buah berupa buah longkah. Buah berupa buah bongkah yang keras, berambut, berwarna hitam. Pada tumbuhan ini terjadi pembuahan dini : besar, kuat dan berbulu seperti pohon sikat. Akar pada tanaman ini besar, kuat dan berbulu seperti pohon sikat.. Akarnya tunggang yang besar berwarna putih. bisa bertahan hidup lama, dengan akar yang cukup besar

Akar

Kegunaan : Seluruh bagian tanaman ini, yakni daun, akar, dan batang tanaman dapat digunakan sebagai obat tradisional. Menurut farmakologi China, tapak liman yang mempunyai rasa pahit, pedas, dan menyejukkan. 1. Influenza, demam, peradangan amandel, radang tenggorok, radang mata. 2. Dysentery, diare, gigitan ular. 3. Epidemic encephalitis B., batuk seratus hari (Pertusis). 4. Sakit kuning, memperbaiki fungsi hati, busung air (ascites). 5. Radang ginjal yang akut dan kronik. 6. Bisul, eksema. 7. Kurang darah (anemia), radang rahim, keputihan. 8. Mempermudah proses kelahiran, pengobatan sesudah bersalin. 9. Pelembut kaki, peluruh dahak, peluruh haid, pembersih darah, pengelat. Habitat, Tempat Tumbuh / Penyebaran : Tapak liman berasal dari Amerika tropis, kini ditemukan di banyak negara Asia, (contohnya Cina), dan di Polynesia. Di Indonesia tumbuhan ini tumbuh di atas dataran rumput, di pinggir jalan, tanggul dan di pinggir hutan pada ketinggian 1200 m dari permukaan laut.